Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniuora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Mukmin Suprayogi 1 Abstract This research is about tracing alumni by taking the research subjects of the alumni of Study Program of IPI FAH UIN Jakarta in the year 2008-2011. The objectives to be achieved in this study are universities in which the title takes the object of research in the FAH Library. The objectives to be achieved in this research are: . To find out the profile of graduates of the IPI. Program 2008 2011 in getting their jobs, . To find out the curriculum implementation carried out by the IPI in the learning process, . To get input or suggestions given by alumni for the development of IPI in the The method used to conduct this research is descriptive with a quantitative approach. The population in this study were IPI alumni, while data collection techniques were carried out through questionnaires to 49 respondents. The results obtained from this study indicate that . most of them have received work in accordance with the library science qualification in less than three months, even among them get a job before the thesis examination session, . ) Most of them assessed that the curriculum carried out by IPI was in accordance with their needs in the field of employment, . The alumni wanted computer-based courses to be offered to students. Keywords : Tracer Study. Library Study Program. Alumny. Abstraks Penelitian ini tentang penelusuran alumni dengan mengambil subjek penelitian para alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008-2011. Tujuan penelitian ini adalah perguruan tinggi sebagaimana tersebut dalam judul adalah: . Untuk mengetahui profil lulusan Prodi IPI tersebut dalam mendapatkan pekerjaannya, . Untuk mengetahui penerapan kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI dalam proses belajarnya, . Untuk mendapatkan masukan yang diberikan oleh para alumni untuk pengembangan Prodi IPI mendatang. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni Prodi IPI, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . sebagian besar lulusan Prodi IPI telah memperoleh pekerjaa sesuai dengan kualifikasi pendidikan ilmu perpustakaan dalam tempo kurang daripada tiga sebulan, bahkan diantaranya mendapat pekerjaan sebelum sidang ujian skripsi, . Sebagian besar alumni Prodi IPI menilai kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI telah sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan kerja, . Para alumni menghendaki mata kuliah berbasis komputer ditawarkan kepada peserta didik, baik dalam bentuk proses belajar formal kuliah, atau pun non-formal. Kata Kunci : Penelusuran Alumni. Prodi IPI. Alumni. Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Jakarta. msyogi@uinjkt. Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . Pendahuluan untuk wawancara paket penghasilan Ide sentral tema penelitian ini berangkat yang pantas untuknya. dari dari ketertarikan peneliti membaca Program Studi Ilmu Perpustakaan Standar 3 tentang mahasiswa dan lulusan. dan Informasi Fakultas Adab dan Standar ini terkandung di dalam Naskah Humaniora Universitas Islam Negeri Akademik dari pedoman penyusunan Syarif Hidayatullah Jakarta . elanjutnya borang akreditasi program studi disebut dengan Prodi IPI FAH UIN . elanjutnya disebut prod. Pedoman Jakart. merupakan salah satu lembaga yang diterbitkan oleh Badan Akreditasi pendidikan dan pengajaran di bidang Nasional ini menyebutkan bahwa prodi ilmu perpustakaan, informasi dan sarjana harus memiliki sistem seleksi dokumentasi di Indonesia. Prodi yang yang andal, akuntabel, transparan mulai beroperasi sejak tahun 1999 ini dan dapat dipertanggungjawabkan telah melahirkan pustakawan muslim kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah tersebar keberadaannya di . Standar ini juga seluruh tanah air. Semenjak berdirinya, menuntut Prodi harus memiliki fokus Prodi ini tidak pernah mengalami defisit dan komitmen yang tinggi terhadap mahasiswa, tetapi sebaliknya secara mutu penyelenggaraan proses akademik kuantitatif Prodi ini terus menunjukkan . endidikan, penelitian, dan pelayanan/ kemapanannya pengabdian kepada masyaraka. dalam 3 kelas parallel sejak tahun 2008. rangka memberikan kompetensi yang Laporan Dekan FAH UIN Jakarta, dibutuhkan mahasiswa untuk menjadi dalam sambutannya ketika membuka lulusan yang mampu bersaing. Rapat Kerja FAH UIN Jakarta di Menyimak amanat yang tersirat dari Bandung, 1 Februari 2016, saat ini Prodi pedoman di atas, sesungguhnya Prodi IPI semakin diperhitungkan dan dapat tidak hanya sekedar tidak hanya dapat dapat disejajarkan dengan Prodi papan meluluskan mahasiswanya, namun atas lainnya di lingkungan UIN Jakarta, para lulusannya yang biasa dikenal dengan rasio 1:13. Dalam sambutan dengan sebutan alumni, hendaknya yang disampaikan. Artinya, setiap calon memiliki kompetensi yang kiranya mahasiswa harus mampu mengalahkan mampu berkompetisi dengan alumni 13 calon lainnya Artinya, setiap calon lainya, baik dengan prodi sejenis mahasiswa harus mampu mengalahkan maupun dengan prodi-prodi lainnya. 13 calon. Ke depan Prodi diharapkan Apalagi kesempatan atau peluang mampu mengelola 4 kelas paralel. Jika kerja tidak mempersyaratkan dan setiap kelasnya berisi 30 mahasiswa, didominasi Prodi tertentu untuk maka jumlah mahasiswa yang diterima memperebutkan lahan kerja. Realitas setiap tahunnya adalah 120 mahasiswa. menunjukkan bahwa terjadi pergeseran kerja, misalnya sang alumni hanya dipersyaratkan mampu berkomunikasi aktif dalam bahasa asing, seperti: bahasa Inggris dan Mandari. , serta terbiasa informasi dan telekomunikasi, maka sang alumni niscaya akan dipanggil Harapan Dekan tersebut adalah hal yang wajar mengingat, animo masyarakat secara signifikan juga terus memperlihatkan kepercayaannya terhadap Prodi ini. Indikasinya antara lain: . terdapat dosen Prodi IPI berstatus suami istri yang sama-sama mengajar pada Prodi ini. alumni yang mendorong adiknya untuk mendaftar Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 sebagai calon mahasiswa Prodi IPI. ada dua orang bersaudara kandung yang masuk Prodi pada angkatan dan di kelas yang sama. dan yang terakhir dan paling signifikan adalah . terdapat seorang dosen Prodi IPI yang membiarkan putrinya sendiri untuk berkuliah pada Prodi ini . , dan berhasil lulus tepat dengan IPK 3,73 . Peneliti teringat pernyataan seorang ahli pendidikan dari UGM. Dr. Silvy Dewajani, dalam kunjungannya ke FAH UIN Jakarta tahun silam yang mengisyaratkan tentang salah satu kriteria penilaian terhadap kualitas Prodi, adalah keberanian dosennya membiarkan putra putrinya untuk kuliah pada prodi tersebut. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui profil lulusan Prodi IPI FAH UIN Jakarta di masa Dari penjelasan latar belakang dan identifikasi masalah di atas peneliti membatasi masalah penelitian tentang sebaran penelusuran para alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta dan daya serapnya di dunia kerja, khususnya para alumni tahun 2008-2011. Pembatasan masalah penelitian ini kemudian dituangkan ke dalam bentuk penelitian berjudul AyPenelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah JakartaAy. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Dalam konteks ini akan mendeskripsikan gejala atau fenomena yang berkaitan dengan penelusuran alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta. Dengan demikian variabel yang diambil hanya satu variabel saja, yakni penelusuran alumni. Adapun indikatorindikator penelitian antara lain: data pekerjaan para alumni, pendapatan alumni, masa tunggu mendapatkan pekerjaan, relevansi kurilkulum dengan tuntutan dunia kerja, skill yang perlu diperlukan dalam lapangan kerja. Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008 Ae 2011 dalam mendapatkan lembaga tempat alumni bekerja, posisi pekerjaan alumni, gaji pertama yang diperoleh, lama masa tunggu mendapat pekerjaan, dan kendala yang dihadapi mereka dalam memperoleh pekerjaan. Populasi dan Sampel Untuk penerapan Populasi dan Sampel Populasi dalam dilaksanakan penelitian ini adalah keseluruhan subyek Prodi IPI dalam proses belajarnya, memilki karakteristik yang berhubungan meliputi : relevansi kurikulum dengan alumni Prodi IPI FAH UIN dengan pekerjaan, mata kuliah yang Jakarta Angkatan 2008 sampai dengan dianggap mendukung pekerjaan 2011. Berdasarkan catatan yang peneliti alumni di lapangan, pengetahuan terima dari Prodi IPI FAH UIN Jakarta dan keterampilan yang perlu hingga saat proposal ini disusun jumlah ditambahkan dalam kurikulum, mahasiswa yang terdaftar pada tahun rangka akademik 2008 hingga 2011 adalah 273 mengembangkan Prodi IPI FAH mahasiswa, sedangkan yang telah lulus UIN Jakarta? sebanyak 196 mahasiswa. Selebihnya Untuk memperoleh masukan atau masih ada menyelesaikan kuliah dan saran-saran yang diberikan oleh menyusun skripsi, sisanya tidak berhasil para alumni untuk pengembangan melanjutkan dengan berbagai faktor. Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . Untuk jelasnya dapt dilihat pada tabel Tabel 1 Tabel 2 Populasi dan Sampel Penelitian Status Mahasiswa Prodi IPI FAH UIN Jakarta Tahun Akademik 2008 Ae 2011 Sumber: Dokumentasi Prodi IPI FAH UIN Jakarta Untuk mendapatkan besarnya sampel dalam penelitian ini, peneliti berpedoman besarnya persentase sampel yaitu 25%, sebagaimana dikatakan oleh Sugiyono. bahwa apabila sampel subyeknya kurang dari 100 diambil semua, sehingga penelitian merupakan penelitian polulasi. Sedangkan jika tingkat populasi besar atau lebih besar daripada 100 orang. Maka dapat diambil sampel sebanyak 20-25% atau lebih. Sesuai dengan lingkup penelitian, populasi atau wilayah data yang menjadi subjek penelitian ini adalah alumni Prodi IPI tahun 2008 Ae 2011 yakni 196 Mempertimbangkan keterbatasan waktu, tenaga dan biaya, maka peneliti merasa perlu menetapkan jumlah sampel sebanyak 25% dari jumlah populasi. Jadi sampel yang akan diambil adalah 25% dari 196 orang adalah 49 responden. Untuk memudahkan perhitungan hasil penelitian dari 49 orang dibagi lagi ke dalam 4 angkatan, sebagai berikut: Kajian mengenai penelusuran lulusan . racer stud. adalah faktor penting dari aktivitas sebuah lembaga pendidikan. Melalui penelusuran lulusan akan diperoleh berbagai informasi penting yang sangat bermanfaat bagi lembaga pendidikan yang bersangkutan, bagi para lulusan, dan juga lembaga-lembaga lain yang terkait dengan penyelenggaraan Tracer study memungkinkan sebuah lembaga pendidikan melacak kondisi lulusan yang dihasilkan dan dari informasi yang diperoleh dapat diambil berbagai kebijakan dan tindakan yang memberikan manfaat bagi para lulusan dan bagi pengembangan lembaga yang Salah satu manfaat penting dari penelitian tracer study adalah diperolehnya informasi tentang relevansi program pendidikan yang diselenggarakan dengan kebutuhan Studi penelusuran . racer stud. secara bahasa dapat diartikan kajian Secara bebas istilah ini bermakna suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui suatu hal dengan cara menelusuri atau melacak. Tidak terdapat teori-teori tentang istilah ini, yang ada metode atau teknik yang mendukung pelaksanaan suatu kegiatan Finch mengemukakan bahwa studi penelurusan bertujuan untuk mengetahui mobilitas tamatan dan kepuasan tamatan terhadap Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 Mobilitas tamatan dapat dilihat dari mobilita karir, baik secara vertikal maupun horizontal. Mobilitas karir secara vertikal dapat ditelusuri melalui jenjang jabatan pekerjaan yang diperoleh tamatan sedangkan mobilitas horizontal ditelusuri melalui banyaknya tamatan yang melakukan perpindahan tempat kerja. Berdasarkan hasil penelusuran lulusan, sekolah dapat melakukan berbagai tindakan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekolah yang bersangkutan. Pemanfaatan hasil studi penelusuran juga memungkinkan sekolah melakukan perubahan dan penyesuaian sehingga sustainabilitas sekolah lebih menjamin. Seseorang dalam bidang tertentu bila ia mampu menunjukkan tindakan cerdas yang penuh tanggung jawab dalam bidang kepecayaan dari masyarakat. Oleh karena itu, kompeten tidaknya seseorang dalam pekerjaannya dapat diketahui melalui pendapat masyarakat yang dilayaninya dan orang yang memberi tugas kepadanya. Tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab merupakan tindakan yang dilakukan berdasarkan keputusan yang diambil dengan penuh Keputusan itu didasari oleh kemampuan atau kompetensi yang dalam Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 mengandung berbagai elemen yaitu: . landasan kepribadian, . penguasaan ilmu dan keterampilan, . kemampuan berkarya, . sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan pengetahuan yang telah dikuasai, serta . pemahaman kaidah kehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. Berkaitan Meyer. studi penelusuran menjadi tiga hal: . untuk memperbaiki pengajaran dan pembelajaran di sekolah, . untuk membantu alumni dalam mencari pekerjaan, dan . untuk mengumpulkan informasi penting sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki program. Penelusuran adalah kegiatan mencari informasi tentang hal yang belum diketahui dengan pasti. Informasi yang hendak digali dalam penelitian ini adalah tentang keberadaan alumni setelah meninggalkan bangku kuliah. Keberadaan alumni tersebut mencakup: masa tunggu alumni semenjak lulus sampai dengan mendapatkan pekerjaan pertama, . tempat bekerja alumni, . perkembangan karir alumni, . cara alumni mengembangkan kemampuan akademik, . kepuasan stakeholders atas kinerja alumni, . kepuasan alumni atas kinerja program studi, . harapan stakeholders atas kinerja program studi, dan . harapan alumni atas kinerja program studi. Sesungguhnya studi penelusuran alumni dapat dikatagorikan menjadi tiga aspek, yakni: . Untuk memperbaiki pendidikan dan pengajaran, . untuk membantu alumni memperoleh pekerjaan, dan . Untuk mengumpulkan informasi penting guna perbaikan program studi ke depan. Dari tiga aspek tersebut, selanjutnya Selanjutnya dapat diketahui secara rinci tentang mobilitas output . dan kepuasan lulusan terhadap pekerjaannya. Mobilitas lulusan dapat dilihat dari mobilitas karirnya, baik secara vertikal maupun secara horizontal. Mobilitas karier secara vertikal dapat ditelusuri melalui jenjang jabatan perkerjaan yang diperolehnya, sedangkan mobilitas horizontal ditelusuri melalui banyaknya lulusan yang melakukan perpindahan tersebut, tempat kerja. tujuan Pendapat senada diungkapkan Pucel Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . sebagaimana dikutip Slamet, disebutkan dengan pekerjaan, mata kuliah yang bahwa tujuan studi penelusuran adalah dianggap mendukung pekerjaan untuk mengetahui tentang: sejarah karir alumni di lapangan, pengetahuan dan lulusan, status karier/pekerjaan sekarang, keterampilan yang perlu ditambahkan dan penilaian lulusan terhadap program dalam kurikulum, dan seterusnya. pendidikan atas dasar pengalaman Hasil penelitian ini diharapkan kerja mereka1999: . Secara lebih dapat memberi masukan kepada rinci. Pucel menjelaskan bahwa tujuan Prodi IPI FAH UIN Jakarta tentang penelusuran alumni adalah sebagai kualitas lulusannya, tempat dan berikut: . Menentukan jumlah dan jenis jenis pekerjaannya, dan sejenisnya. pekerjaan yang dimasuki oleh lulusan. Dengan demikian dapat memudahkan . Mempelajari sejauh mana lulusan Prodi ini dalam mengembangkan telah menerapkan pendidikannya di kurikulum yang kiranya relevan lapangan, . Menentukan sejauh mana dengan kebutuhan dunia lapangan mobilitas lulusan dalam pekerjaan, . Mendapatkan informasi dari lulusan tentang manfaat program yang dikaitkan B. Pembahasan dengan pekerjaannya, . Menemukan sejauh mana lulusan berkeinginan untuk Penelitian ini ingin mengetahui profil lulusan Program Studi Ilmu melanjutkan pendidikannya. Perpustakaan dan Informasi FAH UIN Pendapat para ahli di atas menunjukkan Jakarta angkatan 2008 Ae 2011 mendapat bahwa studi penelusuran dilaksanakan pekerjaannya, meliputi: data pekerjaan yang diperoleh dari para alumni, kisaran pengembangan program studi, sehingga pendapatan setiap bulannya. prodi dapat terus ditingkatkan dan tunggu alumni memperoleh pekerjaan. Dengan mencermati perjalanan karir para alumni akan kompetensi dengan tuntutan dunia tampak jelas bahwa studi penelusuran kerja, masukan konstruktif dari para alumni dalam rangka pengembangn lembaga-lembaga pendidikan dapat Prodi IPI FAH UIN Jakarta di masa meningkatkan kualifikasi para lulusan mendatangkondisi alumni Program yang siap memasuki dunia kerja. Studi Ilmu Perpustakaan Ada dua Kontribusi yang diharapkan dari pertanyaan penelitian yang kemudian penyusunan penelitiani ini adalah: dituangkan ke da. lam rumusan penelitia. Tersedianya informasi tentang yakni: Bagaimana kondisi para alumni profil mahasiswa Prodi IPI nAngkatan dalam memperoleh pekerjaan? dan 2008-2011, khususnya yang terkait sejauh mana kurikulum yang telah dengan keberadaan mereka di mereka terima semasa mereka masih masyarakat, seperti: tempat mereka mengikuti pendidikan. bekerja, posisinya, dan seterusnya. Tersedianya informasi yang jelas berupa masukan yang terkait kurikulum yang dilaksanaka oleh Prodi IPI dalam proses belajarnya, antara lain: relevansi kurikulum Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menyiapkan beberapa pertanyaan kepada responden. Pertanyaan yang terkait dengan rumusan penelitian pertama, tentang pekerjaan, meliputi: jenis lembaga tempat alumni bekerja. Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 . Posisi pekerjaan alumni, . Gaji pertama yang diterima, . Lama masa tunggu mendapat pekerjaan,dan . Hambatan yang mereka hadapi dalam memperoleh pekerjaan. Sedangkan pertanyaan untuk menjawab rumusan penelitian kedua, tentang kurikulum, meliputi: . relevansi kurikulum dengan pekerjaan, . mata kuliah yang dianggap mendukung pekerjaan alumni di lapangan, . pengetahuan dan keterampilan penting yang perlu . Saran- saran penting untuk pengembangan program studi dan Dinamika Prodi IPI Pekerjaan Alumni Pertanyaan pertama yang diajukan kepada mereka terkait dengan pekerjaan adalah dimana mereka bekerja. Sejumlah alternatif jawaban disiapkan untuk dipilih oleh mereka, mulai dari lembaga pemerintah sampai dengan Hasil angket yang diperoleh dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 3 Jenis Lembaga Tempat Bekerja Berdasarkan tabel di atas penyebaran Prodi IPI membanggakan, umumnya mereka diterima di masyarakat. Dari hasil angket yang disebarkan kepada para alumni, bidang pekerjaan alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta hampir setengahnya . ,9%) bekerja di sektor pendidikan dan penelitian, dan sebagian kecil berkiprah di lembaga pemerintah, bahkan diantaranya ada yang telah menjadi PNS . ,2%), da ada pula bekerja di lembaga LSM . ,08%), dan tidak ada satupun yang bekerja di lembaga BUMN/BUMD. Namun demikian, sebenarnya terdapat alumni yang tidak masuk dalam lingkup penelitian ini yang bekerja di lembaga BUMN/BUMD. Walau tidak terlampau banyak, namun mampu mengisi dunia lapangan kerja. Belum lengkap rasanya, jika hanya mengetahui lokasi dimana mereka bekerja, tanpa mengethaui jabatan yang mereka sandang. Hal ini penting ditanyakan mengingat posisi pekerjaan juga memegang peranan Hasil penelitian tentang posisi mereka dapat dilihat pada tabel berikut Tabel 4 Posisi Pekerjaan Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . Tabel di atas menunjukkan bahwa sebagian besar . %) para alumni menduduki jabatan sebagai pustakawan yang tersebar di sejumlah perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, perpustakaan khusus, dan perpustakaan Yang menarik adalah ada alumni yang ditempatkan sebagai tenaga pengelola arsip . Sekalipun secara kuantitatif, jumlahnya tidak terlampau banyak, hanya 4,08%, namun keberanian mereka menerima tantangan tersebut patut diapresiasi, mengingat materi kuliah yang mereka peroleh selama mengikuti kuliah pada Prodi IPI hanya 1 semester, itu pun didominasi pada pengetahuan records management atau arsip dinamis, bukan arsip statis. Fenomena ini menunjukkan bahwa keingintahuan mereka . terhadap sesuatu yang baru cukup tinggi. Artinya, keinginan untuk belajar para alumni layak juga diapresiasi. Dengan berbekal durasi pendek bertajuk mata kuliah AuDasar-dasar KearsipanAy, mereka tampil percaya diri untuk menghadapi tantangan dunia kerja, demi menggapai asa masa depannya sebagai staf arsip. Gejala yang menunjukkan ketertarikan alumni kepada bidang kearsipan, sebetulnya sudah mulai tampak ketika mereka masih berstatus mahasiswa akhir, dan keinginan tersebut mereka tuangkan ke dalam proposal bertemakan kearsipan, antara lain: Pengelolaan Dokumen di Banmk Danamon (Diah Safitri, 2. Pengelolaan Arsip Dinamis di MUI Tangsel (Rizca Amelia Akbar, 2. Pengelolaan Dokumen Prosiding pada FAH UIN Jakarta (Muthia Fariza, 2. Pengolahan Arsip di UT (Faiz Zulmi Farisi, 2. , dan sebagainya pendapatan alumni pada saat mereka memulai karirnya. Ini patut ditanyakan untuk mengetahui hingga sejauh mana apresiasi masyarakat terhadap profesi pustakawan, dan apresiasi pustakawan terhadap profesinya sendiri. Realitas menunjukkan ketika seseorang diterima di suatu lembaga atau kantor, baik lembaga pemerintah atau pun swasta adalah kebanggaan. Betapa tidak! kita adalah petarung sejati setelah mengalahkan sekian banyak kandidat dengan serangkaian tes dan wawancara melelahkan, dan terkadang digempur dengan pertanyaan menjebak. Salah satu bentuk wawancara adalah penentuan gaji yang diinginkan. mempertaruhkan harga dirinya sebagai seorang profesional. Demikian pula dengan nilai seorang pustakawan, apakah dia memang profesional atau hanya sekedar tukang jaga buku. Tabel ini bisa dijadikan indikator untuk mengukur apakah pustakawan itu profesional atau lainnya Tabel 3 Gaji Pertama yang Diterima Peneliti juga ingin mengetahui tingkat kesejahteraan para alumni. Salah satu Dari tabel di atas, sebagian besar indikatornya adalah seberapa besar . ,3%), pendapatan rata-rata para Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 alumni Prodi IPI pada saat pertama kali diterima kerja adalah berkisar antara antara dua juta lima ratus ribu rupiah (Rp. sampai dengan lima juta rupiah (Rp. angka ini membuktikan bahwa pendapatan awal profesi pustakawan tidak terlampau jauh berbeda dengan profesi lainnya, seperti sekretaris, akunting, dan sejenisnya. Dengan perkataan lain, dapat pula telah mampu menilai bahwa tingkat profesionalitas nya telah sebanding Selain pendapatan yang mereka diterima, akan semakin lengkap jika tempat dan posisi mereka bekerja jika diketahui seberapa lama mereka menunggu mendapatkan posisi tersebut sejak kelulusan mereka. Hal ini penting ditanyakan untuk mengetahui urgensi posisi pustakawan sebagai pengelola informasi diserap oleh para stakeholder. Tabel berikut memperlihatkan masa tunggu alumni Prodi IPI ketika mendapatkan pekerjaan Tabel 4 Masa Tunggu Mendapat Pekerjaan Tabel di atas menunjukkan waktu yang dibutuhkan seorang alumni menunggu Sungguh membanggakan bagi siapa pun pihak yang bergerak di bidang pendidikan, termasuk Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Jakarta, melihat realitas bahwa peserta didiknya hampir seluruhnya . ,6%) memperoleh pekerjaan tanpa harus menunggu lama, istilah gaulnya GPL (Aogak pake lamaA. Sebagai pengelola Prodi pun, peneliti seringkali mendapat laporan dari para lulusan, sebagian dari mereka yang akan menjalankan sidang skripsi, sudah tercatat sebagai pegawai harian lepas pada sebuah instansi tertentu, seperti KPAK. BPAD. Perpustakaan Sekolah. TBM, dan seterusnya. Data di atas juga memperlihatkan, hanya sebagian kecil . ,3%) yang menunggu dalam rentang waktu tiga sampai dengan lima bulan. Masa tunggu yang relatif singkat ini sekaligus indikator bahwa tenaga pengelola perpustakaan dimana saja tetap eksis dan masih dibutuhkan. Kecepatan pekerjaan adalah indikasi hingga saat ini profesi pustakawan masih sangat dibutuhkan di hampir semua lembaga pemerintah maupun swasta, terutama institusi yang bergerak di bidang Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2008 yang mewajibkan setiap lembaga pendidikan wajib memiliki perpustakaan yang berstandar dan tenaga pengelola . Ketentuan ini tentu saja sangat mendorong setiap sekolah atau madrasah untuk memiilki Akhir dari pertanyaan yang berkaitan tentang pekerjaan ini adalah kendala atau hambatan apa saja yang kiranya dihadapi oleh para alumni dalam mewujudkan profil pustakawan yang profesional dan Sejumlah kendala telah peneliti antisipasi, selebihnya peneliti memberi peluang untuk mengisi kendala nyata di lapangan, dan hasil penelitiannya dapat disimak berikut ini. Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . Tabel 5 Hambatan Mendapat Pekerjaan Perpustakaan dan tenaga pengelolanya. Ketentuan ini pula yang memicu dugaan langkanya tenaga pengelola perpustakaan yang memiliki latar belakang pendidikan ilmu perpustakaan dan informasi di Indonesia. Pengalaman peneliti memiliki putri yang juga alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2011 . elesai 2015 dengan IPK 3,. telah memperoleh pekerjaan di KPAK Jakarta Barat sebelum diwisuda. Jadi, masa tunggu para alumni Prodi IPI rata 0 % di bawah 3 bulan, karena mereka telah menempati posisi sebagai pustakawan jauh sebelum mereka diwisuda. Berbicara kendala yang dihadapi seseorang dalam menghadapi sesuatu biasanya yang paling manusiawi. Semakin sedikit kendala yang dihadapi, maka semakin menghapus kendala nyata di lapangan. Tabel di atas mengindikasikan bahwa hanya sebagian kecil para alumni mengalami kendala atas 4 hal, antara lain: terbatasnya kerja . ,5%, penguasaan teknologi informasi . ,5%, dan kesulitan menyesuaikan diri . ,03%). Dan yang paling mengkhawatirkan adalah hampir setengah para alumni menghadapi kendala berkomunikasi dalam Bahasa asing . ,6%). Fenomena ino cukup memprihatinkan, mengingat saat ini kita telah memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang memiliki pola mengintegrasikan ekonomi ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade antar negara-negara anggota ASEAN. Dengan adanya MEA ini terdapat kesempatan yang sangat besar bagi para pencari kerja karena dapat banyak tersedia lapangan kerja dengan berbagai kebutuhan akan keahlian yang beraneka Selain itu, akses untuk pergi keluar negeri dalam rangka mencari Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 pekerjaan menjadi lebih mudah bahkan bisa jadi tanpa ada hambatan tertentu. MEA juga menjadi kesempatan yang bagus bagi para wirausahawan untuk mencari pekerja terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Para tenaga kerja Indonesia juga dapat bekerja di negara anggota ASEAN dengan bebas dan sesuai dengan keterampilan yang kurikulum, dan . Saran- saran penting untuk pengembangan program studi dan Relevansi kurikulum merupakan pertanyaan penting yang perlu ditanyakan kepada mereka. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui leboh jauh lagi aapakah pemberlakuan kurikulum telah memenuhi kebutuhan para alumni dalam mengarungi bahtera dinamika dunia Menyimak fenomena MEA di lapangan kerja real. Berikut ini adalah atas tampaknya para alumni Prodi IPI jawaban para alumni. akan mengalami kendala besar dalam Tabel 9 bersaing dengan derasnya arus tenaga Relevansi Pekerjaan dengan Kurikulum kerja yang datang dari Negara Asia Tenggara, karena mereka dengan bebas melamar pekerjaan di seluruh kawasan Adsia Tenggara. Jika hal ini, tidak segera diperbaiki, dikhawatir suatu saat alumni kita akan kalah bersaing dengan mereka. Oleh sebab itu, alumni IPI tidak hanya bersaing dengan pekerja asing, melainkan juga musti berhadapan dengan alumni IPI yang lain, seperti UI. UNPAD. Yarsi, dan sejenisnya. Kurikulum Prodi IPI Pada umumnya para alumni yang bekerja pada bidang yang masih ada kaitannya dengan ilmu Perpustakaan menyatakan bahwa kurikulum yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan di lapangan Sebagaimana telah disebutkan di atas, alumni Prodi IPI tersebar di sejumlah kelembagaan, dan hampir seluruhnya menduduki jabatan sebagai pustakawan, selebihnya ada yang yang tenaga arsiparis, dan sebagainya. Muncul keingintahuan peneliti untuk melihat lebih jauh lagi tenatang mata kuliah apa saja yang diajarkan kepada mereka, peratanyaan kurikulum ini, antara lain: Relevansi kurikulum dengan pekerjaan, . Mata kuliah yang dianggap mendukung pekerjaan alumni di lapangan, . Pengetahuan dan keterampilan penting yang perlu ditambahkan dalam Tabel di atas menunjukkan, sebagian besar para alumni menyatakan bahwa kurikulum yang diterapkan Prodi IPI FAH UIN Jakarta telah sesuai . ,3%) dengan kebutuhan mereka. Bahkan hampir setengah dari para alumni yang memilih sangat relevan . ,5%). Dengan jawaban tersebut, pengelola Prodi boleh berbangga terhadap apa yang telah diupayakan karena memang telah sesuai dengan misi pertama dan kedua, yakni: Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . cendekiawan yang memiliki kepakaran memberikan kontribusi nyata bagi dalam melakukan inovasi sesuai dengan pengembangan perkembangan teknologi dan kebutuhan berbasis pengetahuan dan teknologi dunia kerja. dan Menghubungkan dalam bidang ilmu perpustakaan dan dunia akademisi dan praktisi untuk informasi. Tabel 10 Mata Kuliah Pendukung Kerjaan Peneliti memberi keleluasaan kepada para alumni untuk menentukan pilihannya lebih dari pada satu, dengan harapan dapat terjaring jawaban mata kuliah apa saja yang mendukung pekerjaan mereka sebagai calon penbgelola Tabel di atas memperlihatkan bahwa mata kuliah yang berbasis pada komputer paling banyak memberikan kontribusi dalam memperlancar tugas rutin sebagai pustakawan. Hampir setengah . ,3%) para alumni memilih mata kuliah Aplikasi Tekonologi Informasi sebagai mata kuliah paling diminati karena banyak membantu tugas Disusul dengan mata kuliah yang dianggap sebagai mata kuliah yang dapat mendukung kelancaran tugas sebagai pustakawan, antara lain: Katalogisasi dan Klasifikasi . ,7%). Manajemen Perpustakaan . ,02%). Deskripsi Bibliografi . ,28%), selebihnya mereka memilih: Dasardasar Kearsipan . ,15%), dan Pengantar Ilmu Perpustakaan . ,74%). Dari tabel I ni dapat diketahui bahwa yang berminat dalam Bahasa asing masih sangat kecil porsinya, hanya 2,8%. Jadi, wajarlah ketika mereka memasuki dunia kerja mengalami kesulitan ketika harus berkomunikasi dalam Bahasa Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 asing tersebut. Tampaknya. Peneliti beranggapan, hendaknya Prodi lebih serius lagi untuk mencari bentuk yang paling cocok dengan mereka agar mereka lebih menyukai Bahasa asing. Sudah banyak contoh yang kiranya dapat ditiru dalam metode pengajarabn Bahasa Inggris, sehinga peserta didik akan merasa nyaman bercakap-cakap dalam Bahasa Inggris, sehingga lama kelamaan menjadi Bahasa sehari-hari. Dengan demikian diharapkan suiatu saa mereka bekerja, maka berkomunikasi dalam Bahasa Inggris tidak lagi menjadi Kelanjutan dari tabel di atas tentang mata kuliah yang dianggap pendukung, maka peneliti juga meinta pendapat mereka pengetahuan dan keterampilan yang kirfanya perlu ditambahkan dalam kurikulum. Dan, inilah pendapat para alumni tentang pengetahuan dan ketrampilan dimaksud ditambahkan dalam kurikulum. Tabel di atas sekaligus merupakan solusi paling ampuh untuk mengatasi kendala di lapangan, yakni kemampuan TI dan Bahasa Inggris. Hampir setengah dari para alumni menghendaki agar Prodi ke depan lebih menekankan pada aspek skill menguasai teknologi informasi . ,23%) dan kemampuan komunikasi dalam bahas Inggris . ,9%). Hanya sebagian kecil saja yang memilih peningkatan kemampuan teknis dalam menganalisis informasi . ,79%) dan kemampuan di bidang kearsipan dan dokumentasi . ,63%). Pilihan untuk menambah ketarmpilan di bidang kearsipan merupakan langkah maju, karena mereka telah menyadari akan pentingnya pengelolaan arsip di setiap Sebagai penutup Peneliti meminta kepada para alumni untuk memberikan masukannya kepada Prodi berupa saran-saran, sebagai berikut. Tabel 11 Pengetahuan & Keterampilan yang perlu diberikan Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . Tabel 12 Saran untuk Prodi IPI Dari tabel di atas ada tiga usulan yang dominan diusulkan oleh para alumni, yaitu: peningkatan skil di bidang perpustakaan . ,66%), peningkatan kegiatan yang sifatnya kolaboratif antara Prodi dengan alumni . ,66%), peningkatan kerjasama stakeholder & shareholder . ,33%). Tampaknya permintaan alumni tidak hanya ditekankan pada peningkatan kemampuan para alumni melalui berbagai kegiatan pelatihan, melainkan juga peningkatan pada kemampuan komunikasi, baik dengan pihak internal . ntara Prodi dengan alumn. , dan komunikasi eksternal . ntara Prodi dengan pihak pengguna lulusan . dan penyandang dana . Usulan ini sungguh diberlakukannya Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Nomor 2 Tahun 2012, mengamanatkan agar para calon alumni, selain dibekali dengan ijazah, juga surat keterangan pendamping ijazah (SKPI), yakni dokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan dari pendidikan tinggi bergelar (Permendikbud RI Nomor 81 tahun 2. Kesimpulan Dari hasil penelitian dan pembahasan sebagaimana telah diuraikan pada Bab 4 tentang Penelusuran Alumni Prodi FAH UIN Jakarta, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : Terkait dengan profil Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008 Ae 2011, dapat disimpulkan bahwa: . para alumni Prodi IPI diterima dengan Buletin Al-Turas Mimbar Sejarah,Sastra,Budaya, dan Agama - Vol. XXIV No. Juli 2018 baik oleh masyarakat sebagai tenaga Indikasi yang menunjukkan sinyal ini, antara lain: masa tunggu yang singkat untuk mendapat pekerjaan sebagai pustakawan, bahkan tidak sedikit diantaranya telah memperoleh pekerjaan sebelum ujian sidang skripsi, pekerjaan yang diemban para alumni sesuai dengan kualifikasi ilmu yang mereka kuasai, yakni ilmu perpustakaan, pendapatan rata-rata alumni pun sudah terbilang wajar, berkisar antara Rp 2. 000 - 5. 000, kendala yang dihadapi mereka, antara lain: terbatasnya kemampuan membuat program kerja dan komunikasi dalam Bahasa asing. Terkait dengan kesesuaian kurikulum dengan dunia kerja, dapat disimpulkan bahwa prodi telah menerapkan kurikulum yang tepat yang kiranya mampu mengantisipasi tantangan ke depan. Indikasinya dapat dilihat pada tabel 6 Bab 4 yang memperlihatkan dengan nyata, antara lain: bahwa para alumnimerasakan manfaatnya dengan kurikulum yang telah diterapkan. Aplikasi Teknologi Informasi menempati urutan teratas, sebagai mata kuliah favorit yang kiranya sangat mendukung kelancaran pekerjaan rutin para alumni Prodi IPI, walaupun demikian, mereka tetap memilih mata kuliah yang musti ditingkatkan. Dari dua kesimpulan tersebut penulis ingin menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat dipertimbangkan dalam mengembangkan prodi ini ke depan, sebagaimana uraian singkat berikut ini. Berangkat dari kesimpulan di atas, maka akan berimbas pada tiga factor implikasi, sebagai berikut : Implikasi Pertama, dalam penelitian, secara teoritis adalah keterlibatan segala sesuatu yang bisa menguatkan asumsi. Misalnya pendapat yang menyebutkan pekerjaan sebagai pustakawan saat ini masih terbuka luas. Asumsi ini sebenarnya telah peneliti rasakan sejak tahun 1990an . aat itu penulis masih masih menjadi mahasiswa skripsi JIP UI). Saat itu, seorang tokoh pustakawan senior Indonesia. Almarhumah Ibu Lily K. Somadikarta. Sc pernah berujar bahwa tenaga pustakawan di Indonesia masih dibutuhkan hingga 10 tahun ke depan. Seharusnya, tahun 2000an era itu telah usai, tapi realitas berbicara lain, kebutuhan pustakawan di Indonesia masih tetap tinggi. Hasil penelitian ini telah mempertegas asumsi itu, indikasinya masa tunggu alumni untuk mendapat pekerjaan tidak lebih daripada 3 bulan, bahkan ada yang 0 Implikasi Kedua, dilihat secara manajerial, bahwa hasil penelitian ini mendorong Program Studi untuk lebih meningkatkan kompetensi yang diperlukan bagi peserta didiknya. Hal ini sebagaimana telah diuraikan mengenai Relevansi Pekerjaan dan Kurikulum. Alumni menginginkan adanya penguatan dari segi promosi. Tampaknya, para alumni menghendaki Prodi IPI tidak hanya sekedar unggul dari segi kuantitatif dalam katagori input mahahasiswa, melainkan juga perlu dijaring calon mahasiswa yang memiliki komitmen dan kompetensi yang lebih luas lagi, terutama dari sisi kemahiran bahasa dan teknologi informasi. Implikasi Ketiga, ditinjau dari perspektif era globalisasi, sebagaiman telah disebutkan pada point di atas, tentu saja Prodi hendaknya dapat melakukan gebrakan dalam banyak hal dalam rangka peningkatan bentuk sederhana, dan kompetensi dalam melakukan komunikasi dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris! Implikasi Keempat, dipandang dari kepentingan pendidikan, bahwa perlu adanya penguatan terhadap konsep Mukmin Suprayogi : Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan . literatur berbasis pada KKNI (Kerangka eksistensi Prodi IPI FAH UIN Jakarta. Kualifikasi Nasional Indonesi. Prodi hendaknya lebih gencar membina Implikasi mulai lowongan pekerjaan. Hal ini untuk dilaksanakan, antara lain: mahasiswa memperlihatkan bahwa lulusan IPI didorong untuk mengikuti berbagai sudah diterima dan eksis di masyarakat. macam kegiatan akademik yang kiranya Daftar Pustaka mampu meningkatkan kompetensi, . Peraturan Menteri Pendidikan seperti: Bahasa asing (Inggris. Arab. Nasional No. 17/2009 tentang Korea. Prancis. Cina, dan seterusny. Perangkat Akreditasi Program Studi Membaca hasil kesimpulan dan Sarjana. implikasi di atas, peneliti mengusulkan . Sugiyono. Metode beberapa rekomendasi berikut ini: Kuantitatif. Kualitatif dan R & D. Sekalipun lapangan kerja untuk Bandung: Alfabeta, 2013. pustakawan bagi alumni Prodi IPI . Finch. Curriculum bukanlah sebuah kendala besar, bahkan Development Vocational hingga penelitian ini disusun, peneliti Education. Eaglewood. Cliff. New jarang mendengar alumni menjadi Jersey: : Prenctice Hall, 1979. Namun demikian, prodi tidak boleh lengah, prodi hendaknya . Meyer B. Object-oriented Software construction, 2nd ed. New Jersey: selalu mengikuti kebutuhan jaman, yang Prentice Hall, 1997. kemudian berimbas kepada modifikasi kurikulum yang tidak pernah stagnan. Slamet. PH. AuPenelusuran Alumni Untuk itu peneliti merekomendasikan: reasure Stud. ,Ay dipresentasikan Prodi perlu membuat suatu kegiatan pada Makalah pada Pascasarjana rutin minimal 3 bulan sekali, yang Universitas Negeri Yogya, dihadiri oleh sejumlah pihak, seperti: Yogyakarta, 1999. Kaprodi. Sekprodi. Alumni. Mahasiswa, . ahabat perpustakaa. , dan para pengguna alumni . , penyandang dana . , pengurus organisasi profesi, serta mitra bestari untuk duduk bareng guna membicarakan dan berdiskusi tentang suatu topik yang sedang trend. Hal ini sebenarnya telah dilakukan Prodi dalam bentuk Focus Discussion Group . haring sessio. Pengajian dan Arisan. Taaruf. JIPERS. JIP Moment, dan sejenisnya. Prodi tidak boleh lengah dan terlena, apalagi pongah atas prestasi yang telah ditoreh selama ini. Perlu dibangun terobosanterobosan baru yang lebih atraktif dan aktual, sehingga akan menimbulkan simpati dari pihak luar terhadap