Volume 19 Nomor 2 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika AUDIT ENERGI LISTRIK DI GEDUNG GURU SMAN 1 MANYAR KABUPATEN GRESIK Seno Lutfi Fidiantoro. Denny Irawan. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatra No 101. Gresik 61121. Jawa Timur. Indonesia E-mail : . senolutfi777@gmail. com, . den2mas@umg. ABSTRAK Energi listrik dalam perkembangan zaman semakin dibutuhkan oleh setiap manusia, dalam berbagai hal seperti berolahraga,pendidikan,komunikasi,bermain,hingga keseluruan aspek kehidupan manusia sangat bergantung pada energi listrik. Audit energi lisrik dilakukan untuk menganalisis distribusi dan pemanfaatan energi guna meningkatkan efisiensi pengunaannya. Seperti halnya di gedung Guru SMAN 1 MANYAR GRESIK, audit energi menjadi tolak ukur untuk mengefisiensikan penggunaan listrik ,Analisa maupun audit energy yang dilakukan digedung ini diantaranya pada pembagian Breaker beserta proteksinya agar lebih aman dari sengatan listrik sesuai Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 agar tidak menyebabkan terjadinya korban jiwa dan juga diantaranya efisiensi pengunaan atau konsumsi sistem pendingin dan pencahayaan dengan didasari peraturan Kementrian ESDM Republik Indonesia no. 13 tahun 2012 yang mengatur pemakaian tenaga listrik dengan hemat, sehingga dilakukan sistem atau managemen tenaga listrik agar itensitas maksimal dalam konsumsi energy listrik agar tidak boros hingga lebih murah dalam segi biaya. Pada penelitian kali ini tertuju pada penggunaan sistem pendingin yang mengacu pada Itensitas Konsumsi Energi (IKE) . Dan hasil dari perhitungan audit pertama dari energy listrik dihasilkan oleh gedung guru SMAN 1 MANYAR Gresik sebesar 203. 432/KWh/mA/tahun, nilai tersebut masih kategori standard ASEAN-USAID Sebesar 240KWH/mA/tahun. Kemudian (PHE) yaitu Peluang Hemat Energi untuk diemplemetasikan Di Bangunan Gedung Guru SMAN 1 Manyar Gresik yaitu mengurangi penggunan lampu, mematikan pendingin ruangan (AC) ketika tidak terpakai lagi, dan mengganti dari AC non Inverter menjadi AC inverter pada sistem pendingin ruangan digedung tersebut dan mendapatkan hasil yang sangat signifikan setelah audit sebesar 181,236KWh/mA/tahun, lebih efisien dan menjauh dari standard ASEAN-USAID . KWh/mA/tahu. Sebagaimana metode diatas untuk mengukur takaran PHE atau peluang hemat energy yang akan dilaksanakan agar tidak melewati standard ASEAN-USAID. ABSTRACT Electrical energy in the development of the era is increasingly needed by every human being, in various things such as sports, education, communication, playing, until all aspects of human life are very dependent on electrical energy. Electrical energy audits are carried out to analyze the distribution and utilization of energy in order to increase the efficiency of its use. As in the Teacher's building of SMAN 1 MANYAR GRESIK, energy audits are a benchmark for efficient use of electricity. Analysis and energy audits carried out in this building include the distribution of Breakers and their protection to be safer from electric shocks according to the General Requirements for Electrical Installations (PUIL) 2011 so as not to cause casualties and also including the efficiency of use or consumption of cooling and lighting systems based on the regulations of the Ministry of Energy and Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Mineral Resources of the Republic of Indonesia no. 13 of 2012 which regulates the use of electricity efficiently, so that a system or management of electricity is carried out so that the maximum intensity in the consumption of electrical energy is not wasteful and is cheaper in terms of cost. This study focuses on the use of a cooling system that refers to the Energy Consumption Intensity (IKE). And the results of the first audit calculation of electrical energy produced by the SMAN 1 MANYAR Gresik teacher building are 203,432 / KWh / mA / year, this value is still in the ASEAN-USAID standard category of 240KWH / mA / year. Then (PHE) namely Energy Saving Opportunities to be implemented in the SMAN 1 Manyar Gresik Teacher Building Building, namely reducing the use of lights, turning off the air conditioner (AC) when it is no longer in use, and replacing non-Inverter AC to inverter AC in the air conditioning system in the building and getting very significant results after the audit of 236KWh / mA / year, more efficient and far from the ASEAN-USAID standard . KWh / mA / As the method above to measure the PHE measure or energy saving opportunities that will be implemented so as not to pass the ASEAN-USAID standard. Keywords: Electrical Energy. PUIL 2011. Enenrgy Consumtion Intensity(IKE) energi listrik pada gedung perkuliahan salah satunya yaitu pada gedung baru Universitas Perkembagan zaman semakin maju dan Muhammadiyah Gresik supaya pemakaian energi modern hal tersebut pula menjadikan energy listrik bisa termanagemen dengan baik dan litsrik diperlukan setiap insan manusia dalam mencapai efisien . Salah satu alat elektronik mengerjakan kegiatan sehari-hari karena itu PLN yang digunakan atau dipasang pada ruangg guru atau yang disebut perusahaan listrik negara harus di SMAN 1 MANYAR GRESIK adalah alat meningkatkan jumlah distribusi maupun penyejuk udara atau lebih familiar dengan distribusi energi listrik atau kapasitas sebutan Air Conditioning (AC). Besarnya Dengan tujuan agar dapat konsumsi energi yang dibutuhkan untuk untuk memnuhi permintaan pasar atau permintaan para mengoperasikan alat penyejuk ruangan (AC) Ada banyak masalah tentang dapat diketahui dengan demikian biaya operasi ketidakmerataan pembagian energy listrik serta dan energi dapat dihemat . Beberapa penelitian kurang jauh penyaluran atau distribusi ke pelosok terdahulu berkaitan dengan audit energi listrik daerah terpencil yaitu energy listrik yang yang dilakukan oleh Beberapa penelitian Oleh karena itu sering, terjadi terdahulu berkaitan dengan audit energi listrik gangguan. Pemadaman bergilir dan masih yang dilakukan oleh Yazid Nur Choir dengan terdapat beberapa daerah di Indonesia yang judul AuAudit Energi Listrik gedung baru belum mendapatkan kesempatan untuk dialiri universitas muhammdiyah gresikAy. Penelitian Penghematan energi listrik merupakan Tersebut menggunakan metode audit energi dan langkah nyata dalam upaya mengatasi masal ah Proses Seperti halnya konsumsi energi berpedoman pada standar ASEAN- USAID listrik di gedung Guru SMAN 1 MANYAR . PenelitianTersebut menggunakan metode GRESIK, dianggap mempunyai konstribusi yang audit energi dan melaksanakan konservasi energi cukup besar dalam pembayaran tagihan listrik yang berpedoman pada standar ASEAN- USAID. dikawasan SMAN 1 MANYAR GRESIK. Penelitian lainnya dilakukan oleh Dikpride Despa, efisiensi energi merupakan langkah yang tepat Gigih Forda Nama. Trisya Septiana & M. Bayu untuk dilaksanakan . Berdasarkan Permen Saputra . dengan judul AuAudit Energi ESDM RI. No. 13 Tahun 2012 mengenai Listrik Berbasis Hasil Pengukuran Dan tenaga listrik. Monitoring Besaran Listrik Pada Gedung A maka harus dilaksanakan managemen Fakultas Teknik UnilaAy. Penelitian tersebut energi agar Intensitan Konsumsi Energi (IKE) menggunakan metode pengumpulan data berupa listrik dapat termanagemen dan bisa mencapai efisien, oleh sebab itu perlulah dilakukan audit PENDAHULUAN Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika memonitoring besaran listrik pada Gedung A Fakultas Teknik Unila yang bertujuan untuk mendapatkan nilai IKE yang efisien . Berdasarkan referensi di atas, penelitian ini akan difokuskan pada pengoptimalan penggunaan energi listrik di gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik yang bertujuan supaya tidak melebihi standar IKE dengan memfokuskan pengefisiensian pada sistem pencahayaan dan pendingin ruangan. Teori dasar audit energy berfokus pada upaya penghematan dan efisiensi energy yang dapat dicapai melalui berbagai metode,termasuk konservasi energy, audit energy dan pengukuran Intensitas Konsumsi Energi (IKE) untuk menilai pemakaian energy disuatu sistem atau bangunan . Penghematan energi atau konservasi energi adalah tindakan Menghemat energy berarti menghindari penggunaan energy listrik yang tidak perlu dan memanfaatkan energy secara efektif. Dengan demikian, kita dapat mencapai hasil yang sama dengan mengunakan energy yang lebih sedikit, meningkatkan efisiensi energi , ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta kenyamanan. Organisasi-organisasi serta perseorangan dapat penghematan energi, sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan dengan melakukan penghematan energi . Efisiensi energy adalah proses mengelola penggunaan energi di suatu tempat dengan menggunakan prinsip-prinsip management yang Tujuannya adalah untuk menghemat energy dan mengurangi konsumsi energy serendah mungkin dengan melakukan konservasi energy, kita dapat mengidentifikasi peluang penghematan energy yang efektif. Efisiensi energy adalah strategi untuk mengendalikan dan mengurangi konsumsi energy. suatu Sistem dikatakan lebih hemat energy jika dpata memberikan layanan yang sama dengan memerlukan energy yang lebih sedikit. Efisiensi energy dicapai ketika penggunaan energy dioptimalkan untuk memaksimlakan hasil dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara efektif . IKE (Intensitas Konsumsi Energ. listrik adalah ukuran untuk menilai seberapa besar penggunaan energy listrik didalam suatu bangunan. Nilai IKE ini diperoleh dengan membandingkan total konsumsi energy listrik didalam suatu bangunan. Nilai IKE ini konsumsi energy listrik dengan luas bangunan sehingga dapat diketahui efisiensi energy listrik dibangunan tersebut. Proses evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data historis gedung Guru SMAN 1 Manyar Gresik berupa data luas bangunan dalam gedung, observasi data penggunaan atau tagihan , serta anggaran yang dikeluarkan untuk kebutuhan energi listrik. Dari hasil perhitungan. Nilai IKE Listrik tahun 2020 adalah sebesar 2192,857 kWh/ m2 per tahun, nilai IKE tahun 2021 adalah 229,291 kWh/ m2per tahun, dan tahun 2022 adalah 203,216 kWh/ m2 per tahun. Hasil ini termasuk kategori efisien karena tidak melewati standar IKE listrik untuk gedung perkantoran sebesar 240 kWh/ m2 per Untuk penghematan biaya penulis menyarankan untuk mengurangi ID pelanggan dari 4 menjadi 1 ID saja. IKE = kWh Total / Luas Bangunan Keterangan : KWH total = Konsumsi energi total selama periode tertentu . Luas bangunan = luas keseluruhan area bangunan METODE PENELITIAN Gambar 1. Struktur penelitian Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika 1 Studi Literatur Dalam metodologi penelitian dimulai dengan studi litertur, yang berisi informasi dari jurnal/artikel, buku Ae buku, maupun internet yang berhubungan terkait komponen atau elemen Ae elemen yang digunakan dalam penelitian ini. Adapun informasi langsung yang didapatkan melalui diskusi ataupun konsultasi dengan dosen atau orang yang berkompeten di bidang ini. Litertur yang dipelajari antara lain: Mempelajari konsep dan cara kerja audit energi listrik dalam sistem pencahayaan dan sistem pendingin ruangan. Mempelajari cara penghematan energi listrik pada sistem. pencahayaan maupun sistem Ruangan. Mempelajari cara dalam penghitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE). 2 Waktu dan Lokasi Penslitian Penelitian dan pengumpulan data dilakukan pada: Waktu : 1 Desember 2023-1 Februari 2025 Tempat : SMAN 1 MANYAR GRESIK 3 Jenis Data Beberapa metode yang biasa digunakan seharihari akan digunakan di penelitian ini menjadi 3 tahap yaitu : Gambar 2. Diagram Instalasi Listrik Gedung Guru SMAN 1 MANYAR Gresik Observasi Pengambilan Data Pengambilan data ini saya lakukan dengan cara mengbservasi di gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik . Hingga melakukan pengamatan mengenai konndisi beban dan pembagian listrik eksisting yang tertuju ke pendingin ruangan (AC) maupun ke pencahayaan Gedung beserta besarnya konsumsi energi listrik melalui metode HASIL DAN DISKUSI Pengumpulan data Primer 1 Pembahasan Sistem Kelistrikan Gedung dengan cara pegambilan data berdasarkan pengukuran arus, tegangan, dan daya menggunakan tang ampere dan menggunakan data dari rekening listrik periode bulan Januari 2023 Ae Desember 2023. Data Ae data tersebut akan digunakan untuk menentukan pemakaian energi yang digunakan pada SMAN 1 MANYAR GRESIK. Sistem kelistrikan gedung guru SMAN 1 MANYAR Kabupaten Gresik merupakan Gedung bangunan 2 lantai . yang memiliki luas bangunan 864mA . Kebutuhan energi listrik pada gedung guru SMAN 1 MANYAR Gresik dipasok oleh PT PLN PERSERO TBK dengan golongan tarif daya listrik 3 phase 41. 5 KVA serta sudah seimbang dalam hal pembagian antara ke tiga . phase nya dan sudah di analisa menngunakan ampere meter di main distribution panel (MDP) beserta indikator tegangan yang menunjukan setiap phase RST nya menunjukan 220V- 230V pada setiap jalur atau setiap beban listrik nya hingga frekuensi listriknya diangka 45HZ-50HZ . Pengumpulan data Skunder Pengumpulan data Skunder berupa data hasil wawancara dan studi literatur terhadap wakil kepala sekolah SMAN 1 Manyar Gresik bagian sarana prasarana bapak Syariffudin. Ag. seperti denah dan spesifikasi gedung. Beserta diagram gambar Kelistrikan gedung Guru. 2 Audit Energi Listrik Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Dari Hasil Pengukuran rata-rata beban energy listrik di gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik dapat dihittung dari luas bangunan dan bias di konversikan atau dihitung niai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Tersebut. Diketahui : Tabel 1. Konsumsi Daya Listrik Tahun 2023 NO. Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Konsumsi Daya Jumlah KWh/ Bulan Total Konsumsi Energi selama 1 tahun = 175. KWh. Total Luas Bangunan Gedung = 864mA Maka : NO. Jenis Bangunan Jumlah IKE KWh/ mA/1 tahun Kantor atau Office Pasar/Mall Hotel dan Apartemen Rumah Sakit hasil Evaluasi Perhitungan Diatas. IKE yang diperoleh adalah 203. 43287 KWh/mA/1 tahun, telah memenuhi standar nominal IKE ASEANUSAID yaitu 240 KWh/mA/1 tahun. 3 Hasil Audit IKE. Perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) di gedung Guru SMAN 1 Manyar Gresik yaitu hasilnya sudah standard, meskipun hasilnya sudah standard audit energi ini dilakukan untuk penghematan energi listrik yang belum termanfaatkan dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. hingga mengetahui konsumsi listrik perlatan listrik lumayan besar menjadi lebih efisien lagi dalam penggunanya seperti pada sistem pencahayaan dan sistem pendingin ruangan. IKE = Total Konsumsi Energi Listrik / Luas 4 Audit Sistem Pencahayaan Bangunan = 203. 43 KWh / 864mA/ 1 tahun Audit system Pencahayaan adalah proses Nilai tersebut dapat berubah dikarenakan evaluasi dan analisis system pencahayaan yang perbedaan suhu ruangan seperti : ada di sebuah bangunan atau fasilitas untuk Penggunaan AC : jika suhu ruangan menentukan efisiensi, efektifitas, dan keamanan terlalu tinggi , maka penggunaan AC akan system tersebut sesuai standard SNI 6197:2011. meningkat konsunsi energinya. Tujuan audit sistem pencahayaan adalah: Pemanas : Sebalikanya jika suhu ruangan Mengevaluasi efisiensi energi sistem terlalu rendah , maka penggunaan pemanas akan meningkat konsumsi Mengidentifikasi peluang untuk menghemat energi dan biaya. Pengguunan Elektronik : Suhu ruangan juga dapat mempengaruhi perlatan c. Meningkatkan kenyamanan dan produktifitas pengguna panggunan. eltronik seperti komputer, dll. IKE di standard ASEAN-USAID itu bebeda-beda ada beberapa kategori sesuai kapasitas besar gedung nya sebagai berikut: Tabel 2. kriteria Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Menurut Data ASEAN-USAID Memastikan keamanan dan keselamatan pengguna bangunan. Mengidentifikasi kebutuhan perawatan dan perbaikan sistem pencahayaan. Tabel 3. Ketetapan Kapasitas Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Fungsi Ruangan Tingkat Pencahayaan 300 Lux 350 Lux 350 Lux 350 Lux 300 Lux 750 Lux 150 Lux 300 Lux 150 Lux 300 Lux 100 Lux Ruang resepsionis Ruang KEPSEK Ruang TU Ruang komputer Ruang rapat Ruang gambar Gudang arsip Ruang tangga darurat Ruang belajar Ruang parker Lumen sesuai SNI 6197:2011 Pada ruang TU yang ada di lantai 1 gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik yang terpasang lampu LED Phillps 15 Watt 10 unit dengan kapasitas ruangan 25mA : Lampu Phillps 15 watt = 1500 Lumen x 10 unit = 000 Lumen. LUX = 15. 000Lumen/ 25 mA = 600 LUX Setelah dilakukan perhitungan ternyata hasilnya terlalu terjadi pemborosan listrik yaitu dari standard yang ditentukan yaitu sebesar 350 Lux selanjutnya dilakukan percobaan pergantian lampu LED dgn kapasitas Lampu LED Philipps 8 watt 10 unit dengan luas ruang TU 25mA: = 800 Lumen x 10 unit=7000 lux / 25 mA Contoh perhitungan intensitas pencahayaan. Tabel 4. Ketetapan Hasil Ukur Ruangan No. Ruang Watt Jumlah Kapasitas Lampu Ruangan Resepsionis Belajar =320 Lux mendekati standard SNI 6197:2011 Ruang Belajar Pada ruang Belajar yang ada digedung guru SMAN 1 Manyar Gresik yang terpasang lampu LED Phillps 25 watt 6 unit dengan kapasitas ruangan 30 mA Lampu Phillps 25 watt = 2500 Lumen x 6 unit Ruang Resepsionis. Pada ruang resepsionis yang ada di lantai 1 gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik yang terpasang lampu LED Phillps 14,5 watt 9 unit dengan kapasitas ruangan 20 mA: Lampu Phillps 14,5 watt = 1450 Lumen x 9 unit = 13. 050 Lumen. LUX = 13. 050 Lumen/ 20 mA = 652,5 LUX Setelah dilakukan perhitungan ternyata hasilnya terlalu terjadi pemborosan listrik yaitu dari standard yang ditentukan yaitu sebesar 300 Lux selanjutnya dilakukan percobaan pergantian lampu LED dgn kapasitas Lampu LED Philipps 7 watt 9 unit dengan luas ruang resepsionis 20mA: = 700 Lumen x 9 unit=6300 lux / 20 mA =315 Lux mendekati standard SNI 6197:2011 Ruang TU = 15. 000 Lumen. LUX = 15. 000 Lumen/ 30mA = 500 LUX Setelah dilakukan perhitungan ternyata hasilnya terlalu terjadi pemborosan listrik yaitu dari standard yang ditentukan yaitu sebesar 300 Lux selanjutnya dilakukan percobaan pergantian lampu LED dgn kapasitas Lampu LED Philipps 15 watt 6 unit dengan luas ruang belajar 30mA = 1500 Lumen x 6 unit=9000 lux / 30 mA =300 Lux sesuai standard SNI 6197:2011 5 Audit Sistem Pendingin Ruangan Audit sistem pendingin ruangan adalah proses evaluasi sistem pendingin ruangan untuk menentukan efisiensi, efektivitas dan kinerja sistem beserta efisien dalam biaya listrik. Tabel 5. Jenis-jenis Kapasitas AC Non Inverter Kapasitas Ac (PK) 1/2 PK 3/4 PK 1 PK BTU Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Watt Volume 19 Nomor 2 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika 1,5 PK 2 PK 2,5 PK 3 PK 5 PK Tabel 6. Jenis-jenis Kapasitas AC Inverter Kapasitas Ac (PK) 1/2 PK 3/4 PK 1 PK 1,5 PK 2 PK 2,5 PK 3 PK 5 PK BTU Watt Contoh perhitungan kapasitas AC (Air Conditione. yang dilakukan di salah satu ruang guru lantai 1 gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik mempunyai 6 AC split merk sharp 1,5 pk berapa biaya listrik jika 30 hari kerja perharinya 9 jam = konsumsi energy 1 bulan. Total KWh : KW x Jumlah AC x hari. x Hari 1. 2KW x 6 unit x 9 jam x 30 hari = 1. 944 KWh = Biaya Listrik : Rp. 74 x 1. 944 Kwh = Rp. 000,00. Sebelum Audit Sesudah Audit 203,43 KWh/mA/tahun 181,236 KWh/mA/tahun Tabel 8. Hasil Audit Pencahayaan Ruang Sebelum Audit Sesudah Audit Resepsionis 625,5 Lux 315 Lux 600 Lux 320 Lux Belajar 500 Lux 300 Lux Tabel 9. Hasil Audit Sistem Pendingin Sebelum Audit Sesudah Audit 944 KWh/bulan 701 KWh/bulan Gambar 3. Diagram Grafik balok sebelum dan sesudah audit energi Setelah dilakukan perhitungan ternyata hasilnya terlalu terjadi pemborosan listrik, untuk menggunakan AC Split Inverter : konsumsi energi 1 bulan Total KWh : KW x Jumlah AC x hari. x Hari 1. 05KW x 6 unit x 9 jam x 30 hari = 1. 701 Kwh = Biaya Listrik : . 701 KWh x Rp. 74 = Rp. 172,00. 6 Hasil Audit Lisrik Dari perhitungan total beban pada gedung guru SMAN 1 Manyar Gresik sebelum maupun sesudah konservasi dan perhitungan luas bangunan akan dijelaskan ditabel dan gambar grafik balok berikut, dan nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) sebesar : Tabel 7. Hasil Audit Listrik Berdasarkan hasil audit listrik tersebut, berikut adalah penjelasan lebih spesifik mengenai konsumsi energi listrik di Gedung Guru SMAN 1 Manyar sebelum audit dan alasan dilakukannya audit: Kondisi Konsumsi Energi Listrik Sebelum Audit Intensitas Konsumsi Energi (IKE) - Sebelum audit, gedung guru SMAN 1 Manyar memiliki konsumsi energi listrik sebesar 203,432 KWh/mA/tahun. - Nilai ini masih berada dalam batas standar ASEAN-USAID, yaitu 240 KWh/mA/tahun untuk kategori gedung perkantoran. Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Penggunaan Sistem Pendingin dan Pencahayaan - Sistem pendingin (AC) menggunakan AC non-inverter, yang konsumsi energinya relatif lebih tinggi. - Sistem pencahayaan menggunakan lampu dengan daya yang lebih besar dari standar kebutuhan pencahayaan, menyebabkan pemborosan energi. Total Konsumsi Energi - Selama satu tahun, total energi listrik yang digunakan adalah 175. 766 KWh dengan luas bangunan 864 mA. Alasan Dilakukannya Audit Energi Meningkatkan Efisiensi Konsumsi Energi Walaupun konsumsi listrik masih dalam standar ASEAN-USAID, terdapat peluang untuk mengurangi pemborosan energi agar lebih hemat biaya dan lebih ramah Identifikasi Peluang Penghematan Energi (PHE) - Audit dilakukan untuk mengetahui bagian mana dari sistem kelistrikan yang bisa dioptimalkan agar lebih efisien. - Ditemukan peluang penghematan seperti pengurangan penggunaan lampu berlebih dan penggantian AC non-inverter dengan AC inverter. Menekan Biaya Operasional - Konsumsi energi yang lebih efisien dapat mengurangi biaya listrik bulanan yang harus dibayar oleh sekolah. - Salah satu rekomendasi audit adalah pengurangan jumlah ID pelanggan listrik dari 5 menjadi 1 ID untuk efisiensi biaya. Kepatuhan terhadap Regulasi - Audit ini mengacu pada Peraturan Kementerian ESDM No. 13 Tahun 2012, yang mengatur penghematan pemakaian tenaga listrik. - Standarisasi sistem pencahayaan sesuai SNI 6197:2011, agar tingkat pencahayaan sesuai kebutuhan tanpa pemborosan energi. Hasil dari audit menunjukkan bahwa setelah penerapan strategi penghematan energi, konsumsi energi berhasil diturunkan menjadi 181,236 KWh/mA/tahun, dibandingkan sebelumnya. Maka bisa dikatakan lebih efisien karena nilai IKE sudah lebih rendah dan menjauh dari acuan standard ASEAN-USAID. 7 Hasil Audit Return On Investment (ROI) Untuk menghitung Return On Investement (ROI) Didalam audit energy lidtrik di gedung Guru SMAN1 Manyar Gresik ,kita memerlukan beberapa data yaitu : Penghematan biaya listrik pertahun Sebelum audit : 203. 432 KWh/m2/tahun Sesudah audit : 181. 236 KWh/m2/tahun Pengurangan konsumsi : 22,196 KWh/m2/tahun jika tariff listrik Rp. 114,74* 22. = Rp. 760,50/tahun Invest yang dikeluarkan Pergantian lampu LED dan ac inverter Estimasi invest = Missal lampu LED 50. 000 yang dihanti 25 unit dan AC inverter 5. 000 6 unit 000. = 31. Akumulasi ROI ROI = . enghematan Biaya tahunan / Total Inves. *100% = . 760,50 / 31. *100% = 79. Payback Period = Total Invest / Penghematan Biaya Tahunan = 31. 000 / 24. 760,50 = 1,26 Juta/ tahun KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian pendekatan gabungan dalam audit energi ,IKE, beserta ROI nya dan berhasil meningkatkan efiesiensi Konsumsi energi . Sebelum audit IKE sebesar 203,43 KWh/m2/tahun dan setelah implementasi efissiensi turun menjadi 181,236KWh/m2/tahun , lebih jauh dari kata standart ASEAN-USAID sebesar 240 KWh/m2/tahun . Dan dengan sebagian Diterima Redaksi : 22 Februari 2025 | Selesai Revisi : 4 Maret 2025 | Diterbitkan Online : 5 Maret 2025 Volume 19 Nomor 2 . 261-269 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika perhitungan ROI nya sebesar 79,2% Invest efisiensi energi ini cukup layak dan Saran Optimalisasi Management menerapkan otomatis atau timer di pencahayaan dan pendingin ruangan. Penggunaan energi terbarukan seperti pemasangan panel surya. Replika Model Audit sekolah lain agar lebih bermanfaat. Sosialisasi dan pelatihan Ke tenaga Addilah. AuAnalisis Pencapain Efisiensi Penggunaan ENERGI LISTRIK PADA SISTEM PENCAHAYAAN DAN SISTEM Pendingin di PT. POS INDONESIA BANDUNG,AySarjana thesis. Universitas Siliwangi. Rifa Kansa . Asnal Effendi. Miftahul,Ay EVALUASI INTENSITAS KONSUMSI ENERGI LISTRIK MELALUI AUDIT AWAL ENERGI LISTRIK RSJ. PROF. HB. SAANIN PADANG,Ay Jurnal Teknik Elektro ITP. Volume 5. No. Juli DAFTAR PUSTAKA