p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Pengelolaan Limbah Tekstil: Pembuatan Keset Kaki dari Perca di Masyarakat Lembah Damai Siti Hanifa Sandri*1. Dede Rahardja Herlambang2. Rian Johanes Sihombing3. Ade Rahmadhi Koto4. Dimpu Silaban5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas Hukum. Universitas Muhammadiyah Riau email: sitihanifa@umri. Abstract Community Service is a place where students apply and develop science and technology. KKN is carried out outside the campus for a certain period of time, with certain work mechanisms and One of the most common environmental problems faced by the surrounding community is textile waste. Because of the large amount of unused fabric or patchwork it often just becomes garbage that pollutes the environment around us. So by making a foot mat from rags, this research tries to solve this problem. This textile waste control includes various steps, from patchwork collection, selection, to the manufacturing process each process is designed with a participatory approach, involving the community of Lembah Damai village in each process. This participation aims to improve the quality of the products produced, as well as increase the capacity of residents through improved skills and knowledge on waste management. Making a patchwork foot mat is a simple but successful technique, which involves sewing and joining pieces of fabric into a very attractive foot This research shows that making foot mats from patchwork can be an effective way to manage textile waste and reduce the adverse impact of textile waste on the environment. Through the production of valuable goods the program also improves the economic well-being of the community. Keywords: Textile Waste Management. Styrofoam. Foot Mat. Community Abstrak Kuliah Kerja Nyata adalah kegiatan yang di mana mahasiswa menerapkan dan mengembangkan ilmu dan teknologi. KKN dilakukan di luar kampus dalam jangka waktu tertentu, dengan mekanisme kerja dan persyaratan tertentu. Salah satu masalah lingkungan yang paling sering dihadapi oleh masyarakat sekitar adalah limbah tekstil. Karena banyaknya kain atau kain perca yang tidak terpakai seringkali hanya menjadi sampah yang mencemari lingkungan di sekitar kita. Jadi dengan membuat keset kaki dari kain perca, pengabdian ini mencoba menyelesaikan masalah ini. Pengendalian limbah tekstil ini mencakup berbagai langkah, mulai dari pengumpulan kain perca, pemilihan, hingga proses pembuatan setiap proses dirancang dengan pendekatan partisipatif, yang melibatkan masyarakat kelurahan Lembah Damai dalam setiap proses. Partisipasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, serta meningkatkan kapasitas warga melalui peningkatan keterampilan dan pengetahuan tentang pengelolaan limbah. Membuat keset kaki dari kain perca adalah teknik yang sederhana namun berhasil, yang melibatkan proses menjahit dan menggabungkan potongan kain menjadi keset kaki yang sangat menarik. Pengabdian ini menunjukkan bahwa membuat keset kaki dari kain perca dapat menjadi cara yang efektif untuk mengelola limbah tekstil dan mengurangi dampak buruk limbah tekstil terhadap lingkungan. Melalui produksi barang bernilai program ini juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Kata Kunci: Pengelolaan Limbah Tekstil. Kain Perca. Keset Kaki. Masyarakat https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 PENDAHULUAN Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pendidikan yang memberikan pengalaman belajar kepada siswa untuk hidup di masyarakat, menemukan dan menangani masalah masyarakat, dan meningkatkan isi dan bobot pendidikan untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih Bagi perguruan tinggi. KKN relevansi pendidikan tinggi dewasa muda . KKN (Kuliah Kerja Nyat. salah satu aktivitas kampus atau perkuliahan di luar kelas . yang dilaksanakan oleh mahasiswa berupa pengabdian kepada Adanya pengabdian tersebut dilaksanakan untuk membantu dalam Pengertian KKN dapat diartikan sebagai bagian dari proses pembelajaran . Pengabdian kepada masyarakat atau kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan yang mencakup upayaupaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam hal perluasan wawasan, pengetahuan, dan peningkatan akademika sebagai wujud bakti dharma dan sebagai wujud kepedulian yang berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat luas . Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, universitas dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kehidupan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya. Direktorat Riset Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia "Pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang terdiri dari cara-cara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dalam upaya pengembangan wawasan, pengetahuan, sampai upaya keterampilan yang dilakukan oleh civitas akademika sebagai bentuk dharma bakti https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 serta wujud kepedulian untuk berperan aktif meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat luas. " Dalam hal pengabdian kepada masyarakat, menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu melakukan KKN . KKN bertujuan untuk memberi siswa kemampuan untuk memahami dan dimasyarakat yang umumnya kompleks. Penanggulangan yang mudah ini dilakukan secara pragmatis dan interdisipliner, dan tercermin dalam kegiatan mahasiswa selama program KKN di desa. Program kuliah kerja nyata juga bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen karena umpan balik mereka berfungsi sebagai pengayaan materi kuliah, penyempurnaan kurikulum, dan sumber inspirasi untuk merancang penelitian atau pengabdian masyarakat Selain itu, informasi diperoleh untuk meningkatkan atau memperluas kerja sama dengan pemerintahan setempat dan instansi vertikal yang relevan . Salah satu masalah lingkungan yang semakin marak di lingkungan sekitar kita adalah limbah tekstil. Jumlah tekstil yang diproduksi terus meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi produk pakaian. Limbah ini tidak berasal dari pabrik itu bisa berasal dari sisa kain yang tidak terpakai di rumah tangga dan industri kecil. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan kegiatan ekonomi yang semakin meningkat, limbah tekstil ini menjadi masalah yang relatif. Kebakaran kain perca menyebabkan pencemaran udara menjadi lebih buruk karena banyaknya kain perca yang berserakan dan terbuang. Penelitian ini dilakukan karena banyaknya limbah tekstil yang berserakan di lingkungan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menemukan cara untuk mengurangi dampak buruk dari limbah tekstil dan menambah nilai pada kain perca yang dibuat. Mengolah kain perca menjadi produk kerajinan yang berharga, seperti keset kaki, adalah pilihan yang bagus. Proses pembuatan keset kaki menggunakan p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 berbagai teknik menjahit dan elemen kreatif dan seni. Metode ini dapat mengubah kain perca yang sebelumnya hanya dianggap sebagai sisa produksi yang tidak berguna menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya tarik estetis karena unik. Fokus utama pengabdian ini adalah Selain memperoleh keterampilan baru dalam pengolahan limbah tekstil, masyarakat yang terlibat dalam program ini juga belajar tentang pentingnya praktik daur ulang untuk menjaga lingkungan. Dengan mengubah limbah menjadi produk yang dapat digunakan, masyarakat tidak hanya membantu mengurangi jumlah limbah yang mencemari lingkungan, tetapi juga memperoleh keterampilan. Mahasiswa dapat mendorong dan membantu memecahkan masalah yang muncul selama pembangunan dan pengembangan lingkungan dan masyarakat pengabdian ini. Masyarakat Kelurahan Lembah Damai adalah sasaran pengabdian KKN kami dalam hal ini. Jadi, kami memilih untuk menawarkan ide pembuatan keset kaki dari kain perca sebagai cara untuk meningkatkan keterampilan yang ada di masyarakat dan mengurangi limbah tekstil yang masih berserakan di Dengan memberikan ide ini, kita dapat memberi tahu orang bahwa limbah tekstil masih memiliki potensi untuk dijual. Akibatnya, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengolahan limbah tekstil di kelurahan Lembah Damai. Tekstil seperti kain perca dapat diubah menjadi sumber daya yang berharga yang kesejahteraan sosial dengan menggunakan pendekatan yang menggabungkan seni, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pengabdian ini, diharapkan akan ada model pengelolaan limbah tekstil yang Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 berkelanjutan dan peningkatan kemampuan METODE PENGABDIAN Metodologi pengabdian ini dirancang untuk memfasilitasi pengelolaan limbah tekstil di kelurahan Lembah Damai dengan mengubah kain perca menjadi suatu produk keset kaki yang bernilai arsitek. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil saja tetapi juga untuk menciptakan keterampilan kreatif yang Adapun pengabdian yang kami lakukan adalah sebagai berikut: Pendekatan masyarakat kelurahan Lembah Damai Melalui metode ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek yang berperan Dan juga melakukan observasi lapangan yang akan di potensi limbah tekstil dan memahami kebutuhan serta minat masyarakat terhadap pengolahan kain perca. Dan juga melakukan diskusi kelompok untuk menggali wawasan dan mendapatkan masukan dari berbagai anggota terkait cara terbaik dalam pengelolaan limbah tekstil tersebut. Memberikan pelatihan mengenai teknik dasar pengolahan kain perca, penyusunan motif, hingga teknik menjahit yang menghasilkan produk yang berkualitas. Setelah memberikan pelatihan, pendampingan insentif keterampilan yang telah di pelajari dengan benar dan konsisten dalam membuat keset kaki tersebut. https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Proses Pembuatan Keset Kaki Dari Kain Perca Tahap Persiapan Pada tahap persiapan ini merupakan tahapan yang paling penting dalam membuat suatu produk apalagi dalam membuat keset kaki dari kain perca. Langkah awal yang di lakukan oleh anggota KKN Bhavana adalah diskusi untuk menentukan motif keset kaki yang akan di Diskusi yang kami lakukan ini bertujuan untuk memastikan motif yang dipilih sesuai dengan estetika pada zaman sekarang, ketersediaan bahan. Setelah motif di sepakati anggota tim, kemudian tim mengumpulkan masing-masing kain perca dari berbagai sumber dan macam, kain-kain tersebut di sortir berdasarkan warna, tekstur, dan kualitas untuk memastikan keset yang dihasilkan lebih memiliki nilai yang estetika tinggi. Selain itu, persiapan alat dan perlengkapan seperti jarum, benang, gunting. Maka tahap persiapan ini sangat penting dalam kelancaran dan keberhasilan suatu pembuatan pada produk serta meminimalkan risiko kesalahan dalam penggunaan bahan kain perca. Gambar 1 : Mendiskusikan model Keset Kaki Yang Unik dan modern (Dokumentasi p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 sesuai dengan desain yang telah di tetapkan pada saat awal diskusi. Setelah kain semua di potong, tim mulai menyusun potonganpotongan kain tersebut sesuai dengan motif atau model yang telah di rencanakan. Proses penyusunan ini membutuhkan ketelitian dan keterampilan yang tinggi agar motif dapat menghasilkan sesuai dengan yang diinginkan. Selanjutnya, potongan kain yang telah di susun dijahit. Proses menjahit ini merupakan sebuah tantangan yang berat agar menciptkan hasil yang sangat rapi. Jahitan tersebut harus kuat dan rapi atau bersih, memastikan bahwa potongan kain terhubung dengan baik sehingga keset tidak mudah lepas saat digunakan. Selama proses menjahit ini tim juga melakukan pengecekan kualitas secara berkala untuk memastikan tidak terjadinya suatu Selain itu anggota tim juga saling membantu untuk menyelesaikan setiap tahap maka pentingnya kerja sama antar tim untuk memastikan sebuah keberhasilan dalam suatu produk. Gambar 2 : Mengukur Pola kain untuk pembuatan model dasar (Dokumentasi Tahap Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan pembuatan keset kaki dari kain perca ini, anggota tim KKN memulai dengan langkah-langkah teknis yang berfokus pada pengukuran dan pemotongan kain sesuai pola yang telah di Proses pengukuran ini dilakukan dengan sangat teliti agar setiap bagian kain https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Gambar 3 : Menggunting Kain Perca Yang sudah Diukur (Dokumentasi pribad. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 dapat di pasarkan di lingkungan HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Gambar 4 : Menjahit kain yang sudah di ukur dan digunting (Dokumentasi pribad. Gambar 5 : Menjahit dan menyatukan kain perca menjadi bentuk lingkaran (Dokumentasi pribad. Setelah proses menjahit selesai, tahap pelaksanaan diakhiri dengan tahap finishing, yang dimana keset sudah jadi di periksa kembali untuk memastikan agar tidak terjadinya suatu kesalahan dalam menjahit keset tersebut. Tahap pelaksanaan ini tidak hanya menghasilkan suatu produk yang bernilai dan berkualitas, tetapi juga menjadikan sarana pembelajaran bagi pengelolaan limbah tekstil menjadi sangat berguna di kehidupan sehari-hari. Pengembangan desain produk yang mempertimbangkan tren pasar saat ini. Proses ini melibatkan masyarakat secara langsung untuk menciptakan desain yang sesuai dengan selera Dan juga menciptakan produk yang memiliki kualitas yang Pada tahap hasil akhir ini pembuatan keset kaki dari kain perca, tim KKN melakukann pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap keset kaki yang sudah jadi untuk memastikan kualitasnya sesuai dengan standar yang telah di harapkan. Pada saat pengecakan terhadap keset kaki jika menemukan ketidaksempurnaan, perbaikan memastikan produk akhir ini benar-benar berkualitas tinggi sesuai yang diharapkan. Tahap akhir ini tidak hanya fokus pada penyempurnaan produk, tetapi juga pada Tim melakukan evaluasi terhadap metode yang telah dilakukan dan hasil yang bisa ditingkatkan lagi. Selain itu, keset-keset yang telah selesai menjadi bukti nyata dari kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah tekstil menjadi produk yang bernilai Produk akhir ini tidak hanya berfungsi untuk mengurangi limbah saja, tetapi juga untuk meningkatkan keterampilan pada diri masyarakat dan mengembangkaan ide-ide. Melalui tahap akhir ini berhasil menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat, limbah tekstil dapat diubah menjadi sumber daya yang berharga dan berkontribusi di lingkungan masyarakat dan dapat di gunakan di kehidupan seharihari. Gambar 6. Bentuk dan model akhir Keset Kaki dari Kain Perca. https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Pembahasan Artikel ini membahas implementasi kegiatan pembuatan keset kaki dari kain perca yang dilakukan dalam program KKN sebagai solusi inovatif untuk pengelolaan limbah tekstil. Pada tahap akhir kegiatan, tim memastikan kualitas produk melalui pemeriksaan menyeluruh dan melakukan perbaikan langsung terhadap keset yang ditemukan tidak sempurna. Hal ini bertujuan untuk menjamin produk yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi sesuai standar yang ditetapkan. Selain fokus pada kualitas produk, tahap ini juga mencakup evaluasi terhadap metode yang digunakan selama proses Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dan potensi perbaikan guna meningkatkan efektivitas program di masa depan. Hasil dari kegiatan ini tidak hanya berupa produk jadi, tetapi juga mencerminkan keberhasilan dalam mengelola limbah tekstil secara kreatif, dan menghasilkan produk bernilai ekonomis. Keset kaki yang dihasilkan menjadi bukti nyata bahwa limbah tekstil dapat diubah menjadi sumber daya yang Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan limbah, peningkatan Dengan pendekatan yang tepat, kegiatan semacam ini menunjukkan potensi transformasi limbah menjadi solusi yang mendukung keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam kehidupan seharihari masyarakat. SIMPULAN Kesimpulan dari pembahasan di atas bahwa jurnal ini membahas pengelolaan limbah tekstil, khususnya kain perca, dan bagaimana metode ini dapat meningkatkan nilai tambah dan keuntungan sosial bagi masyarakat Kelurahan Lembah Damai. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan membuat keset kaki dari kain perca, limbah tekstil tidak hanya dapat dikelola https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 secara efisien, tetapi juga dapat diubah menjadi produk bernilai tinggi yang memiliki banyak manfaat ekonomi dan Produksi keset kaki dari kain perca mencakup banyak langkah penting, mulai dari pengumpulan dan pemilahan limbah tekstil hingga proses desain dan pembuatan produk akhir. Tidak hanya diperlukan kemampuan teknis untuk melakukan langkah-langkah ini, tetapi juga memahami secara mendalam bagaimana mengoptimalkan penggunaan bahan yang Pembuatan menggunakan pendekatan seni dan kerajinan tangan, menunjukkan bagaimana kreativitas dapat mengubah limbah menjadi produk berkualitas tinggi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini telah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Dengan mengurangi limbah tekstil yang mencemari lingkungan dan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Produk akhir dan manfaat sosial proyek ini menunjukkan keberhasilannya. Selain memberikan pelatihan keterampilan baru kepada anggota komunitas, program masyarakat tentang pentingnya mengelola limbah tekstil. Dengan demikian, proyek ini membantu mengurangi limbah tekstil yang mencemari lingkungan dan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. UCAPAN TERIMAKASIH Dengan telah selesainya masa tugas kami mengabdi KKN di lingkungan Kelurahan Lembah Damai sejak tanggal 29 Juli sampai 07 September 2024. Terima Kasih kepada seluruh perangkat dan membimbing dan menyayangi kami selama sebulan mengabdi, serta suatu penghargaan atas dukungan, bantuan, dan kerjasamanya yang sangat baik. Kami setulusnya atas kesalahan dan kekhilafan p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 kata maupun perbuatan yang pernah kami perbuat selama masa pengabdian. Semoga kerjasama dan silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga selalu dan semakin meningkat. DAFTAR PUSTAKA