Analisis Sistem Pengendalian Internal terhadap Pengeluaran Kas dan Pengadaan Barang pada Hotel Citadines Berawa Beach Bali Lusia Klau Dos Reis Araujo1. Rai Gina Artaninggrum2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis Parawisata Pendidikan Dan Humaniora. Universiats Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara. Bali. Indonesia *Corresponding Author: 22111501009@undhirabali. ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem pengeluaran kas dan pengadaan barang serta menilai kecukupan sistem pengendalian internal yang diterapkan di Hotel Citadines Berawa Beach Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang efektivitas penerapan sistem tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa Hotel Citadines Berawa Beach Bali telah menerapkan prosedur operasional standar (SOP) dalam pengelolaan pengeluaran kas dan pengadaan barang. Penerapan SOP ini mendukung kecukupan sistem pengendalian internal, yang pada akhirnya memastikan bahwa proses pengeluaran kas dan pengadaan barang berjalan dengan baik dan memadai. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, terutama terkait keterlambatan pembayaran utang perusahaan. Kendala ini umumnya disebabkan oleh kelengkapan data dari pihak vendor yang tidak terpenuhi, yang mengakibatkan proses pelunasan tertunda. Hal ini menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan dalam hal koordinasi dan verifikasi data antara hotel dan pihak vendor guna meningkatkan kelancaran operasional pembayaran. Selain itu, dalam proses pengadaan barang, hotel menghadapi tantangan dalam hal verifikasi data dan koordinasi antara tim purchasing dan vendor untuk memastikan ketepatan waktu dan kualitas barang yang diterima. Hal ini menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan, terutama dalam aspek koordinasi dan verifikasi data antara hotel dan vendor guna meningkatkan kelancaran operasional pembayaran dan pengadaan Kata Kunci: Pengeluaran kas. Pengadaan Barang. Pengendalian internal. SOP. Vendor PENDAHULUAN Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat beragam, menjadikannya salah satu negara dengan daya tarik wisata yang tinggi. Pulau Bali, sebagai salah satu destinasi wisata utama Indonesia, menarik minat wisatawan domestik dan internasional berkat beragam keunikan yang ditawarkannya. Daya tarik Bali meliputi harga produk wisata yang kompetitif, kekayaan budaya, keindahan pantai, kenyamanan berwisata, citra Bali yang kuat, pesona alam, serta keramahan masyarakat lokal. Perkembangan sektor pariwisata ini memberikan dampak positif bagi berbagai industri terkait, termasuk bisnis perhotelan sebagai penyedia akomodasi bagi wisatawan yang berkunjung. Hotel, menurut Dirjen Pariwisata, merupakan bentuk akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bangunannya untuk menyediakan layanan penginapan, makanan, minuman, dan berbagai jasa lainnya untuk publik. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI No. PM10/PW-301/Phb. tertanggal 12 Desember 1977, hotel adalah akomodasi yang dikelola secara komersial dan menyediakan layanan penginapan serta makanan dan minuman bagi Untuk mencapai tujuan operasional, setiap hotel perlu menerapkan pengendalian internal yang baik sebagai mekanisme untuk memastikan kelancaran proses operasional. Pengendalian internal mencakup struktur organisasi yang terorganisir, metode, dan tindakan untuk melindungi aset, memastikan keakuratan data akuntansi, meningkatkan efisiensi, dan mendorong kepatuhan terhadap kebijakan manajemen (Agungsyah, 2. Menurut Mulyadi . , sistem pengendalian internal yang baik harus memastikan bahwa setiap pengeluaran kas dilakukan melalui pemeriksaan yang ketat. Untuk pengeluaran kecil yang tidak dapat dilakukan melalui cek, biasanya digunakan dana kas kecil dengan metode imprest system. Pengendalian internal yang baik mencakup praktik akuntansi yang sehat, dokumen yang andal, prosedur otorisasi yang jelas, serta deskripsi tugas yang terperinci untuk setiap fungsi Dalam praktiknya, ada berbagai sistem akuntansi yang harus dijalankan untuk menjaga serta meningkatkan kualitas operasional hotel. Sistem akuntansi ini merupakan bagian dari sistem informasi akuntansi yang mencakup siklus pengeluaran, termasuk aktivitas terkait siklus pengeluaran kas. Hotel Citadines Berawa Beach Bali adalah salah satu industri perhotelan yang menerapkan sistem berbasis software dalam melakukan transaksi pembelian dan pengeluaran kas. Prosedur pembelian di Hotel Citadines Berawa Beach Bali terbagi menjadi dua jenis, yaitu pembelian kredit dan pembelian tunai. Namun, dalam pelaksanaannya, sistem akuntansi pembelian kredit dan pengeluaran kas untuk pembayaran utang kepada vendor tidak selalu berjalan Beberapa masalah yang dihadapi oleh hotel meliputi keterlambatan pembayaran utang kepada vendor, tidak adanya konfirmasi jumlah utang yang mengakibatkan selisih saat pelunasan, serta kendala lain yang berasal dari pihak eksternal . METODE Penelitian ini dilaksanakan di Hotel Citadines Berawa Beach Bali, yang berlokasi di Jl. Pemelisan Agung. Tibubeneng. Kec. Kuta Utara. Kab. Badung. Bali 80363, dari bulan Juli 2024 hingga Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup studi kepustakaan, yaitu dengan melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, dan berbagai laporan yang relevan dengan topik penelitian. Selain itu, dilakukan juga penelitian lapangan . ield researc. melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mewawancarai pihak terkait, seperti General Cashier dan Purchasing, serta melakukan observasi langsung dan menganalisis dokumendokumen yang relevan dengan penelitian ini yang diperoleh dari perusahaan (Hote. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut adalah hasil penelitian mengenai kesesuaian teori dan sistem pengendalian internal pengeluaran kas yang terdapat pada Hotel Citadines Berawa Beach Bali, berdasarkan parameter yang dikemukakan oleh Mulyadi . Aspek Pengendalian Internal Struktur Organisasi Menurut Teori Mulyadi Fungsi pengadaan dan kas mengurangi konflik Proses untuk memastikan kontrol yang lebih Sistem Otorisasi Prosedur Pencatatan Pengeluaran kas Pencatatan Sistem Pengendalian Internal di Hotel Citadines Berawa Beach Bali Fungsi pengadaan barang . Proses pengadaan barang melibatkan bagian pemilihan vendor, untuk persetujuan, serta bagian general Setiap menggunakan form bukti kas kecil yang atasan departemen finance manager. Pencatatan Keterangan Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai dilakukan berdasarkan bukti Praktik Sehat Pengadaan Semua dokumen "lunas" pembayaran selesai Pengelolaan kas hati-hati dan mengutamakan potensi pencurian. 4 Kasir dilengkapi alat-alat pencurian kas yang ada di tangan. pendukung seperti purchase order dan Sistem berbasis software digunakan pengadaan dan stok tidak perlu. Semua pembayaran kepada dilengkapi dengan cap "Lunas" pada dokumen voucher. Kas yang ada di hotel diasuransikan meskipun ruangan penyimpanan uang di brankas terpisah operasional belum Kasir dilengkapi dengan brankas dan pencurian kas. Sesuai Sesuai Belum Sesuai Sesuai Tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar aspek pengendalian internal terkait pengadaan barang dan pengelolaan kas di Hotel Citadines Berawa Beach Bali sudah sesuai dengan teori Mulyadi. Namun, terdapat kekurangan pada pengelolaan kas, yaitu belum ada ruang khusus untuk penyimpanan uang yang terpisah dari area operasional. Penerapan sistem perangkat lunak yang canggih membantu memastikan keakuratan dan transparansi dalam proses akuntansi serta pengawasan pengeluaran kas. SIMPULAN Berdasarkan analisis terhadap sistem pengendalian internal di Hotel Citadines Berawa Beach Bali, dapat disimpulkan bahwa hotel telah menerapkan prinsip pengendalian internal dengan baik sesuai dengan teori Mulyadi. Pada proses pengadaan barang, pemisahan fungsi antara pengadaan barang dan pengelolaan kas dilakukan dengan jelas, yang mengurangi risiko konflik kepentingan dan Pencatatan transaksi dilakukan secara sistematis dengan perangkat lunak terintegrasi dan dokumen lengkap, memastikan akurasi dan transparansi. Untuk pengelolaan kas, meskipun sudah diterapkan pengamanan yang memadai, perlu ada peningkatan pada pemisahan penyimpanan kas dari area Namun, kas telah diasuransikan untuk melindungi dari potensi kerugian, dan pembayaran kepada vendor dilengkapi cap "Lunas" untuk memastikan kejelasan transaksi. Secara keseluruhan, pengendalian internal di hotel ini cukup baik, meskipun ada beberapa area yang masih dapat diperbaiki, terutama terkait penyimpanan kas. Sistem ini efektif dalam meminimalkan risiko kesalahan dan penyimpangan serta menjaga akurasi dan keamanan pengelolaan DAFTAR RUJUKAN Mulyadi. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat Pratama Putra. A dan Nuryatno. M 2022. Analisis Sistem Pengendalian Intern terhadap Siklus Pengeluaran Kas untuk Pembayaran Utang Usaha. Jurnal Pendidikan Indonesia: 2745-7141. Rahayu. Analisis Sistem Akuntansi Penerimaan Kas dan Pengeluaran Kas pada PT. Langgan Putra Guna Tegal. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.