IMPLEMENTASI ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN FESTIVAL FILM SOLO DOCUMENTARY Dimas Erdhinta Pratama Putra, 2Anggra Agastyassa Owie erdhinta@afy. id, 2anggraowie@afy. Program Studi Film dan televisi. Akademi Film Yogyakarta ARTIKEL Diterima: 8 Oktober 2023 Direvisi: 20 November 2023 Disetujui: 20 November 2023 ABSTRACT This research aims to analyze internal and external factors in the management of the Solo Documentary Film Festival and develop appropriate development strategies for the management and poverty of the Solo Documentary Film Festival. The location of this research is Surakarta City. Central Java Province. The research uses qualitative methods. The data analysis technique uses SWOT analysis by processing Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE). This research aims to formulate a strategy for developing the Solo Documentary film festival. The internal factors for managing the Solo Documentary Film Festival are a wide communication and friendship network, competence in managing a Documentary film festival, consistency in achieving goals and carrying out established work programs. Meanwhile, external factors that can support the success of the Solo Documentary Film Festival are the stronger support from the people of Surakarta for the Documentary film festival and increasingly improving technology that can support performance. Based on the EFE matrix and IFE matrix tables, the total EFE score is 3. and the total IFE score is 2. 8337, which places the Solo Documentary Film Festival in cell II position, namely Growth and Build. Keywords: Festival. Film. Documentary. Analysis. SWOT ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pengelolaan Festival Film Solo Documentary serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat untuk pengelolaan dan keberlanjutan Festival Film Solo Documentary. Lokasi penelitian ini di Kota Surakarta. Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode Teknik analisis data dengan menggunakan analisis SWOT dengan mengolah LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary. Faktor internal pengelolaan Festival Film Solo Documentary adalah jaringan komunikasi dan pertemanan luas, kompetensi dalam pengelolaan festival film dokumenter, konsisten mencapai tujuan dan jalankan program kerja yang ditetapkan. Sedangkan faktor eksternal yang dapat menunjang keberhasilan Festival Film Solo Documentary adalah adanya dukungan masyarakat Surakarta semakin kuat terhadap festival film dokumenter dan semakin baiknya teknologi yang mampu menunjang kinerja. Berdasarkan tabel matrik EFE dan matrik IFE diperoleh hasil total skor EFE 3. 2506 dan total skor IFE 2. 8337 yang menempatkan Festival Film Solo Documentary di posisi sel II yakni Growth and Build . Kata Kunci: Festival. Film. Dokumenter. Analisis. SWOT PENDAHULUAN yang muncul di setiap festival meski Festival film adalah sebuah pesta memiliki tema yang sama (Noor, 2. dan ada banyak aspek yang harus diper- Kedua, intangibility adalah sesuatu Hal ini perlu dimulai dari ma- yang tidak berwujud atau selalu dise- salah keuangan, penyiapan personel, ke- butkan sebagai salah satu ciri khas suatu mahiran operasional, prosedur, dan yang jasa (McDougall, 1. Festival harus tidak kalah pentingnya adalah kompromi mampu menghadirkan pengalaman dan dengan para pihak dengan harapan agar meninggalkan kesan baik di benak pe- segala sesuatunya tetap berjalan lancar Poin ketiga, festival yang baik (Fischer, 2. akan memiliki suasana dan pelayanan Festival film menjadi elemen pen- yang berbeda karena festival yang baik ting dalam dunia perfilman karena men- perlu suasana dan pelayanan festival ciptakan ruang pertemuan antara pembuat (Noor, 2. film, penonton, investor, dan pemerintah Keempat, interaksi personal yang (Suwarto, 2. Ketergantungan sebuah dilakukan penyelenggara festival dengan festival film terhadap investor atau spon- publik, mitra, dan komunitas (Noor, 2. sor besar akan mempengaruhi bagaimana Festival juga harus bisa berinteraksi secara penyelenggara festival film menjalankan personal dengan pengunjung. Festival film acaranya (Fischer, 2. menjadi elemen penting dalam dunia Menurut Noor . , festival yang baik harus mempunyai keunikan tersen- pertemuan antara pembuat film, penonton, diri dalam penyelenggaraannya. Pertama, investor, dan pemerintah (Suwarto, 2. keunikan dalam proses pengembangan ide Festival Film Solo Documentary ada- penyelenggaraan festival karena kunci lah sebuah festival film yang diadakan di utama sebuah festival adalah keunikan kota Surakarta, provinsi Jawa Tengah. Dimas Ae Implementasi Analisis SWOT. Festival Film Solo Documentary merupakan hadap festival film (Fischer, 2. Oleh festival film dua tahunan yang berdiri karena itu, peneliti ingin mencari strategi pada tahun 2016 dibawah naungan Badan yang baik untuk mengembangkan Festival Persatuan Film Dokumenter Solo yang Film Solo Documentary agar berkelanjutan diselenggarakan sebanyak tiga kali yaitu dan sejalan dengan kekhasan festival: unik, pada tahun 2016, 2018, dan 2020. memberikan pengalaman dan kesan kepa- Festival Film Dokumenter Solo cu- da pengunjung, suasana dan layanan yang kup unik karena setiap tahunnya me- menyenangkan, serta interaksi sosial. ngangkat topik yang berbeda-beda. Festival Film Solo Documentary merupakan METODE PENELITIAN festival film yang didedikasikan untuk Metode pengumpulan data dalam film dokumenter, khususnya film doku- penelitian ini menggunakan teknik wa- menter pendek. wancara dan angket. wawancara untuk Festival Film Solo Documentary tidak mengidentifikasi faktor internal dan eks- berorientasi pada keuntungan atau ke- Kemudian kuesioner ini dirancang untungan . , melainkan hanya wa- untuk menimbang dan mengurutkan fak- dah komunikasi antara penyalur film tor internal dan eksternal dan memiliki dokumenter dengan sutradara, masya- empat responden yang berperan penting rakat . emua kalanga. dan permasalahan dalam pengelolaan festival. Unit anali- sosial . alam fil. , yang tidak ada rele- sisnya adalah Festival Film Solo Docu- mentary terkait juri dan kurator festival. Dalam konteks festival film tidak Pendekatan penelitian adalah suatu selalu bersifat komersil, namun lebih bentuk prosedur penelitian yang meru- bersifat kultural. Meski kualitas film tidak pakan metode pengumpulan, analisis, dan selalu sesuai dengan kualitas komersial, interpretasi data secara rinci. Menurut namun setidaknya film harus mengan- Creswell . , pendekatan penelitian dung unsur budaya dan tanggung jawab kepada masyarakat (Permatasari, 2. kualitatif, kuantitatif dan campuran. Banyak juga yang harus diper- Metode penelitian yang digunakan siapkan saat menyelenggarakan festival dalam penelitian ini adalah kualitatif. Mulai dari pembiayaan, penyiapan Penelitian kualitatif adalah metode untuk sumber daya manusia, kematangan akti- memahami dan menyelidiki masalah yang vitas dan cara bertindak, serta tidak kalah bersumber dari sosial atau kemanusiaan. pentingnya adalah melakukan kompromi Upaya yang dilakukan antara lain dengan dengan berbagai pihak dengan harapan mengajukan pertanyaan tentang sumber penataan tetap berjalan lancar. Tidak dapat dan metode primer, mengumpulkan infor- dipungkiri bahwa pihak-pihak di luar masi spesifik, menganalisis data secara pengelola festival . eperti sponsor, klien induktif, dan menafsirkan makna infor- bahkan relawa. cukup berpengaruh ter- masi yang diperoleh. (Creswell, 2. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 Deskripsi SWOT digunakan dalam yang pokok bahasannya dirinci dan terfo- metode analisis. Pertanyaan mendasar kus, serta situasi wawancaranya lebih terkait penelitian ini membahas mengenai mendekati percakapan bebas (Narbuko. Faktor internal dan eksternal apa yang 2004: . menentukan keberhasilan dan keberlan- Validitas yang digunakan dalam jutan penyelenggaraan Festival Film Solo penelitian ini adalah penerapan member Documentary. Kemudian Merumuskan stra- check, yaitu mengembalikan laporan akhir tegi pengembangan manajemen yang tepat kepada peserta untuk diperiksa apakah dan keberlanjutan Festival Film Solo mereka yakin laporan tersebut benar. Documentary. Penelitian ini akan dilakukan Reliabilitas yang digunakan dalam pene- di Kantor Festival Film Solo Documentary litian ini terdiri dari pengecekan hasil Jalan Jenggolo Utara II/50. Banjarsari. Kota transkripsi untuk memastikan hasil trans- Surakarta. kripsi bebas dari kesalahan. Keandalan Subjek penelitian ini adalah Sola juga dapat dicapai dengan fakta bahwa Documenta Festival, sebuah program dua kode-kode tersebut tidak memiliki definisi tahunan yang diselenggarakan oleh Aso- dan makna yang mengambang selama siasi Sola Documenta. Penyelenggaraan pengkodean, namun informasi dari kode- festival yang diteliti berfokus pada pe- kode tersebut terus-menerus dibanding- nyelenggaraan pertama dan terakhir pada kan dengan menulis catatan tentang kode- tahun 2020, yaitu. ketiga kalinya antara kode dan definisi-definisinya. tahun 2016 dan Oktober 2020. Penelitian akan dilakukan pada bu- HASIL DAN PEMBAHASAN lan Maret hingga Juni 2021 Data primer Analisis faktor internal dan eksternal dan sekunder digunakan dalam materi pe- didapat dari hasil wawancara dengan nelitian ini. Data primer dikumpulkan dari beberapa anggota Festival Film Solo beberapa sumber berupa wawancara. Data Documentary: sekunder meliputi dokumen milik Festival Analisis Internal Film Solo Documentary berupa laporan . Kekuatan (Strengt. tahunan, foto dan dokumen audio visual. Faktor-faktor Sumber-sumber yang dipilih ber- kekuatan yang dimiliki oleh Festival kaitan dengan penyelenggaraan Festival Film Solo Documentary adalah seba- Film Solo Documentary dan bersinergi gai berikut: untuk memberikan informasi yang nyata A = Jaringan komunikasi dan kepada peneliti. Narasumber dibagi men- pertemanan luas jadi 3 kelompok pihak yaitu pihak internal. B = Kompetensi dalam penge- pihak eksternal dan ahli. lolaan festival film doku- Penelitian ini menggunakan wa- wancara bebas terpimpin, yaitu gabungan antara wawancara bebas dan terpimpin. Dimas Ae Implementasi Analisis SWOT. C = Konsisten mencapai tujuan dan jalankan program kerja = Semakin baiknya teknologi yang menunjang kinerja yang ditetapkan . Ancaman (Threa. Kelemahan (Weaknes. Faktor-faktor strategis sebagai anca- Faktor-faktor strategis sebagai kele- man yang dimiliki oleh Festival mahan yang dimiliki oleh Festival Film Solo Documentary adalah seba- Film Solo Documentary adalah seba- gai berikut: gai berikut: C = Pandemi COVID-19 yang D = Regenerasi pengelola dan tidak pasti kapan berakhir anggota belum baik D = Festival film dan bisnis E = Terlalu tergantung pada hiburan lainnya ketua (Dimas Erdhint. F = Peserta festival film terba- Pembobotan tas untuk film dokumenter Pemberian bobot adalah tahap pemberian bobot pada faktor strategis internal dan fektor eksternal Festival Film Solo Do- Analisis Eksternal . Peluang (Opportunit. Faktor-faktor strategis sebagai pe- Berdasarkan data, bahwa rata-rata luang yang dimiliki oleh Festival bobot tertinggi adalah faktor internal AuFAy Film Solo Documentary adalah seba- yaitu AuPeserta festival film terbatas untuk gai berikut: film dokumenterAy dengan niali rata-rata A = Dukungan masyarakat Su- Sedangkan bobot terendah adalah rakarta semakin kuat terha- faktor internal AuBAy yaitu AuKompetensi dap festival film dokumenter dalam pengelolaan festival film dokumenterAy dengan bobot rata-rata 0. Faktor Internal Annisa Suryadani Fatimah Steve Pillar Tony Trimarsanto rata2 Tabel 1. Pembobotan Faktor Internal Festival Film Solo Documentary LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 dah adalah faktor eksternal AuBAy yaitu Berdasarkan data, bahwa rata-rata bobot tertinggi pada faktor eksternal AuSemakin menunjang kinerjaAy dengan bobot rata- AuDAy yaitu AuFestival film dan bisnis hiburan lainnyaAy dengan niali rata-rata 0. sedangkan bobot teren- Pemberian Faktor Annisa Steve Tony Eks Suryadani Fatimah Pillar Trimarsanto Peringkat Tabel 2. Pembobotan Faktor Eksternal Festival Film Solo Documentary Rating atau peringkat merupakan gambaran besarnya keefektifan sebuah PERINGKAT Annisa Faktor Internal Suryadani merespon faktor strategis. Steve Tony Fatimah Pillar Trimarsanto KEKUATAN KELEMAHAN Tabel 3. Peringkat Kekuatan dan Kelemahan Festival Film Solo Documentary Pada tabel di atas terlihat bahwa dan AuFAy memiliki peringkat 3. Sedangkan faktor strategis kekuatan Festival Film Solo peringkat faktor AuDAy dan AuEAy hanya 2. Documentary AuAAy memiliki peringkat ter- Pada tabel peringkat untuk peluang tinggi yaitu 4 . Artinya AuJaringan memiliki angka peringkat yang sama yaitu komunikasi dan pertemanan luas, me- Au3Ay. Sedangkan untuk kelemahan pering- miliki pengaruh terkuat dalam pengem- kat tertinggi adalah faktor AuCAy ancaman bangan festival. Kemudian faktor AuBAy. AuCAy berupa AuPandemi COVID-19 yang tidak Dimas Ae Implementasi Analisis SWOT. pasti kapan berakhirAy yaitu 4 artinya. Film Solo Documentary yang tertinggi ada- ancaman untuk pengembangan Festival lah pandemic COVID-19 PERINGKAT Annisa Faktor Eks Suryadani Fatimah Pillar Trimarsanto rata2 PELUANG MATRIK IFE (Internal Factor Evaluatio. Steve Tony ANCAMAN Tabel 4. Peringkat Peluang dan Ancaman Festival Film Solo Documentary FAKTOR INTERNAL BOBOT PERINGKAT NILAI KEKUATAN TOTAL NILAI KEKUATAN KELEMAHAN TOTAL NILAI KELEMAHAN TOTAL NILAI KELEMAHAN DAN KEKUATAN Tabel 5. Hasil Analisis Matrik IFE Festival Film Solo Documentary Pada tabel di atas ditunjukkan Sedangkan nilai tertinggi bahwa nilai terendah hasil analisis matrik 6769 dimiliki oleh faktor A yakni IFE adalah faktor D AuRegenerasi penge- AuJaringan komunikasi dan pertemanan lola dan anggota belum baikAy dengan luasAy. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 MATRIK EFE (External Factor Evaluatio. PELUANG BOBOT PERINGKAT NILAI TOTAL NILAI PELUANG TOTAL NILAI ANCAMAN TOTAL NILAI PELUANG DAN ANCAMAN Tabel 6. Hasil Analisis Matrik IFE Festival Film Solo Documentary Pada tabel di atas menunjukkan Berdasarkan tabel matrik EFE dan bahwa hasil analisis matrik EFE nilai ter- matrik IFE diperoleh hasil total skor EFE tingginya adalah faktor C yaitu AuPandemi 2506 dan total skor IFE 2. Berda- COVID-19 yang tidak pasti kapan ber- sarkan matrik IE diatas, dapat dilihat akhirAy dengan nilai 1. Kemudian, bahwa Festival Film Solo Documentary nilai terendah dari analisis matrik EFE berada pada sel II. Growth and Build adalah faktor B yang berupa peluang . umbuh dan bin. Strategi yang cocok AuSemakin baiknya teknologi yang me- untuk dipakai oleh organisasi/perusahaan nunjang kinerjaAy dengan nilai 0. yang berada pada sel II ini adalah strategi intensif berupa penetrasi pasar, pengem- Analisis Matriks (Internal bangan pasar dan pengembangan produk. Externa. Selain itu juga bisa menggunakan strategi integrasi yaitu integrasi ke belakang. Total Skor EFE Total Skor IFE integrasi ke depan dan integrasi horizontal. (David, 2. Berdasarkan hasil perhitungan di i atas, ditemukan formulasi strategi untuk VII Vi Pengembangan Festival Film Solo Documentary yaitu: Strategi Penetrasi Pasar adalah upaya untuk meningkatkan pangsa pasar atas produk dan jasa yang dimi- Tabel 7. Matriks IE SWOT Festival Film Solo liki organisasi atau perusahaan de- Documentary Dimas Ae Implementasi Analisis SWOT. ngan usaha pemasaran yang lebih Solo khususnya generasi muda. Pe- serta festival hanya untuk film Strategi Pengembangan Pasar ada- dokumenter saja menjadi ciri khas Solo Documentary lah strategi untuk memperkenalkan Festival produk dan jasa suatu organisasi diantara festival film dan bisnis atau perusahaan ke dalam suatu hiburan lainnya. Memperkuat kom- wilayah geografis yang baru. petensi pengelolaan festival film Strategi Pengembangan Film Produk dokumenter dan untuk menjaga adalah upaya menaikkan penjualan konsistensi dalam menjalankan pro- dengan cara meningkatkan kualitas gram kerja yang ditetapkan. produk dan layanan jasa saat ini. Selain itu juga bisa mengembangan SIMPULAN produk yang baru (David. Penelitian ini bertujuan untuk me- rumuskan formulasi strategi pengembangan festival film Solo Documentary. Faktor Strategi-strategi tersebut diaplikasi- internal pengelolaan Festival Film Solo kan berdasarkan kondisi dan situasi yang Documentary adalah jaringan komunikasi sesuai dengan Festival Film Solo Documen- dan pertemanan luas, kompetensi dalam Hasilnya sebagai berikut: pengelolaan festival film dokumenter. Penetrasi Pasar dapat dilakukan konsisten mencapai tujuan dan jalankan dengan Memanfaatakan teknologi program kerja yang ditetapkan. Sedangkan untuk promosi tentang perekrutan faktor eksternal yang dapat menunjang pengelola festival disesuaikan de- keberhasilan Festival Film Solo Documen- ngan budaya organisasi dan memi- tary adalah adanya dukungan masyarakat liki visi dan misi yang sama dengan Surakarta semakin kuat terhadap festival SODOC. film dokumenter dan semakin baiknya atau regenerasi anggota dan penge- teknologi yang mampu menunjang kinerja. lola festival dan memperkuat peran Berdasarkan tabel matrik EFE dan matrik masing-masing untuk mengatasi IFE diperoleh hasil total skor EFE 3. kondisi saat pandemi COVID-19 dan total skor IFE 2. 8337 yang menem- Pengembangan Pasar: Memanfaat- patkan Festival Film Solo Documentary di kan teknologi yang semakin cang- posisi sel II yakni Growth and Build . um- gih untuk memperkuat jaringan buh dan bin. dengan formulasi strategi komunikasi dan pertemanan luar berupa: penetrasi pasar, pengembangan Melakukan Pengembangan Produk: Membuat pasar dan pengembangan produk. program-program seperti workshop, pelatihan tentang pembuatan film DAFTAR REFERENSI dokumenter atau pengelolaan fes- Creswell. John W. Research Design: tival untuk masyarakat sekitar Kota Pendekatan Metode Kualitatif. Ku119 LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 Noor. Any. Manajemen Event. antitatif dan Campuran. Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bandung: CV. Alfabeta Permatasari. Andrika. Festival Film David. Fred R. Manajemen Strategis. Sebagai Arena Sistem Terbuka Studi Edisi 15. Jakarta: Salemba Empat. Fischer. Alex. Sustainable Projections: Kasus pada Festival Film Dokumenter Concepts in Film Festival Manage- (FFD) dan JOGJA-NETPAC ASIAN UK: Dina Iardanova FILM FESTIVAL (JAFF). Tesis. McDougall. , & Snetsinger. Program Magister Tata Kelola Seni. The Intangibility of Services: Pascasarjana Institut Seni Indonesia. Measurement and Competitive Pers- Yogyakarta. Journal of Services Mar- Suwarto. Dyna Herlina. Penonton keting, 4. , 27Ae40. doi:10. 1108/eum Festival Film di Yogyakarta: Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol 14. No 1. Juni Narbuko. Cholid. , & Achmadi. Abu. 2017: 75-9 Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara