Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK DAN PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN HOME INDUSTRY LIMBAH SAWIT DI KECAMATAN BUKIT KAPUR Refdi1. Agung Wibowo2. Novita Sari3. Widya Ayu Maharani4 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning1234 Email: Refdi1008@gmail. com1 Agungwibowo@gmail. Novitasari@gmail. Widyaayumaharani@gmail. Abstrak KEYWORDS Pengembangan Produk. Promosi. Penjualan. Home Industry. Limbah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2021, dilakukan untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat di Kecamatan Bukit Kapur untuk membantu meningkatkan produk dari limbah sawit. Metode yang digunakan Tim Pelaksana PKM adalah memberikan penjelasan tentang cara mengembangkan dan mempromosikan produk. PKM ini kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Antusiasme itu dibuktikan dengan kelengkapan 20 peserta yang menyimak dengan seksama dan aktif dari awal hingga akhir dari Tim Pelaksana PKM menyimpulkan bahwa semua peserta mampu menempatkan hasil pelatihan menjadi praktek dengan mampu menulis dokumen yang diperlukan untuk mempromosikan dan memasarkan produk. Latar Belakang Persaingan di dunia industry memiliki perkembangan yang sangan dinamis sehingga menuntut usaha untuk melakukan pengembangan pada usahanya yang berorientasi pada pelanggan agar tetap loyal dan juga untuk menangani persaingan pasar. Perusahaan dituntut untuk memiliki inovasi dalam usahanya untuk melewati persaingan yang ketat agar dapat memenangkan hati Tanpa adanya inovasi di dalam industry, maka tidak akan dapat berkembang atau bahkan akan jatuh karena kejamnya persaingan pasar saat ini yang selalu ada perbaruan dalam memenuhi kepuasan konsumen. Pembelian akan terus berlanjut apabila pelanggan merasa puas akan produk yang di tawarkan, sedangkan pelanggan yang tidak merasa puas akan menghentikan pembelian sehingga citra dari produk tersebut akan tidak baik di pasaran. Pengembangan produk akan menciptakan produk yang lebih baru yang akan menarik konsumen untuk Home mengembangkan produknya untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saingnya. Pengembangan tanpa diiringi dengan promosi yang baik akan terasa tidak seimbang karena tanpa adanya promosi yang baik sehebat apapun pengembangan produk dari suatu usaha tidak akan berjalan lancar sesuai dengan harapan apabila promosinya gagal. Dengan itu harus adanya pemasaran yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang di alami home industry saat ini. Promosi merupakan salah satu hal yang penting dari keberhasilan usaha karena berkaitan dengan menarik minat konsumen untuk membeli produk yang di Salah satunya adalah home industry yang ada di Kecamatan Bukit Kapus adalah pengolahan limbah sawit. Limbah sawit bisa dijadikan berbacam kerajinan berupa anyaman gedek, tepas, sapu lidi, piring lidi, tempat buah, tas lidi, tempat tisu lidi, dan sebagainya. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan (Kotler, 2. Atribut produk adalah faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam mengambil keputusan tentang pembelian suatu merek ataupun kategori produk, yang melekat Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. pada produk atau menjadi bagian produk itu sendiri. Atribut produk yang disebutkan seperti merek, kualitas, kemasan, label. Promosi bagi industri rumahan memiliki peran penting dalam penjualan, kegiatan promosi dapat digunakan sebagai strategi untuk mengkomunikasikan konsumen sehingga promosi yang menarik dapat mendorong minat beli konsumen. Promosi menurut Kotler dan amstrong . merupakan kegiatan yang menginformasikan manfaat atau kelebihan dari sebuah produk dan meciptakan niat konsumen untuk menggunakan produk yang ditawarkan. Untuk meningkatkan penjualan perlu adanya kegiatan promosi yang efektif, yang dapat dilakukan melalui promosi penjualan, periklanan dan personal selling (Tjiptono, 2016 dalam Hildawati. Nurmala Sari. Home industry dapat dikategorikan sebagai karakteristik seperti keinginan untuk bertahan hidup, berpikir kreatif, berpikir untuk menemukan sesuatu yang lebih baik dengan mengembangkan apa yang dimiliki, berpikir visioner untuk menemukan sesuatu yang baru dan berbeda, dan mengandung unsur pengambilan risiko (Hendro, 2. Dengan berwirausaha maka seseorang akan menjadi lebih mandiri secara ekonomi, kreatif untuk menemukan ide dan konsep baru, serta inovatif untuk menghasilkan barang ataupun jasa agar bisnisnya dapat menciptakan peluang pasar untuk diterima masyarakat (Garaika, 2. Home industry limbah sawit di kecamatan Bukit Kapur sudah berdiri sejak tahun 2016 sampai sekarang sudah 5 tahun dan sudah menghasilkan bermacam-macam produk yang dipasarkan sampai di luar kota Dumai, namun semenjak pademi covid-19 permintaan terhadap produk menurun sehingga berdampak terhadap penurunan perekonomian warga kecamatan Bukit Kapur. Hal ini yang mebuat dosen dan mahasiswa STIA Lancang Kuning melakukan PKM di Kecamatan Bukit Kapur. PKM ini bertujuan untuk mengembangan produk dan promosi untuk meningkatkan penjualan home industry limbah Metode Metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah Penyuluhan dan Simulasi . ducation approac. Menurut Samsudin 1987 dalam (E. Maznah Hijeriah. Lili Suryani, 2. , penyuluhan adalah sistem pendidikan nonformil tanpa paksaan menjadikan seseorang sadar dan yakin bahwa sesuatu yang diajarkan itu akan membawa ke arah perbaikan dari hal-hal yang dikerjakan atau dilaksanakan sebelumnya Teknik penyuluhan yang digunakan adalah teknik komunikasi informatif dan teknik komunikasi Teknik komunikasi informatif adalah proses penyampaian pesan yang sifatnya "memberi tahu" atau memberikan penjelasan kepada orang lain(Evelin, 2. Sasarannya yaitu seluruh pegawai kantor lurah dan perwakilan dari Masyarakat. Sedangkan Teknik komunikasi persuasif merupakan suatu teknik komunikasi yang dilakukan agar orang lain bersedia menerima sustu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dan lain sebagainya sesuai dengan yang diharapkan(Variza Aditiya. Refdi Saidina Ali. Melalui pendekatan komunikatif diharapkan terjalin interaksi sosial yang interaktif antara Tim PKM dan Peserta yang kontruktif, kondusif, dan dinamis selama kegiatan. Adapun dilaksanakan, meliputi: . Perkenalan. Penyajian Materi Narasumber/Pemakalah. Penyampaian Informasi Terkini Pembinaan. Interaktif Tanya Jawab. Foto Bersama dan Ramah tamah(Variza Aditiya. Yulianda Sari, 2. Hasil dan Pembahasan Kelapa sawit adalah salah satu pohon palem produktif utama yang dikembangkan di Kecamatan Bukit Kapur. Tumbuhan ini memiliki banyak manfaat untuk diproduksi baik dari serabut, buah, maupun inti. Kecamatan Bukit Kapur memiliki keunggulan dibidang pengolahan tumbuhan sawit(Variza Aditiya. Lili Suryani. Oleh karena itu guna meningkatkan pendapatan warga di Kecamatan Bukit Kapur, dosen dan mahasiswa STIA Lancang Kuning Dumai Jurusan Ilmu Administrasi Niaga melakukan PKM dengan memberikan pelatihan pengembangan produk dan promosi untuk meningkatkan penjualan home industry limbah sawit terhadap para pelaku usaha rumahan atau home industry yang terdapat Guna meningkatkan perekonomian Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. warga, maka pemerintah akan melakukan pembinaan terhadap para pelaku home industry. Pelatihan ini akan melatih mitra usaha kecil kami untuk memperoleh keterampilan dalam memasarkan produk semen artisanal berupa paving stone, gorong-gorong beton dan batu nisan melalui promosi di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Memasarkan produk Anda melalui media sosial adalah cara sederhana namun sangat ampuh untuk mempromosikan produk dan layanan Anda karena berdampak besar pada pengguna Anda. Contohnya adalah penggunaan Instagram yang mencapai 700. pengguna aktif bulanan. Oleh karena itu, jangkauannya tidak diragukan lagi (Untari dan Fajariana, 2018 dalam(Variza Aditiya. Muhalida Zia Ibhar, 2. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bukit Kapur pada hari Selasa, 19 Januari 2021 diikuti 20 Foto pemateri dan peserta PKM Susunan Acara Tahapan Wakt Pembukaa Menit Kegiatan Pemberian Sasaran Materi Pembukaan A Menjawab Sambutan Kepala Desa A Mendengar Doa Salam Perkenalan Narasumber Memperkenal kan diri Menjelaskan A Menyimak A Mendengar A Memahami Penyajian Materi Menit Narasumber/ Pemakalah Simulasi Menit Narasumber Peserta Interaktif/ Tanya Jawab Menit Interaktif Berbagi Pengalaman/ Informasi Pemecahan Kasus Penutup Menit Penutupan Foto Bersama Ramah Tamah A Atraktif Audiens A Tanya Jawab A Berbagi Pengalama A Interaksi A Dokumenta Simpulan dan Saran Kegiatan PKM yang bertajuk Pelatihan Pengembangan Produk dan Promosi untuk Meningkatkan Penjualan Home Industry Limbah Sawit di Kecamatan Bukit Kapur telah dilaksanakan dengan baik. Dalam kegiatan ini telah membantu pihak UMKM dalam mengembangkan produknya dan melakukan promosi. Kegiatan ini dikuti oleh 20 orang anggota dari Home Indistry Limbah Sawit. Peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini Disarankan kepada peserta pelatihan setelah ini mampu mengembangkan dan mempromosikam produk sehingga penjualan meningkat dan perekonomian warga juga Daftar Pustaka