EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KONTEKS PRIBADI PADA MATERI PELUANG KELAS Vi Wisnu Siwi Satiti 1. Siti Nur Lailiyah 2 1,2Program Studi Pendidikan Matematika. Universitas KH. Wahab Hasbullah e-mail korenpondensi: siwi. wisnu@gmail. ABSTRACT There are many students that have difficulties in learning mathematics. One of them is dueto lack of meaningful learning in mathematics-classroom, so that students' learning motivation is low. Learning becomes meaningful if the concepts are presented as contexts or situations in which students "experience" themselves. The use of mathematics in everyday life is the main idea of mathematical literacy. Context of daily life that is closest to students is personal context. One of the mathematical materials that is widely applied to solve problems in everyday life is the concept of probability. Therefore, it is necessary to increase the use of personal context as a mathematical activity in learning probability. Mathematics activities can be presented with the use of teaching materials, one of which is Student-Worksheet. Thus, in this study. Student-Worksheet on the concept probability is developed by employing personal context. This study is a research-design within ADDIE model . nalysis, design, development, implementation, evaluatio. This study produces a product in the form of Student-Worksheet based on personal context for Probability for 8th The results of this study shows that the Student-Worksheet developed is valid and In addition, based on the results of the implementation phase, it shows that the Student-Worksheet is effective in facilitating studentsAounderstanding on the concept of KEYWORDS: StudentsAoworksheet. Personal context. Probability ABSTRAK Fakta di lapangan menunjukkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar Salah satu penyebabnya yaitu pembelajaran matematika yang kurang bermakn, sehingga motivasi belajar peserta didik rendah. Pembelajaran menjadi bermakna jika konsep yang dipelajari disajikan sebagai konteks atau situasi yang mana peserta didik AumengalamiAy sendiri. Penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari merupakan ide utama dari literasi matematika. Konteks kehidupan sehari-hari yang paling dekat dengan peserta didik adalah konteks pribadi . Salah satu materi matematika yang banyak diterapkan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yaitu konsep peluang. Oleh karena itu perlu ditingkatkan penggunaan konteks pribadi sebagi aktivitas matematika dalam mempelajari konsep peluang. Aktivitas dan materi matematika dapat disajikan dengan bantuan bahan ajar, salah satunya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Dengan demikian pada penelitian ini dikembangkan LKPD berbasis konteks pribadi pada materi peluang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE . nalysis, design, development, implementation. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa LKPD berbasis konteks pribadi pada materi peluang untuk kelas Vi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan valid dan praktis. Selain itu, berdasarkan hasil implementasi LKPD di dalam pembelajaran peluang menunjukkan bahwa LKPD efektif mempermudah peserta didik dalam memahami materi peluang. KATA KUNCI: LKPD. Konteks Pribadi. Peluang PENDAHULUAN perkembangan IPTEK tidak terlepas Dewasa ini Ilmu Pengetahuan dan dari kualitas sumber daya manusia Teknologi (SDM) yang baik. Sedangkan kualitas (IPTEK) Pesatnya SDM itu sendiri dipengaruhi oleh 82 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi kualitas pendidikan (Pratama. Caswita, & Dahlan, 2. Salah satu kajian yang dipelajari menunjukkan bahwa banyak peserta di hampir semua jenjang pendidikan, didik mengalami kesulitan mempelajari mulai dari pendidikan dasar hingga Aktivitas matematika yang pendidikan tinggi, yaitu matematika. Penerapan rendahnya motivasi dan minat belajar dijumpai di berbagai bidang ilmu dan peserta didik, sehingga banyak peserta tentunya di bidang teknologi (Romadon. Kemampuan matematika juga memahami materi matematika (Siregar. Pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari (Jannah, bermakna jika konsep yang dipelajari Putri & Zulkardi, 2019. Saputri & disajikan sebagai konteks atau situasi Zulkardi, 2. Hal ini menunjukkan yang mana peserta didik AumengalamiAy sendiri (Gazali & Atsnan, 2. Tanpa penting di berbagai bidang kehidupan, disadari, kehidupan sehari-hari peserta didik banyak memuat berbagai konteks matematika bagi kemajuan teknologi, atau situasi yang berkaitan dengan maupun penerapan matematika untuk menyelesaikan masalah dunia nyata. Nindisari, & Novaliyosi, 2. Dengan Selain itu, kemampuan matematika pribadi peserta didik dapat digunakan keterkaitan erat dengan peningkatan Indonesia (Andini. Syamsuri, (Masjaya & Wardono, 2. Oleh Penggunaan matematika dalam karena itu sebagai bekal peserta didik kehidupan sehari-hari merupakan ide utama dari literasi matematika (Stacey & Turner, 2. Literasi matematika memiliki penguasaan dan kemampuan matematika yang baik. Terlepas kehidupan nyata dan membuat orang EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 83 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi tersebut mampu memberikan penilaian keluarga atau kegiatan dengan teman sebaya (Gazali, 2. konstruktif, reflektif yang dibutuhkan pada abad ke-21 (OECD, 2016. OECD, OECD, Literasi Berdasarkan matematika bekerja secara spesifik berdasarkan konteks yang cenderung matematika konteks pribadi, sebagai kepraktisan (Poernomo. Kurniawati, & Atiqoh, 2. Hal ini sejalan dengan bermakna akan meningkatkan motivasi hasil penelitian Nolaputra. Wardono, & Supriyono . yang menunjukkan Sehingga dapat membantu peserta bahwa literasi matematika merupakan didik memahami konsep matematika. berbagai konteks. Pembelajaran Aktivitas dan konsep matematika menggunakan beragam bahan ajar, salah satunya yaitu Lembar Kerja Sesuai dengan konsep literasi Peserta Didik (LKPD). Penggunaan matematika, aktivitas belajar atau soal Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) disajikan dalan bentuk situasi dari menciptakan pembelajaran yang efektif, konteks kehidupan sehari-sehari dan bermakna, memfasilitasi peserta didik mengandung konsep matematika yang berpartisipasi aktif, sehingga dapat melandasi situasi atau struktur soal tersebut (Stacey, 2. Salah satu jenis konteks dalam literasi matematika (Anggraini & Zulfah, 2. LKPD dapat menjadi panduan bagi peserta . Konteks pribadi menitikberatkan pada halnya permasalahan dalam makanan, menciptakan pembelajaran efektif dan efisien sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai secara optimal (Pratama. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 84 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi Caswita, & Dahlan, 2. Hasil Herdiansyah . , . (Sugiyono, 2. penggunaan LKPD konteks personal Tahapan . mempermudah peserta didik pengembangan model ADDIE saling disebabkan oleh penggunaan konteks Gambar Hal pengembangan dengan menerapkan model ADDIE. dijumpai dalam kehidupan sehari-hari (Herdiansyah, 2. Salah satu materi matematika yang banyak diterapkan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yaitu konsep peluang (Andini. Syamsuri. Nindisari, & Novaliyosi, 2. Dengan demikian. Gambar 1. Tahap penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Sugiyono, 2. pengembanghan LKPD konteks pribadi sangat sesuai untuk materi peluang. Sehingga. Hasil dikembangkan LKPD konteks personal Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) . pada materi peluang bagi berbasis konteks personal . peserta didik kelas Vi SMP/MTs. pada materi peluang untuk peserta didik kelas Vi SMP/MTs. LKPD yang dikembangkankan melalui proses uji METODE Jenis penelitian yang digunakan coba, yang dimulai dari uji coba ahli . alidasi ahl. Subyek uji coba ahli adalah dosen pendidikan matematika mengadaptasi model pengembangan dan guru mata pelajaran matematika. ADDIE dengan lima tahapan yaitu Selain itu, dilakukan pula penilaian analisis . , desain . Development Research (R&D). Penelitian LKPD EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 85 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi Penilaian kepraktisan ini dilakukan oleh guru mata pelajaran diterapkan di sekolah tempat uji matematika selaku praktisi. Setelah LKPD Madrasah MuAoallimin Tsanawiyah (MT. penilaian layak dari ahli . alidasi ahl. MuAoallimat MambaAoul dan diperbaiki sesuai saran/masukan Denanyar, ahli, selanjutnya LKPD diujicobakan di Berdasarkan kelas sesungguhnya. Subyek uji coba diketahui bahwa MTs. MuAoallimin dalam penelitian ini adalah kelas Vi-A MuAoallimat Madrasah Denanyar-Jombang MuAoallimin MuAoallimat MambaAoul MaAoarif Denanyar. Jombang. Peserta didik Seperti yang diketahui bahwa subyek uji coba juga diminta untuk mengisi angket respon peserta didik. Pengisian angket ini dilaksanakan di pembelajaran dipusatkan pada akhir proses uji coba. Hasil respon peserta didik. Namun. Tsanawiyah (MT. MaAoarif Jombang. MambaAoul MaAoarif sebagai acuan bagi peneliti dalam Berdasarkan hasil wawancara menentukan tingkat kepraktisan LKPD dengan peserta didik, diketahui yang dikembangkan. bahwa materi yang disampaikan HASIL dan PEMBAHASAN dalam kehidupan nyata, dan HASIL tidak berkaitan dengan situasi Berikut ini uraian hasil penelitian yang sering dihadapi peserta Peserta model ADDIE. Analysis . 1 Analisis Kebutuhan Pada tahap analisis kebutuhan, ajar/media pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 86 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi pembelajaran yang kontekstual. Hal Development . pembelajaran menjadi kurang belajar mereka rendah. Pada dilakukan beberapa langkah berikut ini. 1 Sebelum dilakukan uji coba ahli 2 Analisis Materi . alidasi ahl. , peneliti memeriksa Analisis pembelajaran yang disesuaikan LKPD LKPD 2 Validasi dengan kurikulum yang berlaku sebelum produk dimplementasikan peserta didik. Berbagai kegiatan dalam uji coba terhadap peserta sehari-hari Validasi ahli dalam penelitian ini matematika didalamnya, salah satunya konsep peluang. Tanpa pendidikan matematika dan satu guru matematika selaku praktisi. Validasi dilakukan menggunakan Oleh angket validasi ahli. Komponen yang dinilai meliputi isi LKPD, sehari-hari. dikembangkan pada penelitian ini adalah peluang. Design . Pada LKPD. Peneliti membuat kerangka isi dan menyusun komponen penilaian. materi LKPD. Lembar kerja Untuk menilai validitas, digunakan dikembangkan memuat empat sub acuan sebagai berikut ini. materi peluang, yaitu Peluang Empirik. Peluang Teoritik, dan dua sub bab Hubungan Peluang Peluang Teoritik. Empirik Keterangan: aliditas LKPD) EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 87 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi : jumlah . skor jawaban : jumlah . maksimal skor kepraktisan dilakukan oleh guru Penilaian Penilaian kepraktisan ini dilakukan Sebagai acuan pemberian makna pada tahap implementasi. Akan Tabel 1. Kualifikasi Tingkat Validitas Produk (LKPD) Persentase Kriteria Validitas 80 100% Valid 60% Ae 79% Cukup valid 40% Ae 59% Kurang valid 0% Ae 39% Tidak valid/revisi (Syafayh, 2. dilanjutkan ke tahap Implementasi jika LKPD memperoleh penilaian minimal AuCukup validAy dan telah saran/masukan Berdasarkan hasil validasi ahli, rata-rata pengembangan instrument. Angket sesuai dengan indikator komponen kepraktisan bahan ajar. Implementation . Pada dilakukan uji coba LKPD di kelas Subyek uji coba yaitu peserta didik kelas Vi-A Madrasah Tsanawiyah (MT. MuAoallimin MuAoallimat MambaAoul MaAoarif Denanyar, ahli/validator. disusun pada tahap Development digunakan rujukan berikut ini. LKPD 96,87%. Hasil memenuhi kriteria AuValidAy. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak menuju tahap selanjutnya, yaitu tahap implementasi, dimana LKPD 3 Selain validasi ahli, dilakukan pula Jombang. Pada aktivitas uji coba ini, peserta didik belajar materi peluang LKPD Terdapat 25 peserta didik sebagai subyek uji coba dalam penelitian ini. Berdasarkan terhadap pemahaman peserta didik LKPD dikembangkan, diperoleh rata-rata skor kelas 90,56. KKM untuk mata pelajaran EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 88 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi matematika di Madrasah Tsanawiyah (MT. MuAoallimin MuAoallimat MambaAoul MaAoarif Denanyar. Jombang adalah 76. Evaluasi hasil belajar menunjukkan hasil belajar 23 peserta didik berada di atas KKM, sedangkan 2 peserta didik memperoleh hasil di bawah KKM. (Syafayh, 2014. dengan modifikasi Kriteria Selain uji coba LKPD di dalam Tabel 2. Kualifikasi Tingkat Kepraktisan Produk (LKPD) Persentase Kriteria Kepraktisan 80 100% Praktis 60% Ae 79% Cukup praktis 40% Ae 59% Kurang Praktis 0% Ae 39% Tidak Praktis AuCukup PraktisAy. Terdapat terhadap penggunaan LKPD. Hal ini Berdasarkan hasil respon peserta didik, dilakukan melalui pengisian angket respon peserta didik di akhir tahap Hasil respon peserta rata-rata 88,4%. Hal kepraktisan oleh guru digunakan untuk dengan kriteria AuPraktisAy. Sedangkan menentukan kepraktisan LKPD yang untuk hasil penilaian kepraktisan oleh guru matematika, diperoleh 97,22%. Untuk kepraktisan, digunakan acuan sebagai berikut ini. Dengan demikian, berdasarkan hasil AuPraktisAy. respon peserta didik dan penilaian kepraktisan oleh guru, diperoleh hasil Keterangan: yang memenuhi kriteria AuPraktisAy untuk : persentase kepraktisan : jumlah . skor jawaban : jumlah . maksimal skor LKPD yang dikembangkan. Evaluation . Pada tahap Evaluation . peneliti melakukan evaluasi hasil uji Sebagai acuan pemberian makna dan coba produk yang dikembangkan dan respon peserta didik. rujukan berikut ini. Berdasarkan hasil uji coba ahli . alidasi ahl. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 89 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi diperoleh penilaian dengan rata-rata 96,87% dan memenuhi kriteria AuValidAy Verdianingsih, wawancara dengan peneliti, peserta selanjutnya, yaitu implementasi. Hasil Satiti. Maslakhah. Melalui materi pembelajaran di kelas kurang menunjukkan respon baik dari peserta menyentuh aplikasi dalam kehidupan Hal ini dibuktikan dengan hasil nyata, dan tidak berkaitan dengan respon peserta didik dengan rata-rata situasi yang sering dihadapi peserta rata-rata persentase 88,4%. Selain itu. Hal ini menjadi salah satu faktor hasil penilaian kepraktisan oleh guru pelajaran matematika praktisi, diperoleh persentase 97,22%. Sebagaimana disampaikan oleh Gazali Merujuk pada hasil respon peserta didik dan penilaian guru. LKPD yang menjadi bermakna jika konsep yang LKPD AuPraktisAy. Dengan konteks personal . untuk materi peluang yang dikembangkan pada penelitian ini Valid dan Praktis. Atsnan AumengalamiAy sendiri. Berdasarkan hasil implementasi LKPD, diperoleh respon yang baik dari peserta didik untuk penggunaan LKPD. PEMBAHASAN Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata Berdasarkan kebutuhan, diketahui bahwa motivasi LKPD oleh peserta didik sebesar belajar peserta didik rendah, yang 88,4%. Selain itu, merujuk pada hasil evaluasi pemahaman peserta didik, pembelajaran yang kurang bermakna. diperoleh rata-rata skor kelas 90,56. Hasil beberapa penelitian terdahulu yang memperoleh hasil di atas KKM, dan 2 peserta didik memperoleh hasil di matematika yang kurang bermakna bawah KKM. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD konteks dan minat belajar peserta didik (Siregar, personal ini efektif membantu peserta EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 90 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi didik memahami konsep peluang. Hasil implementasi LKPD konteks personal ini sejalan dengan temuan dalam . penelitian Herdiansyah . yang peluang menunjukkan bahwa LKPD efektif mempermudah peserta didik LKPD dalam memahami materi peluang. mempermudah peserta didik dalam memahami materi. Penelitian terbatas pada pengembangan bahan ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) KESIMPULAN dan SARAN Berdasarkan cetak pada materi peluang. Sesuai penelitian di atas, dapat disimpulkan dewasa ini, perlu untuk dikembangkan LKPD bahan ajar berbasis teknologi. Selain konteks personal . pada materi itu, dapat dikembangkan bahan ajar peluang bagi peserta didik kelas Vi untuk materi dan konsep matematika SMP/MTs menggunakan model ADDIE. Pengembangan yang terdiri dari tahap analisis, desain, . Berdasarkan hasil validasi matematika dan guru mata pelajaran penilaian 96,87%, yang mana hasil ini memenuhi indikator AuValidAy. LKPD peluang bukan hanya valid tetapi juga Hal ini diibuktikan dengan hasil matematika sebesar 97,22%, dan hasil respon peserta didik yaitu 88,4%. Hasil penilaian kepraktisan oleh guru dan hasil respon peserta didik memenuhi AuPraktisAy. Hasil DAFTAR RUJUKAN Andini. Syamsuri. Nindisari. & Novaliyosi. Analisis Kebutuhan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Peluang. TIRTAMATH, i. Andini. Syamsuri. Nindisari. & Novaliyosi. Analisis Kebutuhan E-Modul Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Peluang. TIRTAMATH, i. Anggraini. , & Zulfah. Pengembangan LKPD Berbasis Open-Ended Kelas XI SMA Tahapan Pleminary Research. MATHEMA JOURNAL. II, 24-25. Anggraini. , & Zulfah. Pengembangan LKPD Berbasis Open-Ended Kelas XI SMA Tahapan Pleminary EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 91 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi Research. MATHEMA JOURNAL. II, 24-25. Dewantara. Soal Matematika Model PISA: Alternatif Materi Program Pengayaan. Didaktika Jurnal Kependidikan. XII, 199 & 203. Gazali. Pengembangan bahan ajar matematika untuk siswa SMP berdasarkan teori belajar ausubel. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 11. , doi:http://dx. org/10. 21831/pg Gazali. , & Atsnan. Peningkatan Motivasi dan Minat Belajar Matematika Siswa Melalui Pendekatan Kontekstual Pembelajaran Matematika yang Bermakna Increased Motivation Interest in Student Mathematics Learning Through Contextual Approach Meaningful Mathematics Learning. Herdiansyah, . Pengembangan LKPD Berbasis Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Eksponen. Vi, 27-31. Herdiansyah, . Pengembangan LKPD Berbasis Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Eksponen. Vi, 27-31. Jannah. Putri. , & Zulkardi. Soft Tennis Volleyball Contexts in Asian Games For PISALike Mathematics Problems. Journal on Mathematics Education, 10. , 157-170. Masjaya. Wardono. Pentingnya Kemampuan Literasi Matematika Menumbuhan Kemampuan Koneksi Matematika dalam Meningkatkan SDM. PRISMA 1, Masjaya. Wardono. Pentingnya Kemampuan Literasi Matematika Menumbuhan Kemampuan Koneksi Matematika dalam Meningkatkan SDM. PRISMA 1, Nolaputra. Wardono, & Supriyono. Analisi Kemampuan Literasi Matematika Pembelajaran PBL Pendekatan RME Berbantuan Schoology Siswa SMP. PRISMA I, 18-19. Nolaputra. Wardono, & Supriyono. Analisi Kemampuan Literasi Matematika Pembelajaran PBL Pendekatan RME Berbantuan Schoology Siswa SMP. PRISMA I, 18-19. OECD . PISA 2015 Results: Excellence and Equity in Education (Volume . (Onlin. , . ttps://w. org/doc sever/9789264266490en. pdf?ex pires=158673609&id=id&accna me=guest&checksum=74406E7 355F87AA16F790B18AA9DB8 DA, diakses 19 Juli 2. OECD . PISA 2015 Assessment Analytical Framework: Science. Reading. Mathematic. Financial Literacy Collaborative Problem Solving (Revised Ed. Paris: OECD Publishing. http://dx. org/10. 1787/97892 64281820-en OECD . PISA 2021 Mathematics Framework . (Onlin. , . ttps://pisa2021-maths. g/files/PISA 2021 Mathe matics Framework Draft. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 92 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi pdf, diakses 19 Juli 2. OECD . PISA 2018 Assessment And Analytical Framework. (Onlin. , . ttps://w. org/doc server/b25efab8en. pdf?expires= 1586776501&id=id&accname=g uest&checksum=D7FBE5DCB5 6C5B51C3927A58941C0FE1, diakses 19 Juli 2. Poernomo. Kurniawati. , & Atiqoh, . Studi Literasi Matematis. ALGORITMA Journal Mathematics Education (AJME), i, 87. Poernomo. Kurniawati. , & Atiqoh, . Studi Literasi Matematis. ALGORITMA Journal Mathematics Education (AJME), i, 87. Pratama. Caswita. , & Dahlan. Pengembangan LKPD Berbasis Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis. Pendidikan Matematika Unila. Pratama. Caswita. , & Dahlan. Pengembangan LKPD Berbasis Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis. Pendidikan Matematika Unila. Romadon. Penguatan Pendidikan Matematika Dalam Menunjang Persiapan Sdm Yang Unggul Menuju Indonesia Maju. PROCEEDING UMSURABAYA, 16. Romadon. Penguatan Pendidikan Matematika Dalam Menunjang Persiapan Sdm Yang Unggul Menuju Indonesia Maju. PROCEEDING UMSURABAYA, 16. Saputri. , & Zulkardi. Pengembangan LKPD Pemodelan Matematika Siswa SMP Menggunakan Konteks Ojek Online. Jurnal Pendidikan Matematika, 14. , 1-14. Satiti. Maslakhah. , & Verdianingsih, . Development of Contextual Triangles and Quadrilaterals Worksheets Graders. APPLICATION: Applied science in Learning Research, 2. , 27-34. Siregar. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowwball Throwing dengan Menggunakan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Materi Pokok Peluang di Kelas IX SMP Negeri I Sipirok. Jurnal Education and Development. II, 80. Siregar. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowwball Throwing dengan Menggunakan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Materi Pokok Peluang di Kelas IX SMP Negeri I Sipirok. Jurnal Education and Development. II, 80. Stacey. The international assessment of mathematical PISA 2012 framework and items. The 12th International Congress Mathematical Education . 771Ae. Springer. Cham. Stacey. , & Turner. The Evolution and Key Concepts of PISA Mathematics Frameworks. Assessing Mathematical Literacy . Cham: Springer. Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Method. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 93 Wisnu. Siti : Pengembangan Lkpd Berbasis Konteks Pribadi A Pada Materi Peluang Kelas Vi Bandung: Alfabeta. SyafaAoah. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Cerita Bergambar Materi Pokok Konsep Pembagian dengan Pendekatan Inquiry Siswa Kelas i SDN Jatimulyo Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim. EDUSCOPE. Juli, 2022. Vol. 08 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985