e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 SUNAN AMPEL PERANCANG KERAJAAN ISLAM PERTAMA DI PULAU JAWA Iga Septiani1. Ita Saiyah2. Elya Roza3 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Email: Igaseptiani1234@gmail. com, itasaiyahnasution@gmail. com, ellyaroza@yahoo. Submitted: 16 May 2025 Accepted: 20 June 2025 Published: 23 June 2025 ABSTRAK Mayoritas penduduk di Asia Tenggara, seperti Indonesia. Malaysia. Pattani (Thailand Selata. , dan Brunei, menganut Agama Islam. Selama proses konversi masyarakat Melayu Indonesia ke Islam berjalan dengan aman. Proses konversi ke Islam di Indonesia telah berlangsung sejak abad ke-12 dan masih berlangsung hingga saat ini. Meskipun terdapat berbagai teori tentang kedatangan Agama Islam di Indonesia pada masa itu. Islamisasi ini telah meluas. Sejak abad ke-7, pedagang Muslim dari Jazirah Arab telah datang ke Nusantara. Namun, tidak ada bukti cukup bahwa mereka fokus menyebarluaskan agama Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pemahaman kita tentang peran Sunan Ampel sebagai pendiri kerajaan di Pulau Jawa, dengan menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif melibatkan pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data melalui wawancara, observasi lingkungan, serta interpretasi fenomena yang terjadi di suatu objek. Penyebaran dan pertumbuhan agama Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, didorong oleh kegiatan dakwah. Dakwah ini umumnya dilakukan oleh para Wali Songo, yang merupakan tokoh kunci dalam penyebaran Islam di Indonesia. Kata Kunci: Sejarah. Peradaban, dan Sunan Ampel -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRACT The majority of the population in Southeast Asia, such as Indonesia. Malaysia. Pattani (Southern Thailan. , and Brunei, adheres to Islam. During the process of converting the Indonesian Malay community to Islam, it went safely. The process of conversion to Islam in Indonesia has been going on since the 12th century and is still going on today. Although there are various theories about the arrival of Islam in Indonesia at that time, this Islamization has been widespread. Since the 7th century. Muslim traders from the Arabian Peninsula have come to the archipelago. However, there is not enough evidence that they are focused on spreading Islam in Indonesia. This research aims to help us understand the role of Sunan Ampel as the founder of the kingdom on the island of Java, using qualitative methods. Qualitative methods involve collecting, managing, and analyzing data through interviews, environmental observations, and interpretation of phenomena that occur in an object. The spread and growth of Islam in Indonesia, especially on the island of Java, is driven by da'wah activities. This da'wah is generally carried out by Wali Songo, who are key figures in the spread of Islam in Indonesia. Keywords: History. Civilization and Sunan Ampel e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 PENDAHULUAN Latar Belakang Penyebaran agama Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, terjadi melalui dakwah yang dilakukan oleh wali songo. Keberadaan Walisongo sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa diakui oleh sejarawan Indonesia dan Barat. Mereka merupakan tokoh awal Islam di Indonesia dan membentuk murid-murid untuk menjalankan misi menyebarkan ajaran Islam. Wali Songo adalah sembilan tokoh agama Islam yang terdiri dari Maulana Malik Ibrahim. Sunan Ampel. Sunan Bonang. Sunan Giri. Sunan Kudus. Sunan Drajat. Sunan Muria. Sunan Gunung Jati, dan Sunan Kalijaga. Kata "Wali Songo" memiliki makna yang berbeda secara Kata "wali" dalam buku tentang Wali Songo oleh Solichin Salam berasal dari bahasa Arab "Waliyullah", yang singkatannya menjadi 'Wali'. Kata tersebut berarti "orang yang dicintai dan mencintai Allah". Kata "Songo" berasal dari bahasa Jawa yang artinya "sembilan". Arti dari "Wali Song" adalah "sembilan orang yang mencintai dan dicintai oleh Allah". Para "Wali Songo" dalam pikiran masyarakat Jawa adalah sekelompok pendeta agama yang tinggal dalam kesucian dan memiliki kekuatan batin yang tinggi. Mereka memiliki pengetahuan kesaktian yang luar biasa, keahlian dalam mistis, serta memiliki pengetahuan jaya kawijayaan dan keajaiban. Wali songo menyebarkan agama Islam pada abad ke-15 dan ke16 M. Pada masa itu. Hindu-Buddha masih menjadi agama utama di Jawa. Awalnya. Wali Songo tidak berdakwah dengan memberikan pidato di atas mimbar, melainkan dengan membentuk kelompok kecil yang bersifat rahasia. Saat pengikutnya bertambah, wali songo mendirikan pondok atau madrasah di Pulau Jawa untuk menyebarkan ajaran Islam. Sunan Ampel adalah salah satu dari Wali Songo. Dia adalah putra dari Syekh Ibrahim asSamarkandi. Sunan Ampel berperan penting dalam menyebarkan Islam di Jawa dan wilayah lain di Nusantara. Melalui pesantren Ampel Denta. Sunan Ampel mendidik tokoh-tokoh yang menggerakkan dakwah Islam seperti Sunan Giri. Raden Patah. Raden Kusen. Sunan Bonang, dan Sunan Derajat. Dengan menikahkan juru dakwah Islam dengan putri-putri penguasa bawahan Majapahit. Sunan Ampel membentuk keluarga-keluarga Muslim dalam suatu jaringan kekerabatan yang menjadi awal dari penyebaran Islam di berbagai daerah. Pada abad ke-15. Sunan Ampel datang ke Jawa bersama dengan saudaranya. Ali Murtado, dan sepupunya. Raden Burereh atau dikenal sebagai Abu Hurairah. Kedatangan mereka di Majapahit terjadi ketika Arya Damar menjadi Adipati di Palembang. Dakwah pertama Sunan Ampel dimulai ketika seorang Raja Majapahit memberikan tanah di daerah Ampel Denta kepada Sunan Ampel. Dari situlah saudara Sunan Ampel. Ali Murtado, mendirikan Pondok Pesantren. Sunan Ampel mengikuti ajaran filsafat Moh Limo, di mana "Mo" berarti "tidak mau" dan "Limo" berarti "lima Jadi. Moh Limo artinya tidak boleh melakukan lima hal terlarang, yaitu: . Tidak boleh berjudi, . Tidak boleh minum-minuman yang membuat mabuk, . Tidak boleh menggunakan narkoba, . "Emoh Maling" tidak mencuri atau korupsi, dan . "Emoh Madon" tidak mau berhubungan dengan perempuan yang bukan istrinya . Menurut penelitian Nur Hamiyatun yang berjudul "Peranan Sunan Ampel dalam dakwah Islam dan pembentukan masyarakat Muslim Nusantara di Ampeldenta," beliau menyatakan bahwa walisongo adalah fenomena menarik yang dibahas, meskipun hanya menyebar di tanah Jawa. Namun pengaruhnya dapat dirasakan di seluruh Nusantara. Menurut penelitian Raihan Syekh Bustami Harahap tentang "Sunan Ampel dan dakwahnya dalam Islamisasi Jawa Timur", beliau menyatakan bahwa Sunan Ampel mulai perjalanan ke Jawa pada abad ke-15. Sebelum pergi ke Jawa. Sunan Ampel bertemu dengan Arya Darma dan kemudian dilantik menjadi adipati Palembang. Kemudian Sunan Ampel menikahi putri Ki Bang Kuning. Mas Karimah, dan memiliki dua putri. Kemudian, saat dia menikahi putri seorang adipati di Tuban, dia juga memiliki beberapa anak laki-laki dan perempuan. Sunan Bonang dan Sunan Drajat adalah dua contoh yang bisa disebut. Setelah itu. Sunan Ampel terus berusaha untuk menyebarkan agama Islam dengan menikahkan putra-putrinya ketika mereka sudah dewasa. Menurut Moh. , perlu peningkatan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Pada penelitiannya yang berjudul "Sunan Ampel dalam aktivitas kehidupan seharihari menyebarkan agama Islam dalam kegiatan sosial taahun 1443-1481". Mustaqim. Dia mengatakan bahwa dengan izin dari Prabu Brawijaya, proses islamisasi di Pulau Jawa yang diperkenalkan oleh Sunan Ampel berjalan lancar sehingga Sunan Ampel dapat mendirikan pondok Menurut Muh. Fatkhan melakukan penelitian tentang "Dakwah budaya walisongo". Beliau mengatakan bahwa Sunan Ampel e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 memperkenalkan budaya lokal, yaitu Al-Hikmah. Ummah, pembentukan, perkawinan, dan dakwah berbasis kearifan lokal. Artikel ini penting bagi masyarakat karena hasil kajian pakar sebelumnya menunjukkan hal tersebut. Karena Sunan Ampel sangat berjuang keras dalam menyebarluaskan ajaran agama Islam di Pulau Jawa, beliau mengajarkan Islam hingga dapat membangun dan mengembangkan masjid agar lebih mudah dalam menyebarkan ajaran agama Islam. Denta. Surabaya. Ajaran Sunan Ampel tentang cara hidup disebut Moh Limo. Ini adalah ajaran yang dibuat oleh Sunan Ampel untuk memperbaiki kondisi kerajaan Majapahit saat pemerintahan Prabu Brawijaya V, ketika moralitas menurun. Kedatangan Sunan Ampel di Pulau Jawa pada tahun 1443 M bersama Sayid Ali Murtadho, adiknya. Mereka tiba di Tuban dan tinggal di sana. Kemudian ayah Sunan Ampel meninggal dunia. Setelah itu. Sunan Ampel dan adiknya pergi ke Majapahit untuk mencari bibi mereka yang bernama Dyah Dwarawati. Pada saat itu. Dyah Dwarawati masih memeluk agama Budha dan menikah dengan raja Majapahit. Sunan Ampel pergi ke Palembang pada abad ke-14, saat Arya Damar ditunjuk sebagai Adipati Palembang. Setelah berhasil mengenalkan agama Islam kepada Arya Damar yang kemudian berganti nama menjadi Ario Abdillah. Sunan Ampel pergi ke Jawa dan tinggal di Surabaya. Menurut Babad Ngampeldenta, saat Sunan Ampel tiba di Surabaya, dia diangkat menjadi imam dengan gelar sunan secara resmi dan diangkat menjadi wali di Ngampeldenta oleh Raja Majapahit pada zaman itu. Menurut sejarah, karena hubungan baik antara Sunan Ampel dan Arya Lembusura. Sunan Ampel diangkat menjadi bupati pertama di Surabaya. Hal ini membuat gerakan dakwah Sunan Ampel lebih mudah dibentuk di Jawa Timur, khususnya di sekitar Surabaya. Setelah itu, beliau mengajarkan para penggerak dakwah Islam seperti Sunan Giri. Raden Fatah. Raden Kusen. Sunan Bonang, dan Sunan Drajat. Metode penyebaran agama Islam oleh Sunan Ampel di Jawa tidak hanya dilakukan saat dia menjabat sebagai bupati, tetapi juga melalui Dengan mengawinkan pengkhotbah Islam dengan putri-putri penguasa di bawah Majapahit. Sunan Ampel membentuk keluargakeluarga Muslim dalam jaringan kekerabatan yang menjadi awal mula penyebaran Islam di banyak Sunan Ampel menikahi putri Arya Teja. Bupati Tuban, yang merupakan cucu Arya Lembu Sura Raja Surabaya yang beragama Islam. Agama Islam di Jawa berkembang karena Sunan Ampel dan penyebar Islam abad ke-15 dan ke-16. Agama Islam di Jawa adalah kombinasi dari budaya pra-Islam dan Islam, melalui berbagai aspek seperti sosial, budaya, politik, ekonomi, mistisisme, kultus, ritual, tradisi keagamaan, serta konsep-konsep sufisme yang khas. Ini mencerminkan keragaman tradisi Muslim secara keseluruhan. Usaha penyebaran agama Sunan Ampel adalah hasil formulasi kreatif dari tradisi intelektual dan spiritual yang sangat dinamis dan kreatif dalam sejarah perkembangan METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode Metode ini melibatkan pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data. Metode kualitatif digunakan untuk mengungkap kebenaran yang umumnya dianggap sebagai bagian dari penelitian ilmiah yang berkembang dari penelitian yang dikontrol berdasarkan fakta empiris. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian yang dapat menginterpretasikan fenomena di masa lalu. Penelitian ini melibatkan berbagai metode ilmiah. HASIL DAN PEMBAHASAN Biografi Sunan Ampel Pada tahun 1419. Syekh Maulana Ibrahim meninggal, dan kemudian Raden Rahmat datang, yang dikenal sebagai Sunan Ampel. Sunan Ampel tiba di Jawa pada tahun 1421 M. Pada tahun yang sama, ia diangkat sebagai ketua wali songo. Anggotanya terdiri dari Sunan Ampel. Maulana Ishaq. Maulana Ahmad Jumadil Kubra. Maulana Muhammad Ali Akbar. Maulana Hasanuddin. Maulana Aliyuddin, dan Syekh Subakir. Sunan Ampel adalah satu dari wali songo di pulau Jawa. Dia lahir di Champa pada tahun 1410 M. Orang Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dan Dewi Candrawulan. Di masa kecilnya. Sunan Ampel dikenal sebagai Raden Rahmat. Nama Ampel lebih sering digunakan untuk merujuk kepada tempat tinggalnya di daerah Ampel Denta. Surabaya. Ajaran Sunan Ampel tentang cara hidup disebut Moh Limo. Ini adalah ajaran yang dibuat oleh Sunan Ampel untuk memperbaiki kondisi kerajaan Majapahit saat pemerintahan Prabu Brawijaya V, ketika moralitas menurun. Sunan Ampel adalah satu dari wali songo di pulau Jawa. Dia lahir di Champa pada tahun 1410 M. Orang tuanya adalah Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dan Dewi Candrawulan. Di masa kecilnya. Sunan Ampel dikenal sebagai Raden Rahmat. Nama Ampel lebih sering digunakan untuk merujuk kepada tempat tinggalnya di daerah Ampel e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 Islam. Semangat menyebar agama yang dikembangkan mampu mempertahankan unsurunsur lama keyakinan di satu sisi dan memperkenalkan budaya keagamaan Islam secara kreatif kepada masyarakat Hindu-Buddha melalui pendekatan sufisme di sisi lain, yang kemudian cepat diterima dan diadopsi oleh masyarakat. Jejak dakwah Sunan Ampel tersebar tidak hanya di Surabaya dan ibu kota Majapahit, tetapi juga di daerah Sukandana di Kalimantan. Pada saat itu, kerajaan Majapahit mengalami kemunduran setelah ditinggalkan oleh Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada karena meninggal. Terjadi perang saudara dan para adipati tidak setia lagi kepada raja Majapahit sehingga kerajaan terpecah-belah. Pajak dan upeti yang dikumpulkan oleh kerajaan tidak semua sampai ke istana Majapahit. Tindakan adipati memakai uang dari hasil upeti dan pajak untuk berjudi dan minum-minum. Praktik bertaruh dan minum-minum keras dilakukan oleh kaum bangsawan dan pangeran di kerajaan Majapahit. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, itu akan merusak kerajaan Majapahit. Menurut Babad Diponegoro dalam buku Aizid. Sunan Ampel berpengaruh di kalangan Majapahit. Kedatangannya menjadi penyebar agama Islam di daerah kekuasaan Majapahit. Sunan Ampel sudah mendapatkan izin langsung dari penguasa kerajaan tersebut. Pada tahun 1477 M. Sunan Ampel mengangkat Raden Fattah menjadi Sultan pertama. Sunan Ampel memiliki peran penting dalam politik umat agama Islam di Nusantara. Pada tahun 1479 M. Sunan Ampel bersama wali-wali lainnya mendirikan Masjid Demak. Berikut adalah beberapa cara yang dilakukan oleh Sunan Ampel untuk mengajak masyarakat agar memeluk agama Islam, contohnya: Membangun Masjid Pembangunan masjid ini sebagai sarana dakwah Sunan Ampel yang sama seperti ketika Rasulullah dan para sahabat hijrah ke Madinah, salah satu program pertama yang beliau lakukan adalah pembangunan sebuah masjid. Selain itu. Sunan Ampel membangun masjid sebagai pusat kekuatan umat, sehingga memandang pentingnya pendirian masjid sebagai sarana dakwah. Ia juga mendirikan pondok pesantren di Ampel Dento, yang terletak di daerah Wonokromo Mendirikan pesantren ini untuk melatih calon kader. Mendirikan Pesantren Sunan Ampel meneruskan perjuangan Maulana Malik Ibrahim dengan mendirikan pondok pesantren di Ampel Denta. Pondok pesantren ini menjadi pusat penyebaran agama Islam pertama di Jawa. Di tempat Sunan Ampel mengajar, ia membentuk murid-muridnya untuk menjadi pemimpin, lalu saat murid-muridnya berkembang. Sunan Ampel menyebarkan ajaran Islam di wilayah sekitar Pulau Jawa. Murid Sunan Ampel termasuk Sunan Giri. Raden Patah. Sunan Bonang. Sunan Drajat. Metode Dakwah Sunan Ampel Secara konsep, wali songo menerapkan berbagai metode dakwah seperti metode Mauidzah alHasanah, metode al-hikmah, dan metode tarbiyatul Berikut penjelasan terkait metode-metode dakwah tersebut: Metode Mauidzah Al- Hasanah Metode ini membantu untuk mengubah sikap buruk menjadi sikap yang baik, memberikan nasihat dan bimbingan kepada umat Islam demi keselamatan dengan penuh tanggung jawab. Prinsip metode ini fokus pada orang yang tergolong dalam kelompok awam, baik dari segi pemikiran maupun pengalaman mereka. Oleh karena itu, peran seorang dakwah adalah untuk membimbing dan memberikan banyak manfaat serta kebahagiaan bagi mad'unya. Metode Al-Hikmah Menurut Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi. AlHikmah adalah tentang argumentasi yang akurat dan keyakinan. Menurut Al-Zamakhsari. AlHikmah adalah perkataan yang pasti benar. Jadi. AlHikmah adalah ketika seseorang berbicara dengan benar, bijaksana, argumentatif, adil, penuh kesabaran, dan ketabahan. Dakwah Al-Hikmah adalah cara berdakwah dengan bijak, selalu memperhatikan suasana, situasi, dan kondisi sekitar. Metode ini digunakan oleh Sunan Ampel sebagai salah satu cara berdakwah. Tujuannya adalah untuk menjalankan dakwah yang bijaksana secara umum. Metode ini digunakan oleh Sunan Ampel untuk masyarakat awam. Metode Tarbiyatul Ummah Tarbiyah berasal dari bahasa Arab yang artinya Orang yang memberikan pendidikan disebut Murobi. Secara umum, kata tarbiyah bisa berarti berkembang menjadi Rabaa-yarbuu atau tumbuh menjadi Robiya-yarbaa. Kata "ummah" berasal dari bahasa Arab yang artinya masyarakat atau bangsa. Kata "ummah" berasal dari kata "amma-yaummu". Falsafah hidup Sunan Ampel Falsafah hidup Sunan Ampel adalah ajaran Moh Limo. Falsafah Moh Limo dirumuskan oleh Sunan Ampel untuk memperbaiki keadaan kerajaan Majapahit saat pemerintahan Prabu Brawijaya V e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 yang sedang mengalami penurunan moral. Moh limo adalah sebuah konsep penting dalam masyarakat Jawa kuno, yang sering disebut sebagai "jalan gelap" yang sebaiknya dihindari. Pada masa Kerajaan Majapahit, agama yang dianut masih adalah Hindu sekte Tantrik. Ajaran Hindu Tantrik ini memiliki kesamaan dengan filsafat hedonis yang mengatakan bahwa kebahagiaan adalah tujuan hidup manusia dan penderitaan sebaiknya dihindari. Salah satu adat dari agama ini adalah ritual pancamakara puja, cakra puja yang terdiri dari mamsha, matsya, madya, maithuna, dan mudra. Kelima benda ini penting dalam ritual penganut sekte Tantrayana atau Shiwa Bhairawa (Tantra Bhairaw. Menurut Muslimah dan Lailatul Maskhuroh, istilah Moh Limo adalah singkatan yang digunakan untuk menentang lima hal yang diharamkan dalam Islam dan dianggap sebagai dosa Sekte ini percaya bahwa untuk mencapai pembebasan rohani tertinggi yang abadi dan kuat, setiap orang harus menjalani lima tahapan ritual Molimo atau Panca Ma. Upacara dimulai dengan membuat lingkaran oleh sekelompok orang tanpa busana dari laki-laki dan perempuan. Di tengah lingkaran itu ada sesaji, dan dipimpin oleh seorang Bhairawais atau Cakraiswara. Setelah itu, tradisi dilanjutkan dengan makan daging dan minum minuman beralkohol sampai mabuk. Setelah mabuk, mereka akan melakukan hubungan seksual untuk memuaskan hasrat mereka. Dalam filsafat ini terdapat lima unsur yaitu moh main, moh maling, moh ngumbih, moh madat, dan moh madon. Arti dari kata tersebut adalah termasuk: Moh Main Bermain-main artinya tidak ingin berjudi. Judi seperti mempercayakan nasib pada anak panah. Perjudian dianggap tidak bertanggung jawab karena bisa membuat orang lupa akan tugas-tugas penting seperti memenuhi kebutuhan sendiri, memberi nafkah keluarga, dan peduli pada lingkungan Ahmad Yulianto menyarankan untuk memuat tiga pesan penting dalam permainan. Menghemat uang . Menjadi hemat Menggunakan waktu dengan . Menghindari yang namanya konflik Moh maling Maling artinya tidak mau mencuri atau mengambil sesuatu yang bukan miliknya. Moh maling membawa tiga pesan penting yaitu sebagai berikut: Mencuri membuat hubungan sosial masyarakat Ini tidak diperbolehkan dalam agama Islam karena bisa merusak hubungan antar sesama. Mencuri dapat mengganggu keamanan dan menciptakan ketidaknyamanan di lingkungan Agar tidak ada kerugian, penting bagi masyarakat untuk menjaga perasaan orang lain dan menghindari membuat kerugian saat hidup bersama dalam masyarakat. Moh Ngumbih Moh Ngumbih yang artinya tidak mau minumminuman keras atau hal yang memabukkan. Sebagaimana diungkapkan, minuman keras mampu mendatangkan dampak negatif seperti hilangnya akal, merusak diri dan membuat ketagihan. Dengan hilangnya akal sehat seseorang itu maka dampaknya akan kehilangan daya untuk mempergunakan suara Yang mana dari suara hati itu dapat menunjukkan mana yang benar dan mana yang Sebagaimana Allah berfirman dalam AlQurAoan surah An Nahl : 67 Yang Artinya AuDan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda . ebesaran Alla. bagi orang yang memikirkan. Ay (Q. s An Nahl : . Moh Ngumbuih memiliki empat pesan penting yaitu antara lain: Melindungi otak dari bahayanya alkohol dapat mencegah perilaku impulsif, emosional, dan keras kepala, sehingga kita dapat membuat keputusan Melindungi Untuk menghindari akhir hidup yang buruk, beralkohol karena dapat meningkatkan risiko Menghindari perilaku kriminal, minum miras dapat merusak pikiran manusia. Kehilangan akal sehat dapat membuat seseorang melakukan tindakan yang tidak wajar, seperti melakukan Moh Madat Moh madat ini artinya tidak menggunakan obat terlaran dan menghisap yang candu, moh madat ini dalam bahasa indonesianya yaitu tidak menghisap narkoba dan juga semacamnya. Mengkonsumsi narkotika memiliki berbagai dampak negatif kepada penggunanya, seperti membuat daya khayal yang membuat seseorang menjadi pemalas. Dari sifat yang pemalas ini bisa membuat seseorang menjadi pengangguran bahkan dampak negatif yang lebih parah adalah bisa membuat seseorang melakukan tindakkan kriminal guna bisa memuaskan hasrat Sebagaimana telah tercantum dalam qurAoan Surah Hud : 101 e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 Yang artinya AuDan kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu adalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan itu dan tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka. Ay (Q. s Hud : . Moh madat ini memiliki tiga pesan penting yaitu sebagai bertikut: Untuk menghindari kecanduan, hindari melakukan sesuatu secara berlebihan dan terus menerus. Ubahlah teks berikut ke dalam bentuk yang sederhana, pastikan kejelasan dan kemudahan dalam membacanya. Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti tanpa tambahan komentar atau Jangan menambahkan informasi Parafrae teks dengan nada yang jelas dan objektif tanpa menggunakan frasa bertutur yang bersahabat, bahkan ketika memberikan contoh atau Lekatkan struktur, jeda baris, dan panjang paragraf yang tepat dari teks aslinya. Teks hasilnya harus dalam bahasa Indonesia. Menggunakan narkoba bisa membuat seseorang malas karena menyebabkan rasa nyaman yang membuat pengguna tidak ingin meninggalkan keadaan Ubah teks berikut ke dalam bahasa yang lebih sederhana, pastikan kejelasan dan Gunakan kata-kata yang mudah dipahami dan relevan sambil mengubah teks Hindari komentar tambahan, permintaan, atau kalimat percakapan dalam jawaban tersebut. Jangan menambahkan detail atau informasi Paraphrase teks tersebut dengan nada yang jelas dan objektif tanpa menggunakan frasa seperti 'tolong' atau bahasa sopan lainnya, bahkan ketika membahas contoh atau konten instruksional. Kekekalan struktur, jeda baris, spasi, dan panjang paragraf harus dipertahankan. Teks hasilnya harus dalam bahasa Indonesia. Untuk menjaga stabilitas negara, penyebaran narkoba yang luas dapat mengganggu stabilitas negara tersebut. Moh Madon Moh madon menolak untuk bermain dengan perempuan yang bukan mahramnya, sikap ini seharusnya dihindari oleh seorang pria. Moh Madon ini memiliki tiga pesan penting yaitu: Untuk melindungi kesucian diri, penting untuk menghindari melakukan seks bebas. Jangan melakukan hubungan seks tanpa pertimbangan yang matang. Menjaga keturunan, hubungan gelap dapat membuat anak dilahirkan tanpa keturunan yang jelas Orang tua yang melakukan perzinahan tidak bisa menjadi contoh yang baik untuk anak-anak mereka. Anak-anak bisa meniru perilaku buruk orang tua saat mereka dewasa. Kiat mendirikan Kerajaan Islam Kerajaan Islam di Indonesia muncul karena pengaruh sejarah pendidikan Islam. Tujuan utamanya adalah untuk memperluas ajaran agama Islam kepada umat Islam. Salah satu kerajaan yang disebut Kerajaan Demak adalah kerajaan pertama yang dibangun dengan Islam sebagai bagian dari Pada saat itu. Demak adalah pemimpin dalam memperjuangkan agama Islam di Pulau Jawa. Para walisongo sengaja terlibat dalam pembentukan kerajaan tersebut. Kerajaan Demak terletak di provinsi Jawa Tengah, kabupaten Demak. Pada masa lampau, kabupaten Demak sering disebut Bintoro atah Glagah wangi sebagai kerajaan di bawah Majapahit. Kerajaan Demak sering dikunjungi oleh para pedagang Islam. Demak berasal dari kata istilah yang berasal dari bahasa kawi, yang artinya pegangan atau Menurut bahasa Arab, kata "Dama'" berarti air mata. Pada abad ke-15 M, kerajaan Demak dikuasai oleh Majapahit. Namun, saat Majapahit mundur, kerajaan Demak mulai berkembang pesat. Sejak itu, kerajaan Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam dengan banyak pengunjung dari kalangan pedagang Islam. Tidak hanya itu, pedagang asing juga mulai datang ke Kerajaan Demak. Sejarah kerajaan Demak dimulai pada abad ke-15, sekitar tahun 1478. Pada saat itu. Majapahit mengalami kemunduran di bawah pemerintahan Brawijaya V. Kerajaan baru yang muncul adalah kerajaan Demak. Ketika kerajaan baru muncul, warga sekitar menjadi heran karena daerah Demak dianggap tidak subur akibat sering terjadi banjir. Pada abad ke-15 M. Kerajaan Demak terbentuk sekitar tahun 1478. Pada saat itu. Majapahit mengalami kejatuhan yang dipimpin oleh pemerintahan Brawijaya V. Setelah itu, muncul kerajaan baru yang dikenal sebagai kerajaan Demak. Setelah munculnya kerajaan baru di Demak, penduduk sekitar merasa heran karena daerah tersebut dianggap tidak subur dan sering terkena banjir. Saat Sunan Ampel memimpin, para wali songo sepakat menjadikan Raden Patah sebagai raja pertama di kerajaan Demak, yang juga menjadi kerajaan pertama di Pulau Jawa. Raden Fatah adalah anak dari raja terakhir di Majapahit, yakni putra dari Prabu Briwijaya. Saat mengatur pemerintahan. Raden Fatah tidak melakukannya sendiri, tetapi dibantu oleh para wali songo, termasuk di antaranya Sunan Ampel. Saat masih muda. Raden Fatah sudah mendapat pendidikan e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 dari kalangan bangsawan dan politik. Ketika Raden Fatah masih muda, ia berangkat dari Cirebon dan bertemu dengan Pangeran Modang atau Sunan Gunung Jati. Pangeran Modang menyuruh Raden Fatah untuk menemui Sunan Ampel agar bisa belajar mengaji. Kemudian, beliau melanjutkan perjalanannya ke perbatasan Majapahit. Raden Fatah meminta Raden Timbul untuk melanjutkan perjalanan di Majapahit, sementara beliau sendiri pergi ke Sunan Ampel. Setelah Raden Fatah belajar mengaji, dia menikahi Nyai Ageng Maloka, putri Sunan Ampel. Setelah menikah. Sunan Ampel memerintahkan Ratden Fatah untuk membuka desa Glagahwangi. Setelah itu. Raden Fatah dan temannya. Wonosalam, pergi ke desa tersebut. Setibanya di sana, mereka melanjutkan perintah yang diberikan oleh Sunan Ampel. Setelah desa dibuka, tidak memerlukan waktu lama bagi desa tersebut untuk menjadi padat dan berkembang menjadi kota. Pada tahun 1511. Raden Fatah menjadi pemimpin kerajaan Demak. Kerajaan Demak berkembang pesat karena dipengaruhi oleh para walisongo dan karena latar belakang pendidikan Raden Fatah sendiri. Selama masa pemerintahannya. Raden Fatah tidak sendirian tetapi dibantu oleh anaknya yang bernama Pati Unus. Prabu Kertabhumi Briwijaya V mendengar tentang rencana pembentukan kerajaan yang bertujuan melawan Raja. Kemudian Prajurit Majapahit menghancurkan Kerajaan Demak, tetapi rencana itu tidak terjadi karena Raden Husein bertemu langsung dengan Prabu Kertabhumi Briwijaya V. Kemudian Raden Husein memberitahu bahwa Raden Fatah adalah putra dari Prabu itu sendiri. Setelah mendengar penjelasan dari Raden Husein. Prabu memerintahkan agar Raden Husein menemui Raden Fatah dan mengajaknya datang ke Majapahit. Setelah itu. Raden Husein pergi ke Bintoro. Kedatangan Raden Husein di Bintoro disambut baik karena dia adalah adik Raden Fatah. Raden Husein datang menjelaskan maksudnya kepada Bintoro. Ia diutus sang Prabu untuk memastikan rencana pemberontakan penduduk muslim di Bintoro hanyalah berita belaka. Pada tahun 1518. Raden Fatah meninggal pada usia 70 tahun dan dikuburkan di pemakaman di sebelah barat Masjid Agung Demak. Setelah Raden Fatah meninggal, putranya yang bernama Pati Unus menggantikan posisinya sebagai pemimpin. KESIMPULAN Penyebaran dan perkembangan Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, didorong oleh praktik dakwah yang dilakukan oleh para wali songo. Menurut penulis, keberadaan wali songo sebagai penyebar agama Islam di Pulau Jawa menjadikan mereka tokoh perintis Islam di Indonesia. Sama seperti Raden Rahmat atau Sunan Ampel, dia datang ke Jawa pada tahun 1421 M. Setelah itu, dia diangkat sebagai ketua wali songo. Sunan Ampel mengambil alih jabatan Syekh Maulana Ibrahim setelah kematiannya pada tahun 1419 M. Sunan Ampel kemudian datang ke pulau Jawa. Ia adalah putra dari Syekh Maulana Ibrahim dan menerapkan falsafah Mo Limo, yang berarti 5 larangan yang tidak boleh dilanggar. Awalnya. Sunan Ampel menyebarkan ajaran Islam secara unik dengan mengumpulkan orang-orang dalam perkumpulan kecil yang rahasia, bukan di mimbar. Seiring berjalannya waktu, murid-muridnya bertambah banyak, hingga akhirnya Sunan Ampel mendirikan Pondok Pesantren penyebaran ajaran Islam. DAFTAR PUSTAKA