BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x IMPLEMENTASI GREEN ACCOUNTING BERBASIS UNIVERSITY SOCIAL RESPONSIBILITY (USR) Vindi Pronika Sytia Putri1. Dwi Suhartini2. Astrini Aning Widoretno3* 1,2,. UPN AuVeteranAy Jawa Timur ABSTRACT This study aims to determine whether there are differences in the application of University Social Responsibility based on green accounting at Petra Christian University and Widya Mandala University. This study uses quantitative methods. The population in this study were Petra Christian University and Widya Mandala University. The sampling technique used is purposive sampling. The number of samples collected is as many as 65 respondents. Data collection method using a questionnaire using Google Form. In this study, the hypothesis was tested using an independent sample-T test with SPSS 25 analysis tool. This study showed that the variables of environmental involvement and environmental reporting were statistically different between Petra Christian University and Widya Mandala University. While the other two variables, namely ecological awareness and ecological audit, there is no difference. Keywords Correspondence to : Green Accounting. University Social Responsibilities (USR). Universitas Kristen Petra. Universitas Widya Mandala : astrini. ak@upnjatim. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan penerapan University Social Responsibility berbasis green accounting pada Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Universitas Kristen Petra dan Universitas Widya Mandala. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel yang terkumpul adalah sebanyak 65 Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan Google Form. Dalam penelitian ini uji hipotesis menggunakan uji independent sample-T test dengan alat analisis SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan variabel keterlibatan lingkungan dan pelaporan lingkungan yang secara statistik memiliki perbedaan antara Universitas Kristen Petra dan Universitas Widya Mandala. Sementara dua variabel lainnya, yaitu kepedulian lingkungan dan audit lingkungan tidak terdapat perbedaan. Kata Kunci : Green Accounting. University Social Responsibilities (USR). Universitas Kristen Petra. Universitas Widya Mandala Riwayat Artikel Received : 6 Maret 2021 Revised : 28 Juni 2021 Accepted : 17 Juli 2021 BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x perusahaan yang dapat memengaruhi lingkungan hidup serta masyarakat (Hamidi. Penerapan green accounting dapat membantu perusahaan atau organisasi dalam memperhatikan aspek lingkungan serta biaya Selain itu green accounting juga dapat meningkatkan profitabilitas jangka Sistem manajemen lingkungan atau sering disebut dengan environmental management harus menjadi metode untuk menghitung semua biaya lingkungan serta menggunakan biaya lingkungan sosial dan perencanaan biaya dan merancang produk serta prosesnya (Rounaghi, 2. Saat ini semakin banyak lembaga keuangan mulai mempertimbangkan dan mengambil tindakan untuk mengelola risiko Tetapi Dewan Stabilitas Keuangan (Financial Stability Boar. mencatat bahwa dalam banyak kasus langkah-langkah tersebut tidak cukup komprehensif, strategis, dan berjangka Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut tentang pendekatan lembaga keuangan terhadap manajemen risiko lingkungan dan sistem pengendalian manajemen lingkungan diperlukan untuk memahami lebih baik faktor-faktor yang mendorong lembaga untuk menerapkan sistem tersebut dan pendekatan berbeda yang mereka ambil untuk menangani risiko yang ditimbulkan oleh perubahan atau pencemaran lingkungan yang merugikan faktor lainnya (Brooks & Schopohl, 2. Dalam development, pembangunan berkelanjutan suatu perusahaan tergantung pada seberapa besar tanggung jawab yang dapat dilakukan perusahaan terhadap dampak dari kegiatan Yang dimaksud dari tanggung jawab tersebut meliputi tanggung jawab sosial dan tanggung jawab keuangan. Perusahaan kemudian mengkomunikasikan tanggung jawabnya kepada pemangku Corporate Social Responsibility (CSR). The Word Businees Council for Sustainable Development (WBCSD) dalam Fahrial, dkk PENDAHULUAN Saat ini dunia bisnis dan masyarakat pada umumnya mulai menaruh perhatian pada isu-isu mengenai kerusakan lingkungan. Suatu organisasi memerlukan sistem tata kelola serta alat pengendalian terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas organisasi tersebut. Contoh bentuk kesadaran yang dapat dicapai suatu organisasi dalam memenuhi tanggung jawab sosialnya adalah dengan memberikan informasi mengenai lingkungan. Ilmu akuntansi semakin berkembang karena selain berfokus pada tanggung jawab keuangan, akuntansi juga mulai merambah ke tanggung jawab lingkungan sosial. Dari pernyataan mengenai pentingnya akuntansi sosial serta lingkungan telah memunculkan konsep Socio Economic Environmental Accounting (SEEC) yang menjelaskan perihal Triple Bottom Line yaitu selain mengejar keuntungan . , perusahaan juga harus memperhatikan serta terlibat terhadap kesejahteraan masyarakat . dan turut berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan . (Dewi & Maryanti. Secara lebih khusus, akuntansi yang mengamati dan mempraktikkan perhitungan biaya lingkungan disebut dengan istilah green Sejak tahun 1970-an konsep green accounting telah berkembang di Eropa (Denovis & Z, 2. Sekitar tahun 1990-an Internasional Accounting Standars Committee (IASC) telah mengembangkan konsep mengenai prinsip-prinsip akuntansi lingkungan dan audit hak asasi manusia. Prinsip-prinsip universal mengenai audit lingkungan . nvironmental audit. juga telah dikeluarkan oleh The American Institute of Certified Public Auditors (AICPA). Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) juga menetapkan standar pengungkapan green accounting pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 1 revisi 2009 paragraf 12. Green Accounting adalah ilmu akuntansi yang mengidentifikasi, menghitung biaya-biaya penghindaran ataupun yang terjadi akibat BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x . , menjelaskan bahwa CSR merupakan suatu komitmen dari perusahaan untuk menjalankan bisnisnya secara legal dan etis, perekonomian dan kesejahteraan hidup para karyawannya, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal. Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan sinyal yang dikirimkan oleh manajemen kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk calon investor, tentang prospek perusahaan di masa depan, dan menunjukkan nilai tambah perhatian perusahaan terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari kegiatan perusahaan. Selama ini konsep Green accounting berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) lebih banyak diterapkan pada perusahaan, walaupun sesungguhnya setiap organisasi termasuk institusi pendidikan tinggi juga mempunyai tanggung jawab sosial (Suhardiyah & Nurdina, 2. Bentuk CSR pada universitas disebut dengan istilah University Social Responsibility (USR). Tanggung jawab sosial universitas atau USR berperan sebagai pemain kritis untuk perubahan sosial yang memiliki kebijakan kualitas etis, mengatur kinerja komunitas pengelola, mahasiswa, serta semua karyawan (Sunardi, 2. Penerapan USR di perguruan tinggi Indonesia merupakan salah satu cara perguruan tinggi memperoleh predikat Good University Governance (GUG). GUG Good Corporate Governance (GCG) yang diimplentasikan pada perguruan tinggi. Institusi pendidikan atau perguruan tinggi harus melaksanakan Tri Dharma yaitu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Green accounting berbasis USR memiliki 4 item penting mengenai kesadaran terhadap lingkungan yaitu kepedulian lingkungan (Environmental Awarenes. , keterlibatan lingkungan (Environmental Involvemen. , (Environmental Reportin. , serta audit (Environmental Auditin. (Pramitari et al. , 2. Menurut Hamad . isu tentang University Social Responsibility (USR) masih kalah pamor dari isu Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga USR perlu Karena di Indonesia belum ada standar akuntansi yang mengharuskan suatu universitas untuk melaporkan informasi sosial atau lingkungan yang berhubungan dengan tanggung jawab universitas terhadap dampak lingkungan yang disebabkan dari aktivitas universitas tersebut. Sehingga praktik USR didukung oleh tiga pilar dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mewajibkan seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (UU No. 12 tentang Pendidikan Tinggi 2012. Frase 1 Klausul . Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dan Wakil Ketua PWM Jawa Timur mengatakan bahwa pandangan sebagian besar masyarakat saat ini masih berpandangan bahwa posisi PTN lebih tinggi daripada PTS. Tetapi tidak ada standardisasi Perguruan Tinggi di Indonesia yang menyatakan bahwa PTN lebih baik dari PTS (Hidayatulloh. Menurut Kemristekdikti yang telah melakukan klasterisasi atau pemeringkatan perguruan tinggi sejak tahun 2015 menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan antara PTN dan PTS. Secara keseluruhan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya masih belum ada yang menduduki klaster 1. Sehingga pada penelitian ini peneliti menggunakan PTS yang termasuk pada klaster 2 yaitu Universitas Kristen Petra dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Program USR termasuk pada bagian dari program Public Relations yang dapat mempertahankan perguruan tinggi ditengah persaingan yang semakin ketat (Wijaya & Krismiyati. Khususnya Perguruan Tinggi Swasta perlu menerapkan salah satu strategi seperti program USR agar dapat bersaing di dunia Pendidikan dan memiliki reputasi yang baik. Berdasarkan uraian diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi green accounting berbasis University Social Responsibility (USR) pada BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x Universitas Kristen Petra dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Analisis Deskriptif TABEL 2. Uji Statistik Daskriptif METODE PENELITIAN Penelitiain ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan data Populasi yang digunakan adalah 2 Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Surabaya yang termasuk pada klaster 2, yaitu Universitas Kristen Petra dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Teknik menggunakan metode purposive sampling. Kriteria yang dijadikan sebagai sampel penelitian yaitu karyawan Bagian Keuangan. Biro Administrasi Akademik (BAA). Satuan Pengawas Internal (SPI), dan LPPM di Universitas Kristen Petra dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Unit Universitas Kristen Petra Biro Administrasi Keuangan (BAK) Biro Administrasi Akademik (BAA) Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Widya Mandala Biro Administrasi Umum (BAU) Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Satuan Pengawas Internal (SPI) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Total Sampel Min Max Mean Std. Dev EAu Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Berdasarkan statistik deskriptif di atas dapat diketahui nilai mean kepedulian lingkungan adalah sebesar 3. 9712, artinya rata-rata responden memilih setuju dengan pernyataan yang terdapat dalam variabel ini. Nilai mean keterlibatan lingkungan sebesar 8260, artinya rata-rata responden memilih setuju pada pernyataan yang ada pada variabel ini. Nilai mean pelaporan lingkungan 4000, artinya bahwa rata-rata responden menjawab netral pada pernyataan yang terkait dengan variabel pelaporan Dan nilai mean audit lingkungan 4269, artinya bahwa rata-rata responden netral pada pernyataan terkait variabel audit lingkungan. TABEL 1. Jumlah Sampel Var Jumlah Sampel Uji Validitas Kepedulian Lingkungan (Environmental Awarenes. TABEL 3. Hasil Uji Validitas - Kepedulian Lingkungan Item r-tabel r-hitung Kesimpulan Pertanyaan EA_1 Valid EA_2 Valid EA_3 Valid EA_4 Valid EA_5 Valid EA_6 Valid EA_7 Valid EA_8 Valid EA_9 Valid EA_10 Valid EA_11 Valid Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Pada penelitian ini skala pengukuran yang digunakan untuk mengukur variabel yaitu skala likert. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian menggunakan software SPSS 25. HASIL PENELITIAN Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan google form. Jumlah kuesioner yang diperoleh sebanyak 65 responden. BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x Berdasarkan pada tabel 2 diketahui untuk setiap item pernyataan pada variabel . nvironmental awarenes. mimiliki nilai 0. 539, 0. 549, 0. 275, 0. 481, 0. 494, 0. 751, 0. 776, 0. 380, dan 0. 329 > 0. 2440 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan pada variabel environmental awareness dinyatakan valid. reporting mempunyai nilai sebesar 0. 829, 0. 844, dan 0. 861 > 0. 2440, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan pada variabel environmental reporting dinyatakan valid. Audit Lingkungan (Environmental Audi. TABEL 6. Hasil Uji Validitas Ae Audit Lingkungan Item r-tabel r-hitung Kesimpulan Pertanyaan EAu_1 Valid EAu_2 Valid EAu_3 Valid EAu_4 Valid Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Keterlibatan Lingkungan (Environmental Involvemen. TABEL 4. Hasil Uji Validitas Ae Keterlibatan Lingkungan Item r-tabel r-hitung Kesimpulan Pertanyaan EI_1 Valid EI_2 Valid EI_3 Valid EI_4 Valid EI_5 Valid EI_6 Valid EI_7 Valid EI_8 Valid EI_9 Valid EI_10 Valid EI_11 Valid EI_12 Valid Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Berdasarkan pada tabel 5 diketahui bahwa setiap item pertanyaan pada variabel audit lingkungan . nvironmental auditin. memiliki nilai . 838, 0. 859, 0. 905, dan 0. 2440, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan pada variabel audit . nvironmental dinyatakan valid Uji Reliabilitas TABEL 7. Hasil Uji Reliabilitas Item Croanbach Variabel Kesimpulan Pertanyaan Alpha 11 item Reliabel 12 item Reliabel 4 item Reliabel EAu 4 item Reliabel Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Dari tabel 3 dapat diketahui pada setiap item pernyataan variabel environmental involvement memiliki nilai 0. 662, 0. 383, 0. 513, 0. 618, 0. 644, 0. 630, 0. 662, 0. 619, 0. 589, dan 0. 400 > 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan pada variabel environmental involvement dinyatakan valid. Pelaporan Reportin. Lingkungan Berdasarkan pada tabel 6 dapat dilihat bahwa nilai Croanbach Alpha untuk setiap variabel memiliki nilai lebih besar dari 0. Sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel pada penelitian ini mempunyai reliabilitas yang baik sesuai dengan batas minimum yang disyaratkan. (Environmental TABEL 5. Hasil Uji Validitas Ae Pelaporan Lingkungan Item r-tabel r-hitung Kesimpulan Pertanyaan ER_1 Valid ER_2 Valid ER_3 Valid ER_4 Valid Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Berdasarkan pada tabel 4 diketahui setiap item pernyatan variabel environmental BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x PEMBAHASAN Uji Normalitas Perbedaan Persepsi Kepedulian Lingkungan (Environmental Awarenes. antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala Dari hasil uji hipotesis menjelaskan bahwa variabel kepedulian lingkungan (Environmental Awarenes. tidak terdapat perbedaan antara Universitas Kristen Petra dan Universitas Widya Mandala terkait Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama tidak diterima. Kedua universitas tersebut memiliki pandangan yang sama dalam hal memperhatikan pentingnya lingkungan, hal tersebut ditunjukkan dengan adanya dukungan dari pihak internal Dalam mewujudkan kepedulian lingkungan, mahasiswa serta karyawan memiliki peran yang penting. Dapat diketahui pula bahwa adanya lembaga lingkungan hidup seperti WALHI serta universitas lain tidak begitu berpengaruh terhadap perilaku universitas dalam memperhatikan masalah lingkungan hidup disekitar universitas. TABEL 8. Hasil Uji Normalitas dengan KolmogorovSmirnov Statistics EAu Normal Mean Parameters Std. Dev 4. Most Absolut 0. Extreme Positif Difference Negatif Kolmogorov0. Smirnov Z Sig. -taile. Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Hasil tersebut menunjukkan bahwa keempat variabel yang digunakan dalam penelitian memiliki nilai yang lebih besar dari alpha (Sig. > 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh data berdistribusi Sehingga data tersebut berdistribusi normal, maka uji hipotesis menggunakan analisa uji independent sample t test. Uji Hipotesis TABEL 9. Hasil Uji Independent Sample T-test Variabel Sig. Kesimpulan Tidak Terdapat Perbedaan Terdapat Perbedaan Terdapat Perbedaan Tidak Terdapat EAu Perbedaan Sumber: Data diolah dengan SPSS 25 Perbedaan Persepsi Keterlibatan Lingkungan (Environmental Involvemen. antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala Dari menunjukkan bahwa pada keterlibatan lingkungan (Environmental Involvemen. terdapat perbedaan antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis kedua diterima. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa responden merasa keterlibatan lingkungan pada perguruan tinggi sudah sangat dibutuhkan. Implementasi keterlibatan lingkungan lebih besar di Universitas Kristen Petra daripada di Universitas Widya Mandala. Unsur yang membedakan keterlibatan antara keduanya yaitu dalam masalah kepatuhan terhadap standar mengenai lingkungan hidup serta proses belajar mengajar yang dipengaruhi oleh aspek lingkungan hidup, dimana Universitas Kristen Petra Dari tabel hasil uji Independent Sample T-test diatas, menunjukkan bahwa sig. pelaporan lingkungan 0. 043 dan 0. 016 < 0. Hal ini menunjukkan variabel terdapat perbedaan, sehingga H2 dan H3 diterima. Sedangkan lingkungan dan audit lingkungan 0. 539 dan 389 > 0. Dari hasil tersebut menunjukkan tidak terdapat perbedaan, sehingga H1 dan H4 tidak diterima. BALANCE : Economic. Business. Management, and Accounting Journal Vol. XVi No. 2 |Bulan Juli Tahun 2021 P-ISSN 1693-9352 | E-ISSN 2614-820x keterlibatan lebih tinggi Universitas Widya Mandala. untuk keberadaan SPI ini mempunyai persamaan karena Universitas Kristen Petra dan Universitas Widya Mandala masih belum memiliki SPI terkait lingkungan pada Perbedaan Persepsi Pelaporan Lingkungan (Environmental Reportin. antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala Dari menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pelaporan lingkungan antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Widya Mandala. Sehingga diketahui bahwa hipotesis ketiga (H. Implementasi pelaporan lingkungan hidup lebih baik di Universitas Kristen Petra daripada Universitas Widya Mandala. Permasalahan pada penelitian ini tidak dilakukan observasi secara langsung pada laporan keuangan tetapi dilakukan sesuai dengan persepsi para pimpinan dan Sehingga menyebabkan hasil penilaian masih sebatas pada apa dipersepsikan oleh manajemen. Unsur yang membedakan antara keduanya yaitu Universitas Kristen Petra memiliki laporan kinerja lingkungan hidup yang lingkungan hidup dan dilaporkan secara Universitas Kristen Petra maupun Universitas Widya Mandala memiliki sedikit perbedaan mengenai publikasi laporan kinerja serta menyertakan laporan keuangan. Dalam hal ini. Universitas Kristen Petra sudah melakukan pelaporan kinerja secara baik. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji hipotesis, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa, tidak terdapat perbedaan kepedulian lingkungan (Environmental Awarenes. dan audit lingkungan (Environmental Auditin. antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Katolik Widya Mandala. Dan terdapat (Environmental Involvemen. dan pelaporan lingkungan (Environmental Reportin. antara Universitas Kristen Petra dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Berdasarkan kesimpulan penelitian diatas, disarankan penelitian berikutnya dapat lebih mengembangkan variabel mengenai green accounting. Serta disarankan agar memperbanyak jumlah responden seperti melibatkan lebih banyak universitas. Hal ini dimaksudkan untuk membandingkan kualitas DAFTAR PUSTAKA