Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk Padi Lut Faizal1. Miftah Fadhli As'ad2. Irfan3 Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi. Universitas Muhammadiyah Sinjai1,2,3 Jl. Teuku Umar No. 8 B. Sinjai Utara. Sinjai. Sulawesi Selatan, 92615. Indonesia1 lutfaizal@umsi. id*1, miftah. fadhli19@gmail. com2, irfan@umsi. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan. Weighted Product. Rank Order Centroid. Pupuk Padi. Keywords Decision Support System. Weighted Product. Rank Order Centroid. Rice Fertilizer. ABSTRAK Pemilihan jenis pupuk yang tepat merupakan faktor krusial dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Permasalahan yang sering dihadapi petani adalah kurangnya pemahaman terhadap kandungan nutrisi pada pupuk serta keterbatasan akses informasi pertanian yang kredibel. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Weighted Product (WP) dan Rank Order Centroid (ROC) guna membantu petani memilih pupuk terbaik. Metode ROC digunakan untuk menentukan bobot kriteria berdasarkan peringkat prioritas, sedangkan metode WP digunakan untuk mengevaluasi dan menentukan peringkat alternatif pupuk berdasarkan nilai bobot yang telah Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain kandungan nitrogen, fosfor, kalium, sulfur, kandungan organik, harga, dan ketersediaan di pasar lokal. Adapun alternatif pupuk yang dianalisis yaitu: Urea. SP-36. ZA. NPK Phonska. KCL dan Petroganik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa NPK Phonska merupakan alternatif pupuk terbaik, diikuti oleh ZA dan Urea. ABSTRACT Choosing the right type of fertilizer is a crucial factor in increasing rice Problems often faced by farmers are a lack of understanding of the nutritional content of fertilizers and limited access to credible agricultural To overcome these challenges, this research aims to develop a Decision Support System (SPK) based on the Weighted Product (WP) and Rank Order Centroid (ROC) methods to help farmers choose the best The ROC method is used to determine the weight of criteria based on priority ranking, while the WP method is used to evaluate and rank fertilizer alternatives based on predetermined weight values. The criteria used in this study include nitrogen, phosphorus, potassium, sulfur, organic content, price, and availability in the local market. The fertilizer alternatives analyzed are: Urea. SP-36. ZA. NPK Phonska. KCL and Petroganik. The test results show that NPK Phonska is the best fertilizer alternative, followed by ZA and Urea. ---Jurnal JISTI @2026--PENDAHULUAN Pupuk merupakan faktor penting dalam budidaya tanaman padi, khususnya di daerah agraris. Pemilihan jenis pupuk yang tepat, baik itu Urea. SP-36. ZA. NPK Phonska, maupun Petroganik, sangat menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen karena setiap pupuk memiliki kandungan unsur hara yang berbeda. Beberapa penelitian nasional menunjukkan bahwa kombinasi pupuk anorganik dan organik dapat meningkatkan hasil panen padi secara signifikan (Afriyanto & Slameto, 2. Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Namun, penggunaan pupuk yang belum optimal, terutama pada jenis tertentu seperti SP-36 dan ZA, dapat menghambat produktivitas petani (Kalsum et al. , 2. Toko cahaya tellulimpoe merupakan salah satu penyedia pupuk di Desa Sukamaju Kabupaten Sinjai, telah menjadi sumber utama bagi petani dalam memperoleh pupuk subsidi. Meski demikian, para petani kerap kesulitan menentukan jenis pupuk yang paling sesuai karena kurangnya pemahaman terhadap kandungan nutrisi dan faktor lainnya. Hal ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap informasi pertanian yang kredibel. Studi menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, informasi dan pendapatan petani memengaruhi keputusan pembelian pupuk, termasuk kecenderungan memilih pupuk non-subsidi saat terjadi kelangkaan (Primalasari & Syabawaihi, 2. Rendahnya respon terhadap program penyuluhan juga mengindikasikan perlunya pendekatan edukasi yang lebih efektif dan terfokus. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan yang dapat membantu petani memilih pupuk paling sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman. Metode Weighted Product merupakan salah satu teknik pengambilan keputusan yang efektif untuk masalah multikriteria, dengan cara mengalikan nilai dari setiap kriteria yang telah dibobotkan untuk menghasilkan peringkat terbaik dari setiap alternatif (Aswadi & Supatman, 2. WP unggul dalam efisiensi dan kemampuan memberikan evaluasi objektif terhadap alternatif yang tersedia. Studi terbaru menunjukkan bahwa penerapan metode WP dalam SPK mampu membantu dalam pemilihan input pertanian secara tepat dan akurat, seperti pada studi sistem pemilihan pestisida dan jenis pupuk berbasis komputer (Fitri Amelia Lubis & Billy Hendrik, 2. Selain itu, metode Rank Order Centroid (ROC) juga dapat digunakan dalam menentukan bobot kriteria untuk pengambilan keputusan (Prawiro et al. , 2. ROC memberikan bobot berdasarkan peringkat kepentingan secara proporsional, di mana kriteria dengan peringkat lebih tinggi memperoleh bobot lebih besar. Metode ini unggul karena mudah digunakan, tidak membutuhkan perhitungan kompleks, dan tetap representatif meskipun data input terbatas. ROC juga telah diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks, seperti penentuan lokasi stup lebah madu (Made & Saputra, 2. , dan pemilihan guru terbaik (II et al. , 2. membuktikan fleksibilitas dan keandalannya dalam pengambilan keputusan berbasis banyak kriteria. Beberapa penelitian terkini menunjukkan bahwa penerapan metode Weighted Product (WP) dan Rank Order Centroid (ROC) dalam Sistem Pendukung Keputusan memberikan hasil yang efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan multikriteria. Salah satu implementasinya terlihat dalam sistem pemilihan peserta olimpiade sains, di mana penggunaan metode WP dan ROC memungkinkan pihak sekolah untuk merekomendasikan calon peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) secara lebih efisien tanpa harus melakukan seleksi manual terhadap seluruh siswa (Asrani et al. , 2. Selain itu, pengembangan SPK untuk menentukan konsentrasi keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga menunjukkan keunggulan signifikan. Metode WP yang digunakan dalam sistem ini terbukti mampu memberikan hasil yang lebih cepat, objektif, dan praktis dibandingkan dengan metode konvensional yang sebelumnya diterapkan (Nasa et al. , 2. Lebih lanjut, kombinasi WP dan ROC telah berhasil digunakan dalam konteks pemilihan investasi (Simamarta, 2. , di mana pendekatan ini terbukti menghasilkan rekomendasi yang rasional, konsisten, dan berbasis data, sehingga sangat mendukung proses pengambilan keputusan yang sistematis dan terpercaya. Berdasarkan uraian diatas, penelitian ini akan menghadirkan kebaruan dalam pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan pupuk padi melalui integrasi metode Weighted Product (WP) dan Rank Order Centroid (ROC), yang hingga saat ini belum banyak diterapkan secara spesifik dalam konteks pertanian padi di daerah pedesaan. Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang hanya memanfaatkan satu metode atau fokus pada pemilihan input pertanian secara Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 umum, inovasi utama dalam studi ini terletak pada kombinasi metode WP yang kuat dalam evaluasi kuantitatif terhadap alternatif pupuk berdasarkan bobot kriteria agronomis, dan metode ROC yang menyederhanakan proses pembobotan kriteria secara praktis dan proporsional. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu menyediakan alternatif pengambilan keputusan yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan hasil panen serta mudah diimplementasikan oleh petani dengan tingkat literasi teknologi yang terbatas. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan pengembangan Sistem Pendukung Keputusan berbasis metode Weighted Product (WP) dan Rank Order Centroid (ROC). Proses penelitian mengikuti alur yang sistematis seperti tergambar pada diagram berikut. Gambar 1. Alur Penelitian Identifikasi Masalah Tahap awal ini bertujuan untuk mengenali permasalahan yang dihadapi oleh petani dalam menentukan jenis pupuk yang optimal, terutama dalam konteks daerah agraris pedesaan. Studi Literatur Peneliti mengkaji literatur dari jurnal, artikel, dan sumber akademik lain untuk mengetahui pendekatan terbaik dalam pengambilan keputusan multikriteria serta implementasi metode WP dan ROC. Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kepada petani. Data yang dikumpulkan meliputi alternatif pupuk yang umum digunakan dan kriteria penilaian. Analisis Data Data yang telah dikumpulkan dianalisis untuk melihat relevansi antara jenis pupuk dengan kebutuhan tanaman padi. Proses analisis ini menjadi dasar penting dalam penentuan kriteria dan alternatif yang akan digunakan dalam sistem pendukung keputusan. Hasil analisis membantu mengidentifikasi karakteristik masing-masing pupuk berdasarkan kebutuhan nutrisi tanaman padi, efektivitasnya di lapangan, serta dampaknya terhadap hasil panen. Pembobotan ROC Dalam proses pengambilan keputusan, penentuan bobot bagi setiap kriteria memainkan peran penting karena dapat memengaruhi hasil akhir secara signifikan (Santika et al. , 2. Setiap kriteria biasanya memiliki tingkat kepentingan yang berbeda dalam mencapai tujuan keputusan Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu memberikan pembobotan secara efisien, objektif, dan praktis. Salah satu pendekatan yang telah banyak digunakan adalah metode Ranking Order Centroid (ROC). Metode ini menawarkan cara yang sederhana namun efektif untuk mengalokasikan bobot berdasarkan urutan preferensi kriteria, tanpa memerlukan perbandingan berpasangan secara eksplisit. Keunggulan utama dari ROC adalah kemampuannya menghasilkan bobot yang lebih kompleks (Widjaja et al. , 2. Secara teknis. ROC menghitung bobot masing-masing kriteria berdasarkan urutan tingkat kepentingan. Misalnya, kriteria ke-1 Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 dianggap lebih penting daripada kriteria ke-2, kriteria ke-2 lebih penting dari ke-3, dan Bobot setiap kriteria ycycu dihitung dengan menggunakan rumus berikut (Putri Agustini Alkadri et al. , 2. ycycu = ycu Ocycuycn=1 ( ycn ) . di mana ycycu adalah bobot ROC, ycu adalah jumlah kriteria. Ocycuycn=1 ( ycn ) hasil dari pembagian nilai setiap kriteria, dan ycn adalah urutan prioritas. Dengan rumus ini, kriteria dengan peringkat lebih tinggi akan memperoleh bobot yang lebih besar, mencerminkan tingkat kepentingannya secara Weighted Product Alternatif pupuk dihitung nilainya menggunakan metode Weighted Product (WP) yang mengalikan nilai kriteria berdasarkan bobot yang diperoleh dari metode Rank Order Centroid (ROC). WP merupakan salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang banyak digunakan karena kemampuannya dalam menghasilkan peringkat alternatif secara akurat dan Secara matematis. WP menghitung nilai preferensi setiap alternatif dengan rumus sebagai berikut (Ramadhan, 2023. Yunus et al. , 2. Oaycu yc=1 ycU ycOycn = Oaycu yc=1 ycUycnycOycyc di mana: ycOycn adalah nilai preferensi untuk alternatif ke-i, xij adalah nilai kinerja dari alternatif ke-i terhadap kriteria ke-j, wj adalah bobot dari kriteria ke-j yang diperoleh dari metode ROC, ycu adalah jumlah total kriteria, ycn adalah nilai alternatif, yc adalah nilai kriteria. Perangkingan Hasil perhitungan WP menghasilkan skor dari masing-masing alternatif, yang kemudian diurutkan untuk mendapatkan peringkat tertinggi sebagai rekomendasi utama. Kesimpulan Tahap akhir dari proses ini adalah menarik kesimpulan dari hasil perhitungan dan pemeringkatan, serta menyusun rekomendasi bagi petani dalam memilih jenis pupuk yang paling sesuai. HASIL DAN PEMBAHASAN Penetapan Data Kriteria dan Sub Kriteria Penentuan kriteria dalam sistem ini didasarkan pada hasil wawancara dengan petani setempat di Desa Sukamaju. Kabupaten Sinjai, serta diperkuat dengan studi literatur dan penelitian terkait pemupukan tanaman padi. Kriteria yang dipilih mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan, mencakup aspek kimia, ekonomis, dan ketersediaan dari setiap jenis pupuk yang Berikut adalah daftar kriteria utama yang digunakan dalam sistem pendukung Kode Tabel 1 Data Kriteria Nama Kriteria Harga per Kg Ketersediaan di Pasaran Kandungan Nitrogen (N) Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Kandungan Kalium (K) Kandungan Fosfor (P) Kandungan Sulfur Kandungan Organik Setiap kriteria utama dilengkapi dengan rentang sub-kriteria untuk memberikan penilaian lebih objektif terhadap masing-masing alternatif pupuk. Sub-kriteria dinyatakan dalam bentuk skala numerik . Ae. yang mencerminkan tingkat kualitas atau kepentingan dari setiap aspek yang Berikut ini adalah daftar lengkap sub-kriteria yang digunakan dalam sistem: Tabel 2. Data Subkriteria Kriteria Harga per kg Ketersediaan di pasar lokal Kandungan Nitrogen (N) Kandungan Kalium (K) Kandungan Fosfor (P) Kandungan Sulfur Kandungan Organik Sub Kriteria O Rp3. > Rp3. > Rp5. > Rp7. > Rp10. > 100 unit 70-100 unit 41-70 unit 11-40 unit 1-10 unit > 30% 21% Ae 30% 11% Ae 20% 6% Ae 10% O 6% > 30% 21% Ae 30% 11% Ae 20% 6% Ae 10% O 6% > 30% 21% Ae 30% 11% Ae 20% 6% Ae 10% O 6% > 20% 11% Ae 20% 6% Ae 10% 3% Ae 5% O 3% > 30% 21% Ae 30% 11% Ae 20% 6% Ae 10% O 6% Skor Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Penetapan Nilai Data Alternatif Alternatif pupuk yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari enam jenis pupuk yang paling umum digunakan oleh petani padi dan mudah ditemukan di pasaran. Penetapan alternatif ini didasarkan pada kombinasi pupuk anorganik dan organik yang mewakili variasi kandungan unsur hara utama, harga, dan ketersediaan. Jenis pupuk yang digunakan antara lain Urea. NPK Phonska. SP-36. ZA. Petroganik, dan KCl. Masing-masing alternatif dianalisis berdasarkan enam kriteria utama, yaitu harga per kilogram, ketersediaan di pasar lokal,kandungan Nitrogen (N). Kalium (K). Fosfor (P), dan kandungan organik. Tabel berikut menyajikan nilai aktual masingmasing alternatif berdasarkan parameter tersebut: Tabel 3. Alternatif Pupuk dan Nilai Kriteria Aktual Kriteria Nama Kode Harga Pupuk Ketersediaan Nitrogren Kalium Fosfor Sulfur Organik (Rp/k. Urea 120 unit NPK 150 unit Phonska SP-36 100 unit 100 unit Petroganik 2. 30 unit KCl 50 unit Penerapan ROC Dalam proses pengambilan keputusan multikriteria, pembobotan terhadap masing-masing kriteria menjadi tahap penting yang secara langsung mempengaruhi hasil akhir pemilihan alternatif. Untuk itu, metode Rank Order Centroid (ROC) digunakan karena kesederhanaannya dalam menghasilkan bobot proporsional berdasarkan urutan kepentingan tanpa memerlukan pembandingan berpasangan yang kompleks. Penentuan urutan prioritas kriteria didasarkan pada wawancara dengan petani dan penyuluh pertanian, serta kajian literatur mengenai faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam pemilihan pupuk untuk tanaman padi. Setelah urutan prioritas ditentukan, bobot masing-masing kriteria dihitung menggunakan rumus ROC (Persamaan . Hasil perhitungan bobot ROC untuk masing-masing kriteria ditunjukkan pada tabel berikut: Tabel 4. Bobot Kriteria dengan Metode ROC Peringkat Kode Nama Kriteria Kandungan Nitrogen (N) Kandungan Kalium (K) Kandungan Fosfor (P) Kandungan Sulfur Harga Pupuk per Kg Ketersediaan di Pasaran Kandungan Organik Formula ROC 1 1 1 1 1 1 1 1 ( ) 7 1 2 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 1 1 ( ) 7 2 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 1 ( ) 7 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 ( ) 7 4 5 6 7 1 1 1 1 ( ) 7 5 6 7 1 1 1 ( ) 7 6 7 ( ) Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy ROC p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. Penilaian Kesesuain antara data alternatif dan sub kriteria Tahapan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana masing-masing alternatif pupuk memenuhi persyaratan atau preferensi yang ditetapkan dalam kriteria pemilihan. Penilaian dilakukan dengan mengonversi nilai aktual dari setiap alternatif ke dalam bentuk skor numerik berdasarkan subkriteria yang telah ditentukan pada tabel data sub kriteria. Proses ini bertujuan untuk menyamakan satuan dan memungkinkan perbandingan antar alternatif secara adil dan terukur. Skor diberikan untuk enam kriteria, yaitu kandungan nitrogen (C. , kalium (C. , fosfor (C. , harga pupuk per kilogram (C. , ketersediaan di pasaran (C. , dan kandungan organik (C. Berikut adalah tabel skor kesesuaian alternatif terhadap masing-masing kriteria: Tabel 5. Data Skor Kesesuaian Alternatif terhadap Setiap Kriteria Kode Nama Pupuk Urea NPK Phonska SP-36 Petroganik KCl Skor Nitrogen Skor Kalium Skor Fosfor Skor Sulfur Skor Harga Skor Ketersediaan Skor Organik Penerapan metode weight product Setelah seluruh skor alternatif terhadap masing-masing kriteria ditentukan dan bobot kriteria diperoleh melalui metode ROC, langkah selanjutnya adalah menghitung nilai preferensi untuk setiap alternatif menggunakan rumus metode Weighted Product (WP). Perhitungan dilakukan dengan cara mengalikan skor tiap kriteria yang telah dipangkatkan dengan bobot ROC masingmasing. Berikut perhitungan vektor S dari alternatif yang dinilai: S1 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 1,9490 S2 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 2,6000 S3 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 1,4377 S4 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 2,2253 S5 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 1,1856 S6 = . 1561 ) . 1085 ) . 0728 ) . 0442 ) . = 1,5141 Nilai Vektor V 1,9490 = 0,1786 10,9116 2,6000 V2= 10,9116 = 0,2383 1,4377 V3= 10,9116 = 0,1318 2,2253 V4= 10,9116 = 0,2039 1,1856 V5= 10,9116 = 0,1087 1,5141 V6= 10,9116 = 0,1388 V1= Setelah semua dihitung, alternatif pupuk kemudian dirangking berdasarkan nilai tertinggi. Hasil perhitungan nilai preferensi dan peringkat alternatif pupuk ditampilkan pada tabel berikut: Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. Tabel 6. Tabel Hasil Perhitungan Weighted Product dan Peringkat Alternatif Kode Nama Pupuk NPK Phonska Urea KCl SP-36 Petroganik Nilai Preferensi (V) 0,2383 0,2039 0,1786 0,1388 0,1318 0,1087 Peringkat Hasil Uji Coba Sistem dengan Blackbox Uji coba sistem dilakukan untuk mengevaluasi apakah sistem pendukung keputusan yang dikembangkan telah berfungsi sesuai dengan spesifikasi fungsional yang dirancang. Pada penelitian ini, metode pengujian yang digunakan adalah blackbox testing, yaitu metode pengujian perangkat lunak yang difokuskan pada evaluasi output berdasarkan input tertentu, tanpa mengetahui struktur internal program. Blackbox testing digunakan karena cocok untuk menguji fitur antarmuka pengguna . ser interfac. , validasi input, dan alur logika sistem dari sudut pandang pengguna akhir. Pengujian dilakukan terhadap berbagai skenario penggunaan sistem mulai dari input data kriteria, input alternatif pupuk, hingga proses perhitungan hasil menggunakan metode Weighted Product (WP). Berikut adalah hasil pengujian sistem menggunakan pendekatan blackbox: Tabel 7. Hasil Pengujian Blackbox Sistem SPK Pemilihan Pupuk Padi Halaman yang Diuji Halaman Masuk Langkah Pengujian Respon Sistem Diharapkan Sistem berhasil masuk ke aplikasi Respon Jika Gagal Status Sistem menolak akses . agal logi. Valid Menu dapat diakses dan Menu tidak berfungsi Perubahan data tidak tersimpan atau gagal Valid Sub-kriteria dapat dimodifikasi Valid Gagal data alternatif Input penilaian tidak disimpan atau terjadi Perhitungan Hasil akhir tidak tampil atau urutan Valid Halaman Beranda Input password dengan benar, lalu klik tombol masuk Navigasi ke menu utama Halaman Data Kriteria Menambah, menghapus, dan mengedit entri kriteria Halaman Sub-Kriteria Menambah, menghapus, dan mengedit sub-kriteria Halaman Data Alternatif Halaman Penilaian Menambah, menghapus, dan mengedit data alternatif Halaman Proses Perhitungan Halaman Hasil Akhir Jalankan proses perhitungan bobot dan hasil WP Perhitungan dan hasil ditampilkan Tampilkan berdasarkan nilai WP Ranking muncul sesuai nilai tertinggi ke terendah Input dan edit data penilaian Data kriteria dapat dimanipulasi . ambah, edit, hapu. Sub-kriteria dan dihapus Alternatif dan dihapus Data tersimpan dengan baik Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Valid Valid Valid Valid Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 Berdasarkan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan menggunakan metode blackbox pada berbagai halaman utama aplikasi, seluruh fungsi utama berjalan sesuai dengan ekspektasi tanpa ditemukan kendala. Setiap halaman telah menunjukkan respons yang tepat terhadap input yang diberikan oleh pengguna, mulai dari proses login, pengelolaan data, hingga penampilan hasil akhir sistem pendukung keputusan. Untuk mendukung validitas hasil pengujian sistem, ditampilkan juga dokumentasi visual berupa tangkapan layar dari salah satu halaman sistem. Gambar berikut menunjukkan tampilan halaman AuData Sub KriteriaAy pada sistem pendukung keputusan berbasis metode ROC dan Weight Product. Halaman ini menunjukkan fungsionalitas sistem dalam menampilkan data sub-kriteria, termasuk fitur untuk menambahkan, mengedit, serta menghapus data. Seluruh komponen tampilan, mulai dari navigasi, tabel, hingga tombol aksi, dapat dioperasikan dengan baik dan sesuai dengan fungsinya. Gambar 2. Tampilan Halaman Sub Kriteria Selain itu, ditampilkan pula form hasil penilaian WP, yang menyajikan hasil akhir perhitungan preferensi alternatif berdasarkan kombinasi skor dan bobot kriteria. Halaman ini menunjukkan kemampuan sistem dalam menyusun peringkat alternatif pupuk secara otomatis, lengkap dengan nilai preferensi masing-masing. Tampilan ini mendukung transparansi proses pengambilan keputusan, serta memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami kepada pengguna. Keberhasilan tampilan dan fungsi dari form hasil WP ini menunjukkan bahwa sistem tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga memberikan pengalaman pengguna . ser experienc. yang baik dan mendukung efisiensi penggunaan di lapangan. Gambar 3. Tampilan Halaman Hasil Penilaian WP Research (Lut Faiza. : Penerapan Metode Weighted Product dan Rank Order Centroid dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pupuk PadiAy Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Volume 9. Nomor 1. April 2026 DOI : 10. 57093/jisti. p-ISSN: 2620 Ae 5327 e-ISSN: 2715 Ae 5501 SIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan pupuk padi berbasis metode Weighted Product (WP) dan Rank Order Centroid (ROC) yang dirancang untuk membantu petani menentukan jenis pupuk paling sesuai melalui pendekatan multikriteria, sistem ini mempertimbangkan berbagai aspek penting seperti kandungan nutrisi, harga, ketersediaan, dan kandungan organik. Metode ROC digunakan untuk menentukan bobot tiap kriteria secara efisien dan proporsional berdasarkan urutan prioritas, sedangkan metode WP diterapkan untuk menghitung skor akhir dari masing-masing alternatif pupuk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa NPK Phonska menjadi alternatif dengan peringkat tertinggi, diikuti oleh ZA dan Urea, sedangkan Petroganik berada pada posisi terbawah meskipun unggul dari segi harga dan kandungan organik. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi metode WP dan ROC dalam SPK mampu menghasilkan keputusan yang objektif. Pengembangan selanjutnya dapat dilakukan dengan menambahkan lebih banyak kriteria, seperti kondisi tanah dan iklim, serta mengintegrasikan sistem dengan data real-time berbasis IoT atau aplikasi mobile agar lebih mudah diakses oleh petani. DAFTAR PUSTAKA