Journal of Applied Multimedia and Networking (JAMN) Vol. No. Desember 2025, pp. e-ISSN: 2548-6853 FlighTech Immersion: Aplikasi VR Dengan Integrasi Hand Tracking untuk Eksplorasi Komponen Pesawat Aditia Nurfikri*. Ardiman Firmanda** * Informatics Engineering. Batam State Polytechnic ** Multimedia and Network Engineering. Batam State Polytechnic Article Info ABSTRACT Article history: The development of Virtual Reality (VR) technology has made significant contributions to educational transformation, particularly in vocational learning contexts. This research aims to develop and evaluate an interactive learning application called Flightech Immersion, a VR-based platform integrated with hand tracking technology to facilitate students in exploring aircraft components virtually. The application development employed the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, encompassing six phases: concept, design, material collecting, assembly, testing, and Functional testing was conducted using the black-box testing method, while user evaluation utilized a quantitative descriptive approach through questionnaires distributed to 32 students from the Aircraft Maintenance Engineering Study Program at Batam State Polytechnic. The research findings revealed an average user satisfaction score of 4. categorized as "Very Feasible". These results indicate that Flightech Immersion can serve as an innovative and effective educational medium to support immersive learning in aviation technology. Received Dec 14th, 2025 Revised Dec 23rd, 2025 Accepted Dec 26th, 2025 Keyword: Virtual Reality, immersive learning, hand tracking, aviation technology. MDLC Corresponding Author: Ardiman Firmanda. Teknologi Rekayasa Multimedia. Politeknik Negeri Batam. Jl. AhmadYani. Tlk. Tering. Kec. Batam Kota. KotaBatam. Kepulauan Riau. Email : ardiman@polibatam. INTRODUCTION Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya di lingkungan perguruan tinggi vokasi seperti Politeknik Negeri Batam. Penerapan teknologi terkini menjadi faktor kunci dalam menciptakan proses belajar yang lebih efektif, efisien, serta menarik, terutama dalam bidang-bidang spesifik seperti teknik aviasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan untuk mendukung tujuan tersebut adalah aplikasi Flightech Immersion, yaitu sebuah aplikasi berbasis teknologi Virtual Reality yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang imersif dalam mengeksplorasi dunia aviasi. Berdasarkan hasil riset bersama Kepala Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU), penerapan teknologi Virtual Reality diharapkan dapat menghadirkan lingkungan virtual yang menyerupai kondisi nyata. Dengan adanya hanggar dan pesawat asli yang telah tersedia di Politeknik Negeri Batam sebagai sarana praktik, pemanfaatan Virtual Reality bertujuan untuk melengkapi proses pembelajaran dengan cara yang lebih interaktif dan imersif. Teknologi ini memungkinkan mahasiswa untuk menjelajahi dan memahami komponen-komponen pesawat secara mendalam tanpa keterbatasan akses fisik, sehingga memberikan nilai tambah dalam pembelajaran formal berbasis teknologi digital . Pesawat terbang tersusun atas berbagai komponen vital yang saling terintegrasi untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional. Pemahaman terhadap fungsi serta interaksi antar komponen menjadi http://jurnal. id/index. php/JAMN e-ISSN: 2548-6853 aspek penting dalam dunia aviasi. Aplikasi Flightech Immersion memungkinkan pengguna untuk mempelajari komponen-komponen tersebut secara virtual, memberikan wawasan mendalam sekaligus menjadikan proses belajar lebih menarik dan aman. Untuk meningkatkan kualitas interaksi dalam aplikasi, teknologi Hand Tracking diterapkan sebagai metode kontrol alami bagi pengguna. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk mengenali gerakan tangan dan jari pengguna sebagai perintah input tanpa memerlukan perangkat tambahan seperti kontroler fisik . Dalam aplikasi Flightech Immersion, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan objek-objek virtual melalui gerakan tangan, menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif . Perangkat keras yang digunakan dalam penelitian ini adalah Oculus Meta Quest 2, yang mendukung fitur Hand Tracking secara mandiri. Perangkat ini memanfaatkan pelacakan visual untuk mendeteksi posisi tangan dan sudut jari pengguna secara real-time, sehingga memungkinkan interaksi yang presisi dengan lingkungan virtual . Integrasi teknologi Virtual Reality dan Hand Tracking diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memberikan kontribusi positif terhadap penerapan teknologi berbasis digital di bidang aviasi. Dengan demikian, penelitian ini difokuskan pada perancangan aplikasi Virtual Reality dengan integrasi teknologi Hand Tracking dan pengukuran tingkat kelayakan penggunaannya sebagai media Melalui pendekatan ini, aplikasi Flightech Immersion diharapkan dapat menjadi sarana inovatif yang memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap dunia aviasi secara menyeluruh, serta layak diimplementasikan dalam konteks pendidikan vokasi. RESEARCH METHOD 1 Metode Perancangan Produk Perancangan aplikasi Virtual Reality Flightech Immersion dalam penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode ini dipilih karena memberikan pendekatan yang sistematis sekaligus fleksibel dalam proses pengembangan produk multimedia interaktif. MDLC dikembangkan oleh Luther Sutopo yang terdiri dari enam tahapan utama, yaitu: Concept. Design. Material Collecting. Assembly. Testing, dan Distribution . Figure 1 Tahapan Metode MDLC Adapun penjelasan dari masing-masing tahapan MDLC adalah sebagai berikut: Concept: Pada tahap ini, dirancang ide dasar dan tujuan aplikasi, yaitu menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan imersif melalui visualisasi 3D komponen pesawat dan interaksi berbasis hand tracking. Figure 2 Flowmap konsep aplikasi VR Flightech Immersion JAMN Vol. No. Desember 2025: 53 Ae 62 JAMN e-ISSN: 2548-6853 Design: Tahap ini difokuskan pada pembuatan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) sebagai dasar pengembangan aplikasi Virtual Reality. Desain 2D dibuat menggunakan Adobe Illustrator dengan palet warna dominan biru hingga ungu gradasi untuk memberi kesan modern dan edukatif. Navigasi dalam aplikasi dirancang menggunakan gesture seperti pinch untuk memilih, swipe untuk berpindah, dan open-hand untuk kembali. Struktur navigasinya terdiri dari: Figure 3 Struktur Navigasi Ikon dan tombol disusun secara intuitif untuk membantu orientasi pengguna di lingkungan 3D, sehingga pengalaman belajar terasa lebih alami dan interaktif Material Collecting: Mengumpulkan seluruh bahan pendukung seperti model 3D pesawat dan hanggar, desain elemen UI/UX, serta referensi teknis. Semua aset ini dipersiapkan agar sesuai dengan kebutuhan konten aplikasi. Assembly: Proses pembangunan dilakukan di platform Unity Engine. Semua elemen dikombinasikan menjadi aplikasi yang utuh, termasuk integrasi fitur interaktif seperti gerakan tangan dan navigasi virtual. Tahap ini memastikan seluruh komponen berjalan secara terkoordinasi. Testing: Pengujian dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing, yaitu pengujian fungsionalitas tanpa melihat struktur kode program. Pengujian difokuskan pada fitur utama yang berhubungan langsung dengan interaksi pengguna melalui teknologi Hand Tracking dan visualisasi 3D . Tabel 1 berikut merangkum fitur yang diuji dalam aplikasi Flightech Immersion: Table 1 Pengujian Aplikasi Flightech Immersion Fitur yang Dirancang Navigasi Menu Eksplorasi Komponen Pesawat Tampilan Informasi Teknis Respon Interaksi Hand Tracking Tombol Keluar (Exi. Tampilan Model 3D Animasi Interaksi Informasi Komponen Pesawat Fungsi yang Akan Diuji Memastikan pengguna dapat bernavigasi melalui menu utama aplikasi dengan hand tracking. Memastikan pengguna dapat memutar, memperbesar, dan memperkecil model 3D komponen pesawat. Memastikan informasi teknis komponen pesawat ditampilkan saat komponen Menguji kecepatan dan keakuratan aplikasi dalam mendeteksi gerakan tangan Memastikan aplikasi keluar dengan benar saat tombol Exit digunakan. Memastikan model 3D komponen pesawat terlihat jelas dan detail di aplikasi. Memastikan animasi interaksi seperti memutar atau memperbesar model berjalan Memastikan setiap komponen memiliki informasi teknis yang sesuai dan lengkap. Distribution: Aplikasi didistribusikan kepada Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) Politeknik Negeri Batam. Produk ini diharapkan menjadi media pembelajaran interaktif yang efektif dan inovatif di lingkungan pendidikan vokasi. 2 Teknik Analisis Data Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis, faktual, dan akurat tingkat kelayakan dan efektivitas aplikasi Flightech Immersion sebagai media pembelajaran berbasis Virtual Reality dengan integrasi teknologi Hand Tracking. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis persepsi dan pengalaman pengguna dalam mengeksplorasi komponen pesawat setelah menggunakan aplikasi. Pendekatan kuantitatif dipilih karena memungkinkan pengukuran numerik terhadap aspek kemudahan penggunaan, fungsionalitas, kualitas konten, efektivitas interaksi, dan kepuasan pengguna. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner, kemudian diolah dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif, seperti perhitungan rata-rata skor dan distribusi frekuensi. Untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian, tahap analisis diawali dengan penetapan kriteria responden yang sesuai, dilanjutkan dengan penentuan jumlah sampel yang representatif, pemilihan dan perancangan instrumen pengumpulan data, serta penetapan teknik pengolahan data . Penjabaran lebih lanjut mengenai setiap tahap tersebut disampaikan dalam sub bab berikut ini: 1 Kriteria Responden Untuk menjaga validitas dan relevansi data yang dikumpulkan, responden dalam penelitian ini ditetapkan secara purposive, yaitu dipilih secara sengaja berdasarkan kesesuaian dengan tujuan penelitian. Kriteria responden ditentukan sebagai berikut: FlighTech Immersion: Aplikasi VR Dengan Integrasi Hand Tracking untuk Eksplorasi Komponen Pesawat (Nurfikr. e-ISSN: 2548-6853 Mahasiswa aktif dari Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) semester 2 di Politeknik Negeri Batam, yang dinilai memiliki kompetensi dan pemahaman dasar mengenai komponen pesawat, sehingga sesuai dengan konteks pembelajaran dalam aplikasi Flightech Immersion. Belum pernah menggunakan aplikasi Flightech Immersion sebelumnya, guna memastikan bahwa pengalaman eksplorasi dalam penelitian ini bersifat awal . irst-time user experienc. Penetapan kriteria ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar mencerminkan efektivitas aplikasi dalam mendukung proses pembelajaran pada kelompok pengguna yang sesuai secara akademik, sambil tetap mempertimbangkan keberagaman pengalaman mereka dalam penggunaan teknologi Virtual Reality . 2 Teknik Penentuan Jumlah Sampel Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi tidak terbatas pada manusia, tetapi juga mencakup objek dan benda lainnya, serta tidak hanya sebatas jumlah, melainkan meliputi seluruh karakteristik dan sifat yang dimiliki oleh subjek atau objek tersebut . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) semester 2 di Politeknik Negeri Batam yang berjumlah 98 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan atau kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Responden dipilih secara khusus dari kalangan mahasiswa aktif TPPU yang memiliki latar belakang keilmuan yang relevan dengan konten pembelajaran dalam aplikasi Virtual Reality Flightech Immersion . Pemilihan teknik purposive sampling didasarkan pada keterbatasan waktu, dan akses terhadap seluruh populasi, sehingga peneliti secara sengaja memilih responden yang dianggap mampu memberikan data yang valid dan relevan. Dari total populasi sebanyak 98 orang, jumlah responden yang berhasil dikumpulkan sebanyak 32 orang. Jumlah ini dianggap memadai untuk dianalisis secara kuantitatif deskriptif, sebagaimana dijelaskan oleh Sugiyono, bahwa dalam kondisi tertentu, pengambilan sampel secara purposive dapat dilakukan untuk memperoleh data yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penelitian . 3 Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket . yang dirancang secara terstruktur. Kuesioner ini terdiri dari 10 pernyataan yang disusun berdasarkan Skala Likert 1 - 5 poin . , dengan rentang skor pada tabel 2 sebagai berikut: Table 2. Rentang Skor Skala Likert Skor Katagori Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Ragu-ragu (RG) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Pernyataan-pernyataan dalam kuesioner dikelompokkan ke dalam lima aspek utama yang merepresentasikan pengalaman pengguna selama menggunakan aplikasi Virtual Reality (VR). Kelima aspek tersebut adalah sebagai berikut . Kemudahan Penggunaan (Ease of Us. - Penggunaan Hand Tracking membuat aplikasi ini lebih intuitif dan mudah diakses, bahkan bagi pengguna yang belum terbiasa dengan teknologi Virtual Reality. Fungsionalitas dan Interaktivitas (Functionality and Interactivit. - Mengevaluasi keakuratan dan responsivitas fitur utama seperti Hand Tracking, serta sejauh mana fitur-fitur tersebut dapat mendukung eksplorasi komponen pesawat secara interaktif dan imersif. Efektivitas Visualisasi dan Pemahaman Materi (Visualization and Learning Effectivenes. - Mengukur kemampuan aplikasi dalam menyajikan informasi visual yang jelas, serta mendukung pemahaman cepat terhadap struktur dan fungsi komponen pesawat dalam bentuk 3D interaktif. Kualitas dan Relevansi Konten (Content Quality and Relevanc. - Menilai apakah informasi teknis yang disajikan akurat, sesuai dengan materi pembelajaran, dan relevan bagi mahasiswa Teknik Perawatan Pesawat Udara. Kepuasan dan Dampak Penggunaan (User Satisfaction and Learning Impac. - Mengukur kepuasan keseluruhan pengguna terhadap pengalaman menggunakan aplikasi, serta potensi aplikasi dalam meningkatkan motivasi belajar dan rekomendasi terhadap pengguna lain. JAMN Vol. No. Desember 2025: 53 Ae 62 JAMN e-ISSN: 2548-6853 Masing-masing aspek diwakili oleh 2 hingga 3 pernyataan yang dirancang untuk menangkap persepsi dan pengalaman pengguna secara menyeluruh. 4 Teknik Pengolahan Data Data yang diperoleh melalui kuesioner dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan menghitung rata-rata skor untuk setiap pernyataan dan setiap aspek yang diukur. Langkah-langkah pengolahan data dilakukan sebagai berikut: Setiap jawaban responden diberi bobot sesuai skala Likert . Ae. Untuk setiap pernyataan, dihitung total skor dari seluruh responden. Dilakukan perhitungan rata-rata skor per aspek, berdasarkan skor seluruh pernyataan dalam aspek tersebut. Adapun perhitungan rata-rata skor aspek menggunakan rumus berikut . Rata-rata Skor Aspek = Total Skor / Jumlah Responden Untuk menginterpretasikan rata-rata skor yang diperoleh, digunakan klasifikasi tingkat kelayakan berdasarkan rumus interval kategori menurut Supranto . sebagai berikut: Rumus Interval: Interval = ycyeUyeayee yeiyeIyeeyeiyeOyeayeOyeOyeOOeycyeUyeayee yeiyeIyeeyeIyeayeIyeCyeO ycyenyeayesyeCyeO yeUyeIyesyeCyei yeOyeayeiyeIyeeyeyeCyes Dengan: A Skor tertinggi = 5 A Skor terendah = 1 A Jumlah kategori = 5 Interval = yeOeya ye = ye = 0,8 ye Berdasarkan interval tersebut, hasil analisis diklasifikasikan ke dalam lima kategori pada tabel 3 sebagai berikut: Table 3 Kategori Kelayakan VR Flightech Immersion Rentang Skor 4,21 Ae 5,00 3,41 Ae 4,20 2,61 Ae 3,40 1,81 Ae 2,60 1,00 Ae 1,80 Katagori Sangat Layak Layak Cukup Layak Tidak Layak Sangat Tidak Layak Klasifikasi ini digunakan untuk menilai tingkat kelayakan dan persepsi pengguna terhadap aplikasi Flightech Immersion berdasarkan hasil tanggapan kuesioner. RESULTS AND ANALYSIS 1 Hasil Perancangan dan Pengujian Produk Berdasarkan metode perancangan menggunakan MDLC maka di peroleh hasil perancangan dan pengujian produk sebagai berikut: Concept: Pada tahap ini, dirumuskan ide dasar pengembangan aplikasi Flightech Immersion sebagai media pembelajaran interaktif berbasis Virtual Reality dengan integrasi Hand Tracking. Aplikasi ditujukan untuk membantu mahasiswa Teknik Perawatan Pesawat Udara dalam memahami komponen pesawat secara virtual. Materi yang disusun disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan pembelajaran mahasiswa semester awal. Design: Tahapan desain pada bagian ini menampilkan hasil rancangan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang diterapkan pada aplikasi Flightech Immersion. FlighTech Immersion: Aplikasi VR Dengan Integrasi Hand Tracking untuk Eksplorasi Komponen Pesawat (Nurfikr. e-ISSN: 2548-6853 Figure 4 Tampilan Menu Informasi Material Collecting: Mengumpulkan aset UI/UX dan model 3D sebagai elemen utama tampilan dan interaksi aplikasi Flightech Immersion. Figure 6 Asset 2D UI UX Figure 5 Tampilan Menu Penggunaan Figure 7 Asset Model 3D Assembly: Gambar berikut menunjukkan hasil tahap assembly, seluruh elemen berhasil dikombinasikan dalam Unity Engine menjadi satu aplikasi utuh. Fitur interaktif seperti gerakan tangan dan navigasi virtual telah terintegrasi dengan baik, dan semua komponen berfungsi secara terkoordinasi. Figure 8 Tampilan Tahap Assambly Testing: Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode Black-box Testing terhadap delapan fitur utama . Adapun hasil pengujian Black-box Testing sebagai berikut: Table 4 Hasil pengujian black-box testing Sumber: Data Olahan, 2025 Fitur yang Diuji Navigasi Menu Eksplorasi Komponen Pesawat Tampilan Informasi Teknis Respon Interaksi Hand Tracking Tombol Keluar (Exi. Tampilan Model 3D Animasi Interaksi Informasi Komponen Pesawat Hasil Pengujian Menu utama dapat diakses dengan baik menggunakan gerakan tangan. Responsif dan mudah digunakan. Pengguna dapat memutar, memperbesar, dan memperkecil model 3D dengan hand Tidak ada delay signifikan. Saat komponen disentuh, informasi teknis tampil secara otomatis dan terbaca dengan jelas. Gerakan tangan terdeteksi dalam < 0. 5 detik. Presisi gerakan tinggi, meski sedikit delay pada cahaya rendah. Aplikasi keluar dengan benar saat tombol Exit ditekan. Tidak terjadi error atau Model terlihat jelas, detail permukaan komponen tampil baik. Resolusi tekstur optimal. Animasi berjalan mulus tanpa lag. Gerakan memperbesar dan memutar terasa alami. Semua komponen memiliki informasi lengkap dan relevan sesuai data teknis. JAMN Vol. No. Desember 2025: 53 Ae 62 Status Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil JAMN e-ISSN: 2548-6853 Hasil menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya. Navigasi menu dapat dilakukan dengan lancar, interaksi Hand Tracking merespons dengan baik, serta tampilan 3D komponen pesawat ditampilkan secara detail dan responsif. Distribution: Aplikasi telah didistribusikan kepada Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) Politeknik Negeri Batam. Produk ini berpotensi menjadi media pembelajaran interaktif yang efektif dan inovatif dalam mendukung proses pendidikan di lingkungan vokasi. Figure 9 Distribusi VR Flightech Immersion 2 Visualisasi Produk Untuk memberikan gambaran lebih konkret mengenai tampilan dan alur penggunaan aplikasi Flightech Immersion, berikut adalah dokumentasi visual dari tahap-tahap penggunaan aplikasi: figure 9 memperlihatkan tampilan menu utama dari aplikasi Flightech Immersion. Antarmuka dirancang secara sederhana dan intuitif, sehingga memungkinkan pengguna untuk melanjutkan ke proses eksplorasi komponen pesawat hanya dengan menggunakan gerakan tangan melalui teknologi Hand Tracking. Figure 10 Tampilan Menu Utama Aplikasi Flightech Immersion Figure 10 menunjukkan tampilan panduan penggunaan aplikasi. Di tahap ini, pengguna diberikan informasi singkat tentang bagaimana cara melakukan eksplorasi dan interaksi dengan objek virtual menggunakan gerakan tangan, seperti mengarahkan telapak tangan ke tombol atau mencubit untuk memilih FlighTech Immersion: Aplikasi VR Dengan Integrasi Hand Tracking untuk Eksplorasi Komponen Pesawat (Nurfikr. e-ISSN: 2548-6853 Figure 11 Panduan Penggunaan Aplikasi Menggunakan Hand Tracking Figure 11 memperlihatkan tampilan awal ruang eksplorasi. Di area ini, model 3D pesawat dan berbagai komponen ditampilkan secara menyeluruh. Pengguna dapat memilih objek tertentu untuk mulai mengeksplorasi secara detail. Figure 12 Area Eksplorasi Komponen Pesawat Setelah pengguna memilih salah satu objek komponen pesawat, seperti terlihat pada figure 12, objek akan ditampilkan dalam bentuk 3D interaktif. Pengguna dapat memutar, memperbesar, atau memperkecil objek menggunakan gerakan tangan, serta melihat informasi teknis terkait komponen yang sedang dipilih. Figure 13 Interaksi Komponen Pesawat dan Tampilan Informasi Teknis 3 Hasil Analisis Produk Analisis kuantitatif dilakukan terhadap data kuesioner yang dikumpulkan dari 32 responden, yaitu mahasiswa Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara. Instrumen kuesioner menggunakan skala Likert 1Ae5 dan mencakup lima aspek utama, yaitu: kemudahan penggunaan, fungsionalitas dan interaktivitas, efektivitas visualisasi dan pemahaman materi, kualitas dan relevansi konten, serta kepuasan pengguna dan dampak penggunaan. JAMN Vol. No. Desember 2025: 53 Ae 62 JAMN e-ISSN: 2548-6853 Table 5 Hasil Analisis Data Kuesioner Jawaban Pernyataan Aplikasi Flightech Immersion mudah digunakan bahkan oleh pengguna yang belum terbiasa dengan teknologi VR. Skor Total Navigasi dan tombol pada aplikasi mudah dipahami tanpa memerlukan panduan Skor Total Fitur Hand Tracking . erakan tanga. dalam aplikasi ini bekerja dengan baik dan mudah Skor Total Aplikasi membantu saya mengenali komponen utama pesawat melalui lingkungan virtual secara jelas. Skor Total Informasi yang ditampilkan mudah dipahami dan tidak membingungkan. Skor Total Saya dapat memahami materi komponen pesawat dalam waktu relatif singkat dengan menggunakan aplikasi ini. Skor Total Konten yang disajikan dalam aplikasi sesuai dengan materi pembelajaran teknik pesawat. Skor Total Informasi teknis yang tersedia pada setiap komponen pesawat relevan dan bermanfaat. Skor Total Saya merasa puas dengan pengalaman belajar menggunakan aplikasi ini. Skor Total Saya akan merekomendasikan aplikasi ini kepada rekan atau mahasiswa lain. Skor Total Jumlah Keseluruhan Jumlah RataRata Skor Aspek Ket 4,16 Layak 4,19 Layak 4,31 Sangat Layak 4,56 Sangat Layak 4,50 Sangat Layak 4,47 Sangat Layak 4,34 Sangat Layak 4,53 Sangat Layak 4,41 Sangat Layak STS 4,72 Sangat Layak 4,42 Sangat Layak Sumber: Data Olahan, 2025 Berdasarkan hasil analisis data kuesioner dari 32 responden, aplikasi Flightech Immersion memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,42, yang dikategorikan sebagai Sangat Layak. Hasil ini mengindikasikan bahwa aplikasi telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai media pembelajaran berbasis Virtual Reality dengan integrasi teknologi Hand Tracking di lingkungan pendidikan vokasi. Fitur Hand Tracking yang menjadi inti dari inovasi pengembangan aplikasi menunjukkan performa optimal dengan skor tinggi pada aspek fungsionalitas dan interaktivitas. Hal ini mengonfirmasi bahwa pengguna dapat melakukan eksplorasi terhadap objek 3D secara interaktif dan akurat tanpa memerlukan perangkat input tambahan, sehingga memperkuat aspek imersif dalam proses pembelajaran. Selain itu, aspek kemudahan penggunaan, kejelasan penyampaian informasi, kualitas konten, serta tingkat kepuasan pengguna juga menunjukkan hasil evaluasi yang sangat positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian, yaitu merancang dan mengevaluasi kelayakan aplikasi Virtual Reality dengan integrasi teknologi Hand Tracking sebagai media pembelajaran eksploratif komponen pesawat, telah tercapai secara optimal. CONCLUSION Aplikasi Flightech Immersion telah berhasil dikembangkan sebagai media pembelajaran berbasis Virtual Reality dengan integrasi teknologi Hand Tracking untuk mendukung eksplorasi komponen pesawat secara interaktif. Pengembangan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) menghasilkan aplikasi yang responsif, intuitif, dan menyajikan konten edukatif yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran vokasi di bidang teknik penerbangan. Hasil pengujian fungsionalitas menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai dengan rancangan. Pengujian yang dilakukan bersama dosen ahli melalui pendekatan Black-box Testing menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi aspek kelayakan dari segi antarmuka, interaktivitas, dan efektivitas penyampaian materi. Berdasarkan analisis data kuesioner yang dihimpun dari 32 FlighTech Immersion: Aplikasi VR Dengan Integrasi Hand Tracking untuk Eksplorasi Komponen Pesawat (Nurfikr. e-ISSN: 2548-6853 responden, aplikasi memperoleh skor rata-rata 4,42, yang dikategorikan Sangat Layak. Penilaian positif diberikan pada aspek kemudahan penggunaan, akurasi interaksi Hand Tracking, efektivitas visualisasi informasi, kualitas konten, dan tingkat kepuasan pengguna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian telah tercapai, yaitu merancang dan mengevaluasi kelayakan aplikasi Virtual Reality dengan integrasi Hand Tracking sebagai media pembelajaran eksploratif untuk komponen pesawat. Ke depan, pengembangan lebih lanjut dapat difokuskan pada perluasan materi pembelajaran serta integrasi fitur evaluasi hasil belajar berbasis interaksi pengguna. ACKNOWLEDGEMENTS Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses penyusunan tugas akhir ini. Ucapan khusus disampaikan kepada Bapak Ardiman Firmanda selaku dosen pembimbing atas bimbingan dan motivasinya. Terima kasih juga kepada Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara Politeknik Negeri Batam atas dukungan fasilitas dan partisipasi dalam uji coba aplikasi, serta kepada seluruh responden yang telah mengisi kuesioner. Penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam juga penulis sampaikan kepada keluarga tercinta atas doa dan semangatnya. Semoga penelitian ini bermanfaat bagi dunia pendidikan vokasi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi Virtual Reality di bidang teknik aviasi. REFERENCES