Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 42 - 48 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Article history Received July 01, 2023 Accepted May 20, 2024 Published Nov 26, 2024 Pengukuran Kepuasan Pengguna pada Website Dicoding Menggunakan Metode EUCS Mufadha Tiohandra. AAoang Subiyakto2 Program Studi Sistem Informasi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Banten. Indonesia email: mufadha. tiohandra21@mhs. id1 , aang_subiyakto@uinjkt. Abstrak Education is the basic right of every person and the current era of digitalization has increased access to education through the availability of the internet. Nowadays, education is not only limited to formal school channels where one has to go somewhere to receive education, but it can be done anywhere and anytime with the help of online platforms. One of the certified online learning platforms is Dicoding which provides training and materials in information technology, particularly in programming. Dicoding allows its users to improve their skills and knowledge in an interactive and self-directed way using a variety of available content related to the industry. In assessing the quality of the service provided, measures such as the End User Satisfaction Method (EUCS) are used which focuses on user satisfaction with content, accuracy, ease of use, aesthetics, and timeliness. As a result, users rated the service Under Review, i. , better than they expected and they were able to achieve their learning outcomes with good satisfaction. Keywords: education, dicoding, website Abstrak Pendidikan adalah hak dasar setiap orang dan era digitalisasi saat ini telah meningkatkan akses ke pendidikan melalui ketersediaan internet. Saat ini, pendidikan tidak hanya terbatas pada saluran formal sekolah di mana seseorang harus pergi ke suatu tempat untuk menerima pendidikan, tetapi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan bantuan platform online. Salah satu platform pembelajaran online yang memiliki sertifikasi adalah Dicoding yang menyediakan pelatihan dan materi dalam teknologi informasi, khususnya dalam pemrograman. Dicoding memungkinkan penggunanya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dengan cara yang interaktif dan mandiri menggunakan berbagai konten yang tersedia yang berkaitan dengan industri. Dalam menilai kualitas layanan yang diberikan, ukuran seperti Metode Kepuasan Pengguna Akhir (EUCS) digunakan yang berfokus pada kepuasan pengguna terhadap konten, akurasi, kemudahan penggunaan, estetika, dan ketepatan waktu. Sebagai hasilnya, pengguna menilai layanan Dalam Tinjauan, yaitu, lebih baik dari yang mereka harapkan dan mereka dapat mencapai hasil pembelajaran mereka dengan kepuasan yang Kata Kunci: dicoding, pendidikan, website PENDAHULUAN Pendidikan merupakan manifestasi dari kebudayaan manusia yang dinamis dan selalu Setiap orang perlu akan Pendidikan baik itu formal atau non-formal. Pendidikan merupakan sebuah proses humanisme yang selanjutnya dikenal dengan istilah memanusiakan Proses pendidikan membentuk karakter dan pengetahuan manusia untuk selanjutnya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pendidikan sendiri tidak hanya membentuk insan yang berbeda dengan sosok lainnya yang dapat beraktifitas menyantap dan mengeuk, berpakaian serta memiliki rumah untuk tinggal hidup, ihwal inilah disebut dengan istilah memanusiakan manusia . Inovasi pendidikan yang semakin maju telah menggeser pendidikan tradisional dimana terdapat murid dan guru sebagai komponen utama dalam pendidikan. Era digitalisasi telah memberikan banyak perubahan dalam berbagai macam aspek kehidupan, salah satunya adalah pendidikan. Kemajuan informasi kini telah memberikan dampak positif dalam kemudahan untuk mengakses informasi. Dengan adanya internet, telah menghilangkan batasan dalam mengakses informasi khususnya media pembelajaran. Banyak masyarakat di era sekarang menggunakan web browser dengan baik, sehingga banyak orang yang menjadikan situssitus di browser sebagai sumber informasi dan pendukung pembelajaran. Tak terkecuali dalam masalah programming atau coding dimana masyarakat khusunya para pelajar yang berasal dari gen X dan gen Z ingin sekali dalam mempelajari bahasa pemrograman, namun terbatas tenaga dan waktu sehingga memerlukan media yang lebih fleksibel dan bisa diakses kapan Website dicoding merupakan salah satu media pembelajaran online yang memungkinkan user untuk melakukan pembelajaran secara Teknologi yang semakin berkembang meningkatkan kebutuhan dalam hal pengembang atau developer sehingga belajar pemrograman menjadi salah satu hal yang banyak diminati oleh banyak orang. Website dicoding hadir memberikan kontribusi sebagai platform belajar coding online yang membantu menghasilakn talenta digital berstandar global. Perubahan yang dibawakan tentunya akan signifikan ketika user mengerti dan dapat menggunakan website dicoding secara efektif serta sesuai dengan Oleh karena itu, experience dan kepuasan pengguna menjadi aspek penting untuk memberikan pembelajaran yang efektif dan mencapai tujuan. TINJAUAN PUSTAKA Pendidikan Pendidikan merupakan sebuah hak yang menempel pada diri setiap orang. Pendidikan merupakan upaya sistematis untuk mengubah perilaku, pengetahuan, dan kemampuan individu dalam rangka pengembangan menyeluruh . Pendidikan berorientasi pada peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan penerapan Dalam pengaplikasiannya, banyak media yang digunakan sebagai knowledge source untuk memberikan informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan. E-learning E-learning merupakan suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar . Proses pembelajaran secara online menggunakan e-learning dapat melatih peserta didik untuk belajar secara mandiri, sehingga pembelajaran yang berpusat pada siswa atau student center learning. Rosenberg . 1 : . menyatakan bahwa e-learning merupakan satu penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang berlandaskan tiga kriteria, yaitu : E-learning dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan mendistribusi dan membagi materi ajar atau Informasi, . Pengiriman sampa kepengguna melalui komputer dengan teknologi Internet yang standar . Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional Sejalan dengan perkembangan teknologi pengertian e-learning bisa menjadi lebih luas, yaitu pembelajaran yang pelaksanannya didukung oleh jasa teknologi seperti video-audio, smartphone, komputer dan internet. Usability Testing Usability Testing merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengukur tingkat Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 42 - 48 kemudahan pengguna ketika menggunakan dan berinteraksi dengan sebuah sistem. Usability testing masih menjadi bagian terintegrasi dalam sebuah system development life cycle. Usability testing juga merupakan salah satu bagian keilmuan dari Human Computer Interaction atau Interaksi Manusia dan Komputer. Usability testing dilakukan dengan meminta pengguna untuk menggunakan aplikasi. Setelah pengguna memakai aplikasi nantinya akan dilakukan evaluasi mengenai penggunaan aplikasi yang telah dilakukan oleh user. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan pada metode yang digunakan dalam usability testing nantinya. End User Computing Satisfication (EUCS) End User Computing Satisfication (EUCS) merupakan metode untuk mengukur tingkat kepuasan dari pengguna suatu sistem atau aplikasi dengan membandingkan antara kenyataan dan harapan. Dikemukakan pertama kali oleh Doll & Torkzadeh . EUCS memiliki lima aspek yang menjadi tolak ukur dalam menilai kepuasan Adapun aspek-aspek yang dimaksud : Content Dimensi content mengukur kepuasan pengguna ditinjau dari sisi informasi dari suatu website. Isi website berupa informasi dan artikel yang dibutuhkan pengguna. Semakin lengkap dan informatif suatu website, maka rate dari kepuasan pengguna akan meningkat . Accuracy Dimensi ini mengukur tingkat keakuratan dari website ketika menerima input dan mengolahnya menjadi informasi yang akan ditampilkan kepada user . Tingkat keakuratan sistem diukur dari seberapa besar informasi yang diberikan oleh website sesuai dengan informasi yang dibutuhkan oleh user. Format Dimensi format mengukur kepuasan pengguna dari sisi tampilan danestetika dari antar muka sistem. Format dari tampilan atau informasi yangdihasilkan oleh sistem apakah menarik dan apakah tampilan dari sistem tersebut memudahkan pengguna dalam tata letak informasi yang terdapatdidalam website tersebut. Easy of Use Easy of use atau kemudahana dalam mengakses sistem dapat diukur melalui E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 proses input data, proses data, dan kemudahan dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Laurner . berpendapat bahwa kualitas dari dimensi ini dapat dilihat dari bagaimana respon user terhadap sistem yang berinteraksi langsung dengan user. Timelines Dimensi timelines mengukur seberapa cepat sistem dalam menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan oleh users. Sistem ini dapat berupa real-time system dimana ketika user melakukan permintaan pada server, maka sistem secara langsung akan merespon dan memberikan output tanpa menunggu lama (Ghahramani et al. , 2017. Setiawan et al. , 2017, p. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode End Users Computing Satisfication (EUCS). Instrumen yang digunakan dalam EUCS telah mencakup seluruh aspek dalam evaluasi sistem. Kelima aspek tersebut bersifat sistematis, sehingga meningkatkan tingkat akurasi dari data yang dihasilkan . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu meneliti populasi atau sampel menggunakan instrumen penelitian, analisis data statistik, dan pengujian hipotesis berdasarkan data yang sudah dikumpulkan. Hipotesis akan diuji berdasarkan hasil analisis yang bersifat statistik. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan simple random sampling, dimana setiap anggota dari populasi memiliki peluang yang sama untuk menjadi anggota sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Sistem Informasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jumlah responden sebanyak 34 orang. Pengukuran penelitian ini adalah dengan menggunakan skala likert sebagai pedoman penafsiran dari data yang Skala likert digunakan sebagai pengukuran terhadap fenomena sosial dimana jawaban memiliki gradasi dari sangat positif samapi sangat negatif. Hasil dari skala likert akan menjadi indikator dari variabel-variabel yang telah ditentukan . Table 1. skala likert Angka Keterangan Sangat tidak puas Tidak puas Cukup puas Puas Sangat puas Berdasarkan variabel yang ada pada EUCS, maka dibuat instrumen pertanyaan atau pernyataan yang menjadi indikator sebagai tolak ukur evaluasi nantinya. Setiap pertanyaan dan pernyataan akan diberikan kode untuk memudahkan dalam penilaian. Berikut daftar dari instrument pertanyaan dan pernyataan pada penelitian ini. Content . Website informasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda . Konten memadai tentang topik yang sedang . Isi dan informasi yang dihasilkan oleh website dicoding sangat membantu Anda dalam menggunakan website sesuai dengan kebutuhan. Format . Website dicoding memiliki struktur yang teratur. Terdapat searching untuk pengguna website dicoding . Tampilan interface website dicoding mudah, sehingga membuat Anda lebih cepat dalam melakukan pekerjaan. Accuracy . Adanya user id dan password untuk setiap user pada website dicoding. Website dicoding jarang terjadi error ketika Anda menggunakannya. Hasil output pada layar dari website dicoding telah sesuai dengan apa yang anda perintahkan atau input. Timelines . Website informasi yang anda butuhkan secara tepat waktu . Website dicoding memberikan data yang terkini . p to dat. Sistem pengambilan keputusan yang bersifat . Easy of use . Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajari Website dicoding . Sangat mudah dalam berinteraksi dengan Website dicoding . Terdapat manual bantuan . elp men. di dalam Website dicoding Table 2. Pengkodean Variabel Nomor Content Format Accuracy Timelines Easy of use Kode HASIL DAN PEMBAHASAN Identifikasi responden Target responden merupakan mahasiswa aktif Sistem Informasi Angkatan 2021 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tabel dibawah ini menunjukkan demografi dari responden. Table 3. Demografi Responden Profil Deskripsi Sum Laki-laki 1 Jenis Kelamin Perempuan Berdasarkan table 3, dapat dilihat bahwa responden didominasi oleh laki-laki sebanyak 18 dari 34 orang dengan persentase 52,9% dan perempuan 47,1%. Hasil Uji Validitas Uji validitas dilakukan dengan teknik korelasi pearson product moment dengan melihat hubungan korelasi masing-masing pertanyaan Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 42 - 48 dengan skor pada instrument variabel. Dalam penelitian ini r tabel yang digunakan sebesar 0,339, yang mana apabila r hitung > r tabel maka data tersebut dinyatakan valid dan sebaliknya. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Pertanyaan r hitung R tabel Keterangan 0,418 0,339 Valid 0,671 0,339 Valid 0,391 0,339 Valid 0,062 0,339 Tidak Valid 0,186 0,339 Tidak Valid 0,345 0,339 Valid 0,141 0,339 Tidak Valid 0,039 0,339 Tidak Valid 0,184 0,339 Tidak Valid 0,257 0,339 Tidak Valid 0,378 0,339 Valid 0,094 0,339 Tidak Valid -0,070 0,339 Tidak Valid 0,208 0,339 Tidak Valid 0,345 0,339 Valid Data diolah menggunakan SPSS versi 25 Uji reabilitas Instrumen dikatakan reliable apabila data memiliki konsistensi meskipun pengukuran dilakukan lebih dari sekali menggunakan alat ukur dan studi kasus yang sama Pada spss versi 25 uji reabilitas dapat dilakukan dengan menggunakan teknik cronbachAos alpha. Perbandingan yang digunakan dalam teknik ini dapat dilihat pada tabel berikut. Table 5. Cronbach alpha technique CronbachAos alpha Internal Consistency a Ou 0. 7 O a < 0. 6 O a < 0. 5 O a < 0. a O 0. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Berdasarkan tabel di atas, hasil yang didapatkan adalah 0,747 dan masuk di good Sehingga, dapat disimpulkan bahwa instrument pada penelitian ini reliabel Hasil Uji R2 Pengaruh variabel X . terhadap variabel Y . dapat dilihat melalui uji R2. Mod Tabel 7. Uji R2 Model Summary Adjuste Squar Square Data diolah menggunakan SPSS versi 25 Dari tabel hasil summary diketahui nilai koefisiensi determinasi R sebesar 0,700. Hal tersebut berarti variabel X secara simultan akan mempengaruhi variabel Y sebesar 0,489 atau 48,9%. Hasil Uji T Uji T dilakukan untuk mengetahui pengaruh satu variabel independent dalam menerangkan variasi variabel dependen. Pengujian akan signifikansi hitung dengan nilai signifikansi tabel, yaitu 0,005. Apabila signifikansi hitung < signifikansi tabel maka akan dilanjutkan dengan melihat perbandingan antara t hitung dengan t Apabila signifikansi hitung < signifikansi tabel dan t hitung > t tabel maka H1 yang menyatakan bahwa variabel independent berpengaruh terhadap variabel dependent. Tabel 6 menunujukan hasil uji cronbachAos alpha menggunakan spss versi 25 Tabel 6. Hasil cronbachAo s alpha Hasil N of items Explanation cronbachAos Std. Error of The Estimat Gambar 1. Hasil Uji T Dari gambar 1 diketahui bahwa hanya terdapat satu variabel X yang dinyatakan berpengaruh terhadap variabel Y. Pada variabel constant. H1 diterima dikarenakan signifikansi hitung sebesar 0. 000 lebih kecil daripada signifikansi tabel sebesar 0. 005 dan t hitung 4,566 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,048. 5,368 > 2,558, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variabel X secara simultan atau keseluruhan terhadap variabel Y REFERENSI