Pendampingan Pencatatan Kas Harian Berbasis Aplikasi Catatan Keuangan (Buku Kas Haria. Pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu Paldi Awan Syahputra . Eska Prima Monique Damarsiwi . Suswati Nasution. Kresnawati . Lydia Gustina Putri . Dewi Harwini. ,Denis RyantoTambunan . Oni Yulianti. 1,2,3,4,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 Faldyawansyaputra@gmail. 2 ds. monique@gmail. 3 suswatinasution@unived. 4 ragilkresnawati@unived. ARTICLE HISTORY Received . Juni 2. Revised . Juli 2. Accepted . Juli 2. KEYWORDS Msmes. Daily Cash Book. Utilisation Of Digital Financial Applications. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun banyak pelaku usaha yang masih menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, khususnya dalam mencatat arus kas harian secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu dalam mengelola pencatatan kas harian berbasis aplikasi keuangan sederhana, yaitu Buku Kas Harian. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap observasi, pelatihan, pendampingan langsung, serta evaluasi penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik UMKM mulai terbiasa menggunakan aplikasi untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, sehingga dapat memantau kondisi keuangan usahanya secara lebih teratur dan akurat. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan UMKM dapat meningkatkan literasi keuangan dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat berdasarkan data keuangan yang terdokumentasi dengan baik. boleh mengandung akronim dan sitasi. ABSTRACT MSMEs have an important role in supporting the local economy, but many business actors still face obstacles in financial recording, especially in recording daily cash flow systematically. This community service activity aims to assist UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu in managing daily cash records based on simple financial applications, namely the Daily Cash Book. The implementation method consists of observation, training, direct assistance, and evaluation of the use of the application. The results of the activity show that MSME owners are getting used to using the application to record daily income and expenses, so that they can monitor the financial condition of their business more regularly and accurately. With this assistance, it is hoped that MSMEs can improve financial literacy and make more informed business decisions based on well-documented financial data. PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian nasional, dengan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, dan ekspor (Fajri, 2021. Hamza & Agustien, 2019. Hendrawan al, 2. Jumlah UMKM di Indonesia merupakan salah satu jumlah UMKM yang cukup tinggi yaitu mencapai 8,71 juta unit usaha di tahun 2022. Namun dengan tingginya jumlah UMKM tersebut. Indonesia masih dilanda krisis moneter dan krisis ekonomi yang dapat menyebabkan perekonomian nasional menjadi melemah (Pratiwi et al. ,2. Yiwa dan AsAoari . Mengatakan bahwa pencatatan laporan keuangan memiliki fungsi yang sangat besar bagi para pelaku bisnis UMKM dikarenakan adanya transaksi yang terjadi sesuai bukti dokumen yang dicatat sesuai dengan urutan waktu (Kronologi. Budiarto et. Mengatakan bahwa UMKM dituntut memiliki kinerja yang baik karena persaingan usaha antar UMKM yang sangat tinggi. Mayangsari dan Endang . menjelaskan bahwa rendahnya kualitas sumber daya manusia merupakan kendala umum yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia. Sumber daya manusia merupakan hal esensial dalam menjalankan usaha. Pelaku usaha sebagai penggerak bisnis dituntut untuk memliki kemampuan dan potensi yang mempuni untuk menjalankan UMKM dari berbagai aspek untuk menopang dan menjalankan usaha tersebut (Jehaman dan Chandra,2. Sebagian besar pelaku UMKM di Indonesia, termasuk yang ada di Bengkulu, masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan mereka, terutama dalam hal pencatatan kas harian. Banyak UMKM yang masih mengandalkan metode manual untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, yang sering kali tidak terstruktur dengan baik. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memantau arus kas dan mengidentifikasi masalah keuangan yang mungkin timbul. Selain itu, keterbatasan pengetahuan tentang penggunaan teknologi untuk mendigitalisasi pencatatan keuangan juga menjadi salah satu hambatan. Padahal, pencatatan keuangan yang baik sangat penting untuk memantau performa usaha, membuat keputusan yang tepat, dan meningkatkan peluang akses ke pendanaan, baik dari lembaga keuangan Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 295 Ae 300 | 295 maupun investor (Khusnaini, 2. Pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu UMKM meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan mereka (Hasan, 2. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penerapan teknologi dalam bentuk aplikasi pencatatan keuangan harian menjadi solusi yang efektif. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi Catatan Keuangan (Buku Kas Haria. , yang dirancang untuk memudahkan UMKM dalam melakukan pencatatan kas secara praktis dan efisien. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih mudah memantau arus kas usaha, menganalisis pemasukan dan pengeluaran, serta mengambil keputusan yang lebih tepat dan berbasis data. Kegiatan pendampingan yang dilakukan pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji di Bengkulu bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan aplikasi ini, sehingga mereka dapat mengelola keuangan dengan lebih baik dan mendukung pertumbuhan usaha mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan pencatatan kas harian pelaku UMKM melalui pemanfaatan aplikasi keuangan digital. Pendampingan dilakukan secara langsung kepada UMKM Arabian Kebab Bang Aji di Bengkulu sebagai mitra binaan. Dengan pelatihan dan pembimbingan yang tepat, pelaku usaha diharapkan mampu menggunakan aplikasi pencatatan keuangan seperti BukuKas secara mandiri dan konsisten. Hal ini sejalan dengan hasil kegiatan serupa yang menunjukkan bahwa pendampingan berbasis teknologi dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pencatatan keuangan dan berdampak pada efisiensi pengelolaan usaha (Rismawandi et al. , 2. Oleh karena itu, program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong digitalisasi UMKM serta penguatan daya saing usaha kecil di daerah. METODE Pendampingan pencatatan kas harian berbasis aplikasi Buku Kas pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang dirancang secara sistematis untuk memastikan proses transfer pengetahuan dan keterampilan berjalan efektif. Adapun tahapan metode yang digunakan adalah sebagai berikut: Sosialisasi dan Edukasi Awal Tahapan pertama adalah memberikan pemahaman dasar kepada pemilik dan pengelola UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan, khususnya pencatatan kas harian. Pada tahap ini, dijelaskan mengenai manfaat pencatatan yang baik, seperti membantu dalam mengontrol arus kas, merencanakan keuangan usaha, serta mempermudah dalam evaluasi kinerja usaha. Materi disampaikan melalui diskusi interaktif agar peserta dapat mengaitkan langsung dengan kondisi Pengenalan dan Instalasi Aplikasi Buku Kas Setelah peserta memahami pentingnya pencatatan keuangan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan aplikasi Buku Kas sebagai alat bantu pencatatan yang sederhana dan praktis. Peserta didampingi untuk mengunduh dan menginstal aplikasi Buku Kas pada perangkat smartphone masingmasing. Proses instalasi ini dilakukan sambil memberikan penjelasan mengenai fitur-fitur utama yang tersedia dalam aplikasi. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Tahapan berikutnya adalah pelatihan teknis penggunaan aplikasi Buku Kas. Pada sesi ini, peserta diajarkan bagaimana cara mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, membuat kategori transaksi, serta memanfaatkan fitur laporan keuangan yang tersedia. Pelatihan diberikan secara praktik langsung, dimana peserta memasukkan data transaksi harian simulasi agar lebih memahami Pendampingan Praktik Pencatatan Harian Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan intensif selama beberapa hari hingga satu minggu untuk memastikan peserta mampu menerapkan pencatatan kas harian secara mandiri. Pendampingan ini meliputi pemantauan aktivitas pencatatan, memberikan solusi atas kendala teknis, serta memberikan tips-tips dalam menjaga konsistensi pencatatan. Evaluasi Pada tahap akhir, dilakukan evaluasi terhadap penerapan pencatatan kas harian menggunakan Evaluasi dilakukan dengan cara mengecek data yang telah dicatat, mengukur keteraturan pencatatan, serta mendiskusikan manfaat yang telah dirasakan oleh peserta. Dari hasil evaluasi, kemudian diberikan arahan tindak lanjut seperti pengembangan pencatatan yang lebih detail, atau memanfaatkan fitur tambahan aplikasi untuk keperluan usaha yang lebih besar 296 | Paldi Awan Syahputra. Eska Prima Monique. Suswati Nasution. Kresnawati. Lydia Gustina Putri. Dewi Harwini. Denis Ryanto. Oni Yulianti. Pendampingan Pencatatan Kas Harian Berbasis Aplikasi . HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Pendampingan pencatatan kas harian berbasis aplikasi Buku Kas pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu telah terlaksana dengan baik sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Kegiatan dimulai dengan sesi sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola usaha mengenai pentingnya melakukan pencatatan keuangan secara teratur. Pada sesi ini, disampaikan manfaat pencatatan keuangan dalam mengelola usaha, seperti mengontrol arus kas, mengukur keuntungan, dan membantu pengambilan keputusan bisnis. Pengelola UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi berlangsung. Tahap selanjutnya adalah instalasi dan pengenalan aplikasi Buku Kas. Pengelola UMKM didampingi untuk mengunduh, memasang, serta membuat akun pada aplikasi Buku Kas menggunakan smartphone. Selama proses ini, pengelola mitra usaha diberikan penjelasan mengenai fitur-fitur utama aplikasi, seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pembuatan kategori transaksi, serta cara melihat laporan keuangan harian yang disediakan oleh aplikasi. Setelah pengenalan aplikasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pencatatan kas harian. Pengelola usaha diarahkan untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam operasional harian, baik transaksi penjualan produk maupun pembelian bahan baku, dengan menggunakan aplikasi Buku Kas. Selama praktik berlangsung, sebagai pendamping saya secara aktif memberikan bimbingan untuk memastikan pengelola usaha mampu melakukan pencatatan dengan benar dan konsisten. Monitoring dan evaluasi awal juga dilakukan dengan memeriksa hasil pencatatan yang telah dilakukan oleh peserta. Dari hasil monitoring, diketahui bahwa pemilik UMKM mulai terbiasa melakukan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi dan semakin memahami pentingnya melakukan pencatatan secara real-time untuk menghindari kehilangan data transaksi. Secara keseluruhan, hasil aktivitas menunjukkan bahwa: A UMKM Arabian Kebab Bang Aji telah mampu menggunakan aplikasi Buku Kas secara mandiri untuk mencatat transaksi harian. A Pencatatan keuangan menjadi lebih sistematis, rapi, dan terdokumentasi dengan baik. A Pemilik usaha menyadari pentingnya pencatatan keuangan dalam menunjang kelangsungan dan pengembangan bisnisnya. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi UMKM Arabian Kebab Bang Aji untuk membangun sistem pengelolaan keuangan usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan ke depannya. Pada kegiatan pendampingan pencatatan kas harian berbasis aplikasi Buku Kas pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu, setiap tahapan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemilik usaha dalam mengelola keuangan mereka secara lebih efisien. Setiap aktivitas yang dilakukan tidak hanya membantu pemilik usaha untuk memahami pentingnya pencatatan kas, tetapi juga memfasilitasi mereka dalam mengimplementasikan sistem pencatatan yang lebih terstruktur menggunakan aplikasi. Gambar 1: Pendampingan Dan Sosialisasi Pencatatan Keuangan Pengelola Mitra Usaha Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 2 Juli 2025 page: 295 Ae 300 | 297 Penyelesaian Masalah Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi UMKM Arabian Kebab Bang Aji, maka tim melakukan pendampingan serta mengajarkan penggunaan aplikasi catatan keuangan UMKM agar dapat mempermudah pencatatan transaksi harian dan bisa mengetahui pengeluaran dan pemasukan secara lebih ter organisir. Adapun tampilan aplikasinya sebagai berikut: Gambar 2. Tampilan Aplikasi Keuangan Catatan Keuangan Gambar 3. Tampilan fitur Aplikasi Catatan Gambar 4. Tampilan Buku Kas Harian Gambar 5. Cara input pendapatan 298 | Paldi Awan Syahputra. Eska Prima Monique. Suswati Nasution. Kresnawati. Lydia Gustina Putri. Dewi Harwini. Denis Ryanto. Oni Yulianti. Pendampingan Pencatatan Kas Harian Berbasis Aplikasi . Gambar 6 : Data Transaksi Pendapatan Oleh Pengelola UMKM Arabian Kebab Bang Aji Menggunakan Aplikasi Catatan Keuangan KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pendampingan pencatatan kas harian berbasis aplikasi Buku Kas pada UMKM Arabian Kebab Bang Aji Bengkulu berjalan dengan baik dan efektif. Pengelola usaha mampu memahami pentingnya pencatatan keuangan dan dapat menggunakan aplikasi Buku Kas secara mandiri untuk mencatat transaksi harian. Dengan adanya pencatatan yang lebih teratur, pengelolaan keuangan usaha menjadi lebih sistematis dan terdokumentasi. Ke depan, diharapkan pemilik usaha dapat terus konsisten melakukan pencatatan harian, rutin mengevaluasi laporan keuangan, serta mengembangkan penggunaan fitur aplikasi untuk mendukung pertumbuhan usahanya UCAPAN TERIMA KASIH Bagian ucapan terima kasih dapat disertakan untuk mengapresiasi pihak-pihak yang membantu aktivitas pengabdian kepada masyarakat. DAFTAR PUSTAKA