Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam e-ISSN: 2775-2933 Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Novia Ramadani Nasution*1. Eka Khairani Hasibuan2 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Indonesia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Indonesia e-mail: noviaramadaninasution@gmail. com, iranika. hasibuan@gmail. Submitted: 02-07-2023 Revised : 22-07-2023 Accepted: 02-08-2023 ABSTRACT. This study aims to determine whether there is an influence between memorizing the Koran and interest in learning mathematics. The researcher found that the higher the studentAos memorization level greatly influenced their interest in learning mathematics, and the results obtained were also getting better. The method used in this research is a quantitative method. The instruments used in this study were questionnaires and mathematical questions about geometric shapes. The instrument has previously been validated by researchers and has been tested through the SPSS 20 program and has been proven valid. Based on the results of the normality test, it is known that the significance value is more than 0. 05, so the residual value is normally distributed. The subjects of this study were class Vi students of the Zawiyatul Huffazh Al-Qur'an Memorization Board. The results showed that there was an influence between memorizing the Koran on students' learning Keywords: Influence of memorizing the Al-QurAoan. Interest in Learning. Mathematics. https://doi. org/10. 31538/munaddhomah. How to Cite Nasution. , & Hasibuan. Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4. PENDAHULUAN Membaca Al Quran yang diawali dengan Surat Al-Fatihah kemudian pada bagian akhir Surat An-Nas dianggap ibadah, menurut Dr. Abdul Madjid Khon. Ag, di dalam tulisannya Amalan Qira'at. Itu merupakan firman Allah yang merupakan bagian dari keajaiban telah diturunkan kepada pemimpin para nabi dan rasul. Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibrk. holeh, 2. Al-quran merupakan pedoman hidup, untuk kepentingan seluruh alam. Karena itu, al-quran harus dipelajari, dipahami dan dihayati maknanya kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa keistimewahan al-quran yakni: . Membaca al-quran sudah dijamin dengan pahala bahkan merupakan ibadah dan amal. Al-quran disamping berstatus sebagai petunjuk, pedoman hidup, juga sebagai penawar . dan kerahmatan di dalam Firman Allah pada Surah Al-IsraAo ayat 9 dan ayat 82: . Al-quran tidak membosankan membacanya, dibaca siang, malam, pagi, dan sore akan tetap indah, apalagi pembaca disertai dengan suara yang merdu dan corak ragam lagu. (Nur'aini, 2. Teknik menghafal Al-Qur'an membutuhkan hafalan yang sempurna dari semua materi ayat. Kemampuan membedakan ayat-ayat yang memiliki kesamaan makna membutuhkan kehati-hatian dan pengamatan, yang merupakan salah satu manfaat menghafal Alquran (Ayyusufi. Anshori, & Muthoifin, 2022. Muawanah. Said. Furqoni. Muzayanah, & Mustolehudin, 2022. Rojiyah. Basir. Yahya. Muhrin, & Syahbudin, 2023. Rustiana & Ma`arif, 2. Menurut Subandi, menghafal Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Alquran memerlukan beberapa tahapan yang harus dilakukan setelah mampu menghafal sebagian besar isinya. Itu tidak hanya melibatkan tergantung pada memori saja. (Dewi Dwi Adiwijayanti, 2. Program menghafal al-quran merupakan seperangkat enam kategori perkembangan anak, salah satunya adalah pertimbangan moral dan agama, yang digunakan pendidik sebagai pedoman. Membaca, menulis, dan menghafal Alquran adalah semua metode yang digunakan untuk mengajarkan Alquran (Kardi. Basri. Suhartini, & Meliani, 2. Kitab suci agama Islam dimaksudkan untuk dikenalkan kepada anak-anak sedini mungkin melalui pembelajaran Alquran. Selain itu, belajar mengaji dengan hati adalah salah satu cara untuk mengajari anak beribadah dengan menjaga Al Quran tetap hidup. (Lubis, 2. Adapun metode yang digunakan dalam menghafal al-quran itu sangatlah banyak, salah satunya adalah metode tabarak dimana Hal ini dicapai dengan anak meniru bacaan setelah mental mengulangi bagian yang akan dipelajari. Metode yang umum dipakai yakni talqin, tasmiAo dan muraja,ah. (Lubis, 2. Ada juga individu yang mengingat Alquran dengan teknik satu hari satu ayat. Cara ini paling cocok untuk orang yang baru mulai menghafal Alquran atau yang memiliki keterbatasan waktu. Pendekatan satu hari satu ayat memiliki keunggulan seperti di bawah ini: . Karena pendekatan yang digunakan termasuk sederhana untuk di implementasikan dalam pembelajaran pada anak-anak agar selalu termotivasi dalam menghafal Al-Qur'an, sangat ideal untuk anak sekolah yang baru mulai menghafal. Karena anak-anak belajar secara berbeda, teknik satu hari, satu ayat menekankan konsistensi dalam menghafal, yang menghilangkan kebutuhan untuk menghafal dengan cepat atau lambat. Pendekatan satu hari satu ayat cukup lugas dan berguna dalam praktek. Serta memudahkan anak dalam menghafal. (Hafiyana, 2. Menurut survey penelitian terdahulu, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hkualitas dari hafalan Al-qurAoan yakni: . Motivasi untuk menghafal al-quran yang sangat kuat, . Pengetahuan dan pemahaman makna al-quran. Peraturan dalam menghafal al-quran yang terjadwal . Fasilitas dalam menghafal al-quran. Otomatisasi hafalan. Pengulangan hafalan (Saptadi, 2. Tanpa pendidikan, suatu negara tidak dapat berkembang secara efektif, menjadikan pendidikan sebagai bagian yang penting dalam memajukan dan mengembangkan Bangsa/Negara . Setiap lapisan masyarakat membutuhkan pendidikan agar suatu negara atau negara dapat berkembang dengan sukses (Rofifah. Sirojuddin. Ma`arif, & Zuana, 2021. Sirojuddin. Amirullah. Rofiq, & Kartiko, 2. Prestasi pendidikan masyarakat diantisipasi untuk meningkatkan standar sumber daya manusia Indonesia secara keseluruhan, baik sekarang maupun di masa mendatang. Sekolah seharusnya mampu mengubah dan memperbaiki sebagai lingkungan tempat berlangsungnya pembelajaran guna mengubah persepsi yang salah bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit. Ferrari dkk. Menurut pernyataan. AuBelajar adalah proses mengubah perilaku siswa di bawah pengaruh pengaruh luar. Terjadi proses interaksi antara siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung. (Sirait, 2. Keinginan, rasa tertarik, konsentrasi, perhatian, ketekunan, usaha, dan motivasi adalah ciri-ciri minat. (Slameto, 2. Pembelajaran akademik, pengetahuan, dan bidang tertentu mungkin mendapat manfaat dari minat individu. Minat, menurut Hidi dan Renninger, mempengaruhi tiga segi kritis pengetahuan: perhatian, tujuan, dan tingkat (Sobandi, 2. Minat belajar adalah sifat kepribadian yang mendorong orang untuk terlibat dalam kegiatan menyenangkan yang berkaitan dengan belajar melalui pengalaman atau Dengan demikian, proses kegiatan belajar ketika di lakukan oleh seorang siswa dengan sadar, kesenangan, dan keinginan untuk mencapai hasil belajar yang terbaik disebut sebagai minat belajar siswa. (Handayani, 2. Ilmu matematika dapat membantu siswa memperkuat kemampuan berpikir analitis dan kreatif Anda. Siswa harus memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik karena mereka diperlukan untuk menjawab masalah matematika. Aspek berpikir kritis meliputi: . Kemampuan memberikan penjelasan yang jelas dengan indikator, ketepatan dalam analisis soal, dan penekanan soal. Kemampuan memberikan penjelasan tambahan dengan indikator dan mengenali asumsi secara akurat. Kemampuan untuk memberikan ide dan taktik dengan tanda-tanda yang menunjukkan jawaban ideal untuk masalah yang dihadapi. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. 746-755 747 Novia Ramadani Nasution*1. Eka Khairani Hasibuan2 Kemampuan untuk menarik kesimpulan dari solusi yang dicapai secara tepat untuk masalah menggunakan menyimpulkan dan menilai keterampilan dan tanda (Royani, 2. Sebelumnya Sejumlah penelitian telah dilakukan sehubungan dengan subjek peneitian ini. seperti yang di teliti oleh (Mirhanah, 2. mengatakan bahwa Kemampuan siswa untuk belajar di kelas berkorelasi positif dengan hafalan Al-Qur'an mereka. Di XI MIA 1MAN 2 Parepare, siswa belajar Al-Qur'an dan Hadits di kelas semakin efektif dan efisien semakin baik kemampuan Pembelajaran Al-Qur'an dan Hadits dengan baik dan efisien memiliki manfaat bagi siswa dan guru, yang menjadi lebih kreatif dan imajinatif. kemudian penelitiaan yang dilakukan oleh (Fatmi. Fatrima Santri Syafri, & Poni Saltifa, 2. Tindakan menghafal Al-Qur'an memiliki efek menguntungkan yang mendukung kinerja pembelajaran di berbagai bidang termasuk ketajaman mental, kebiasaan belajar, ingatan, meningkatkan pandangan positif, dan kemudahan pemahaman materi pelajaran. Selain itu, temuan serupa dari penelitian menunjukkan bahwa siswa yang dalam pembelajarannya menghafal Al-qurAoan umumnya mampu mempertahankan pengendalian diri yang Siswa dapat mengendalikan diri dengan baik lebih mampu mengingat Al-Qur'an dengan benar dan tuntas, lebih banyak mengingat informasi, dan berprestasi baik dalam kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler. Dari beberapa penelitian diatas belum secara spesifik mengukur minat belajar matemematika sehingga peneliti merasa penting untuk melakukan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dai hafalan Al QurAoan, khususunya terhadap minat belajar matematika di pondok penghafal Al qurAoan Zawiyatul Huffazh METODE PENELITIAN Metodologi kuantitatif studi ini melibatkan pengumpulan data menggunakan cara numerik. Semacam studi yang dikenal sebagai hasil penelitian kuantitatif hasil yang dapat diperoleh melalui penggunaan teknik statistik. (Sujarweni, 2. Untuk memastikan hubungan atau pengaruh antara dua hal atau lebih, penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif asosiatif lapangan. Metodologi penelitian kuantitatif adalah metodologi berbasis filosofi positif. digunakan untuk menyelidiki demografi atau sampel tertentu. Untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan, data dikumpulkan dengan menggunakan peralatan penelitian, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Tes dan kuesioner digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara hafalan Alquran dengan minat terhadap di Pondok Penghafal Al-Quran Zawiyatul Huffazh. Suatu proses atau metode untuk menilai dan memelihara catatan secara sistematis adalah observasi. Seseorang dapat belajar tentang perilaku melalui melihat atau meneliti individu atau kelompok secara fisik. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi dan memonitor secara dekat situasi di lapangan sehingga peneliti dapat memahami secara utuh masalah yang diteliti. Menggunakan serangkaian beberapa pertanyaan dan menggunakan pernyataan pada orang lain sebagai responden untuk menjawabnya, kuesioner atau survei adalah teknik pengumpulan data. Selain itu, soal ulangan atau soal matematika merupakan pendekatan pengumpulan data yang akan dijawab oleh responden atau objek. Angket dan tes telah di uji validitasnya oleh peneliti ke beberapa guru, sebelum di sebarkan ke siswa. (Malinta, 2. Pada penelitian yang dilakukan pada saat ini, peneliti menanalisis data dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 dalam pengelolaan data, yang dimulai dari uji validitas, uji reabilitas, menghitung mean, median, variance, standar devation, nilai maximum, nilai minimum, dan dalam pengelolaan data lainnya. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2022 di Pondok Penghafal Al-QurAoan Zawiyatul Huffazh, yang berlokasi di Jl. Kepiting VII No. 261 & 284 Blok DD Griya Martubung i Kel. Tangkahan Kec. Medan Labuhan. Objek penelitian ini adalah santriwati kelas Vi. Adapun sampel dalam penelitian ini ada 20 santriwati 748 Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan RESULT AND DISCUSSION Adapun hasil penelitian data yang di peroleh selama penelitian ini berlangsung, yaitu yang berlokasi di Pondok Penghafal QurAoan Zawiyatul Huffazh. Pada data minat belajar siswi dengan jumlah 19 soal, dan skor maksimal dalam 1 pertanyaan adalah 4. Sehingga skor maksimal dalam minat be. ajar siswa ini berjumlah 76. Data minat yang belajar siswa yang meliputi: Mean. Standar deviation, nilai minimum, nilai maximum, yang dapat diliha melalui table 1 dibawah ini. Variabel Mean Minat Belajar Tabel. Data Minat Belajar Siswa Median Variance Standar Devation 7, 304 Minimum Maximum Dari hasil analisis data yang tersaji pada tabel diatas dan telah di uji menununjukkan bahwa diperoleh mean: 61,75 median: 60 variance: 53,355 standar devation: 7,304 minimum: 53 dan maximum: 76 The SPSS version 20 software was used to total the data. The SPSS 20 program tools were used to conduct the validation test utilizing the bivariate person correlation formula. Item angket dalam uji validasi dikatakan valid jika ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco pada nilai signifikan 5%. Sebaliknya, jika ycEaycnycycycuyci < ycycycaycayceyco dalam signifikan 5% maka item dikatakan tidak valid. Adapun hasil uji keseluruhan instrument menggunakan program SPSS 20 dinyatakan VALID. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Angket Minat Belajar siswa Pondik Penghafal Al-QurAoan Zawiyatul Huffazh No Item Keterangan yeeyeOyeOyeiyenyeayeO yeeyeiyeCyeEyeIyes 0, 667 0,791 0,674 0,521 0,566 0,788 0,587 0,747 0,646 0,616 0,691 0,596 0,631 0,528 0,557 0,561 0,567 0,528 0,476 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 0,444 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Cronbach's alpha digunakan pada software SPSS 20 untuk menguji reliabilitas instrumen motivasi siswa dalam belajar matematika. Saat melakukan uji reliabilitas, rumus alpha lebih besar dari ycycycaycayceyco . Variabel Tabel 3. Reliabilitas Instrumen Keterangan yeeyeOyeOyeiyenyeayeO yeeyeiyeCyeEyeIyes Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. 746-755 749 Novia Ramadani Nasution*1. Eka Khairani Hasibuan2 Minat Belajar 0,904 0,444 Reliabel Karena nilai CronbachAos Alpha 0,904 > 0,444 . cycycaycayceyco ) Kuesioner atau angket yang telah diteliti selanjutnya dapat dijadikan landasan bagi pengambil keputusan dan disimpulkan menjadi instrumen yang kredibel atau terpercaya untuk pengumpulan data dalam penelitian. Pada penelitian yang berjudul Pengaruh Hafalan Al-qurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di pondok Penghafal Al-qurAoan Zawiyatul Huffazh yang memiliki tujuan agar peneliti dapat mengukur serta mendapatkan data terkait minat belajar matematika di pondok penghafal alqurAoan zawiyatul huffazh. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas Vi yang berjumlahkan 20 orang. Dalam penelitian ini digunakan skala Likert untuk mengukur minat peserta dalam mempelajari matematika. Skala minat belajar terdiri dari 19 item komentar baik, dan skornya adalah sebagai berikut : SS dengan skor 4. S dengan skor 3. TS dengan skor 2 dan STS dengan skor 1. Serta pernyataan dikatakan Unfavourable dengan skoring sebagai berikut: SS dengan skor 1. S dengan TS dengan skor 3 dan STS dengan skor 4. Dengan keterangan: . SS = Sangat Setuju . S = Setuju. TS = Sangat Setuju. STS = Sangat Tidak Setuju Adapun dalam penelitian yang dilakukan terdapat 20 data minat belajar matematika yang diperoleh, sebagai berikut: Tabel. 4 Skor Perolehan Siswa No. Kelas Interval Frekuensi Kategori 83% - 100% Sangat Baik 64% - 82% Baik 44% Ae 63% Cukup 0% - 43% Tidak Baik Berdasarkan Tabel diatas siswa yang memiliki skor minat dalam belajar matematika kategori sangat baik sebanyak 7 siswa, sedangkan skor dalam kategori baik berjumlah 13 siswa . Dengan demikian, apabila dilihat dari tabel klasifikasi data diatas yang berarti tingkat minat belajar matematika di pondok penghafal al-qurAoan zawiyatul huffazh termasuk dalam kategori tinggi. Adapun interval nilai dalam nilai tes yang dilakukan dengan membagikan soal matematika mengenai materi bangun ruang diperoleh data, sebagai berikut: No. Tabel 5. Hasil tes matematika Kelas Interval Frekuensi Kategori 63 Ae 100 Sangat Baik 42 Ae 62 Baik 21 Ae 41 Cukup 0 Ae 20 Tidak Baik Berdasarkan Tabel diatas siswa yang memiliki hasil tes matematika kategori sangat baik sebanyak 13 siswa, sedangkan hasil tes dalam kategori baik berjumlah 5 siswa, sedangkan hasil tes dalam kategori cukup sebanyak 1 siswa, dan hasil tes kategori tidak baik sebanyak 1 siswa. Dengan demikian, apabila dilihat dari tabel klasifikasi data diatas yang berarti hasil tes matematika di pondok penghafal al-qurAoan zawiyatul huffazh termasuk dalam kategori tinggi. (Dewi Dwi Adiwijayanti, 2. Adapun data hafalan al-qurAoan santri dapat dilihat pada table dibawah ini: No. Tabel 6. Data Hafalan AlqurAoan Skor Minat Hasil Tes Jumlah Hafalan 750 Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Dari tabel diatas dapat kita lihat, bahwa Lima anak menunjukkan semangat yang kuat dalam belajar, dan nilai ujian mereka sangat baik. 2 siswa dengan nilai ujian yang sangat baik dan semangat yang kuat dalam belajar. 8 siswa yang memiliki keinginan kuat untuk belajar dan yang berprestasi baik dalam ujian. 3 siswa yang mengerjakan ujian dengan baik dan menunjukkan minat yang kuat dalam studi mereka. 1 siswa yang memiliki keinginan kuat untuk belajar dan memiliki nilai ujian yang memadai. Selain itu, hasil tes untuk seorang anak muda dengan keinginan kuat untuk belajar tidak menguntungkan. Pembahasan Agar Al-Qur'an tetap utuh maka penting bagi seluruh siswa untuk mampu menghafal AlQur'an, yang berarti mereka harus dapat mengingatnya di luar kepala mereka dengan sering Adapun kelebihan menghafal Al-QurAoan, bagi yang melakukannya akan mendapat anugerah dari Allah berupa daya ingat yang tajam dan penalaran yang berwawasan (Ansari et al. Karena ada beberapa kegiatan mencocokan ayat dan membandingkannya dengan ayat lain, maka penghafal Al-Qur'an akan lebih cepat, lengkap, dan cermat memahaminya. Keterangan tersebut memungkinkan siswa yang memiliki penguasaan Al-Qur'an yang kuat untuk mempelajari dan mengerjakan soal-soal matematika dengan lebih hati-hati dan teliti, yang berdapak pada tingginya tingkat pemahaman konsep (Fatmi et al. , 2. Jika seseorang ingin menghafal Al-Qur'an, ia perlu memperhatikan dengan seksama agar dapat melekat dalam ingatannya. Praktek ini pasti akan menghambat kemampuannya untuk belajar. Mirip dengan mata pelajaran lain, menguasai matematika menuntut konsentrasi yang kuat untuk sepenuhnya memahami materi pelajaran dan mengartikulasikan ide-ide yang mendasarinya. Pemahaman konsep sangat penting untuk dimiliki siswa karena akan membantu mereka memahami materi yang diberikan lebih cepat. Selain itu, mempelajari konsep baru akan lebih mudah bagi anakanak. (Fatmi et al. , 2. Dari hasil penelitian yang diungkapkan oleh (Icha Resita Ningtyas. Fatrima Santri Syafri, & Betti Dian Wahyuni, 2. yang mengklaim bahwa beberapa kegiatan menghafal siswa dapat mempengaruhi seberapa baik mereka belajar dan seberapa banyak mereka pada kenyataannya, menghafal mungkin merupakan komponen kunci dalam seberapa banyak anak belajar. Karena menghafal melatih otak anak menjadi mahir mengingat dari apa yang dilihat dan dibacanya. Hal tersebut tentu dapat membiasakan siswa untuk mengingat apa yang Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. 746-755 751 Novia Ramadani Nasution*1. Eka Khairani Hasibuan2 dibaca atau didengarnya. Selain itu, ini memperlambat kemampuan otak anak untuk memproses informasi dengan cepat. Al-Qur'an adalah penyejuk atau sumber ketenangan bagi yang membacanya, dan ketenangan jiwa inilah yang membuat pembaca dapat merasakannya. Bagi siswa yang mampu mebaca Al-Qur'an dengan lancar memiliki kejernihan tersendiri sehingga menyebabkan otak menjadi rileks dan fokus. Untuk itu, di sekolah Islam, siswa diwajibkan membaca Al-Qur'an sebelum belajar untuk melatih fokus dan rileksasi. Menurut Imam Ibnul Qayyim, tajuk Al-Qur'an merupakan kunci Penguasa yang mengatur seluruh kerajaan atas nama-Nya. Ia menambahkan. AuPerhatikan redaksional Al-Qur'an. Ay Menurut sudut pandang ini. Kemampuan dasar meliputi membaca dan pemahaman. karena faktor utama dalam belajar Dengan penjelasan diatas, penilti merasa penting untuk melakukan penelitian ini dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Zawiyatul Huffazh. Para responden yang merupakan santri kelas Pondok Penghafal Zawiyatul Huffazh Al-Qur'an di pondok pesantren yang menyelenggarakan ujian, dievaluasi setelah perhitungan statistik, membuktikan adanya pengaruh hafalan Al-QurAan terhadap Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Zawiyatul Huffazh, secara rinci dijelaskan sebagai berikut: Uji keseluruhan instrument menggunakan program SPSS 20. terlihat dari hasil uji statistik dari 19 soal yang diuji semua nilai ycEaycnycycycuyci yayceycaycnEa ycayceycycayc yccycnycaycaycuyccycnycuyciycaycu ycycycaycayceyco pada nilai signifikan Dengan begitu semua soal tes yang akan digunakan pada penelitian ini sudah dalam kategori layak untuk di gunakan. Kemudian peneliti menggunakan uji Cronbach's Alpha untuk menilai reliabilitas instrumen. Ketika menentukan apakah suatu instrumen, dalam hal ini kuesioner, dapat digunakan berulang kali atau setidaknya berulang kali dengan responden yang sama, uji reliabilitas sangat bermanfaat. Ketika ada lebih dari dua alternatif jawaban, uji Cronbach's Alpha dilakukan untuk menilai keandalan sistem, dan hasilnya dibandingkan dengan nilai koefisien reliabilitas minimum yang Keandalan suatu instrumen penelitian ditunjukkan dengan skor Cronbach's Alpha lebih besar dari 0,6. Jika Cronbach's Alpha kurang dari 0,6 maka instrumen penelitian tidak reliabel. (Fanani. Djati, & Silvanita, 2017:40-. Dimana hail uji statistik dengan SPSS didapatkan hasil 0,904 Lebih besar dari 0,444 . cycycaycayceyco ) maka sebagaimana dasar pengambil keputusan. Kami dapat menarik kesimpulan bahwa kuesioner berbasis penelitian telah dianggap bereputasi atau dapat dipercaya sebagai alat untuk mengumpulkan data untuk penelitian. Minat sangat menentukan pembelajaran dalam konteks pendidikan di sekolah. Karena minat ini berfungsi sebagai pendorong seseorang untuk berkonsentrasi pada orang, barang, atau aktivitas tertentu. Untuk memusatkan perhatian pada objek atau aktivitas tertentu, minat bertindak sebagai faktor pendorong dalam motivasi seseorang (Aprilianto. Sirojuddin, & Afif, 2021. Azis. Abou-Samra, & Aprilianto, 2022. Neliwati. Hasanah. Pringadi. Sirojuddin, & Arif, 2023. Surya & Rofiq, 2. Oleh karena itu, masuk akal jika rasa ingin tahu memainkan peran langsung yang signifikan dalam pembelajaran, terutama dalam sesi matematika. Siswa yang lebih terlibat dalam studi mereka lebih mampu fokus, melaksanakan tugas mereka, dan bahkan menguasai kelas aritmatika yang Dalam hal ini, peneliti tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana siswa menggambarkan minat mereka dalam matematika. Minat belajar siswa merupakan komponen yang sangat menentukan dalam mencapai keberhasilan proses belajar mengajar. Hasil belajar anak yang bersangkutan akan dipengaruhi oleh minat tersebut. Proses pembelajaran harus benar-benar memperhatikan minat belajar siswa. Karena pembelajaran tidak akan berjalan efektif tanpa adanya keinginan untuk belajar dari siswa. Menurut uraian di atas, memiliki minat atau kemauan untuk membantu kesuksesan sangatlah penting. Karena tidak akan ada lagi keputusasaan untuk terus-menerus belajar dari Allah begitu seseorang mengembangkan hasrat untuk belajar. Allah akan menunjukkan hasil dari apa yang hamba-hambaNya telah coba. (Icha Resita Ningtyas et al. , 2. 752 Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Volume 4. Issue. 3, 2023, pp. Pengaruh Hafalan Al-QurAoan Terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Dari hasil analisis hasil penelitian yang di dapat, skor minat dalam belajar matematika kategori sangat baik sebanyak 7 siswa, sedangkan skor dalam kategori baik berjumlah 13 siswa . Dengan demikian, apabila dilihat dari tabel klasifikasi data diatas yang berarti tingkat minat belajar matematika di pondok penghafal al-qurAoan zawiyatul huffazh termasuk dalam kategori tinggi. Kemudian apabila dilihat dari tabel klasifikasi Hasil tes matematika di pondok penghafal al-qurAoan zawiyatul huffazh termasuk dalam kategori tinggi Sumber utama Islam. Alquran, berfungsi sebagai fondasi untuk semua bidang pengetahuan agama (Isla. Alquran dapat dikuasai atau dihafalkan, yang merupakan alat ampuh untuk mempelajari disiplin ilmu Islam. Siswa yang menghafal Alquran dapat membantu mereka menguasai beberapa materi pendidikan dan disiplin ilmu lainnya. Kemampuan menghafal al-Qur'an berdampak besar terhadap minat belajar dan dapat digunakan untuk menguasai materi pendidikan. KESIMPULAN Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini bahwa minat belajar matematika dan minat menghafal di pondok penghafal al-qurAoan zawiyatul huffazh masuk kedalam kategori yang sangat Didapat data bahwa ada siswa yang memiliki hafalan 24 juz dengan minat belajar matematika yang sangat baik dan hasil tes yang sangat baik, dan siswa lain yang memiliki hafalan 12 juz dengan minat belajar sangat baik dan hasil tes yang sangat baik. Ditemuka juga siswa yang memiliki hafalan 9 juz, 7 juz, 5 juz, dengan minat belajar matematika baik dan hasil tes yang sangat baik. Serta dapat disimpulkan siswa yang memiliki hafalan al-qurAoan 1 juz, dan 2 juz, memiliki minat baik dan hasil tes yang baik, cukup baik, dan tidak baik. Dalam uji pengaruh besarnya hafalan al-qurAoan diperoleh koefesien determinasi (R Squar. = 0,365 yang berarti bahwa pengaruh hafalan al-qurAoan terhadap minat belajar matematika sebesar 36,5%. Dalam hasil analisis regresi sederhana diperoleh hafalan alqurAoan mempengaruhi minat belajar matematika sebesar 0,829. Dalam uji t yang dilakukan di program SPSS 20 hasil sig. -taile. , dimana hasilnya 0,05 dimana terdapat pengaruh terhadap variabel x dan y. Dalam person correlation. variabel x dan variabel y memiliki korelasi dengan derajat hubungan yaitu korelasi sedang dalam bentuk hubungan yang positif. Pada uji normalitas penelitian ini dikatakan berdistribusi normal. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hafalan Al-QurAan terhadap Minat Belajar Matematika di Pondok Penghafal AlqurAoan Zawiyatul Huffazh. Karena matematika merupakan mata pelajaran yang penting untuk kehidupan sehari-hari, maka dimaksudkan agar siswa lebih aktif dan terlibat selama sesi tahfizh dan selama proses pembelajaran matematika pada umumnya, tetapi khususnya di Papan Penghafal Al-Qur'an Zawiyatul Huffazh. Hal ini dimaksudkan bahwa studi masa depan akan memperluas penyelidikan ini untuk menghasilkan penelitian yang paling relevan. BIBLIOGRAPHY