Copyright A 2021 pada penulis Abdimas Singkerru. Vol. No. 2, 2021 Pendidikan Sekolah Alam di Desa Berbura Silvina Fariyani 1. Sella 2. Faizal 3. Abdul Hakim 4. Zulfian 5. Suryati 6. Diana Premesti 7 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung silvinafariyani820@gmail. 2 suwandisella30@gmail. 3 faizalzulkar82@gmail. abdulhby13@gmail. 5 zulfian05fn@gmail. 6 suryatinahuda@gmail. premesti@unmuhbabel. Abstrak Sekolah alam merupakan sistem pendidikan yang memanfaatkan alam sebagai media pembelajaran dengan metode belajar aktif. Dengan metode pembelajarannya yang unik, sekolah alam dapat menarik minat para siswa, sehingga dapat membantu Pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa pandemi . Desa Berbura masuk dalam wilayah Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka terletak di daerah perbukitan maras yang banyak memiliki bukit dan perkebunan. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya mendesain sebuah sekolah alam dalam rangka membantu pihak sekolah untuk meningkatkan minat belajar di Desa Berbura serta untuk memaksimalkan potensi alam yang tersedia di Desa Berbura itu sendiri dengan memanfaatkan letak geografi yang ada di Desa Berbura sebagai bahan dalam melaksanakan sekolah Metodologi yang digunakan dalam mengajar adalah metode demontrasi dimana guru mengajar secara langsung dalam proses pembelajaran. Pemilihan materi yang mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar berumur 6-12 tahun. Selain itu, pemilihan objek geografi dapat memberikan kesan dan menjadi sarana edukasi bagi para siswa sekolah alam maupun masyarakat mengenai potensi di daerah perbukitan, yaitu salah satunya berkebun dan bertani. Kata Kunci: sekolah alam, pembelajaran, perbukitan Pendahuluan Pendidikan merupakan pondasi pembangunan suatu bangsa, jika pendidikan tidak berjalan dengan maksimal, maka pembangunan suatu daerah tidak akan cepat. Hai ini karena pendidikan sangat berpengaruh besar terhapat perkembangan suatu Di masa pandemi seperti saat ini proses pembelajaran tatap muka beralih ke Hal ini mengakibatkan pembelajaran tidak berjalan secara efektif. Kegiatan belajar mengajar di sekolah pun beralih ke system Belajar dari Rumah (BdR). Namun. BdR ini pun juga tidak berjalan secara maksimal dikarenakan peran serta orang tua masih sangat minim. Hal ini dikarenakan banyak orang tua yang sibuk bekerja hingga sore hari sehingga tidak maksimal dalam mendampingi dalam Kurangnya komunikasi secara efektif antara guru dengan siswa serta siswa dengan siswa lainnya menyebabkan proses pelaksanaan belajar dari rumah ini, lama kelamaan menjadi membosankan bagi siswa Kurangnya komunikasi secara efektif ant ara guru dengan siswa serta siswa dengan siswa lainnya menyebabkan proses pelaksanaan belajar dari rumah ini, lama kelamaan menjadi membosankan bagi siswa (Kurniasari et al. , 2. karena sekolah adalah sumber kegembiraan dan saranan bersosialisasi dan menuntun ilmu pengetahuan. https://jurnal. id/index. php/singkerru Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarai. Sehingga dalam hal ini munculnya ide untuk membuat sekolah alam agar menjadi alternatif dalam menciptakan suasana baru dalam belajar yang menyenangkan dan membuat anak-anak merasakan bahwa belajar adalah suatu kebutuhan dan kesenangan bukan suatu yang membosankan. Alam sangat membantu sebagai media pembelajaran yang nyata. Dengan adanya sekolah alam ini mengembangkan sikap anak agar bisa menghormati alam dan lingkungan sekitarnya juga dapat membuat siswa lebih berfikir secara leluasa dan kreatif. Di samping itu dengan adannya sekolah alam ini diharapkan pendidikan yang ada di desa Berbura dapat terus berlangsung mengingat kesadaran warga dalam hal Pendidikan masih sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari masih minimnya warga yang menempuh pendidikan hingga ke jenjang menengah. Disamping itu dengan adanya sekolah alam ini sedikit banyak memengaruhi suasana pembelajaran yang mengharuskan siswa untuk belajar secara daring dari rumah yang cenderung membosankan sehingga sedikit demi sedikit menurunkan kualitas siswa dalam memahami setiap materi yang Sekolah alam ini sekolah yang memanfaatkan alam sebagai media proses belajar Fungsi sekolah alam di Desa Berbura ini muncul sebagai bentuk tanggapan terhadap fenomena yang sedang terjadi di Indonesia. Kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah orang-orang Indonesia sendiri menimbulkan kerugian bagi bangsa Indonesia hingga beberapa generasi ke depan. Berbagai sikap pencegahan muncul sebagai tanggapan masalah tersebut, salah satunya metode pendidikan kepada anak-anak dengan menggunakan media lingkungan alam sebagai media utama sehingga diharapkan timbulnya rasa saling memiliki untuk menjaga alam sekitar. Metode Pelaksanaan Program sekolah alam adalah upaya memaksimalkan pendidikan yang dilaksanakan di Dusun Bernai dan Dusun Rambang. Desa Berbura. Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka dimulai pada tanggal 25 Januari 2021 sampai dengan tanggal 27 Februari 2021. Kegiatan ini dilakukan bersama Dosen Pendamping Lapangan dan Mahasiswa yang dimulai dengan melakukan kegiatan diskusi bersama kepala desa dan kepala dusun terkait rencana pengembangan pembelajaran sekolah alam di Desa Berbura. Huda . menjelaskan metode demontrasi merupakan metode yang menggunakan peragaan untuk memperjelas atau pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan sesuatu kepada peserta lain. Maksud dari metode domontrasi ini mahasiswa KKN UNMUH Babel menjelaskan dan memperagakan secara langsung pembelajaran kepada siswa. Kegiatan KKN ini di khususkan dalam memaksimalkan pendidikan yaitu tepatnya di Dusun Bernai dan Dusun Rambang yang dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa dengan pihak sekolah SD Negeri 13 Riausilip dan SD Negeri 14 Riausilip. Kegiatan Sekolah Alam ini menggunkan metode demontrasi dengan cra guru menyampaikan materi secara langsung, yang meliputi pendampingan kepada siswa yang kesulitan dalam mengerjakan tugas. Tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu sebagai berikut: Vol. No. 2, 2021 ISSN 2776-7477 (Onlin. Survey Lokasi Survey lokasi ini bertujuan untuk menyesuaikan antara kegiaan dengan tema KKN yang telah dipilih serta dapat dijadikan objek gambaran apakah ada masalah pendidikan lain selama pendemi yang dapat ditambahkan dalam pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan. Diskusi Bersama Kepala Dusun Kegiatan diskusi dilakukan oleh perwakilan dari Mahasiswa KKN. Kegiatan ini dilakukan guna dapat menyatukan antara pemikiran ide rancangan yang dipaparkan oleh Mahasiswa agar rencana yang ingin dikerjakan sesuai dengan kedua belah pihak dan dapat diselesaikan sesuai dengan apa yang telah ditargetkan. Diskusi Bersama Pihak Sekolah Tujuan dari sosialisasi ini untuk mempermudah memberikan informasi kepada pihak wali murid bahwa ada pendampingan kepada siswa yaitu Sekolah Alam di SD Negeri 13 Riausilip (Berna. dan SD Negeri 14 Riausilip 14 Riausilip (Ramban. Mahasiswa UNMUH BABEL menginfokan bahwa sekolah alam ini menerapkan sosial distancing dan sesuai dengan protokol kesehatan. Pemberian Arahan Pemberian arahan kepada Desa. Sekolah. Perangkat Masyarakat. Wali Murid dan Siswa ini sangat penting dilakukan mengingat kegiatan ini dilakukan di tengahtengah pendemi. Mahasiswa UNMUH BABEL memberi arahan kepada wali murid dan siswa bahwa syarat untuk mengikuti sekolah alam di TPA Bernai dan SD Negeri 14 Riausilip harus sesuai protokol kesehatan dan menerapkan sosial distancing. Pelaksanaan Kegiatan Mahasiswa UNMUH BABEL menyediakan formulir persetujuan wali murid guna menghindari konflik di tengah pendemi. Setiap siswa yang berkunjung ke sekolah alam wajib menggunakan masker dan selalu menjaga jarak. Mahasiswa UNMUH BABEL menyediakan hand sanitaizer untuk para siswa yang berkunjung. Analisi Kegiatan Analisis kegiatan dilakukan guna mengetahui kekurangan pada kegiatan Sekolah Alam. Setelah menganalisis kegiatan Mahasiswa UNMUH BABEL akan mengevaluasi kegiatan dan mencari solusi untuk setiap masalah. Evaluasi Kegiatan Tujuan dari evaluasi untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala selama kegiatan sehingga Mahasiswa UNMUH BABEL dapat menemukan solusi bersama untuk mengatasi kendala yang ada. Hasil dan Pembahasan Kegiatan yang dilakukan selama sekolah alam di Dusun Bernai dan Dusun Rambang Desa Berbura Kecamatan Riausilip diantaranya: Persiapan Metode Pembelajaran Mahasiswa Unmuh Babel mempersiapkan metode pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa dengan konsep belajar di alam. Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. Diskusi Dengan Pihak Sekolah Kesulitan yang dialami pihak sekolah saat pendemi dalam mengajar yaitu tidak bisa bertatap muka langsung dengan murid sehingga proses belajar mengajar tidak Pihak Sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh Via Grup Whatsapps akan tetapi terkendala di pihak siswa, tidak semua siswa dapat mengoperasikan aplikasi Whatsapp karena ada orang tua yang masih bekerja, ada juga orang tua yang gagap Tujuan dari sosialisasi ini untuk mempermudah memberikan informasi bahwa ada pendampingan kepada siswa yaitu Sekolah Alam di Balai Dusun Bernair dan Dusun Rambang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 03-25 Februari 2021. Pelaksanaan Sekolah Alam Pelaksanaan perdana sekolah alam dilaksanakan pada tanggal 03 Februari 2021 00 WIB di Dusun Rambang tepatnya di SD Negeri 14 Riau Silip. Sekolah alam dilaksanakan dengan cara mengajak siswa keluar ruangan kelas dan belajar di alam untuk mengurangi rasa bosan siswa saat belajar di dalam kelas. Siswa yang belajar dengan cara tersebut dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh mahasiswa UNMUH Babel. Walaupun pembelajaran yang dipelajari sulit tetapi siswa menganggap pembelajaran tersebut merupakan pembelajaran yang menyenangkan dan mudah diselesaikan. Meskipun pembelajaran yang dilakukan cukup lama tetapi siswa tidak merasa bosan dan tertekan sama sekali. Dan ketika pembelajaran tersebut selesai siswa selalu antusias untuk mengilkuti pembelajaran kembali. Tidak hanya itu ditengah-tengah pembelajaran mahasiswa selalu menselingi dengan permainan. Permainan trersebut dipadukan dengan pembelajaran yang sedang dipelajari. Dampak sekolah alam terhapat siswa didesa berbura sangat berpengaruh besar terhadap hasil belajarnya dan minat belajar siswa. Dari nilai dibawah KKM sampai diatas rata-rata. Siswa bisa mencapai KKM atau melewati batam rata-rata KKM. Siswa merasakan pembelajaran yang lebih menyenangkan sehingga mereka bisa belajar dengan serius dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Pembelajaran sekolah alam ini tidak semua sekolah di daerah tersebut menerapkan sekolah alam. Dan desa berbura ini merupakan sustu desa yang sangat cocok untuk menerapkan sekolah alam. Karena lingkungan di desa Berbura ini masih sangat asri dan nuansa alamnya masih sangat kuat, sehingga tidak sulit untuk menerapkan sekolah alam. Gambar 1. Belajar di luar kelas Vol. No. 2, 2021 ISSN 2776-7477 (Onlin. Kesimpulan Sekolah alam yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unmuh Babel diselenggarakan di SD Negeri 14 Riausilip Dusun Rambang dan TPA Dusun Bernai. Desa Berbura. Kec Riausilip. Kab Bangka. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencerdaskan perserta didik di masa pandemi covid-19 sekaligus menjadi konsep pembelajaran yang interaktif bagi pihak sekolah terhadap muridmuridnya. Sekolah alam sendiri mematuhi protokol kesehatan covid19 dan dengan persetujuan dari wali murid, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pelajar yang kesulitan dalam memahami pelajaran dari sekolah. Oleh karena itu, sekolah alam dapat menjawab keluhan dari orang tua selama masa pandemi terkait sistem daring yang diwajibkan di beberapa wilayah termasuk desa berbura tersebut karena mayortitas penduduk desa adalah petani atau tukang kebun sehingga mereka mempunyai keterbatasan untuk pembelian kuota internet dan keterbatasan waktu untuk mengawasi dan membimbing anak-anaknya. Pelaksanaan sekolah alam meliputi pengawasan sekaligus bimbingan kepada peserta didik sehingga peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga minggu dan setelah kegiatan sekolah alam tersebut mahasiswa UNMUH Babel mengajak pihak sekolah untuk dapat meneruskan program tersebut agar dapat membantu peserta didik yang kurang memahami mata pelajarannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk tindak lanjut dari kegiatan sekolah alam. Ucapan Terimakasih Selama menyelesaikan artikel ini tim penulis telah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, tim penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut membantu, khususnya: Bapak Fadillah Sabri. Eng. , selaku Rektor Muhammadiyah Bangka Belitung. Bapak/Ibu panitia pelaksana kegiatan KKN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ibu Diana Pramesti. Pd. , selaku dosen pembimbing lapangan. Bapak Iqbal Arif Sendoro Gulo, selaku PJ. Kepala Desa Berbura. Tokoh adat dan Tokoh Masyarakat Desa Berbura. Kepada warga desa yang sangat menyambut kami dan menerima kami di desa Dukong Referensi