Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam Vol 2. No 2, 01-05. Juni 2024 https://journal. id/index. php/Abdi-Dharma/ One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Marlina1. Muslih Qomarudin2. Muhamad Ikhsanudin3 . Jajang Nurzaman4 Universitas Nurul Huda OKU Timur Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan E-mail: 1marlina@unuha. id, 2muslihqomarudin@stit-alhikmahwk. id, 3ikhsanudin@unuha. example@mail. Info Artikel Abstrak Article history: Available online DOI: 10. 30599/AbdiDharma. Abstrak Kegiatan One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memahami dan menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, serta asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap struktur perangkat ajar dan kemampuan menyusun modul ajar secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif di tingkat satuan pendidikan madrasah. Kata kunci: One Day Training. Perangkat Ajar. Kurikulum Merdeka. Pelatihan Guru. How to cite (APA): Marlina. Qomarudin. Ikhsanudin. , & Nurzaman, . One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung. Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam 2. , 1-5. ISSN x-x This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License PENDAHULUAN Abstract The One Day Training on the Development of Learning Tools for the Independent Curriculum at MTs Roudhotu Tolibin. Bumi Agung. Way Kanan. Lampung, aimed to enhance teachersAo capacity in understanding and designing instructional materials aligned with the principles of the Independent Curriculum. The training covered the formulation of learning objectives, learning trajectory (ATP), teaching modules, and diagnostic The methods used included interactive lectures, group discussions, and hands-on practice. The results of the activity showed an improvement in participantsAo understanding of the structure of instructional tools and their ability to independently develop teaching modules. This program is expected to serve as an initial step in promoting the effective implementation of the Independent Curriculum at the madrasah level. Keywords: One Day Training. Learning Tools. Independent Curriculum. Teacher Training Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang bertujuan memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dan pendidik dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dalam implementasinya, guru dituntut untuk mampu menyusun perangkat ajar yang mencerminkan prinsip diferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan penguatan karakter. Namun, di banyak satuan pendidikan, termasuk madrasah, pemahaman terhadap struktur dan teknis penyusunan perangkat ajar masih menjadi tantangan. MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung sebagai salah satu lembaga One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 pendidikan Islam tingkat menengah, berupaya menjawab tantangan tersebut melalui kegiatan One Day Training yang difokuskan pada penyusunan perangkat ajar Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, dan asesmen diagnostik secara sistematis dan kontekstual. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong praktik langsung yang aplikatif, sehingga guru dapat menghasilkan perangkat ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan madrasah. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung transformasi pendidikan Islam yang adaptif terhadap kebijakan nasional. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dalam bentuk one day training yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah dalam menyusun perangkat ajar sesuai dengan prinsip kurikulum merdeka. Solusi yang ditawarkan berupa pelatihan insentif berbasis praktik langsung, dengan pendekatan partisipatif dan kontekstual. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan pihak madrasah, menyusun modul pelatihan, serta menyiapkan instrumen asesmen awal untuk mengukur pemahaman Tahap pelaksanaan dilakukan dalam satu hari penuh, dimulai dengan pemaparan materi tentang struktur kurikulum merdeka, dilanjutkan dengan praktik penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP). Modul ajar. Dan Asesmen Diagnostik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok dan simulasi penyusunan perangkat ajar. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan One Day Training dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2023 dengan melibatkan 13 guru dari MTs Roudhotu Tolibin. Pelatihan berlangsung selama satu hari penuh, dimulai pukul 08. 00 WIB. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi, kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap struktur perangkat ajar Kurikulum Merdeka. Sebanyak 85% peserta mampu menyusun alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar secara mandiri dengan format yang sesuai. Hambatan utama yang ditemukan selama pelaksanaan adalah keterbatasan pemahaman awal peserta terhadap istilah teknis dalam Kurikulum Merdeka, seperti capaian pembelajaran dan Selain itu, keterbatasan perangkat digital juga menjadi kendala dalam sesi praktik penyusunan modul ajar berbasis dokumen digital. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi menyediakan lembar kerja cetak dan melakukan pendampingan intensif secara berkelompok. Alternatif solusi yang diterapkan meliputi penyederhanaan istilah teknis melalui analogi kontekstual, serta penggunaan simulasi perangkat ajar dari mata pelajaran yang telah dikenal peserta. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun pemahaman dan meningkatkan partisipasi aktif selama pelatihan. One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 Gambar 1. Pemateri Menyampaikan materi Gambar 1 berikut menunjukkan suasana pelatihan saat pemateri menyampaikan materi, peserta menyimak sambil saling bertukar gagasan dalam menyusun modul ajar. Gambar 2. Peserta bersama-sama Menyusun Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka Gambar 2 berikut menunjukkan Suasana dalam sesi penyusunan perangkat ajar. Gambar ini memperlihatkan suasana kolaboratif di ruang pelatihan, di mana para guru MTs Roudhotu Tolibin dibagi menjadi 3 kelompok berdiskusi aktif mengenai penyusunan alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar. Masing-masing peserta dengan laptop menyusun perangkat ajar sembari berdialog dengan fasilitator. Interaksi yang terjadi menunjukkan antusiasme dan keterlibatan tinggi dalam memahami struktur perangkat ajar Kurikulum Merdeka. Gambar ini menjadi representasi nyata dari pendekatan pelatihan berbasis praktik langsung yang diterapkan dalam kegiatan One Day Training. Tabel 1. Hasil Kerja Perangkat Ajar Yang Dibuat Guru Nama Guru Siti Maspupah. Pd. Edi Setiawan. Pd. Sri Yanah. Pd. Wuri Agustiani. Pd. Mika Yuliana. Pd. Sujiyanto. Pd. Siti Aisah. Pd. Nindy Ningtias Putri. Pd. Evi Diajeng Putri. Pd. Tia Nurohmah. Pd. Zuhrotul Fatimah. Aminu Rochman. Pd. Siti Isyaroh. Pd. Perangkat Ajar Mata Pelajaran Akidah Akhlak dan Bahasa Arab Al QurAoan Hadist SKI Bahasa Indonesia IPS Penjas SBK Bahasa Inggris dan Bahasa Lampung IPA Matematika Prakarya Fiqih PKN Keterangan Selesai Mapel Akidah akhlak Selesai Selesai Selesai Selesai Selesai Selesai Selesai Mapel Akidah akhlak Selesai Selesai Selesai Selesai Selesai Hasil kegiatan ini menghasilkan perangkat ajar yang dibuat guru Mata Pelajaran termuat dalam Tabel 1, hal ini mengindikasikan bahwa pelatihan singkat dengan pendekatan praktik langsung dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah. Implikasi One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan yang lebih mendalam dan berkelanjutan, serta dukungan digitalisasi perangkat ajar untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perubahan kurikulum nasional. Pembahasan Pelaksanaan One Day Training di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap penyusunan perangkat ajar Kurikulum Merdeka. Temuan ini menjawab rumusan masalah utama, yaitu rendahnya kapasitas guru dalam merancang perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan penguatan karakter. Sebagaimana dinyatakan oleh Sagala . , peningkatan kompetensi guru memerlukan pendekatan strategik yang kontekstual dan aplikatif. Pelatihan ini mengintegrasikan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi penyusunan modul ajar, yang terbukti efektif dalam membangun keterampilan teknis guru (Zulkifli & Hasanah, 2. Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk lebih fleksibel dan kreatif dalam menyusun tujuan pembelajaran serta asesmen yang relevan dengan kebutuhan peserta didik (Kemendikbudristek. Namun, keterbatasan pemahaman terhadap istilah teknis seperti capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran (ATP) menjadi hambatan yang umum dihadapi guru madrasah (Suryani & Hidayat, 2. Dalam pelatihan ini, hambatan tersebut diatasi melalui strategi penyederhanaan konsep dan penggunaan analogi kontekstual, sebagaimana disarankan oleh Revina . dalam pendekatan pelatihan guru berbasis kebutuhan lokal. Selain itu, keterbatasan perangkat digital di lingkungan madrasah menjadi tantangan tersendiri. Penggunaan lembar kerja cetak dan pendampingan kelompok menjadi solusi praktis yang mendukung keterlibatan aktif peserta (Handayani & Prasetyo, 2. Pendekatan ini sejalan dengan gagasan Arifin . bahwa evaluasi pembelajaran harus mempertimbangkan kondisi nyata satuan Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru mampu menyusun perangkat ajar yang lebih kontekstual dan aplikatif, yang berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Secara teoritis, kegiatan ini memperkuat pemahaman bahwa pengembangan profesional guru harus bersifat berkelanjutan dan berbasis praktik langsung (Supriatna, 2. Jika direplikasi secara sistematis, model pelatihan ini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung transformasi pendidikan Islam yang adaptif terhadap kebijakan nasional. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi pada penguatan sistem pendidikan madrasah yang progresif dan responsif (Mufidah, 2024. Excellent Team, 2. SIMPULAN Kegiatan One Day Training di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan kontekstual mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka secara mandiri dan sistematis. Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini mengungkapkan pentingnya desain pelatihan yang adaptif terhadap karakteristik satuan pendidikan Islam, termasuk madrasah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Dari hasil pelaksanaan, dapat dirumuskan prinsip baru dalam pengembangan profesional guru madrasah, yaitu: AuPelatihan transformatif berbasis praktik lokal sebagai fondasi implementasi kurikulum nasional. Ay Prinsip ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga pada kemampuan satuan pendidikan untuk menerjemahkan kebijakan tersebut ke dalam praktik yang relevan dan aplikatif. Secara konseptual, kegiatan ini memperkuat gagasan bahwa pengembangan perangkat ajar bukan sekadar tugas administratif, melainkan bagian dari proses pedagogis yang menuntut pemahaman filosofis, kreativitas, dan refleksi mendalam. Oleh karena itu, pelatihan semacam ini perlu dipandang sebagai model pembelajaran profesional yang berkelanjutan, bukan sebagai One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 kegiatan insidental. Dengan pendekatan ini, madrasah dapat menjadi pusat inovasi pendidikan Islam yang progresif dan responsif terhadap dinamika kurikulum nasional. One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung atas kerja sama dan partisipasi aktif seluruh tenaga pendidik selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini didukung oleh Hibah Internal Universitas Nurul Huda melalui Surat Kontrak Penelitian Nomor: 8/PKM/MTsRT/Vi/2023, tertanggal 10 Agustus 2023. Dukungan tersebut sangat berarti dalam mewujudkan pelatihan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru DAFTAR PUSTAKA