Vol. 26 No. FORUM EKONOMI Jurnal Ekonomi. Manajemen dan Akuntansi P-ISSN 1411-1713 iC E-ISSN 2528-150X Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan terhadap minat konsumen The effect of building material prices and distribution of building materials on consumer interest Adriani1A. Nur Fajariani2. Muh. Ferils3 1Universitas Muhammadiyah Mamuju. Indonesia. 2Universitas Muhammadiyah Mamuju. Indonesia. 3Universitas Muhammadiyah Mamuju. Indonesia. Corresponding author: adrianirusli50@gmail. Abstrak Harga bahan bangunan memiliki nilai thitung 4,051 dan nilai ttabel didapatkan 1,70329 dengan demikian thitung > ttabel dengan nilai signifikan 0,008 lebih kecil dari 0,05 . %) artinya harga bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju, dengan demikian hipotesis penelitian diterima secara parsial. Pendistribusian bahan bangunan memiliki nilai thitung 5,620 dan nilai ttabel didapatkan 1,70329 dengan demikian thitung > ttabel dengan nilai signifikan 0,001 lebih kecil dari 0,05 . %) artinya harga bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju, dengan demikian hipotesis penelitian diterima secara parsial. harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan nilai Fhitung yang didapatkan 23,624 dengan nilai Ftabel 3,35 dan tingkat signifikan 0. 000, artinya Fhitung 23,624 > Ftabel 3,35 artinya harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Article history Received 2024-01-14 Accepted 2024-01-15 Published 2024-01-30 Kata kunci Harga. Pendistribusian. Minat Konsumen. Keywords Price. Distribution. Consumer interest. Abstract The price of building materials has a tcount value of 4. 051 and a ttable value of 1. thus tcount> ttable with a significant value of 0. 008 smaller than 0. %), meaning that the price of building materials has a significant effect on consumer interest in purchasing building materials at Fajar Mas Store in Mamuju Regency, thus the research hypothesis is partially accepted. The distribution of building materials has a tcount value of 5. 620 and the ttable value is 1. 70329, thus tcount> ttable with a significant value of 0. 001 smaller than 0. %), meaning that the price of building materials has a significant effect on consumer interest in purchasing building materials at Fajar Mas Store in Mamuju Regency, thus the research hypothesis is partially the price of building materials and the distribution of building materials, the Fcount value obtained is 23. 624 with a Ftable value of 3. 35 and a significant level of 000, meaning that Fcount 23. 624> Ftable 3. 35 means that the price of building materials and the distribution of building materials together have a significant effect on consumer interest in purchasing building materials at Fajar Mas Store in Mamuju Regency. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license. Copyright A 2025 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils. FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi. Manajemen dan Akuntansi | 69 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Pendahuluan Pembangunan konstruksi bangunan di Kabupaten Mamuju telah berkembang pasca bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Mamuju pada tanggal 15 Januari 2021 meningkatnya kebutuhan akan sarana dan prasarana, khususnya bangunan rumah dan gedung, umumnya sebagian besar sarana dan prasarana . yang ada menggunakan konstruksi beton, dimana teknologinya banyak digunakan masyarakat untuk memperkuat konstruksi bangunan. Bahan bangunan masih dapat memenuhi kebutuhan untuk pembangunan konstruksi dan secara keseluruhan konstruksi membutuhkan berbagai macam bahan bangunan seperti semen, keramik, besi, cat dan bahan bangunan lainnya yang diperdagangkan pelaku usaha atau toko bahan bangunan di Kabupaten Mamuju. Harga merupakan sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk, harga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pemasaran suatu produk. Tinggi rendahnya harga selalu menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka mencari suatu Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus, sebelum konsumen memutuskan untuk membeli barang maupun menggunakan suatu jasa Penetapan harga bahan bangunan menjadi dasar bagi setiap konsumen dalam menilai barang sebelum melakukan pembelian, oleh karena itu harga menjadi sangat penting karena keadaan persaingan yang semakin tajam terkait banyaknya toko bahan bangunan di Kabupaten Mamuju. Perkembangan toko bahan bangunan saling bersaing semakin, peranan harga sangat penting terutama untuk menjaga dan meningkatkan posisi usaha yang tercermin dalam pangsa pasar, disamping itu untuk peran harga yang melekat pada produk dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan usaha. Penetapan harga yang tepat dapat memberikan kemampuan bersaing antara toko bahan bangunan yang satu dengan yang lainnya hingga kemampuan pelaku usaha dalam penetapan harga produk mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian. Biasanya harga yang terendah yang akan dipilih pembeli, sehingga dapat meningkatkan permintaan pasar dan menghasilkan peningkatan volume penjualan yang didapatkan oleh pelaku usaha. Mengingat harga merupakan unsur penting untuk menentukan pasar, hendaknya Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju dapat menentukan harga yang tepat, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka Karena dengan penentuan harga yang tepat akan mendorong pembelian bahan bangunan oleh konsumen dalam jumlah yang lebih banyak. Menurut Winata . Salah satu faktor keinginan konsumen adalah barang sampai ke rumah konsumen dengan tepat waktu dan produk sesuai dengan yang diharapkan. Keberhasilan penjualan dapat dilihat dari kemampuan menyediakan sarana penganataran hasil penjualan yang Untuk mencapai keberhasilan penjualan akan mendapatkan manfaat yang baik bilamana konsumen merasakan pelayanan pengantaran dengan distribusi barang yang tepat. Permasalahan distribusi barang merupakan aspek permasalahan yang memiliki peran vital yang cukup besar bilamana biaya dan tingkat pelayanan kepada konsumen terabaikan hingga menimbulkan kesan yang negatif dari konsumen. Ada beberapa kendala yang harus dihadapi dalam proses distribusi, seperti jumlah permintaan barang yang berbeda-beda pada setiap konsumen, kapasitas kendaraan, batas waktu pengiriman, kecepatan rata-rata yang dapat ditempuh pada jalur dan waktu tertentu, dan lokasi konsumen yang berbeda pula. Pengantaran barang yang selama ini dilakukan Toko Fajar Mas dalam memberikan pelayanan penjualan di Kabupaten Mamuju memegang peranan penting dalam masalah pendistribusian, karena harus menjamin mobilitas produk dengan berbagai kendala seperti pengiriman harus tepat waktu dengan mempertimbangkan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh pelaku usaha, sebab biaya distribusi akan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti rute yang dipilih dalam pengiriman dan kapasitas angkut kendaraan. Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 70 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Metode Teknik Pengumpulan Data Sebagai pelengkap dalam pembahasan ini maka diperlukan adanya data atau informasi baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan. Penulis memperoleh data yang berhubungan dengan objek penelitian menggunakan metode sebagai berikut: Studi Kepustakaan (Library Researc. atau studi dokumen, untuk memperoleh data skunder dipergunakan studi kepestakaan yang dilakukan dengan cara membaca, mempelajari, mengutip, dan merangkum data yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas . Studi Lapangan, untuk memperoleh data primer adalah dengan mengadakan pengamatan langsung di tempat yang dijadikan objek penelitian, mengadakan wawancara yang ditujukan kepada responden yang ditujukan kepada responden yang ditentukan secara purposive sampling, yaitu pengembalian sampel secara tunjuk. Kuesioner, teknik pengumpulan data berupa daftar pertanyaan dan pernyataan atas pokok permasalahan dengan mengacu pada variabel-variabel penelitian. Pembagian kuesioner dilakukan dengan cara membuat daftar kalimat pernyataan dilengkapi dengan alternative tanggapan yang diberikan bobot angka 1 sampai 5. Teknik Pengolahan dan Analisis Data Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Uji Validitas Menurut Ghozali . validitas menunjukkan seberapa jauh suatu tes atau satu set dari operasi-operasi mengukur apa yang harusnya diukur. Mengukur validitas dapat membandingkan nilai rhitung dengan nilai rtabel dimana jika rhitung > nilai rtabel butir pernyataan dianggap valid. Uji Reliabilitas Merupakan alat untuk mengukur suatu koesioner yang merupakan indikator dari variabel atau Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2012:. Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan cara pengukuran sekali saja kemudian hasilnya dibandingkan dengan pertanyaan lain mengukur korelasi antar jawaban pertanyaan statistik Cronbach Alpha () menggunakan koefisien CronbachAos Alpa > 0,6 . Uji Regresi Linier Berganda Analisis dengan menggunakan rumus regresi linear berganda seperti yang dikutip oleh Sugiyono . , yaitu: Y = a b1X1 b2X2 e Dimana: Y : Minat Konsumen X1 : Harga Bahan Bangunan X2 : Pendistribusian Bahan Bangunan a : Konstanta b : Koefisien Regresi e : Error term Untuk membuktikan hipotesis yang telah dikemukakan, maka dalam penelitian ini digunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Pengisian kuesioner diukur dengan menggunakan skala likert yang terdiri atas sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Kelima penilaian tersebut diberi bobot sebagai berikut: Sangat setuju Setuju Kurang setuju Tidak setuju Sangat tidak setuju (SS) (S) (KS) TS) (STS) diberi bobot 5 diberi bobot 4 diberi bobot 3 diberi bobot 2 diberi bobot 1 Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 71 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Uji t digunakan mengetahui apakah variabel independen secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Langkah-langkah untuk melakukan uji t sebagai . Ho1 merupakan variabel harga bahan bangunan secara parsial mempunyai pengaruh tidak signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Ha1 merupakan variabel harga bahan bangunan secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Ho2 merupakan variabel pendistribusian bahan bangunan secara parsial mempunyai pengaruh tidak signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Ha2 merupakan variabel pendistribusian bahan bangunan secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Tingkat signifikansi yang digunakan adalah 0,05 ( = 5%) jika signifikansi thitung > ttabel 0. 05, berarti Ho diterima atau Ha ditolak. Jika signifikansi thitung < ttabel 0. 05, berarti Ho ditolak atau Ha diterima. Uji F digunakan untuk menguji tingkat signifikan koefisien regresi variabel independen secara serempak terhadap variabel dependen. Langkah-langkah untuk melakukan uji F sebagai berikut: Ho = Harga bahan bagunan dan pendistribusian bahan bangunan secara simultan berpengaruh tidak signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Ha = Harga bahan bagunan dan pendistribusian bahan bangunan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Hasil dan Pembahasan Uji Validitas Adapun hasil uji validitas dalam penelitian adalah sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Pernyataan X1. Pernyataan X1. Pernyataan X1. Pernyataan X1. Pernyataan X2. Pernyataan X2. Pernyataan X2. Pernyataan X2. Pernyataan Y1. Pernyataan Y1. Pernyataan Y1. Pernyataan Y1. Nilai rhitung 0,527 0,595 0,425 0,690 0,611 0,651 0,601 0,567 0,714 0,666 0,519 0,599 Nilai rtabel 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 0,3061 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Uji validitas dilakukan dengan cara membandingkan angka rhitung dan rtabel. Jika rhitung lebih besar dari rtabel maka item dikatakan valid dan sebaliknya jika rhitung lebih kecil dari rtabel maka item dikatakan tidak valid. rhitung dicari dengan menggunakan program SPSS versi 24. 0, sedangkan rtabel dicari dengan cara melihat tabel r. Berdasarkan tabel product moment untuk degree of freedom . = N - 2, dimana jumlah N . adalah 30 Ae 2 = 28, maka diperoleh nilai rtabel sebesar 0,3061. Hasil uji validitas pada tabel 19 di atas diketahui angka rhitung untuk pernyataan X1. 1 sebesar 0,527 > 0,3061, pernyataan X1. 2 sebesar 0,595 > 0,3061, pernyataan X1. 3 sebesar 0,425 > 0,3061, dan pernyataan X1. sebesar 0,690 > 0,3061. Untuk pernyataan X2. 1 sebesar 0,611 > 0,3061, pernyataan X2. 2 sebesar 0,651 > 0,3061, pernyataan X2. 3 sebesar 0,601 > 0,3061 dan pernyataan X2. 4 sebesar 0,567 > 0,3061. Untuk pernyataan Y1. 1 sebesar 0,714 > 0,3061, pernyataan Y1. 2 sebesar 0,666 > 0,3061, pernyataan Y1. sebesar 0,519 > 0,3061 dan pernyataan Y1. 4 sebesar 0,599 > 0,3061. Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 72 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Uji Realibilitas Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Reliability Statistics Variabel Harga Bahan Bangunan (X. Pendistribusian Bahan Bangunan (X. Minat Konsumen (Y) CronbachAos alpha 0,689 0,611 0,676 Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Uji ini dilakukan dengan cara membandingkan angka Cronbach Alpha dengan ketentuan nilai Cronbach Alpha E 0,60. Jika nilai Cronbach Alpha yang didapatkan dari hasil perhitungan SPSS lebih besar dari 0,60 maka disimpulkan kuisioner tersebut reliabel, sebaliknya jika Cronbach Alpha < 0,60 maka disimpulkan tidak reliable. Berdasarkan tabel diatas, maka diperoleh nilai CronbachAos alpha dari masing-masing variabel lebih besar dari 0,60, sehingga dapat dinyatakan bahwa semua pernyataan dari variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah reliabel untuk dijadikan alat ukur atau dapat dikatakan bahwa instrumen penelitian yang digunakan dalam fungsi ukurnya tidak menimbulkan arti ganda Uji Asumsi Klasik Normalitas Uji normalitas merupakan uji yang digunakan untuk melihat nilai residu terdistribusi secara normal atau sebaliknya. Model regresi yang baik dan tepat merupakan regresi yang memiliki distribusi residu secara normal. Maka dari itu, uji normalitas tidak digunakan untuk setiap variabel yang ada pada penelitian, tetapi digunakan untuk nilai residunya dengan melihat model histogram dan normal P-Plot dari hasil output Statistical Product Standart Solutions (SPSS) Versi 24. 0 adalah sebagai berikut: Gambar 1. model histogram dan normal P-Plot output SPSS Histogram display normal curve dapat ditentukan berdasarkan bentuk gambar kurva, data dikatakan normal jika bentuk kurva memiliki kemiringan yang cenderung imbang baik pada sisi kiri maupunj sisi kanan dan kurva berbentuk menyerupai lonceng yang hampir sempurna. Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 73 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Multikolinieritas Tabel 3. Hasil Uji Multikolineritas Coefficientsa Zero-order Partial Correlations Part (Constan. Perilaku Konsumen 0,071 Kualitas Pelayanan 0,175 Dependent Variable: Keputusan Pembelian 0,118 0,198 0,117 0,198 Model Collinearity Statistics Tolerance VIF 0,912 0,942 1,072 1,062 Uji multikolineritas diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya variabel independen yang memiliki kemiringan dengan variabel independen yang lain dalam satu model, dengan Variance Infation Factor (VIF) pada hasil output SPSS tabel Coefficients, masing-masing variabel independen Hasil uji melalui Variance Infation Factor (VIF) pada hasil output SPSS tabel Coefficients, masingmasing variabel independen memiliki Variance Infation Factor (VIF) tidak lebih dari 10 dan nilai tolerance tidak kurang dari 0,1. Maka dapat dinyatakan model regresi linear berganda terbebas dari asumsi klasik statistik dan dapat digunakan dalam model penelitian. Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk menguji terjadinya perbedaan variance residual suatu priode pengamatan ke periode pengamatan yang lain, atau gambaran hubungan pada model gambar scatterplot dimana dapat menjelaskan titik-titik data yang menyebar diatas dan dibawah atau disekitar angka 0. Penyebaran titik-titik tidak berbentuk pola bergelombang melebar dan menyempit dan melebar serta menyempit kembali, sehingga model regresi linear berganda tidak terdapat heteroskesedastisitas dalam penelitian ini. Gambar 2. Model Scatterplot Uji Regresi Linear Berganda Sebelum memulai menghitung hasil anaisis regresi adapun rumus mencari Ftabel dan ttabel yakni adalah sebagai berikut: Cara mencari Ftabel Rumus Ftabel df1 = K Ae 1 = 3 Ae 1 = 2 df2 = N Ae K = 30 Ae 3 = 27 K = jumlah semua variabel baik dependen maupun independen N = jumlah responden Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 74 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils Dari hasil perhitungan diatas maka nilai Fabel didaptkan 3,35 Cara menguji ttabel Rumus ttabel = N Ae K = 30 Ae 3 = 27 N = jumlah responden K = jumlah variabel X dan Y Dari hasil perhitungan diatas maka nilai ttabel didaptkan adalah 1,70329. Tabel 4. Hasil Regresi linear Berganda Unstandardized Coefficients Std. Error 22,191 5,237 0,534 0,523 0,716 0,787 Variabel Bebas (Constan. Harga Bahan Bangunan Pendistribusian Bahan Bangunan Standardized Coefficients Beta ,404 ,620 4,238 4,051 5,620 Sig 0,640 0,008 0,001 Persamaan regresi linear berganda yang dihasilkan dari analisis perhitungan dihasilkan : Y = 22,191 0,534X1 0,716X2 Interpretasi mengenai persamaan di atas adalah sebagai berikut: a = 22,191 adalah bilangan kostanta yang menunjukkan besarnya nilai minat konsumen jika harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan sama dengan nol atau dalam keadaan tetap. b1 = 0,534 adalah angka yang menunjukkan koefisien untuk variabel harga bahan bangunan, artinya bila harga bahan bangunan mengalami penurunan satu satuan, maka nilai minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju akan naik sebesar 0,534, dengan asumsi variabel lain dalam keadaan tetap. b2 = 0,716 adalah angka yang menunjukkan koefisien untuk variabel pendistribusian bahan bangunan, artinya bila pendistribusian bahan bangunan mengalami peningkatan satu satuan, maka nilai minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju akan naik sebesar 0,716, dengan asumsi variabel lain dalam keadaan tetap. Pengujian Hipotesis Uji Hipotesis Secara Parsial Untuk mengetahui kebenaran hipotesis maka digunakan alat uji parsial atau uji t, dimana parsial atau uji t digunakan untuk menguji variabel secara satu persatu, seperti variabel harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Pengujian hipotesis dilakukan dengan membandingkan antara nilai thitung dengan nilai ttabel. Nilai ttabel dalam penelitian ini adalah 1,70329. Kreteria keputusan yang digunakan pada uji parsial atau uji t, yaitu thitung Ou ttabel berarti H1 diterima dan Ho ditolak, dan jika thitung O ttabel berarti H0 diterima dan H1 ditolak. Model hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H0 : b1 = b2 = 0 artinya harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan masingmasing berpengaruh tidak signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. H0 : b1 O b2 O 0 harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan masing-masing berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Berdasarkan uji parsial . dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa: Harga bahan bangunan memiliki nilai thitung 4,051 dan nilai ttabel didapatkan 1,70329 dengan demikian thitung > ttabel dengan nilai signifikan 0,008 lebih kecil dari 0,05 . %). Sehingga keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya harga bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju, dengan demikian hipotesis penelitian diterima secara parsial. Pendistribusian bahan bangunan memiliki nilai thitung 5,620 dan nilai ttabel didapatkan 1,70329 dengan demikian thitung > ttabel dengan nilai signifikan 0,001 lebih kecil dari 0,05 . %). Sehingga Pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan | 75 Adriani. Nur Fajariani. Muh. Ferils keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya harga bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju, dengan demikian hipotesis penelitian diterima secara Uji Hipotesis Secara Simultan Hasil uji simultan atau uji F dari hasil analisis yang telah dilakukan dengan membandingkan antara nilai Fhitung dengan nilai Ftabel, yaitu: Tabel 5. Hasil Uji Simultan (Uji F) Model Sum of Squares Regression 2,803 Residual 60,664 Total 63,467 Dependent Variable: Minat Konsumen Mean Square 1,401 2,247 23,624 Sig. 0,000 Dari hasil analisis pada tabel 5 didapatkan harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan nilai Fhitung yang didapatkan 23,624 dengan nilai Ftabel 3,35 dan tingkat signifikan 0. artinya Fhitung 23,624 > Ftabel 3,35. Sehingga keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju, dengan demikian hipotesis penelitian diterima secara Koefisien Korelasi (R) Dan Determinasi (R. Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Korelasi (R) Determinasi (R. Model Summary Model 0,810 R Square 0,844 Adjusted R Square 0,427 Std. Error of the Estimate 1,409 Berdasarkan hasil tabel 6 menjelaskan koefisien korelasi (R) sebesar 0,810 termasuk kategori hubungan kuat. Untuk koefisien determinasi (R. sebesar 0,844 menunjukkan besarnya pengaruh harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan mampu menjelaskan minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju sebesar 84,4% dan sisanya 15,6% merupakan variabel lainnya yang diasumsikan dapat berpengaruh terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut . Hasil uji secara parsial atau satu persatu menunjukkan harga bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bangunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Hasil uji secara parsial atau satu persatu menunjukkan pendistribusian bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Hasil uji secara simultan atau bersama-sama menunjukkan harga bahan bangunan dan pendistribusian bahan bangunan berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen melakukan pembelian bahan bagunan pada Toko Fajar Mas di Kabupaten Mamuju. Daftar Pustaka