Journal of S. Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Training E-ISSN 2620-7699 | P-ISSN 2541-7126 https://doi. org/10. 37058/sport Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja Risal Abdan Fauzi1. Respaty Mulyanto2. Anggi Setia Lengkana3 Program Studi PGSD Penjas. Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Kebugaran jasmani adalah salah satu bagian penting dalam membentuk fisik dan kesehatan siswa. Peningkatkan kebugaran jasmani bisa di bantu dengan beberapa permainan salah satunya permainan tradisional. Dengan pemberian permainan tradisonal antara lain Galah Asin. Ucing Baledog. Lompat Tali dan Oray-Orayan bisa menaikan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Tujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisonal terhadap kebugaran jasmani siswa kelas V. Penelitian ini penelitian ini akan menggunakan metode ekperimen dengan menggunakan design penelitian One-Group Pretest-Postest dengan Populasi penelitian berjumlah 30 SIswa Kelas V dengan menggunakan Teknik pengambilan sampel jenuh diantaranya siswa 14 Laki-laki dan 16 Perempuan. Adapun instrumen penelitian yang penulis gunakan adalah tes TKJI. Dengan hasil penelitian besaran pengaruh antara pre tes dengan pos tes ialah 0,593, x 100% = Hal ini menunjukkan bahwa setiap partisipan mampu menunjukkan peningkatan sebesar 59,3% dari hasil pre tes ke pos tes. Dengan artian bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kebugaran jasmani setiap partisipan sebesar 59,3%. Maka dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional memiliki pengaruh tehadap kebugaran jasmani siswa kelas V. Sehingga penggunaan permainan tradisional cocok untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Budiharja. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani. Permainan Tradisional. Tes TKJI Absctract Physical fitness is an important part in shaping the physical and health of students. Improving physical fitness can be helped by several games, one of which is traditional games. By providing traditional games, including Galah Asin. Ucing Baledog. Jumping Rope and Oray-Orayan, it can increase the physical fitness of elementary school students. The aim is to determine the effect of traditional games on the physical fitness of fifth grade students. This research will use an experimental method using the One-Group Pretest-Postest research design with a study population of 30 Grade V students using a saturated sampling technique including 14 male students. male and 16 female. The research instrument that the authors use is the TKJI test. With the results of the study, the magnitude of the influence between the pre-test and post-test was 0. 593, x 100% = 59. This shows that each participant was able to show an increase of 59. 3% from pre-test to post-test results. This means that traditional games can improve the physical Correspondence author: Risal Abdan Fauzi. Universitas Pendidikan Indonesia. Indonesia. Email: risalaf18@upi. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . Year | 301-312 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. fitness of each participant by 59. So it can be concluded that traditional games have an influence on the physical fitness of fifth grade students. So the use of traditional games is suitable for improving the physical fitness of fifth grade students of Budihrja State Elementary School. Keywords: Physical Fitness. Traditional Games. TKJI Test PENDAHULUAN Pendidikan jasmani adalah salah satu ilmu mendasar yang memainkan peran penting dalam memperoleh pengetahuan. Oleh karena itu sangat dibutuhkan peranan dari setiap pelajaran yang diajarkan di sekolah, salah satunya adalah pelajaran Pendidikan Jasmani. Olahraga, dan Kesehatan atau yang dikenal dengan (PJOK). Hal ini sejalan dengan penelitian yang dikemukakan oleh (Koc, . bahwa mata pelajaran pendidikan jasmani berperan positif dalam perkembangan siswa dalam kegiatan pembelajaran berbasis sekolah, pendapat lain dari penelitian (Curran & Standage, 2. yang menyatakan bahwa pendidikan jasmani adalah kegiatan fisik yang secara signifikan memberikan kontribusi untuk anak-anak. Sehingga pembelajaran PJOK Juga digunakan di sekolah untuk berperan positif dalam prestasi akademik dan aktivitas fisik siswa, serta sebagai sarana peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak. Menurut Kusnandar et al. , . menjelaskan bahwa kebugaran jasmani yang baik merupakan modal utama yang dibutuhkan seseorang untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur dalam jangka waktu yang relatif lama tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk memperbaiki kondisi fisik anak-anak, khususnya yang duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini selaras dengan apa yang di sampaikan oleh (Ridwansyah Muhammad et al. , 2. bahwa kebugaran fisik secara substansial akan membantu anak-anak di sekolah dasar dalam melaksanakan tugas sehari-hari di sekolah dan di tempat lain. Dengan demikian siswa dengan kebugaran jasmani yang tinggi tidak mudah mengantuk, lesu atau lemah, dan tidak cepat lelah dalam melaksanakan tugas-tugas rutin. Hal ini selaras dengan penelitian dari Risal Abdan Fauzi. Respaty Mulyanto, & Anggi Setia Lengkana Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja (Bass dkk. , 2. hubungan kebugaran jasmani dengan siswa menyatakan bahwa siswa yang memiliki komponen kebugaran jasmani yang baik akan memiliki kesehatan pada tubuhnya dan akan dapat belajar secara efisien karena kebutuhan jasmaninya terpenuhi, serta berpotensi meningkatkan kosentrasi dan semangat siswa dalam belajar. Realita yang diamati pada jenjang siswa SD masih banyak kurang minat saat mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani khususnya materi kebugaran jasmani di sekolah yang mengakibatkan kebugaran jasmani siswa terganggu. Hal itu di karenakan pembelajaran kebugaran jasmani di sekolah dasar menuntut banyak energi sehingga siswa kurang tertarik untuk melakukan pembelajaran tersebut. Selain itu jika kebugaran jasmani siswa sekolah dasar rendah atau kurang maka akan berdampak juga kepada perkembangan siswa baik itu secara fisik apalagi jika hari senin atau hari-hari yang membutuhkan fisik atau kebugaran jasmani yang stabil malah siswa sekolah dasar banyak yang menepi atau istirahat karena kelelahan dan juga jika hal ini tidak di perbaiki dari segi kebugaran jasmani akan menganggu kepada pembelajaran didalam kelas maupun diluar kelas. Permainan tradisional adalah kegiatan yang meliputi gerak atau latihan jasmani yang akan dilakukan anak secara sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jasmani anak. Dari hal tersebut juga kita dapat mengetahui bahwa permainan tradisional juga menjadi cara alternatif bagi guru untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Siswa kelas V di SD Negeri Budiharja Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat dalam tes awal atau pre test kebugaran jasmani masih dibawah siswa masih dalam hitungan kurang dalam kebugaran jasmani nya setelah melakukan pretest dengan rata rata siswa hanya mampu memiliki nilai keseluruhan 10-17 dengan keterangan kurang dan sedang sedangkan wawancara dengan guru olahraga, mengatakan bahwa dalam mengikuti pembelajaran khusus nya materi kebugaran jasmani siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Dengan adanya kasus seperti ini, peneliti ingin menawarkan kegiatan atau latihan yang dapat memberikan efek positif Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . Year | 301-312 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. terhadap peningkatan dalam latihan kebugaran jasmani dan peningkatan terhadap kebugaran jasmani siswa kelas V di SD Negeri Budiharja Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Peneliti ingin menggunakan permainan tradisional seperti galah asin, ucing baledog, lompat tinggi, dan oray-orayan sebagai latihan tujuan nya untuk mengetahui apakah terdapat permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas V di sekolah dasar Negeri Budiharja dan juga untuk mengetahui seberapa besar pengaruh permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas V di sekolah dasar negeri budiharja METODE Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen kuantitatif. Metode eksperimen adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk menentukan keterkaitan sebab akibat dari satu atau beberapa variabel (Setyanto, 2. , dimana menggunakan desain pre eksperimen one grup pretest dan posttest. Desain penelitian atau juga dikenal rancangan penelitian merupakan sebuah perencanaan dalam penelitian yang dibangun untuk menjawab pertanyaan penelitian (Setyanto. Dalam desain penelitian ini telah dilakukan oleh Yunarta & Arini, . Hal tersebut menjadikan sejalan dengan tujuan peneliti yang dimana berusaha meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa kelas V di SD Negeri Budiharja. Perencanaannya peneliti hanya akan memberikan pada satu kelomok, dimana semua siswa akan diberikan sebuah perlakuan permainan tradisional. Rancangan tersebut sebagai berikut : Gambar 3. Desain Peneleitian (Sugiyono, 2. Keterangan : : Tes awal kebugaran jasmani Risal Abdan Fauzi. Respaty Mulyanto, & Anggi Setia Lengkana Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja : Tes akhir kebugaran jasmani : Perlakuan permainan tradisional Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Budiharja Kecamatan Cililin yang terletak Kabupaten Bandung Barat. Jawa Barat. Lokasi ini pun merupakan lokasi yang cukup strategis bagi peneliti karena penelitiannya dekat dengan rumah. Dalam melakukan penelitian ini peneliti memilih siswa kelas V di SD Negeri Budiharja sebagai populasi karena dilihat adanya permasalahan yang ditemui peneliti yaitu kurangnya kebugaran jasmani siswa yang mempengaruhi pada proses dan aktivitas siswa di sekolah dasar. Untuk teknik sampel yang digunakan untuk mengambil sampel yaitu sampling jenuh. Sampling jenuh merupakan suatu teknik yang digunakan jika penentuan sampel semua anggota populasi (Sugiyono, 2. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri Budiharja baik putra ataupun putri dengan jumlah 14 laki-laki dan 16 perempuan Menurut (Sukendra & Atmaja, 2. menyatakan bahwa kualitas instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menentukan akurasi dan keandalan hasil penelitian. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah Test Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), yang tujuan nya untuk mengetahui seberapa besar kebugaran jasmani pada anak usia 10-12 tahun. Menurut (Syarif Hidayat, 2. dalam penelitiannya menyebutkan bahwa dalam tes kebugaran jasmani menggunakan TKJI 2010 untuk usia 10-12 tahun, karena tes ini telah lazim digunakan dan berlaku untuk seluruh wilayah indonesia. Tabel 1. Klasifikasi Kebugaran Jasmani Jumlah Nilai Klasifikasi Nilai Baik Sekali (BS) Baik (B) Sedang (S) Kurang (K) Kurang Sekali (KS) Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . Year | 301-312 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Dalam Penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sesudah data terkumpul dari masing-masing data yang diperoleh dari setiap butir tes merupakan data mentah dari hasil setiap butir tes, kemudian diubah menjadi nilai dengan memindahkan hasil data kasar terhadap setiap butir tes dengan menggunakan tabel penilaian Tes kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk anak usia 10-12 tahun. Nilai dari kelima item tes tersebut kemudian dijumlahkan, dan menentukan kategori tingkat kebugaran jasmani siswa dengan tabel norma Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) pada buku acuan yang sudah Cara untuk kita mengetahui pengaruh dari perlakuan permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani, maka dalam melakukan analisis data menggunakan SPSS. 26 For Windows. Berikut cara untuk mengolah dan menganalisis data kuantitatif diantaranya: Uji Normalitas. Uji Normalitas digunakan cara untuk mengetahui data tersebut normal atau tidaknya. Uji Normalitas menjadi sebuah langkah awal untuk melakukan uji selanjutnya Uji Homogenitas. Tujuan dari uji Homogenitas untuk mengetahui apakah ada beberapa data yang memiliki varians yang homogen atau tidak homogen. Cara pengambilan keputusan dalam uji homogenitas Uji Paired Simple T-test Uji Regresi. Uji R adalah suatu uji yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penelitian tersebut. Hasil yang dilihat untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya yaitu R Square x 100. Maka hasilnya adalah besaran dari pengaruh penelitian tersebut HASIL Hasil peneliti dalam pengambilan data juga terlibat orang yang membantu peneliti untuk mencatat skor hasil pengambilan data. Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa kelas V di SD Negeri Budiharja, yang mana dalam kebugaran jasmani sangatlah membutuhkan kebugaran jasmani yang bagus guna menunjang saat pembelajaran nantinya. Risal Abdan Fauzi. Respaty Mulyanto, & Anggi Setia Lengkana Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja Tabel 2. Hasil Pretest dan Posttest Rata-Rata Simpanga n Baku Max Min Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Statistic Shapiro-Wilk Sig. Statistic Sig. Pretest Postest This is a lower bound of the true significance. Oleh karena Pretest . > dari . maka data pretes berdistribusi normal. Dan data Postest . > dari . maka data 307 tatist berdistribusi normal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keseluruhan data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan layak untuk dilanjutkan ke uji selanjutnya yaitu uji Homogenitas. Tabel 4. Hasil Homogenitas Test of Homogeneity of Variances Levene Statistic Hasil TKJI Sig. Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Berdasarkan tabel 4 tersebut, dapat diketahui bahwa nilai signifikansi homogenitas varians data pretest dan posttest yaitu 0,520, karena nilai 520 Ou = 0,05 artinya H0 diterima atau dengan kata lain tidak Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . Year | 301-312 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. terdapat perbedaan nilai varians yang signifikansi antara pretest dan Dengan begitu data pretest dan posttest bersifat homogen. Tabel 5 Uji Paired Samples Test Paired Samples Test Paired Differences Sig. -taile. 95% Confidence Interval of the Pair 1 Prete Std. Std. Error Mean Deviation Mean Difference Lower Upper st Post Berdasarkan Tabel 5 dapat dilihat bahwa nilai P-value (Sig. ) dua arah menunjukkan 0,000 lebih kecil dari 0,05 artinya H1 diterima dan H0 Hal ini berarti terdapat pengaruh secara signifikan terhadap Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V di SD Negeri Budiharja. Tabel 6 menyajikan besaran peningkatan dari pre tes dan pos tes, ialah sebagai berikut: Tabel 6 Uji R Square Model Summary Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Predictors: (Constan. Peningkatan Kebugaran Jasmani Dari tabel 6 diatas besaran pengaruh antara pre tes dengan pos tes ialah 0,593 x 100% = 59,3%. Hal ini menunjukkan bahwa setiap partisipan mampu menunjukkan peningkatan sebesar 59,3% dari hasil pretest ke Dengan artian bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kebugaran jasmani setiap partisipan sebesar 59,3%. Risal Abdan Fauzi. Respaty Mulyanto, & Anggi Setia Lengkana Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja PEMBAHASAN Dari hasil penelitian ini, menunjukan bahwa hasil dari analisis data statistik diperlukan pembahasan teoritis yang merujuk pada kajian Pustaka dan juga kerangka berpikir yang menjadi pedoman penelitian ini, hasil uji Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V di SD Negeri Budiharja. Maka dapat terlihat pengaruh dan juga seberapa besar pengaruh penggunaan permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa sebagai berikut: Terdapat Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V di SD Negeri Budiharja Di dalam penelitian yang sudah dilakukan, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh atau tidaknya, maka dilakukanlah uji hipotesis. Uji menggunakan Uji Paired Sample T Tes. Maka berdasarkan hasil perhitungan data yang telah dilakukan menggunakan Uji Paired Sample T Tes, maka diketahui hasil yang telah didapatkan yaitu nilai signifikansi sebesar 0,00 dan hasil tersebut kurang dari 0,05 menunjukan bahwa data tersebut memiliki pengaruh yang signifikan. Sama seperti penelitian sebelumnya Menurut Arifin & Haris, . bahwa, terdapat pengaruh yang sigfnifikan permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa kelas Vi SMPN 1 Ciasem. Saran dari penulis, dengan mengemas pelajaran penjas semenarik mungkin seperti yang penulis lakukan menggunakan permainan tradisional dapat meningkatkan tingkat kebugaran jasmani pada usia sekolah menengah pertama kelas Vi dikarenakan bersemangatnya anak dalam melakukan gerak. Maka dapat di simpulkan penelitian ini terbukti bahwa ada penelitian yang mempunyai pengaruh permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa. Besaran Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V di SD Negeri Budiharja Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . Year | 301-312 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Untuk mengetahui besaran Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani, maka dilakukan Uji R. Berdasarkan menggunakan uji R, maka diketahui hasil yang didapat yaitu sebesar 0,593, dapat dikatakan bahwa ukuran tersebut menjadi nilai untuk pengaruh permainan tradisional untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa adalah sebesar 59. Sama sepereti penelitian sebelumnya Menurut Kusnandar et al. , . bahwa, permainan tradisional memberikan pengaruh yang besar terhadap kebugaran jasmani siswa. Dari Hasil diatas bahwa permainan tradisional memiliki peranan yang sangat penting karena dari permainan tradisional yang dilakukan dari ke 4 permainan yang dilakukan dalam penelitian ini dilihat sangatlah efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani menurut saya permainan tradisional mudah untuk dilakukan dan mudah dipahami untuk anak-anak sekolah dasar, karena permainan tradisional ini menurut pandangan peneliti miliki aspek yang penting untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Terlebih halnya banyak sekali manfaat positif bagi siswa melakukan permainan tradisional selainnya meningkatkan kebugaran jasmani, bisa meningkatkan daya tahan. kecerdasaan, kekompakan dan lain-lain. Dari 4 permainan tradisional ini bahwa berkaitan dengan meningkatkan kebugaran jasmani karena permainan tradisinoal kaya dengan manfaat untuk meningkatkan kebugaran jasmani sama seperti menurut (Laksono & Mandalawati, 2. menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik yang seiring di dalam permainan tersebut terdapat bentuk kesenian, membentuk kerjasama, menumbuhkan rasa senang, serta menumbuhkan rasa percaya diri juga mampu untuk meningkatkan kebugaran jasmani anak, dan juga menurut (Aldiansyah, 2. dengan semakin meningkatnya kebugaran jasmani siswa maka siswa juga tidak akan mudah merasa lelah yang berlebih ketika beraktivitas sangat efektif dan efesien penerapan permainan tradisional ini untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Risal Abdan Fauzi. Respaty Mulyanto, & Anggi Setia Lengkana Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri Budiharja Walaupun dari beberapa hasil test yang dilakukan melalui penilaian TKJI dengan menggunakan permainan tradisional terdapat beberapa siswa yang memiliki nilai rendah setelah diselidiki oleh peneliti faktor yang menyebakan siswa nilai kecil karena minat untuk berolahraga yang kurang karena adanya gadget dan juga faktor lingkungan sekitar yang menyebabkan siswa malas untuk bergerak apalagi berolahraga dengan. Selain nilai terendah Adapun nilai tertinggi faktor yang meenyebabkan siswa mendapatkan nilai tinggi dari segi mereka yang aktif dalam lingkungan sekitar dan memiliki keinginan jauh mengenal permainan tradisional yang diterapkan di sekolah, dan juga siswa ini melakukan kegiatan yang sama khususnya permainan tradisional di sekitar rumah dengan teman sejawatnya. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari hasil penelitian ini dan pengolahan data yang telah diujikan oleh peneliti terbukti bahwa adanya pengaruh dari permainan tradisional untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa KESIMPULAN Dapat disimpulkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari perlakuan permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa selain itu terdapat peningkatkan kebugaran jasmani kepada siswa kelas V SDN Budhiharja dan dari hasil penelitian bisa menjadi salah satu bahan referensi yang nantinya dilakukan penelitian selanjutnya. REFERENSI