Journal Physical Health Recreation (JPHR) Volume 4 Nomor 2 Mei 2024 https://jurnal. id/index. php/JP e-ISSN : 2747- 013X Analisis Keseimbangan Dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Passing Pemain Family 99 Futsal Club Analysis Of The Balance And Coordination Off The Ankles On The Passing Abilities Off Players Family 99 Futsal Club La Kamadi1. Ishak Bachtiar2 . kamadi@unm. id1, ishak. bachtiar@unm. Universitas Negeri Makassar. Jl. Pettarani. Tidung. Kec. Rappocini. Kota Makassar. Sulawesi Selatan 90222 1. Universitas Negeri Makassar. Jl. Pettarani. Tidung. Kec. Rappocini. Kota Makassar. Sulawesi Selatan 902222 Abstract. Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui . Ada hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Ada hubungan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Ada hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Family 99 Futsal Club sebanyak 55 orang, sedangkan sampelnya adalah sampling acak yang berjumlah 30 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes keseimbangan dinamis. Mitchell Soccer Test dan passing-stopping. Teknik analisis data yaitu dengan analisis regresi . Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh diantaranya . Ada hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, sebesar 22,9%, dengan nilai . = 0,478 (Pvalue= 0. 008< 0,. Ada hubungan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, sebesar 30,5%, dengan nilai . = 0,552 (Pvalue= 0. 002< 0,. Ada hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Clu, sebesar 48,7%, dengan nilai . = 0,698 (Pvalue= 0. 000< 0,. Keywords: Keseimbangan. Koordinasi Mata Kaki. Passing Dan Olahraga Futsal. 1 Pendahuluan Futsal adalah olahraga permainan yang hampir seperti sepak bola. Perbedaan hanya terletak pada lamanya waktu bermain antara futsal dan sepak bola, meskipun strategi dasarnya tetap sama. Secara garis besar futsal dan sepak bola adalah sama yaitu permainan dimana keduanya menggunakan kaki dan diperbolehkan menggunakan kaki dan tangan untuk menghentikan sebuah gawang kecuali untuk penjaga gawang (Isnanto, 2019: . Futsal dapat digambarkan sebagai permainan kompetitif yang dimainkan oleh dua tim Setiap tim terdiri dari lima pemain yang memainkan dua ronde permainan. Untuk meraih kemenangan, olahraga futsal ditujukan untuk merangkai perpaduan individu pemain yang tergabung dalam satu regu. Dalam mencapai tujuan tersebut, kebersamaan dan kerjasama tim menjadi hal yang penting (Mulyono, 2014: . Permainan futsal merupakan olahraga yang sudah popular di Indonesia, namun perkembangan prestasi futsal Indonesia nampaknya masih kurang dapat berkembang. Kurang berkembangnya futsal Indonesia terlihat pada minimnya prestasi timnas Indonesia pada gelaran turnamen antar negara baik dalam benua ataupun antar benua. Hal ini juga terlihat masih minimnya pembinaan permainan futsal yang tepat untuk usia dini di daerah-daerah yang membuat sumbangan pemain ke timnas menjadi terbatas (Yogaswara, 2. Permainan futsal berkembang pesat di Sulawesi Selatan khususnya di kota Makassar, kebanyakan pemain-pemain futsal usianya masih muda, sehingga kemungkinan dapat berkembang cukup besar. Sayangnya minimnya wadah pembinaan yang kurang menjadikan perkembangan futsal daerah menjadi sedikit terhambat. Perlu mengambil langkah- langkah kongkret untuk menunjang terhadap peningkatan prestasi futsal. Langkah-langkah yang perlu dilakukan diantaranya yaitu pelatihan, peningkatan pengadaan prasarana dan sarana, pemanduan bakat, peningkatan kualitas pembinaan dan sebagainya yang dapat menunjang peningkatan kualitas dan prestasi dalam permainan futsal (Hanafi, 2. Futsal adalah permainan tim, sehingga koordinasi merupakan syarat dalam permainan futsal yang harus dipenuhi oleh setiap pemain, karena dalam permainan tim, kemenangan tidak dapat dicapai secara individu. Selain itu, penting bagi pemain futsal untuk memiliki kebugaran jasmani yang baik, teknik dasar yang baik, dan pola pikir persaingan yang baik (Purba, 2. Dalam permainan futsal dimana pemain memberikan umpan atau operan pendek kepada salah satu rekan satu timnya, passing merupakan teknik sederhana yang penting untuk dipelajari dan disempurnakan oleh pemain. Teknik passing bola ini sangat penting untuk dipelajari oleh setiap pemain karena dibandingkan dengan operan lambung yang jarang digunakan di lapangan berukuran kecil, teknik ini sangat banyak digunakan dalam permainan (Isnanto, 2019: . Passing atau Mengoper bola dilakukan agar bola tetap terlihat saat mencari lubang untuk membongkar pertahanan lawan. Mengoper bola dengan cepat dan benar akan membuat lawan anda kesal dan bingung karena Anda harus berlari-lari untuk mencuri bola (Mulyono, 2014: . Dalam permainan futsal maupun sepakbola, passing umumnya dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam. Selain itu, passing juga dilakukan dengan menggunakan kaki bagian luar, tumit, serta ujung kaki (Mulyono, 2014: . Menurut Ismaryati . 8: . Keseimbangan dibagi menjadi dua jenis: keseimbangan statis dan dinamis. Kemampuan mempertahankan keadaan tunak dalam keadaan diam adalah kesetimbangan statis, sedangkan kesetimbangan dinamis adalah kemampuan untuk mempertahankan keadaan keseimbangan dalam bergerak, seperti berlari, berjalan, memantul. Konsistensi keseimbangan dinamis bergantung pada sistem saluran simisirkuler, persepsi kinestetik, tendon dan sendi, persepsi visual gerakan, dan keterampilan koordinasi. Karena digunakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti berjalan kaki, berlari, sebagian besar olahraga dan permainan, keseimbangan adalah keterampilan yang berharga (Syarif, 2. Koordinasi sebagai hubungan yang harmonis dari hubungan saling pengaruh diantara kelompok Ae kelompok otot melakukan kerja, yang ditunjukkan dengan berbagai tingkat keterampilan (Ismaryati, 2018: . Keberhasilan passing dalam permainan futsal tidak hanya ditentukan kemampuan gerak saja, tetapi koordinasi mata-kaki juga memepengaruhi atas kemampuan passing pada individu pemain. Dengan koordinasi mata kaki yang baik pemain dapat membaca pergerakan teman dan lawan serta gerakan pada sentuhan saat melakukan passing dalam permainan futsal (Hasanuddin, 2. Tetapi menurut pengamatan peneliti selama ini, masih terdapat banyak kekurangan yang terdapat pada pemain Family 99 Futsal Club. Anggapan peneliti karena pemain tersebut tidak memiliki koordinasi mata kaki dan keseimbangan yang baik sebagai pendukung penguasaan kemampuan passing dalam permainan futsal. Kelemahan yang terdapat pada pemain Family 99 Futsal Club harus segera diperbaiki, sebab jika tidak maka akan menjadi masalah yang dapat menghambat perkembangan dan prestasi dimasa yang akan datang. Menurut Asmar Jaya . 8: . Futsal diciptakan di Montevideo. Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Saat Piala Dunia digelar di Uruguay. Olahraga baru itu dinamai futebol de salao . ahasa Portugi. atau futbol sala . ahasa Spanyo. yang maknanya sama, yakni sepakbola ruangan yang sekarang lebih terkenal dengan nama futsal. Sedangkan menurut Justinus Laksana . 2: . Pada tingkat dunia, futsal pertama kali diprakarsai oleh Federasi Futsal Amerika Serikat (FIFUSA), kejuaraan pertama kali digelar pada tahun 1982 di Sao Paulo. Brazil dengan Brazil sendiri yang keluar menjadi juara pertama. Teknik passing salah satu teknik yang sangat mendukung pemain dalam permainan Menurut Mikanda Rahmani . Passing merupakan teknik mengoper bola dari satu pemain kepada pemain lain dalam satu tim. Mengoper bola dalam futsal harus dengan kecepatan tinggi karena lapangan futsal tidak terlalu luas sehingga seluruh gerakan yang lambat dapat dipotong lawan. Bagian kaki yang digunakan untuk passing adalah kaki bagian dalam. Sebagaimana menurut Syarif Hidayat . 4: . Keseimbangan yaitu kemampuan seseorang untuk mempertahankan posisi tubuh baik dalam keadaan kondisi fisik maupun dinamik. Pada permainan futsal keseimbangan yang diperlukan merupakan keseimbangan dinamis. Keseimbangan dinamis menurut Syarif Hidayat . 4: . adalah kemampuan seseorang untuk mempertahankan posisi tubuhnya pada waktu bergerak Widyastuti . 1: . , menyatakan bahwa koordinasi merupakan kemampuan untuk melakukan gerakan atau kerja dengan tepat dan efisien. Koordinasi menyatakan hubungan harmonis berbagai faktor yang terjadi pada suatu gerakan. Tentunya dengan tingkat koordinasi yang dimiliki seseorang, maka orang tersebut mampu melakukan gerakan- gerakan secara Gerak efisien diartikan dengan kemampuan untuk melakukan gerak dengan mudah, lancar dalam merangkai gerakannya, dan memiliki irama yang terkontrol dengan baik. Indra mata sebagai alat untuk menerima rangsangan penglihatan sehingga mampu mengenal pristiwa yang terjadi disekitarnya berfungsi untuk membantu mengarahkan anggota tubuh lainnya melakukan aktivitas gerak seperti mengarahkan anggota tubuh lainnya melakukan aktivitas gerak seperti mengarahkan kaki untuk berjalan, mengarahkan tangan untuk mengambil sesuatu. 2 Metode Penelitian ini merupakan jenis deskriptif kuantitatif dengan penelitian korelasi . orrelational researc. Menurut Sukardi . 9: . penelitian korelasi adalah suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data guna menentukan, apakah ada hubungan antara dua variabel atau lebih. ,yaitu: keseimbangan dan koordinasi mata kaki sebagai variabel bebas dan kemampuan passing sebagai variabel terikat. Populasi adalah semua hal yang akan diteliti, baik itu berupa obyek atau benda tidak hidup atau berupa subyek atau manusia atau perangkat sosial yang tersedia dalam sebuah penelitian (Rahmadani et al. , 2. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Family 99 Futsal Club sebanyak 55 orang. Sampel adalah metode apa pun yang digunakan untuk mengidentifikasi sampel untuk tujuan penelitian (Purba et al. sampel yang digunakan yaitu pemain Family 99 Futsal Club sebanyak 30 orang, teknik yang digunakan yaitu simple random sampling. Adapun desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasional. Desain penelitian ini berawal dari masalah yang bersifat kuantitatif dan membatasi permasalahan yang ada pada rumusan masalah. Rumusan masalah dinyatakan dalam kalimat pertanyaan, selanjutnya peneliti menggunakan teori untuk menjawabnya. Keseimbangan (X. Passing . Koordinasi Mata Kaki (X. Gambar 1. Desin penelitian (Sumber: Sugiyono, 2015:. Instrumen penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data-data yang sesuai dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan pengukuran. Tes adalah suatu instrumen yang digunakan untuk mendapatkan suatu informasi tentang individu atau objek-ojek. Pengukuran adalah suatu proses pengumpulan informasi (Haryono, 2008:. Untuk memperoleh data penelitian, maka dilakukan tes lapangan sesuai dengan kebutuhan penelitian ini yaitu tes keseimbangan dinamis AuModifikasi Bass TestAy, untuk data keseimbangan, tes AuMitchell Soccer TestAy untuk data koordinasi mata- kaki, tes Passing Stopping untuk mengukur kemampuan passing. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah berupa analisis deskriptif, uji normalitas data dan analisis inferensial 3 Hasil Hasil analisis data untuk mengemukakan tentang temuan atau hasil penelitian yaitu analisis keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Analisis data deskriptif dimaksud untuk mendapatkan gambaran umum data Deskripsi data dimaksudkan untuk dapat menafsirkan dan memberi makna tentang data tersebut. Tabel 1. Hasil analisis deskriptif keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Variabel Keseimbangan Koordinasi Mata Kaki Range Std. Deviasi Mean Kemampuan Passing Tabel diatas dijelaskan sebagai berikut : Data nilai hasil uji keseimbangan dengan nilai jumlah sampel (N) 30, range/ rentang 30, nilai minimum 70, maksimum 100, nilai std. deviasi 9,353, nilai mean . ata-rat. 85,67. Data nilai hasil uji koordinasi mata kaki dengan nilai jumlah sampel (N) 30, range/rentang 9, nilai minimum 20, maksimum 29, nilai std. deviasi 2,193, nilai mean . ata-rat. 24,13. Data nilai hasil uji kemampuan passing dengan nilai jumlah sampel (N) 30, range/rentang 7, nilai minimum 10, maksimum 17, nilai std. deviasi 2,063, nilai mean . ata-rat. 13,13. Tabel 2. Hasil uji normalitas keseimbangan, koordinasi mata kaki dan kemampuan passing Variabel Keseimbangan Koordinasi Mata Kaki Kemampuan Passing KS-Z Asymp Ket Normal Normal Normal Tabel diatas menunjukkan bahwa dari hasil pengujian normalitas data dengan menggunakan uji Kolmogorov smirnov menunjukkan hasil sebagai berikut: Data keseimbangan diperoleh Kolmogorov-Smirnov 0. Asymptot. Sig 0. 200 (P>0. maka dapat dikatakan bahwa data tersebut mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Data koordinasi mata kaki diperoleh Kolmogorov-Smirnov 0. 109,Asymptot. Sig 200(P>0. , maka dapat dikatakan bahwa data tersebut mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Data kemampuan passing Kolmogorov-Smirnov 0. 142,Asymptot. Sig 0. 127 (P>0. , maka dapat dikatakan bahwa data tersebut mengikuti sebaran normal atau berdistribusi normal. Tabel 3. Hasil uji analisis korelasi keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Variabel Hubungan Keseimbangan terhadap Kemampuan Passing Pearson Corelasi P(Sig. Keterangan Ada Hubungan Berdasarkan tabel di atas dapat dikemukakan adalah dari data variabel keseimbangan terhadap kemampuan passing diketahui bahwa nilai koefisien korelasi Pearson antara variabel keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club yaitu . = 0,478 dengan signifikansi sebesar 0,008 . <0,. Jadi terdapat hubungan antara keseimbang terhadap kemampuan passing pada pemain Family 99 futsal club. Tabel 4. Hasil uji analisis korelasi koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Variabel Pearson Corelasi P(Sig. Keterangan Hubungan Koordinasi Mata Kaki terhadap Kemampuan Passing Ada Hubungan Berdasarkan tabel di atas dapat dikemukakan adalah dari data variabel koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing diketahui bahwa nilai koefisien korelasi Pearson antara variabel koordinasi mata kaki yaitu . = 0,552 dengan signifikansi sebesar 0,002 . <0,. Jadi terdapat hubungan antara koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pada pemain Family 99 futsal club. Tabel 5. Hasil uji analisis regresi apakah keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Model Summary Model R Square Sig Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa hasil uji regresi adalah dari data uji regresi hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, memperoleh nilai R=0. 698 dan Rsquare 0. 487 jika dipersentasekan menjadi 7% dengan nilai sig 0. dapat di artikan hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, sebesar 48,7%. 4 Pembahasan Penelitian ini menguji peranan antara variable keseimbangan (X. , dan koordinasi mata kaki (X. , terhadap kemampuan passing (Y) pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan deskripsi hasil analisis data dan pengujian hipotesis penelitian yang telah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa ada peranan keseimbangan dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Secara terperinci pembahasan masing-masing peranan variable keseimbangan keseimbangan (X. , dan koordinasi mata kaki (X. , terhadap kemampuan passing (Y) futsal dapat dilihat dibawah ini: ada hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Dari hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasinya (R) 0,478 dalam kategori tinggi dengan nilai probabilitas 0. 008 < 0. sedangkan nilai R square . 229 yang berarti keseimbangan memberikan peranan sebesar 22. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan merupakan komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan passing bola pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan penjelasan diatas, keseimbangan sangat berperan penting dalam kemampuan passing melihat dari pelaksanaan passing yang telah dilakukan pada saat penelitian benar adanya bahwa keseimbangan bisa menjadi indicator untuk akurasi passing. Maka semakin tinggi keseimbangan yang dimiliki pemain berarti semakin tinggi pula kemampuan passing yang dilakukan pemain, hal ini didukung oleh Ismaryati . keseimbangan di bagi menjadi dua macam yakni keseimbangan statis dan dinamis. Keseimbangan statis adalah kemampuan mempertahankan keadaan seimbang dalam keadaan diam, sedangkan keseimbangan dinamis adalah kemampuan mempertahankan keadaan seimbang dalam keadaan bergerak, misalnya berlari, berjalan, melambung dan sebagainya. Sesuai dengan teori yang telah dikemukakan dalam kerangka pikir penelitian bahwa keseimbangan merupakan kemampuan seseorang untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mengalami gerakan yang dapat membuat posisi tubuh seseorang menjadi tidak terkontrol dalam posisi yang diinginkan, maka dapat disimpulkan bahwa semakin lama keseimbangan yang dimiliki seorang pemain berarti semakin tinggi pula tingkat kemampuan passing yang dilakukan pemain, dan semakin rendah waktu keseimbangan pemain maka semakin rendah pula kemampuan passing yang dilakukan pemain Peranan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Dari Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa ada peranan yang signifikan antara koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasinya (R) 0,552 dalam kategori tinggi dengan nilai probabilitas 0,002 < 0. Sedangkan nilai R square . yaitu 0,305 hal ini berarti koordinasi mata kaki memberikan peranan sebesar 30. 5% Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi mata kaki merupakan komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan passing bola pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan penjelasan diatas, koordinasi mata kaki sangat berperan penting dalam kemampuan passing melihat dari pelaksanaan passing yang telah dilakukan pada saat penelitian benar adanya bahwa koordinasi mata kaki bisa menjadi indicator untuk akurasi passing. Maka semakin bagus koordinasi mata kaki yang dimiliki pemain berarti semakin akurat pula kemampuan passing yang dilakukan pemain, sebagaimana yang telah dikemukakan pada kerangka berfikir bahwa koordinasi mata kaki merupakan elemen yang ada pada kemampuan Mata melihat bola dan mengarahkan bola agar kearah mana yang akan kita inginkan, sedangkan kaki sebagai alat untuk melakukan gerakan untuk menendang bola. Koordinasi dengan kemampuan tendangan dikaitkan dengan keterpaduan antara gerakan kaki, mata dan didukung oleh kemampuan intelegensi untuk melakukan olah gerak sesuai dengan situasi yang Tanpa ditunjang oleh koordinasi yang baik seorang pemain tidak akan tepat untuk menentukan arah passing dengan baik. Oleh karena itu dengan memiliki keseimbangan yang baik maka dapat menghasilkan tekhnik passing yang baik. Peranan keseimbangan dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Dari hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa ada peranan yang signifikan antara keseimbangan dan koordinasi mata kaki secra bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasinya (R) 0,698 dalam kategori tinggi dengan nilai probabilitas 0,000 < 0. Sedangkan nilai R square . yaitu 0,487 hal ini berarti keseimbangan dan koordinasi mata kaki memberikan peranan sebesar 48. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan dan koordinasi mata kaki memberikan kontribusi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan passing bola pemain Family 99 Futsal Club. Berdasarkan penjelasan diatas maka sudah jelas, bahwasanya apabila pemain memiliki keseimbangan dan koordinasi mata-kaki yang baik maka pemain tersebut mampu melaksanakan passing yang baik pula. Sebagaimana yang telah dijelaskan pada kerangka berfikir bahwa permaian futsal terutama dalam hal menendang bola atau passing tidak semata menendang melainkan harus dengan tekhnik yang baik dan benar dan koordinasi yang baik serta dapat ditunjang dengan keseimbangan yang baik. Karena walaupun teknik bagus tidak akan ada gunanya apabila koordinasi mata kaki dan keseimbangannya tidak mendukung. Jadi dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang memiliki keseimbangan dan koordinasi mata kaki yang baik, ternyata dapat membantu pada saat melakukan teknik passing, oleh karena itu dengan memiliki keseimbangan dan koordinasi mata kaki yang baik maka dapat menghasilkan teknik passing yang baik. 5 Kesimpulan Berdasarkan hasil data dan pembahasan dari penelitian ini maka dapat disimpulkan ada hubungan keseimbangan terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, sebesar 22,9%, dengan nilai . = 0,478 (Pvalue= 0. 008< 0,. , ada hubungan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Club, sebesar 30,5%, dengan nilai . = 0,552 (Pvalue= 0. 002< 0,. dan ada hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama terhadap kemampuan passing pemain Family 99 Futsal Clu, sebesar 48,7%, dengan nilai . = 0,698 (Pvalue= 0. 000< 0,. References