KISAH KECIL: MEMOTRET ANAK DENGAN PENDEKATAN PARTISIPAN Tohari1. Alysha Purnamasari2 toharipareanilir@gmail. com, 2alysha. sasa@gmail. Program Studi Televisi dan Film. Fakultas Budaya dan Media Institut Seni Budaya Indonesia Bandung ARTIKEL Diterima: 3 September 2021 Direvisi: 10 Oktober 2021 Disetujui: 10 November 2021 ABSTRACT Children's daily activities will not be finished to be produced into a photo, there are expressions with all forms of overflow, games, learning activities at school and at home, work, cooking, to activities to help parents, is a moment that can be used as a source of photography creation. The process of making photos of children must be done with an approach, participants who are more appropriate to approach and adapt to children. Photographers must be pro-active in following and directly involved in each child's activities. The goal is that the shooting becomes smooth, and there is no boredom for children who are used as the subject of the photo shoot. Difficulties in photographing children can be nullified if there is a fabric of good communication between the photographer and the Photographers must look for findings that are used as sources of children's photography creation ideas, for example what activities children often do, then how their expressions are, and how to approach techniques with the subject in the photo shoot. In addition to the approach, the process of creating photos of children requires methods, which are divided into pre-production, production, and post-production, which are almost all practices. Small Story: Photographing Children with Participatory Approaches, providing comments and practices for making photographs, with children as a source of creation. Children's daily activities, such as swimming, biking, gathering, playing, and other children's activities have been portrayed by the photographer with his camera, plus an overflowing form of child expression: crying and laughing, making the photo appearance of the child attractive. Keywords: Photograph. Children. Participants. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 ABSTRAK Aktivitas keseharian anak tak akan habis untuk diproduksi menjadi sebuah foto, ada ekspresi dengan segala bentuk luapannya, permainan, kegiatan belajar di sekolah dan di rumah, bekerja, memasak, sampai kegiatan membantu orang tua, merupakan momen yang dapat dijadikan sumber penciptaan fotografi. Proses pembuatan foto anak harus dilakukan denga suatu pendekatan, partisipanlah yang lebih tepat untuk mendekati dan beradaptasi dengan anak. Fotografer harus pro-aktif mengikuti dan terlibat langsung setiap kegiatan Tujuannya agar dalam pemotretan menjadi lancar, serta tidak terjadi kebosanan bagi anak yang dijadikan sebagai subjek pemotretan. Kesukaran dalam memotret anak bisa ditiadakan jika terjadi jalinan komunikasi yang baik antara pemotret dengan anak. Pemotret harus mencari temuan yang dijadikan sumber ide penciptaan fotografi anak, misalnya apa kegiatan yang sering dilakukan anak, lalu bagaimana ekspresi mereka, dan bagaimana teknik pendekatan dengan subjek dalam pemotretannya. Selain pendekatan, proses penciptaan foto anak memerlukan metode, yaitu terbagi dalam pra produksi, produksi, dan pasca produksi, yang hampir semuanya praktik. Kisah Kecil: Memotret Anak dengan Pendekatan Partisipan, memberikan ulasan dan praktik membuat foto, dengan anak sebagai sumber penciptaan. Keseharian anak, seperti berenang, bersepeda, berkumpul, bermain, dan kegiatan anak lainnya telah tergambar oleh fotografer dengan kameranya, ditambah luapan bentuk ekspresi anak: menangis dan tertawa membuat daya tarik tampilan foto anak. Kata kunci: Memotret. Anak. Partisipan. PENDAHULUAN atau emosi anak. Dalam hal ini, fotografi Kehidupan anak dengan segala eks- merupakan media untuk mencurahkan presinya, merupakan ketertarikan setiap segala kegelisan dan keinginan seorang fotografer untuk mengabadikannya, dan fotografer dimana perasaan yang dira- membuat orang lain yang melihatnya pun sakan oleh fotografer dapat divisualisa- merasakan apa yang dirasakan oleh anak sikan menjadi foto yang dapat dilihat oleh Ditambah lagi dengan memasuki orang lain. Sama seperti yang dikatakan sebuah perkampungan yang anaknya be- Elena Gromova AuFotografi adalah salah lum banyak mengenal permainan elektro- satu cara mengekspresikan perasaan, seba- nik, dapat menambah perbendaharaan da- gai sumber energi yang membantu meng- ya tarik visual dari hasil karya foto anak. Membuat foto anak sama dengan terungkap dengan kata-kataAy . ttps://books. merepresentasikan kembali momen yang id: foto terbaik 1X. Com. Page59, yang terekam kamera, baik perasaan dan Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. diunduh, 22 Februari 2018, pukul 10. dan kegiatan yang dilakukan anak-anak. WIB). Sedangkan sub judulnya mengandung Masa kanak-kanak adalah masa pengertian fotografer melakukan pemo- paling menyenangkan yang dirasakan oleh tretan aktivitas anak dengan metode par- semua orang. Masa di mana semua berja- tisipan . erlibat langsung dengan kegiatan lan apa adanya, tanpa beban kehidupan yang dilakukan ana. Latar belakang yang berarti, ekspresi terjujur dan paling perkampungan merupakan konsep pem- tulus yang dapat dirasakan oleh orang buatan foto anak, berikut kegiatan kese- Rutinitas keseharian terbesar- harian yang biasa dilakukan, dengan ane- nya hanya digunakan untuk belajar dan ka ekspresi, tertawa, sedih, senang, baha- Dalam benak anak hanyalah ke- gia, menangis, dan ekspresi anak lainnya. gembiraan dan keceriaan, mereka kadang Apapun ekspresi, tingkah laku dan tidak memperdulikan panas terik atau pun dunia anak akan selalu menarik untuk hujan, yang mereka pikirkan hanyalah Bayi, balita dan ABG (Anak Baru menghabiskan waktu dengan bermain. Itu- Ged. adalah subjek pemotretan yang ti- lah kebahagiaan anak yang sesungguhnya. dak pernah membosankan. Memotret Kebahagiaan yang mereka rasakan anak-anak sangat mengasyikkan, juga ketika sedang bermain dengan temannya melatih pemotretnya menjadi sabar dan adalah kebahagiaan yang tercipta dengan Sesederhana ketika mereka Foto ekspresi, potret, dan kegiatan sedang berlarian, bermain air, sampai anak di perkampungan dapat mengingat- mandi bersama yang tak luput dari gelak kan orang dewasa pada masa kecilnya tawa setiap harinya. Segala Aokepolos-ceria- Itulah uraian pendorong dibuatnya anAo anak memotivasi ingatan dan kerin- foto anak kampung dengan aktivitas kese- duan bagi orang dewasa pada keseharian Adapun permasalahan dalam mereka tempo dulu, serta ingin mengulang membuat karya fotografi AuKisah Kecil: masa-masa waktu masih anak. Memotret Anak dengan Pendekatan Parti- Tema kehidupan anak di per- sipanAy, yaitu: pertama apa kegiatan anak- kampungan merupakan sumber ide yang anak di perkampungan. kedua bagaimana melatarbelakangi penulisan Kisah Kecil: ekspresi mereka, dan ketiga bagaimana tek- Memotret Anak dengan Pendekatan Partisi- nik pendekatan dengan subjek dalam pe- pan, yang juga dijadikan sebagai projek Pengangkatan kehidupan pembuatan fotografi anak. Kisah yaitu anak di perkampungan dengan segala cerita tentang kejadian dalam hidup sese- aktivitas dan permainan, yang biasa me- orang, sedangkan kecil diambil dari masa reka lakukan menjadi tema dan masalah. Maksudnya cerita tentang masa akan menjadikan hasil karya fotografi anak kecil, dengan segala ekspresi, tingkah laku yang segar, wajar, dan mungkin lucu. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 sebayanya, mereka lebih senang bermain PEMBAHASAN Manusia adalah makhluk sosial permainan elektronik dibandingkan untuk yang tidak bisa hidup sendiri tanpa ban- bermain bersama dengan teman-teman di tuan orang lain, sebagai makhluk sosial Aktivitas anak kota tidak manusia memiliki kecenderungan untuk terasa sudah biasa jika dibuat gambarnya hidup bermasyarakat untuk memenuhi dengan kamera foto, tetapi sangat berbeda kebutuhan berinteraksi dengan orang lain. jika fotografer membidikan kameranya ke Unsur utama suatu masyarakat adalah anak-anak desa yang masih polos, dengan wilayah, setiap wilayah suatu masyarakat kegiatanya yang masih tradisional, oto- memiliki perbedaan seperti perbedaan matis ia akan bersemangat memotretinya. bahasa, norma, budaya, dan adat istiadat. Gambar hasil jepretannya yang terasa Begitu pula perbedaan yang nampak AundesoAy membuat tampilan foto terlihat dalam masyarakat desa/kampung dan unik dan menarik. Mengamati karya fotografi bertema kota, seperti pola pikir, kebiasaan, budaya, anak pedesaan, dimungkinkan seseorang dan juga gaya hidup. Keadaan sosial di dalam suatu yang pernah hidup di pedesaan waktu perkampungan berbanding terbalik de- kecil, akan digiring pada nostalgia sema- ngan perkotaan, anak-anak belum banyak sanya, teringat kenangan kisah kecilnya terkontaminasi oleh teknologi yang masuk yang menyenangkan. Fungsi foto, me- ke kampung tersebut, sehingga anak-anak mang dapat mengingatkan seseorang pada berinteraksi sosial dengan keluarga dan kisah lalu, mengobati kerinduan pada teman sebaya yang ada di sekitar rumah kenangan masa lalu, khususnya pada masa dengan baik. Di perkampungan, kepedu- Mungkin tidak semua orang memi- lian itu ditumbuhkan sejak masa kanak- liki masa kecil yang bahagia, akan tetapi kanak agar mengerti bahwa melihat anak kecil jaman sekarang yang mereka tidak dapat hidup sendirian. Da- hidup di perkampungan masih bermain dan tertawa bersama teman seusianya, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar menjadikan kebahagiaan tersendiri bagi atau tetangga khususnya sudah menjadi yang melihatnya. Sedangkan dalam proses hal yang jarang terlihat. Kebanyakan anak pembuatannya, menjadi tantangan sendiri perkotaan berinteraksi dengan teman seba- bagi fotografer penciptanya, karena emosi ya hanya saat bersekolah saja. anak yang dapat dengan cepat berubah da- lam beberapa hitungan detik saja. Perkampungan dan kehidupan kanak-kanak yang ada di dalamnya menja- Riset awal dilakukan untuk menen- dikan daya tarik yang khas dalam suatu tukan konsep karya, langkah pertama ialah penciptaan karya fotografi. Karena pada observasi ke beberapa daerah perkam- jaman sekarang ini, yang terlihat pada pungan sebagai kamparasi pemilihan lo- anak-anak diperkotaan sudah mulai jarang kasi pembuatan fotografi. Metode pene- bersosialisasi dengan orang tua dan teman litian yang digunakan oleh penulis dalam Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. pra produksi adalah metode penelitian produksi dilakukan beberapa tahap, diawali Penerimaan dan pengumpulan membentuk sebuah ide dan konsep, lalu data dengan cara observasi partisipan dan dilanjutkan dengan observasi, karena sub- wawancara pada anak perkampungan. jek yang dihadapi fotografer adalah anak- Pengamatan pada anak perkampungan, anak, akan lebih memepermudah proses seorang fotografer lebih baik mengikuti observasi apabila menggunakan teknik kegiatan anak tersebut dengan melibatkan langsung dirinya, melebur dengan ke- fotografer berbaur dengan aktivitas anak. giatan anak, saat mereka bermain di Tahapan lainnya adalah pengumpulan sekolah atau bermain di sekitar rumahnya. data yang berhubungan dengan subjek Anak-anak perkampungan memiliki ke- fotografi, kebiasaannya, hobinya, kegiatan biasaan bersosialisasi dengan lingkungan di sekolah, di rumah, sampai kegiatan di sekitar secara langsung, sehingga keber- luar rumah setelah pulang sekolah. Pada samaan yang tercipta di antara mereka tahap ini juga dipersipkan beberapa hal, terasa akrab dan begitu hangat. Saat antara lain: mencari lokasi/tempat yang kebersamaan dengan anak itulah, seorang kerap dijadikan anak-anak bermain, ini fotografer bisa sambil mencipta/memotret digunakan untuk merelisasikan konsep anak dan segala aktivitasnya. Hilangnya pemotretan yang efisien. Kemudian juga batasan antara fotografer dengan subjek mempersiapkan alat yang akan digunakan . dalam suatu proses pemotretan, saat pemotretan, seperti kamera, lensa, dan akan berdampak positif pada fotografer itu alat bantu pencahayaan. sendiri, ia akan memotret tanpa ragu dan Metode penciptaan fotografi yang canggung, lebih leluasa dan santai, dan kedua adalah tahap produksi, pada tahap fotografer akan merasa senang terus dalam ini dilakukan proses pembuatan gambar merekam setiap momen dan peristiwa . , yang dilakukan anak. Aktivitas keseharian anak . sesuai konsep yang diingin- anak merupakan sumber penciptaan foto- kan sejak awal. Partisipasi aktif secara grafi yang tiada henti, apa pun pola ting- langsung dari fotografer pada setiap sesi kah anak, bagaimana pun karakter dan pemotretan anak dan kegiatannya meru- emosi anak, serta gerak gerik anak, meru- pakan modal dasar untuk memudahkan pakan daya tarik visual untuk segera dan kelancaran proses produksi pem- diabadikan dengan kamera. Setiap pen- buatan gambar. Untuk memaksimalkan ciptaan fotografi bersubjek anak, akan hasil gambar, fotografer harus pandai memunculkan kesan wajar, polos, dan memposisikan pecahayaan . , yang natural pada hasil gambarnya. termasuk di dalamnya yaitu intensitas Semua penciptaan karya fotografi cahaya, karakter cahaya, dan warna caha- yang ideal pada dasarnya memiliki kesa- Sudut posisi kamera . pun harus maan metode, yaitu pra produksi, pro- diperhitungkan dalam pemotretan, ini duksi, dan pasca produksi. Pada pra LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 bertujuan agar foto anak tampil lebih berbeda memiliki proses pengerjaan yang menarik dan variatif. berbeda pula. Tahap produksi lainnya yaitu Setelah pengemasan foto dilakukan, proses pemilihan hasil gambar/foto. Ba- tahap proses penciptaan fotografi berikut- nyaknya foto yang dihasilkan, menuntut nya yaitu pasca produksi. Pada tahap ini, fotografer mampu memilah dan memilih foto yang telah dikemas, biasanya dipu- foto sesuai kebutuhan yang tertuang blikasi ke masyarakat umum melalui ber- dalam konsep penciptaan. Proses lanjutan bagai cara, ada yang hanya memajang setelah pemilihan gambar adalah penyun- karya di rumahnya, dan ada pula yang tingan atau olah gambar . igital imagin. menyelenggarakan kegiatan pameran kar- yang proses pengengerjaanya dikenal ya fotografi. dengan istilah editing, kerja tahapan ini dilakukan menggunakan aplikasi adobe Fotografi Potret Anak photoshop yang terdapat di komputer. Tam- Karya fotografi dengan genre potret pilan foto anak perkampungan akan lebih tentu saja sudah banyak ditemukan, bah- indah dan naturalistik, pemanfaatan olah kan di media sosial sekarang pun banyak orang yang membuat foto potret dan sederhana saja, karena karakter foto anak human interest. Bahkan foto bertema kehi- biasanya sudah memperlihatkan daya dupan anak di perkampungan pun sering tarik yang kuat dan alami. Untuk menda- dijumpai di berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik yang ter- memanfaatkan fitur yang elementer, misal- publikasi secara resmi atau yang hanya nya sebatas memotong . sesuai kebu- sekadar iseng membuat foto dan meng- tuhan cetak gambar, pencerahan . right- unggahnya pada media sosial tertentu. , dan kontras. Fitur yang lainnya Sebagai pembanding dalam foto- diaplikasi seperlunya, hindari editing yang grafi potret, karya-karya Brian Smith yang berlebihan pada foto anak. banyak menginspirasi para fotogarfer po- Proses produksi lainnya yaitu tret di seluruh dunia pantas dijadikan Mencetak foto yang dipilih rujukan dalam penciptaan fotografi potret. dan sudah melalui proses editing bisa dila- Karya besarnya banyak tersusun dalam kukan sendiri atau memanfaatkan jasa buku Secrets of Great Portrait Photography. toko laboratorium cetak foto. Foto dicetak Brian Smith adalah fotografer portrait yang sesuai ukuran dan material yang diingin- berasal dari Miami, yang membebaskan Setelah penyetakan gambar, proses subjeknya untuk berekspresi sesuai de- bagian akhir dari produksi foto adalah ngan yang mereka rasakan. Dalam foto pengemasan hasil cetak. Hasil cetak foto perjalannya. Brian Smith memotret kehi- bisa dikemas dalam bentuk album, maja- dupan di Kathmandu India, di daerah lah, buku, atau dipasang pada sebuah tersebut ia memotret objek masyarakat bingkai . Setiap kemasan foto yang yang berpakaian warna-warni dan wajah96 Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. wajah tajam, yang mencerminkan ciri "lawan" melalui sorotan tajam yang dita- khusus masyarakat Kathmandu. warkan fotografi karya Arbus. Melalui Arbus, manusia . iasa dan netra. bisa dijadikan Aokacamata visualAo kritik sosial. Arbus dikenal secara internasional karena citra provokatifnya, dan tetap menjadi salah satu fotografer post-modern Amerika yang paling unik. Meskipun dia sering dikritik karena keberatan terhadap subjeknya, namun kekuatan citranya tetap ada. AuKritikus telah menduga bahwa pilihan dalam subjeknya adalah cerminan dari masalah identitas dirinya sendiri. Hal ini berkembang menjadi kerinduan akan hal-hal yang tidak dapat dibeli dengan uangAy. ttp:/w. org/artist- arbus-diane. htm, diakses 2 Maret 2018, pukul 03. 58 WIB). Seperti yang dikatakan Gambar 1. Potret orang India karya Brian Smith dalam buku Secrets of Great Portrait Photograph. (Foto: Reproduksi. Alysha, 2. oleh kutipan di atas, ada hal yang tidak dapat dibeli dengan uang. Masa kanakkanak tidak dapat kembali lagi, hanya bisa mengenang dan merindukannya. Belajar dari karya Diane Arbus, seorang fotografer Amerika yang dikenal dengan gambar hitam dan putih dari orang-orang terpinggirkan, seperti cebol, sirkus aneh, raksasa, transgender, dan juga subjek keluarga pinggiran, selebriti, dan nudis yang lebih normal. Karya Arbus dapat dipahami sebagai kompleks yang aneh, fantastis, dan sekaligus psikologis. Arbus membuat fotografi dokumenter selangkah lebih maju dibanding fotografer pada jamannya, sedangkan karya portrait- Gambar 2. Foto anak AuChild with toy hand grenadeAy karya Diane Arbus. (Sumber: http://w. org/ artistarbus-diane. htm diunduh, 2 Maret 2018, nya penuh dengan isu-isu sosial. Orang mungkin merasa seolah-olah mereka melanggar kontrak sosial dengan subjek karena hal itu sering menimbulkan rasa LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 Cermati foto portrait hitam putih Indonesia. Dalam masyarakat di perkam- karya Arbus yang berjudul AuChild with toy pungan terdapat anak-anak, remaja, orang hand grenadeAy di atas, seorang anak yang dewasa, sampai lanjut usia yang dpat tegang dan kikuk serta memegang mainan, dijadikan subjek pemotretan. Brian Smith berkarakter kuat, menjadikan foto tersebut banyak mengambil potret orang dewasa mempunyai makna yang sangat menda- dan orang tua yang ekspresinya sangat lam tentang kekerasan terhadap anak dan tajam dan kuat, sementara itu ada yang kekacauan sosiopolitik di Amerika pada tidak kalah daya tarik visualnya, dan dapat tahun akhir 1960-an sampai awal 1970-an. dikatakan berbeda yaitu membuat karya Berbeda dengan Briant Smith atau fotografi dengan objek anak kecil dan Diane Arbus, kini fotografer bisa membuat segala kegiatannya. Arbus sendiri lebih fotografi potret anak sebagai cerminan banyak menonjolkan Aufoto unik dan anehAy masyarakat perkampungan yang ada di pada setiap karyanya. Gambar 3. Ngojay, atau berenang, salah satu aktivitas yang sering dilakukan anak di perkampungan yang dekat dengan sungai. (Foto: Alysha, 23 Februari 2. Walau pun banyak foto anak per- grafer untuk terus membuat karya foto- kampungan yang terlihat oleh kebanyakan grafi potret anak di perkampungan, de- orang, namun rasa tidak bosan untuk terus ngan segala kegiatan yang biasa mereka melihatnya, ini yang memotivasi para foto- Disini, kebanyakan para fotografer dalam membuat foto anak lebih Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. banyak menghadirkan potret anak per- Teknik pembuatan gambar yang biasa kampungan dengan keterbelakangan dan dilakukan pada fotografi ini medium close Padahal bisa diciptakan up, pengambilan gambar dari kepala sam- karya foto yang menunjukan bahwa anak pai dada, namun bukan berarti fotogrefer di perkampungan dapat melakukan kegi- tidak boleh membuat gambar dari kepala atan positif dan maju, serta bersosialisi sampai kaki . Bagi Sugiarto . dengan baik. Bahkan secara disiplin ilmu . , disamping teknik, masalah memahami religi pun, banyak anak perkampungan subjek pemotretran merupakan hal terpen- memiliki ilmu agama yang maju dan tidak ting bagi fotografer, karena kunci penting tertinggal, itu bisa dijadikan sumber ide untuk keberhasilan memotret anak adalah penciptaan fotografi. pemahaman pemotret atas sifat dan karakter anak, khususnya jika pemotret berkeinginan membuat foto potret. Menurut Charpentier . 3: . Aumemotret saja tidak cukup, harus ada objek yaitu manusia untuk diabadikan. Objek dianggap lebih penting dari pemotret dengan segala peralatan yang dibawanyaAy. Suatu bukti bahwa hasil memotret subjek manusia . emotret ana. memiliki makna lebih daripada hanya sekadar membuat foto benda mati atau alam. Berarti, fotografi mengajarkan pada kita untuk melihat lebih dalam, menggali makna, dan memahaminya, sehingga menumbuhkan rasa cinta yang dapat menciptakan inspirasi dan melahirkan energi positif, yang mampu memberikan perubahan ke arah yang lebih baik untuk Gambar 4. Oheng, potret anak perkampungan dengan latar belakang persawahan. (Foto: Alysha, 24 Februari 2. Anak sebagai Sumber Penciptaan Fotografi Potret adalah representasi dari sese- Modernisasi orang, yang menjadi fokus utamanya eks- pada masyarakat perkotaan sudah tidak presi wajah. Fotografi potret juga tidak menjadi asing lagi. Berkembangnya tek- menghilangkan unsur yang ada dalam nologi yang masuk ke Indonesia tidak foto, unsur yang lainnya menjadi pendu- dapat dipungkiri bahwa, teknologi ini kung untuk memperkuat isi dalam foto. dapat menghapuskan kebiasaan yang LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 dilakukan oleh anak khususnya kegiatan Aktivitas yang mereka lakukan hanyalah bersosialisasi di lingkungan sekitar. Masa- untuk pentingan pribadi, jadual yang pa- lah ini dapat mengikis kepribadian yang dat, dengan begitu mereka tidak mem- baik pada diri anak. punyai waktu untuk bersosialisasi dengan Kepribadian dibentuk oleh lingku- tetangga dan lingkungannya, tidak jarang ngan masyarakat, lingkungan rumah, dan masyarakat yang tinggal di perkotaan lingkungan sekolah. Kepribadian yang tidak mengenal tetangganya sendiri. Hal baik akan menghasilkan sikap yang baik ini sangat berpengaruh bagi anak, karena dan kepribadian yang buruk akan meng- kebiasaan anak lebih banyak mencontoh hasilkan sikap yang buruk. Seperti perbe- kepribadian orang tuanya. daan antara lingkungan yang ada di perkampungan dan di perkotaan yang terlihat sangat mencolok. Lingkungan sosial di perkotaan kepribadiannya lebih cenderung apatis, sedangkan di perkampungan yang masih erat sosialitasnya, saling menolong, simpati, juga empati dengan sesama. Kepribadian yang baik dimulai dari lingkungan keluarga. Keluarga yang berada di perkampungan mengajarkan anaknya kemandirian, sopan santun, dan saling menghargai. Sementara di lingkungan perkotaan cenderung individualism, karena moderenisasi yang sudah masuk dalam Gambar 5. Sosialita, berbincang ceria selepas sekolah, bentuk ekspresi kepribadian anak di (Foto: Alysha, 23 Februari 2. masyarakat perkotaan. Rasa gengsi yang tinggi di lingkungan perkotaan membuat masyarakat memikirkan dirinya sendiri. Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. Gambar 6. Tetap Semangat, seorang anak sekolah dasar tanpa seragam mengikuti upacara bendera, tanpa harus malu. (Foto: Alysha, 18 Desember 2. Bermain merupakan pekerjaan per- Penggunaan teknik kamera tersem- tama bagi anak, jika mereka sukses dalam bunyi . andid camer. dengan lensa tele pekerjaan pertamanya, itu akan menuntun memberi kesan wajar atas segala peristiwa mereka pada kesuksesan dimasa depan. aktifitas anak yang dijadikan momentum Jangan saat memotret. Anak sebagai sumber pen- hanyalah membuang waktu dan membuat ciptaan fotografi dibiarkan bebas berting- mereka menjadi kelelahan, karena itu kah laku . ungkin berpose sendiri seke- adalah aktivitas yang wajar dan harus hendak hatiny. , apa adanya, sewajarnya, mereka lalui. Seperti kutipan: AuPlay is dan turuti keingininannya pada setiap sesi childrenAos work. If they are successful with this Dalam keseharian, untuk first job, it will lead to further success later in mendapatkan foto yang menarik dan na- lifeAy. (Soetjiningsih, 2012: . Tinggal tural ketika memotret anak, ialah dengan peran pemotret mengabadikan segala ben- membiarkan subjek . asyik dalam tuk permainan anak dengan kameranya. permainan yang disukainya, dan sesekali Ikuti kemana anak bermain, bagaimana bila diperlukan, pemotret memberikan pun bentuk permainannya, atau bila me- sedikit arahan pada anak, agar aktivi- mungkinkan ikut bermain bersama me- tasnya mudah dipotret dan juga mem- reka karena itu akan mempermudah pro- berikan hasil foto yang maksimal. ses penciptaan fotografi dengan subjek Penciptaan fotografi dengan sum- ber anak akan mengalami kesulitan jika LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 antara pemotret dengan subjek . juga tidak menutup kemungkinan untuk tidak memiliki kedekatan emosional, ka- memotret kejadian yang dialami anak dan rena anak akan merasa risih, acuh, atau tidak bisa terulang, karena momen terse- apatis terhadap kehadiran pemotret. Maka but tidak dapat diulang kembali. memotret dengan pendekatan partisipan Pembuatan Karya Fotografi lebih cocok diterapkan dalam memotret Proses produksi atau kerja fotogra- anak, karena anak merasa nyaman ber- fer dalam pembuatan karya, diawali de- dekatan dengan fotografer. Selain fotografi potret, fotografi ngan mengonsep pemilihan tema pemo- human interest pun banyak tercipta dengan Sebagai sekadar contoh, pemotret sumber anak. Anak menangis, anak de- dapat memilih tema seperti pertama potret ngan keterbatasan ekonomi dan tempat kehidupan anak yang tinggal di perkam- tinggal, anak yang harus bekerja menaf- pungan, kedua aktivitas anak dalam pendi- kahi keluarga atau hanya sekadar mem- dikan formal, in formal, dan non formal, bantu kerja orang tua, dan mungkin ketiga permainan anak masa kini di suatu momen yang lain, dan terpotret dengan hasil yang mengharukan, sampai mem- berhubungan dengan dunia anak. buat yang melihat hasil foto merasa iba. Foto dengan tema anak, bisa dibuat kagum, bahkan merasakan simpati men- saat anak-anak bersosialisasi dengan ling- Foto anak yang demikian layak kungan sekitar rumah. Kebiasaan dan permainan anak yang kita lihat setiap karena memberikan pesan emosi dan sisi harinya, menjadi momen yang sangat Seperti yang ditulis Way menyenangkan bagi anak itu sendiri, juga . 4: . tentang sisi humanis dalam bagi orang lain yang melihatnya. Tema fotografi human interest: anak dalam fotografi ini, rasanya begitu mudah diwacanakan, tetapi terasa sulit kemanusiaan dari pengalaman perso- terapkan, karena anak sebagai subjek nal fotografernya. Fotografi ini me- pemotretan kadang memiliki emosi yang nyampaikan pesan emosi yang ada. labil, serta susah diberi arahan, apalagi Jenis fotografi ini berikatan dengan penciptaan foto potret tentang keceriaan interaksi manusia dengan lingkungan dan kesenangan, sampai detil ekspresi sekitarnya, bisa benda, alam, binatang wajah anak. Dampaknya, walaupun ba- ataupun manusia. Ay nyak sekali foto potret yang mengambil Aufotografi tentang isu sosial yang terjadi di masyaSadar atau tidak, foto human interest rakat dengan memperlihatkan sisi kepriha- anak banyak memperlihatkan sisi humanis tinan dari objek tersebut, namun belum dengan makna yang beragam, tergantung banyak yang mengambil potret dengan apresiator melihat foto yang dihasilkan tema kehidupan anak-anak yang bahagia. Dalam fotografi human interest ceria dan penuh tawa. Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. Dalam pembuatannya, fotografer yang bertipe bidikan close up, dapat mengonsep visual fotonya tidak medium close up, atau pun extreem berkesinambungan, atau berdeda setiap close up. frame-nya, namun setiap foto tetap memi- Framing, komposisi ini menonjolkan liki ceritanya masing-masing. Konsep objek dengan cara memberikan Visual foto anak yang menjadi landasan foreground pada foto tersebut. Objek dalam pembuatan karya adalah pem- seolah terbingkai oleh foreground buatan foto dari kegiatan anak-anak di perkampungan, dengan latar belakang dan pemanfaatan benda apapun yang suasana yang ada di perkampungan. ada di depannya, yang membentuk Sedangkan komposisi fotografi yang tepat, bingkai dari setiap sisi tampilan membantu tampilan foto anak dari yang Sebebarnya, framing bukan biasa menjadi foto luar biasa. hanya terbentuk dari foreground Komposisi adalah susunan gambar saja, tetapi bisa terbentuk dari dalam satu ruang, beberapa komposisi benda-benda di sebelahnya, bagian yang ideal dapat diaplikasi dalam pem- kanan, kiri, atas, atau bawah objek. buatan foto anak, beberapa di antaranya. Batasan frame disetiap sisi gambar Rule of Thirds. Rule of Thirds pada akan lebih bagus jika diimbangi dengan angle yang tepat. umumnya lebih dikenal dengan aturan 1/3 gambar, yaitu peletakan objek 1/3 di dalam ruang gambar. Variasi posisi angle . udut pengam- ini berkesan foto akan mendapatkan bilan gambar yang menekankan posisi perspektif yang unik dan lebih kamera pada situasi tertent. yang dite- dinamis, karena 2/3 ruang gambar rapkan dalam pembuatan foto anak perlu hanya pengisi subjek utama. dilakukan, mengingat subjek kerap ber- Komposisi Fill the Frame, komposisi gerak dan tidak selamanya bagus difoto ini mengisi penuh satu frame me- dari satu sisi sudut pandang kamera. ninggalkan sedikit atau tidak sama Fotografer dapat menempatkan kamera sekali ruang dalam frame. Kesan pada posisi. Eye Level, sudut pandang/angle yang terlihat dari komposisi demi- ini lebih umum digunakan. Pada angle ini, kian akan membuat foto lebih lensa kamera dibidik sejajar dengan tinggi menonjolkan objek. Ruang gambar Posisi dan arah kamera meman- akan dipenuhi objek, sehingga detil dang objek yang dipotret layaknya mata dan kejelasan objek akan tersembul kita melihat subjek secara biasa, sehingga dengan sendirinya. Biasanya lebih anatomi tubuh anak terlihat normal tanpa sering ketika membuat foto potret, distorsi mengecil atau membesar. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 Gambar 7. Bebas Membayar (BM), bersama menaiki pick-up setelah bermain dan berenang. Proses pembuatan foto dengan posisi kamera eye level. (Foto: Alysha, 26 Februari 2. Posisi Low Angle juga dapat diterap- Pada angle ini kamera diposisikan kan dalam pemotretan anak. Pada sudut lebih tinggi dari objek, sehingga memberi pengambilan foto ini, kamera diposisikan kesan kecil dari objek yang difoto. Angle lebih rendah dari Subjek . iidentikan de- bervariasi memastikan hasil foto anak ngan seekor katak yang melihat manusia yang bervariasi juga, tidak melulu eye level. atau frog ey. Kesan hasil gambar yang di- Pencahayaan yang digunakan da- dapat yaitu objek seperti membesar pada lam memotret anak bisa menggunakan bagian bawah, dan mengecil di bagian jenis pencahayaan: Key light. Fill light. Back atas, ini bisa membuat gambar menjadi light, atau gabungan ketiganya. Key light distorsi . idak sesuai anatomi manusia merupakan sinar utama yang ditujukan secara norma. Sebaliknya, apabila subjek kepada subyek . , dan akibatnya pe- anak dipotret dari posisi lebih atas dari nyinaran ini akan menimbulkan bayangan. anak itu sendiri, maka akan memberi efek Penempatan key light ini bisa diposisikan Posisi memotret demikian di- pada sudut 30 derajad ke samping kiri atau kenal dengan high angle. kanan nose line . aris hidun. High angle, angle ini digunakan untuk menangkap kesan luas dari objek yang Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. Gambar 8. Melihat Matahari, anak-anak yang dipotret dengan pemanfaatan key light. Cahaya matahari datang kurang lebih 30 derajat dari atas kepala. (Foto: Alysha, 16 Desember 2. Teknis penerapan fill light dalam Gabungan antara Key light. Fill light memotret sering digunakan, jenis penyi- dan Back light (Three point lightin. akan naran ini digunakan untuk mengurangi menghasilkan kesan gambar tiga dimensi, atau bahkan mungkin menghilangkan detail objek terlihat, bayangan pada objek sama sekali bayangan yang ditimbulkan tidak tampak. Terapan three point lighting oleh jenis penyinaran key light, dengan sangat menjelaskan subjek pada hasil demikian fill light mampu menghilangkan gambarnya, namun teknk ini memerlukan segala efek yang ditimbulkan oleh key light pencahayaan tambahan . dan membutuhkan keterampilan lebih dari Pemasangan back light pada sisi lain seorang fotografer. dari key light atau dipasang di belakang Sebelum melakukan pengambilan tepat tengah-tengah dan membentuk nose gambar, hal pertama yang lakukan adalah Penyinaran melalui back light ini akan mempersiapkan alat yang akan digunakan membentuk garis tepi dari bentuk subyek, terlebih dulu. Jenis kmaera yang diguna- sehingga memisahkan dari latar belakang kan bisa beraneka macam. DSLR. DSLT, Selain itu fungsi mirrorless, pocket digital, atau kamera pon- back light sebagai efek adalah untuk mem- Membuat gambar dengan high angle beri warna pada rambut dan bahu. atau low angle, lebih dipermudah dengan LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 kamera yang LCD monitor preview-nya setidaknya f/1. 8, akan menonjolkan objek dapat dilipat dan diputar. Untuk menda- dalam gambar lebih jelas, tajam, serta patkan hasil normal, dan percepatan memiliki efek ruang tajam yang sempit yang sempurna. 50mm berdiafragma f/1. 2, f/1. 4, atau Gambar 9. Unity, teman sekampung berpose bersama, kebersamaan anak yang tetap lestari. Dibuat dengan kamera 60D dan lensa 50mm, f/2. 8, 1/100 detik. ISO 100, menghasilkan gambar tajam pada fokus utama. (Foto: Alysha, 6 Maret 2. Subjek yang dekat . ungkin terlalu anak, dengan kata lain: Aupemotret bagian dekat dan sempi. dengan fotografer, perlu dari subjekAy. Dengan demikian, kedekatan diantisipasi dengan menyiapkan lensa wide pemotret dengan subjek anak harus selalu . ensa sudut lebar, 12 atau 18m. , lensa ini dijaga, dipelihara, dan dipupuk, agar tidak dapat memperlebar pembingkaian yang ada jarak di antara keduanya, dan tetap dilihat melalui jendela bidik. Fungsi lain- harmonis menuju kesempurnaan hasil nya untuk mendapatkan hasil yang lebih Walau pun demikian, fotografer tetap luas, walau pun dengan jarak pemotretan mempersiapkan alat penunjang untuk yang relatif sempit. Agar subjek tidak me- membantu proses pemotretan dengan rasa risih atau tergangu dengan kebera- jarak bidik yang relatif jauh, yaitu lensa daan pemotret, perlu dilakukan pende- katan yang akrab, bahkan lebih sempurna Bawalah lensa tele . mm, 100mm, jika pemotret ikut terlibat dalam aktivitas atau 300m. untuk memotret ekspresi Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. subjek anak yang jauh agar kelihatan lebih atau mendekati subjek, tentu masalah ini dekat dan detil, keunggulan lensa tele bisa menimbulkan kerepotan, apalagi mo- dalam pemotretan adalah ketajaman dan mennya yang tidak dapat diulang. kecepatan fokusnya, karena kerja lensa jenis ini dapat memokus otomatis dengan sangat cepat, serta ketajamannya yang lebih akurat berbanding hasil foto dengan menggunakan lensa zoom. Gambar 11. Berbinar, seorang anak dengan mata bersinar, senyum merekah ekspresi paling tulus dari anak. Foto dibuat tanpa harus mendekati subjek, cukup zoom in dengan memutar gelang zoom 70-200mm di canon 60D, pada angka focal length 85mm, f/2. 2, 1/320 detik. ISO 100. (Foto: Alysha, 25 Februari 2. Gambar 10. Nikmatnya. Anak makan es lilin dibuat ber-type of shot: close up dengan canon 7D berlensa tele 85mm, f/2, 1/400 detik. ISO (Foto: Alysha, 16 Desember 2. Lensa zoom sangat membantu dalam memotret anak yang sering bergerak, atau ekspresi mimik wajah, misalnya lensa Masalah 18-250mm, 24-105mm, 70-200mm, atau 16- light atau cahaya matahari lebih banyak Lensa tersebut digunakan saat digunakan, karena pergerakan anak-anak fotografer jauh dari subjek, lensa zoom ini yang tidak dapat diperkirakan, tetapi memiliki focal length yang dapat mende- penggunaan flash external dapat membantu katkan subjek atau menjauhkannya, tidak menerangi subjek yang kelihatan gelap di seperti lensa fix . ele, normal, atau wid. jendela bidik kamera. Penerapan eye level dimana fotografer yang harus menjauh dan high angle banyak dipakai, khususnya LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 untuk subjek anak yang bergerak, karena Fotografer harus mengikuti teknik ini mudah dilakukan. kegiatan anak, agar mereka mau untuk Kendala yang dihadapi salah satunya adalah adanya anak yang tidak bisa diam dengan alat penerang buatan yang dipasang di lokasi pemotretan, antisipasinya dengan banyak menggunakan ambience light. Mengatur . tinggi pada pelepas rana . hutter spee. mutlak diperlukan dalam memotret permainan anak dengan pergerakan tinggi, misalnya berlari, terjun di air, bersepeda, atau berjalan sekali pun. Tujuannya untuk membuat diam . reezing: membekuka. subjek yang bergerak. Penerapan teknik freezing atau memotret dengan berkecapan . multiple bracketing . embuat beberapa bingkai gambar dengan pencahayaan yang berbeda dengan sekali tekan tombol pele- Gambar 12. Powerboy, beban berat di pundak Cahaya matahari . mbience ligh. dimanfaatkan sumber penerang subjek. Foto dibuat dengan kamera canon 60D. Lensa 85mm, f/2. 8, 1/1000 detik. ISO-100. (Foto: Alysha, 22 Mei, 2. pas ran. , agar didapat foto yang ideal sesuai keinginan fotografer. Dalam pembuatan foto, bukan berarti setiap anak bergerak harus selalu di-freezing, tetapi teknik panning pun bisa membuat foto Pada saat proses produksi tidak anak tampil menawan, itu pun jika akurasi selalu sesuai dengan apa yang direncakan, pergerakan kamera dengan kecepatan salah satunya adalah lokasi pemotretan pelepas rana bergerak bersama mengikuti yang berpindah dari satu kampung ke gerak subjek. Tinggal pilihan fotografer kampung yang lain. Namun fotogrefer yang menentukan, subjek dibuat diam harus tetap melakukan pendekatan de- atau seolah bergerak. ngan anak-anak, di mana pun lokasi Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. Gambar 13. Grafitasi berani, seorang anak salto di atas permukaan air. Teknik freezing dipakai untuk membekukan lompatan salto anak. Foto dibuat dengan kamera Canon 60d, f/2. 8, 1/400 ISO-100, lensa 70-200mm, focal length 70mm. (Foto: Alysha, 22 Mei, 2. Keseharian anak perempuan ketika Kenali serta pahami sudut pan- membantu orang tuanya di dapur, meru- dang yang ideal, momentum yang tepat, pakan sumber penciptaan foto anak yang pencahayaan yang akurat, dan lokasinya. menakjubkan serta tidak akan habis jika Dijamin hasilnya tidak akan mengece- dipotret, apalagi dengan peralatan masak wakan penikmat foto anak, tentu saja yang serba tradisional, asalkan fotografer harus dibarengi dengan teknis yang han- mengetahui kebiasaan dan kelakuan anak dal dan kekuatan sense of artistic yang tinggi dari seorang pemotret anak. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 Gambar 14. Bulat Panjang, anak perempuan meniup api di tungku pawon dengan selonsong Kondisi cahaya yang minim bukan halangan dalam memotret kegiatan anak. Foto dibuat dengan Canon 7D, f/4. 5, 1/125 detik. ISO-500, lensa 10-18mm, focal length 10mm. (Foto: Alysha, 21 Mei 2. Emosi sedih anak kadang terlupakan oleh fotografer, padahal emosi itu bisa saja membuat foto tampil beda dan kaya rasa. Perubahan emosi anak berlangsung cepat, dari tertawa, hanya akibat sesuatu yang kecil, bisa berubah menjadi Fotografer harus peka kondisi ini, cepat keluarkan kamera, memotretlah dengan segera, karena mungkin saja tangisnya cepat berhenti, lakukan dengan banyak AoklikAo agar didapat hasil istimewa. Gambar 15. Mengalir. Bentuk ekspresi tangis anak harus segera dipotret, karena emosi anak cepat berubah. Foto dibuat dengan Canon 7D, f/1. 8, 1/125 detik. ISO-100, lensa (Foto: Alysha, 16 Desember 2. Tohari. Alysha Ae Kisah Kecil Memotret Anak. Cara pendekatan partisan dengan tretan anak, tekniknya dengan membiar- anak dalam memotret agar proses pem- kan anak melakukan suatu kegiatan, tanpa buatan menjadi lancar. Arahan fotografer aturan pose dari fotografer, dan fotografer pada subjek, membuat pemotretan men- tinggal membidik serta memilih action atau jadi mudah. Sedangkan untuk menda- momen menarik untuk diabadikan dengan patkan hasil foto dengan tampilan wajar. Candid camera yang benar pun diperlukan cara lain, yaitu dengan kamera . emotretan tanpa diketahui subje. sa- tersembunyi . andid camer. Pada pemo- ngat dianjurkan dalam pemotretan anak. Gambar 16. Bukan Mobil, seorang anak asik bermain mobil-mobilan, seolah tidak mengetahui dirinya difoto, ini dapat dikatakan memotret dengan teknik kamera tersembunyi . andid camer. Foto dibuat dengan canon 7D, lensa 85mm, f/1. 8, 1/500 detik. ISO-100. (Foto: Alysha, 22 Mei 2. Pendekatan dengan subjek meru- keduanya baru dilakukan pemotretan pakan perihal penting yang harus dila- kukan fotografer dalam memotret anak. mudah dipahami anak. Pasti anak akan Susah, senang, sedih, ceria, riang, tangis, santai/enjoy mengikuti sampai selesai sesi tawa, marah, derita, bahagia, dan seba- gainya yang dialami anak merupakan gambaran emosi yang dapat dijadikan sumber penciptaan fotografi. SIMPULAN Beraneka macam kegiatan anak di dengan cara mendekati subjek terlebih perkampungan yang dapat dijadikan objek dahulu, agar terjalin hubungan yang pemotretan, bermain dan membantu orang Ketika tidak ada jarak di antara tua adalah bagian dari kegiatan anak di LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 8 No. 2 Desember 2021 Main mobil-mobilan. Gerungan, . Psikologi Sosial. Bandung: PT Eresco. Hadiiswa, . Fotografi Digital Membuat Foto Indah Dengan Kamera Saku. Jakarta: PT Transmedia. http://w. org/artist-arbusdiane. htm (Diunduh 2 Maret 2018, pukul 03:58 WIB). https://books. id (Diunduh 22 Februari 2018, pukul 10. 38 WIB). Kelby. Scott. The Digital Fotografi Book. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta. Markum. Enoch. Anak Keluarga dan Masyarakat. Jakarta: CV Muliasari. Smith. Brian. Secret of Great Portrait. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Sugiarto. Atok. Memotret Anak-anak. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Syam. Nina W. Psikologi sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Tohari. Pengetahuan fotografi. Bandung: Prodi Televisi dan Film (PTF Pres. Umang, . Fotografi Potret Menciptakan Keindahan dalam Balutan Kamera. Yogyakarta: CV Andi Offset. Way, wilsen. Human Interest Photography. Jakarta: PT. Kompas Gramedia. bersepeda, atau menanak nasi merupakan kegiatan harian mereka. Sedangkan kepolosan dan keluguan merupakan bentuk ekspresi anak, dibalut dengan emosi senang, riang, gembira yang tercermin dari senyuman dan gelak tawa mereka, sementara rasa sedih diluapkan dengan ekspresi Apa pun ekspresinya, menarik dipotret, menarik pula hasilnya. Walau pun teknik kamera tersembunyi mempermudah proses pembuatan foto anak, tanpa pendekatan dengan subjek, hasilnya akan kurang variatif. Maka diperlukan teknik pendekatan dengan dengan subjek anak, pendekatan partisipanlah yang cocok diterapkan dalam memotret anak. Partisipan penting dilakukan, mengingat perasaan anak suka malu di hadapan orang yang tidak akrab dengan dirinya. DAFTAR REFERENSI Beedell. Suzanne. The AmateurAos Guide to Leasure Time Photography. Semarang: Dahara Prize Semarang. Charpentier. Peter. Potret Fotografie. Semarang: Dahara Prize Semarang.