314 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Impulsive Buying pada Platform ECommerce Shopee Rachmad Sholeh1. Khasbulloh Huda2 Fakultas Ekonomi. Universitas Mayjen Sungkono Email: rachmadsholeh85@gmail. com, khasbulloh. huda@fe. Abstract The shopping behavior of customers worldwide has changed from offline shopping to online shopping thanks to technological advances. This research aims to determine the influence of discounts, ranting, and online customer reviews on impulsive buying, both partially and simultaneously, and determine which variables have the most significant impact. This research uses quantitative research, using a Population of students at Mayjen Sungkono University. Mojokerto. Faculty of Economics, semester 3. This research uses multiple linear regression with the t-test and F-test to see the hypothesis results. The results of this study show that partially the variables of discount, branch and online customer review on impulsive buying have a positive and significant influence in this case can be proven by the test results at the P-value <0. 001 for discount, 0. 002 for branch and online customer review of <0. 001 which has a value of <0. 005, and for simultaneous testing also has a positive and significant influence as evidenced by the results of the P-Value of <0. 001 which is smaller than 0. While the value of the influence on each discount variable is 367, the branch variable is 0. 268, and the online customer review variable is 0. from these results the variable that has the greatest influence is the online customer review variable. Keywords: Discounts. Ranting. Online Customer Review. Impulsive Buying. Abstrak Perilaku berbelanja pelanggan di seluruh dunia telah berubah dari belanja offline ke belanja online berkat kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diskon, ranting dan online customer review terhadap impulsive buying baik secara parsial maupun simultan serta mengetahui variabel mana yang memilik pengaruh paling besar. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan populasi pada mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto pada fakultas Ekonomi semester 3. Analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan uji t dan uji F untuk melihat hasil hipotesis. Hasil dalam penelitian ini diketahui bahawa secara parsial variabel diskon, ranting dan online customer review terhadap impulsive buying mempunyai pengaruh positif dan signifikan dalam hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pengujian pada nilai P-value <0,001 untuk diskon, 0,002 untuk ranting serta online customer review sebesar <0. 001 yang memiliki nilai <0,005, dan untuk pengujian secara silmutan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan dibuktikan dengan hasil nilai P-Value sebesar <0,001 yang lebih kecil dari 0,005. Sedangakan nilai pengaruh pada masing-masing variabel diskon sebesar 0. 367, variabel ranting sebesar 0. 268, dan variabel online customer review dari hasil tersebut variabel yang memiliki pengaruh paling besar adalah variabel online customer review. Kata Kunci: Diskon. Ranting. Online Customer Review. Impulsive Buying. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 315 PENDAHULUAN Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap perdagangan global telah mengalami transformasi fundamental, bergeser dari model tradisional ke era digital yang didominasi oleh e-commerce. Salah satu e-commerce yang popular dikalangan Masyarakat adalah Shopee. Shopee telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu platform e-commerce Shopee menjadi studi kasus menarik tentang bagaimana platform digital mampu memahami dinamika pasar lokal, mengadaptasi strategi yang tepat, dan membangun dominasi yang signifikan dalam waktu singkat. Penetrasi pasar yang masif, didukung oleh kampanye pemasaran yang agresif dan pembayaran yang terus berkembang, menjadikan Shopee sebagai pemain kunci dalam membentuk kebiasaan belanja konsumen modern dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Dengan beberapa kemudahan dan penambahan fitur yang di berikan oleh shopee telah mengubah prilaku konsumen dan sabagai daya tarik tersendiri bagi konsumen dalam mendapatkan barang kebutuhannya. Perilaku konsumen semakin kompleks di era modern yang serba instan dan data mudah diakses. Salah satu fenomena yang menarik perhatian adalah pembelian impulsif, juga dikenal sebagai pembelian impulsif, yang ditandai dengan keputusan pembelian yang dilakukan secara spontan dan tanpa perencanaan yang matang. Pembelian impulsif adalah perilaku membeli barang atau jasa secara tiba-tiba, tanpa perencanaan sebelumnya, dan tanpa pertimbangan yang cukup. Pada kenyataannya, keputusan ini lebih banyak dipengaruhi oleh perasaan daripada logika. Impulsive buying dapat terjadi dengan cepat dan seringkali tanpa disadari di tengah arus tawaran dan informasi yang terus-menerus. Diskon besar. Rating . enilaian Produ. , online Customer review di toko online adalah beberapa hal yang dapat memicu pembelian impulsive (Rani & Catherine, 2. Impulsive buying juga dikenal sebagai pembelian tidak terencana, adalah kondisi yang disebabkan oleh ketersediaan barang yang bervariasi, yang menyebabkan konsumen memiliki banyak pilihan saat membuat keputusan untuk Variasi produk dan harga yang tersedia mendorong membeli (Hermanto, et al 2. Diskon juga dikenal sebagai potongan harga, adalah alat promosi dalam pemasaran yang dapat menarik perhatian pelanggan dan mendorong mereka untuk membeli barang yang ditawarkan (Solikhah, 2. Harga diskon adalah pengurangan harga produk dari harga normal selama periode tertentu serta potongan harga yang ditetapkan sesuai dengan kebijakan dan tujuan masing-masing bisnis (Yeni & Tripermata, 2. Adanya diskon atau potongan harga sangat menarik pembeli untuk membeli barang yang dibutuhkan. Dengan kata lain, diskon telah terbukti menjadi salah satu komponen pemasaran yang berpengaruh terhadap bagaimana pelanggan melakukan pembelian. Tidak dipungkiri bahwa penelitian tentang diskon sudah banyak yang melakukan seperti penelitian dari Dwi, . yang menyatakan bahwa diskon mempunyai pengaruh pada keputusan pembelian. Juga penelitian dari Joesoef, . mengatakan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemasaran, terutama diskon, memengaruhi perilaku pembelian online yang tinggi. Berdasarkan dari penelitan yang sudah ada, penelitian ini ingin membuktikan bagaimana hubungan diskon dengan impulsive buying. Menurut Rony & Pambudi, . impulse buying ketika didorong oleh keinginan hedonis atau sebab lain di luar alasan ekonomi, seperti karena rasa senang, fantasi, sosial atau pengaruh emosional. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 316 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Pengguna rating dapat menilai preferensi suatu produk terhadap pengalaman mereka berdasarkan kondisi psikologis dan emosional yang mereka alami saat menggunakannya. rating ini adalah jenis opini yang berbeda yang diberikan oleh banyak orang. itu adalah penilaian rata-rata pembeli dan juga menggambarkan pendapat konsumen. Memberikan bintang adalah metode peringkat yang populer di Shopee untuk menilai pelanggan pada skala tertentu. Jumlah bintang yang diberikan menunjukkan peringkat penjual yang Dalam kebanyakan kasus, penilaian adalah salah satu cara untuk memberikan umpan balik pelanggan kepada penjual (Dewi et al. , 2. rating atau penilaian pelanggan dapat membantu pelanggan membuat keputusan pembelian lebih cepat. Peringkat ditunjukkan dalam bentuk bintang, dengan jumlah bintang yang lebih tinggi menunjukkan peringkat penjual yang baik (Anggraini et al. , 2. Penggunaan rating dalam penjualan online sangat mempengaruhi keputusan pembelian hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian dari Putra et al. , . dan (Banurea et al. , 2. yang menjelaskan dari hasil penelitiannya rating secara berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sedangkan penelitian ini ingin membuktikan adanya pengaruh dari rating terhadap impulsive buying. Menurut (Farki & Baihaqi, 2. faktor yang menyebabkan terjadinya pemberian rating adalah Perceived Usefulness. Perceived Trustment dan Perceived Enjoyment. Online Customer Review adalah ulasan yang diberikan oleh pelanggan mengenai informasi yang mereka evaluasi tentang berbagai aspek produk, dengan informasi ini Konsumen dapat memperoleh kualitas produk yang mereka cari dari ulasan dan pengalaman pelanggan yang ditulis setelah membeli barang dari penjual online (Dewi, et al Online Customer Reviews (OCR) adalah salah satu cara calon pembeli mendapatkan informasi tentang produk melalui penjualan online (Anggraini et al. , 2. Dengan adanya ulasan yang diberikan oleh pelanggan berisi informasi tentang evaluasi produk dari berbagai aspek. Dengan informasi ini, pelanggan dapat mendapatkan kualitas produk yang mereka cari berdasarkan ulasan dan pengalaman orang lain yang telah membeli produk dari penjual online sebelumnya (Putra et al. , 2. Faktor yang mendorong Online Customer Review menurut Ananda & Wandebori, . adalah Daya Tarik (Attractivenes. Kepercayaan (Trustworthines. , dan Keahlian (Expertis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemungkinan terjadinya pengaruh diskon, rating dan online customer review terhadap impulsive buying pada platform ecommerce shopee baik secara parsial maupun simuntan dan diantara variabel tersebut manakah yeng memiliki pengaruh paling dominan. TINJAUAN PUSTAKA Diskon Diskon adalah pemberian potongan harga pada suatu produk dalam rangka untuk meningkatkan penjualan (Ghristian, 2. Diskon merupakan salah satu dari bagian strategi pemasaran, dengan mengacu pada promosi yang diberikan oleh Perusahaan. Pemberian diskon merupakan suatu penghargaan yang diberikan kepada konsumen memiliki dampak terjadinya pembelian dalam jumlah besar. diskon merupakan potongan harga yang diberikan oleh penjual kepada pembeli sebagai penghargaan atas aktivitas Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 317 tertentu dari pembeli yang menyenangkan bagi penjual (Razali et al. , 2. Indicator diskon menggunakan 3 indikator sebagai berikut : Besarnya pengurangan harga. Jangka waktu pengurangan harga. Jenis-jenis produk yang mendapatkan pengurangan harga. Ranting Ranting adalah bagian dari review yang diberikan oleh konsumen setelah melakukan pembelian dalam bentuk simbol bintang. Ranting juga dapat diartikan sebagai penilaian dari pengguna dalam bentuk referensi yang diberikan oleh konsumen terhadap suatu produk sebagai pengalaman yang mengacu pada psikologis dan emosional (Farki & Baihaqi. Secara toeri rating produk yang tinggi mendorong pembelian impulsive dan mendorong konsumen lainnya untuk membeli produk, karena cenderung percaya terhadap kualitas produk (Arum & Lutfiana, 2. Rating merupakan salah satu indicator untuk melihat seberapa baik atau buruk kualitas produk tersebut menurut sudut pandang pembeli. Ranting adalah penilaian yang diberikan oleh konsumen dalam bentuk angka atau bintang untuk menunjukan kualitas dari produk atau layanan yang diberikan (Abddillah & Pramesti. Berikut adalah beberapa indikator yang umum digunakan dalam rating yaitu : Kualitas Produk. Akuras, dan Pelayanan. Online Customer Review Online Customer Review (OCR) merupakan informasi mengenai produk dari konsumen lain yang mengetahui manfaat produk tersebut dalam penjualan online Online Customer Review salah satu bentuk E-WOM (Vitara & Sari, 2. Sedangkan menurut Febriana & Kuntardina, . Online Customer Review merupakan ulasan yang diberikan oleh komsumen sebagai informasi dan evaluasi tentang berbagai macam aspek, dengan adanya ulasan ini komsumen akan mendapatkan informasi terkait kualitas produk serta ulasan penjualnya. Online customer review merupakan informasi yang dianggap kredibel dan dapat dipercaya oleh perusahaan untuk membantu konsumen dalam menentukan produk (Cahyani & Jumai, 2. Dapat disimpulkan bahwa Online customer review merupakan pendapat tentang produk yang telah diterima oleh pembeli sehingga pembeli selanjutnya dapat melihat penilaian dari pembeli sebelumnya yang dijadikan sebagai referensi dalam pembelian. Menurut Febriana & Kuntardina, . Terdapat tiga indikator Online Customer Review, diantaranya: Kesadaran atau Awareness. Frekuensi atau Frequency. Perbandingan atau Comparison. Impulsive Buying Impulsive Buying merupakan tindakan pembelian secara spontan dan tanpa adanya perencanaan yang disebebkan adanya dorongan keinginan secara tiba-tiba dari konsumen untuk melakukan pembelian suatu produk (Yeni & Tripermata, 2. Impulsive Buying merupakan tantangan tersindiri bagi pelaku bisnis. Dimana para pelaku bisnis dituntut dapat menciptakan ketertarikan konsumen agar meningkatkan keinginan untuk membeli produk. Impulsive Buying juga dapat diartikan Keinginan atau dorongan yang kuat dari calon pembeli yang secara tiba-tiba seringkali secara terus menerus untuk segera membeli suatu produk yang diinginkan (Wiradendi at al. , 2. Indikator Impulsive Buying terdapat 4 hal Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 318 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. yang sangat penting yaitu : Spontanitas. Dipengaruhi Emosi. Tidak Mempertimbangkan Konsekuensi. Adanya Stimulus. Kerangka Konseptual Kerangka konseptuan dalam penelitian ini dapat dijelaskan pada gambar sebagai Diskon Rating Online Customer Review (X. Impulsive Buying Gambar 1. Kerangka Konseptual Keterangan : = Pengaruh secara parsial = Pengaruh secara simultan Hipotesis Adapun hipotesis dalam penelitian ini sebagai berikut : H1 : Variabel diskon memiliki pengaruh terhadap impulsive buying H2 : Variabel rating memiliki pengaruh terhadap impulsive buying H3 : Variabel online customer review memiliki pengaruh terhadap impulsive buying H4 : Variabel diskon, rating, online customer review memiliki pengaruh terhadap impulsive buying secara simultan METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penlitian kuantitatif, dimana menggunakan nilai atau nomor dan melihat pengaruh atara variabel diskon, rating g dan online customer review terhadap impulsive buying pada platform e-commerce shopee. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan Jamovi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto. Adapun sampel yang digunakan Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik sampling purposive dengan kriteria mahasiswa semester 3 fakultas ekonomi jurusan manajemen dan sudah melakukan pembelian lebih dari 5 kali di Platform E-Commerce Shopee. Analisis dalam penelitian ini melihat nilai validatas, reliabelitas untuk menguji hipotesis dilihat dari uji t dan uji F. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 319 HASIL DAN PEMBAHASAN Setiap penelitian diperlukan adanya pengujian instrument sebagai persyaratan utama yang bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas, instrumen penelitian sebelum data dikumpulkan. Hasil dari pengujian validitas sebagai berikut : Tabel 1. Correlation variabel diskon Diskon (X. Pearson's r X1. X1. X1. < . < . < . p-value Sumber: data dioleh tahun 2025 Berdasarkan dari hasil diatas diketahui bahwa nilai Pearson's r masing-masing indikator yeng digunakan untuk variabel diskon mempunyai nilai r > dari 0,4 dan dapat disimpulkan valid. Sedangkan untuk variabel ranting sebagai berikut: Tabel 2. Correlation variabel ranting Ranting (X. Pearson's r X2. X2. X2. < . < . < . p-value Sumber : data dioleh tahun 2025 Berdasarkan dari hasil diatas diketahui bahwa nilai Pearson's r masing-masing indikator yeng digunakan untuk variabel ranting mempunyai nilai r > dari 0,4 dan dapat disimpulkan valid. Sedangkan untuk variabel online customer review sebagai berikut: Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 320 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Tabel 3. Correlation variabel online customer review Online Customer Review (X. Pearson's r X3. X3. X3. < . < . < . p-value Sumber : data dioleh tahun 2025 Berdasarkan dari hasil diatas diketahui bahwa nilai Pearson's r masing-masing indikator yeng digunakan untuk variabel ranting mempunyai nilai r > dari 0,4 dan dapat disimpulkan valid. Untuk pengujian reliabelitas diketahui sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Reliabelitas Cronbach's Diskon Ranting Online Customer Review Impulsive Buying Sumber : data dioleh tahun 2025 Berdasarkan hasil diatas diketahui bahwa nilai Cronbach's pada semua bariabel baik variabel diskon, ranting. Online Customer Review dan Impulsive Buying memiliki nilai lebih besar dari 0,6 dan dapat disimpulkan reliabel. Adapun untuk pengujian pada uji t pda tabel Model Coefficients dan uji F pada tabel Model Fit Measures dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 5. Model Coefficients - Impulsive Buying (Y) Predictor Intercept Estimate Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 321 Predictor Estimate Diskon (X. < . Ranting (X. Online Customer Review (X. < . Sumber. data diolah 2025 Dari tabel diatas diketahui bahwa variabel diskon memiliki nilai p-value sebesar 001 yang lebih kecil dari 0,05, sedangkan nilai T hitung sebesar 5,167 dan untuk nilai estimate sebesar 0,367. Dapat diartikan bahwa variable diskon memiliki pengaruh terhadap Impulsive Buying. Maka dapat disimpulkan Hipotesis diterima. Sedangkan untuk variabel ranting memiliki nilai p-value sebesar 0. 002 yang lebih kecil dari 0,05, sedangkan nilai T hitung sebesar 3,248 dan untuk nilai estimate sebesar 0,268. diartikan bahwa variable ranting memiliki pengaruh terhadap Impulsive Buying. Maka dapat disimpulkan Hipotesis diterima. Dan untuk variabel online customer review memiliki nilai p-value sebesar <. 001 yang lebih kecil dari 0,05, sedangkan nilai T hitung sebesar 3,874 dan untuk nilai estimate sebesar 0,372. diartikan bahwa variable online customer review memiliki pengaruh terhadap Impulsive Buying. Maka dapat disimpulkan Hipotesis diterima. Untuk hasil pengujian uji F dapat disajikan pada tabel berikut : Tabel 6. Model Fit Measures Overall Model Test Model Adjusted RA < . Sumber: data diolah 2025 Dari hasil diatas diketahui bahwa variabel diskon, ranting dan online customer review memiliki nilai p-value sebesar <. 001 yang mengartikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying secara simultan dengan nilai Adjusted RA sebesar 0,778. PEMBAHASAN Pengaruh Diskon terhadap Impulsive Buying Dari pengujian diatas diketahui bahwa nilai p-velue sebesar <. 001 dengan nilai estimate sebesar 0,367. Dapat dijelaskan bahwa diskon memiliku pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, diarikan jika diskon di tingkatkan satu satuan maka Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 322 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. impulsive buying naik sebesar 0,367 atau 36,7%. Hal ini dapat menjelaskan bahwa semakin baik diskon atau potongan harga yang diberikan oleh penjual akan meningkatkan terjadi impulsive buying pada konsumen dan juga menggambarkan ketertarikan responden terhadap nilai diskon yang diberikan. Diskon menciptakan persepsi bahwa konsumen mendapatkan nilai lebih dari uang yang mereka keluarkan. Oleh karena itu untuk mencipkan impulsive buying yang tinggi harus dimbangai pemberian diskon yang tinggi Akan tetapi Diskon dapat dirancang untuk secara sengaja memicu pembelian impulsif, terutama untuk produk dengan margin tinggi atau stok berlebih. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari Cahyani & Jumai, . yang menyatakan bahwa diskon mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Penelitian ini juga diperkuat dari hasil penelitian oleh (Hasim & Lestari, 2. yang juga mengatakan bahwa diskon mempunyai pengaruh positif terhadap impulsive buying. Pengaruh Rating terhadap Impulsive Buying Berdasarkan hasil diatas diketahui bahwa nilai p-velue sebesar 0. 002 dengan nilai estimate sebesar 0,268. Dapat dijelaskan bahwa ranting memiliku pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, diarikan jika ranting di tingkatkan satu satuan maka impulsive buying naik sebesar 0,268 atau 26,8%. Hasil ini menjelaskan jika terjadinya perubahan satu satuan pada ranting maka impulsive buying naik sebesar 26,8 %. Dan juga dapat diartikan semaikin tinggi ranting yang diberikan oleh konsumen lain maka semakin tinggi pula keinginan impulsive buying untuk konsumen selanjutnya. Rating yang tinggi secara umum diasosiasikan dengan kualitas yang baik dan pengalaman positif dari pembeli Kepercayaan ini dapat mengurangi keraguan dan meningkatkan keyakinan konsumen terhadap produk, sehingga ambang batas untuk melakukan pembelian impulsif menjadi lebih rendah. Ketika konsumen melihat banyak ulasan positif dengan rating tinggi, mereka mungkin merasa lebih aman dalam melakukan pembelian tanpa pertimbangan yang Rating tinggi umumnya menunjukkan kualitas yang baik dan kepuasan pelanggan yang tinggi. Bersama dengan jumlah ulasan, rating membentuk bagian penting dari social proof di platform e-commerce. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Arum & Lutfiana, . dengan hasilnya mengatakan Online Customer Rating berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Impulsive Buying pada marketplace Shopee bagi mahasiswa. Online Customer Review terhadap Impulsive Buying Berdasarkan hasil diatas diketahui bahwa nilai p-velue sebesar <. 001 dengan nilai estimate sebesar 0,372. Dapat dijelaskan bahwa online customer review memiliku pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, diarikan jika online customer review di tingkatkan satu satuan maka impulsive buying naik sebesar 0,372 atau 37,2%. Hasil ini menjelaskan jika terjadinya perubahan satu satuan pada online customer review maka impulsive buying naik sebesar 37,2 %. Dan juga dapat diartikan semaikin tinggi online customer review yang diberikan oleh konsumen lain maka semakin tinggi pula keinginan impulsive buying untuk konsumen selanjutnya. Online customer review yang diberikan oleh konsumen akan dijadikan dasar untuk melakukan pembelian. Begitu juga sebaliknya jika online customer review terdapat ketikpuasan konsumen maka prilaku impulsive buying tidak terjadi. Online customer review memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 323 impulsive buying dengan memengaruhi kepercayaan, emosi, proses kognitif, dan norma sosial konsumen. Ulasan positif dapat bertindak sebagai pemicu yang kuat untuk pembelian tidak terencana. Namun, kekuatan pengaruh ini dipengaruhi oleh berbagai faktor terkait produk, konsumen, dan karakteristik ulasan itu sendiri. Pemasar dan platform e-commerce perlu memahami dinamika ini untuk mengoptimalkan strategi penjualan mereka dan membangun kepercayaan konsumen. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk terus memahami nuansa kompleksitas hubungan antara Online customer review dan impulsive buying dalam berbagai konteks belanja online. Online Customer Review memainkan peran vital dalam memicu impulsive buying di platform e-commerce. Melalui mekanisme pengurangan risiko, social proof, stimulasi emosional, penghematan usaha kognitif, dan pembangunan kepercayaan. OCR menciptakan kondisi ideal bagi konsumen untuk membuat keputusan pembelian yang tidak direncanakan. Penelitian ini sejalan dari peneilitan yang dilakukan oleh Cahyani & Jumai, . Variabel Online customer review memengaruhi pembelian impulsif, yang berarti setiap peningkatan setelahnya akan berdampak pada peningkatan impulsive buying. Dan juga diperkuat dari hasil penelitian Tesalonika et al. , . Online Customer Review secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying. Pengaruh Diskon. Rating dan Online Customer Review terhadap Impulsive Buying Dari hasil diatas diketahui bahwa nilai p-value pada pengujian F sebesar < . 001, yang mengartikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara silmutan antara variabel diskon, ranting dan online customer review terhadap impulsive buying. Dan untuk nilai Adjusted RA sebesar 0,778. Yang dapat diartikan nilai pengaruh secara simultan sebesar 77,8% dengan sisinya 22,2% dipengaruhi variabel lain yang tidak masuk didalam penelitian Hasil ini juga membuktikan jika diskon yang diberikan sangat baik, dan ranting yang di dapat memiliki nilai tinggi serta ulasan yang diberikan oleh pelanggan mengarah ke positif maka akan meningkatkan prilaku pembelian yang tidak terencana oleh konsumen. Maka dari itu sudah seharusnya pelaku penjual online di shopee memiliki nilai yang baik maupun positif baik pada ranting maupun ulasan konsumen, serta memberikan diskon harga yang menarik agar perilaku impulsive buying semakin tinggi. Adapun variabel yang memikili nilai pengaruh paling tinggi adalah variabel online customer review dengan nilai estimate sebesar 0,372 yang memiliki nilai paling besar diantara variabel lainya. Dari hasil ini juga dapat menjelaskan terjadinya impulsive buying dilihat dari seberapa bagus ulasan konsumen yang diberikan. KESIMPULAN Penelitian ini merupakan penelitian yang menjelaskan hubungan korelasi/hubunan antara variabel independent terhadap variabel depanden, dengen menggunakan pendekatan Adapun hasil dari penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa variabel diskon memiliki pengeruh positif dan signifikan terhadap variabel Impulsive Buying secara parsial, dan variabel ranting juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadapa variabel Impulsive Buying, serta variabel online customer review secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel impulsive buying. Sedangkan secara simultan variabel diskon, variabel ranting dan variabel online customer review mempunyai Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 324 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel impulsive buying. Adapun variabel online customer review merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap Impulsive Buying. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 325 DAFTAR PUSTAKA