p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. 4, 2025 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business PEMAHAMAN MAHASISWA AKUNTANSI TERKAIT PENGGUNAAN SOFTWARE AKUNTANSI DALAM PELAPORAN KEUANGAN Indah Anggerwati Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada. Sulawesi Selatan Email: indahanggerwati2712@gmail. Article History Received: 31-10--2025 Revision: 11-11-2025 Accepted: 15-11-2025 Published: 15-11-2025 Abstract. The development of information technology has brought significant changes to the world of accounting education and the profession. The use of accounting software such as MYOB. Accurate, and Microsoft Excel has now become an essential skill that accounting students must master to compete in an increasingly digital workplace. This study aims to analyze accounting students' level of understanding of accounting software usage and the factors that influence it. The study used a qualitative approach with a phenomenological design, which focused on an in-depth understanding of students' experiences and perceptions in using accounting software. Data was collected through a Google Form questionnaire distributed to 30 students in the Accounting Study Program. Faculty of Business. Andi Sapada Institute of Social and Business Sciences. Parepare, who had taken a computerized accounting course. The results showed that the majority of respondents were female . 7%), and almost all . 7%) had experience using accounting software. Microsoft Excel was the most widely used software by students, at 73. 3%, followed by Accurate . 7%) and MYOB . 3%). Most students . 7%) had a good understanding of accounting software usage, although a small percentage . 7%) had a low or high level of understanding. Furthermore, approximately 90% of students had used accounting software during their studies, indicating that technology has been integrated into accounting learning. The conclusion of this study indicates that accounting students have a fairly good understanding of accounting software usage, but still need improvement in practical skills and financial data analysis. Factors such as learning motivation, teaching methods, and the availability of computer laboratory facilities influence student understanding. Therefore, a more interactive and practice-based learning strategy is needed to ensure students' optimal mastery of accounting software and readiness to face the demands of the modern workplace. Keywords: Accounting software. MYOB. Accurate. Microsoft Excel, student understanding, information technology. Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan profesi akuntansi. Penggunaan software akuntansi seperti MYOB. Accurate, dan Microsoft Excel kini menjadi keterampilan penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa akuntansi agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa akuntansi terhadap penggunaan software akuntansi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman dan persepsi mahasiswa dalam menggunakan perangkat lunak akuntansi. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang disebarkan kepada 30 mahasiswa Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare, yang telah mengikuti mata kuliah komputer akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan . ,7%) dan hampir seluruhnya . ,7%) telah memiliki pengalaman menggunakan software akuntansi. Microsoft Excel menjadi software yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa dengan persentase 73,3%, diikuti oleh Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Accurate . ,7%) dan MYOB . ,3%). Sebagian besar mahasiswa . ,7%) memiliki tingkat pemahaman yang baik terhadap penggunaan software akuntansi, meskipun masih terdapat sebagian kecil . ,7%) yang memiliki tingkat pemahaman rendah atau tinggi. Selain itu, sekitar 90% mahasiswa telah menggunakan software akuntansi selama proses perkuliahan, menunjukkan bahwa teknologi sudah diintegrasikan ke dalam pembelajaran akuntansi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi memiliki tingkat pemahaman yang cukup baik terhadap penggunaan software akuntansi, namun masih memerlukan peningkatan dalam keterampilan praktis dan analisis data keuangan. Faktor-faktor seperti motivasi belajar, metode pengajaran, serta ketersediaan fasilitas laboratorium komputer berpengaruh terhadap tingkat pemahaman mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis praktik agar mahasiswa mampu menguasai software akuntansi secara optimal dan siap menghadapi tuntutan dunia kerja modern. Kata Kunci: Software akuntansi. MYOB. Accurate. Microsoft Excel, pemahaman mahasiswa, teknologi informasi. How to Cite: Anggerwati. Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Terkait Penggunaan Software Akuntansi Dalam Pelaporan Keuangan. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5 . , 7214-7223. 54373/ifijeb. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak besar pada berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan dan profesi akuntansi. Di era digital, teknologi memungkinkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih cepat dan efisien. Salah satu perkembangan teknologi dalam bidang akuntansi adalah penggunaan software akuntansi untuk mendukung penyusunan laporan keuangan. Penguasaan teknologi berbasis software ini menjadi kompetensi wajib bagi mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami konsep dasar akuntansi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya menggunakan perangkat lunak akuntansi. Hal ini terjadi karena lulusan akuntansi semakin banyak dan bersaing untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan. Dengan semakin bertambahnya akuntan-akuntan baru menawarkan keahliannya kepada perusahaan yang membutuhkan dan perusahaan sendiri menuntut keahlian yang kompeten bukan hanya dari sisi keahlian akuntansi tetapi juga dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi (Handayani et al. , 2. Kemampuan mahasiswa akuntansi dalam menggunakan software akuntansi akan menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Beberapa software akuntansi yang umum digunakan di Indonesia antara lain MYOB. Accurate, dan Microsoft Excel. Software tersebut tidak hanya membantu dalam proses pencatatan transaksi, tetapi juga dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. MYOB (Mind Your Own Busines. dikenal sebagai software akuntansi berbasis desktop yang membantu perusahaan dalam pengelolaan keuangan, dari pencatatan transaksi hingga pelaporan keuangan. MYOB adalah program akuntansi yang didesain untuk memenuhi kebutuhan penyediaan akuntansi, sekaligus sebagai alat pengolah laporan keuangan (Salim. Accurate adalah software akuntansi buatan Indonesia yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan akuntansi bisnis lokal. Dengan fitur seperti pelaporan pajak, pengelolaan inventaris, dan integrasi keuangan. Accurate menjadi pilihan populer di kalangan perusahaan kecil dan menengah (UKM). Aplikasi ini memiliki keunggulan dalam penggunaan pembelajaran akuntansi karena program percobaan sangat mudah didapat pada situs resminya (Pradipa et al. , 2. Selain Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A software tersebut. Microsoft Excel juga masih menjadi alat penting dalam pembelajaran Dengan kemampuannya untuk mengolah data dalam jumlah besar, membuat laporan keuangan, dan menjalankan analisis menggunakan formula atau fungsi. Excel menjadi tools dasar yang wajib dipahami mahasiswa sebelum mempelajari software akuntansi yang lebih Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa masih masih banyak mahasiswa kesulitan dalam menguasai software-software ini. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pelatihan praktis dalam kurikulum dan terbatasnya fasilitas laboratorium komputer di beberapa institusi Pendidikan (Haryati, 2. Selain itu, motivasi belajar mahasiswa juga menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat pemahaman mereka terhadap teknologi akuntansi. Mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi cenderung lebih mudah menguasai software akuntansi dibandingkan mereka yang kurang berminat. Oleh karena itu, penelitian ini akan berfokus pada pemahaman mahasiswa akuntansi terhadap penggunaan software akuntansi dalam pelaporan keuangan, khususnya software MYOB. Accurate, dan Excel, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Selain MYOB. Accurate, dan Excel, perkembangan teknologi akuntansi juga didorong oleh munculnya sistem cloud accounting. Cloud accounting memungkinkan data keuangan disimpan dan diakses secara daring . melalui internet. Dengan demikian, proses akuntansi dapat dilakukan secara real-time tanpa batasan lokasi dan waktu. Inovasi ini banyak digunakan oleh perusahaan modern karena efisiensi dan keamanan datanya yang tinggi (Putri & Lestari, 2. Dalam konteks pendidikan, penerapan pembelajaran berbasis software akuntansi membantu mahasiswa memahami praktik nyata dunia kerja, sehingga menumbuhkan employability skill yang dibutuhkan di era digitalisasi akuntansi (Ramadhani & Yusuf, 2. Pemahaman merupakan proses kognitif yang melibatkan kemampuan seseorang untuk menangkap, mengolah, dan menggunakan informasi. Dalam ilmu taksonomi mendefinisikan pemahaman sebagai salah satu tingkat kemampuan kognitif yang berada di atas pengetahuan dasar, yang mencakup kemampuan untuk menafsirkan, mengklasifikasikan, dan menjelaskan suatu konsep (Bloom, 1. Pemahaman mahasiswa terhadap suatu topik sangat dipengaruhi oleh metode pengajaran, lingkungan belajar, serta minat dan motivasi diri (Susanti, 2. Teknologi informasi merujuk pada penggunaan teknologi untuk mengelola dan mengolah data, termasuk dalam bidang akuntansi. Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam cara perusahaan menyusun laporan keuangan, mengelola data, dan melakukan analisis(Sari, 2. Teknologi informasi mendorong transformasi digital dalam proses bisnis, termasuk penerapan perangkat lunak akuntansi yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas operasional. MYOB adalah software akuntansi berbasis desktop yang digunakan untuk mencatat transaksi, mengelola inventaris, dan menyusun laporan keuangan (Wulandari, 2. MYOB sendiri pada awalnya mulai dikembangkan di Australia pada tahun 1991. MYOB berangkat dari keluhan para pengelola usaha kecil dan menengah yang masih merasa kesulitan dalam melakukan proses pembukuan dan juga proses akuntansi dalam usahanya. Maka dari itu. MYOB pun akhirnya dikembangkan dan ternyata mendapatkan respon positif dari para usernya yang terbukti pada era tahun 1999 sudah terjual sebanyak 1 juta copy (Salim, 2. Accurate adalah software akuntansi buatan Indonesia yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan akuntansi bisnis lokal. Software ini memiliki keunggulan dalam pelaporan pajak, manajemen inventaris, dan integrasi data keuangan (Nugraha, 2. Accurate menjadi sarana yang sangat relevan dalam pembelajaran akuntansi di Indonesia karena kemampuannya beradaptasi dengan regulasi, seperti pelaporan pajak berbasis e-faktur. Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Microsoft Excel tetap menjadi alat penting dalam pendidikan akuntansi. Dengan kemampuannya untuk mengelola data dalam jumlah besar, membuat laporan keuangan, dan melakukan analisis menggunakan berbagai formula. Excel menjadi dasar yang kuat sebelum mahasiswa beralih ke perangkat lunak akuntansi yang lebih kompleks. Penguasaan Excel adalah keterampilan dasar yang wajib dimiliki oleh mahasiswa akuntansi karena fleksibilitasnya dalam berbagai kebutuhan analisis data (Susanto, 2. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomologi yang berfokus pada pemahaman mendalam tentang pengalaman, pandangan, makna, dan persepsi individu atau kelompok terkait dengan suatu fenomena atau peristiwa. Responden berjumlah 30 mahasiswa Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare, yang telah mengikuti mata kuliah komputer akuntansi. Jumlah Pendekatan fenomologi bertujuan untuk menjelaskan esensi dari pengalaman subjektif yang dialami oleh subjek penelitian (Lukman, 2. Pendekatan fenomenologi dipilih karena fokusnya pada pemahaman fenomena sosial dari perspektif individu yang terlibat langsung dalam proses tersebut (Creswell, 2. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk google form, berisi pertanyaan yang dirancang untuk menggali pandangan, pengalaman, dan tantangan mahasiswa terkait penggunaan software akuntansi. Kuesioner ini mencakup pertanyaan tentang pemahaman konsep dasar akuntansi, pengalaman menggunakan masing-masing software, kesulitan yang dihadapi, dan pandangan mahasiswa terhadap pentingnya penguasaan software dalam menghadapi dunia kerja. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare, yang telah mengikuti mata kuliah komputer akuntansi. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih mahasiswa yang memiliki pengalaman langsung dalam menggunakan software akuntansi, seperti MYOB. Accurate, dan Excel selama pembelajaran. Kemudian akan di uji menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang rinci, sistematis, dan mendalam tentang hasil temuan penelitian (Lukman, 2. HASIL Berikut adalah komposisi jenis kelamin dari 30 responden mahasiswa akuntansi yang terlibat dalam penelitian. Demografi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Gambar 1. Demografi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Berdasarkan diagram diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 76,7% . responden adalah perempuan, sedangkan 23,3% . lainnya adalah laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini adalah perempuan. Pengalaman Mengguanakan Software Akuntansi Diagram berikut menggambarkan data mengenai pengalaman penggunaan software akuntansi oleh 30 responden mahasiswa akuntansi. Dari total responden, sebanyak 96,7% . telah memiliki pengalaman menggunakan software akuntansi, sementara 3,3% . belum pernah menggunakannya. Hal ini menunjukkan bahwa hampir semua mahasiswa akuntansi telah memiliki pemahaman awal mengenai penggunaan software akuntansi. Gambar 2. Demografi Responden Berdasarkan Pengalaman Menggunakan Software Akuntansi Software Akuntansi yang Digunakan Grafik berikut menunjukkan distribusi jenis software akuntansi yang pernah digunakan oleh responden. Hal tersebut menunjukkan bahwa Microsoft Excel menjadi software yang paling banyak digunakan oleh responden, dengan persentase 73,3% . Hal ini mengindikasikan bahwa Excel, dengan kemudahannya untuk melakukan perhitungan dan analisis data akuntansi, merupakan alat yang familiar bagi mayoritas mahasiswa. Kemudian selanjutnya diikuti oleh Accurate dengan persentase sebesar 46,7% . dan MYOB (Mind Your Own Busines. sebesar 23,3% . Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Gambar 3. Grafik Software Akuntansi yang digunakan Tingkat Pemahaman Terhadap Penggunaan Software Akuntansi Grafik berikut menunjukkan distribusi tingkat pemahaman responden terhadap penggunaan software akuntansi. Tingkat pemahaman dinilai pada skala 1 hingga 4, dengan interpretasi sebagai berikut: Tingkat 1 . ,7% atau 2 responde. : Tingkat pemahaman rendah. Responden pada kategori ini merasa belum memahami penggunaan software akuntansi secara signifikan. Tingkat 2 . % atau 9 responde. : Pemahaman moderat sedang. Sebagian responden berada pada tahap awal pemahaman, mungkin memiliki pengalaman tetapi masih merasa kurang percaya diri. Tingkat 3 . ,7% atau 17 responde. : Tingkat pemahaman baik. Mayoritas responden berada pada tingkat ini, menunjukkan mereka memiliki pemahaman cukup baik terhadap penggunaan software akuntansi, meskipun mungkin belum sepenuhnya mahir. Tingkat 4 . ,7% atau 2 responde. : Tingkat pemahaman tinggi. Responden pada kategori ini merasa sangat memahami penggunaan software akuntansi dan kemungkinan memiliki keahlian praktis yang lebih terampil. Gambar 4. Tingkat Pemahaman terhadap Penggunaan Software Akuntansi Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden . ,7%) menilai tingkat pemahaman mereka berada pada kategori tingkat 3. Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat penguasaan yang cukup baik terhadap software akuntansi, meskipun masih ada ruang untuk meningkatkan pemahaman ke tingkat yang lebih tinggi. Hanya sebagian kecil responden . ,7%) yang merasa sangat memahami . atau sangat kurang memahami . software akuntansi. Penggunaan Software Akuntansi selama Perkuliahan Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Grafik berikut menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu sekitar 90%), telah menggunakan software akuntansi selama perkuliahan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan software akuntansi sudah menjadi bagian dari proses pembelajaran, meskipun ada variabilitas dalam intensitas penggunaannya. Sebaliknya, hanya 3,3% responden yang sangat jarang menggunakan software akuntansi, yang dapat menjadi indikasi keterbatasan akses atau preferensi individu. Gambar 6. Grafik Penggunaan Software Akuntansi selama perkuliahan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada Parepare, dapat disimpulkan beberapa hal penting mengenai tingkat pemahaman dan pengalaman mereka dalam menggunakan software akuntansi seperti MYOB. Accurate, dan Microsoft Excel. Karakteristik Responden Data demografis menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan . ,7%), sementara laki-laki berjumlah 23,3%. Hal ini menunjukkan bahwa bidang akuntansi di lingkungan penelitian ini didominasi oleh mahasiswa perempuan. Kondisi ini sejalan dengan tren umum di berbagai perguruan tinggi di mana mahasiswa perempuan lebih banyak menempuh pendidikan di bidang akuntansi dan administrasi bisnis. Pengalaman dalam Menggunakan Software Akuntansi Sebanyak 96,7% responden telah memiliki pengalaman menggunakan software akuntansi, sementara hanya 3,3% yang belum pernah menggunakannya. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa sudah terpapar dengan teknologi akuntansi sejak perkuliahan. Temuan ini memperkuat pentingnya penerapan pembelajaran berbasis praktik untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja. Software yang Paling Banyak Digunakan Microsoft Excel menjadi software yang paling dominan digunakan oleh mahasiswa . ,3%), disusul oleh Accurate . ,7%) dan MYOB . ,3%). Hal ini dapat dipahami karena Excel merupakan perangkat lunak yang paling mudah diakses, multifungsi, dan sering digunakan dalam berbagai mata kuliah akuntansi. Sementara itu, penggunaan Accurate dan MYOB masih relatif rendah, yang bisa disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, waktu pembelajaran, atau kurangnya pelatihan intensif di kampus. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pembelajaran berbasis software akuntansi Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A profesional agar mahasiswa lebih familiar dengan aplikasi yang digunakan di dunia kerja nyata. Tingkat Pemahaman terhadap Software Akuntansi Mayoritas mahasiswa . ,7%) berada pada tingkat pemahaman AubaikAy . , sementara 30% berada pada tingkat AusedangAy, dan hanya 6,7% yang memiliki pemahaman AutinggiAy. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami dasar-dasar penggunaan software akuntansi, namun masih terdapat ruang untuk peningkatan, terutama dalam hal penerapan praktis dan analisis data keuangan secara kompleks. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor seperti motivasi belajar, pengalaman praktik yang terbatas, serta metode pembelajaran yang masih berfokus pada teori dibanding praktik langsung. Penggunaan Software Akuntansi dalam Perkuliahan Sebanyak 90% responden menyatakan bahwa mereka menggunakan software akuntansi selama Temuan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan telah berupaya mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran akuntansi. Namun demikian, efektivitas pembelajaran masih perlu ditingkatkan agar mahasiswa tidak hanya sekadar menggunakan software, tetapi juga mampu menganalisis dan menginterpretasikan data keuangan dengan lebih mendalam. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi memiliki dasar pemahaman yang baik terhadap penggunaan software akuntansi, namun masih membutuhkan pendalaman pada aspek keterampilan praktis dan pemanfaatan teknologi secara optimal. Faktor-faktor seperti ketersediaan fasilitas, metode pembelajaran berbasis praktik, serta motivasi belajar sangat berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi mereka. DISKUSI Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan literatur akuntansi khususnya mahasiswa akuntansi. Penelitian ini juga dapat memperluas objek studi dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi atau membandingkan pengaruh penggunaan beberapa jenis software akuntansi terhadap tingkat pemahaman dan keterampilan pelaporan keuangan. Selain hal di atas, penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan referensi serta memotivasi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian ini dengan menambah sampel yang lebih luas. KESIMPULAN Mayoritas mahasiswa akuntansi telah memiliki pengalaman dalam menggunakan software akuntansi, dengan tingkat pemahaman yang tergolong baik namun belum optimal. Microsoft Excel menjadi software yang paling banyak digunakan mahasiswa, karena kemudahan dan fleksibilitasnya dalam membantu proses pembelajaran akuntansi. Penguasaan terhadap software akuntansi seperti Accurate dan MYOB masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan. Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A praktik laboratorium, serta pembelajaran berbasis proyek . roject-based learnin. Faktor motivasi belajar, metode pengajaran, dan ketersediaan fasilitas komputer menjadi elemen penting yang memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menguasai software Integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran akuntansi sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu diperkuat agar mahasiswa siap menghadapi kebutuhan industri yang semakin digital dan berbasis teknologi. REKOMENDASI Mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mandiri dalam menguasai software akuntansi dengan mengikuti pelatihan tambahan atau sertifikasi profesional. Mahasiswa menginterpretasikan data dan laporan keuangan yang dihasilkan oleh software dengan benar. Penelitian berikutnya dapat memperluas ruang lingkup dengan membandingkan tingkat pemahaman mahasiswa antar universitas atau meneliti pengaruh intensitas penggunaan software akuntansi terhadap kompetensi pelaporan keuangan. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas penggunaan software akuntansi dalam pendidikan akuntansi. REFERENSI