ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur untuk Menjaga Imunitas pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Johar Baru Fatwa Hasbi*1. Yetri Elisya 2. Yayan Setiawan 3 1,2,3 Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Jl. Hang Jebat i No. RT. 4/RW. Gunung. Kec. Kby. Baru. Kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120. Indonesia e-mail co Author: *1fatwa. apt@gmail. ABSTRAK Kasus covid-19 yang tinggi berdampak pada tingginya kebutuhan akan fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat lebih di tekankan untuk menjaga protokol dan memelihara kesehatan secara mandiri. Untuk memelihara kesehatan tubuh banyak masyarakat yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, ditambah lagi terdapat beberapa vitamin dan mineral yang memang disarankan oleh WHO untuk mengatasi covid-19 diantaranya vitamin C. B dan Zinc. Akan tetapi konsumsi vitamin dan mineral yang tidak sesuai aturan dapat berfek pada terganggunya organ-organ didalam tubuh hingga penyakit serius. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19. Pengabdian masyarakat di lakukan dengan pemberian edukasi tentang penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19. Selain edukasi secara langsung, peserta juga akan diberi buku sebagai panduan . Target dari pengabdian masyarakat ini adalah ibuibu kader di Kecamatan Johar Baru. Masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri dan tenaga kesehatan juga dapat ikut serta secara online. Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Johar Baru berhasil dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi. Masyarakat juga diberikan buku yang dapat menjadi pedoman dan agar dapat memahami materi lebih baik lagi. Kata Kunci : suplemen, imunitas, covid-19, buah, dan sayur. PENDAHULUAN Kecepatan penularan Covid-19 di wilayah Jakarta Pusat menjadi yang tertinggi di Ibu Kota. Hal itu terlihat dari angka Incidence Rate (IR) Covid-19 di Jakarta Pusat. Covid-19 merupakan angka yang menggambarkan laju kasus baru pada populasi dan periode waktu tertentu. Berdasarkan Analisi data Covid-19 per 25 Juli 2021, diketahui bahwa Kota Jakarta Pusat menempati urutan ke-7 dari 10 Kab/Kota ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 dengan angka kematian tertinggi di Indonesia . ,83 per 100. 000 pendudu. Kota Jakarta Pusat juga merupakan Kota dengan Insiden Kumulatif tertinggi se-DKI Jakarta . 451,19 kasus per 100. 000 pendudu. dan tergolong daerah zona merah/ resiko tinggi. Berbagai macam upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan, mulai dari PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyaraka. hingga Program Vaksin yang terus dilaksanakan secara bertahap (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2. Angka kasus yang tinggi berdampak pada tingginya kebutuhan akan fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat lebih di tekankan untuk menjaga protokol dan memelihara kesehatan secara mandiri. Untuk memelihara kesehatan tubuh banyak masyarakat yang mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, ditambah lagi terdapat beberapa vitamin dan mineral yang memang disarankan oleh WHO untuk mengatasi covid-19 diantaranya vitamin C. B dan Zinc (Bimantara, 2020. Hasan et , 2021. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2020. Sadio et al. , 2. Akan tetapi konsumsi vitamin dan mineral yang tidak sesuai aturan dapat berfek pada terganggunya organ-organ didalam tubuh hingga penyakit serius, oleh karena itu perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat terkait jenis, dosis, aturan pakai, kegunaan dan efek toksik agar masyarakat dapat memelihara kesehatan dengan maksimal dan terhindar dari efek toksik yang tidak diinginkan (Rimbawan et al. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang vitamin dan mineral juga menyebabkan pembelian sediaan suplemen secara berlebihan yang berdampak pada kelangkaan produk (Ayu, 2. Selain dari sediaan farmasi yang beredar, vitamin dan mineral juga bisa didapatkan dari makanan buah dan sayur (Eichhorn et al. Berdasarkan hal tersebut. Edukasi tentang penggunaan vitamin dan mineral sangat dibutuhkan masyarakat agar dapat digunakan secara efektif, efisien dan aman selama masa pandemi Covid-19. Konsumsi vitamin dan mineral yang baik, benar dan efisien dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat terhindar dari paparan virus Covid-19 serta dapat mencegah kebiasaan masyarakat yang membeli vitamin secara berlebihan (Makmun & Rusli, 2020. Sadio et al. , 2. Edukasi kepada masyarakat dapat diwujudkan dengan menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian pada masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan oleh dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tercantum dalam UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lokasi pengabdian pada masyarakat dapat dilakukan dimana saja dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 METODE Rancangan Evaluasi Kriteria, indikator pencapaian tujuan, dan tolak ukur keberhasilan kegiatan Bentuk kegiatan adalah Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid19. Berikut penjabaran kriteria kegiatan, indikator pencapaian, dan tolak ukur Tabel 1. Kriteria, indikator capaian, dan tolak ukur keberhasilan kegiatan Tahap kegiatan Kriteria evaluasi Indikator Tolak Ukur Tahap persiapan Seleksi khalayak Khalayak Terpilih Khalayak sasaran sesuai dengan kriteria kelompok ibu- sasaran yang yang ditetapkan ibu Pembinaan memenuhi Kesejahteraan yang pelaksana Keluarga dari telah ditentukan masing-masing RW Kecamatan Johar Baru Identifikasi Jakarta Pusat Dapat Ditentukan jenis, dibutuhkan Materi sasaran dan pelatihan yang dibutuhkan metode pelatihan sesuai dengan pada kebutuhan akan kondisi Tahap Penyusunan Materi Pelatihan dan penyusunan terkait materi Tahap Edukasi Materi dan buku Tersususun Materi pelatihan materi dan buku sesuai Pegetahuan Peserta dapat Peserta ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 vitamin di masa Covid-19 peserta tentang vitamin di masa pandemi Covid19 mengetahui dan vitamin di masa pandemi Covid19 Edukasi Pegetahuan Peserta peserta tentang mengetahui dan mineral di masa penggunaan mineral di masa penggunaan Covid-19 pandemi Covid- mineral di masa pandemi Covid19 Tahap Evaluasi Evaluasi Pelatihan Pelaksanaan penyuluhan dan sesuai dengan pelatihan sesuai harapan dengan jadwal kebutuhan telah pengguna 80% yang dilihat dari nilai pretest dan posttest Peserta 80% yang dilihat dari nilai pretest dan posttest Peserta memiliki Kegiatan program yang akan dikerjakan Tahap perencanaan Kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Johar Baru diawali dengan survei lapangan untuk mengetahui topik permasalahan yang ingin diangkat. Perilaku hidup bersih dan sehat menjadi topik utama yang masih perlu disosialisasikan. Proses perencanaan meliputi identifikasi kebutuhan, identifikasi potensi dan kelemahan yang ada, menentukan jalan keluar dan kegiatan yang akan dilakukan, dan membuat pengorganisasian kegiatan. Proses ini juga melibatkan lurah, ketua RT dan kader agar kebutuhan masyarakat terkait topik ini terpenuhi. Tahap selanjutnya, perijinan dan peminjaman tempat kegiatan dikoordinasi oleh mahasiswa sebagai tim enumerator yang membantu dosen di lapangan. Tim dosen juga mempersiapkan peralatan, bahan, dan kuesioner yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Adapun setelah dilakukan diskusi, tema penggunaan vitamin dan mineral ini kemudian diturunkan menjadi subtema berupa kegiatan-kegiatan yang dapat dimonitor, diantaranya: Pelaksanaan kegiatan C Kegiatan 1: Sosialisasi Perkembangan Covid terkini dan dampak pada Penanggungjawab : Yayan. SE. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Sasaran kegiatan Tujuan kegiatan C : Ibu-ibu kader PKK dan warga sekitar : Memberi informasi terkini terkait Covid-19 dan dampaknya terhadap masyarakat Waktu : 30 menit Kegiatan 2: Pemberian edukasi penggunaan vitamin A. C,D dan E serta kandungannya pada buah dan sayur Penanggungjawab : Fatwa Hasbi. Farm. Apt Sasaran kegiatan : Ibu-ibu kader PKK dan warga sekitar Tujuan kegiatan : Peserta memahami cara menggunaan vitamin C. D dan E serta kandungannya pada buah dan sayur Waktu : 30 menit Kegiatan 3: Pembuatan Minuman Kesehatan Vitamin B kompleks. Zink. Zat Besi dan Selenium serta kandungannya pada buah dan sayur Penanggungjawab : Dra. Yetri Elisya. Farm Apt Sasaran kegiatan : Ibu-ibu kader PKK dan warga sekitar Tujuan kegiatan : Peserta memahami cara menggunaan vitamin B dan Zink serta kandungannya pada buah dan sayur Waktu : 30 menit Target Program IPTEK bagi masyarakat Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditargetkan akan dihadiri oleh warga setempat khususnya ibu kader PKK. Hasil yang diharapkan berupa pemahaman mengenai cara penggunaan suplemen vitamin dan mineral serta kandungannya pada buah dan sayur. HASIL DAN PEMBAHASAN Koordinasi pelaksanaan kegiatan Pengabmas dengan pihak Kecamatan Johar baru dilakukan pada bulan Juli 2022. Hasil dari koordinasi tersebut adalah kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Johar Baru akan dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2022 dengan mengajukan surat permohonan izin pengabmas. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Gambar 1. Foto Koordinasi Pengabmas Sebagai bahan materi untuk edukasi, tim telah Menyusun sebuah buku dengan judul AuBertahan di Masa Pandemi (Penggunaan Suplemen yang Baik dan Benar serta Kiat Memulihkan Perekonomia. Ay. Buku telah mendapatkan no ISBN (International Standard Book Numbe. 978-623-98955-2-5 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Gambar 2. Sampul Buku Bahan Pengabmas Kegiatan Pengabmas diawali dengan pembukaan dan sambutan dari ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 perangkat Kecamatan dan Kecamatan Johar Baru. Kegiatan edukasi dibagi menjadi 3 materi, yaitu pendahuluan, edukasi penggunaan vitamin dan edukasi penggunaan mineral di masa pandemi Covid-19. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, kuis dan diskusi interaktif agar menambah pemahaman masyarakat terhadap materi yang disampaikan. Sebelum materi dimulai masyarakat diberikan soal pre-test terlebih dahulu untuk mengukur pengetahuan masyarakat. Materi pendahuluan berisikan tentang perkembangan covid-19, status covid -19 terkini, dan dampak dari pandemi Covid-19. Gambar 3. Pembukaan Gambar 4. Paparan Materi Pendahuluan ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Gambar 5. Paparan Edukasi Vitamin A. D dan E Gambar 6. Paparan Edukasi Vitamin B Kompleks. Zink. Zat Besi dan Selenium Materi berikutnya dilanjutkan dengan Edukasi penggunaan vitamin dan mineral di masa pandemi Covid-19. Vitamin yang dipaparkan meliputi Vitamin A. Vitamin C. Vitamin D dan Vitamin E. Sedangkan mineral yang dipaparkan antara lain Zink. Zat Besi dan Selenium. Vitamin dan mineral tersebut dipilih karena memiliki peranpenting dalam menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi Covid-19. Sumber-sumber vitamin dan mineral dijelaskan secara lengkap baik dari sumber hewani maupun sumber nabati agar masyarakat dapat mengonsumsi vitamin dan mineral dari sumber makanan. Sumber yang ditekankan untuk masyarakat konsumsi adalah buah dan sayur karena mudah didapat dan harga cenderung terjangkau di masa pandemi. Cara penggunaan suplemen juga dijelaskan untuk masyarakat yang kesulitan dalam mengonsumsi makanan yang menjadi sumber vitamin dan mineral. Hal yang perlu diperhatikan adalah dosis suplemen karena terdapat perbedaan antara dosis harian dengan dosis untuk tubuh dengan dengan penyakit tertentu. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan di masa pandemi, masyarakat juga diberikan edukasi dosis suplemen untuk mengatasi Covid-19. Batas maksimal ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 penggunaan vitamin dan mineral tak kalah penting untuk disampaikan, karena tubuh hanya dapat menyerap nutrisi dengan kadar tertentu. Penggunaan suplemen yang melebihi batas maksimal dapat menyebabkan toksisitas, memperberat kerja organ ekskresi hingga menimbulkan berbagai macam penyakit antara lain gangguan pencernaan, gangguan ginjal, gangguan saraf dan lain-lain. Tabel 2. Hasil Postest dan Pretest No Peserta Nilai Nilai Pre-Test Post-Test Setalah pemaparan materi dan diskusi masyarakat selesai, masyarakat diberikan soal post-test untuk mengeukur pengetahuan masyarakat setelah pemberian edukasi, sehingga dapat kitahui apakah edukasi yang diberikan tersampaikan dengan baik atau tidak. Berdasarkan hasil pre-test dan pos-test pada tabel 4. 1 diketahui bahwa 90% masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan setelah pemberian edukasi. Hal ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan kesehatan masyarakat sehingga dapat terhindar dari infeksi Covid-19 dan menekan ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 KESIMPULAN Edukasi Penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Johar Baru berhasil dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi. Masyarakat juga diberikan buku yang dapat menjadi pedoman dan agar dapat memahami materi lebih baik lagi. SARAN Kegiatan pengabdian masyarakat dapat dilanjutkan dengan pengolahan buah dan sayur menjadi makanan sehat dan bergizi tinggi untuk menunjang kebutuhan nutrisi serta penggunaan suplemen sebagai pendamping. DAFTAR PUSTAKA