JURNAL FIQHUNA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM e-ISSN : 3123-3112 Laman Jurnal : https://ejournal. stitaw-binjai. id/index. php/fiqhuna Volume 1 Nomor 2. Juli-Desember 2025 PENERAPAN METODE MURAJAAoAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN HAFALAN AL-QURAoAN SISWA MIS KHAIRURRAHMAH MERBAU RINTIS DESA PANTAI GADING KECAMATAN SECANGGANG TAHUN AJARAN 2024-2025 Muhammad Alwan1. Kholis Thohir 2. Yuni Asri Ningratri 3 Program Studi Pendidikan Agama Islam 1STIT AL Washliyah Binjai Email : alwanm@gmail. 2STIT AL Washliyah Binjai Email: kholistohohir@gmail. STIT AL Washliyah Binjai Email: ningratri@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode murajaAoah oleh guru dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa, serta mengetahui hasil dan kendala yang dihadapi selama proses Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah Guru Tahfidz yaitu bapak Sofyan Tsuri S. Pdi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode murajaAoah mampu meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mampu menghafal dengan lancar dan benar setelah rutin melakukan murajaAoah. Dari 32 siswa, 27 siswa berhasil menjaga hafalan dengan baik, sedangkan 5 siswa masih mengalami hambatan seperti kurangnya kedisiplinan dan minimnya dukungan belajar dari lingkungan. Kesimpulannya, metode murajaAoah terbukti efektif dan menjajikan dalam membantu siswa menjaga dan meningkatkan hafalan Al-QurAoan, meskipun tetap membutuhkan strategi pendukung seperti motivasi, kedisiplinan, dan pengawasan intensif dari guru maupun orang tua. Kata Kunci: Metode MurajaAoah. Hafalan Al-QurAoan. MIS Khairurrahmah ABSTRACT The background of this study is the fact that some students still experience difficulties in maintaining the quality of their QurAoan memorization, so an effective learning method is needed, one of which is the murajaAoah method. The purpose of this study is to describe how the murajaAoah method is implemented by teachers to improve studentsAo QurAoan memorization, as well as to identify the results and challenges faced during the learning This study used a qualitative descriptive approach. The rsearch subjects consisted of 1 teacher and 32 The data collection techniques were interviews, observations, and documentation. The results showed that the implementation of the murajaAoah method was able to improve studentsAo QurAoan memorization. This can be seen from the increase in the number of students who were able to memorize fluently and accurately after practicing murajaAoah regularly. Out of 32 students, 27 students succeeded in maintaining their memorization well, while 5 students still faced obstacles such as lack of discipline and insufficient learning support from their In conclusion, the murajaAoah method is proven to be effective in helping students maintain and improve their QurAoan memorization, although it still requires supporting strategies such as motivation. Keywords: MurajaAoah Method. QurAoan Memorization. MIS Khairurrahmah STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 PENDAHULUAN Al-QurAoan adalah kitab suci umat Islam. Seorang yang beragama Islam wajib menjadikan Al-QurAoan sebagai pedoman hidupnya. Salah satu bentuk pemeliharaan Al-QurAoan adalah dengan menghafalkannya melalui program tahfidz atau kita sebut dengan para penghafal Al-QurAoan. Tujuan menghafal Al-QurAoan sendiri tidak hanya memindahkan ayat AlQurAoan ke dalam otak saja, akan tetapi bisa memahami isi Al-QurAoan, diterapkan di kehidupan sehari-hari, dan terciptanya generasi yang QurAoani (Muhammad Ali,2. Menghafal Al-Qur'an adalah suatu upaya untuk menjaga kemurnian wahyu Allah dan menjadikannya pedoman hidup umat muslim (M. Quraisy Shihab,2. Di Indonesia, banyak lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan penghafalan Al-Qur'an sebagai bagian dari kurikulum mereka, termasuk di MIS Khairurrahmah Secanggang. Namun, dalam proses penghafalan Al-Qur'an, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam mempertahankan hafalan mereka. Penerapan metode murojaAoah dalam menghafal Al-QurAoan sangat mudah untuk dilakukan yang membuat para penghafalnya senang, dampak metode murojaAoah juga ternyata memiliki dampak positif, dampak positif lah yang lebih mendominasi karena adanya metode murojaAoah ini adalah suatu solusi bagi para penghafal Al-QurAoan untuk mempertahankan hafalannya agar terhindar dari lupa. Menghafal Al-Qur'an merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan Islam. Hal ini disebabkan oleh kebijakan yang diberlakukan di sekolah madrasah, yang mengharuskan peserta didiknya untuk menuntut ilmu Al- QurAoan dan menghafal Al-QurAoan. Karena Al-QurAoan adalah sumber hukum Islam yang patut untuk diimani (Umar Al- Faruq,2. Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam memperbaiki dan mempertahankan hafalan Al-Qur'an adalah metode muraja'ah. Muraja'ah dalam bahasa arab yang berarti "mengulang" atau "mereview". Dalam konteks penghafalan Al-Qur'an, muraja'ah merujuk pada kegiatan mengulang hafalan secara teratur untuk memperkuat dan memperbaharui hafalan yang telah dipelajari. Mengingat pentingnya muraja'ah dalam membantu mengingatkan kembali hafalan dan mencegah lupa. Di dalam Al-qurAoan surah Al-baqarah ayat 121 Allah berfirman : AC aaE aOaN aOE aiOEa Oa e aIIa eOIa aN aO aI eI acO eEAa e aN aOE aiOEa Na aIA ca A aOeEa eOIaN aA a AaEac a eOIa a eOI aN aI eE aEA aA eE aa eOIA Artinya : Orang-orang yang telah Kami beri kitab suci, mereka membacanya sebagaimana mestinya, itulah orang-orang yang beriman padanya. Siapa yang ingkar padanya, merekalah orang-orang yang rugi. ( Q. S Al-baqarah : . (Departemen Agama republik Indonesia,2. Dari ayat diatas dijelaskan bahwa membaca dan menghafal Al-qurAoan sangatlah banyak keutamaan di dalamnya, dan juga dijelaskan bahwa orang yang tidak mau membaca Al-QurAoan tetapi dia beragama islam, maka ia termasuk orang yang merugi. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda : aAEac aINA a Aa eO a aE eI aI eI aaEac aI eECa eIa aOA Artinya: Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al-QurAoan dan mengajarkannya ( HR. Bukhori ). Dari hadits tersebut bahwa Rasulullah SAW telah bersabda sebaik baik orang diantara kamu adalah orang yang belajar Al-qurAoan dan orang yang mengajarkannya, hadits tersebut memiliki makna yang cukup jelas bahwasannya sebaik baik orang diantara kita adalah orang yang mau belajar Al-qurAoan dan mrngajarkannya kepada orang lain, ilmu yang kita miiki harus kita salurkan kepada orang lain, diantara ilmu ilmu yang ada, ilmu tentang Al-qurAoan yang paling istimewa. Sehingga orang yang membaca dan mengamalkan Al-qurAoan Allah akan memberikan keistimewaan baginya dan memberikan kebaikan, baik itu di dunia maupun di akhirat kelak. MIS Khairurrahmah merupakan salah satu madrasah ibtidaiyah yang ada di Desa Pantai Gading, tepatnya di Merbau Rintis. MIS Khairurrahmah merupakan sekolah madrasah yang berdiri sejak tahun 2009 oleh Almarhumah Ibu Siti Rahmah. Sekarang sekolah tersebut dikelola oleh anak kandungnya yaitu Bapak Saiyidul Khoir S. Pdi. MIS Khairurahmah adalah salah satu sekolah unggulan di Desa Pantai Gading dan banyak anak anak dari luar desa, sekolah di MIS Khairurrahmah Di MIS Khairurrahmah tersebut lebih menekankan kepada nilai nilai QurAoani pada peserta didiknya. MIS Khairurrahmah lebih memprioritaskan kepada tahfidz Al-qurAoan sebagai program unggulan dari sekolah tersebut, karena sekolah tersebut menjunjung tinggi terhadap Al-qurAoan sebagai kitab suci umat Islam yang patut untuk diimani. Di MIS Khairurrahmah banyak siswa yang cepat dalam menghafal dan juga ada yang lambat dalam menghafal Al-qurAoan, oleh karena itu guru tahfidz di MIS Khairurrahmah membuat program dalam upaya meningkatkan niat dan motivasi siswa dalam menghafal Al-qurAoan, guru tahfidz menerapkan metode murajaAoah. Program ini bertujuan untuk membantu siswa yang belum hafal agar terbiasa mendengarkan bacaan surah yang telah dibaca secara bersama sama dan agar lebih mudah untuk Di dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang metode murajaAoah terkait bagaimanakah penerapan metode murajaAoah ini dapat meningkatkan hafalan Al-qurAoan siswa MIS Khairurrahnmah Merbau rintis. Di MIS Khairurrahmah sendiri sudah diterapkan metode murajaAoah ini, tetapi belum adanya evaluasi oleh guru tahfidz terkait penerapan murajaAoah ini, apakah upaya yang dilakukan dapat meningkatkan hafalan Al-qurAoan siswa. Di dalam penelitian ini akan dilakukan penelitian terkait dampak dari penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan siswa MIS Khairahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang pada Tahun Ajaran 2024-2025. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. PMetode penelitian kualitatif merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk menggambarkan dan memahami fenomena sosial yang kompleks secara mendalam. Penelitian ini tidak hanya terbatas pada data yang bersifat numerik atau kuantitatif, tetapi justru berfokus pada makna di balik fakta, serta bagaimana seseorang mengalami, memaknai, dan merespons suatu situasi atau peristiwa Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah (Lexy J. Moleong,2. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian pemahaman yang berdasarkan pada metode yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Karena penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang terjadi pada siswa di MIS Khairurahmah terkait penerapan metode murajaAoah dalam meningkatkan hafalan Al-Quran siswa. Karena penelitian ini lebih menekankan pada ketidakhadiran penggunaan alat-alat statistik dalam penelitian kualitatif (Sugiyini,2. Metode deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai metode yang diterapkan oleh guru dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairuurahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025. Populasi mencakup seluruh siswa MIS Khairurrahmah yang berjumlah 244 siswa dari kelas 1 sampai 6. Populasi dipilih berdasarkan kriteria keterlibatan langsung dalam kegiatan murajaAoah yang menjadi fokus penelitian. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 6 MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 yang jumlahnya sebanyak 32 orang . Sumber data di dalam penelitian merupakan faktor yang sangat penting karena sumber data akan menyangkut kualitas dari hasil penelitian. Oleh karena itu sumber data menjadi bahan pertimbangan di dalam penentuan metode pengumpulan, sumber data terdiri dari : sumber data primer dan sumber data sekunder. Berdasarkan penelitian yang akan dilakukan sumber data dibagi menjadi dua yaitu : Sumber Data Primer Siswa MIS Khairurahmah Merbau Rintis: Siswa yang menjadi subjek penelitian dapat menjadi sumber data primer melalui wawancara, observasi, atau tes hafalan. Guru tahfidz sebagai informan : Guru tahfidz yang mengajar di MIS Khairurahmah Merbau Rintis dapat menjadi informan dalam pengambilan sumber data primer melalui wawancara dan observasi. Dokumen atau Catatan: Dokumen atau catatan tentang hasil hafalan siswa sebelum dan setelah penerapan metode murojaah dapat menjadi sumber data primer. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Sumber Data Sekunder Literatur atau Artikel: Literatur atau artikel tentang metode murojaah dan hafalan dapat menjadi sumber data Buku atau Jurnal: Buku atau jurnal tentang pendidikan dan psikologi dapat menjadi sumber data sekunder. Internet atau Media Online: Internet atau media online dapat menjadi sumber data sekunder melalui artikel, blog, atau situs web yang relevan. Sumber data skunder dalam penelitian adalah berupa data dokumen-dokumen tersebut seperti keadaan guru dan siswa, peran guru dalam pembinaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka serta keadaan sarana dan TEKHNIK PENGUMPULAN DATA Pengumpulan data adalah sebuah prosedur yang sistematik dan standar untuk mendapatkan atau memperoleh data yang diperlukan. Untuk mendapatkan data yang akurat dalam penelitian, peneliti menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data seperti observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Observasi Observasi adalah cara mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang Metode ini peneliti gunakan untuk mendapatkan informasi secara langsung dari lapangan agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan objektif. Dokumentasi Teknik dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip,buku, notulen, rapat, agenda, dan sebagainya. Dokumentasi adalah hal-hal yang bersifat non rekaman. Wawancara Dalam pelaksanaan pengumpulan data di lapangan, peneliti dapat menggunakan metode wawancara mendalam. Sesuai dengan pengertiannya, wawancara mendalam bersifat terbuka. Pelaksanaan wawancara tidak hanya sekali atau dua kali, melainkan berulang-ulang dengan intensitas yang tinggi. Peneliti harus memiliki konsep yang jelas mengenai hal yang dibutuhkan, kerangka tulis, daftar pertanyaan, atau daftar check harus tertuang dalam rencana wawancara untuk mencegah kemungkinan mengalami kegagalan memperoleh data. Metode ini digunakan oleh peneliti untuk mewawancarai , guru tahfidz , peserta didik dan pihakpihak yang terkait dalam penelitian ini untuk mengetahui hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 TEKHNIK ANALISIS DATA Analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis hasil observasi, wawancara dan hasil lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikannya dalam temuan bagi orang lain. Kegiatan analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu redaksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Analisis data menurut John. Tukey dalam bukunya Jogiyanto Hartono merupakan sebuah prosedur dalam menganalisis data, teknik-teknik untuk mengintepresikan hasil-hasil dari analisis, serta didukung oleh proses pengumpulan data untuk membuat analisis tersebut menjadi lebih mudah, lebih tepat dan juga lebih akurat (Hartono, 2. Penelitian kualitatif merupakan data yang diperoleh dari berbagai sumber dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang bermacam- macam dan dilakukan secara terus menerus sampai selesai dan datanya jenuh. Berikut adalah tekhnik analisis data : Reduksi Data Reduksi data dapat diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan, perhatian, pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis yang ada dilapangan. Selama pengumpulan data berlangsung, terjadilah tahap reduksi data atau proses transformasi yang berlanjut terus sesudah penelitian sampai laporan akhir lengkap tersusun. Penyajian Data Penyajian data yaitu sekumpulan informasi yang terususun memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan sebuah tindakan. Penyajian yang sering digunakan adalah data kualitatif, dalam penyajian meliputi berbagai jenis matrik, grafik, jaringan, dan bagan semuanya di rancang untuk menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang satu. Kesimpulan Peneliti selalu berusaha mencari model, pola, tema, hubungan, persamaan, hipotesis, hal-hal yang sering muncul dan sebagainya. Dari data-data tersebut peneliti mencoba mengambil kesimpulan (Sugiyono,2. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Penerapan metode murajaAoah dalam menghafal Al-QurAoan disesuaikan dengan kebutuhan dari siswa, murajaAoah merupakan suatu metode yang digunakan untuk menjaga hafalan Al-QurAoan. Berdasarkan hasil observasi peneliti dilapangan bahwa metode murojah dalam menghafal Al-QurAoan di sangat penting karena dapat membantu peserta didik untuk memelihara, menjaga hafalannya dengan baik dan sempurna baik dari segi makharijul huruf maupun Dari hasil penelitian peneliti menguraikan bahwa ada 2 pelaksanaan dalam murojah hafalan Al-QurAoan. MurajaAoah hafalan bersama-sama sebelum masuk kedalam kelas Penerapan metode murajaAoah hafalan ini dilakukan secara bersama-sama yang dimana 2 orang siswa yang menjadi komando barisan yang ditunjuk oleh guru tahfidz untuk memimpin murajaAoah, 2 orang siswa tersebut adalah mereka siswa yang terbanyak hafalannya dan terlancar hafalannya, oleh karena itu 2 orang siswa tersebut menjadi pemimpin murajaAoah para teman temannya. MurajaAoah tersebut dilakukan setiap hari terkecuali hari Senin. Penerapan murajaAoah ini bertujuan untuk memudahkan siswa mengingat surah surah yang telah ditentukan oleh guru Tahfidz, sehingga jika mereka sering membacanya mereka akan mudah untuk menghafalnya. Sesuai dengan kata pepatah AuAla bisa karena biasaA. Au,Itulah salah 1 alasan guru Tahfidz membuat program murajaAoah ini, agar para siswa terbiasa untuk membaca surah surah yang belum mereka hafal, sehingga jika sering mereka membacanya, bisa jadi mereka sedikit demi sedikit ingat dengan surah-surah yang telah mereka baca. MurajaAoah bersama teman sebangku Penerapan merode murajaAoah bersama teman sebangku ini dilakukan dengan cara, sebelum siswa menyetorkan hafalan barunya kepada guru Tahfidz, siswa harus dulu meminta agar teman sebangkunya menyimakkan hafalannya dengan melihat Al-QurAoan, agar ketika maju kedepan untuk setoran siswa tidak lagi ada keliru atau tidak lancar hafalannya, ini juga merupakan program murajaAoah yang sudah diterapkan oleh guru Tahfidz yang bertujuan untuk memudahkan siswa agar tidak keliru lagi ketika maju kedepan untuk setoran, juga mendidik siswa agar terbiasa membantu sesama temannya didalam hal kebaikan. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 . Kendala-kendala dalam penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Penerapan metode murojah tentunya terdapat kendala atau faktor penghambatnya. Begitu juga dengan penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis, diantaranya sebagai berikut: Peserta didik tidak fokus Pada saat murajaAoah peserta didik sering kali tidak fokus dengan murajaAoah hafalan Al-QurAoannya, karena usia mereka yang masih anak-anak dan fokusnya sering terganggu ketika melihat teman-temannya yang sedang bermain di sekolah, hal lain yang menyebabkan peserta didik tidak fokus yaitu kurang bisa membagi. Hasil wawancara dengan guru Tahfidz yaitu Bapak Sofyan Tsuri S. Pdi guru Tahfidz MIS Khairurrahmah, beliau mengatakan bahwa anak anak jika tidak diawasi mereka akan main main, terutama anak laki-laki jika disuruh baris susahnya masya allah, tunggu di datangi baru bergerak, temannya pada baca murajaAoah, mereka sibuk bermain dan tidak memperdulikan murajaAoahnya. Itulah kendala pertama yang dihadapi dalam penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah. Malas Malas merupakan kendala yang paling banyak ditemui oleh setiap orang, begitu juga dengan peserta didik ketika murajaAoah hafalan Al-QurAoan. Rasa malas termasuk sifat yang sulit untuk dihilangkan dalam diri seseorang. Malas merupakan sifat yang banyak merugikan diri sendiri. Rasa malas memang tidak bisa dipungkiri dia bisa datang kapan saja dan dengan siapa saja. Kondisi lingkungan yang kurang efektif Kondisi lingkungan dari peserta didik juga sangat mempengaruhi hafalan Al-QurAoan, terutama keluarga. Keluarga merupakan orang orang yang selalu berada di sekitar peserta didik sehingga mempengaruhi keadaan emosional, jika ada masalah di rumahnya maka ketika di sekolah emosionalnya sering terganggu sehingga mempengaruhi minat dalam belajar terutama dalam murajaAoah hafalan ketika di sekolah. Selain itu, faktor lingkungan sosial dari peserta didik juga berpengaruh seperti lingkungan bermain dan teman-teman sebayanya. Kondisi lingkungan sangat mempengaruhi konsentrasi peserta didik dalam mengahafal dan murajaAoah Al-QurAoan, hal ini disebabkan oleh kondisi peserta didik yang usianya masih anak-anak dan gampang terpengaruh jika ada teman-temannya yang bermain. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 . Kondisi hafalan siswa sebelum diterapkan metode murajaAoah Kondisi Hafalan Al-QurAoan Siswa Sebelum Diterapkannya Metode MurajaAoah. Penelitian ini dilakukan di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis, dengan tujuan mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan metode MurajaAoah dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa. Sebelum metode MurajaAoah diterapkan secara konsisten dan terstruktur, kondisi hafalan siswa dapat digambarkan sebagai berikut: Kualitas Hafalan Siswa Masih Rendah Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal yang dilakukan oleh peneliti dengan guru pengampu mata pelajaran Al-QurAoan Hadis, diketahui bahwa sebagian besar siswa memiliki kualitas hafalan yang masih Hal ini ditandai dengan: Banyak siswa yang belum mampu menghafal surat-surat pendek dengan lancar. Hafalan yang dimiliki cenderung tidak bertahan lama dan mudah lupa. Siswa belum terbiasa mengulang hafalan secara rutin. Minimnya Kedisiplinan dalam menghafal Al-QurAoan Salah satu penyebab lemahnya hafalan siswa adalah kurangnya kedisiplinan dalam menghafal Al- QurAoan yang telah dipelajari sebelumnya. Siswa cenderung hanya fokus pada hafalan baru tanpa mengulangi hafalan lama, sehingga hafalan yang pernah dimiliki menjadi terlupakan. Guru pun belum menerapkan strategi khusus untuk mengontrol murajaAoah hafalan siswa. Kurangnya Motivasi dan Kesadaran Siswa Dalam wawancara yang dilakukan terhadap beberapa siswa, terungkap bahwa sebagian dari mereka menganggap hafalan Al-QurAoan sebagai sesuatu yang sulit dan membebani. Mereka kurang memahami keutamaan dan manfaat dari menghafal Al-QurAoan, baik dari segi agama maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini membuat mereka kurang termotivasi untuk menghafal dengan sungguh-sungguh. Ketiadaan Metode atau Teknik Hafalan yang Efektif Sebelum diterapkannya metode MurajaAoah, proses menghafal dilakukan dengan cara konvensional, yaitu membaca ayat secara berulang-ulang tanpa strategi penguatan atau pengulangan terstruktur. Tidak adanya metode yang sistematis menyebabkan proses menghafal menjadi tidak maksimal dan siswa tidak memiliki pegangan atau pola dalam menghafal. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 . Hasil dari Penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Hasil dari penerapan metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025. berdasarkan hasil observasi dan tes hafalan yang sudah dilakukan, sebanyak 27 siwa kelas VI MIS Khairurrahmah telah mencapai target hafalan dengan baik sesuai yang telah diprogramkan di sekolah, siswa mampu menghafal Al-QurAoan sesuai dengan makhraj dan tajwidnya. Hafalan siswa setelah penerapan metode murajaAoah menjadi lebih meningkat, hasil tes tersebut sudah di sahkan oleh guru tahfidz dan Kepala sekolah MIS Khairurrahmah Dengan penerapan metode murajaAoah siswa dapat mencapai target hafalan yang telah ditetapkan oleh guru Tahfidz dan diantara 32 siswa, 27 diantaranya dinyatakan lulus dalam ujian tes hafalan tersebut. Dapat disimpulkan bahwa metode murajaAoah ini dapat meningkatkan hafalan siswa, hal ini dibuktikan oleh observasi langsung, dimana peneliti melihat langsung bagaimana berjalannya program murajaAoah tersebut, dan sejauh mana kaitan dari penerapan murajaAoah terhadap meningkatnya hafalan siswa. Hal ini dibuktikan oleh hasil tes hafalan yang sudah dilaksanakan secara keseluruhan mencapai hasil yang sangat baik, 84% siswa dinyatakan lulus tes hafalan Berikut adalah data kelulusan hafalan Al-QurAoan siswa kelas 6 MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025. Status Hafalan Jumlah siswa Persentase Lulus 27 Siswa Tidak Lulus 5 Siswa Total Keseluruhan STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Dari diagram di atas terlihat bahwa mayoritas siswa, yaitu sebanyak 27 orang . ,37%) telah mencapai kategori lancar dalam hafalan Al-QurAoan setelah mengikuti metode murajaAoah secara rutin. Sementara itu, terdapat 5 siswa . ,63%) yang masih berada pada kategori belum lancar, sehingga memerlukan perhatian lebih intensif dari guru. Data ini menunjukkan bahwa penerapan metode murajaAoah terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan siswa, meskipun tetap dibutuhkan strategi tambahan untuk mendampingi siswa yang mengalami kesulitan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai penerapan metode murajaAoah dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis, diperoleh data kelulusan yang menunjukkan bahwa dari total 32 siswa yang menjadi sampel, sebanyak 27 siswa . ,37%) dinyatakan lulus dalam memenuhi standar hafalan yang telah ditetapkan oleh guru tahfidz, sedangkan 5 siswa . ,63%) dinyatakan tidak lulus karena belum memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Persentase kelulusan yang mencapai lebih dari 80% ini dapat dikatakan sebagai indikator keberhasilan penerapan metode murajaAoah. Artinya, metode ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap daya ingat, kualitas bacaan, serta konsistensi hafalan siswa. Hal ini sejalan dengan tujuan utama metode murajaAoah, yaitu menguatkan hafalan yang sudah ada dan mencegah terjadinya lupa pada ayat-ayat yang telah dihafalkan. Sementara itu, siswa yang belum lulus umumnya memiliki faktor penghambat yang beragam, seperti kurangnya kedisiplinan dalam mengulang hafalan di rumah, rendahnya dukungan lingkungan keluarga, serta motivasi belajar yang belum maksimal. Faktor-faktor ini menyebabkan proses murajaAoah tidak berjalan optimal meskipun di sekolah mereka telah mengikuti pembelajaran sesuai jadwal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode murajaAoah terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa. Tingkat kelulusan yang tinggi menunjukkan bahwa metode ini layak untuk terus dipertahankan, bahkan diperluas penerapannya pada tingkatan kelas lainnya. Namun, dibutuhkan juga strategi pendampingan tambahan bagi siswa yang belum lulus, seperti penambahan waktu murajaAoah di luar jam pelajaran, melibatkan orang tua dalam proses hafalan di rumah, serta pemberian motivasi dan bimbingan secara personal. Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa pembelajaran yang mengutamakan pengulangan dan konsistensi, disertai dengan niat yang ikhlas dan bimbingan yang tepat, mampu membawa siswa mencapai target hafalan yang diinginkan. Kondisi hafalan siswa setelah diterapkan metode murajaah Kondisi hafalan siswa setelah diterapkannya metode murajaAoah di MIS Khairurrahmah, hal ini dapat dilihat sebagai berikut : Motivasi menghafal siswa semakin meningkat Setelah diterapkannya metode murajaAoah ini motivasi menghafal siswa semakin meningkat, dikarenakan guru tahfidz membuat target hafalan sehingga siswa semakin termotivasi dalam menghafal AlQurAoan, adanya target dalam menghafal membuat siswa berlomba lomba untuk mencapai target tersebut, karena termotivasi oleh program yang telah dibuat oleh guru tahfidz. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 Kedisiplinan dalam murajaAoah terjaga Hafal kaji karena diulang, itulah yang menggambarkan kedisiplinan dalam penerapan metode murajaAoah, semakin sering dibaca dan diulang maka akan semakin mudah untuk diingat, didalam penerapan metode murajaAoah ini siswa hampir setiap hari membaca hafalan Al-QurAoan yang sudah ditetapkan sudah tidak asing lgi bagi ingatan mereka tentang ayat ayat Al-QurAoan yang senantiasa mereka baca, ingatan tersebutlah yang memudahkan mereka menghafal Al-QurAoan dan kedisiplinan mereka dalam murajaAoah yang menjadi senjata utama yang mempermudah mereka untuk menghafal Al-QurAoan Target Hafalan tercapai Setalah diterapkan metode murajaAoah tersebut maka tercapailah target / tujuan utama guru tahfidz untuk meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa. Oleh karena itu program tersebut dinyatalkan berhasil dan sesuai dengan apa yang telah diharapkan. Hal tersebut sudah disimpulkan diatas, bahwasannya banyak siswa yang lulus dari target hafalan dan ujian tes, program yang telah dibuat berarti mencapai target dan memberikan dampak yang sangat baik bagi siswa dan guru tahfidz. Target tersebut telah tercapai dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang sudah dibuat oleh guru tahfidz. Dapat dinyatakan bahwa program penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan siswa MIS Khairurrahmah Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 berhasil dengan predikat yang sangat baik. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai penerapan metode murajaAoah dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa di MIS Khairurrahmah Merbau Rintis, diperoleh data kelulusan yang menunjukkan bahwa dari total 32 siswa yang menjadi sampel, sebanyak 27 siswa . ,37%) dinyatakan lulus dalam memenuhi standar hafalan yang telah ditetapkan oleh guru tahfidz, sedangkan 5 siswa . ,63%) dinyatakan tidak lulus karena belum memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Persentase kelulusan yang mencapai lebih dari 80% ini dapat dikatakan sebagai indikator keberhasilan penerapan metode murajaAoah. Artinya, metode ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap daya ingat, kualitas bacaan, serta konsistensi hafalan siswa. Hal ini sejalan dengan tujuan utama metode murajaAoah, yaitu menguatkan hafalan yang sudah ada dan mencegah terjadinya lupa pada ayat-ayat yang telah dihafalkan. Sementara itu, siswa yang belum lulus umumnya memiliki faktor penghambat yang beragam, seperti kurangnya kedisiplinan dalam mengulang hafalan di rumah, rendahnya dukungan lingkungan keluarga, serta motivasi belajar yang belum maksimal. Faktor-faktor ini menyebabkan proses murajaAoah tidak berjalan optimal meskipun di sekolah mereka telah mengikuti pembelajaran sesuai jadwal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode murajaAoah terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa. Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa pembelajaran yang mengutamakan pengulangan dan konsistensi, disertai dengan niat yang ikhlas dan bimbingan yang tepat, mampu membawa siswa mencapai target hafalan yang diinginkan. STIT Al-Washliyah Binjai Muhammad Alwan, dkk Penerapan metode murajaAoah dalam upaya meningkatkan hafalan Al-QurAoan siswa MIS Khairurrahmah Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Tahun Ajaran 2024-2025 UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpah rahmat dan karunianya sehingga penulis jurnal ini dapat terselesaikan dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Pimpinan dan Tim Reduksi Jurnal Fiqhuna pendidikan agama islam, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mempublikasikan karya ilmiah ini. Kepada kedua orang tua saya yang senatiasa menjadi alasan saya untuk selalu kut dalam menjalankan tugas ini, doa mereka yang selalu menyertai perjuangan saya Kepada Dosen Pembimbing yang telah memberikan arahan, masukan, serta semangat dalam proses penulisan jurnal ini. Kepala MIS Khairurrahmah Merbau Rintis yang telah memberikan izin serta dukungan selama proses penelitian berlangsung. Guru Tahfidz yang telah bersedia menjadi informan dalam penelitian dan berpartisipasi dalam penerapan metode murajaAoah DAFTAR PUSTAKA