Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ HUBUNGAN KEBIASAAN MEMBACA BUKU PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR Sudirman Universitas Negeri Makassar email: dirman64@unm. Muliadi Universitas Negeri Makassar email: muliadi6452@unm. Sunarti. Universitas Negeri Makassar email: sunarthyatthy17@gmail. Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca buku perpustakaan sekolah dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 23 JeppeAoe. Populasi berjumlah 135 siswa dari kelas tinggi, yaitu kelas IV. VI (A/B). Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dari angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,02 yang berarti < 0,05. Dengan demikian. H0 ditolak dan H1 diterima koefisien korelasi yaitu 0,40 yang berarti memiliki hubungan positif pada kategori cukup, sehingga disimpulkan bahwa hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca buku perpustakaan sekolah dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 23 JeppeAoe Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Kata Kunci: buku perpustakaan sekolah, prestasi belajar PENDAHULUAN Salah satu kunci untuk pengembangan diri tiap individu dan pencapaian masa depan yang sukses yaitu dengan melalui pendidikan. Manusia selalu dipersiapkan untuk menjadi profesional dengan pengetahuan dan keterampilan. 1 Untuk mencapai tujuan pendidikan, diperlukan alat pendidikan. Buku adalah alat pendidikan yang menyediakan berbagai materi pembelajaran tertulis yang terkait dengan mata pelajaran tertentu. Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 1 Ayat 1 yang menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian Sudirman. Kasmawati, & Jauhar. AuPengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina Kabupaten Bone,Ay Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 1, no. : 17. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sejalan dengan peraturan pemerintah yang disebutkan di atas, pembelajaran dilakukan di Sekolah dasar (SD) bertanggung jawab untuk membangun fondasi akademik dan pribadi siswa. Meningkatkan kesadaran siswa untuk membaca buku untuk menambah pengetahuan mereka sendiri adalah salah satu cara siswa yang dapat mereka lakukan untuk dapat meningkatkan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Membaca sangat berkaitan dengan perkembangan kognitif dan akademik siswa, selain kemampuan untuk memahami teks. Membaca berarti mengucapkan kata-kata dan mendapatkan kata-kata dari bahan cetakan. Berbagai keterampilan yang kompleks, seperti pemikiran, pertimbangan, perpaduan, pemecahan masalah, dan pelajaran, harus dianalisis dan diorganisasikan selama proses Semua kemampuan ini digunakan untuk membantu pembaca memahami. Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting dalam proses belajar. Kebiasaan membaca dapat membantu perkembangan linguistik, kognitif, dan akademik siswa dan mempengaruhi prestasi belajar. Salah satu kegiatan yang harus dilakukan secara rutin oleh siswa di tingkat SD adalah membaca. 3 Kebiasaan membaca akan sangat bermanfaat pada masa depan siswa itu sendiri. Memotivasi siswa, termasuk menanamkan kebiasaan membaca buku adalah salah satu tanggung jawab guru yang penting selama proses pembelajaran. Motivasi menjadi salah satu faktor internal selain kesehatan, mental, tingkat kecerdasan, minat dan sebagainya yang dapat memengaruhi keberhasilan belajar siswa. 4 Motivasi untuk membaca demikian penting bagi siswa yang akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar mereka. Tekun membaca buku adalah cara untuk mendapatkan pengetahuan, sehingga dapat memastikan bahwa pengetahuan dipahami dan dikuasai sepenuhnya. Berdasarkan survei PISA (Program for International Student Assessmen. terhadap literasi siswa tahun 2022. Indonesia berada di peringkat 69 dari 80 negara yang terdaftar dalam penilaian PISA 2022. PISA adalah studi internasional yang menilai kualitas sistem pendidikan dengan mengukur hasil belajar yang fundamental untuk berhasil di abad ke- 21. 6 Indonesia berada di peringkat masih rendah dalam tingkatan literasi jika dibandingkan dengan negara lain yang terdaftar dalam penilaian PISA. Padahal, membaca merupakan salah salah satu cara Sari. Ahwal. , & Malakamen. AuKeterampilan Membaca Siswa SD Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Blended Learning,Ay Jurnal Pengembangan Pendidikan 8, 1 . : 285. Putri. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Tematik Siswa Kelas VI,Ay Jurnal Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar 5, no. : 1614. M Habibi. AuPengaruh Minat Belajar Pada Sejarah Sslam Terhadap Prestasi Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Di MI Miftahul Ulum Sumuran Ajung Jember,Ay AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar 3, no. : 83. & Usmaedi Mualimah. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN Kubanglaban,Ay Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar 4, no. Kemendikbudristek. AuLaporan PISA Kemendikbudristek. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar,Ay https://bpmpbengkulu. id/siaran-pers-kementerianpendidikan-kebudayaan-riset-dan-teknologi-nomor-697-sipers-a6-xii-2023-peringkat-indonesia-padapisa-2022-naik-5-6-posisi-dibanding-2018/. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ untuk memperoleh secara mandiri melalui kesadaran masing-masing. Melalui membaca pula siswa dapat menggali dan mendalami suatu ilmu untuk meningkatkan pengetahuan yang telah Berdasarkan pra-penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 22, 23, dan 26 Juli 2024 di SD Negeri 23 JeppeAoe melalui observasi di perpustakaan sekolah, ditemukan fakta bahwa lingkungan di dalam perpustakaan sudah cukup nyaman untuk dijadikan tempat membaca oleh para siswa. Fasilitasnya berupa karpet untuk dijadikan alas siswa ketika membaca, meja, kipas angin, lampu sebagai bantuan pencahayaan, dispenser, dan galon berisi air minum, serta WC terpisah yang berada di sebelah kanan perpustakaan. Penataan buku di perpustakaan ditata rapi berdasarkan jenis buku. Jenis buku yang terdapat pada perpustakaan SD Negeri 23 JeppeAoe juga beragam, mulai dari buku fiksi hingga nonfiksi. Untuk buku mata pelajaran, terdapat buku matematika . , buku bahasa Indonesia . IPA . IPS . PKn . , bahasa daerah . , bahasa Inggris . , penjasork . SBK . PAI . BTA . Selain buku bacaan, terdapat juga media ajar lainnya seperti globe, tata surya, gambar planet, dan media ajar lainnya. Selain observasi, dilakukan pula wawancara bersama perwakilan guru kelas tinggi. Terkait dengan pembiasaan membaca buku perpustakaan di sekolah. SD Negeri 23 JeppeAoe menerapkan sebuah program literasi terhadap siswa yang dilaksanakan tiap hari Selasa saat pagi hari 20 menit sebelum pelajaran dimulai. Hanya saja, sesuai informasi dari guru, siswa memiliki tingkat kebiasaan membaca yang bervariasi. Ada yang selalu, sering, kadang-kadang, jarang, dan tidak pernah. Terkait dengan prestasi belajar, masih terdapat siswa yang prestasi belajarnya belum sesuai harapan. Sejalan dengan itu, hasil wawancara dengan 4 siswa perwakilan kelas tinggi didapatkan informasi bahwa siswa memang memiliki tingkat kebiasaan membaca yang beragam. Siswa memiliki kebebasan untuk memilih buku apa yang akan mereka baca selama membaca, tetapi mereka tetap berada di bawah pengawasan guru. Selain itu, kelas dapat melakukan kegiatan membaca di taman baca, yang ditempatkan di depan kelas dan terdiri dari buku-buku dari perpustakaan. Selain itu, dilakukan wawancara bersama pustakawan di SD Negeri 23 Jeppe'e. Dari wawancara tersebut, diketahui bahwa pustakawan melakukan program pembiasaan literasi dan juga mengajarkan membaca kepada siswa yang belum mahir Pelatihan membaca dilakukan secara bergiliran di setiap kelas dan dilakukan setelah jam istirahat. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di SD Inpres 12/79 Macanang juga mendukung penelitian ini karena menemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca dan hasil belajar bahasa Indonesia. 7 Selain itu, studi yang serupa yang Sahan. Muin. , & Jauhar. AuHubungan Antara Kebiasaan Membaca Dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Di SD Inpres 12/79 Macanang,Ay JPPSD: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar 1, no. : 42. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ dilakukan menunjukkan bahwa kebiasaan membaca buku memiliki efek positif terhadap kemampuan belajar bahasa Indonesia. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Hubungan Kebiasaan Membaca Buku Perpustakaan Sekolah dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SD Negeri 23 JepeeAoe Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone kedua METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasional Penelitian ini merupakan jenis hubungan simetris atau hubungan sejajar karena berfokus untuk mencari hubungan kedua variabel tersebut. 9 Sejalan dengan itu, penelitian simetris adalah penelitian yang berfokus untuk mencari hubungan kedua variabel. 1 Populasi dalam penelitian ini adalah kelas tinggi, diantaranya kelas IVA. IVB. VA. VB. VIA, dan VIB yang berjumlah 135 siswa. Peneliti menggunakan sampel acak . imple random samplin. untuk menentukan sampelnya. KAJIAN TEORI Pengertian membaca Membaca berarti mengucapkan kata-kata dan mendapatkan kata-kata dari bahan Proses ini memerlukan analisis dan pengorganisasian berbagai keterampilan yang kompleks, seperti pemikiran, pertimbangan, perpaduan, pemecahan masalah, dan pelajaran. Semua keterampilan ini digunakan untuk memberikan penjelasan kepada pembaca. 1 Selain pengertian membaca secara umum, terdapat pula membaca dalam pengertian sempit dan pengertian secara luas. Membaca dalam pengertian sempit adalah proses pengolahan tulisan secara kritis dan kreatif yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang apa yang ditulis. Dalam pengertian luas, membaca adalah proses yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang apa yang mereka baca dan kemudian mempertimbangkan keadaan, nilai, fungsi dan dampak yang Hegiansyah. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Buku Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sdn 16 Kota BengkuluAy (Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, 2. & Jusridayanti Muliadi. Sudirman. AuHubungan Antara Keterampilan Bertanya Guru Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina Kabupaten Bone,Ay Global Science Education Journal 5, no. : 62. F Sudirman. Mujahidah & Yuningsi. AuHubungan Intensitas Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa (Studi Siswa Kelas Tinggi SD Inpres 4/82 Bajoe Kecamatan Tante Riattang Timur Kabupaten Bon. ,Ay Global Journal Teaching Professional 1, no. : 44. Sari. Ahwal. , &1 Malakamen. AuKeterampilan Membaca Siswa SD Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Blended Learning. Ay A Riyanti. Keterampilan Membaca (Yogyakarta: K-Media, 2. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ Tujuan membaca Tujuan utama membaca adalah untuk menemukan dan mendapatkan informasi serta memahami pesan yang disampaikan penulis. Terdapat tujuh tujuan membaca, yaitu: . membaca untuk memperoleh perincian atau fakta. membaca untuk mendapatkan ide-ide . membaca untuk urutan atau susunan cerita atau skenario. membaca untuk menyimpulkan dan membaca untuk inferensi. membaca untuk mengelompokkan atau . membaca untuk menilai atau evaluasi. membaca untuk Pengertian kebiasaan membaca Kebiasaan membaca adalah ketika kegiatan membaca menjadi suatu kebiasaan. Sedangkan dari perspektif masyarakat, kebiasaan membaca adalah kebiasaan yang telah dibudayakan dalam suatu masyarakat. Kebiasaan merupakan aktivitas rutin yang dilakukan seseorang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan imajinasi. Sejalan dengan itu, kebiasaan membaca juga diartikan sebagai adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang secara otomatis, mekanis, dengan sengaja atau terencana dan teratur atau berulang-ulang dalam rangka memahami, menafsirkan, dan memaknai isi suatu bacaan. Buku perpustakaan sekolah Perpustakaan sekolah adalah bagian penting dalam sebuah sekolah. Perpustakaan dapat menjadi pusat penarik minat baca siswa sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan Perpustakaan sekolah merupakan bagian dari integral sekolah dan bukan hanya sebagai pelengkap saja karena dapat menjadi penunjang dalam proses belajar mengajar. Perpustakaan dapat menjadi solusi ketika terdapat guru yang berhalangan hadir, siswa dapat dialihkan ke perpustakaan untuk membaca buku. Buku perpustakaan sekolah merujuk pada koleksi buku yang ada di perpustakaan sekolah dan disediakan untuk mendukung kegiatan akademik dan pengembangan literasi siswa. 1 Buku-buku yang terdapat6 dalam perpustakaan dapat menjadi salah satu daya tarik siswa untuk membaca buku dengan kesadaran sendiri untuk meningkatkan pengetahuan yang dimiliki. Kebiasaan membaca buku memiliki dampak yang baik untuk perkembangan pribadi maupun akademik. Hal ini sejalan dengan pendapat yang mengemukakan bahwa terdapat pengaruh positif antara kebiasaan membaca buku dengan prestasi belajar siswa. S Pamuji. AuKemampuan Membaca Cepat Dengan Metode Skimming,Ay Jurnal Pena 7, no. 72Ae73. W Aditya, & Asthiningsih. AuHubungan Kebiasaan Membaca Dengan Ketajaman Penglihatan Pada Anak Usia Sekolah,Ay Literature Review: Borneo Student Research 3, no. : 140. Prihartanta. AuPerpustakaan Sekolah,Ay Jurnal Adabiya 1, no. : 1. A Fitriani & Andriani. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Siswa,Ay Jurnal Pendidikan Indonesia 10, no. : 45Ae46. Hegiansyah. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Buku Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sdn 16 Kota Bengkulu. Ay Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ Sesuai dengan itu, buku perpustakaan dapat dijadikan solusi untuk memulai membiasakan diri guna menumbuhkan kebiasaan membaca buku dengan maksud menambah pengetahuan baik secara akademik maupun non akademik yang pada akhirnya berorientasi pada peningkatan prestasi belajar siswa. Dengan begitu, siswa dapat memulai dengan membaca sesuai dengan genre buku yang mereka inginkan. Sebab pada buku perpustakaan sekolah tidak hanya terdapat jenis buku nonfiksi seperti buku mata pelajaran, tetapi terdapat juga buku fiksi seperti cerita dongeng yang biasanya siswa usia sekolah dasar gemari. Setelah timbul minat diri siswa untuk membaca, diharapkan setelahnya siswa akan gemar membaca buku dengan genre apapun. Pengertian prestasi belajar Prestasi belajar biasanya diukur melalui nilai, ujian, tugas, proyek atau evaluasi dalam bentuk lain yang diberikan oleh guru atau suatu lembaga pendidikan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Prestasi belajar merupakan ukuran keberhasilan individu dalam proses Prestasi ini tidak hanya mencakup aspek akademis, tetapi juga keterampilan sosial, emosional dan keterampilan hidup yang diperoleh selama proses pendidikan. Prestasi belajar adalah hasil yang dicapai siswa selama periode waktu tertentu setelah guru memberikan nilai kepada mereka, biasanya dalam bentuk angka, huruf atau kalimat. 1 Di sekolah, prestasi belajar ditunjukkan dengan nilai yang diberikan guru kepada siswa sebagai pengukuran sejauh mana mereka memahami materi pelajaran. Selain itu, prestasi belajar merupakan suatu pencapaian yang ditunjukkan dengan berupa keahlian atau pengetahuan. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Berikut pembahasan hasil penelitian dari data yang diperoleh menggunakan angket dan nilai rapor siswa, guna mengetahui hubungan kedua variabel dengan melakukan uji hipotesis. Tabel 1. Rata-rata Persentase Kebiasaan Membaca Buku Perpustakaan Sekolah No. Indikator Frekuensi membaca Jenis buku yang dibaca Jumlah buku yang dibaca Persentase (%) Frekuensi mengunjungi Sumber: Hasil olah data respon siswa terdahap angket Cukup Tinggi Cukup Cukup Menurut data yang dikumpulkan, indikator frekuensi membaca buku dan jumlah buku yang dibaca siswa termasuk dalam kategori rata-rata 73%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas tinggi memiliki kebiasaan membaca yang cukup baik. Indikator frekuensi S Haryono. AuPengaruh Kedisiplinan Siswa Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi,Ay Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan 3, no. : 263Ae264. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ mengunjungi perpustakaan dengan nilai terendah sebesar 69% menunjukkan bahwa siswa lebih sering membaca di kelas atau di taman literasi yang disediakan oleh sekolah di luar kelas. Siswa memiliki skor tertinggi pada indikator jenis buku yang dibaca dengan rata-rata 81%. Hal ini menunjukkan bahwa jenis buku yang dibaca oleh siswa cenderung berkorelasi dengan peningkatan prestasi belajar mereka. Berdasarkan hasil analisis data nilai rapor siswa kelas tinggi SD Negeri 23 JeppeAoe semester genap tahun pelajaran 2023/2024, diperoleh informasi mengenai rata-rata nilai pada berbagai mata pelajaran dengan nilai rata-rata tertinggi 94,44 dan nilai rata-rata terendah 79,57. Tabel 2. Uji Hipotesis Data Angket dan Nilai Rata-rata Rapor Data Correlation Sig. Angket-nilai rapor 0,40 0,002 Sumber: IBM SPSS 0,002 O 0,05 = Berdasarkan tabel di atas, data menunjukkan bahwa nilai signifikansi adalah 0,002 yang berarti < 0,05 dengan koefisien korelasi 0,40 yang artinya mendekati 1 yang menunjukkan terdapat hubungan yang positif. Nilai signifikansi hasil riset < 0,05 maka hubungan kedua variabel signifikan. 1 Berdasar pada hasil tersebut, maka H0 di tolak dan H1 diterima. Hal ini berarti terdapat bukti statistik yang mendukung adanya hubungan positif antara kedua Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan membaca buku perpustakaan sekolah dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 23 JeppeAoe. Kebiasaan membaca berkorelasi positif dengan hasil belajar siswa karena melalui proses membaca, ilmu pengetahuan ditransfer, yang meningkatkan pemahaman siswa serta kemampuan mereka untuk berpikir kritis melalui kegiatan menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari apa yang dibaca. Membaca secara teratur meningkatkan keterampilan bahasa, meningkatkan konsentrasi, dan meningkatkan disiplin diri. Selain menawarkan sudut pandang yang beragam, membaca secara teratur dapat meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu. Setelah melakukan analisis dan membandingkan hasil skor angket kebiasaan membaca buku perpustakaan sekolah siswa dengan nilai rata-rata rapor mereka, ditemukan bahwa siswa dengan nilai rata-rata rapor terendah juga memiliki skor angket kebiasaan membaca yang lebih rendah. Artinya, jika siswa memiliki kebiasaan membaca buku di perpustakaan sekolah yang lebih tinggi, mereka akan memiliki prestasi belajar yang lebih baik. Sebaliknya, jika siswa memiliki kebiasaan membaca buku di perpustakaan sekolah yang lebih rendah, mereka cenderung memiliki prestasi belajar yang lebih rendah. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa V Nurhaswinda. Pratasya. Nada. Nanda. Neftihana. Harnida. Pratiwi. Mauluddin, . Taskia. , & Alpenita. AuPenelitian Korelasi,Ay Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4, no. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ ada hubungan positif antara prestasi belajar siswa dan kebiasaan membaca buku di perpustakaan sekolah. Hasil statistik menunjukkan bahwa antara kemampuan belajar siswa dan kebiasaan membaca buku di perpustakaan sekolah ada korelasi yang signifikan. Hasil yang signifikan menunjukkan hubungan yang bermakna. 2 Dalam kasus ini, ada korelasi yang positif antara kebiasaan membaca dan prestasi belajar, karena siswa dengan kebiasaan membaca yang baik memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Siswa yang rajin membaca akan memperluas pengetahuan mereka dan menjadi lebih mampu menyerap Kebiasaan membaca yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar siswa dapat digunakan sebagai landasan untuk membuat kegiatan membaca buku perpustakaan menjadi kebiasaan sehari-hari. Selain itu, kebiasaan membaca meningkatkan rasa ingin tahu, minat, dan kemampuan berpikir kritis siswa, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar siswa secara keseluruhan. 2 Menurut penelitian ini, 1ada hubungan antara kemampuan siswa untuk membaca buku di perpustakaan sekolah dan hasil belajar mereka, karena perpustakaan menyediakan buku yang memenuhi kebutuhan siswa dalam proses belajar mengajar di kelas, dengan koefisien korelasi 0,40. Namun, ilmu pengetahuan tidak hanya dapat diperoleh dari buku perpustakaan saja melainkan sumber yang lain pula. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca buku perpustakaan dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 23 JeppeAoe dengan koefisien korelasi 0,40 yang tergolong dalam hubungan positif tingkat cukup. Hubungan positif dimaknai bahwa makin terbiasa siswa membaca buku perpustakaan sekolah maka makin tinggi prestasi belajar siswa. DAFTAR RUJUKAN Aditya, & Asthiningsih. AuHubungan Kebiasaan Membaca Dengan Ketajaman Penglihatan Pada Anak Usia Sekolah. Ay Literature Review: Borneo Student Research 3, no. : 140. Bangsawan. Minat Baca Siswa. Banyuasin: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. https://books. id/books?id=OCN9DwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl =id#v=onepage&q&f=false. Fitriani & Andriani. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Ay Rachman. Pendekatan Penelitian (Yogyakartaa: Magnum Pustak, 2. R Bangsawan. Minat1 Baca Siswa (Banyuasin: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 2. , https://books. id/books?id=OCN9DwAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f= Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ Jurnal Pendidikan Indonesia 10, no. : 45Ae46. Habibi. AuPengaruh Minat Belajar Pada Sejarah Sslam Terhadap Prestasi Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Di MI Miftahul Ulum Sumuran Ajung Jember. Ay AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar 3, no. : 83. Haryono. AuPengaruh Kedisiplinan Siswa Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi. Ay Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan 3, no. 263Ae264. Hegiansyah. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Buku Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sdn 16 Kota Bengkulu. Ay Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, 2018. Kemendikbudristek. AuLaporan PISA Kemendikbudristek. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar. Ay https://bpmpbengkulu. id/siaran-pers-kementerian-pendidikankebudayaan-riset-dan-teknologi-nomor-697-sipers-a6-xii-2023-peringkat-indonesiapada-pisa-2022-naik-5-6-posisi-dibanding-2018/. Mualimah. , & Usmaedi. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN Kubanglaban. Ay Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar 4, 1 . Muliadi. Sudirman, & Jusridayanti. AuHubungan Antara Keterampilan Bertanya Guru Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina Kabupaten Bone. Ay Global Science Education Journal 5, no. : 62. Nurhaswinda. Pratasya. Nada. Nanda. Neftihana. Harnida. Pratiwi. Mauluddin. Taskia. , & Alpenita. AuPenelitian Korelasi. Ay Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4, no. : 26. Pamuji. AuKemampuan Membaca Cepat Dengan Metode Skimming. Ay Jurnal Pena 7, no. : 72Ae73. Prihartanta. AuPerpustakaan Sekolah. Ay Jurnal Adabiya 1, no. : 1. Putri. AuPengaruh Kebiasaan Membaca Terhadap Prestasi Belajar Tematik Siswa Kelas VI. Ay Jurnal Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar 5, no. : 1614. Rachman. Pendekatan Penelitian. Yogyakartaa: Magnum Pustak, 2015. Riyanti. Keterampilan Membaca. Yogyakarta: K-Media, 2021. Sahan. Muin. , & Jauhar. AuHubungan Antara Kebiasaan Membaca Dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Di SD Inpres 12/79 Macanang. Ay JPPSD: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar 1, no. : 42. Sari. Ahwal. , & Malakamen. AuKeterampilan Membaca Siswa SD Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Blended Learning. Ay Jurnal Pengembangan Pendidikan 8, no. : 285. Vol. 10 No. 1, 2025 p-ISSN : 2502-8383 e-ISSN : 2808-3954 AL-ASHR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Prodi PGMI-Fakultas Tarbiyah-UIJ Sudirman. Kasmawati, & Jauhar. AuPengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina Kabupaten Bone. Ay Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 1, no. : 17. Sudirman. Mujahidah & Yuningsi. AuHubungan Intensitas Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa (Studi Siswa Kelas Tinggi SD Inpres 4/82 Bajoe Kecamatan Tante Riattang Timur Kabupaten Bon. Ay Global Journal Teaching Professional 1, no. : 44.