STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM MELALUI DIGITAL MARKETING SEBAGAI PENINGKATAN PEMASARAN DIMASA PANDEMI COVID-19 Binti Nikmatul Mauliza Institut Agama Islam Negeri Kediri Eka Sulistyawati Institut Agama Islam Negeri Kediri Abstrak Pandemi covid-19 banyak menimbulkan masalah baru di berbagai bidang dan mempengaruhi perekonomian sehingga mengurangi pendapatan. UMKM adalah salah pihak yang mengalami dampak penurunan pendapatan. Dampak tersebut tidak terbatas aspek produksi tetapi juga aspek pemasaran. Strategi digital marketing menjadi salah satu solusi yang tepat dalam mempertahankan operasional bisnis UMKM. Digital marketing juga bisa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Penelitian mengenai strategi pengembangan UMKM melalui digital marketing sebagai peningkatan pemasaran di masa pandemi covid-19 ini menggunakan metode ABCD. Asset-Based Community Development (ABCD) merupakan sebuah pendekatan dalam pengembangan masyarakat yang berada dalam aliran besar mengupayakan terwujudnya sebuah tatanan kehidupan sosial dimana masyarakat menjadi pelaku dan penentu upaya pembangunan di Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pendampingan kepada pelaku UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon mengenai pemanfaatan digital marketing berupa medial sosial (Instagram dan Faceboo. dan e-commerce . arketplace Shope. telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dan memberikan dampak pada peningkatan pemasaran. Oleh karena itu, strategi digital marketing bagi pelaku UMKM menjadi 108 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 salah satu solusi yang tepat dan tidak bertentangan dengan kebijakan di era pandemi. Kata kunci: Digital Marketing. UMKM. Covid-19. Abstract The Covid-19 pandemic has caused many new problems in various fields and has affected the economy, thereby reducing income. UMKM are one of the parties experiencing the impact of a decline in income. The impact is not limited to the production aspect but also the marketing The digital marketing strategy is one of the right solutions in maintaining UMKM business operations. Digital marketing can also be an effective strategy to increase sales. Research on UMKM development strategies through digital marketing as an increase in marketing during the Covid-19 pandemic uses the ABCD method. Asset-Based Community Development (ABCD) is an approach in community development that is in a large stream of seeking to realize an order of social life. The results of the study indicate that with the assistance of UMKM Kerupuk Miroso and UMKM Klepon regarding the use of digital marketing in the form of social media (Instagram and Faceboo. and e-commerce (Shopee marketplac. has been able to increase the knowledge and skills of partners and have an impact on increasing marketing. Therefore, the digital marketing strategy for UMKM actors is one of the right solutions and does not conflict with policies in the pandemic era. Keywords: Digital Marketing. UMKM. Covid-19 PENDAHULUAN 109 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Pandemi covid-19 memberi dampak pada ketidakstabilan ekonomi, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). UMKM sebagai unit usaha produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha di semua sektor ekonomi, termasuk sektor perdagangan, pengolahan, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan jasa (Abdurohim. Secara umum, mayoritas dari pelaku UMKM mengalami penurunan pendapatan bahkan kebangkrutan akibat pandemi covid-19 (Sugiarti, 2. Menghadapi hal demikian diperlukan strategi bagi UMKM untuk tetap bertahan dan dapat mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi covid-19. Aspek utama yang sangat berdampak bagi pelaku UMKM salah satunya adalah penurunan jumlah penjualan yang membuat kondisi keuangan UMKM dalam kondisi krisis (Soetjipto, 2. Pembatasan kegiatan sosial membuat UMKM sulit untuk bergerak mengembangkan skala usaha jika hanya memanfaatkan metode konvensional tersebut. Pelaku usaha telah melakukan berbagai cara merespon kondisi sulit ini untuk mempertahankan usahanya. Kurangnya mobilitas massa di sekitar pasar tentu menghambat laju promosi yang berpengaruh kepada tingkat penjualan. Mengatasi hal tersebut, pemasaran secara online melalui media sosial merupakan langkah tepat yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha (Setiawati, 2. Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM adalah dengan melakukan optimalisasi digital marketing. Dengan melakukan digitalisasi pemasaran, pelaku UMKM diharapkan dapat 110 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 meningkatkan penjualan dan online engagement untuk mengembangkan skala usaha di tengah pandemi covid19. Digital marketing adalah kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan berbagai sarana misalnya jejaring Digital marketing di satu sisi, memudahkan pebisnis memantau dan menyediakan segala kebutuhan dan keinginan calon konsumen, di sisi lain calon konsumen juga bisa mencari dan mendapatkan informasi produk yang diinginkan hanya dengan cara menjelajah dunia maya sehingga mempermudah proses pencariannya tanpa perlu keluar rumah (Mustika, 2. Digital marketing mampu menjangkau semua masyarakat di manapun mereka berada tanpa terhalang batasan geografis maupun waktu, bahkan di saat pandemi covid19 ini berlangsung. Kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi tanpa perlu khawatir harus berinteraksi dengan orang lain secara langsung. Pemanfaatan digital marketing memberikan harapan baru bagi UMKM untuk bertahan di tengah pandemi dan berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi karena era digital memang tidak dapat dihindari. Pengembangan media promosi berbasis online dengan menggandeng layanan pembelian berbasis aplikasi. Penggunaan aplikasi memberikan peluang untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadi media penting untuk berkomunikasi dengan pelanggan seperti pada masa pandemi covid-19 yang interaksi dengan pelanggan menjadi terbatas (HM, 2. Perkembangan teknologi 111 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 digital memungkinkan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara online dan melakukan transaksi melalui sistem perbankan secara online pula. Ini tentu memudahkan transaksi di tengah kebijakan masa pandemi yang membatasi interaksi langsung antara pedagang dan pembeli. Dalam prakteknya, para pelaku UMKM yang berada di Desa Janti masih terkendala minimnya pengetahuan mereka terhadap digital marketing. Dari data wawancara kepada pelaku UMKM yang berada di Desa Janti masih belum ada yang memanfaatkan digital marketing salah satunya adalah UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. Hasil wawancara yang kami lakukan kepada pelaku UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon kenapa belum menerapkan pemanfaatan digital marketing karena masih minimnya pengetahuan mereka tentang digital marketing dan bagaimana cara kerjanya menggunakan digital marketing bisa memperkenalkan agar produk UMKM bisa banyak dikenal masyarakat luas. Alasan yang lain dari hasil wawancara yang kami lakukan adalah ketika menggunakan digital marketing, pelaku UMKM kesulitan dalam hal branding seperti melakukan foto produk dan juga membuat feed yang menarik di media sosial agar konsumen tertarik dan tidak bosan dengan produk yang sudah di upload. Potensi pemanfaatan digital marketing ini terutama di era pandemi mengharuskan masyarakat untuk melek teknologi, oleh karena itu diperlukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan teknologi informasi ini agar 112 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 laju perekonomian bisa tetap berjalan menghadapi situasi apapun termasuk pandemi covid-19. Berdasarkan pemaparan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana pelaku UMKM menggunakan digital marketing sebagai strategi untuk bersaing di tengah masa pandemi. Maka peneliti menentukan judul penelitian: AuStrategi pengembangan UMKM melalui digital marketing sebagai peningkatan pemasaran di masa pandemi covid-19Ay. METODE PELAKSANAAN Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan UMKM ini menggunakan metode AssetBased Community Development (ABCD). ABCD merupakan sebuah pendekatan dalam pengembangan masyarakat yang berada dalam aliran besar mengupayakan terwujudnya sebuah tatanan kehidupan sosial dimana masyarakat menjadi pelaku dan penentu upaya pembangunan di lingkungannya atau yang Community-Driven Development (CDD) (Nadhir Salahuddin, 2. Metode pemberdayaan masyarakat berbasis asset atau potensi yang dimiliki oleh UMKM di Desa Janti. Pendekatan metode ini memfokuskan pada aset yang dimiliki oleh UMKM sebagai basis utama pengembangan program. Pendekatan ini dipilih untuk menumbuhkan mental positif, kepercayaan diri serta semangat untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Dalam bidang pemberdayaan masyarakat ini akan dilakukan strategi 113 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 pengembangan UMKM melalui digital marketing sebagai peningkatan pemasaran di masa pandemi covid19. Pelatihan tentang penggunaan media sosial sebagai opsi penjualan melalui digital atau online dengan e-commerce . arketplace Shope. dan juga media sosial (Instagram dan Faceboo. Hal ini dilakukan karena UMKM yang berada di wilayah ini kurang terekspos oleh public sehingga perlu ada pembenahan di beberapa lini agar dapat bersaing dengan UMKM yang lain. Salah satu UMKM yang berada di Desa Janti yang belum memanfaatkan digital marketing yaitu UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. UMKM Kerupuk Miroso merupakan usaha di bidang kuliner yang telah memiliki asset berupa kerupuk yang setengah jadi, kemudian branding yang dilakukan adalah dari kerupuk yang setengah jadi ini akan diolah menjadi kerupuk Seblak Kering (Sekrin. dengan menambahi aneka rasa agar terlihat lebih menarik. Sedangkan UMKM Klepon akan dilakukan penambahan fasilitas berupa pembuatan banner, kartu nama dan juga daftar menu produk Klepon. Namun asset pada UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon tersebut belum dikembangkan secara maksimal. Dengan menggunakan pola metode ABCD ini dilakukan melalui tahapan: persiapan asset. pelaksanaan aksi. dan evaluasi. (Kediri. Tahap Persiapan Asset Pada tahap persiapan asset, dilakukan identifikasi asset dan potensi yang ada di Desa 114 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Janti yaitu UMKM, serta melakukan koordinasi dengan pelaku UMKM. Hasil identifikasi ini mengembangkan UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. Tahap Pelaksanaan Aksi Inkulturasi (Perkenala. Pada tahap inkulturasi . yakni memberikan surat izin melaksanakan KKN dari kampus kepada Kepala Desa dan kepada pihak yang bersangkutan dalam pelaksanaan KKN dan silaturahmi. Tujuan dari tahap inkulturasi ini adalah memberikan pemahaman mengenai maksud dan tujuan kegiatan KKN serta untuk membangun kepercayaan dari masyarakat. Setelah melakukan observasi dan menemukan Observasi yang dilakukan dengan tempat-tempat dijadikan program kerja yakni meninjau salah satu UMKM yang ada di Desa Janti yaitu UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. Discovery (Mengungkapkan Informas. Pada tahapan discovery . engungkapan informas. yang di lakukan adalah mencari data kepada salah satu pemilik UMKM yang berada di Desa Janti yaitu UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. Dalam tahap 115 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 ini sekaligus melakukan observasi dan wawancara kepada pelaku UMKM untuk menggali informasi yang lebih mendalam. (Gambar 1 Wawancara kepada pelaku UMKM Kerupuk Miros. (Gambar 2 Wawancara kepada pelaku UMKM Klepo. Design (Mengetahui Aset Mengidentifikasi Peluan. Design atau membuat program kerja, program kerja yang dilakukan di Desa Janti salah satunya adalah mengembangkan potensi yang ada di Desa Janti yaitu berupa pengembangan UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon. Pengembangan yang akan 116 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 dilakukan adalah dengan membantu kepada UMKM produknya melalui digital marketing seperti e-commerce dan juga media sosial (Instagram dan Faceboo. agar mampu bersaing dengan UMKM lain di masa pandemi covid-19. Define (Mendukung Keterlaksanaan Program Kerj. Pada tahap define ini adalah tahapan pelaksanan program kerja. Pada tahap ini apa yang sudah ada di tahapan awal yakni inkulturasi, discovery dan design diwujudkan dalam tahapan define ini. Dalam tahap define, tahapan ini mulai membantu pelaku UMKM Kerupuk Miroso dalam penyusunan, seperti: kemenarikan wadah kerupuk dengan menggunakan standing pouch plastik klip, pembuatan stiker produk Kerupuk Miroso yaitu dengan memakai nama AuSekringAy (Seblak Kerin. , dan penambahan pemberian aneka rasa . eperti rasa pedas dan balad. agar memiliki cita rasa yang lebih khas. Melakukan foto produk semenarik mungkin agar konsumen tertarik untuk order produk Kerupuk Miroso. Selanjutnya membantu pelaku UMKM Kerupuk Miroso dalam melakukan promosi online melalui digital marketing berupa. e-commerce dan media 117 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 sosial (Instagram dan Faceboo. Sedangkan pada UMKM Klepon memberikan fasilitas berupa pembuatan banner, kartu nama dan juga daftar menu produk Klepon. Selanjutnya membantu pelaku UMKM Klepon dalam melakukan promosi online melalui media sosial (Faceboo. Refleksi Pada tahapan ini yaitu refleksi adalah untuk mengetahui sejauh mana metode ABCD Setelah melakukan tahapan define atau pelaksanaan program kegiatan maka dilanjutkan dengan refleksi. Pada tahapan ini sudah dilakukan pengembangan produk atau sudah melakukan rebranding pada UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon dan sudah dilakukan penjualan produk melalui e-commerce dan sosial media (Instagram dan Faceboo. dan juga pengenalan produk ke masyarakat sekitar Desa Janti. Tahap Evaluasi Evaluasi konsumen terhadap hasil pengembangan produk UMKM. Hasil evaluasi menjadi bahan dalam menyusun tindak lanjut Rencana tindak lanjut berupa pendampingan pelaku UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon untuk upgrade 118 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 produk dan melakukan pemantauan setiap bulan terhadap konten digital dan akun media sosial pelaku UMKM. HASIL DAN PEMBAHASAN Covid-19 memberi banyak masalah baru bagi pelaku UMKM, bukan hanya sekadar mencari keuntungan tapi bagaimana bertahan di tengah gempuran gelombang resesi. Salah satu cara yang efektif adalah menggunakan strategi digital marketing yang masih sedikit digunakan pelaku UMKM. Penelitian yang dilakukan menyatakan digital marketing memberi pengaruh positif dan hasil signifikan dalam peningkatan kinerja penjualan UMKM. Pelaku UMKM yang sudah menggunakan digital marketing menyatakan bahwa digital marketing akan menjadi strategi utama dalam Hal ini terjadi karena kemudahan dan kemampuan digital marketing dalam menjangkau lebih banyak konsumen (Natari, 2. Pelaku UMKM harus bisa menumbuhkan keberanian dalam mencoba hal baru seperti digital marketing untuk dapat terus mengembangkan usahanya dengan membuat akun media sosial dan secara rutin melakukan promosi sehingga akan mengasah kreativitas dalam pemasaran produk. Pelaku UMKM yang menggunakan digital marketing diharapkan selalu belajar dan berpikir terbuka terhadap teknologi yang terus Pengguna digital marketing harus mempertimbangkan media yang cocok dan cara berkomunikasi yang tepat segmentasi pasar dipilih, 119 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 sehingga digital marketing akan lebih efektif dan tidak salah sasaran. Selain digital marketing, pelaku UMKM pun harus memperhatikan kualitas produknya. Bentuk peningkatan kualitas produk yang bisa dilakukan adalah kontrol kualitas . uality contro. yang lebih detail dan menjamin kebersihan serta keamanan produk. Selain itu, pelaku UMKM harus menyesuaikan ketahanan dan kemasan produk karena semakin banyak penjualan harus semakin ditingkatkan ketahanan dan kemasan produknya. Penggunaan media sosial sebagai pintu awal digital marketing dalam memasarkan produk harus memperhatikan ketentuan-ketentuan dalam pemasaran agar hasilnya maksimal dalam menjaring konsumen dan melakukan transaksi. Langkah untuk memenangkan persaingan adalah dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat sasaran baik dari segi kualitas, harga, maupun daya saing atas produk yang dihasilkannya (Rosmadi, 2. Berikut strategi digital marketing yang dilakukan oleh UMKM yang berada di Desa Janti yaitu UMKM Kerupuk Miroso dan UMKM Klepon : UMKM Kerupuk Miroso Pemasaran produk melalui penggunaan ecommerce pada marketplace (Shope. 120 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Marketplace (Shope. merupakan platform yang sangat memudahkan penggunanya dalam Salah satu keinginan masyarakat adalah dapat membeli sesuatu dengan cepat, mudah, dan tidak ribet. Maka dari itu UMKM Kerupuk Miroso melakukan penjualan melalui Shopee untuk target pasar yang lebih luas. Sebagai sarana jual produk UMKM merupakan meningkatkan omset penjualan. Peningkatan omset jual ini terkait dengan menurunnya biaya operasional ketika menggunakan sarana digital (Santoso, 2. Pemasaran produk melalui Instagram dan Facebook Konten yang menarik dan interaktif Publikasi foto produk di akun media sosial secara intensif. Algoritma media sosial adalah 121 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 menaikkan akun media sosial yang memiliki traffic tinggi, karena itu publikasian foto produk secara intensif akan membantu mempertemukan pelaku UMKM dengan target konsumennya di media sosial. Penggunaan media sosial juga disesuaikan dengan segmen produk yang Penambahan stiker agar lebih menarik minat Melibatkan konsumen di dalam pemilihan produk yang dijual, melakukan edukasi dan pengenalan terhadap kualitas produk usaha secara intensif dan efektif di media sosial. Selain itu penggunaan kata-kata kreatif, penulisan copywriting yang baik dan menggunakan hastag yang sesuai produk akan lebih memudahkan konsumen menemukan produk. Dengan hal ini nantinya akan terbentuk kesadaran merek dan dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk yang dicari. UMKM Klepon Pemasaran produk melalui Facebook 122 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Pemasaran produk klepon melalui facebook yang dapat dilakukan untuk menjangkau konsumen adalah dengan memanfaatkan grupgrup yang tersedia di facebook khususnya grup seputar makanan. Mempromosikan produk yang harus sesuai dengan produk kita sehingga target pasarnya akan sesuai. Di Facebook juga marketplace yang bisa digunakan untuk melakukan promosi. Penambahan fasilitas sebagai penunjang mempromosikan produk Fasilitas sebagai penunjang mempromosikan produk tersebut adalah dengan pemasangan banner di gerobak untuk berjualan agar terkesan lebih menarik, selain banner juga memberikan daftar menu produk Klepon dan pembuatan kartu nama untuk memudahkan pelanggan agar mudah ketika ingin order untuk acara-acara penting bisa menghubungi UMKM Klepon. 123 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Strategi digital marketing dianggap sebagai solusi para pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan di era pandemi, hal ini karena digital marketing memiliki Pertama. Mampu menghubungkan produsen dan konsumen melalui dunia Digital marketing dapat menghubungkan tanpa perlu melakukan tatap muka, bahkan tanpa perlu tahu siapa konsumen yang menghubungi. Jejak rekam digital yang akan menyimpan data konsumen untuk selanjutnya dikelola oleh pelaku UMKM. Kedua. Menghasilkan tingkat penjualan yang lebih tinggi karena penggunaan digital marketing semakin meminimalisir batasan jarak dan waktu. Tidak perlu ada waktu yang dihabiskan konsumen untuk mendatangi toko, hanya dengan jari tangan pembelian produk bisa dilakukan saat itu juga. Ketiga. Menghasilkan keuntungan yang nominalnya lebih besar daripada biaya promosi yang telah 124 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Inilah salah satu hal utama yang didapat dari pelaku UMKM yang menggunakan digital marketing. Keempat. Memberikan peluang yang lebih luas kepada para pelaku UMKM untuk melakukan branding produknya sehingga dikenal lebih luas dan mendapatkan tempat tersendiri di hati konsumen (Zakiah, 2. SIMPULAN Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka bahwa untuk mempertahankan kelangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan pemanfaatan digital marketing merupakan strategi yang sangat tepat di tengah pandemi covid-19. Namun membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dan memberikan dampak pada peningkatan Pemanfaatan media digital dalam pengembangan UMKM terbukti bermanfaat dan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Oleh karena itu, strategi digital marketing bagi pelaku UMKM menjadi salah satu solusi yang tepat dan tidak bertentangan dengan kebijakan di era pandemi. Selain itu, strategi digital marketing juga diharapkan untuk memenangkan persaingan di era pandemi. Dengan demikian peserta dapat mengetahui lebih jauh strategi pemasaran yang tepat dengan branding serta digitalisasi 125 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 produk, baik selama maupun pandemi dan sesudah masa DAFTAR PUSTAKA