Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 PENGARUH LEVERAGE. LIQUIDITY. FIRM SIZE DAN GROWTH OPPORTUNITY TERHADAP HEDGING PADA PERUSAHAAN SEKTOR OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2010-2024 Luthfi Fathul Baari1. Heidi Siddiqa2. Dheri Febiyani Lestari3 Universitas Cipasung Tasikmalaya Email: fathulbalutfi@gmail. com, heidisiddiqa@uncip. id, dherifebiyanilestari@uncip. ABSTRACT This research was conducted to investigate the impact of key financial determinants specifically leverage, liquidity, firm size, and growth opportunity on the hedging decisions of automotive sector corporations listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) across the 2010Ae2024 fiscal period. The pervasive volatility of the Indonesian Rupiah exchange rate against the US Dollar provides a strong incentive for these automotive entities to adopt proactive hedging strategies in order to safeguard their financial stability. The methodology employed is a quantitative approach utilizing multiple linear regression analysis. The study's sample comprises two prominent industry players. PT Astra International Tbk and PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, with required secondary data sourced exclusively from their published annual reports. The empirical findings reveal that, in a partial analysis, leverage, firm size, and growth opportunity do not exert a statistically significant influence on hedging decisions. Conversely, the liquidity variable is shown to have a significant negative effect. In a simultaneous analysis, the four independent variables collectively influence hedging, characterized by a coefficient of determination (R. This result implies that the developed regression model accounts for 35. 9% of the total variability observed in the firms' hedging decisions. This study is anticipated to offer valuable insights for corporate entities in formulating more effective risk management protocols and to serve as a key reference point for subsequent academic research in this domain. Keywords: Leverage. Liquidity. Firm Size. Growth Opportunity. Hedging ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk menginvestigasi dampak dari penentu finansial utamaAi khususnya leverage, likuiditas, ukuran perusahaan . irm siz. , dan peluang pertumbuhan . rowth opportunit. terhadap keputusan hedging . indung nila. pada korporasi sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode fiskal 2010Ae2024. Volatilitas nilai tukar Rupiah Indonesia yang meresap terhadap Dolar AS memberikan insentif kuat bagi entitas otomotif ini untuk mengadopsi strategi lindung nilai yang proaktif guna menjaga stabilitas keuangan mereka. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan analisis regresi linear berganda. Sampel studi terdiri dari dua pelaku industri terkemuka, yaitu PT Astra International Tbk dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, dengan data sekunder yang diperlukan bersumber secara eksklusif dari laporan tahunan yang mereka publikasikan. Temuan empiris mengungkapkan bahwa, dalam analisis parsial, leverage, ukuran perusahaan, dan peluang pertumbuhan tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap keputusan hedging. Sebaliknya, variabel likuiditas terbukti memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Dalam analisis simultan, keempat variabel independen tersebut secara kolektif memengaruhi hedging, yang dikarakterisasi oleh koefisien determinasi (R. sebesar 0,359. Hasil ini mengimplikasikan bahwa model regresi yang dikembangkan menjelaskan 35,9% dari total variabilitas yang Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 diamati dalam keputusan hedging perusahaan. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi entitas korporasi dalam merumuskan protokol manajemen risiko yang lebih efektif dan berfungsi sebagai titik referensi utama bagi penelitian akademis selanjutnya dalam domain ini. Kata kunci: Leverage. Liquidity. Firm Size. Growth Opportunity. Hedging PENDAHULUAN Kecenderungan pergeseran nilai tukar Rupiah berhadapan dengan Dolar Amerika Serikat. menjadi isu penting yang terus menjadi perhatian pelaku usaha di Indonesia. Fluktuasi kurs rupiah yang terjadi akibat dinamika global seperti kebijakan moneter The Fed, inflasi global, dan ketegangan geopolitik menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang berdampak langsung pada kinerja perusahaan, terutama yang memiliki eksposur transaksi internasional. Ketidakstabilan nilai tukar tersebut dapat memengaruhi arus kas, laba bersih, serta nilai perusahaan. Salah satu strategi yang umum digunakan untuk mengelola risiko tersebut adalah hedging . indung nila. , yaitu strategi keuangan yang bertujuan mengurangi potensi kerugian akibat pergerakan nilai tukar dengan menggunakan instrumen derivatif seperti forward, futures, options, dan swap (Gewar & Suryantini, 2020. Mahasari & Rahyuda, 2. Penerapan kebijakan hedging di Indonesia juga didukung oleh regulasi pemerintah. Bank Indonesia melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 16/21/PBI/2014 mewajibkan perusahaan non-bank yang memiliki utang luar negeri untuk menerapkan prinsip kehati-hatian, salah satunya dengan melakukan lindung nilai . terhadap eksposur valuta asing. Kebijakan ini diperkuat oleh ketentuan turunan seperti PADG No. 16/2014 dan PMK No. 12/2013 yang menegaskan bahwa praktik hedging harus berbasis transaksi nyata . nderlying transactio. dan dilakukan secara transparan. Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa hedging bukan hanya instrumen finansial, melainkan juga mekanisme tata kelola risiko yang penting bagi keberlanjutan usaha. Sektor otomotif termasuk industri yang sangat rentan terhadap gejolak nilai tukar mata Hal ini disebabkan karena mayoritas bahan baku dan komponen perakitan kendaraan di Indonesia masih bergantung pada impor. perubahan nilai tukar berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menekan margin keuntungan. Di sisi lain, perusahaan otomotif juga melakukan ekspor dalam jumlah besar, sehingga menghadapi risiko yang sama dari sisi penerimaan. Untuk mengurangi risiko tersebut, perusahaan otomotif seperti PT Astra International Tbk dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk menerapkan strategi hedging guna menjaga stabilitas Kedua perusahaan tersebut dipilih sebagai sampel karena memiliki eksposur transaksi internasional yang tinggi serta keterbukaan terhadap penggunaan instrumen lindung nilai dalam laporan keuangan. Tabel 1. Rasio hedging pada Perusahaan PT. astra dan PT. Indomobil TAHUN PT. Astra International 0,75 1,33 0,93 0,94 1,11 1,16 1,37 1,29 1,12 0,93 PT. Indomobil Sukses International 4,98 3,49 2,57 2,04 1,65 0,98 0,54 0,25 0,58 0,34 Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 1,02 1,39 5,35 1,03 1,94 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 0,48 0,27 0,25 0,36 0,23 Berdasarkan tabel 4. 5 perkembangan hedging PT Astra International dan PT Indomobil Sukses International periode 2010Ae2024, terlihat bahwa kedua perusahaan menunjukkan arah yang berbeda. Astra International memiliki tren hedging yang relatif stabil dengan fluktuasi, dari 0,75 pada tahun 2010 kemudian meningkat hingga 1,94 di tahun 2024, bahkan sempat melonjak signifikan menjadi 3,35 pada Hal ini menunjukkan adanya upaya konsisten Astra dalam mengelola risiko keuangan melalui instrumen lindung nilai. Sebaliknya. PT Indomobil Sukses International justru memperlihatkan tren menurun tajam, dari 4,98 pada 2010 hingga hanya 0,23 pada 2024. Kondisi ini mengindikasikan bahwa Indomobil semakin mengurangi penggunaan strategi hedging, yang dapat meningkatkan paparan risiko terhadap fluktuasi nilai tukar maupun suku bunga. Dengan demikian. Astra tampak lebih adaptif dalam menjaga stabilitas keuangan melalui praktik hedging, sedangkan Indomobil cenderung melemahkan perlindungannya terhadap risiko keuangan eksternal Hasil studi-studi sebelumnya menunjukkan adanya keragaman terkait faktor-faktor yang memengaruhi keputusan hedging . indung nila. Sebagai ilustrasi. Febrianti & Cindiyasari . menemukan bahwa ukuran perusahaan . irm siz. berpengaruh nyata terhadap keputusan hedging. Sebaliknya. Atmojo et al. melaporkan bahwa leverage dan peluang pertumbuhan . rowth opportunit. tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Sementara itu. Lailiya & Santoso . menemukan bahwa likuiditas . tidak memiliki hubungan signifikan dengan hedging, sedangkan Condronegoro & Hasibuan . justru mengindikasikan bahwa firm size berkorelasi positif dengan aktivitas lindung nilai. Perbedaan temuan ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian . esearch ga. yang patut dikaji lebih mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menganalisis pengaruh leverage, liquidity, firm size, dan growth opportunity terhadap keputusan hedging pada entitas sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2010 hingga 2024. Kontribusi baru . dari studi ini diharapkan berupa pembuktian empiris terkini mengenai variabel internal perusahaan yang memengaruhi kebijakan hedging di sektor industri yang dikenal sangat peka terhadap volatilitas kurs. Selain itu, temuan ini diharapkan memperkaya khazanah literatur tentang manajemen risiko finansial dan memberikan saran praktis bagi perusahaan dalam menyusun strategi keuangan yang lebih adaptif dalam menghadapi perubahan nilai tukar. METODE PENELITIAN Objek Penelitian Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Pemilihan pendekatan kuantitatif didasarkan pada tujuan studi untuk menguji korelasi antar variabel secara objektif melalui pemanfaatan data numerik yang dapat diukur menggunakan metode statistik. Fokus utama dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari leverage, liquidity, ukuran perusahaan . irm siz. , dan peluang pertumbuhan . rowth opportunit. terhadap kebijakan hedging . indung nila. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Leverage (X. Riset ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis menggunakan regresi linier berganda. Pemilihan pendekatan kuantitatif didasarkan pada tujuan studi untuk menguji korelasi antarvariabel secara objektif melalui pemanfaatan data numerik yang dapat diukur menggunakan metode statistik. Fokus utama dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari leverage, liquidity, ukuran perusahaan . irm siz. , dan peluang pertumbuhan . rowth opportunit. terhadap kebijakan hedging . indung nila. Adapun rumus dari leverage menggunakan formula DER: DER TOTAL UTANG TOTAL EKUITAS Liquidity (X. Liquidity (Likuidita. adalah kemampuan entitas Guna menuntaskan utang dalam tempo singkat melalui pemanfaatan dana dari properti perusahaan . (Yuliani & Kristiani, 2. Adapun rumus dari liquidity menggunakan formula CR: CR = Aset lancar Hutang lancar Firm Size (X. Firm size (Ukuran Perusahaa. mencerminkan kekayaan perusahaan, diproksikan oleh keseluruhan aset . Semakin besar aset perusahaan sebagai cerminan kekayaan, maka kebutuhan untuk menggunakan Hedging juga meningkat. Sebaliknya, saat aset rendah, penggunaan Hedging cenderung menurun. (Mauliana et al. , 2. Adapun rumus dari firm size adalah sebagai berikut: Firm size = Ln (Total ase. Growth Opportunity (X. Growth opportunity (Peluang Pertumbuha. adalah potensi dan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan diri di masa mendatang dengan menggunakan peluang investasi. Menurut (Amaliyah dan Anhar, 2. Adapun rumus dari growth opportunity adalah sebagai berikut: MBVE= !"#$%& (%&%# )* ,% - . % /% (%&%# 0*1"2"0 232%$ *4"52%( Hedging (Y) Hedging dalam konteks manajemen keuangan berfungsi sebagai mekanisme untuk membatasi dan mengendalikan risiko keuangan. Meskipun fluktuasi dapat menimbulkan kerugian, strategi hedging memungkinkan risiko tersebut dikurangi. Adapun rumus dari hedging adalah sebagai berikut: Eayceyccyciycnycuyci ycycaycycnycu = nilai kontrak derivatif liabilitas valas Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Objek yang diteliti dalam studi ini adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor otomotif yang terdaftar secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penentuan sampel dilaksanakan melalui metode purposive sampling. Metode ini dipilih karena memungkinkan pemilihan sampel didasarkan pada kriteria-kriteria spesifik yang relevan dan selaras dengan tujuan dari penelitian. Adapun kriteria yang diterapkan meliputi: Perusahaan sektor otomotif yang terdaftar secara aktif di BEI selama periode 2010Ae2024. Perusahaan yang secara konsisten mempublikasikan laporan keuangan tahunan lengkap. Perusahaan yang memiliki data lengkap terkait variabel penelitian. Setelah melalui proses penyaringan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, dua entitas bisnis berhasil memenuhi syarat sebagai sampel penelitian, yaitu PT Astra International Tbk dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Jenis Dan Sumber Data Studi ini menggunakan data sekunder, yaitu laporan keuangan tahunan . nnual repor. yang diakses dari situs resmi Bursa Efek Indonesia . serta laman resmi masing-masing perusahaan yang menjadi sampel. Data tersebut mencakup laporan keuangan dan segala informasi finansial lain yang memiliki relevansi dengan variabel-variabel yang diuji dalam penelitian. Uji Analisis Deskriptif Tabel 2. Tabel Uji Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Leverage Liquidity Firm size Growth opportunity Hedging Valid N . Sumber: Data diolah 2025 statistik deskriptif yang tercantum dalam tabel, diperoleh temuan bahwa variabel Leverage memiliki nilai minimum 0,70 dan nilai maksimum 4,03. Sementara itu, nilai rata-rata . variabel ini tercatat sebesar 1,8477 dengan standar deviasi 1,07855. Kesimpulan yang dapat ditarik dari data tersebut adalah bahwa secara rata-rata, perusahaan-perusahaan yang menjadi sampel penelitian memiliki tingkat leverage sebesar 1,8477 kali dari modalnya. dengan variasi yang cukup tinggi, artinya terdapat perusahaan dengan tingkat utang relatif rendah hingga sangat tinggi. Variabel Liquidity menunjukkan nilai minimum sebesar 0,72 dan nilai maksimum 1,54. Sementara itu, rata-rata data tercatat sebesar 1,1410 dengan standar deviasi 0,25456. Angka standar deviasi yang relatif rendah ini menunjukkan bahwa tingkat likuiditas di antara perusahaan-perusahaan sampel memiliki tingkat variabilitas yang minim . idak berbeda jau. , yang mengindikasikan adanya homogenitas pada kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka sehingga mayoritas perusahaan menunjukkan keseragaman dalam kapasitasnya untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Selanjutnya, variabel Firm size memiliki nilai minimum 29,71 dan maksimum 33,78 dengan ratarata 32,1533 serta standar deviasi 0,922749. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dalam sampel relatif homogen karena penyebaran datanya kecil, sehingga perusahaan yang diteliti memiliki skala usaha yang hampir sama. Untuk variabel Growth opportunity, diperoleh nilai minimum sebesar 0,28 dan maksimum 5,35 dengan rata-rata 1,9557 serta standar deviasi 1,28479. Nilai rata-rata tersebut mengindikasikan bahwa secara umum perusahaan memiliki peluang pertumbuhan sekitar 1,95, namun dengan penyebaran data yang cukup tinggi, artinya terdapat perusahaan dengan prospek pertumbuhan sangat rendah hingga sangat tinggi. Terakhir, variabel Hedging memiliki nilai minimum sebesar 0,28 dan maksimum 16,11 dengan rata-rata 2,5443 serta standar deviasi 3,33479. Nilai standar deviasi yang lebih besar dari rata-ratanya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat tinggi dalam aktivitas hedging antar perusahaan, di mana sebagian perusahaan hampir tidak menggunakan hedging sementara yang lain sangat aktif menggunakannya. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas merupakan komponen krusial dalam serangkaian uji asumsi klasik. Uji ini bertujuan untuk menentukan apakah data numerik yang dimanfaatkan dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak. Dalam analisis ini, metode Kolmogorov-Smirnov juga Penggunaan uji ini ditujukan untuk menguji kesesuaian antara distribusi data dalam sampel dengan distribusi teoretis tertentu, khususnya distribusi normal. Tabel 3. Tabel Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data diolah, 2025 Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan korelasi linier yang kuat atau tinggi di antara variabel-variabel independen dalam suatu model regresi. Merujuk pada pendapat Ghozali . , multikolinearitas didefinisikan sebagai fenomena yang terjadi ketika terdapat tingkat hubungan yang tinggi, bahkan sempurna, di antara variabel-variabel bebas. Tujuan uji ini adalah untuk memastikan bahwa masing-masing variabel independen bersifat unik . idak saling menjelaskan satu sama lain secara berlebiha. agar hasil estimasi parameter regresi tetap valid dan dapat diinterpretasikan dengan baik. Tabel 4. Tabel Uji Multikolinearitas Coefficientsa Std. Error Beta (Constan. Leverage Liquidity Tolerance VIF Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Firm size Growth opportunity Dependent Variable: Hedging Sumber: Data diolah, 2025 Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas adalah kondisi di mana varians residual tidak konstan dari satu observasi ke observasi lainnya. Padahal dalam asumsi regresi linear klasik, varians dari residual seharusnya konstan . Uji Glejser diaplikasikan untuk mendeteksi atau mengidentifikasi adanya gejala heteroskedastisitas Table 5. Tabel Uji Heteroskedastisitas Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Leverage Liquidity Firm size Growth opportunity Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: ABS_RES Sumber: Data diolah, 2025 Uji Autokorelasi Autokorelasi terjadi ketika gangguan atau error pada periode tertentu dipengaruhi oleh gangguan atau error pada periode sebelumnya. Fenomena ini sering dijumpai pada data deret waktu . ime serie. Kriteria Pengambilan Keputusan (Durbin-Watso. Tabel 8. Tabel Uji Autokorelasi !"#$%&'())* ,-! "#A%C! 1=>> ! -A. */M%A!D! EMA1!2,#,!#P!M4%! E)* ,%! 2/MRS M%! D!E)* ,%! 1?=>! 1@=A! @1BCAa4??! B4CA. B747=:! 4=. !'(F'G'H,! B7?4:A=! <4:A@! B74=<7! B:4@C7! 4@@7CA! 4C@C! 2$34H5L 4! 4@>C! U/#E)* E*V! 4@7:! 4AA@! 3663$HF7'H,! 4!abE$BE*!c ,- dCBe!8"G&'7&! Sumber: Data diolah, 2025 Uji Hipotesis Analisis Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi (R. mengindikasikan proporsi varians hedging yang mampu ditentukan oleh variabel bebas leverage, liquidity, firm size, dan growth opportunity dalam model Semakin besar persentase RA, merefleksikan peningkatan kemampuan model regresi dalam menerangkan variasi yang terjadi pada variabel terikat Tabel 10. Tabel Uji R2 Model Summaryb Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. Growth opportunity. Leverage. Firm size. Liquidity Dependent Variable: Hedging Sumber: Data diolah, 2025 Uji F Penilaian kelayakan model menggunakan uji F, dilaksanakan dengan cara membandingkan nilai F hitung dengan nilai tabel. Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan . model regresi secara keseluruhan, guna menjawab apakah variabel-variabel independen yang digunakan secara serentak . sudah memadai untuk memprediksi atau menjelaskan perubahan pada variabel dependen . Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Tabel 11. Tabel Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Hedging Predictors: (Constan. Growth opportunity. Leverage. Firm size. Liquidity Sumber: Data diolah 2025 Uji t Uji t dalam konteks analisis regresi linear berganda difungsikan untuk mengevaluasi apakah setiap variabel independen . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen . Pengujian ini dilaksanakan untuk menguji hipotesis secara parsial. Secara spesifik. Uji t bertujuan menentukan apakah suatu variabel independen tunggal memiliki hubungan statistik yang substansial terhadap variabel dependen, dengan asumsi . eteris paribu. bahwa variabel independen lainnya dipertahankan konstan. Tabel 11. Tabell Uji t Variabel Leverage Liquidity Firm Size Growth Opportunity Thitung -1,123 -3,041 0,849 1,798 Ttabel 2,060 2,060 2,060 2,060 Sig. 0,272 0,005 0,404 0,084 Keterangan H1 ditolak H2 diterima H3 ditolak H4 ditolak Sumber: Data diolah 2025 PENUTUP Pengaruh Leverage terhadap Keputusan Hedging (H. Studi ini memperlihatkan bahwa leverage tidak ditemukan adanya hubungan yang substansial antara variabel yang diuji dengan keputusan perusahaan untuk menjalankan praktik Hal tersebut menandakan bahwa entitas dengan tingkat leverage yang tinggi tidak secara langsung terdorong untuk menerapkan strategi lindung nilai, kemungkinan karena mereka telah mengembangkan sistem manajemen risiko lain yang dianggap lebih efektif maupun efisien. Ditemukan adanya koherensi antara hasil penelitian ini dengan studi yang dipublikasikan oleh Condronegoro & Hasibuan . dan Putri et al, . yang juga menyimpulkan bahwa leverage tidak memberikan pengaruh berarti terhadap praktik hedging. Pengaruh Liquidity terhadap Keputusan Hedging (H. Studi ini Ditemukan bukti kuat bahwa likuiditas memberikan pengaruh yang signifikan dan berlawanan arah . terhadap keputusan perusahaan untuk menerapkan hedging. Artinya. Seiring dengan meningkatnya rasio likuiditas perusahaan, maka kecenderungan perusahaan untuk menggunakan instrumen lindung nilai semakin menurun. Hal ini dapat dijelaskan karena Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 perusahaan dengan posisi kas yang kuat memiliki Kapasitas yang superior dalam menanggung risiko pasar secara langsung, sehingga tidak terlalu membutuhkan strategi hedging. Hasil temuan ini konsisten dengan penelitian Febrianti & Angelica Cindiyasari . dan Atmojo et al, . Asumsi awal . menyatakan bahwa likuiditas memiliki daya pengujian yang substansial dalam memengaruhi kebijakan hedging entitas Pengaruh Firm size terhadap Keputusan Hedging (H. Studi ini menandakan bahwa ukuran perusahaan bukan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan dalam melakukan hedging. Meskipun koefisien menunjukkan adanya arah hubungan positif, pengaruh tersebut tidak cukup kuat untuk dibuktikan secara Dengan kata lain, anggapan bahwa perusahaan berukuran besar lebih rentan terhadap risiko pasar sehingga lebih terdorong menggunakan instrumen hedging Hipotesis tersebut tidak berhasil dibuktikan . tau ditola. dalam studi ini. Temuan ini konsisten dengan studi Hidayat et al. serta yang juga menyatakan bahwa firm size tidak Memiliki daya dorong . terhadap penentuan praktik hedging yang diterapkan. Pengaruh Growth opportunity terhadap Keputusan Hedging (H. Studi ini Tidak ditemukan bukti yang kuat bahwa prospek atau peluang pertumbuhan perusahaan berperan secara berarti dalam memengaruhi kebijakan hedging yang diterapkan. Meskipun terdapat kecenderungan positif bahwa Entitas bisnis dengan propek pertumbuhan lebih tinggi Rentang untuk menerapkan hedging, bukti statistik tidak cukup kuat untuk mendukung hal Temuan ini konsisten dengan penelitian F. B Purba & Dillak . serta Nastiti et al, . yang Asumsi awal adalah bahwa peluang pertumbuhan tidak memiliki daya jelaskan yang berarti dalam memengaruhi praktik hedging suatu entitas. DAFTAR RUJUKAN Amanda. Sudrajat. , & Murwani. Pengaruh Leverage. Profitabilitas, dan Financial Distress Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Dasar dan Kimia Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023. Seminar Inovasi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi (SIMBA) 6, 6(Septembe. https://satudata. Anniyati. Hermanto. , & Hidayati. Pengaruh Firm size. Financial Distress. Debt Level. Dan Managerial Ownership Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jmm Unram - Master of Management Journal, 9. , 28Ae41. https://doi. org/10. 29303/jmm. Arfianti. Puspasari. Deslina. , & Hendra K. Pengaruh Likuiditas. Leverage, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penggunaan Instrumen Derivatif Sebagai Keputusan Hedging (Studi Kasus pada Bank Konvensional yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2. MANTAP: Journal of Management Accounting. Tax Production, 2. , 405Ae413. https://doi. org/10. 57235/mantap. Arinal Mirdha. Muhammad Arfan, & Indayani. Mengapa Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Melakukan Keputusan Hedging? Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 13. , 113Ae133. https://doi. org/10. 22219/jrak. Atmojo. Wijaya. , & Setyahety. Pengaruh Likuiditas. Leverage. Growth opportunity. Dan Interest Coverage Terhadap Keputusan Hedging Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Seminar Inovasi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 5. , 1Ae13. Condronegoro. , & Hasibuan. Leverage. Firm size. Likuiditas. Financial Distress, dan Aktivitas Hedging Dengan Instrumen Derivatif. E-Jurnal Akuntansi, 33. , 2102Ae2116. https://doi. org/10. 24843/eja. Daniati. , & Adiwibowo. Growth opportunity. Firm size. Financial Distress and Hedging Decisions. Jurnal Riset Akuntansi, 16. , 58Ae73. https://doi. org/10. 34010/jra. Dewi. , & Juwita. Analisis Pengaruh Faktor Internal Perusahaan Dalam Pengambilan Keputusan Hedging Menggunakan Instrumen Derivatif (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2. Snam. Febiyani Lestari. , & Setia Rachmanda. Analisis Rasio Likuiditas Dan Rasio Rentabilitas Pada Pt. Bank Rakyat Indonesia (Perser. Tbk Dan Pt. Bank Negara Indonesia (Perser. Tbk Dari Tahun 2014 Ae 2018. Jurnal Ekonomi Perjuangan, 4. , 78Ae83. https://doi. org/10. 36423/jumper. Febrianti. , & Angelica Cindiyasari. Pengaruh Foreign Debt. Liquidity dan Firm size terhadap Hedging Decision (Studi Kasus Perusahaan Manufaktur Subsektor Semen Yang Terdaftar di BEI Tahun 2017-2. Journal of Accounting and Finance Management, 5. , 957Ae966. https://doi. org/10. 38035/jafm. Gewar. , & Suryantini. The Effect of Leverage. Managerial Ownership. And Dividend Policy On Hedging Decisions In Manufacturing Companies. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 1, 1382Ae1389. Hadini. , & Desmiza. Pengaruh Cash Flow Volatility. Firm size. Foreign Debt dan Exchange Rate terhadap Hedging (Studi pada Perusahaan Sektor Energi Tahun 2018-2. J-MAS (Jurnal Manajemen Dan Sain. , 9. , 660. https://doi. org/10. 33087/jmas. Hariko Wayra, & Siti Rodiah. Transaksi Keuangan Derivatif Lindung Nilai (Hedgin. Pada Pt. Astra International Tbk. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Bisnis, 3. , 185Ae189. https://doi. org/10. 56127/jaman. Hidayat. Nuridah. , & Sopian. Pengaruh Leverage Dan Firm size Terhadap Pengambilan Keputusan Hedging Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di BEI Periode 2019 2023. Jurnal Cendekia Ilmiah, 3. , 5228. Indriyanti. Adhim. , & Asmawati. Pengaruh Peluang Pertumbuhan. Financial Leverage. Likuiditas Terhadap Keputusan Hedging Diperusahaan Manufaktur di Indonesia Periode 2019-2023. Economics and Digital Business Review, 6. , 164Ae175. Jayanti. , & Yadnya. The Effect of Leverage. Liquidity and Growth opportunity on Hedging Decision Making in Mining Companies at Indonesia Stock Exchange. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 4. , 251Ae257. Karlinda. , & Manunggal. Pengaruh leverage, firm size, profitabilitas, dan likuiditas terhadap pengambilan keputusan hedging perusahaan manufaktur di BEI. In Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan (Vol. Issue 467Ae. https://doi. org/10. 24912/jmbk. Lailiya. , & Santoso. Pengaruh Leverage. Liquidity Dan Firm size Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Pertambangan Di Bei. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 2023, 1Ae15. Mahasari. , & Rahyuda. The Effect of Firm size. Leverage, and Liquidity on Hedging Decisions of Consumer Goods Industryon the Indonesia Stock Exchange. American Journal of Humanities and Social Sciences Research (AJHSSR), 4. , 106Ae113. Mahdiana. , & Amin. Perusahaan . Dan Sales Growth Terhadap Tax. Jurnal Akuntansi Trisakti, 7. , 127Ae138. Mauliana. Lailiyah. , & Rosiawan. Leverage . Firm size . Profitability Dan Financial Distress Terhadap Pengambilan Keputusan Hedging. Competitive Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 8. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Moridu. Cakranegara. Siddiqa. Azizi. , & Ahmad. Determinasi Likuiditas dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Literature. Jurnal Manajemen, 14. , https://doi. org/10. 32832/jm-uika. Nastiti. Sulistyowati. Li. , & Sudrajat. Pengaruh Profitability. Liquidity. Growth opportunity Dan Financial Distress Dalam Pengambilan Keputusan Hedging Dengan Instrumen Derivatif Valuta Asing Pada perusahaan Sub Sektor Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020. Seminar Inovasi Manajemen Bisnis Dan Akuntansi 4. E-ISSN: 26861771. Pramudita. , & Setiyono. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Tingkat Hutang, dan Likuiditas Terhadap KeputusanHedging pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. International Journal On Orange Technologies, 3. , 258Ae271. http://w. org/index. php/IJOT Pratama. , & Heruwanto. Current Ratio . Quick Ratio , dan Debt to Asset Ratio terhadap Return on Asset pada Perusahaan Transportasi di Indonesia The Effect of Current Ratio . Quick Ratio , and Debt to Asset Ratio on Return on Asset in Indonesian Transportation Companies. Jurnal Pengembangan Wiraswasta, 5. , 131Ae140. Purba. , & Dillak. The Influence Of Growth opportunity. Firm size. And Financial Distress On Hedging Decisions In The Mining Sector Manufacturing Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange (IDX) For The 2017-2020 Period. E-Proceeding of Management, 9. , 3054Ae3062. Purba. , & Dillak. Pengaruh Growth opportunity. Firm size. Dan Financial Distress Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Pertambangan Yang A. EProceedings A, 8. , 1021Ae1036. https://openlibrarypublications. id/index. php/management/article/download/187 28/18114 Putri. Sugita. Mariani. , & Iswara. Pengaruh Financial Distress. Growth opportunity. Dan Leverage Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Di BEI Tahun 2019-2022. Jurnal Inovasi Ekonomi Dan Keuangan, 1. , 115Ae122. https://doi. org/10. 58982/jike. Ratnaningsih. Tamara. , & Mayasari. Pengaruh Likuiditas. Leverage. Profitabilitas. Firm size dan Growth opportunity terhadap Hedging Sektor Farmasi. Industri Dasar dan Bahan Kimia pada Perusahaan ISSI. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 2. , 227Ae237. https://doi. org/10. 35313/jaief. Sanjaya. Kusumaningtyas. , & Littu. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Financial Leverage. Dan Asimetri Informasi Terhadap Cost Of Equity. EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi, 3. , 58Ae68. https://doi. org/10. 56799/ekoma. Septariani. PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN INDOFARMA TBK PERIODE 2014-2018. Sosio E-Kons. Volume 12, 221Ae229. Via Ainun Nur habibah. Djaelani. , & Priyono. Pengaruh Firm size. Growth opportunity Dan Likuiditas Terhadap Pengambilan Keputusan Hedging (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2. E-JRM : ELEKTRONIK JURNAL RISET MANAJEMEN, 09, 145Ae160. Wahyu Amin Mustofa, & Kurnia Rina Ariani. Pengaruh Likuiditas. Leverage, dan Profitabilitas terhadap Keputusan Hedging Perusahaan BUMN di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021. Economic Reviews Journal, 3. , 210Ae226. https://doi. org/10. 56709/mrj. Wiastono. , & Kristian. Faktor Pengambilan Keputusan Hedging Dengan Menggunakan Instrumen Derivatif Valuta AsingPada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ekonomi. Keuangan. Jurnal Ekonomi Perjuangan ( JUMPER ) Vol 7 No. Halaman 160 - 172 P-ISSN : 2714-8319/ E-ISSN : 2714-7452 Diserahkan:25/11/2025 Diterima:17/12/2025 Diterbitkan:22/12/2025 Perbankan. Kewirausahaan Dan Koperasi (KEROPPI), 4. , 1Ae10. Wibowo. , & Linawati. Pengaruh Likuiditas. Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Peringkat Obligasi Perusahaan Di Indonesia. Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen, 7. , 143Ae152. https://doi. org/10. 32477/jrm. Wijaya. Rahmawati. , & Puspasari. Pengaruh Kesempatan Bertumbuh. Ukuran Perusahaan. Leverage. Nilai Perusahaan. Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Aktivitas Lindung Nilai. Prosiding, 6681. , 184. Yuliani. , & Kristiani. Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan . Leverage . Ukuran Perusahaan , dan Likuiditas terhadap Keputusan Hedging pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016-2019 Evi Yuliani Program Studi S-1 Manajemen . Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangs. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa, 1Ae9. Zahra. Savitri. Violeta. , & Rodiah. ransaksi Derivatif Lindung Nilai (Hedgin. Pada PT. Krakatau Steel (Perser. Tbk. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA), 1. ttps://ejurnal. id/index. php/jumia/issue/view/. https://doi. org/https://doi. org/10. 55606/jumia.