WIDHARMA JURNAL ABDIMAS WIDYA DHARMA E ISSN 2962-3758 Volume 03 No. 01 Januari 2024 PENDAMPINGAN CALON PESERTA ENGLISH SPEECH COMPETITION PORSENI PAC IPNU IPPNU KECAMATAN BUARAN Inayatul Ulya1. Ida Ayu Panuntun2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pekalongan inayasetyobudi@yahoo. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pekalongan ayyu_idda@yahoo. Article Info ARTICLE HISTORY Received: 08/01/2024 Reviewed: 14/01/2024 Revised: 17/01/2024 Accepted: 20/01/2024 DOI: 54840/widharma. Abstract English is an international language which must be mastered by everyone including the members of IPNU and IPPNU. There were many competitions which were held to support English mastery, one of them is English speech competition. This competition motivated the members of IPNU and IPPNU to develop their English mastery. The purpose of this community service was to give accompaniment to the members of IPPNU Simbang Kulon branch so that they were able to write English speech script and they were able to perform it fluently and confidently in the IPNU IPPNU PORSENI Kecamatan Buaran in 2023. The participants of this community service were the members of IPPNU Simbang Kulon branch. This community service was done in some They were planning, implementation, evaluation, and report The result of this community service showed that after joining this agenda, the participants could write English speech script based on the topic, using correct grammar and vocabulary. In addition, the participants were able to perform the speech confidently with the gesture, mimic, and eye contact. The participants were able to pronounce the utterance well and delivered the speech fluently. This community service was done successfully. It was proven that the one of the participants became the winner of the English speech competition in the PORSENI. Keywords: English speech. IPPNU. PORSENI PENDAHULUAN Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang harus dikuasai oleh semua kalangan untuk Menurut (Miza & Nohantiya, 2. , meningkatnya interdependensi antarnegara di seluruh dunia, menjadikan Bahasa Inggris digunakan oleh seluruh negara sebagai lingua franca global. Istilah lingua franca, bukan merupakan hal yang baru dalam pembelajaran bahasa. Lingua franca merupakan bahasa komunikasi antara penutur dengan bahasa pertama penutur yang berbeda satu sama lain. Lingua franca juga digunakan sebagai bahasa pengantar pada suatu komunitas atau masyarakat dengan latar belakang bahasa yang berbeda-beda (Mis, 2. Bertolak dari latar belakang tersebut, maka pembelajaran Bahasa Inggris menjadi kebutuhan utama dalam dunia Inayatul Ulya. Ida Ayu Panuntun/WIDHARMA Vol 03 No 01 Tahun 2024 Sebagai kebutuhan utama. Bahasa Inggris diajarkan mulai tingkat pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pada level Sekolah Dasar (SD), mata pelajaran Bahasa Inggris dimasukkan dalam kurikulum baik sebagai muatan lokal maupun di luar kurikulum (Sondakh & Sya, 2. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Bahasa Inggris merupakan materi penting. Hal ini dibuktikan dengan dicantumkannya Bahasa Inggris dalam kurikulum pembelajaran di sekolah dasar. Selain di level SD, pembelajaran Bahasa Inggris juga diberikan pada level sekolah menengah pertama, menengah atas, menengah kejuruan, dan pendidikan tinggi. Bentuk pengukuran dari pembelajaran Bahasa Inggris ini adalah diselenggarakannya berbagai kompetisi bahasa. Berbagai kompetisi diadakan pada level pendidikan tersebut guna mengukur kemampuan peserta didik. Kompetisi-kompetisi yang dimaksud adalah speech contest, story telling, dan debate (Nikmah, 2. Speech is one of the example public speaking. It is performed to get attraction of the listener. Senada dengan pernyataan di atas, (Tamrin Fathoni, 2. menyatakan public speaking adalah kemampuan berkomunikasi di depan umum dengan profesional dan sistematis baik dalam komunikasi dua belah pihak maupun dalam komunikasi kelompok. Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa salah satu contoh praktik berbicara di depan umum adalah pidato. Pidato memberikan banyak kesempatan bagi pelajar untuk menggali kemampuan dalam menyampaikan ide atau gagasan terkait topik pembicaraan. Kemampuan berbicara tersebut bukan merupakan kemampuan yang mudah. Hal ini dikarenakan para siswa harus mampu mengintegrasikan ide pokok dan menuangkannya dalam bentuk bahasa lisan, sehingga dapat terbentuk komunikasi yang sistematis. Oleh karena itu, kompetisi seperti speech contest dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Speech contest mempunyai banyak manfaat bagi siswa. Salah satunya adalah menegosiasi topik dalam bahasa lisan. (K. Bradford-WattsC. Ikeguchi et al. , 2. memberikan kesempatan kepada siswa dalam menyampaikan pendapat yang berkaitan dengan topik bahasan pidato. Pendapat tersebut terkadang menjadi hal yang baru dan berbeda dengan hal-hal yang biasa siswa peroleh di sekolah. Dengan pertimbangan pentingnya manfaat speech contest atau pidato dalam pengukuran penguasaan Bahasa Inggris, maka Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pekalongan, melakukan pendampingan bagi para calon peserta lomba pidato Bahasa Inggris PORSENI PAC IPNU IPPNU Kecamatan Buaran. Tujuan dari pelaksanaan pendampingan tersebut adalah memberikan solusi dalam peningkatan kualitas Bahasa Inggris secara individual, khususnya speaking . dan meningkatkan kemampuan dalam berbicara di depan umum . ublic speakin. Dengan mempertimbangkan manfaat pendampingan lomba pidato tersebut, maka alur pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut tampak pada bagan berikut: Kompetensi Bahasa Inggris Pendampingan pelatihan pidato Bahasa Inggris oleh Tim Pengabdian Kurangnya kemampuan berbicara Bahasa Inggris Pengukuran kemampuan Bahasa Inggris anggota IPNU IPPNU melalui lomba pidato bahasa Inggris/Speech Contest Kesesuaian materi pidato dengan tema. Penggunaan gesture, ekpresi wajah dan tatapan mata Kesesuaian penggunaan struktur Bahasa lisan, pengucapan, intonasi, dan kelancaran. Gambar 1. Alur Pelaksanaan PkM Pendampingan Peserta Lomba Pidato Bahasa Inggris Inayatul Ulya. Ida Ayu Panuntun/WIDHARMA Vol 03 No 01 Tahun 2024 Berdasarkan bagan di atas, dapat diketahui bahwa tujuan pelaksanaan PkM memberikan pendampingan kepada anggota IPPNU Ranting Simbang Kulon agar dapat menulis naskah pidato Bahasa Inggris dan dapat menampilkan pidato Bahasa Inggris dengan penuh percaya diri, dengan ucapan yang tepat dan lancar pada kegiatan POSRENI IPNU IPPNU Kecamatan Buaran tahun 2023. METODE PENGABDIAN Kegiatan pendampingan ini dilakukan berdasarkan permohonan dari pengurus ranting IPPNU Simbang Kulon. Buaran. Kabupaten Pekalongan. Pendampingan pidato Bahasa Inggris merupakan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan secara rutin, setiap satu tahun sekali untuk mempersiapkan peserta PORSENI. Pada tahun ini, kegiatan pendampingan telah dilaksanakan pada tanggal 1 September 2023 - 14 Oktober 2023. Peserta kegiatan pendampingan ini yaitu anggota IPPNU ranting Simbang Kulon. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi beberapa kegiatan, diantaranya sebagai berikut ini: Persiapan Pada tahap persiapan, tim pengabdian menyiapkan materi, peralatan kegiatan, dan perencanaan model kegiatan. Implementasi kegiatan Implementasi kegiatan dilakukan melalui modelling dan praktik. Pemateri memberikan contohcontoh topik pidato yang sesuai dengan tema disertai contoh-contoh teks pidato Bahasa Inggris. Evaluasi Untuk menilai keberhasilan kegiatan ini adalah: jumlah kehadiran peserta selama pendampingan, lolosnya peserta lomba English speech pada kegiatan PORSENI 2023. Pelaporan kegiatan Laporan kegiatan disusun oleh tim pendampingan setelah kegiatan selesai. HASIL DAN PEMBAHASAN Langkah awal yang dilakukan oleh tim pengabdian yaitu persiapan. Tim pengabdian melakukan pendampingan secara daring untuk menjadikan kegiatan lebih efektif baik secara ruang ataupun waktu. Kegiatan pendampingan dilakukan 2 . kali dalam setiap pekan dengan menggunakan platform Google Meet. Gambar 2. Pemaparan Materi Pada kegiatan modelling, pemateri memberikan contoh-contoh artikel yang sesuai dengan tema Selanjutnya peserta membaca artikel tersebut dan mengembangkan naskah pidato. Pemateri mereview naskah pidato yang telah ditulis oleh peserta, baik dari konten, struktur pidato, pilihan kata, dan tata bahasa. Selanjutnya, pemateri memberikan modelling dalam membaca naskah pidato dengan ucapan dan intonasi yang tepat. Peserta melakukan reading secara berulang-ulang untuk dapat menangkap pemahaman dari konten pidato. Setelah peserta mampu memahami isi pidato, kemudian peserta melakukan praktik menampilkan pidato. Inayatul Ulya. Ida Ayu Panuntun/WIDHARMA Vol 03 No 01 Tahun 2024 Gambar 3. Praktik Pidato Pada kegiatan praktik, pemateri menyajikan bagaimana sebaiknya pidato dilakukan, yaitu tidak hanya menghafalkan naskah, tapi harus benar-benar memahami isi pidato. Selain itu pemateri juga memberikan contoh-contoh gesture, ucapan, intonasi, ekspresi wajah, dan tatapan mata. Selanjutnya peserta melakukan praktik menampilkan pidato berdasarkan naskah yang telah dibuat. Peserta melakukan praktik secara bertahap setiap pekan. Pada pekan pertama dan kedua, peserta mampu menyampaikan beberapa paragraf dari naskah pidato. Kemudian pada pertemuan-pertemuan berikutnya, peserta dapat melakukan pidato dengan menyampaikan isi naskah pidato secara utuh. Gambar 4. Umpan Balik dari Pemateri Selanjutnya, pemateri memberikan umpan balik dari praktik penampilan pidato yang telah dilakukan oleh peserta. Umpan balik yang diberikan yaitu dari segi penguasaan materi, pengucapan kata, intonasi, gesture, ekspresi wajah, dan tatapan mata. Selain itu, pemateri memberikan tips apa yang harus dilakukan oleh peserta apabila peserta mengalami kendala penyampaian materi yang dapat disebabkan apabila peserta grogi atau tidak percaya diri. Berdasarkan angket yang diberikan kepada peserta, dapat diketahui kondisi awal sebelum pendampingan dan setelah pendampingan. Tabel 1. Rekapitulasi Angket Peserta Aspek Peserta dapat menulis naskah pidato dalam Bahasa Inggris sesuai dengan tema, struktur pidato, dan tata bahasa yang tepat Peserta dapat mengucapkan kata dalam Bahasa Inggris dengan ucapan yang tepat Peserta dapat menyampaikan pidato dengan lancar dan intonasi yang tepat Peserta menggunakan gesture, ekspresi, dan tatapan mata yang sesuai Pre PkM Kurang Post PkM Baik Baik Sangat baik Kurang Sangat baik Kurang Bagus Inayatul Ulya. Ida Ayu Panuntun/WIDHARMA Vol 03 No 01 Tahun 2024 Melalui angket di atas, dapat diketahui bahwa tujuan pendampingan dapat tercapai. Setelah mengikuti kegiatan pendampingan, peserta dapat menuliskan naskah pidato Bahasa Inggris sesuai dengan tema, struktur pidato, dan tata bahasa yang tepat. Selain itu, peserta dapat menampilkan pidato Bahasa Inggris dengan gerak tubuh, ekspresi wajah, dan eye contact . atap mat. penuh percaya diri. Peserta dapat mengucapkan Bahasa Inggris dengan ucapan yang tepat dan lancar. Kegiatan pendampingan ini sukses dilakukan, hal ini dapat dibuktikan dengan raihan juara 1 pidato Bahasa Inggris oleh peserta dari anggota IPPNU Ranting Simbang Kulon. SIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pendampingan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta PORSENI IPNU IPPNU 2023, khususnya peserta lomba pidato Bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, keterampilan peserta dalam menulis naskah pidato dapat berkembang, yang lebih penting lagi adalah keterampilan peserta dalam berpidato menggunakan Bahasa Inggris menjadi lebih lancar dan terlatih dalam menguasai materi. Pendampingan seperti ini sebaiknya dilakukan tidak hanya pada saat akan mengikuti lomba, namun alangkah baiknya jika pendampingan ataupun pelatihan dapat dilakukan secara berkala untuk membekali anggota IPNU dan IPPNU dalam menguasai Bahasa Inggris. DAFTAR PUSTAKA