P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI SYARIAH BERBASIS MASJID DI KOTA BANDUNG Muhammad Ali1*. Syafrizal Ikram2. Suryana3. Sendi Gusnandar Arnan4 1,2,3,4S1 Akuntansi. Ekonomi dan Bisnis. Universitas Widyatama Jl. Cikutra No. Bandung. Indonesia ali@widyatama. id1*, syafrizal. ikram@widyatama. id2, suryana. se@widyatama. gusnandar@widyatama. (*) Corresponding Author Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional. Abstract Mosque-based sharia cooperatives are increasing in number in Bandung City. The problem faced by mosquebased sharia cooperatives is the limited capacity of human resources to prepare integrated and up-to-date sharia cooperative financial reporting. Many managers of sharia cooperatives do not have the skills to prepare financial reports based on sharia accounting standards needed to meet job demands. In addition, the lack of training programs is an obstacle to the ability of cooperative managers because training programs require costs for human resource development so that managers can meet the expected standards. Managers also have difficulty adapting to the development of accounting application technology, which can reduce the competitiveness of cooperatives in the business environment. This community service aims to provide management with knowledge about preparing financial reports that comply with standards and how to implement financial accounting for sharia cooperatives in the city of Bandung. The software used is Accurate. Accurate was developed with the aim of continuing to provide ease of financial recording with PSAK standards for various types of businesses from MSMEs to large companies. This activity was carried out by a group of lecturers from the Bachelor of Accounting study program at Widyatama University in collaboration with the economics sector of the Bandung City MUI and the mosque cooperative center. The implementation method is carried out in four stages, namely preparation, training, evaluation and reporting, and mentoring. The administrators of sharia cooperatives feel they have gained direct knowledge of the subject matter so they are able to prepare sharia cooperative financial reports based on sharia accounting standards. Keywords: financial statements. sharia accounting standards. sharia cooperatives. Abstrak Koperasi syariah berbasis masjid semakin banyak di Kota Bandung. Permasalahan yang dihadapi oleh koperasi syariah berbasis masjid adalah pengembangan kapasitas SDM untuk menyusun pelaporan keuangan koperasi syariah yang terintegrasi dan terkini. Banyak pengurus koperasi syariah tidak memiliki keterampilan penyusunan laporan keuangan berbasis standar akuntansi syariah yang diperlukan untuk memenuhi tuntungan pekerjaan. Selain itu, kurangnya program pelatihan menjadi penghambat kemampuan pengurus koperasi karena program pelatihan membutuhkan biaya untuk pengembangan SDM agar pengurus dapat memenuhi standar yang diharapkan. Para pengurus juga kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi aplikasi akuntansi sehingga dapat mengurangi daya saing koperasi di lingkungan Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengajarkan pengurus koperasi syariah di Kota Bandung tentang cara membuat laporan keuangan yang sesuai dan menerapkan akuntansi syariah. Perangkat lunak yang digunakan adalah Accurate. Accurate dikembangkan dengan tujuan untuk terus memberikan kemudahan pencatatan keuangan dengan standar PSAK bagi beragam jenis usaha dari skala UMKM hingga perusahaan besar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh salah satu kelompok dosen program studi S1 Akuntansi Universitas Widyatama bekerja sama dengan bidang Ekonomi MUI Kota Bandung dan pusat koperasi masjid (Puskopm. Metode pelaksanaan dilakukan dalam empat tahap, yaitu tahap persiapan, pelatihan, evaluasi dan pelaporan, dan pendampingan. Para pengurus koperasi syariah mampu membuat laporan keuangan yang sesuai dengan peraturan akuntansi syariah. Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. Kata kunci: laporan keuangan. standar akuntansi syariah. koperasi syariah. PENDAHULUAN Koperasi adalah merupakan soko guru perekonomian Indonesia, maka keberadaan dan eksistensinya dijamin oleh undang-undang . Koperasi merupakan sebuah lembaga ekonomi yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. Setiap kegiatan ekonomi koperasi bertujuan untuk kesejahteraan anggota sehingga koperasi dianggap sebagai soko guru perekonomian bangsa Indonesia . Koperasi implementasi ekonomi Pancasila di Indonesia karena berlandaskan asas kekeluargaan. Koperasi masih ada hingga sekarang dan berperan dalam perekonomian Indonesia. Indonesia mengalami sejarah panjang dalam terbentuknya koperasi . Koperasi sering mengalami kesulitan dalam mengakses sumber pendanaan yang memadai. Banyak anggota merasa terhambat dalam mendapatkan modal untuk usaha mereka, dan ketidakmampuan koperasi dalam memberikan jaminan yang cukup membuat lembaga keuangan enggan memberikan pinjaman . Meskipun agama Islam memiliki penganut terbanyak di Indonesia, ekonomi negara masih belum dikuasai oleh umat Islam. Muslim Indonesia menguasai 12% sektor baru. Namun, umat Islam memiliki sarana pendidikan yang memungkinkan mereka untuk memulai bahkan kegiatan ekonomi secara nyata, seperti majelis taklim. Para penceramah sebaiknya mulai berbicara tentang halhal yang bermuatan ekonomi, seperti membangun koperasi syariah. Menjalankan koperasi syariah memerlukan pemahaman yang baik tentang produk yang dapat dihasilkan . Banyak masyarakat atau pelaku bisnis membantu mendirikan dan mengembangkan bisnis menggunakan koperasi syariah . Masjid adalah tempat masyarakat melakukan ibadah kepada Tuhan. Rasulullah shalallaahu alaihi wassalaam menggunakan masjid sebagai tempat dakwah dan mengajarkan ajaran Islam kepada umatnya dan tempat masyarakat berkumpul untuk Masjid juga digunakan sebagai tempat memajukan peradaban telah berkembang. Masjid dapat membangun potensi ekonomi melalui koperasi syariah dan UMKM masyarakat di sekitarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat masjid . Koperasi syariah adalah bagian dari Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang didasarkan pada prinsip syariah dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berfokus pada falah dan keuntungan, sehingga semua pihak Ini terutama berlaku di wilayah pedesaan, di mana koperasi syariah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat . Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah berperan sebagai solusi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Keberadaan koperasi syariah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia . Bidang ekonomi MUI Kota Bandung memulai banyak koperasi syariah berbasis masjid di kota Bandung. Pengurus koperasi syariah menerima pelatihan dari tim dosen program studi akuntansi Universitas Widyatama pada 8 Januari, 2 Juli 2022, 2 November 2022, dan 10 Juni 2023. Selama pelatihan ini, mereka telah memahami pedoman yang berkaitan dengan operasi koperasi syariah. Pedoman ini termasuk pedoman untuk memilih pengurus, pembagian sisa hasil usaha (SHU), implementasi akad wadiah dan mudharabah, dan pedoman untuk melaksanakan. Pengurus koperasi syariah tahu cara menjalankan akuntansi keuangan dan membuat laporan keuangan yang baik. Mereka juga tahu bagaimana membuat daftar akun dan bagaimana menjalankan siklus akuntansi koperasi. Namun, para pengurus koperasi sendiri masih menghadapi banyak masalah. Koperasi syariah berbasis masjid menghadapi masalah dengan kapasitas sumber daya manusia yang tidak memadai untuk membuat pelaporan keuangan yang terintegrasi dan terkini. Tidak banyak orang yang tahu tentang cara membuat laporan keuangan koperasi syariah dan aplikasi yang digunakan, jadi mereka masih menggunakan Microsoft Excel. Menyelesaikan masalah mitra melalui pendampingan dan pelatihan pelaporan keuangan menggunakan perangkat lunak Accurate untuk koperasi syariah. Akuntansi adalah suatu sistem yang berfungsi dalam menyajikan informasi keuangan yang berguna bagi penggunanya. Sistem ini berperan dalam mendukung proses pengambilan keputusan, termasuk dalam pengalokasian sumber daya yang tersedia . Selain itu, akuntansi juga membantu berbagai entitas, seperti perusahaan, organisasi, investor, dan lembaga pemerintahan, dalam menentukan keputusan ekonomi yang lebih Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. efektif berdasarkan pengelolaan sumber daya yang ada . Teknologi yang berkaitan dengan akuntansi pada era revolusi industri 4. 0 adalah software atau robot akuntansi dan big data . Laporan keuangan digunakan untuk berbagi informasi keuangan dengan pihak luar perusahaan, yang diharapkan dapat membantu pimpinan membuat keputusan. Prinsip pencatatan dan pembukuan akuntansi yang berlaku umum (PABU) memastikan bahwa laporan keuangan telah disajikan dengan baik, benar, dan jujur serta secara wajar . Laporan keuangan mencerminkan bentuk pertanggungjawaban manajemen dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang telah dipercayakan kepada mereka . Banyak pengurus koperasi syariah tidak memiliki keterampilan penyusunan laporan keuangan berbasis standar akuntansi syariah yang diperlukan untuk memenuhi tuntungan pekerjaan. Selain itu, kurangnya program pelatihan menjadi penghambat kemampuan pengurus koperasi karena program pelatihan membutuhkan biaya untuk pengembangan SDM agar pengurus dapat memenuhi standar yang diharapkan. Para pengurus juga kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi aplikasi akuntansi sehingga dapat mengurangi daya saing koperasi di lingkungan Pengurus koperasi syariah yang tidak terlatih atau kurang kompeten dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi kerja mereka sehingga koperasi sulit bersaing dengan baik di dunia usaha. SDM yang kurang terampil dapat menghasilkan produk atau layanan yang berkualitas rendah, yang pada gilirannya dapat merusak reputasi koperasi Penelitian yang dilakukan oleh Rusli dan Abdurahman mengungkapkan bahwa kualitas serta kuantitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas . Sementara itu, penelitian yang dilakukan oleh Rahayu dan Yuliamir menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja di lingkungan STIEPARI Semarang . Berdasarkan permasalahan tersebut, tim klaster pengabdian kepada masyarakat prodi S1 Akuntansi Universitas Widyatama memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi pengurus koperasi syariah berbasis masjid di kota Bandung. Perangkat lunak akuntansi yang digunakan yaitu Accurate. Setelah pelatihan, tim pengabdian akan melakukan evaluasi terhadap pelatihan yang dilaksanakan dan mengumpulkan umpan balik dari peserta untuk memastikan pelatihan tetap relevan dan efektif. Program pembangunan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sangat penting. Program ini membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pengurus, menjadikannya lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan di tempat kerja. Kualitas sumber daya manusia yang lebih baik berkontribusi pada produktivitas dan efisiensi koperasi syariah. Perkembangan teknologi yang cepat membutuhkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Program pembangunan kapasitas SDM membantu pengurus untuk belajar dan menguasai teknologi baru, menjaga relevansi mereka di pasar kerja. SDM yang berkualitas adalah kunci untuk mencapai tujuan Dengan meningkatkan kapasitas individu, masyarakat dapat lebih mandiri dan berdaya saing, mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan Dengan pembangunan kapasitas SDM memainkan peran krusial dalam menciptakan individu yang berkualitas, organisasi yang tangguh, dan masyarakat yang sejahtera. Dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja koperasi syariah berbasis masjid di Kota Bandung, dosen program Akuntansi S1 Universitas Widyatama bekerja sama dengan Bidang Ekonomi MUI Kota Bandung dan Pusat Koperasi Masjid (PUSKOPMA) Bandung. Tujuan kerjasama ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan menggunakan perangkat lunak Accurate untuk koperasi syariah. Hal ini penting karena pemilik koperasi wajib menerbitkan laporan keuangan yang telah diatur dalam undang-undang, sehingga Ketika koperasi sudah berkembang, koperasi dituntut untuk transparansi dalam melakukan pengelolaan dengan wajar dan Selain itu, penggunaan perangkat lunak akuntansi akan membantu proses penyusunan laporan keuangan yang cepat dan akurat Koperasi syariah yang berbasis di masjid di kota Bandung menerima pendampingan keenam dari program pengabdian masyarakat ini, yang masih berlangsung. Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. METODE PENGABDIAN MASYARAKAT Kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman . Para pengurus dan anggota koperasi syariah di Kota Bandung adalah sasaran dari acara P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. pengabdian kepada masyarakat . Untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pemahaman laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi syariah, berbagai teknik digunakan secara bersamaan, yaitu: Tahap persiapan Pada tahap ini, tim pengabdian kepada masyarakat melakukan penelitian, wawancara, dan survei untuk mendapatkan informasi yang diperlukan untuk pelatihan serta menetapkan tujuan pelatihan. Selain itu, mereka juga mempersiapkan materi dan program aplikasi akuntansi keuangan untuk digunakan selama Perangkat lunak yang digunakan adalah Accurate. Tim meminta mitra untuk berbicara dan Dari hasil wawancara tersebut, tim mengidentifikasi masalah umum dan khusus yang dihadapi pengurus koperasi, dan kemudian mempresentasi masalah tersebut di bagian masalah Tahap pelatihan Tahapan ini mencakup kegiatan pelatihan teori dan praktik. Materi pelatihan berfokus pada penggunaan program akuntansi keuangan Accurate dan pembuatan laporan keuangan koperasi yang Untuk mempermudah pelatihan, maka perangkat lunak yang digunakan adala Accurate Online. Semua peserta dihimbau untuk membawa Sebelum pelatihan, peserta diuji . erupa 10 soal pre-test dan post-tes. untuk mengetahui apakah mereka memahami materi pelatihan dengan Setelah pelatihan, peserta diuji lagi untuk mengetahui apakah mereka lebih mahir dalam materi tersebut. Dengan program pelatihan yang baik, karyawan dapat meningkatkan kemampuan dan penguasaan pekerjaan mereka. Ini akan berdampak pada produktivitas kerja yang lebih Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan formal terkait dengan pelatihan . Tahap evaluasi dan pelaporan Proses evaluasi keberhasilan pelatihan dan pelaporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat termasuk dalam tahapan ini. Gambar narasumber bersama mitra PkM. Mitra terlibat dari persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Berikut adalah rincian keterlibatan mitra: Merencanakan dan menyediakan waktu yang cukup untuk kegiatan pelatihan. Bergabung dengan semua anggota pengurus koperasi syariah di kota Bandung. Berpartisipasi dalam program evaluasi hasil kegiatan dengan mengisi kuesioner atau menjadiresponden pada sistem evaluasi Sumber: Dokumentasi penulis, 2024 Gambar 1. Narasumber dan Peserta PkM HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap persiapan Selama bulan Desember 2023, tim pengabdian kepada masyarakat berbicara langsung dengan mitra melalui survei dan wawancara. Mereka termasuk pelaku usaha koperasi syariah di Kota Bandung. Pada tahap ini, tim mengumpulkan informasi tentang kebutuhan mitra untuk pendampingan dan pelatihan. Mitra membutuhkan pencatatan transaksi melalui program aplikasi dan laporan keuangan yang sesuai dengan standar Tahap pelatihan Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berlangsung pada hari Kamis, 4 Januari 2024. Pelatihan di Universitas Widyatama dihadiri oleh 17 peserta, yang semuanya tiba sesuai jadwal. Para peserta adalah pengelola koperasi syariah primer dan sekunder di Bandung. Peserta mulai mendaftar pada pk 08. 00 WIB. Dimas Tri Anugrah Wicaksono dan Dania Nafisa, mahasiswa program S1 Akuntansi Universitas Widyatama, bertindak sebagai MC. Setelah itu. Muhammad Ali. ,M. T . etua pelaksana PkM). Nuryaman. ,M. Si. ,Ak. ,CA . ekan Fakultas Ekonomi & Bisni. , dan Anna Gardina Sari, perwakilan koperasi syariah Kota Bandung. Pelatihan pendampingan dimulai pada pukul 09. 00 dengan materi tentang "Penyebaran Koperasi Induk PUSKOPDIT" yang disampaikan oleh Syafrizal Ikram. Si. Ak. CA. , dan CACP. Kemudian, dari Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. 45 hingga 15. 30, materi dilanjutkan dengan materi tentang "Praktek Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Syariah menggunakan aplikasi Accurate" yang disampaikan oleh semua tim klaster PkM. Sebelum materi disampaikan, tim klaster memberikan 10 soal pre-test dan post-tes mengenai pemahaman laporan keuangan koperasi syariah, pencatatan transaksi, periode akuntansi, pembuatan daftar akun, jenis-jenis software akuntansi, pemahaman software accurate, dan Kemudian disampaikan berisikan bagaiman membuat daftar akun, mencatat transaksi koperasi syariah, dan Menyusun laporan keuangan dibantu dengan aplikasi akuntansi accurate. Setelah materi disampaikan, dari pukul 15. 00 hingga 15. 30, peserta diminta untuk mengisi lembar umpan balik. Isi umpan balik berisikan mengenai materi yang disampaikan, fasilitas yang dirasakan, konsumsi yang diberikan, dan persepsi peserta mengenai solusi yang diterima untuk memecahkan masalah yang ada. Setelah menerima umpan balik, ketua tim klaster Muhammad Ali. T menutup acara. Gambar 2 merupakan dokumentasi dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan. Sumber: Dokumentasi penulis, 2024 Gambar 3. Hasil Umpan Balik tentang Materi Sumber: Dokumentasi penulis, 2024 Gambar 4. Hasil Umpan Balik tentang Persepsi Setelah pelatihan, mereka memahami bagaimana menyusun laporan keuangan serta standar akuntansi syariah yang harus diterapkan. Sumber: Dokumentasi penulis, 2024 Gambar 2. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berdasarkan hasil yang dijabarkan pada Gambar 3 menjelaskan pertanyaan tentang materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Selain itu pada Gambar 4 menjelaskan pertanyaan tentang persepsi peserta mengenai kegiatan Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini berkontribusi pada solusi untuk masalah yang dihadapi oleh pengurus Materi yang disampaikan menarik banyak pertanyaan dari para peserta. Mereka sangat terinspirasi oleh materi tersebut. Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. Tahap evaluasi dan pelaporan Berdasarkan penilaian pre-test dan post-test pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang lebih baik dalam mengikuti kegiatan ini. Pada Gambar 5 menjelaskan hasil pre-test yang menunjukkan bahwa peserta hanya memiliki pengetahuan dan pemahaman sebesar 70% dan keterampilan sebesar 64% tentang materi yang Setelah dilakukan post-test, hasilnya menunjukan bahwa peserta memiliki pengetahuan dan pemahaman sebesar 100% dan keterampilan Pengurus koperasi syariah tahu cara menjalankan akuntansi keuangan dan membuat laporan keuangan yang baik dengan Accurate. Mereka juga tahu bagaimana membuat daftar akun dan bagaimana menjalankan siklus akuntansi P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. Sumber: Dokumentasi Penulis, 2024 Gambar 5. Hasil Pre-Test dan Post-Test Untuk pelaporan, tim pengabdian kepada masyarakat membuat laporan kemajuan dan melanjutkan untuk membuat laporan akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Studi ini dikirim ke LP2M Universitas Widyatama. Analisis perubahan sebelum dan setelah mengikuti pengembangan kapasitas sumber daya manusia dapat dijelaskan sebagai berikut. Sebelum pengembangan kapasitas SDM, pengurus koperasi penyusunan laporan keuangan dan penggunaan aplikasi akuntansi. Selain itu, kinerja pengurus tidak memenuhi standar yang diharapkan dan mereka mengalami kesulitan dalam menghadapi tantangan dan mencari solusi yang inovatif. Setelah SDM, memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang relevan dengan pekerjaan mereka. Kinerja pengurus menjadi lebih optimal serta mereka menjadi lebih terampil dalam menganalisis dan menyelesaikan masalah yang kompleks. Manfaat yang dirasakan pengurus koperasi setelah keterampilan sehingga membuka peluang baru untuk memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Selain itu, meningkatnya kompetensi menghasilkan kepuasan kerja yang lebih tinggi, serta kinerja pengurus akan lebih baik berkontribusi pada produktivitas koperasi secara keseluruhan. Human Capacity Building . engembangan kapasitas manusi. sebagai proses yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dan organisasi dalam mencapai tujuan mereka. HCB pengetahuan, sikap, dan kemampuan manajerial. HCB mampu memperbaiki knowledge, softskills, dan peningkatan knowledge . eperti pelatihan menggunakan aplikasi accurat. tidak hanya menghasilkan hard skills . etermpuilan khusus dalam penyusunan laporan keuangan syariah menggunakn aplikasi accurat. , tetapi juga dapat memperkuat soft skills . eningkat komunikasi dan kerja sama ti. Individu yang memiliki pengetahuan mendalam tentang suatu topik cenderung lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan berkolaborasi dengan orang lain. Penelitian yang dilakukan Kuncoro. Hartono, dan Wibowo berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes. di Kabupaten Tulungagung. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan dapat memperbaiki kinerja organisasi desa secara signifikan . KESIMPULAN Tim abdimas Prodi Akuntansi Universitas Widyatama, yang diketuai oleh Muhammad Ali, penyusunan laporan keuangan menggunakan program aplikasi Accurate pada koperasi syariah di Kota Bandung. Kegiatan abdimas ini dianggap sukses dan mendapat tanggapan positif dari hasil penilaian umpan balik dan kehadiran 100% dari Dari hasil pre-test dan post-test pengetahuan, dan keterampilan para pengurus tentang penyusunan laporan keuangan koperasi syariah dan pengetahuan akuntansi syariah mengalami peningkatan signifikan. Agar kegiatan pengembangan kapasitas SDM dapat diterapkan secara konsisten, tim pengabdian masyarakat dapat mempertimbangkan beberapa rekomendasi sebagai berikut, yaitu: melakukan analisis kebutuhan pengurus koperasi, menentukan area prioritas berdasarkan hasil analisis untuk menyusun program yang lebih relevan, mendesain program yang terstruktur, menjadwalkan pelatihan secara rutin, mengimplementasikan program mentoring, melakukan evaluasi berkala, melibatkan peserta dalam memberikan umpan balik untuk meningkatkan kualitas dan relevansi program. Dengan mengimplementasikan rekomendasi ini, tim dapat memastikan bahwa kegiatan human capacity building tidak hanya dilaksanakan secara sporadis, tetapi menjadi bagian yang terintegrasi dan berkelanjutan dari pengembangan sumber daya manusia dalam koperasi syariah. UCAPAN TERIMAKASIH Banyak pihak yang terkait terlibat dalam kegiatan pelatihan ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Widyatama, terutama kepada para pimpinan yang telah berkenan untuk bekerja sama dalam tridharma perguruan tinggi atas dana Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 1 April 2025 | Hal. kegiatan abdimas untuk semester ganjil tahun 2023/2024, yang mengacu pada Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Pengabdian kepada Masyarakat 02/SPC2/LP2MUTAMA/XI/2023 pada tanggal 1 November 2023. Selain itu, kami mengucapkan terima kasih kepada ketua bidang ekonomi Majelis Ulama Indonesia Kota Bandung dan pegawainya, yang telah memberikan dukungan dan waktu untuk pelaksanaan pelatihan ini. DAFTAR PUSTAKA