Animo Ibadah Qurban dimasa Pandemi Tafsiruddin STAI Diniyah Pekanbaru Email: tafsiruddin@diniyah. Abstrak Islam merupakan agama yang di amanahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW, ketika itu Nabi Muhammad menerima wahyu pertama kali dari Allah melalui malaikat Jibril di gua HiraAo. Islam merupakan sebuah agama yang di syariAoatkandidalamnya dengan tuntunan kehidupan, doktrin ajaran-ajaran yang harus di jalankan termasuk di syariAoatkannya ibadah Qurban pada bulan Zulhijjah. Ibadah qurban pertama kali di syariAoatkan pada zaman NabiIbrahim AS, kala itu NabiIbrahim di perintahkan oleh Allah untuk menyembelih atau mengqurban-kan putera kesayangannya yaitu NabiIsmail AS, dengan adanya perintah itu NabiIsmail menyetujui nya, semagat Nabi Ibrahim untuk untuk berqurban dan semangat NabiIsmail untuk di qurbankan tidak lain hanyalah mentaati perintah AllahSWT. Di masa pandemi tepatnya pada tanggal 10 bulan Zulhijjah tahun 1442 H ini umat Nabi Muhammad SAW memiliki semangat yang luar biasa dalam mejalankan syariAoat ibadah qurban, hal ini dapat dilihat dari animo masyarakat dari setiap Masjid terbentuklah panitia qurban, padahal panitia ini memiliki tanggung jawab yang besar dan berat kerjanya tapi sedikitpun tidak mengurangi semangat mereka dalam mengurusi jamaAoah-jamaAoah yang akan melaksanakan ibadah qurban di Masjid wilayah tempat tinggalnya masing-masing. Penelitian ini menfokuskan pada satu Masjid yaitu MasjidAlMuhajirinyang berada di lingkungan Perumahan Purna Griya Mas Sidomulyo Barat Tampan Pekanbaru. Dan penelitian ini bertemakan AuAnimo IbadahQurbanjamaAoah MasjidAl-Muhajirin dimasaPandemiAy Kata Kunci: AnimojamaAoah, ibadahqurban dan masjid al-muhajirin. Pendahuluan Akal adalahmerupakan anugerah besar dari Allah kepada manusia. Manusia dapat menggunakan akal dan fikirannya, dapat mengunakannya untuk mengatur segala aspek Segala potensimanusia bisa digerakkan dengan kekuatan akal yang dimilikinya, baik dalam aspek ekonomi, budaya, politik terlebih lagi dalam beragama. Bahkan tidak beragama seseorang jika tidak mempergunakan akal fikirannya. Meneliti merupakan usaha menggali sebuah informasi yang valid, informasi yang Dengan penelitiaan akan dicapai manfaat yang banyak, diantaranya menambah wawasan, memperkaya ilmu pengetahuan dalam mengembangkan kemampuan pribadi. Penelitian ini terkait dengan fenomena masa pandemi dengan animo ibadah qurban. Penelitan ini ingin menerangkan sejauh manakah pengaruh suasana pandemi dengan pelaksanaan ibadah qurban. Vol. No. Juni 2021 . T a f s i r u d d i n Ibadah qurban merupakan ibadah sunnah yang sangat di anjurkan bagi yang memiliki kelapangan rizki. Tema penelitian ini adalah AuAnimo Ibadah Qurban Di Masa PandemiAy Metode Penelitian Bagi para peneliti ketika melakukan sebuah penelitian maka sebaiknya terlebih dahulu memahami dan menetapkan metode penelitan yang akan digunakan, agar supaya penelitiannya kredibel dan meyakinkan. Hal ini sangat beralasan, karena pada umumnya penelitian dilapangan tidak akan terlepas dari sebuah observasi dan pertanyaan. Pengumpulan data dengan cara melakukan dukumentasi. Data yang dimaksud adalah semua fakta yang di temukan sebagai bahan penyusunan sebuan informasi, data yang baik akan berguna untuk mengetahui atau memperoleh gambaran secara jelas tentang suatu kejadian, untuk membuat kesimpulan atau keputusan dalam memecahkan suatu permasalahan, data yang baik sebagai dasar evaluasi apa yang telah diperoleh. )Maleong. Lexy J. Dalam Dalam penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan secara terstruktur. Pengumpulan data dengan cara observasi, observasi dilakukan dengan cara mengamati aktifitas, kejadian dan kegiatan yang dapat disaksikan baik kegiatan perorangan atau kelompok organisasi (Sugiono2. Dalam Observasi partisipasi peneliti terlibat dengan kegiatan seharihari orang yang sedang melaksanakan kegiatannya, jadi observasi partisipasi merupakan metode pengumpulan data yang digunakan agar memperoleh data penelitian melalui pengamatan dimana observer benar-benar melakukan pengamatan atas kejadian. Objek observasi dalam penelitian kualitatif yang di observasi menurutSpadley dinamakan situasi sosial yang terdiri atas Place . Actor (Pelak. (Aktifitas (Sugiono2. Dalam penelitian yang berjudul AuAnimo Ibadah Qurban dimasa PandemiAy, peneliti mengunakan metode pendekatan kualitatif, sehingga peneliti dapat langsung melakukan observersi pada kelompok masyarakat yang sedang menjalankan ibadah Qurban. Animo Berqurban Dalam benak peneliti muncul pertanyaan kenapa masyarakat semangatd alam melaksanakan ibadah qurban, jawabannya cukup sederhana, karena memang para peserta qurban memahami makna dibalik ibadah qurban yang dilaksanakannya. Setelah penelitikaji, sebenarnya Jurnal Dakwatul Islam A n i m o I b a d a h Q u r b a n d i M a s a P a n d e m i | 133 wajar saja jika masyarakat atau umat muslim memiliki semangat yang tinggi untuk dapat melaksanakan ibadah qurban, karena memang Allah SWT berfirman dalam Al-QurAoan: e A e aOCaEa a aOaIa acOua aI eO a a aO a a AaI a aI eO a e a a aEAaIA Aa aa aI eOuaIA ca aEa acI aEaa aI a aNEA a AOE aIIA a A e aIaa a aoOCaEa a aOe a a aAe a eE aIae aI na aA ea a aOIA ca a A e aEEac aN aIIaEA Artinya: Maka tatkala anak itu sampai . ada umur sanggu. berusaha bersama-sama Ibrahim. Ibrahim berkata. Hai anakku Sesungguhnya Aku melihat dalam mimpi bahwa Aku Maka fikirkanlah apa pendapatmu ia menjawab. Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang (QS. As-Shoffat ayat . Dalam surat As-Shofat ini Allah memerintahkan kepada NabiIbrahim untuk menyembelih putera tercintanya, yaitu NabiIsmail, perintah untuk menyembelih itu diterima NabiIbrahim melalui mimpinya (Imam Jalaluddin 1. Kita ketahui Nabi Ismail ini merupakan putera satu-satunya yang didambakan oleh Nabi Ibrahim. Kalau kita ukur dengan rasio akal manusia pada umumnya tentu siapapun orangnya tidak akan tega untuk mengqurbankan anaknya, namun karena Nabi Ibrahim ini adalah hamba yang sangat taat kepada Allah, maka apapun perintah Allah pasti akan ia laksanakan sekalipun perintah itu untuk menyembelih anak kesayangannya, begitu pula NabiIsmail, ketika sang ayah menceritakan tentang mimpinya bahwa ayahnya di perintahkan Allah untuk menyembelih dirinya. Nabi Ismail sedikitpun tidak merasa gentar, takut, khawatir, apalagi menolaknya tidak sama sekali, lalu NabiIsmail menjawab apa yang telah disampaikan oleh ayahnya dengan jawaban, hai ayahku laksanakanlah jika itu adalah perintah AllahSWT. NabiIbrahim dan NabiIsmail adalah hamba yang sangat taat terhadap sang penciptanya, bahkan mereka memiliki semangat yang tenggi untuk melaksanakan perintah Allah berupa perintah berqurban. Hal ini dibuktikan NabiIbrahimbersiap-siap mengasah pisaunya lalu NabiIsmail bersiap diri dengan cara membaringkan tubuhnya dan pada saat itu keduanya sudah siap melaksanakan printah Allah berupa perintah melaksanakan qurban. Namun AllahSWT berkehendak lain sehingga pada saat itu turunlah ayat 107 surat As-Shoffat: eAaOa eO aIa aNa aes a a sOIA Vol. No. Juni 2021 . T a f s i r u d d i n Artinya: AuDan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Ay (QS. As-Shofat ayat Ayat diatas membuktikan bahwa Allah menguji kesabaranNabiIbrahim danNabiIsmail didalam ketaatan menjalankan perintah-Nya. AllahSWT tetap mensyariatkan ibadah qurban namun yang digunakan untuk berqurban sudah tidak lagi manusia akan tetapi Allah menggantinya dengan hewan domba (Imam Jalaluddin 1. Ibadah qurban tetap dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim AS, hanya saja qurbannya dengan hewan domba atau kambing, inilah yang menjadi landasan di syariatkannya ibadah qurban bermula pada zaman NabiIbrahim. Kalau di kaji dari segi hukum fiqih banyak ulama berpendapat bahwa ibadah tersebut adalah ibadah sunnah bagi orang yang memiliki kemampuan untuk berqurban, dan sunnah berqurban ketika domba atau sapi yg digunakan untuk berqurban tersebut dilaksanakan atau di sembelih padah pada hari Raya Idul Adha dan hari-hari Tasyrik (Imam Taqiyuddin 2. Ibadah qurban merupakan salah satu ibadah yang sangat penting, saking pentingnya, bila ada orang yang memiliki rizki yang banyak namun enggan melaksanakan ibadah qurban, maka Rasulullah melarang mereka untuk mendekati tempat sholat, hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: A ON IA. A II EI EN OEI O AE OCI IAE IA,AI NO C E O E NEEA Artinya: Hadis di riwayatkan oleh sahabat Abi Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang memiliki kelapangan rizki namun tidak mau berqurban maka ia dilarang mendekati tempat sholat. (Ibnu Hajar al-Asqolani 2. Hadis ini memberikan tekanan yang kuat bahwa ibadah qurban sangat-sangat dianjurkannya bagi umat Nabi Muhammad yang memang betul-betul memiliki kemampuan untuk melaksanakannya qurban sampai-sampai kalau tidak mau berqurban dilaranglah untuk mendekati tempat sholat Nabi. Memang kalau di renungkan secara jernih untuk apa uang melimpah kalau tidak digunakan lebih mendekatkan diri kepada Allah, bagaimana tidak, kebutuhan primer seperti kebutuhan nafkah keluarga sudah tercukupi, apapun bentuk kebutuhan ibaratnya sudah di miliki, kebutuhan-kebutuhan lain yang sifatnya tambahan juga sudah Jurnal Dakwatul Islam A n i m o I b a d a h Q u r b a n d i M a s a P a n d e m i | 135 Dalam hadis lain di jelaskan tentang keistimewaan ibadah qurban hal ini tentunya untuk memberikan referensi yang meyakinkan, bahkan juga memberikan pemahaman yang nyata bahwa ibadah qurban itu, ibadah yang paling dicintai oleh Allah. A I IE I I OOI EI IE E NEE II C IA. ACE OE NEE AE NEE EON OEIA Artinya:Rasulullah SAW bersabda, tidak ada amalan yang paling dicintai Allah pada hari raya Idul Adha melainkan mengalirkan darah hewan qurban ( berqurba. A E uI EO II EI E EIIO IO A N II A. ACE OE NEE AE NEE EON OEIA AE IO OEA Artinya: Rasulullah SAW bersabda, ingatlah! sesungguhnya ibadah qurban itu merupakan ibadah penyelamat, yaitu menyelamatkannya dari keburukan dunia dan akhirat. Kemudian dalam melaksanakan ibadah qurban tentunya hewan yang di gunakan harus memenuhi syarat-syaratnya, diantaranya, hewan yang digunakan untuk berqurban harus berupa hewan ternak seperti domba, sapi dan unta ( Mukhyidin Zakariya yahya. Al-MajmuAo Syarah Muhazab. Vol 9 hlm . Hewan yang di gunakan untuk berqurban juga harus sudah tanggal Dan hewannya tidak cacat fisiknya. Kita semua memaklumi bahwa tanggal 10 Zulhijjah1442 H, merupakan tanggal yang sangat di nanti-nantikan oleh seluruh kaum muslimin, hari tersebut merupakan hari yang sangat istimewa dimana didalam ada dua ibadah sunnah yang saling beriring-iringan, yaitu ibadah sholat dul adha dan ibadah qurban. Pada hari tersebut peneliti langsung turun kelapangan guna melakukan pengamatan, observasi atas pelaksanaan ibadah qurban yang di lakukan oleh masyarakat jamaah Masjid al-Muhajirian yang berada di lingkungan Purumahan Purna Griya Mas Kota Pekanbaru. Masyarakat yang melaksanakan ibadah qurban adalah merupakan jamaAoah MasjidAlMuhajrin. Masjid ini tergolong Masjid yang sangat memperhatikan SDM jamaAoah lingkungannya, khususnya terkait kemampuan memahami wawasan keagamaan terkait deng hikmah dan manfaat berqurban, berdasarkan observasi yang peneliti lakukan sebelum pelaksanaan ibaadah qurban dilakukan tentunya pengurus Masjidal-Muhajirinyang berada di komplek perumahan Purna Griya Mas tersebut terlebih dahulu melaksanakan pengkajian husus terkait dengan ibadah qurban dengan mendatangkan seorang ustadz yang dianggap memang Vol. No. Juni 2021 . T a f s i r u d d i n ahlinya dalam memberikan penjelasan tengtang permasalahan qurban, tidak hanya cukup sampai di situ saja namun juga diadakan diskusi pemecahan masalah atau pemberian solusi jawaban bagi jamaAoah yang berangkali kurang memahami permasalahan-permasalahan dalam berqurban, salah satu contoh bukti pertanyaan yang diajukan jamaAoah pada saat itu bagaimana berqurban untuk orang yang sudah meninggal dunia. (Observasi 8 Juli 2. Melihat dari fakta yang terjadi dilapangan dan sesuai data yang disampaikan oleh panitia qurban bahwa dalam lingkungan perumahan menyembelih sapi qurban sebanyak 15 ekor dan kambing 3 ekor . anitia qurban 2. , pemotongan hewan qurban dilakukan di lapangan yang cukup luas, yaitu di lapangan MDTA Al-Muhajirin, pemotongan dilakukan oleh panitia dengan tetap mengindahkan potokol kesehatan, artinya jamaah yang sedang melakukan ibadah qurban tetap memakai masker, lalu secara bertahap peserta qurban dipanggil oleh panitia untuk dapat menyaksikan hewan qurban yang sedang disembelih. Melihat dari jumlah hewan yang di sembelih menunjukkan bahwa jamaAoah memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk dapat melaksanakan ibadah qurban walaupun keadaan kurang bersahabat, pemerintah membatasi aktifitas masyarakat demi menjaga kesehatan bersama, dimana cobaan berupa pandemi covid juga belum menjukkan ada tanda-tanda akan berakhir (Wawancara dengan panitia qurban 20 juli Lingkungan Perumahan Purna Griya Mas ini secara geografis hanya memiliki wilayah seluas kurang lebih 5 Hektar, memiliki lima RT dan satu RW, dimana jumlah pendudukunya berkisar 650 KK, kalau di kalkulasi secaramati-matika jumlah masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah qurban ada 118 peserta, yang melaksanakan ibadah qurban dengan hewan sapi sebanyak 115 orang dan yang menggunakan hewan kambing 3 orang. Hal ini kalau kita lihat dari jumlah KK yang ada tentunya memiliki pesentase yang cukup tinggi, kurang lebih 20% dari jumlah KK yang ada (Wawanca Degan Pejabat RW 20 Juli 2. Dalam pelaksanaan ibadah qurban dimasa pandemi ini Menurut peneliti ada tiga hal yang menarik, pertama. Dalam proses penyembelihan, hewan qurban di datangkan satu persatu ke tempat posisi penyembelihan secara tertib panita memandu penyembelihan dengan dengan menyebutkan nama-nama orang yang berqurban serta mengumandangkan kalimah takbir, dan petugas yang sudah ditentukan oleh panitia langsung menghunuskan pisaunya tepat pada leher hewan qurban. Kedua, hewan qurban di kuliti, di potong-potong dengan penuh kehati-hatian. Jurnal Dakwatul Islam A n i m o I b a d a h Q u r b a n d i M a s a P a n d e m i | 137 daging dan tulangnya dipisahkan secara baik, ditimbang dan dimasukkan dalam plastik secara adil, maksudnya dalam kantung pelastik tersebut ada daging ada tulang dan ada jeruhan. Ketiga, setelah daging dipastikan berada dalam kantong pelasting dengan porsi isi yang lengkaplalu panitia menghitung dan mencocokkan antara jumlah kantong daging qurban dengan jumlah orang yang berhak menerimanya, setelah dipastikan cocok maka panitia membagikan dengan menggunakan dua metode, yaitu dengan cara memanggil dan mengantarkan langsung ke rumahorang yang berhak menerimanya, hal ini dilakukan dalam rangka melaksanakan prokes anjuran pemerintah demi menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. (Observasi 20 Juli Pelaksanaan ibadah qurban di masa pandemi ini memang memberikan semangat tersendiri dan kerja extra bagi panitia, mereka semua memiliki semangat yang tinggi sehingga kinerja panita untuk membantu peserta qurban dalam pelaksanaan ibadah qurban pada tahun 2021 ini dapat maksimal. Bagi seluruh masyarakat yang berhak menerima daging qurban mereka juga dipastikan sudah menerimanya dengan baik (Wawancara dengan panitia qurban 20 Juli Peneliti berharap semoga hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi kita semuan. Kesimpulan Perlu peneliti sampaikan secara fakta bahwa suasananya pandemi pada saat ini tidak menjadipenghalang atau mengurangi animo dan semangat masyarakat untuk tetap melaksanakan ibadah qurban di tahun 1442 H / 2021 M. Sebelum melaksankan ibadah qurban masyarakat memang sudah memahami maknamanadan kemuliaan ibadah qurban yang akan mereka jalankan. Pengrus Masjidal-Muhajirinterlebih dahulu melaksanakan kajian secara membahas materi yang berhubungan dengan ibadah qurban. Pengurus Masjid jauh-jauh hari telah membentuk panitia pelaksana ibadah qurban, yang tujuannya untuk membantu peserta qurban dalam melaksanakan ibadah qurban. Panitia qurbah yang telah ditunjuk mereka bersiaga penuh dan memiki komitmen untuk mensukseskan pelaksanaan ibadah qurban yang berada dilingkungan MasjidAlMuhajirinPerumahan Purna Griya Mas. Panitia qurban memberikan kemudahan-kemudahan kepada masyarakat dalam proses pembayaran hewan qurban. Vol. No. Juni 2021 . T a f s i r u d d i n Satu minggu sebelum tanggal pelaksanaan ibadah qurban, panitia melakukan rapat finalisasi persiapan dengan peserta qurban. Pada tanggal 10 Zulhijjah 1442 H. Seluruh panitia qurban melaksankan tugas dengan tertib dan tetaap melaksankan prokes kesehatan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Daging qurban di salurkan kepada masyarakat sekitar sesuai aturan dan kesepakatan yang di tetapkan, dengan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada peserta qurban dan masyarakat sebagai penerima daging qurban. Daftar Pustaka