Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1123-1129 DAMPAK EKONOMI AKIBAT OUTBREAK PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA TERNAK SAPI DAN KERBAU DI INDONESIA ECONOMIC IMPACT OF FOOT AND MOUTH DISEASES OUTBREAK ON CATTLE AND BUFFALO IN INDONESIA Achmad Firman*1. Iman Trisman2. Rino Hadiwijaya Puradireja2 Fakultas Peternakan. Universitas Padjadaran Jl. Raya Bandung-Sumedang KM21. Hegarmanah. Jatinangor. Kab. Sumedang. Jawa Barat Program Pascasarjana Fakultas Peternakan. Universitas Padjadaran Jl. Raya Bandung-Sumedang KM21. Hegarmanah. Jatinangor. Kab. Sumedang. Jawa Barat *Email: achmad. firman@unpad. (Diterima 01-06-2022. Disetujui 19-07-2. ABSTRAK Indonesia kembali terkena kejadian luar biasa (KLB/outbrea. penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah lebih dari 30 tahun bebas PMK. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penularan virum PMK dan potensi kerugian ekonomi akibat outbreak PMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus di mana data yang digunakan untuk dianalisis adalah data Metode analisis yang digunakan angka reproduksi (R. dan dampak ekonomi akibat PMK dengan menggunakan rumus Rushton and Knight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penularan virus PMK sebesar R0 = 2,85, yaitu satu ternak terpapar virus PMK dapat menular ke 3 ekor ternak selama dua minggu. Dampak ekonomi akibat outbreak PMK diperkirakan sebesar Rp 38,67 triliun. Oleh karena itu, pemerintah harus segera melakukan vaksinasi terhadap ternak sapi dan kerbau yang terdampak untuk mengurangi tingkat penularan. Kata kunci: PMK, dampak ekonomi, angka reproduksi, outbreak ABSTRACT Indonesia has been hit by outbreak of foot and mouth disease (FMD) after more than 30 years of being free of FMD. This study aimed to determine the level of transmission of the FMD virus and the potential economic losses due to the FMD outbreak. The method used in this research was a case study in which the data used for analysis was secondary data. The analytical method was used the reproduction number (R. and the economic impact of FMD by using the Rushton and Knight The results showed that the rate of transmission of the FMD virus was R0 = 2. 85, i. animal exposed to the FMD virus could infect three cattle for two weeks. The economic impact of the PMK outbreak is estimated at Rp 38. 67 trillion. Therefore, the government must immediately vaccinate the affected cattle and buffalo to reduce the transmission rate. Keywords: PMK, economic impact, reproduction rate, outbreak memberikan manfaat yang cukup banyak. PENDAHULUAN Ternak Akan tetapi, kondisi ini dapat berbalik kambing, kuda, babi, dan unggas telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan Penularan penyakit dari hewan DAMPAK EKONOMI AKIBAT OUTBREAK PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA TERNAK SAPI DAN KERBAU DI INDONESIA Achmad Firman. Iman Trisman. Rino Hadiwijaya Puradireja kambing, babi dan lainnya dengan ciri- ciri secara klinis, seperti lesu/lemah, suhu peliharaan saja, tetapi juga dengan hewan peliharaan . et anima. dan hewan liar nafsu makan berkurang, enggan berdiri, (Suradi, 2. Salah satu penyakit pincang, bobot hidup berkurang, produksi hewan yang perlu diwaspadai adalah susu menurun bagi ternak penghasil susu. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). dan tingkat kesakitan sampai 100 (Adjid. Setelah 32 tahun dinyatakan bebas Balai Penelitian Veteriner, 2. PMK, pemeritah melalui Pusat Veteriner Penyebaran virus PMK sangat cepat Farma (PUSVETMA) Surabaya sesuai karena penularan PMK melalui angin dari No. satu tempat ke tempat lainnya yang 05001/PK. 310/F4. H/05/2022 tanggal 5 berjauhan, sebab virus dapat ditularkan Mei PUSVETMA No. melalui angin yang tenang sejauh 2 - 3 06001/PK. 310/F4. H/05/2022 mil, bahkan dalam keadaan angin yang 06002/PK. 310/F4. H/05/2022 tanggal 6 kuat virus dapat ditularkan dalam jarak Mei 2022, telah mengumumkan beberapa lebih dari 10 mil, dan infeksi virus masih kejadian virus PMK pada sejumlah di bisa terjadi setelah bibit penyakit tersebut Gresik, berada 14 hari di udara (Syamsudin. Lamongan. Mojokerto dan Sidoarjo di Dengan tingkat sebar yang sangat Provinsi Jawa Timur serta dugaan kasus cepat, kemungkinan dalam waktu tidak PMK di Kabupaten Aceh Tamiang begitu lama virus PMK dapat menyebar Provinsi Aceh. Berdasarkan informasi ke seluruh wilayah di Indonesia dan tersebut, pemerintah telah memberikan dampaknya dapat merusak perekonomian peringatan akan dampak PMK terhadap (USDA, 2. Kabupaten sektor peternakan. Penyakit Kerugian akibat PMK di beberapa negara telah dilaporkan dan memberikan disebabkan oleh virus foot mouth disease dampak yang cukup luas. Negara Inggris (VFMD) (MacLachlan and Dubovi 2017. pernah mengalami kerugian sebesar A2,7 Carter dan Saunders 2. Penyakit ini menyerang dengan cepat ke hewan (Davies, 2. Taiwan di tahun 1977 berkuku belah . loven hoo. , seperti sapi merugi sebesar USD 6,617 Milyar, potong, sapi perah, kerbau, domba. Uruguay di tahun 2001 merugi sebesar PMK Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1123-1129 USD 0,08 Milyar. Jepang di tahun 2010 merugi sebesar USD 0,55 M ilyar. Berdasarkan uraian di atas, deteksi adanya PMK kembali di Indonesia oleh Korea Selatan di tahun 2010 Ae 2011 pemerintah menunjukkan akan adanya merugi sebesar USD 2,8 Milyar (Ruston dampak ekonomi akibat outbreak dari and Knight, 2. Total dampak tahunan PMK ini. Oleh karena itu. Adapun tujuan akibat PMK diperkirakan sebesar US$ dari penulisan adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui penularan penyakit US$ (Naipospos and Suseno, 2. mulut dan kuku pada ternak sapi dan Menurut Knight et. bahwa dampak PMK di suatu wilayah dapat Untuk mengetahui dampak ekonomi terjadi secara langsung maupun tidak yang ditimbulkan oleh penyakit mulut Kerugian yang ditimbulkan dan kuku pada ternak sapi sapi dan oleh PMK (Balai Penelitian Veteriner, 2. adalah sebagai berikut: Penurunan produksi susu . % per METODE PENELITIAN C Metode penelitian yang dilakukan Penurunan tingkat pertumbuhan sapi pada penelitian ini adalah kuantitatif -20% lebih lama mencapai Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Kehilangan tenaga kerja . -70% pada bulan ke-1 pasca infeks. Penurunan fertilitas . ngka abortus digunakan adalah tingkat penularan virus PMK dan perlambatan C Metode formulas sebagai berikut (Sijintak, 2. Kematian anak . -40% untuk domba dan bab. C Pemusnahan ternak yang terinfeksi Di mana: c adalah rata-rata laju kelahiran secara kronis C sapi potong, sapi perah, dan kerbau. Gangguan perdagangan domestik dan manajemen ternak Kehilangan peluang ekspor ternak Biaya eradikasi dampak ekonomi dari PMK sebagai berikut (Rushton and Knight, 2012. Naipospos and Suseno, 2. DAMPAK EKONOMI AKIBAT OUTBREAK PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA TERNAK SAPI DAN KERBAU DI INDONESIA Achmad Firman. Iman Trisman. Rino Hadiwijaya Puradireja Dampak langsung, terbagi menjadi PMK yang maksima. diperkirakan akan dampak yang terlihat . ehilangan mengalami penurunan jumlah populasi produksi susu, kehilangan produksi sapi dan kerbau. susu bubuk, kehilangan berat, dan kematian terna. dan tidak terlihat . enurunan fertilitas, dan perubahan didalam usaha terna. Dampak tidak langsung terdiri dari tambahan biaya . embelian vaksin, dan test diagnosti. dan kehilangan pendapatan . enggunaan bibit kurang Gambar 1. Perkembangan Populasi Sapi dan Kerbau di Indonesia dari Tahun 2016-2021 (BPS, 2. optimal dan pelarangan penjualan sapi di local dan internasiona. Tingkat Penularan Penyakit Mulut dan Kuku HASIL DAN PEMBAHASAN Tingkat penularan PMK dikenal Gambaran Populasi Sapi Potong dan Sapi Perah dengan Auangka reproduksiAy atau R0, yaitu Populasi sapi potong dan sapi perah jumlah infeksi baru yang timbul dari satu dapat dilihat pada Gambar 1. Populasi infeksi dan estimasi R0 sangat penting sapi potong lebih banyak dibandingkan dalam pemahaman wabah PMK dan dengan populasi sapi perah. Secara potensi bahaya penularannya (Heffernan keseluruhan, perkembangan populasi ke et al, 2. Selanjutnya, disebutkan bahwa apabila R0<1, artinya setiap peningkatan dari tahun ke tahun. Berbeda individu yang terinfeksi menghasilkan rata-rata kurang dari satu individu baru mengalami penurunan di tahun 2018 dan yang terinfeksi. Jika R0>1, maka patogen dapat menyerang populasi yang rentan. sebanyak di tahun 2016. Akan tetapi Hal ini adalah aspek yang paling penting dan berguna dari konsep R0. Kejadian kemungkinan pada tahun 2022 dan tahun PMK dapat dikatakan kejadian luar biasa berikutnya . pabila tidak ada penanganan . hanya dapat terjadi jika R0>1 PMK (Pereza et al. , 2. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1123-1129 Sejak Berdasarkan perhitungan tingkat PMK oleh pemerintah, yaitu pada tanggal penularan PMK, dengan memperhatikan 6 Mei 2022 sampai dengan tanggal 20 tingkat laju kelahiran . api dan kerba. Mei 2022, terjadi penularan PMK yang cukup pesat. Terhitung hanya dalam terpapar positif, laju populasi terinfeksi jangka waktu 2 minggu sejak tanggal 6 yang diisolasi, laju kematian, dan laju Mei terkena dampak PMK tanggal 6 Mei 2022 sebanyak 5 kabupaten melonjak dihasilkan selama 2 minggu adalah R0 = menjadi 62 kabupaten/kota di tanggal 20 2,85. Artinya, setiap satu ternak yang Mei 2022 (Gambar . Populasi sapi dan tertular virus PMK memiliki daya tular kerbau yang terdampak di tanggal 6 Mei terhadap 3 ekor ternak sapi dan kerbau. 2022 sebanyak 2. 447 ekor menjadi 4,63 juta ekor dalam kurun waktu 2 minggu. Dampak Ekomi Mulu dan Kuku Ternak yang mati pun melonjak dari 49 Akbibat Penyakit Nilai kerugian ekonomi pada waktu mengindikasikan, penularan PMK ini penanggulangan PMK masih bersifat telah menjadi kejadian luar biasa (KLB) rutin dengan dana yang terbatas pada yang perlu penanganan yang tepat. Hal Ae berjumlah Rp 135 milyar atau Rp 6,75 trilyun nilai sekarang. Pada waktu wabah PMK tahun 1983, dana yang disediakan mencapai Rp 3 milyar termasuk bantuan Pemerintah Australia sebesar A AUD$ 8 juta (Rp 45 milyar nilai sekaran. Nilai kerugian ekonomi wabah tahun 1983 adalah sebesar 12 milyar, sedangkan dilakukan pengendalian mencapai Rp. Gambar 2. Perkembangan Status Penularan Virus PMK dari tanggal 6 Mei 2022 sampai dengan 20 Mei 2022 (Kementerian Pertanian, 2022 dan informasi lainny. milyar atau Rp. 1,1 trilyun nilai sekarang. DAMPAK EKONOMI AKIBAT OUTBREAK PENYAKIT MULUT DAN KUKU PADA TERNAK SAPI DAN KERBAU DI INDONESIA Achmad Firman. Iman Trisman. Rino Hadiwijaya Puradireja Perhitungan dampak ekonomi dari Tabel 2. Kerugian dari Ternak Lainnya Jml (Rp Jenis Kerugian milyar/Tahu. 1 Dampak Langsung Kematian pada 708,07 Infertilitas dan 272,36 Kematian anak 136,18 Jumlah 116,62 kejadian luar biasa . PMK dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kerugian pada ternak sapi dan kerbau. Adapun perhitungannya adalah sebagai Oleh karena itu, total kehilangan Kerugian dari ternak sapi dan kerbau Kerugian dari ternak sapi dan ekonomi sebagai dampak dari adanya kerbau terdiri dari dampak langsung dan penyakit PMK diperkirakan sebesar Rp tidak langsung. Adapun nilai kerugiannya 38,67 Triliun mencapai Rp 32 triliun. KESIMPULAN DAN SARAN Tabel 1. Potensi Kerugian Ekonomi Akibat Penyakit PMK Jml (Rp Jenis Kerugian milyar/Tahu. 1 Dampak Langsung Penurunan Produksi 006,70 Susu Infertilitas dan abortus 150,60 Kematian sapi 394,49 Kematian anak sapi 139,45 Penurunan Berat 95,27 Badan Sub Total 786,51 Dampak Tidak Langsung Biaya Pemotongan 98,37 Biaya Kompensasi 026,08 Biaya pengawasan 3,95 Biaya Surveilans 21,06 Biaya Vaksinasi 105,31 Kesempatan Penjualan Ternak Kehilangan pekerjaan 133,84 Sub Total 768,61 Total 555,12 Kesimpulan Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Tingkat penularan virus PMK sebesar R0 = 2,85, yaitu satu ternak terpapar virus PMK dapat menular ke 3 ekor Potensi Saran Oleh karena tingkat penularan yang sudah sangat cepat, pemerintah harus segera melakukan vaksinasi pada ternak Kerugian dari hewan lainnya PMK adalah Rp 38,67 triliun. Kerugian lalulintas ternak dari wilayah terpapar PMK. seperti kerbau, kuda, domba, kambingm dan babi dapat dilihat pada Tabel 2. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1123-1129 Pereza A. Warda M. and Carpenter T. Control of a foot-and-mouth Argentina. Preventive Veterinary Medicine 65 . 217Ae226. doi:10. 1098/rstb. DAFTAR PUSTAKA