Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Bahasa Amiyah Mesir (Sejarah. Kaidah, dan Perbedaanya dengan Bahasa Arab Klasi. Afridesy Puji Pancarani1. Zaqiatul Mardiah2. Ariadna Ayu Miranda3 Program Studi Sastra Arab. Fakultas Sastra. Universitas Al Azhar Indonesia. Jalan Sisingamangaraja. Kebayoran Baru. Jakarta Selatan, 12110 Penulis untuk Korespondensi/E-mail: afridesy@uai. Abstrak - Penelitian ini mengupas sejarah dan asal-usul bahasa Arab Amiyah Mesir yang juga menelusuri negara-negara mana saja yang bahasanya diserap oleh bahasa Amiyah Mesir. Teori yang digunakan penulis sebagai rujukan utama dalam menelaah kaidah bahasa Amiyah Mesir adalah teori Ahmad Akram Malibary yang kemudian membandingkannya dengan bahasa Arab Klasik. Dari perbandingan tersebut terlihat cukup signifikan perbedaannya antara kedua bahasa tersebut, baik dari sisi pengucapan hurufnya, maupun penambahan huruf akhir pada verba tertentu. Kata kunci - Bahasa Amiyah Mesir. Bahasa Arab Klasik. Ahmad Akram Malibary Abstract Ae This research examines the hisory and origins of Arabic language AuAmiyah MesirAy wich also explores wich country absorbed by the Au Amiyah Mesir AuLanguage. The theory used the author as the main reference in examining the rues of AuAmiyah MesirAy adalah Ahmad Akram MalibaryAos theory which then compares it with Clasical Arabic. From the comparison it looks quite significnt difference between the two languages, both in terms of pronounciations of the letters, as well as the addition of the final letter on a particular verb. Keywords Ae Amiyah Mesir Language. Arab Clasical Language. Ahmad Akram Malibary PENDAHULUAN Latar Pokok Bahasan ahasa Arab merupakan bahasa mayor yang digunakan oleh lebih dari 200. Bahasa Arab dijadikan sebagai bahasa resmi di negara arab sebanyak kurang lebih 20 negara. Bahasa yang awalnya berasal dari rumpun basaha-bahasa Semit (Semitic Language/Samiya. ini mempunyai anggota penutur terbanyak. Di semenanjung arabia misalnya, bahasa ini menjadi bahasa administrasi dan politik, diantaranya adalah Yaman. Saudi Arabia. Bahrain. Kuwait. Mesir dan beberapa negara lainnya. Begitu juga di Afrika, bahasa ini merupakan bahasa pertama dan populer di negara Maroko. Aljazair. Libya, dan MaurItania. Jika kita melirik lebih dalam bahasa yang digunakan di Mesir, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bahasa Indonesia yang sangat kaya akan bahasa di tiap-tiap daerahnya. Mesir, tidak saja bahasa Arab klasik yang mereka gunakan untuk komunikasi sehari-hari, melainkan ia memiliki banyak bahasa sesuai dengan daerah dan lingkungannya. Ada yang dinamakan bahasa Misr ShaAoidy, yaitu bahasa yang digunakan oleh penduduk sebelah utara Mesir. Tidak jarang penduduk yang bukan berasal dari bagian utara ini memahami bahasa Misr ShaAoidy. Karena bahasa ini memiliki ciri Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 khusus yang hanya difahami oleh warganya. Diantara kekhususannya adalah, mereka simbol-simbol Ada lagi yang dinamakan bahasa Misr Iskandarany. Bahasa ini jelas merupakan bahasa yang digunakan oleh penduduk Iskandaria (Alexandri. dan sekitarnya. Ada pula yang dinamakan bahasa Nuwaebah, yaitu bahasa yang digunakan oleh penduduk Luxor dan Aswan yang terletak tepat diujung negara Mesir yang menjadi pembatas antara Mesir dan Sudan. Selain bahasa, daerah ini juga memiliki warna kulit yang berbeda dengan orang-orang Mesir pada umumnya. Mereka berkulit hitam, karena cuaca di kota ini pun hampir bahkan sama dengan suhu di negara Sudan yang merupakan daerah yang terkenal sangat panas. Selain bahasa-bahasa di atas, diantara bahasa yang sangat populer dan menonjol di Mesir adalah bahasa bahasa Al-Araby Al Misry atau Amiyah Mesir. Bahasa inilah yang sangat terkenal dan populer di kalangan penduduk Mesir bahkan sampai ke negara-negara semenanjung arab. Di Maroko misalnya, sekalipun Maroko mempunyai bahasa komunikasi sendiri, tapi ketika seseorang berbicara dengan penduduk Maroko menggunakan bahasa Amiyah Mesir, dengan mudahnya ia memahami, bahkan ia mampu berkomunikasi dengan bahasa Amiyah Mesir itu. Mereka menganggap bahasa Amiyah Mesir merupakan bahasa yang sangat AofamiliarAo Adapun beberapa perbedaan dalam melafalkan bahasa Arab formal dan bahasa Amiyah Mesir diantaranya sebagai berikut: Tabel 1. Perbedaan dalam melafalkan bahasa Arab formal dan bahasa Amiyah Mesir Bahasa Arab Klasik Bahasa Amiyah Mesir ACA AOA Yang menyebabkan perbedaan-perbedaan kata di atas, adalah karena bahasa Amiyah Mesir diserap dari beberapa negara, seperti: Turki. Italia. Perancis. Yunani, dan Inggris. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian pada sub-bab sebelumnya, rumusan masalah dari penelitian adalah sebagai Bahasa apa saja yang menjadi sumber serapan bahasa Amiyah Mesir? Apakah perbedaan bahasa Arab Formal dengan bahasa Amiyah Mesir dari segi kaidah . umus-rumu. ? Adakah gramatika khusus yang dimiliki oleh bahasa Amiyah Mesir? Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah yang telah dijelaskan di atas, maka pada penelitian ini, penulis akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tertuang dalam rumusan masalah, yaitu: Mengetahui bahasa apa saja yang menjadi sumber serapan bahasa Amiyah Mesir. Menelaah perbedaan antara kaidah bahasa Arab Klasik dengan bahasa Amiyah Mesir. Menyingkap gramatika khusus yang dimiliki bahasa Amiyah Mesir. KAJIAN PUSTAKA Tinjauan Pustaka Pembahasan mengenai hubungan bahasa Arab formal dengan bahasa Amiyah Mesir sebenarnya cukup menarik bagi orang-orang yang pernah mendengar atau berkecimpung dalam bahasa Amiyah Mesir. Tidak sedikit juga buku-buku yang membahas sejarah munculnya bahasa Amiyah Mesir, sampai kaidah-kaidah yang digunakan dan perbedaannya dengan bahasa Arab formal. Terdapat banyak artikel yang menguraikan tentang perbedaan cara baca huruf-huruf hijaiyah yang digunakan dalam komunikasi berbahasa Amiyah Mesir. Dengan berbagai model, para penulis menuangkan pengalaman sedalam pemahamannya tentang bahasa Amiyah Mesir. Pembahasan ini akan menjadi semakin menarik ketika dikorelasikan dengan bahasa Arab formal, sehingga para pembelajar bahasa Amiyah Mesir dengan mudah mengingat rumus-rumus . aidah-kaida. yang jelas. Diantara para penulis yang terkenal dalam karyanya mengenai bahasa Amiyah Mesir Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 adalah sebagai berikut: Mukhtar Umar . dalam karyanya Tarikh al-Lughah al-Arabiyah fi Misr wa al-Maghrib wa al-Adna . Naffusah Zakaria . dalam bukunya Tarikh alDaAowah Ila al-Amiyahwa Atsaruha fii Misr. Israel Ben-Zeev . dalam bukunya Tarikh al-Lughah al-Samiya Sementara buku-buku sejarah dan kaidah bahasa Amiyah Mesir ramai bermunculan, para pembelajar juga banyak yang menulis rumusrumus dasar pada artikel-artikel atau di Walaupun sederhana, namun tetap saja bagi para pemula sangat bermanfaat, setidaknya untuk memahami lebih dalam rumus dan susunan-susunan kalimat bahasa Amiyah Mesir. Selanjutnya, pembelajaran budaya Arab di Indonesia, akan semakin banyak juga yang mempelajari sejarah bahasa Amiyah Mesir. Dengan begitu sasaran pada penelitian ini akan semakin ramai dicari oleh para pembelajar. Selain kaidah-kaidah Amiyah Mesir, banyak juga para pemerhati dan pecinta bahasa Arab Mesir yang menterjemahkan cerita-cerita, riwayat, novel ke dalam bahasa Indonesia atau bahasa Arab Formal dari bahasa Amiyah Mesir. Hal ini juga akan sangat membantu penulis dalam meneliti. Letak Geografis Mesir Bahasa Mesir merupakan bahasa ibu kurang lebih 76 juta penduduk mesir, ditambah para imigran yang menetap di Mesir, seperti: Timur Tengah. Eropa. Amerika Utara. Australia dan Asia Tenggara. Diantara berkembangnya bahasa Mesir di kancah internasional adalah: Para delegasi Mesir yang dikirim ke berbagai negara dalam rangka penyebaran ilmu di Libia. Aljazair dan beberapa negara Asia. Tersebarnya film-film Mesir dibeberapa negara Arab pada awal abad 20. Sejarah Munculnya Bahasa Mesir Bahasa Amiyah Mesir merupakan bahasa tertua yang masih digunakan oleh para penduduk semenanjung arab. Bahasa ini muncul dan sudah tertulis sekitar tahun 3400 SM. Para penduduk Mesir awalnya menggunakan bahasa Koptik dalam kehidupan sehari-hari. Namun pada tahun 641 M, setelah perang negara Arab melawan Mesir, mulailah para penduduk arab membedakan bahasa mereka dengan bahasa Mesir. Abdul Malik bin Marwan Al-Umawy membuat peraturan, bahwa warga Mesir dilarang menggunakan bahasa Koptik dalam komunikasi mereka. Kurang lebih 3 tahun setelah perang antara Mesir dan negara arab, terjadi percampuran bahasa antara bahasa Mesir dengan bahasa Koptik, khususnya di daerah-daerah terpencil. Hal ini terus terjadi sampai abad ke-17. Sampai akhirnya bahasa Amiyah Mesir benar-benar muncul dan diresmikan di sebuah pusat kota yang saat itu merupaka ibu kota Islam di Mesir, yaitu Fustat, saat itu bahasa Koptik dilarang untuk digunakan, sekalipun orang Nasrani. Bahasa Amiyah Mesir. Bahasa atau Dialek? Masih menjadi perdebatan dikalangan ahli bahasa, apakah bahasa yang digunakan komunikasi penduduk Mesir sehari-hari merupakan bahasa, atau hanya dialek? Diantara pendapat para ahli bahasa dalam hal ini adalah: Bahasa Amiyah Mesir adalah bahasa, bukan dialek karena memiliki kaidah dan rumus-rumus Golongan ini memiliki beberapa alasan, diantaranya: Walaupun kosakata bahasa Amiyah Mesir sedikit banyak berbeda dengan bahasa arab, akan tetapi lafadzh . bukan merupakan alasan utama sebuah bahasa. Sama halnya bahasa Inggris. Lebih dari sepertiga bahasa Inggris merupakan serapan dari bahasa Perancis. Dan selebihnya bahasa Inggris diserap dari berbagai bahasa, misalnya: Jerman. Celtic. Latin, dan Scandinavian. Bahkan bisa dikatan tidak ada bahasa asli yang diambil dari Inggris. Namun, ia tetap dikatakan bahasa Inggris. Kosakata itu bukan asas atau inti dari Adapun merupakan inti dan ciri dari sebuah bahasa adalah gramatikalnya. Bahasa Amiyah Mesir merupakan satu diantara sekian banyak dialek orang arab. Golongan ini memiliki alasan, yaitu Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 bahasa Amiyah Mesir memiliki banyak kesamaan dengan bahasa arab, baik dari segi huruf maupun pelafalan kata. Dari penjelasan di atas, akan terlihat korelasi bahasa Arab Klasik dengan bahasa Amiyah Mesir, dapat diibaratkan dengan kedekatan antara bahasa Inggris dengan bahasa Perancis. Yakni, kosakata-kosakata yang digunakan dalam bahasa Amiyah Mesir sebagaian diambil dari bahasa Arab Klasik. Namun, bukan berarti gramatikal bahasa Amiyah akan persis sama seperti bahasa Arab Klasik, karena bahasa Amiyah Mesir memiliki acuan gramatikal yang berbeda denga bahasa Arab Klasik. Bahasa yang Diserap oleh Bahasa Amiyah Mesir Bahasa Amiyah Mesir merupakan bahasa yang diserap dari beberapa negra tetangga. Perancis Tabel 5. Bahasa Perancis yang Diserap Bahasa Amiyah Bahasa Perancis Bahasa Bahasa Bahasa Arab Amiyah Indonesia Klasik Mesir A uOAJilbab Acharpe ANA Direction Yunani Tabel 6. Bahasa Yunani yang Diserap Bahasa Amiyah Bahasa Yunani TA Italia Tabel 2. Bahasa Italia yang Diserap Bahasa Amiyah Bahasa Italia Gamberi Vetrina Bahasa Arab Klasik AOOIA Bahasa Bahasa Amiyah Indonesia Mesir A IOAUdang AONA A AOIALemari Tabel 3. Bahasa Turki yang Diserap Bahasa Amiyah Bahasa Turki Oda Bahasa Arab Klasik a Boya ANIA Bahasa Bahasa Amiyah Indonesia Mesir A OAKamar A OOACat Persia Tabel 4. Bahasa Persia yang Diserap Bahsa Amiyah Bahasa Persia AOA Bahasa Arab Klasik AIEEA AOA AOA Bahasa Bahasa Amiyah Indonesia Mesir A OAAsinan A OAPenjahit Bahasa Bahasa Bahasa Arab Amiyah Indonesia Klasik Mesir AOEA A OAMeja AIAA A AIOALampu AO OA A AOEAStrawberi Inggris Tabel 7. Bahasa Inggris yang Diserap Bahasa Amiyah Bahasa Inggris Police Turki A OEOOIAMarka Tramway Bahasa Bahasa Bahasa Arab Amiyah Indonesia Klasik Mesir A OEOAPolisi AAEA AENOA / A IOOAKereta AIA KERANGKA TEORI Kaidah bahasa Amiyah Mesir menurut Ahmad Akram Malibary Sedangkan menurut Ahmad Akram Malibary dalam karyanya Al-Lughah Al-Amiyah AlMashriyah (QawaAoiduh AeBaAodhu Al-Kalimat wal Al-Asalib Al-Amiyah. BaAodhu AlMuhadatsat Fii Mukhtalif Al-MaudhuAoa. , mengatakan bahwa terdapat lima belas teori umum bahasa Amiyah Mesir. Teori-teori tersebut adalah sebagai berikut: Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Tidak memiliki harakat Bahasa Amiyah Mesir memang sejak awal terbentuk tanpa menggunakan harakat. Semua kalimat wajib disukunkan. Dan dalam konteks berbicara, menjadi sesuatu yang aneh jika seseorang tetap menggunakan harakat seperti layaknya berbicara bahasa Arba formal. Namun, akan ditemukan beberapa kalimat juga yang menuntut harus adanya harakat dalam pengucapan, satu diantaranya adalah untuk membedakan kata ganti kamu laki-laki dan perempuan, saya, dia laki-laki dan perempuan, yang memang pada dasarnya kata ganti yang satu dengan lainnya hanya dapt dibedakan dengan sebuah harakat. Dan tanpa adanya harakat, pernyataan atau ungkapan yang disampaikan oleh orang berbicara akan menimbulkan sebuah kerancuan karena tidak dapat membedakan siapa orang dimaksud dalam ungkapan atau kalimat tersebut. Contoh : Tabel 8. Contoh Bahasa Amiyah Tidak Memiliki Harokat Sehingga Mengakibatkan Kerancuan. Bahasa Indonesia Hari ini kita memiliki tema Bahasa Arab Formal AN EOOI IIA A OA Bahasa Amiyah Mesir AEeOa eOeI a eN aIe aIaA A a aOe eA e Aa eA Terdapat penambahan huruf (A )Adi awal kata kerja Dalam bahasa Amiyah Mesir, penambahan huruf (A (Adi awal kata kerja berfungsi untuk membedakan kata kerja yang memiliki makna sekarang . edang berlangsun. Sementara kata kerja yang tidak mengalami penambahan huruf (A )Adi awalnya memiliki makna yang akan datang . elum berlangsun. Contoh : Tabel 9. Contoh Bahasa Amiyah dengan Penambahan Huruf (A )Adi awal kata kerja Bahasa Indonesia Saya kira anda sudah Bahasa Arab Formal AIE ANIA ACEOE EIA Bahasa Amiyah Mesir AIE ANI EA AOO EOCA Terdapat penambahan huruf (A )Apada awal kata kerja Sebagaimana terdapat penambahan huruf (A)A pada awal kata kerja yang mengandung makna sekarang . ekerjaan yang sedang berlangsun. , penambahan huruf (A)Apada bahasa Amiyah Mesir memiliki makna akan berlangsung. Dan bisa dikatakan huruf (A )Aini menggantikan posisi huruf (A Adan A ) OAApada bahasa Arab formal yang mengandung arti AoakanAo . kan Contoh : Tabel 10. Contoh Bahasa Amiyah dengan Penambahan Huruf (A )Adi awal kata kerja (A)ABahasa Indonesia Bahasa Arab Formal Disana kita akan membeli ANIE OA IOA AEE OA Bahasa Amiyah Mesir ANIE IO EEA Penambahan huruf (A )Adi akhir verba Verba lampau ataupun verba yang sedang berlangsung jika di awali dengan kata negatif (A )IAmaka verba tersebut harus di akhiri dengan huruf (A)A. Contoh : Tabel 11. Contoh Bahasa Amiyah dengan Penambahan huruf (A )Adi akhir verba. Bahasa Indonesia Kakak/adik saya tidak dating hari Bahasa Arab Formal AOI I A AEOOIA Bahasa Amiyah Mesir AOO I A AEOOIA Penambahan huruf (A )Ayang bersanding dengan huruf (A) IEIAOA Cara menambah huruf (A )Aini adalah dengan menghapus huruf (A )Ayang terdapat pada huruf (A )IAdan mengganti harakat (A)IA Dan akan menghasilkan huruf (A)IA. Ungakapan negatif ini menggantikan posisi huruf-huruf negatif pada bahasa Arab formal, seperti :"A "OAU " A " EAU " A " IAU " A " EOA. Adapun penggunaan huruf (A )IAitu selalu bersanding dengan nomina atau verba yang sedang berlangsung dan akan berlangsung. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Contoh : Tabel 12. Contoh Bahasa Amiyah Penambahan Huruf (A )Ayang Bersanding dengan Huruf (AIEIAOA Bahasa Indonesia Kamu tidak mengerti apaapa Bahasa Arab Formal AI O ANI OA Bahasa Amiyah Mesir AuI I ANI NA Huruf (A )CAdiucapkan dengan (A )Aatau . Huruf (A )CAseperti yang seharusnya dilafalkan pada bahasa Arab klasik, sangat jarang terdengar di kalangan orang-orang Mesir. Mereka melafalkannya dengan huruf AohamzahAo atau AogAo. walaupun secara penulisan huruf-huruf tersebut tetap ditulis dengan huruf (A)CA. Contoh : Tabel 12. Contoh Bahasa Amiyah dengan Huruf (A)CA diucapkan dengan (A )Aatau . Bahasa Indonesia Berdirilah Hasan, dan Bahasa Arab Formal ACI O I OCA AEEA Bahasa Amiyah Mesir ACI O IA AOC EEA Tabel 14. Contoh Bahasa Amiyah dengan Huruf (A)A lebih sering dilafalkan dengan huruf (A)A Bahasa Indonesia Bahasa Arab Bahasa Formal Amiyah Mesir Pakaian saya ANOIO EOOI IOA IEO EOOI IOAA hari ini bersih Huruf (A )Adibaca (A)A Secara umum, huruf (A )Adalam bahasa Amiyah Mesir dibaca dengan huruf (A)A, walaupun sebagian kecil masih ada yang membacanya dengan huruf (A )Aseperti yang digunakan dalam bahasa Arab formal. Contoh : Tabel 15. Contoh Bahasa Amiyah dengan Huruf Huruf (A )Adibaca (A)A Bahasa Indonesia Bahasa Arab Formal Usiaku AIO EI EA AOEOI IA Bahasa Amiyah Mesir AIO EOC EA AOEIO INA Perbedaan Kata Tanya Ada beberapa kata Tanya dalam bahasa Amiyah Mesir yang berbeda dengan bahasa Arab formal dalam pelafalannya. Contoh : Tabel 16. Contoh Bahasa Amiyah dengan Perbedaan Kata Tanya Huruf (A )Adilafalkan dengan huruf . Contoh : Tabel 13. Contoh Bahasa Amiyah dengan Huruf (A)A dilafalkan dengan huruf . Bahasa Indonesia Bahasa Arab Formal Pulpen ini bagus sekali AN ECEI IOEA Bahasa Amiyah Mesir AECEI IOE A Huruf (A )Alebih sering dilafalkan dengan huruf (A)A Huruf (A )Adalam bahasa Amiyah Mesir lebih sering dilaflkan dengan huruf (A)A, walaupun sesekali masih ada yang melafalkan dengan huruf (A )Ayang semestinya, namun sangat jarang sekali terjadi. Contoh : Bahasa Indonesia Bahasa Arab Formal Siapa namamu. Nak? AIIE O OI A Bahasa Amiyah Mesir AIE uON OOI A Perbedaan Kata Tunjuk Terdapat beberapa perbedaan kata tunjuk dalam bahasa Arab formal dengan bahasa Amiyah Mesir. Contoh : Tabel 17. Contoh Bahasa Amiyah dengan Perbedaan Kata Tunjuk Bahasa Indonesia Bahasa Arab Formal Hamid, ambil pulpen ini AO I NA AECEIA Bahasa Amiyah Mesir AO I ECEI A Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 ANALISIS Biografi Amru Diab Adapun data-data yang penulis dapatkan terkait penyanyi lagu We Maloh adalah sebagai Nama asli : Amr Abd-Albaseet Abd-Azeez Diab Nama tenar : Amr Diab Tempat, tanggal lahir : Port Said Mesir, 11 Oktober 1961 Pekerjaan : Penyanyi. Komposer. Arranger. Aktor Instrumen Vokal. Gitaris Ayahnya : Ayahnya seorang Kelautan Konstruksi dan Shipbuilding. Ayahnya lah yang menjadi salah satu inspirator Amr Diab untuk menjadi seorang penyanyi Album : Diantara albumalbumnya adalah Tamally MaAoak . Ahla W Ahla . El-Leila . Leily Nahary . Shoft El Ayam . El-Lilady . Matkhafeesh . Banadeek TaAoala Perjalanan karir : Perjalanan karir Amr Diab benar-benar pekerjaannya sebagai penyanyi. Karena dari menyanyi lah ia bisa berhasil mengharumkan namanya di dunia Timur Tengah. Pada usia enam tahun. Amr Diab pernah bernyanyi di Festival Juli 23 di Port Said. Karena keindahan disangka-sangka mendapatkan penghargaan yang luar biasa dengan mendapatkan gitar dari gubernur Port Said kala itu. Tahun 1983 ia merilis album studio pertamanya yang berjudul AoYa TareeqAo. Dan antara tahun 1984 dan 1987 ia merilis tiga album lebih yang meraih kesuksesan di dunia musik Timur Tengah kala itu. Ia dikenal sebagai bapak musik Mediterania. Karena mampu menciptakan lagu dengan gayanya sendiri yang sering disebut AoMusik MediteraniaAo atau AoSound MediteraniaAo yang merupakan perpaduan antara Barat dan Mesir. Sampai-sampai lagunya diterjemahkan ke dalam tujuh bahasa yang berbeda dan kemudian dinyanyikan oleh seniman dari berbagai negara di seluruh dunia. Pada tahun 1992 ia dinobatkan sebagai artis Arab pertama yang memulai membuat teknologi tinggi video musik AoHabibiAo. Pada tahun 1996 album Nour El Ain menjadi hit di seluruh dunia dan remix oleh banyak top dunia DJ pada saat itu. Pengaruh dan kontribusi Diab merevolusi bisnis pertunjukan Mesir dalam beberapa hal, dan beberapa penulis telah menyebtnya sebagai pemberontak karena dia menantang segala sesuatu dalam bisnis pertunujukan Timur Trngah, dari gaya rambut dan penampilan gaya musik, presentasi, dan skala keuangan dari proyek-proyeknya. Pada tahun 1997 ia memenangkan tiga penghargaan di Festival Arab Tahunan, yaitu: Video Terbaik. Best Song dan Artis Terbaik. Dan tahun berikutnya ia menerima Platinum Award untuk penjualan triple Nour El Ain dan juga penghargaan World Music di Monaco. Menurut Mari kita Go Mesir, ia merupakan artis terlaris Mesir sepanjang masa. Sesuai yang dilansir pada kheelmeet. ia dianugerahi Penghargaan Musik Dunia untuk penjualan terbaik di Timur Tengah sebanyak empat kali, yaitu pada tahun 1998, 2002, 2007 Ia juga mampu menjual lebih dari 50 juta di seluruh dunia. Sampai akhirnya ia dianggap sebagai penyanyi top di dunia Arab dan penyanyi legendaris oleh banyak penggemarnya di dunia Arab. Lagunya yang cukup terkenal di Indonesia adalah Habibi ya Nur El Ain. Yang kerap kali dinyanyikan pada saat hajatan dengan alunan musik gambus. Sampai saat ini ia telah berhasil merilis 16 album yang meledak di pasaran dan menjadikannya dikenal sebagai Supestar Dunia Arab. Analisis Lagu Lirik Lagu AOIENA AIO OA A OI EE EIAUAOIEN EO EOE NI OA AI O OO OA AIEOOI EA Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 AOI NI IO EO EIA AI IO EO EIA AOO EOE OE IIO AON EEO A AOE O OI OA AO EOE OO EE EONA AOIOE OE OEOE E NO IEIOA AOO O IE IIOA AOEE I EO EONA AOO IE OO I AC EEO I AONA A EA ONEI EONAUAOI EI IAO CEE COE IIA A IO EO EIAUAII NI IO EO EIA AOO EOENA AOE IIO AON EEO A AOE O OI OA AO EOE OO EE EONA AOIOE OE OEOE E NO IEIOA AOO O IE IIOA AOEE I EO EONA Analisis Data Dalam lagu ini, penulis membagi data sesuai dengan baris atau lirik lagu yang kemudian penulis rinci dan jelaskan satu persatu sesuai dengan teori yang digunakan. Data I Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOIEN EO EOE NI OA We malo law leila tohna baeed Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : A EaEOe Ea ae aIEIa aaOeA e aO aI aeI N eI Ea eO aEIA Dan apa urusan mereka jika malam ini membawa kita ke tempat yang jauh Keterangan : Kata A IENAberasal dari dua kata , yaitu A ENA AIA yang bermakna apa urusan mereka. Kata-kata seperti jarang sekali digunakan dalam komunikasi berbahasa Arab klasik. Namun kata ini sangat sering digunakan dalam bahasa Amiyah Mesir. Sementara dalam bahasa Arab klasik yang pupoler digunakan adalah A INIIA. jika dilihat dari segi pelafalan, jelas bahasa Amiyah Mesir jauh lebih mudah dan cukup simpel diucapkan. Data 2 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOI EE EIA We sebna Kol el nas Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a aOEI EE EIA Dan kita meninggalkan semua orang Keterangan : Pada lirik di atas terdapat kata A IAyang bermakna AEIA. Kata A IAsebenarnya berasal dari bahasa Arab klasik (A) Ae OOA, namun dalam kehidupan sehari-hari kata ini sangat jarang sekali didengar. Sehingga banyak orang baik asing maupun warga negara sekalipun yang tidak mengetahui, bahwa kata tersebut adalah bahasa Arab klasik dan mereka semata-mata menganggap kata tersebut adalah bahasa Amiyah Mesir yang lebih mudah dan simpel diulafalkan daripada bahasa Arab klasik. Data 3 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AI O OO OA Ana, ya habibi, hassis bi hob gideed Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : AaIa Oa aaeOaO a a a eE ea aOeA Sayangku, kini aku merasakan perasan jatuh cinta yang baru Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Keterangan : Lirik di atas menggunakan kata A Asebagai pengganti kata AA. Sebenarnya keduanya sama-sama berasal dari bahasa Arab Klasik, namun dalam kaidah bahasa Arab yang benar, pada konteks di atas yang benar adalah menggunakan fiAoil mudhari bukan ism faAoil. Akan tetapi dalam penggunaan bahasa Amiyah Mesir sehari-hari, memang penggunaan fiAoil mudhari termasuk jarang digunakan, karena penutur lebih senang dan simple menggunakan bentuk ism faAoil, dan hal ini bukan hal yang asing dalam bahasa Amiyah Mesir. Data 4 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AIEOOI EA Malini dah el ehsas Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a AaIEeaaOI aN aA AeE e aA Engkau telah menyempurnakan perasaan ini Keterangan : Kata A IEOIOApada lirik di atas berasal dari kata A )IE Ae IOE( aIEeaa eOIAyang bermkana memenuhi atau Namun, fonem A Adalam bahasa Amiyah Mesir akan berubah menjadi AOA pada saat dilafalkan. Maka dari itu dalam komunikasi berbhasa Amiyah Mesir, kita tidak akan pernah mendengar fonem A Ayang memang berasal dari AA. Adapun fonem A Aakan kita dengar jika mengucapkan kata yang asal fonemnya adalah huruf A CA. Karena huruf ACA dalam bahasa Amiyah Mesir akan berubah menjadi A Adalam pelafalan. Dan kata A Apada lirik di atas merupakan perubahan dari kata penunjuk ANA. memiliki makna ini untuk maskulin. Dalam bahasa Amiyah Mesir hampir kata penunjuk yang klasik tidak pernah didengar. Data 5 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOI NI IO EO EIA Wa ana hena ganbi agla el nas Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a aAOaIa NIa aaIA a aA a eEaO EIA Dan aku akan selalu di sini berada di samping wanita temahal . Keterangan : Kata keterangan tempat A NaIAdalam bahasa Arab klasik adalah ANaIA. Memang terlihat sepele perbedaanya, karena hanya berbeda harakat antara dhommah dan kasrah. Namun hakikatnya keterangan tempat dalam bahasa Arab klasik ini hampir tidak pernah digunakan oleh penutur dalam percakapan berbahasa Amiyah Mesir. Fonem A Apada kata A IOAdalam bahasa Amiyah Mesir dilafalkan dengan huruf AogAo. Hal ini sudah menjadi umum di kalanga masyarakat Mesir. Bahkan tidak sedikit mereka yang tidak dapat melafalkan huruf AA. Hal ini terlihat jelas ketika mereka membaca kitab suci Al-Quran. Dimana huruf-huruf A Amereka baca dengan huruf AogAo. Data 6 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AIO EO EIA Ana ganbi ahla el nas Terjemahan ke dalam Bahasa Arab klasik : a aIA a AaEaO EIA eAA Di samping wanita tercantik Keterangan : Huruf A Apada kata A IOAdalam lirik di atas dibaca dengan huruf AogAo yang seharusnya dibaca dengan huruf AojAo dalam bahasa Arab klasik. Kemudian dapat kita perhatikan, bahwa katakata dalam bahasa Amiyah Mesir tidak pernah memperhatikan penggunaan hamzah, yang mana ada tidaknya hamzah dalam bahasa Arab klasik memiliki makna yang berbeda-beda. Data 7 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOO EOEN OE IIO AON EEO A Habibi, leilah taala ninsa feeha elli rah Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : AOA a A NN eO Ea aNOca IaIe aO EE Ec eO aIAUaeOa eOA Sayangku, malam ini, marilah kita lupakan semua yang telah berlalu Keterangan : Pada lirik di atas dapat kita fahami, bahwa dalam bahasa Amiyah Mesir tidak semua kata tunjuk harus ditulis dan diucapkan pada sebuah kalimat, walaupun hakikatnya makna dari kalimat tersebut mengandung kata tunjuk di Kemudian pada kata A IIOAdalam Arab menggunakan harakat fathah pada huruf AIA pertama, namun pada bahasa Amiyah Mesir huruf tersebut dibaca dengan harakat kasrah. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Amiyah Mesir sangat tidak memperhatikan kaidah yang benar walaupun hanya untuk satu huruf selanjutnya kata sambung A Ec a eOAdalam bahasa Amiyah Mesir dapat kita lihat perubahannya yang cukup signifikan, yaitu berubah menjadi A EEOAdan tidak memperhatikan gender dan nominalnya. perintah dalam bahasa Arab klasik pada konteks ini seharusnya adalah a eOA. Data 9 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AO EOE OO EE EONA Di leilah tiswa kol el hayah Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : aAN aNa EEO Ea OaE e aEOA a e aa e e a Malam ini sangat berarti sepanjang Keterangan : Pada lirik di atas terdapat dua kata yang menjadi konsentrasi dalam penelitian. Yaitu kata A OAyang merupakan kata tunjuk femina, sesuai dengan rumus yang berlaku, asal kata tersebut dalam bahasa Arab klasik adalah aA aN aNA. kemudian kata A OOAyang digunakan pada lirik di atas, sebenarnya bukan hal baku yang pasti digunakan dalam bahasa Amiyah Mesir untuk menggantikan kata A eaa A, namun hal ini bolehboleh saja. Data 8 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : Data 10 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOE O OI OA Taala gowwa hodni wa irtah AOIOE OE OEOE E NO IEIOA Terjemahan ke dalam bahasa Arab Formal : A a aOaa ea aO eaa eOA a eAa aOE e eE aA Ayolah masuk ke dalam pelukanku dan Keterangan : Kata A OAyang bermakna AodalamAo lebih familiar digunakan oleh penutur Amiyah Mesir daripada kata A eEA, e dan pelafalan huruf A Ajuga diganti dengan huruf AogAo. Hal ini menunjukkan bahwa huruf A Alebih sering dilafalkan dengan huruf AogAo pada bahasa Amiyah Mesir. Kemudian pada kata A Ayang bermakna AonikmatilahAo, tidak digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Arab klasik yang berlaku. Karena untuk kata perintah, dalam bahasa Arab klasik memiliki rumus dan aturan yang baku. Adapun kata We Mali gheirak we lola hobbak haAoesh le Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a A a caAOEaO aaE a U aO aE OEaO aO aI A AaeO Ea aI eIA a AE a eOA e ea a a e a ea Aku tidak punya siapa-siapa, dan jika tanpa cintamu, untuk siapa aku hidup? Keterangan : Perbedaan penggunaan kata-kata di atas (A a eaEA a eAAe EaOA A )IOEAdan (A Ea eO eOIA- A )EOEAboleh-boleh saja digunakan dalam dua bahasa tersebut, . aik dalam bahasa Arab klasik, maupun Amiyah Mesi. Karena keduanya dibolehkan dalam kaidah bahasa Arab klasik. Adapun kata ANOA, huruf ANAA bermakna AoakanAo dalam bahasa Amiyah Mesir, a maka dalam bahasa Arab klasik diartikan AaeOA Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 a a A eOA. a Dan kata A IIOAmerupakan kata tanya yang dalam bahasa Arab klasik adalah AI eIA. Data 11 Teks dalm bahasa AOO O IE IIOA Habibi ilmis eidayya, ashan asaddaAo elli ana Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : Amiyah Mesir Habibi gayya agmal sineen Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a a AaIaE aIa s a eOA e aeOa ea A e eAA aA Sayangku, tahun terbaik akan datang Keterangan : Pada lirik di atas menunjukkan bahwa kata AaIa sA yang bermakna AotahunAo yang berbentuk tunggal, akan berubah dalam bahasa Amiyah Mesir menjadi A IIOAdalam bentuk jamak, apapun Data 12 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOEE I EO EOA We kol madah tihla el haya Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : AaOE acE Oa eOsI aeEaO eEaOaA Dan hari-hari yang akan datang akan menjadi lebih baik Keterangan : Kata A IAyang digunakan lirik di atas dalam bahasa Amiyah Mesir, dapat diterjemahkan AOa eOsIA dalam bahasa Arab Klasik. Walaupun perbedaan kata tersebut tidak baku, namun pada beberapa konteks pilihan padanan kata tersebut dapat dijadikan solusi dalam menterjemahkan kata tersebut. Data 13 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOO IE OO I AC EEO I AONA Aa a eA a a e AacC aIa A a A aE eO AU aeOa ea EeI e eO Oa aOA Sayangku, peganglah tanganku, agar aku bisa yakin dengan apa yang sedang aku rasa Keterangan : Pada kata AIEA, walaupun kata perintah tersebut ditujukan untuk femina, namun pada lirik di atas, tidak memperhatikan perbedaan gender. Maka dapat terlihat jelas, bahwa dalam hal ini, bahasa Amiyah Mesir keluar dari kaidah baku bahasa Arab klasik yang mempehatikan perbedaan gender pada kata perintah. Dan dalam konteks ini, bahasa Arab klasik yang tepat adalah AE aeI e eOA. Begitu juga pada kata A IAyang merupakan terjemahan dari kata A aE eOAyang bermakna Aoagar/supayaAo. Penggunaan kata A IAmemang sangat sering dan dominan digunakan oleh masyarakat Mesir untuk menggantikan makna A aE eOA. Data 14 Teks dalam bahasa Amiyah Mesir : AOI EI IAO CEE COE IIA Ya maa kan nifsi uqabilak baAoalli Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : a AIIe Ee aC a aeO a a a EacE aC a IA AEA aa Sejak lama aku berharap bertemu Keterangan : Pada lirik di atas, dapat kita lihat adanya perubahan struktur antara bahasa Amiyah Mesir dengan bahasa Arab klasik. Hal ini bukan sesuatu yang baku, namun mungkin saja terjadi, bergantung kepada kebiasaan si penutur Mesir dalam mengungkapkan sesuatu. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA. Vol . No. Maret 2016 Adapun kata A COE IIAdapat diterjemahkan ke dalam bahasa Arab klasik dengan kata AIeI Ee aC a aeOA yang bermakna Aosejak lamaAo. Data 15 Teks dalm bahasa Amiyah Mesir : AEA ONEI EONA Khalas wa hahlam leih? Terjemahan ke dalam bahasa Arab Klasik : AaEaI aIcU eaOA e A aOE aIa AU a e Aa aEA Sudahlah, untuk apa aku bermimpi Keterangan : Dapat terlihat jelas perbedaan dua bahasa di atas, bahwa kata tanyaA Ea aIaAyang merupakan bagian kata tanya dari bahasa Arab klasik, dalam bahasa Amiyah Mesir akan berubah menjadi A EONAhal ini terjadi dalam kondisi apapun dan seolah sudah menjadi rumus baku dalam bahasa Amiyah Mesir, sesuai dengan rumus bahasa Amiyah Mesir yang sudah penulis pada bab sebelumnya. Bahasa Mesir menyerap bukan hanya dari negara yang menjajahnya saja, melainkan negara-negara mempengaruhi bahasa sehari-hari di Mesir, diantara negara-negara tersebut adalah : Italia. Turki. Persia. Perancis. Yunani, dan Inggris. Perbedaan bahasa Amiyah Mesir dengan bahasa Arab klasik tidak hanya terletak pada tata bahasanya saja, melainkan terletak juga dari segi pelafalan huruf. Saran Penelitian ini akan menjadi lebih sempurna jika penulis lebih banyak mendapatkan referensireferensi yang khusus membahas tentang kaidah bahasa Amiyah Mesir. Di samping itu akan menjadi lebih ideal jika banyak penutur asli Mesir yang dijadikan responden dalam kemungkinankemungkinan terjadi perbedaan antara kaidah yang ada dengan praktek komunikasi langsung di lapangan akan lebih terlihat dan dapat dijadikan pembahasan khusus pada teori ini. DAFTAR PUSTAKA