Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 PERAN PENDAPATAN USAHATANI UBI KAYU (Manihot Esculent. TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA OELETSALA. KECAMATAN TAEBENU. KABUPATEN KUPANG. (The Role of Casava ( Manihot Esculenta ) Farm Indome towards FamilyAos Income at Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupan. Oleh: Ardi Alle. Johanna Suek. Made Tusan. Surayasa. Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Nusa Cendana Alamat Email Korespondensi : ardyalle557@gmail. Diterima:16 Mei 2023 Disetujui: 25 Mei 2023 ABSTRACT Cassava is the main food source for the community after corn and rice. Map This cassava plays an important role in the production of cassava to meet household food needs. This study aims to determine cassava production, determine cassava income, determine household income and to determine the role of cassava income on household income in Oeletsala Village. Taebenu District. Kupang Regency. The research location was determined The population in this study are farmers who do cassava farming spread across five hamlets in Oeletsala Village. There were 55 sample farmers who were taken randomly. The collected data is analyzed simply by using an analysis of costs, income and the role of cassava in household income with a classification of contribution measurements. 00% -10% Very Poor, 2. 10% -20% Poor, 3. 10% -30% Moderate 4. 10% -40% Fairly Good, 5. 10 %-50% Good, 6. >50% Very Good. The research results show that . The amount of cassava production in the research area of Oeletsala Village is the amount. 87,140. 00 kg/land area . The amount of cassava income in the research area of Oeletsala Village with the number. Rp. 5,641,519. 17 -/planting season with a total preset of 34. 15% per planting season. The total household income from all intercropped cassava farming and non-farming in the research area of Oeletsala Village with a total of 46 respondents was Rp. 16,518,724. 54 per growing season. The role of cassava farming is obtained from the farmer's income in cassava farming divided by the total family income multiplied by 100%, so that the results of calculating the role of cassava on household income is 30. Therefore, according to standard calculations, the role of cassava income is quite good according to the classification calculation of the contribution of 30. 10% -40% which is quite good in Oeletsala Village. Kupang Regency. Keywords: cassava farm, intercropping, household income, contribution ABSTRAK Ubi kayu merupakan sumber pangan utama bagi masyarakat setelah jagung dan padi. Petani ubi kayu berperan penting dalam produksi ubi kayu untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ubi kayu, mengetahui pendapatan ubi kayu, mengetahui pendapatan rumah tangga dan untuk mengetahui peran pendapatan ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja. populasi dalam penelitian ini adalah petani yang melakukan usahatani ubi kayu yang tersebar di lima dusun di Desa Oeletsala. Jumlah petani contoh ada 55 yang di ambil secara acak. Data yang terkumpul dianalisis secara sederhana dengan menggunakan analisis biaya, pendapatan dan peran ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga dengan klasifikasi pengukuran 0,00% -10% Sangat Kurang, 2. 10,10%-20% Kurang, 3. 20,10%-30% Sedang 4. 30,10%-40% Cukup Baik, 5. 40,10%-50% Baik, 6. >50% Sangat Baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Besar produksi ubi kayu di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan Sebesar 87. 140,00 kg/luas lahan . Besar pendapatan ubi kayu di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan jumlah. sebesar Rp 5. 519,17 -/musim tanam dengan total presetasitasi sebesar 34,15% per musim Besar total pendapatan Rumah Tangga dari keseluruhan usahatani ubi kayu tumpangsari dan non usahatani di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan jumlah dari 46 responden sebesar Rp. 724,54 per musim tanam. Peran usahatani ubi kayu diperoleh dari pendapatan petani pada usahatani ubi kayu dibagi dengan total pendapatan keluarga dikalikan 100%, sehingga diperoleh hasil perhitungan peran ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga adalah sebesar 30,67%. Oleh karena itu, menurut standar perhitungan, tingkat peran pendapatan ubi kayu tergolong cukup baik menurut klasifikasi perhitungan kontribusi 30,10%-40% tergolong cukup baik di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 119 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Kata kunci : usahatani ubi kayu, tumpangsari, kontribusi, pendapatan rumah tangga. PENDAHULUAN NTT sebagian besar penduduk hidup sebagai petani di pedesaan. Sektor pertanian cukup memegang peranan penting dalam perkembangan perekonomian masyarakat Selain berperan dalam pembangunan perekonomian masyarakat, sektor pertanian juga memegang peranan penting yaitu masyarakat pedesaan, dan menyerap tenaga kerja pedesaan, berperan juga dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB), dan juga memainkan peran penting sebagai sektor yang sangat membantu perekonomian Ardiah . menyebutkan bahwa ubi kayu merupakan salah satu sumber pangan ketiga selain padi dan jagung yang memiliki Produk singkong digunakan sebagai salah satu jenis dalam keanekaragaman Diperkirakan 65% dari produksi singkong dikonsumsi, sisanya dijadikan bahan baku untuk industri pati, pangan dan ekspor. Berdasarkan sumber ini konsumsi ubi kayu masih rendah yakni 43 kg-73 kg per kapita per tahun baik dalam bentuk pangan atau produk Tenaga kerja merupakan faktor penting yang menentukan sukses tidaknya petani dalam bertani. Dalam Wibowo . dikatakan tenaga kerja adalah faktor utama produksi, akan menyumbang tenaga sebagai pekerja sekalipun pekerja sekalipun sebagai manejer dalam mengelola seluruh organisasi Tenaga kerja dapat bersumber dari dalam keluarga atau dari luar keluarga. Tenaga kerja tersebut terdiri dari tenaga kerja laki-laki, perempuan dan anak-anak. Usahatani ubi kayu di Kecamatan Taebenu memperlihatkan bahwa data tahun 2018 luas panen sebesar 115,0 Ha, produksi 7,5 ton dan 137,00 Ton/Ha. Jika dibandingkan dengan data pada tahun 2019 dan Secara data tidak tercatat karena cenderung tidak ada data produksi di beberapa desa di kecamatan Taebenu termasuk Desa Oeletsala. BPS NTT, . Sementara itu, sejauh pekerjaan, daerah agraris masih merupakan daerah yang mempertahankan tenaga kerja tertinggi dengan jumlah sebesar 54,73% dari seluruh tenaga kerja tersedia di NTT. BPS NTT, . METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari Ae Maret 2022. di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. dengan pertimbangan bahwa kecamatan taebenu khususnya desa oeletsala merupakan wilayah yang mengembangkan usahatani ubi kayu namun beberapa tahun terakhir pengembangan ubi kayu menurun berdasarkan data BPS Kabupaten Kupang. Sampling adalah suatu cara pengambilan sampel yang mewakili populasi. dalam penelitian ini adalah petani yang aktif dalam usahatani ubi kayu yang tersebar di lima dusun di Desa Oeletsala. peneliti mengambil 11 orang dari setiap dusun secara acak untuk dijadikan populasi, sehingga total populsi adalah 55 orang. Sedangkan untuk metode pengambilan sampel digunakan metode purposive smapling, yaitu penetapan responden yang dijadikan sampel harus berdasarkan pada pertimbangan bahwa responden terdiri dari petani yang bekerja aktif pada usahatani ubi kayu campuran. Mengetahui produksi ubi kayu di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang . Untuk menghitung pendapatan usahatani ubI kayu dan digunakan rumus sebagai Soekartawi et al. , (. Pd = TR Ae TC Dimana : Pd = Pendapatan Usahatani ubi kayu (R. TR = Total Penerimaan (R. TC = Total Biaya (R. Untuk menghitung pendapatan rumah tangga dan digunakan rumus Soekartawi et , . sebagai berikut: Pd = TR Ae TC Dimana : Pd = Pendapatan Rumah Tangga (R. TR = Total Penerimaan (R. TC = Total Biaya (R. Dijabarkan sebagai berikut: YTot = YUtu YUtt YLu Keterangan : YTot = Total pendapatan rumah tangga YUtu = Pendapatan dari usahatani ubi kayu Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 120 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 YUtt = Pendapatan dari luar uasatani ubi kayu YLu = Pendapatan dari non Peran pendapatan usahatani terhadap pendapatan rumah tangga Makna Kontribusi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Apabila dikaitkan dengan judul penelitian ini maka teknik yang digunakan dalam analisis data adalah penyusunan analisis kontribusi ubi kayu terhadap pendapatan drumah tangga. Untuk mengetahui besarnya Kontribusi ubi kayu, digunakan rumus sebagai Pendapatanusahatani ubikayu Kontribusi = Total pendapatan rumah tangga Merujuk pada konsep pengukran atau kriteria yang dalam (Depdagri, 1. kemudian di kaitkan dengan penelitian ini semakin besar kontribusi, maka semakin besar kontribusi yang bisa disumbangkan dari ubi kayu. Kontribusi dapat dikategorikan dalam kategori sangat baik apabila menunjukkan angka >50 persen. Klasifikasi Pengukuran Kontribusi 1 0,00% -10% Sangat Kurang 2 10,10%-20% Kurang 3 20,10%-30% Sedang 4 30,10%-40% Cukup Baik 5 40,10%-50% Baik 6 >50% Sangat Baik Sumber : Depdagri. Kepmendagri Nomor 327 Tahun 1996, pedoman penilaian kinerja keuangan HASIL DAN PEMBAHASAN Mengacu pada tujuan yang diteliti, maka bahasan pada penelitian meliputi beberapa hal sebagai berikut . Gambaran Umum Lokasi Penelitian Desa Oeletsala merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Taebenu dengan luas wilayah 924. 351 Km2 dan batas wilayahnya sebagai berikut : . Sebelah Utara berbatasan Desa Kuaklalo/Oeltua . Sebelas Selatan berbatasan dengan Desa Bismarak. Sebelah Timur berbatasan dengan Amarasi Barat. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Oeltu. Topografi Desa Oeletsala bergunung-gunung, tersebar bergerombol. Pada kedua sisi dataran tinggi atau perbukitan yang p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 panjang dan sempit, luas daratan dengan kemiringan 15-40% mencapai 38,07%, dan luas daratan dengan kemiringan lebih dari 40% mencapai 35,46%. Identitas Responden . Umur Umur responden merupakan usia petani responden pada saat peneliti melakukan Umur menjadi salah satu indikator dalam menentukan produktivitas kerja Rata-rata umur produktif sebesar 97,83%, sedangkan yang tidak produktif dalam melakukan kegiatan usahatani ubi kayu 2,17 Merujuk pada Undang-Undang No 13 Tahun 2013 disebutkan bahwa tenaga kerja yang produktif dengan tingkat umur 15-64 . Tingkat Pendidikan Pendidikan sangat berpengaruh dan sangat penting bagi seseorang atau masyarakat terhadap kemampuan untuk berpikir. Semakin tinggi pendidikan formal atau non formal maka mengelola usahataninya. bahwa tingkat pendidikan formal yang diraih petani ubi kayu 65,22 %, adalah tingkat Sekolah Dasar (SD). Tingkat SMP. SMA dan S1 dengan masingmasing persentase 10,87%, 13,04%, 10,87%. Rata-rata tingkat pendidikan yang ditempuh petani ubi kayu di desa oeletsala adalah 8,20 Hal ini dapat dilihat bahwa pendidikan yang diraih masyarakat Desa Oeletsala hampir sama dengan rerata pendidikan yang diteliti Abdurrahman et al. , . sebesar 8,21 tahun yaitu di Desa Noelbaki. Pengalaman Berusahatani Pengalaman berusahatani ubi kayu tidak ada yang masih tergolong kategori kurang berpengalaman, dan persentase 91,30% petani yang masuk dalam kriteria berpengalaman yang telah berusahatani >10 tahun. Hal yang sama di kemukakan oleh Muizah et al. , . Persentase pengalaman terbesar untuk petani responden 60 persen adalah pengalaman 10 tahun ke atas dengan jumlah sebanyak 30 responden Desa Mojo Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. Jumlah Tanggungan Rumah Tangga Tanggungan keluarga terbesar pada kategori sedang dengan presentase 56,52%. Sedangkan pada kategori yang memiliki persentase terkecil ada di kategori tanggunggan keluarga kecil dengan persentase 19,57%. Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 121 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 Kategori mempengaruhi pada tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga. Menurut (Soehardjo, 1. Ada 3 kategori keluarga yang dibedakan berdasarkan tanggungan keluarga, dimana yang pertama jika dalam keluarga terdiri atas 1-2 orang maka masuk dalam kategori tanggungan keluarga yang kecil, jika 3-4 maka masuk dalam kategori tanggungan keluarga yang sedang, 5-6 termasuk dalam kategori besar. Produksi Tumpangsari Cashin & Polimeni . mengemukakan produk gabungan atau produksi bersama . oint p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 product. adalah: "Produk bersama adalah beberapa produk yang diproduksi secara bersama namun mempunyai nilai jual dengan harganya masing-masing yang dihasilkan secara serentak dari satu proses produksi atau satu rangkaian proses produksi" Tumpang sari adalah suatu bentuk tanaman campuran . berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu area lahan tanam dalam waktu yang bersamaan. Tabel 1. Rata-rata produksi tumpangsari per rumah tangga di Desa Oeletsala periode musim Jenis-Jenis Rata-rata Luas Produksi Rumah Tangga (K. Ubi Kayu 116,52 140,00 Jagung Kacang Tunggak Labu Kuning 116,52 116,52 116,52 900,00 6,74 150,74 Sumber: Data primer diolah, . Tabel 1. Menunjukan bahwa jumlah produksi tumpangsari dengan luas lahan 116,52 are yang di hasilkan di Desa Oeletsala adalah ubi kayu sebesar 87. 140,00 kg/are dan paling tinggi adalah jaggung sebesar 211. 900,00 kg/are. Sedangkan hasil produksi terendah adalah tanaman kacang tunggak 6,74 Kg oleh Hasil kajian Ariningsih, . ratarata produksi ubi kayu 241,7 kg di Desa Cianjur. Dengan demikian usahatani ubi kayu di Desa Oeletsala produksi lebih tinggi dari daerah lain. Rata-rata produksi jagung oleh petani di Desa Oeletsala 211. 900,00 kg Kajian Doto . menunjukkan bahwa rata-rata produksi usahatani jagung di Desa Leuntolu sebesar 231 Kg bila dibandingkan dengan hasil produksi petani jagung di Desa Oeletsala lebih tinggi produksi yang dihasilkan. Produksi kacang tunggak rata-rata produksi 141,56 kg (Dila Swestiani, 2. , sedngkan di Desa Oeetsala rata-rata produksi 6. 74 kg. Dengan demikian dikatakan bahwa produksi kacang tunggak masih rendah dengan produksi di daerah lain. Selanjutnya selain tanaman ubi kayu di dalam suatu lahan. Rata-rata produksi labu kuning yang dihasilkan oleh setiap petani di Desa Singsingon adalah 1. 147 kg (Pendong. Rata-rata produksi labu kuning oleh petani di Desa Oeletsala adalah 150. 74 kg . produksi labu kuning yang dihasilkan di Desa Oeletsala masih rendah disebabkan kurangnya perawatan saat tanaman dalam proses perkembangan buah yang masih muda kurang baik sehingga buah yang dihasilkan kurang Pendapatan Penerimaan Produksi dan penerimaan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah produk dari tanaman semusim dihasilkan dari proses produksi usahatani tumpangsari antara lain jagung, kacang tunggak dan labu kuning di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. Nilai prenerimaan adalah perkalian antara hasil produksi dengan harga jual barang tersebut. Harga yang digunakan adalah harga yang berlaku di daerah tersebut. Berikut ini rincian produksi dan nilai penerimaan pada usahatani ubi kayu tumpangsari di daerah penelitian. Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 122 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Tabel 2. Rata-rata penerimaan Usahatani Tumpangsari per Rumah Tangga di Desa Oeletsala periode musim tanam 2022. Jenis-Jenis Jumlah Produksi Kg Harga Rp Penerimaan Rp Ubi Kayu 140,00 000,00 Jagung 900,00 010,87 Kacang Tunggak 6,74 848,83 Labu Kuning 150,74 239,13 Jumlah Sumber: Data Primer Diolah. Tabel 2. Menunjukkan bahwa rata-rata produksi usahatani tumpangsari yang ada dilokasi penelitian, yaitu ubi kayu terbesar dengan nilai produksi 87. 140,00 kg yang diperoleh penerimaan sebesar Rp. 000,00 -/musim tanam dan yang paling rendah produksinya adalah kacang tunggak sebesar 74 kg dengan penerimaan sebesa Rp. -/musim tanam dan total penerimaan dari seluruh usahatani adalah Rp. 098,79. Hasli kajian (Muizah et al. , 2. Penerimaan usahatani menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usahatani ubi kayu dalam satu kali musim tanam sebesar Rp. penelitian ini hasil penerimaan khusunya ubi kayu rendah. Namun ada perbedaan dalam 098,79 penelitian ini adalah usahatani ubi kayu di tanam secara tumpangsari dengan jagung, kacang tunggak dan labu kuning dengan total penerimaan Rp. 098,79. Biaya Produksi Usahatani ubi kayu yang dilakukan oleh petani di Desa Oeletsala ditanam secara tumpangsari . dengan tanaman lain seperti jagung, kacang tunggak, labu kuning. Oleh karena itu, biaya-biaya yang timbul dperhitungkan secara bersama . oint cos. Biaya Ae biaya produksi tersebut yang termasuk meliputi biaya pengadaan sarana produksi, biaya penyusutan peralatan dan biaya tenaga Tabel 3. Biaya produksi usahatani tumpangsari di Desa Oeletsala pada periode musim tanam pada tahun 2022 Biaya Tetap Parang Besi Gali Tembilang Alat Semprot Pajak Jumlah Biaya Variabel Rundup Hko Bibit Stek Uk Jumlah (Bua. 0,93 1,67 105,95 3,28 Satuan Biaya Rp Buah Buah Buah Buah 081,52 579,67 544,35 844,93 282,61 333,08 Liter/Lahan HKO Batang 652,17 590,85 586,96 Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 123 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 Benih Jagung Benih Kacang Tunggak Benih Labu Jumlah Total biaya-biaya penyusutan Sumber: Data primer diolah, . p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 24,07 1,52 0,64 Rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani secara tumpangsari Rp 6. 632,08. Rata-rata biaya tetap sebesar Rp 169. 333,08 299,00/musim tanam oleh petani di Desa Oeletsala. Kajian Darus et al. , . biaya Benih Benih Benih 782,61 631,52 054,89 299,00 632,08 total yang dikeluarkan untuk produksi sebesar Rp 2. 217,66. Hal ini disimpulkan bahwa usahatani tumpangsari di Desa Oeletsala memiliki biaya yang lebih besar. Tabel 4. Biaya bersama dan biaya mandiri pada usahatani tumpangsari di Desa Oeletsala periode musim tanam 2022. Jenis-Jenis Biaya Bersama Parang Linggis Tembilng (Tof. Alat Semprot Hko (Jont Cos. Rundup Pajak Jumlah Jumlah Biaya Bersama/4 Biaya Mandiri Bibit Stek Ubi Kayu Benih Jagung Benih Kacang Tunggak Benih Labu Jumlah Total Empat Jenis Tanaman Yang Dibagi Jagung Ubi Kayu Labu Kuning Kacang Tunggak / 4 Jenis Tanaman / 4 Jenis Tanaman / 4 Jenis Tanaman Luas lahan 116,52 116,52 116,52 116,52 Biaya Rp 020,38 644,92 386,09 711,23 397,71 163,04 570,65 894,03 723,51 586,96 782,61 631,52 054,89 055,98 950,00 Sumber: Data primer diolah tahun, . Berdasarkan tabel 4 biaya bersama . oin cos. dalam penelitian ini meliputi biaya penyusutan alat. HKO, pestisida, pajak yang total keseluruhan dibagi empat tanaman tumpangsari ubi kayu, jagung, labu kuning, dan kacang tunggak dengan hasil perhitungan biaya brsama paling tinggi adalah HKO sebesar Rp. 397,71 dan biaya bersama paling rendah setelah di bagi empat tanaman tumpangsari adalah tembilang . dengan nilai sebesar 3. 386,09-/musim tanam. Biaya Variabel Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya bervariasi atau berubah-ubah tergantung pada aktivitas produksi usahatani. Hasil wawancara dengan petani diketahui bahwa biaya variabel yang di keluarkan petani responden adalah biaya variabel joint cost. Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 124 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Tabel 5. Rata-rata Biaya variabel pada Usahatani ubi kayu per rumah tangga di Desa Oeletsala Periode Musim Tanam 2022 Jenis-Jenis Variabel bersama Roundup Tenaga Kerja Variabel mandiri Bibit Stek Ubi Kayu Jumlah Sumber: Data primer diolah, . Jumlah Biaya (R. 1,67 105,95 Liter/lahan HKO 163,00 397,75 3,82 Batang 587,96 148,71 Pendapatan Usahatani Ubi Kayu Rata-rata biaya variabel yang di keluarkan oleh petani Rp 1. 148,71/per musim tanam. Biaya yang dikeluarkan petani paling besar pada tenaga kerja sebesar Rp. 397,75 per musim tanam. Pendapatan usahatan ubi kayu adalah hasil penerimaan dikurangi dengan total biaya yang dikeluarkan oleh petani dalam melaksanakan usahatani ubi kayu. Petani di Desa Oeletsala melakukan usahatani ubi kayu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Tabel 6. Pendapatan Usahatani Ubi Kayu Di Desa Oeletsala Periode Musim Tanam 2022. Jenis-jenis Penerimaan Total biaya bersama . oin cos. ubi kayu Pendapatan A-B Sumber: Data primer diolah, . Penerimaan sebesar Rp 7. 000,00 dengan total biaya usahatani ubi kayu sebesar Rp. 310,46 pendapatan dari ubi kayu sebesar Rp. 689,54. Hasi kajian Muizah et al. , . pendapatan rata-rata usahatani ubi kayu sebesar Rp 9. 018 per musim tanam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan petani ubi kayu di Desa Oeletsala lebih rendah dari pendapatan petani ubi kayu di daerah lain. Ubi kayu (R. 000,00 310,46 689,54 Pendapatan Rumah Tangga Pendapatan rumah tangga petani adalah pendapatan yang bersumber dari dalam usahatani, pendapatan usahatani dimaksud adalah pendapatan yang bersumber dari usahatani ubi kayu tumpangsari sedangkan pendapatan dari non usahatani, dari hasil wawancara teridentifikasi bersumber dari ojek, pedagang eceran, buru serabutan dan perangkat Tabel 7. Rata-rata kontribusi dan pendapatan rumah tangga Petani Di Desa Oeletsala Pada Tahun 2022. Jenis Jenis Pendapatan Usahatani Ubi Kayu Jagung Kacang Tunggak Labu Kuning Presentasi % 689,54 504,75 514,54 460,73 Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a 30,67 51,07 0,02 3,08 Page 125 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 Jenis Jenis Pendapatan Peternak Jumlah Non Usahatani Ojek Pedagang Eceran Buruh Serabutan Perangkat Desa Jumlah Pendapatan Rumah Tangga Sumber : Data primer diolah, 2022 Rata-rata pendapatan khususnya ubi kayu di luar tumpangsari di Desa Oeletsala Rp 689,54 per musim tanam, pendapatan dari usahatani tumpangsari jagung, kacang tunggak, labu kuning, peternak jumlah keseluruhanya adalah Rp. 740,99, pendapatan rata-rata dari non usahatani adalah pendapatan yang diperoleh petani berasal dari ojek, pedagang eceran, buruh serabutan dan perangkat desa dengan jumlah keseluruhan adalah sebesar Rp. 486,70 per musim dan total pendapatan rumah tangga petani yang diperoleh dari usahatani ubi kayu tumpangsari dan non usahatani kemudian di jumlahkan keseluruhnya memperoleh pendapata dari ratarata 46 responden sebesar Rp 22. 227,69 per musim tanam. Hasil kajian Sanit & Nubatonis, . Pendapatan rumah tangga usahatani tumpangsri di Desa Letneo Selatan dan Desa Unini, kecamatan Insana Barat. Kabupaten TTU khusunya yang berasal dari ubi kayu Rp 65. 875,00 dengan total pendapatan dari usahatani lainaya seperti jagung, kacang hijau. Kacang Tanah adalah Rp. 375,00. Peran Pendapatan Pada Usahatani Ubi Kayu Terhadap Pendapatan Rumah Tangga. Kontribusi menurut Hidayatullah, . segala sesuatu yang diterima oleh seseorang setelah melakukan berbagai usaha yang memberi dampak masukan sumberdaya . maupun uang. Berdasarkan peran atau kontribusi maka menunjukan kontribusi pendapatan ubi kayu terhadap rumah tangga sebesar Rp 7. 000,00 dengan peran % p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 571,43 740,99 Presentasi % 217,39 901,02 255,63 112,66 486,70 227,69 9,32 0,29 1,48 2,89 1,18 100,00 khususnya usahatani ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 30,67% per musim tanam Peran usahatani ubi kayu diperoleh dari pendapatan petani pada usahatani ubi kayu dibagi dengan total pendapatan keluarga dikalikan 100%, sehingga diperoleh hasil perhitungan peran ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga adalah sebesar 30,67%. Oleh karena itu, menurut standar perhitungan, tingkat peran pendapatan ubi kayu tergolong cukup baik menurut klasifikasi perhitungan kontribusi 30,10%-40% tergolong cukup baik. Hal yang sama dalam penelitian yang dilakukan oleh Miftah, . , menyimpulkan bahwa persentase peran ubi kayu adalah 36%, dan standar ukurnya 30,10%-40% dinyatakan cukup baik, sehingga peran ubi kayu skala pendapatan cukup baik, yang berarti bahwa tingkat peran ubi kayu terhadap total pendapatan rumah tangga adalah cukup baik berdasarkan hasil penelitian di Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpilkan bahwa: Besar total produksi ubi kayu di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan jumlah. Sebesar 87. 140,00 kg/are . Besar total pendapatan ubi kayu di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan jumlah. sebesar Rp 6. 689,54-/musim tanam. Alle ,et al. Peran Pendapatan USahatani Ubi Kayu a. a Page 126 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 . Besar total pendapatan Rumah Tangga dari tumpangsari dan non usahatani di daerah penelitian Desa Oeletsala dengan jumlah Rp. 227,69 per musim tanam . Peran usahatani ubi kayu diperoleh dari pendapatan petani pada usahatani ubi kayu dibagi dengan total pendapatan keluarga dikalikan 100%, sehingga diperoleh hasil perhitungan peran ubi kayu terhadap pendapatan rumah tangga adalah sebesar 30,67%. Oleh perhitungan, tingkat peran pendapatan ubi kayu tergolong cukup baik menurut klasifikasi perhitungan kontribusi 30,10%-40% tergolong cukup baik. Hal yang sama dalam penelitian yang dilakukan oleh Miftah, . , menyimpulkan bahwa persentase peran ubi kayu adalah 36%, dan standar ukurnya 30,10%-40% dinyatakan cukup baik, sehingga peran ubi kayu skala pendapatan cukup baik, yang berarti bahwa tingkat peran ubi kayu terhadap total pendapatan rumah tangga adalah cukup baik berdasarkan hasil Desa Oeletsala. Kecamatan Taebenu. Kabupaten Kupang. DAFTAR PUSTAKA