JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 P-ISSN 2722-6190 PENGARUH KHOTBAH ALKITABIAH DARI PENGKHOTBAH TERHADAP INTENSITAS BERIBADAH Robertus Suryady Prodi Teologi Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam robertus@st3b. Abstract The main points relating to the preacher and the intensity of worship examined in this article include the personality and exemplary attitude of the preacher, mastery of the sermon material, interpretation of the sermon and discussion, the application of the text in the sermon in line with the context of the text and relevant to current life and appropriate use , the truth of the word delivered motivates the congregation towards the intensity of the church moved by the truth of the word delivered. The next explanation in this article is a description of the thoughts of church leaders about the importance of preaching the word and worship of Christianity. In accordance with the existing problems, the purpose of writing this scientific work is: First, to analyze and interpret the preacher for the preaching of the word. Second, to discuss how the personality of the preacher influences the content of sermons worshiped in the lives of believers In writing this scientific paper, the writer uses quantitative research methods. Keywords: Sermons. Ecclesiastes. Christian Worship. Abstrak Pokok-pokok yang berhubungan dengan pengkhotbah dan intensitas beribadah yang diteliti dalam artikel ini meliputi kepribadian dan keteladanan sikap hidup pengkhotbah, penguasaan bahan khotbah, penafsiran khotbah dan pembahasan, penerapan teks dalam khotbah sejalan dengan konteks teks tersebut dan relevan dengan kehidupan masa kini dan tepat guna, kebenaran firman yang disampaikan memotivasi jemaat terhadap intensitas ke gereja di gerakkan oleh kebenaran firman yang disampaikan. Penjelasan berikutnya dalam artikel ini adalah uraian pemikiran dari tokoh-tokoh gereja mengenai pentingnya pemberitaan firman dan ibadah kekristenan. Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama. Untuk menganalisis dan menafsirkan tentang pengkhotbah atas pemberitaan firman. Kedua. Untuk membahas bagaimana kepribadian pengkhotbah mempengaruhi isi khotbah diibadah dalam kehidupan orang percaya pada masa kini. Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Kata Kunci: khotbah. Pengkhotbah. Ibadah Kristen. PENDAHULUAN Dalam penulisan artikel ini penulis mengangkat AuPeranan PengkotbahAy karena Pengkotbah salah satu faktor yang mempengaruhi intensitas minat jemaat untuk hadir di dalam ibadah. Pengkotbah sangat penting dalam sebuah ibadah digereja karena pengkhotbah yang akan menyampaikan tentang kebenaran firman Allah. Alkitab adalah Firman yang diilhamkan Alah, yang teramat penting bagi kehidupan umat manusia, khususnya bagi umat Kristen. Bagi umat manusia. Alkitab dapat memberi pengertian yang dapat menuntun seseorang kepada keselamatan sejati di dalam Kristus. Bagi umat Kristen. Alkitab itu dapat memberi kekuatan iman, perlengkapan dalam pelayanan, sehingga kehidupan dan pelayanan semakin menjadi serupa dengan Kristus. Karena begitu pentingnya peran Alkitab, maka hamba Tuhan seharusnya memiliki panggilan yang kuat untuk menyampaikan kebanaran Alkitab melalui khotbah-khotbahnya. Peneliti memperhatikan fenomena yang berkembang di masyarakat tentang khotbahnya lstilah ilmu berkhotbah atau Homiletika adalah ilmu yang menerangkan ayat Alkitab atau kepandaian menguraikan suatu hal yang terdapat dalam Alkitab. Kata ini berasal dari bahasa Yunani Homilia yang berarti perundingan, penguraian atau Hari Minggu umumnya sudah diterima sebagai hari ibadah umat Kristen di Indonesia. Dikatakan umumnya karena masih ada kelompok tertentu yang menekankan hari Sabat sebagai hari Ay Namun secara keseluruhan hari JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 Minggu yang sudah menjadi hari libur internasional dan merupakan hari ibadah bagi umat kristen. Dasar teologis yang dikemukakan banyak ahli untuk praktek peribadahan hari Minggu ini diringkaskan oleh Bacchiocchi sebagai peringatan hari kebangkitan Yesus Kristus, inagurasi terhadap hari penciptaan dan harapan eskatologis tentang dunia baru melalui simbolisasi hari kedelapan. P-ISSN 2722-6190 his works opens the way for the disciplines of worship and celebration. In worship we engage ourselves with, dwell upon, and express the greatness, beauty, and goodness of God through thought and use of words, rituals, and symbols. We do this alone as well as in union with GodAos people. To worship is to see God as worthy, to ascribe great worth to him. If in worship we are met by God himself, our thoughts and words turned to perception and experience of God, who is then really present in us in some degree of his greatness, beauty, and This will make for an immediate, dramatic change in our lives. Ibadah Kristen Ibadah Kristen sering dimaknai dengan konteks menghormati Allah dengan pujian, doa dan nyanyian rohani. Ibadah adalah bentuk ekspresi berupa tindakan yang dilakukan oleh seseorang, dalam konteks Kristen maka diperlukan definisi yang jelas mengenai bagaimana bentuk Ibadah Kristen. Ibadah yang benar adalah ibadah yang aktif bukan sebaliknya. Allah menuntut tindakan umat-Nya dalam ibadah. Ia ingin melihat apa yang dapat kita buat untuk memuliakan nama-Nya. Ibadah bukanlah inisiatif manusia melainkan tindakan pendamaian Allah dalam Kristus melalui Roh-Nya. Dengan demikian, umatNya harus menghidupi ibadah dalam arti pengungkapan yaitu ibadah adalah ungkapan sadar saya yang sukarela kepada Allah karena Ia patut disembah, agung dan baik kepada umat-Nya. Allah tidak lagi tinggal di sebuah bangunan sekarang, sebaliknya. Ia tinggal dalam setiap orang yang percaya. Sebagian orang memegang janji Yesus bahwa di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka (Matius 18:. Allah tidak hanya mengingini hubungan dengan ciptaanNya. Ia pun telah menciptakan cara-cara agar manusia dapat mengenal keinginan Allah tersebut, dan ditarik kepadaNya. Persekutuan Gereja dengan Tuhannya diungkapkan melalui pengungkapan dari komunikasi. Dallas Willard dengan jelas mengatakan bahwa ibadah itu bukan hanya sekedar memuji dan membesarkan nama Tuhan, tetapi jauh lebih dari itu ibadah adalah sebuah perayaan kebesaran dan kasih setia Tuhan. Willard menulis : The study of God in his Word and Ibadah pada dasarnya adalah perjumpaan dengan Allah baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Pengalaman Yesaya gambaran tentang perjumpaan dengan Allah dalam sebuah penglihatan (Yesaya 6:1-. Steward sebagaimana yang dikutip oleh Laura Jonker mengatakan bahwa ibadah bertujuan untuk mengalami Tuhan yang hadir dalam ibadah. Laura Jonker menulis sebagai berikut : The intent of worship is to experience and praise God. In worship the primary mode of knowing God is by participationA. the experience of God is one of mystery, awe, and wonder. educational approach usually attempts to stand outside to explain and interprate mystery, while worship allows us to enter experience and dwell in the presence of God as a way of knowing. Secara ideal, melalui ibadah, setiap gereja . mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu. Pertumbuhan itu dapat dilihat dari jumlah anggota terdaftar di suatu gereja tetapi juga dapat dilihat dari jumlah kegiatan-kegiatan dilaksanakan termasuk pada kebaktian hari Terkait dengan pengunjung kebaktian hari Minggu pada gereja-gereja, ada beberapa kemungkinan yang biasa Ada gereja yang kecenderungan pengunjung kebaktian hari minggunya mengalami penurunan. Ada gereja yang terlihat seperti stagnan, dimana dalam beberapa tahun pengunjung kebaktian hari minggunya terlihat tetap. Tetapi ada juga JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 gereja yang mengalami perkembangan. Jika dilihat dari gambaran pandangan dan esensi secara menyeluruh tentang gereja seperti yang dipaparkan diatas dapat diketahui bahwa arti gereja adalah jemaat itu sendiri, bukan saja jemaat secara fisik . ubuh yang berkumpul untuk beribada. saja melainkan juga jemaat dalam artian keseluruhan . ubuh, jiwa dan ro. yang melakukan aktivitas dan kehidupan Aktivitas dan kehidupan Kristiani itu ditujukan kepada Allah sebagai pusat aktivitas jemaat tersebut, sedangkan jemaat sendiri adalah sebagai pelaku dari aktivitas tersebut. Pertemuan itu berlangsung juga pada hari-hari kerja. Karena itu ibadah Jemaat tidak tertutup, tetapi terbuka. Pada setiap aktivitas Kristiani terdapat dua pelaku utama yang menjadikan aktivitas tersebut berjalan dan menjadi hidup. Kedua pelaku tersebut adalah jemaat dan Allah itu Jemaat sekumpulan/sekelompok melakukan aktivitas beribadah. Jemaat tersebut dalam melakukan aktivitasnya haruslah memiliki kelengkapan bagianbagiannya yang terdiri dari umat, pemimpin serta pelayan Tuhan. Umat tersebut dalam melakukan aktivitasnya dipimpin oleh seorang pemimpin rohani pendeta, rohaniwan, dan dalam menjalankan aktivitas tersebut kemudian bersama-sama dibantu oleh para pelayan Tuhan. Allah yang menjadi pusat dari aktivitas kristiani juga memegang peran penting dalam kehidupan aktivitas tersebut, karena Allah menjadi penentu dari hidupnya sebuah aktivitas jemaat tersebut. Allah merespon setiap aktivitas jemaat-Nya dalam wujud kehadiran Allah ditengahtengah jemaat. Kehadiran Allah tersebut berupa Roh Kudus yang memberikan pengalaman pribadi kepada masingmasing jemaat. Dengan adanya respon timbal balik antara jemaat dan Allah dalam sebuah aktivitas rohani Kristen tersebut maka gereja akan menjadi sebuah keutuhan, yaitu keutuhan sebagai sebuah kerajaan dimana jemaat adalah rakyat dan Allah adalah Raja, sebagai sebuah tubuh dimana jemaat sebagai tubuh dan Allah adalah kepala, sebagai sebuah keluarga dimana P-ISSN 2722-6190 jemaat adalah mempelai wanita dan Allah adalah mempelai pria, dan sebagai rumah Allah dimana jemaat adalah rumah dan Allah Dari hal tersebut kemudian barulah gereja secara keseluruhan dapat menjalankan fungsi dan perannya di dunia ini, yaitu sebagai jemaat Allah yang dipanggil keluar dari dosa dan hidup dalam kekudusan serta dipanggil keluar untuk memberitakan kabar baik kepada semua Menurut kepercayaan dan iman umat kristiani ibadah adalah segala aktivitas, perbuatan, perkataan dan pikiran yang ditujukan demi kemuliaan nama Kristus dan dapat mengusir iblis. Sehingga pengertian ibadah yang hanya merupakan suatu aktivitas kristiani di dalam sebuah bangunan gereja bukanlah pengertian yang Aktivitas-aktivitas merupakan bagian-bagian dari ibadah yang menjadi wujud ucapan syukur jemaat dan penyembahan kepada Tuhan. Gereja kristiani percaya bahwa di dalam setiap perayaan ibadah Allah hadir bersama-sama dengan gereja-Nya dan bertahta di atas pujian umat-Nya. Aktivitas ibadah kristiani biasa terbagi menjadi dua bagian, yaitu pujian dan penyembahan dan Pujian dan penyembahan memberikan ungkapan iman dan syukur kepada Tuhan melalui nyanyian, tari-tarian, dan doa. Sedangkan khotbah memiliki makna bahwa Tuhan berbicara kepada gereja-Nya melalui pengkhotbah/pendeta dalam penyampaian firman-Nya. Makna secara keseluruhan dari ibadah dalam kristiani adalah suatu wujud hubungan antara Tuhan dengan gereja, hubungan ini bersifat dua arah sehingga ibadah ini juga merupakan komunikasi Tuhan dan jemaatNya. Dalam Perjanjian Baru bahasa Indonesia ibadah . Jemaat disebut dengan rupa-rupa istilah : AukumpulanAy . Korintus 14:. Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 kamu gila?, pertemuan (Ibrani 10:. , janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Ibadah (Kisah Para Rasul 13:. , istilah resmi dalam banyak literatur teologis ialah liturgia . elayanan, yaitu Perjanjian Baru juga menggunakan istilah liturgia, tetapi dalam arti yang luas, yaitu ibadah dalam Bait Allah (Lukas 1:23. , atau persembahan Jemaat sebagai bantuan kepada orangorang miskin (Roma 15:. Ada beberapa kata Yunani di Perjanjian Baru yang berbicara tentang Proskuneo, yang berarti tunduk menyembah atau tak berdaya, sering digunakan dalam injil, tetapi dalam surat para rasul, hanya ada di 1 Korintus 14:2425 dalam hubungan dengan orang yang tidak percaya. Sikap tunduk secara fisik harus mencerminkan sikap dari dalam hati, yang tunduk kepada Allah. Latreuo memiliki arti dasar pelayanan keimaman. Jadi. Rasul Paulus melayani Allah melalui pemberitaan (Roma 1:. Orang percaya di Perjanjian Baru, bukan membawa binatang mati dalam ibadah, melainkan tubuh yang hidup, yang telah dikhususkan bagi Allah, untuk dipersembahkan kepada Allah, sebagai suatu sikap ibadah (Roma 12:. Sebomai berarti takut akan Allah dalam Perjanjian Lama dan menyembah dalam Perjanjian Baru. Memahami mengungkapkan setidaknya ada lima unsur yang terdapat didalam ibadah, yaitu pujian. Salah satu unsur dari ibadah yang penulis bahas dalam penelitian ini adalah pengkhotbah dan khotbahnya, karena pengkhotbah dan kisi khotbahnya sangat penting dalam ibadah karena agar jemaat dapat bertumbuh, karena orang yang telah lahir baru ketika mendengar khotbah akan dapat bertumbuh kehidupan Dalam firman Allah ada kuasa yang besar ketika itu diberitakan kepada Pertama-tama Firman itu mengakibatkan pertobatan (Yakobus 1:21. 1 Petrus 1:. , karena firman itu, orang- P-ISSN 2722-6190 orang yang lahir baru dapat betumbuh . Petrus 2:. Ia mempunyai kuasa yang menyucikan (Yohanes 17:. Identitas Ilahi Pengkhotbah Orang yang rindu untuk bertumbuh dalam pengenalan Allah melalui Alkitab, memiliki beban dan sukacita dalam panggilan menyampaikan Firman Tuhan. Disiplin dalam membaca, menyelidiki, merenungkan, dan menerapkan Firman Tuhan, rajin berdoa dan peka terhadap pimpinan Roh Kudus. Duta penyampai pesan dan maksud Allah, perlu belajar dan latihan terus menerus, sebab berkhotbah adalah sebuah anugerah dan seni. Pengkhotbah dikhususkan oleh Allah untuk melakukan pemberitaan Injil. Sebuah khotbah tidak bisa dipisahkan dari pengkhotbahnya karena seorang pengkhotbah adalah seorang hamba Allah yang menyalurkan firman Allah kepada orang lain, pada saat berkhotbah kita berdiri sebagai juru bicara Allah . Petrus 4:. Seorang pengkhotbah mempunyai tugas menyampaikan firman Tuhan berdasarkan kitab suci yang telah Tugas pengkhotbah ialah menyampaikan firman Tuhan ke dalam keadaan yang tertentu yang telah diketahui bahkan dialami juga oleh orang banyak tidak terkecuali anggota-anggota jemaat. Seorang pengkhotbah juga harus bisa melihat gambaran kehidupan orang yang ingin di sampaikan. Dilain sisi, tugas pengkhotbah ialah menciptakan pelbagai gambaran kehidupan yang melaluinya kita dapat melihat kebenaran kehidupan kita. Tanpa memberikan contoh-contoh yang tepat bagaimana membuat kisah Injil menjadi Ay Pengkhotbah haruslah mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan, agar ia memperlihatkan Dia melalui khotbah. Ay Si pengkhotbah harus menyadarkan bahwa kebinasaan disebabkan oleh dosa dan mengenalkan bahwa hanya Yesus sebagai Hanya Yesuslah jalan, kebenaran dan hidup (Yohanes 14:6. Pengkhotbah harus memahami arti penderitaan yang ditanggung Kristus untuk JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 menyelamatkan kita, dan mengenal Yesus yang telah menang melawan maut. Hal ini bukan sekadar fakta secara intelektual semata, tetapi merupakan persekutuannya dengan Kristus. Seperti disebutkan oleh Rasul Paulus mengenai tujuan hidupnya: yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang main (Filipi 3:10-. Sebuah dipisahkan dari pengkotbahnya. Artinya, pengkotbah itu harus sama dengan khotbahnya dan khotbah itu harus sama dengan pengkhotbahnya. Inilah yang dinasihatkan Paulus kepada Timotius: Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu . Timotius 4:. Seorang pengkhotbah adalah seorang hamba Allah yang menyalurkan firman Allah kepada orang lain. Pada saat berkotbah, kita berdiri sebagai juru bicara Allah . Petrus 4:. Ini adalah tanggung jawab yang mulia dan berat, karena tidak ada orang yang mengemban tugas lebih berat daripada orang yang berdiri di mimbar dan berbicara atas nama Allah. Itu pengkhotbah sangat penting. Sifat dan keadaan di hadapan Allah jauh lebih penting dari apa yang dapat dilakukan. Watak lebih penting dari kemampuan, panutan/teladan Jika demikian, bagaimanakah seharusnya sifat pribadi seorang pengkotbah itu. Kepribadian mewajibkan dirinya menjadi seorang yang sudah lahir baru dan dipenuhi Roh Kudus. Kedengarannya janggal tetapi dalam kenyataan cukup banyak pengkhotbah yang belum mengalami kelahiran baru. Alkitab menginformasikan mengenai figur Nikodemus yang sudah mengajar orang Israel namun belum lahir baru (Yohanes 3:1-. Betapapun pandai, baik hati, fasih lidah, tapi kalau ia belum lahir baru maka sebenarnya ia belum mengalami kuasa anugerah Allah. Mereka bagai pemimpin buta yang menjerumuskan orang lain saja (Matius 15:. Syarat mutlak bagi seorang P-ISSN 2722-6190 pengkhotbah ialah ia sudah lahir baru Kristus Juruselamat. Kedua, harus mengasihi Tuhan Yesus dan jiwajiwa. Seorang pengkhotbah harus memiliki hati bagi Allah sehingga ia melayani bukan karena kewajiban tapi karena didorong oleh Kasih Kristus . Korintus 5:14-. Bila ia telah mengalami kasih Kristus maka ia akan mengasihi Kristus dan mengasihi jiwa-jiwa. Seorang pengacara, dokter, pengusaha, dapat melaksanakan tugasnya dengan suksestanpa mengasihi orangorang yang dihadapinya, tidak demikian dengan seorang pengkhotbah. Perhatikan: Yesus melayani banyak orang sebab hatinya tergerak oleh belas kasihan (Matius 14:. Kasih tidak pernah gagal. Khotbah kita nampaknya bisa gagal, tetapi bila disampaikan dengan kasih Kristus, maka akhirnya khotbah itu akan melaksanakan maksud yang ditetapkan Allah. Ketiga, seorang pengkhotbah harus senang mempelajari Alkitab. Seorang pengkhotbah haruslah seorang pelajar, penyelidik dan pecinta Alkitab. Ia harus mengenal isi Alkitab secara keseluruhan. Seorang pengkhotbah harus mempunyai pengatuhuan Alkitab yang dalam dan luas. Sebelum kita sendiri belajar Firman, maka tak mungkin kita mengajar orang lain. Sebelum berkotbah kepada orang lain, sipengkhotbah haruslah menerima sesuatu dari pada Tuhan terlebih dahulu. Karena itu Alkitab harus menjadi makanan tetap bagi seorang pengkhotbah. Ia juga perlu menatat berkat rohani yang diterima dalam pembacaan Alkitab secara Sungguh berkhotbah itu suatu pekerjaan yang berat, yang menuntut untuk terus belajar dari Firman Allah yang hidup. Timotius menjadi seorang pengkhotbah yang diberkati oleh karena sejak kecilnya ia sudah belajar Firman Tuhan . Timotius 3:14-. Firman itu harus dipelajari, dilakukan dan setelah itu diajarkan kepada orang lain (Ezra. Selain membaca Alkitab, juga perlu belajar dari orang lain misalnya dengan membaca buku-buku rohani dan mendengar khotbah orang lain serta dengan rendah hati belajar dari mereka (Filipi 2:. Keempat, seorang pengkhotbah JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 harus memiliki kehidupan doa. Seorang mengucapkan doa, melainkan ia harus memilki kehidupan doa. Ia tidak boleh melalaikan persekutuan pribadi dengan Allah. Sebelum berbicara kepada manusia tentang Allah, biarlah si penghotbah terlebih dahulu berbicara kepada Allah tentang manusia yang akan kita hadapi. Tuhan Yesus, pengkhotbah terbesar, memiliki khotbah yang berkuasa (Matius 7:28-. karena hubungan-Nya yang akrab dengan Bapa dalam doa (Lukas 5:. Inilah salah satu alasan yang mendorong murid-murid meminta agar Yesus mengajar mereka berdoa. Semua khotbah harus dilahirkan dari doa, dibungkus dengan doa dan disajikan dengan doa. Paulus adalah pengkhotbah yang memilki kehidupan doa sehingga kuasa Allah menyertai dia. Kelima. AyIa harus hidup dalam Seorang pengkhotbah harus memilki nama/kesaksian yang baik ditengah-tengah masyarakat . Timotius 3:6-. Ketidakselarasan antara khotbah dan pengkhotbahnya menyebabkan ia menjadi buah olokan dan akibatnya injil dianggap sebagai omong kosong belaka. Seorang pengkhotbah harus menjadi pelaku Firman. Ia harus bersedia membayar harga yang telah ditentukan Tuhan, yakni hidup dalam kesucian (Titus 2:7-. P-ISSN 2722-6190 pengkhotbah tentang Tuhan. Khotbah keperluan, karena khotbah begitu terkait pada kehidupan gereja. Pemberitaan kabar baiklah yang menjadikan gereja ada dan hanya pemberitaan itu pulalah yang dapat menjaga kehidupan di gereja. Catatan sejarah Kristen telah menunjukkan bahwa berhubungan dengan kekuatan mimbar. Apabila berita dari mimbar tidak mantap dan goyah, maka gereja lemah. mimbar menyajikan berita yang pasti, dan tegas, maka gereja kuat. Khotbah yang efektif sangat perlu, khotbah sangat penting bagi kekristenan. Disisi lain, khotbah sangat erat dikaitkan dalam bagian esensi dari pelayanan gereja. Bahkan khotbah berperan penting dalam pengembangan Oleh karena itu, ibadah Kristen tanpa di isi dengan khotbah, maka ibadah itu belumlah lengkap. Khotbah bukan firman Tuhan dan firman Tuhan bukan Jika diarahkan kepada konteks kristiani, maka penguraian, penyampaian, pembicaraan, atau pengajaran tentang ajaran-ajaran Tuhan Yesus yang terpatri di dalam Alkitab. Searah dengan itu, bahwa dalam Alkitab khususnya Perjanjian Baru terdapat beberapa kata yang mempunyai arti khotbah atau berkhotbah, yang mayoritas dari kata-kata tersebut kebanyakan "memberitakan" yang muncul sekitar 60 kali di dalam Perjanjian Baru. Dalam khotbah sering juga dimaksud sebagai pemberitaan firman Tuhan . Lukas 4:14-15. Kisah Para Rasul. 24-26:. , yang kemudian dalam arti yang luas menjadi teori pemberitaan Injil, mencakup kerygma . di dalam jemaat. Selain adalah pelayanan rohani khotbah juga begitu penting dalam kehidupan sebuah gereja. Diibaratkan sebuah pohon, khotbah adalah pokok utama dari cabang, ranting, dan daundaunnya, demikian khotbah pada ibadah di Sebab pelayanan Firman adalah pelayanan yang sangat penting. Jika tidak, pasti para rasul tidak ingin memusatkan Khotbah Alkitabiah Khotbah adalah sebuah proses komunikasi bersifat ilahi. Dalam hal ini Tuhan sebagai Pencipta dan Penebus secara berlanjut berkomunikasi melalui firman-Nya kepada umat manusia, secara khusus kepada umat yang percaya kepada-Nya. Jadi, kita dapat melihat khotbah sebagai suatu proses komunikasi yang terdiri dari teks Alkitab . irman Tuha. , sumber berita . , message, dan Khotbah lebih sering dipahami sebagai manusia membicarakan sesuatu tentang Tuhan daripada Tuhan yang Oelh karena itu, khotbah sesungguhnya tentang Tuhan yang diri-Nya pengkhotbah kepada umat di masa kini. JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 pikiran dalam doa dan pelayanan firman. Juga, pastilah Rasul Paulus tidak memerintahkan agar memberitakan firman Allah, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya . Timotius 4:. Bahkan, bagi sebagian orang, khotbah itulah satusatunya yang penting. Karena itu, ada yang beranggapan datang terlambat pun tidak apa-apa, asal masih sempat mendengar Salah satu cara khotbah yang efektif adalah khotbah alkitabiah, maksud dari khotbah alkitabiah adalah khotbah yang berdasarkan alkitab, relevan di masa kini, topiknya sesuai dengan kebutuhan pendengar, bahkan metode penyajiannya disampaikan dengan jelas, bahasa pengkhotbah akan baik dan khotbah akan di sampaikan dengan penyajian yang kuat. Khotbah alkitabiah juga diartikan sebagai khotbah yang menggunakan AIkitab sebagai dasar dan pimpinan dan bukan sebagai titik awal atau titik akhir. Khotbah pemasyuhran Yesus Kristus. Khotbah dalam Alkitab sudah dinyatakan secara jelas, dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, khotbah sebuah sarana untuk menyampaikan firman Tuhan. Injil. Hasan Sutanto menjelaskan akan hal ini. Pelayanan berkhotbah bersumber dari tradisi nabi zaman Perjanjian Lama, lalu diteruskan para rasul, nabi, pemberita injil, gembala dan pengajar dalam gereja (Efesus 4:11. Korintus 12:28. 1 Petrus 4:. , dan selanjutnya dikembangkan oleh tokohtokoh gereja yang hidup pada abad pertama dan abad seterusnya. Pada masa ini, kedua tujuan pelayanan berkhotbah ini menjadi makin jelas. Khotbah bertujuan menyampaikan ajaran agama Kristen kepada yang sudah percaya. Dalam Perjanjian Lama orang yang di panggil . leh Tuha. , orang yang mendapat jabatan dari Tuhan untuk menyampaikan kehendak-Nya. Orang yang merasa dirinya terpanggil oleh Allah untuk menjalankan tugas khusus, dimana kemauannya tunduk kepada Allah yang disampaikan kepadanya melalui ilham Khotbah dalam Perjanjian Baru adalah khotbah Paulus di hadapan orang P-ISSN 2722-6190 Yahudi. Lukas menggambarkan misi Paulus di sinagoga di hadapan orang Yahudi saat pekerjaan misi Paulus di Antiokhia Pisidia (Kisah Para Rasul 13:1. Kisah Para Rasul 13:16-41, merupakan khotbah Paulus yang pertama dan terpanjang yang di laporkan Lukas dalam Kitab Kisah Para Rasul. Bentuk pelayanan dari para Rasul adalah memberitakan Injil dan memberikan pengajaran kepada jemaat. Mereka melihat dari teladan Tuhan Yesus sendiri yang mengajarkan kepada mereka, dan hal ini di jelaskan oleh B. S Sidjabat: dalam rangka mempersiapkan para pekerja yang berbobot. Yesus melatih murid-murid-Nya menjadi pengajar dan pemberita Injil Kerajaan Allah. Ia mempersiapkan mereka melalui keterlibatan langsung, dengan menyaksikan bagaimana Sang Guru mengajar, serta apa isi pengajaran-Nya (Matius 9:35. 10:1-. Ia juga memberikan tugas kepada mereka untuk pergi mengajarkan apa yang telah didengar dan di lihat mereka dari Yesus (Markus 6:. Yesus merupakan tokoh utama Berdasarkan data Alkitab menyebutkan. Yesus berkhotbah di berbagai tempat, di Sinagoge (Lukas 4:16-. , di bukit (Matius 5:1-. , tepi pantai Genesaret (Lukas 5:1-. , di kota dan di desa (Matius 9:. , juga di atas perahu (Markus 4:. Dalam pelayanan-Nya Yesus selalu membuat orang takjub dan banyak orang yang datan untuk mendengarkan khotbah-Nya. Mereka mendengar perkataan-Nya dengan rasa heran dan takjub. Kadang-kadang orang banyak di pantai danau begitu berdesakdesakan untuk mendengar, sehingga Ia harus naik perahu dan dari tempat itu berkhotbah kepada orang banyak yang duduk membentuk setengah lingkaran di pantai yang agak menanjak itu. Bahkan, orang-orang memusuhi-Nya bahwaAybelum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu. Kepentingan Khotbah Alkitabiah Dalam Ibadah Kristen Khotbah tidak dapat dipisahkan dari ibadah Kristen dan orang percaya. Khotbah merupakan inti dari sebuah ibadah di dalam JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 Khotbah merupakan penyampaian firman dari Allah melalui perantaraan hamba-hamba-Nya. Tujuan penyampaian firman Tuhan adalah agar supaya orang kristen mengerti apa maksud dan keinginan Allah bagi umat-Nya. Firman Tuhan membutuhkan respon dari jemaat yang mendengarnya. Respon yang perubahan dari jemaat yang telah mendengar firman Tuhan. Perubahan dari hidup lama yang menuruti hawa nafsu duniawi kepada hidup yang baru yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Perubahan disini adalah perubahan yang menyeluruh baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan. Jemaat yang demikian berarti telah mengalami transformasi hidup karena firman Tuhan yang didengarnya. Firman Tuhan harus mampu membawa transformasi/perubahan Khotbah yang demikian dapat dikatakan sebagai khotbah yang berhasil dan menjadi berkat bagi Sebaliknya khotbah yang tidak mampu membuat seseorang berubah adalah khotbah yang gagal atau tidak menjadi berkat bagi pendengarnya. Khotbah yang berhasil bukan sekedar diukur dengan kehebatan dari pengkhotbah sehingga pendengar dapat dipuaskan telinga dan emosinya, serta pendengar dapat mengerti apa yang disampaikan oleh pengkotbah dengan baik. Namun sebuah khotbah dikatakan berhasil, jika ada perubahan hidup dari pendengar setelah ia mendengar dan mengerti firman Tuhan yang disampaikan. Jadi khotbah yang benar dan menjadi berkat adalah khotbah yang transformatif, khotbah yang mampu membawa perubahan bagi jemaat yang Bryson seorang pakar khotbah ekspositori menandaskan : An expositor ought to expect life transformation as a result of Preaching God's Word. Lives can be impacted and changed when God's Word is preached. coruse, transformation does not happen without human response. When the Word is preached, it needs to be heard. Just hearing the Word stops short. It needs to be P-ISSN 2722-6190 If God's Word is heard and heeded, life transformation takes place. Each time a preacher preaches the Word, there should be the expectation that human lives will be transformed. Oleh khotbahnya dengan serius dan hati-hati. Persiapan khotbah tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan kurang serius, karena khotbahnya akan sia-sia dan tidak menjadi berkat. Memang perubahan yang dialami oleh pendengar bukan disebabkan oleh kemampuan dari pengkhotbah di dalam mempersiapkan dan menyampaikan firman Tuhan dengan baik, namun sematamata adalah karya Roh Kudus yang bekerja di dalam diri pendengar. Namun Allah juga mau menggunakan pengkhotbah di dalam persiapan dan penyampaiannya yang baik untuk mempersiapkan seseorang dalam merespon pekerjaan Allah melalui firman yang didengarnya. Jadi, pengkotbah adalah alat Tuhan menyampaikan maksud dan kehendak Allah kepada umat-Nya. Oleh sebab itu, mempersiapkan khotbahnya dengan baik dan benar. Khotbah yang bagaimana yang harus dipersiapkan oleh pengkhotbah, agar firman Tuhan yang disampaikan melalui khotbahnya dapat diterima dan membawa transformasi bagi pendengarnya. Ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan oleh seorang pengkhotbah di dalam mempersiapkan kotbahnya, agar ia Pengkhotbah harus menyampaikan firman Allah. Alkitab baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah merupakan firman Allah. Alkitab secara unik dipersiapkan dengan tujuan agar manusia mendengar firman dari Tuhan. Sebelum Alkitab ditulis. Allah berbicara dan Dia menyatakan diri-Nya kepada manusia, baik secara umum maupun khusus dengan tujuan agar manusia mengenal Allah. Allah menyatakan diri-Nya secara umum melalui alam semesta yang diciptakan-Nya. Allah juga menyatkan diriNya secara khusus di dalam sejarah JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 bangsa Israel, di dalam pribadi Kristus, dan di dalam gereja. Khotbah membangun setiap jemaat adalah khotbah yang dipersiapkan dengan baik dan disampaikan dengan benar, sebab pada umumnya kebaktian yang diadakan pada hari Minggu adalah kesempatan dimana kebayakan anggota jemaat hadirA. adalah satu-satunya kesempatan orang Kristen mendengar ajaran Alkitab selama satu minggu, maka khotbah seharusnya membangun iman orang Kristen. Khotbah yang di sampaikan secara tematik, bermanfaat untuk umat Tuhan. Didalam firman Allah ada kuasa yang besar ketika itu diberitakan kepada Pertama-tama firman itu mengakibatkan pertobatan (Yak. 1:21: 1 Pet. , karena firman itu, orang-orang yang lahir baru dapat betumbuh . Pet. menyucikan (Yoh. P-ISSN 2722-6190 Firman-Nya, untuk membawa jemaat pada-Nya. Firman bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang dalam kebenaran . Timotius 3:. Menurut 1 Korintus 14:3, tujuan-tujuan khotbah pembangunan tubuh Kristus yang secara khusus ditetapkan AumembangunAy . aksudnya adalah pembangunan tubuh dan tiap-tiap bagianny. AubantuanAy . araklesis dimaknai bersiap-siap member bantuan apa pun yang dbutuhkan orang lai. dan sebagai dorongan . aramuthia dimaknai menghibur, menggembiraka. , maka khotbah mengakibatkan perubahan di antara anggota-anggota jemaat Allah yang membangun mereka secara tersendiri dan yang membangun tubuh secara Khotbah bukanlah pidato umum ataupun cerita biasa yang mengungkapkan pikiran manusia dan nasihat-nasihat yang diangkat dari pengalaman hidup manusia. Khotbah adalah firman Tuhan yang didasarkan pada Alkitab. Allah menyatakan firman-Nya kehendakNya diketahui dan dimengerti serta diterima dan diamalkan. Khotbah disampaikan kepada jemaat yang khusus berkumpul untuk mendengarkan firman Allah. Karenanya, dihubungkan dan mengena dengan Pentingnya membuahkan dua sikap manusia terhadap firman Allah, yaitu: kehidupan kekal bagi orang yang menerimanya dan kematian kekal bagi yang mengabaikannya. Firman Allah yang disampaikan melalui khotbah menjadi "nafas kehidupan" atau nafas kematian" bagi yang mendengarkannya . Korintus 2:. Sungguh sedih bila firman Allah ditolak pendengar, karena Kristus, tidak tampak di dalam kesaksian hidup kita Ini memperlihatkan bahwa ada hubungan Firman yang disampaikan kepada para pendengar tampak melalui wajah Khotbah adalah kesaksian si pengkhotbah itu sendiri. Perlu disimak. Khotbah Alkitabiah Dari Pengkhotbah Terhadap Intensitas Beribadah Perjumpaan Dengan Allah Khotbah memiliki peranan yang bersifat pendidikan, sosial, etis, dan politis. Pengkhotbah memberikan pengetahuan, cara beribadah, dan norma yang bersifat sosial dan etis di dalam sebuah komunitas. Pengkhotbah, yang juga dipahami sebagai seorang guru, menjadi pemimpin di dalam ibadah, pengajar di dalam peraturan etis, dan guru spiritual di dalm komunitasnya. Khotbah sangat erat kaitannya dengan fungsinya sebagai pengajaran. Di dalam gereja, khotbah menjadi alat seorang pemimpin dalam mengajar umat. Khotbah pun membantu umat kristen dalam memahami kehendak Allah. Injil yang menjadi inti dari pengajaran ini. Menurut Ginting peranan khotbah ada lima, yaitu Disdakalin . Redargutivum . enantang atau arguendu. Institutivum . endidik atau erdiendu. Corriviendum . engingatkan, juga menasihatka. , dan Consolotorium . Melalui Tuhan secara pribadi berbicara lewat pesan JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 bahwa sering pendengar tidak mengerti firman Allah atau tidak mengetahui kehendak Allah, karena belum melihat panutan yang konkret dalam diri Pengkhotbah penyampaian khotbah. kepribadian dan keteladanan dari seorang pengkhotbah, mendengarkan khotbahnya, perbuatan dan tingkah laku pengkhotbah akan menjadi sebuah kesaksian yang lebih kuat dari bahan khotbahnya. Kelakuan oknum yang berkhotbah menjadi sebuah kesaksian yang kuat daripada isi khotnbanya, atau dengan perkataan lain, khotbahnya akan berpengaruh atau berkuasa, khotbah yang selaras dengan kelakuan si pengkhotbah sering masuk ke dalam hati dan tidak mudah dilupakan oleh pendengarnya. Hal yang utama bagi seorang mengalami pengalaman dengan Allah pengkhotbah yang efektif dalam penyajian khotbahnya, berawal dari hubungan yang baik dengan Allah. Ia bukan sekedar mengenal Allah dengan berbagai gelar dan sebutan-Nya, melainkan ia mengalami sentuhan Allah yang ajaib dalam hidupnya, ia mengalami keselamatan dari Tuhan dan menyampaikan firman Tuhan, ia terus berusaha menjaga dan memelihara keintiman dengan Tuhan. Dengan kata lain, perjumpaan dengan Allah melalui khotbah tentunya akan mendorong umat Allah rindu untuk bertumbuh dalam pengenalan Allah melalui Alkitab, memiliki beban dan sukacita dalam panggilan menyampaikan Firman Tuhan, disiplin dalam membaca, menyelidiki, merenungkan, dan menerapkan Firman Tuhan, rajin berdoa dan peka terhadap pimpinan Roh Kudus. P-ISSN 2722-6190 minat obyek tadi. Sedangkan menurut Heri. P, minat itu di jelaskan bahwa minat adalah suatu fungsi jiwa untuk dapat mencapai sesuatu yang merupakan kekuatan di dalam dan tampak di luar sebagai gerak-gerik. Dalam menjalankan fungsinya minat berhubungan erat dengan pikiran dan perasaan. Manusia memberi corak dan menentukan sesudah memilih dan mengambil keputusan. Perubahan minat memilih dan mengambil keputusan disebut keputusan kata hati. Rasa suka, pernyataan lebih menyukai, adanya rasa ketertarikan adanya kesadaran untuk beribadah tanpa di suruh, berpartisipasi dalam aktivitas Apabila seorang perasaan senang terhadap beribadah maka tidak akan ada rasa terpaksa untuk Contohnya yaitu senang dalam perasaan bosan, dan hadir saat beribadah. Keterlibatan seseorang akan ibadah yang mengakibatkan orang tersebut senang dan tertarik untuk melakukan atau mengerjakan kegiatan dari ibadah tersebut. Ketertarikan dengan daya sesorang terhadap ketertarikan pada sesuatu puji-pujian, doa, khotbah, kegiatan atau bisa berupa pengalaman afektif yang dirangsang oleh kegiatan ibadah itu sendiri. Contoh: antusias dalam mengikuti ibadah. Perhatian merupakan konsentrasi seseorang terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengesampingkan yang lain. Umat memiliki minat pada ibadah maka dengan sendirinya akan memperhatikan ibadah tersebut. Contoh: mendengarkan pemberitaan firman oleh dengan antusias mencatat materi. Kebenaran firman Tuhan yang disampaikan memotivasi jemaat terhadap pergi ke gereja di gerakkan oleh kebenaran firman yang disampaikan. Jemaat sebagai pendengar dari sebuah khotbah bisa merasa puas ketika mendengarkan khotbah yang dirasa menarik serta menjawab pergumulan mereka, sebaliknya jemaat dapat merasa kecewa ketika khotbah yang mereka dengar dirasa tidak menarik, tidak menjawab pergumulan mereka dan mungkin malah menyindir kehidupan Minat Jemaat Untuk Beribadah Meningkat Minat adalah kesadaran seseorang dalam sesuatu obyek seseorang, suatu soal atau situasi mengandung sangkut paut Pengetahuan informasi tentang seseorang atau suatu obyek pasti harus ada terlebih dahulu dapat JURNAL TABGHA Volume 3 No. 1 April 2022 pribadi jemaat yang dianggap buruk oleh Dalam hal ini, tugas seorang khotbahnya memang tidaklah sederhana. Seorang pengkhotbah diharapkan mampu untuk menyajikan khotbah yang sekurangkurangnya dapat menjawab pergumulan Pengkhotbah diharapkan dapat meramu dengan baik antara Firman Tuhan yang bersumber dari Alkitab, masalahmasalah yang aktual, pergumulan jemaat, dan menggabungkan dengan ilustrasi yang menarik menjadi sebuah khotbah yang benar-benar berkualitas. Jemaat yang berasal dari berbagai macam latar belakang yang berbeda tentunya memiliki kerinduan yang berbeda pula yang ingin terjawab melalui khotbah yang disampaikan. Namun bagaimanapun penampilan pengkhotbah dan apapun isinya, khotbah dalam kebaktian minggu memaksa jemaat untuk mau tidak mau harus mendengarkan khotbah tersebut. Menurut Warren, hanya orang percaya dapat menyembah Allah dengan sungguh-sungguh dan mengangungkan nama Allah dalam kebaktian dengan cara mengungkapkan kasih dan komitmen kita kepada-Nya. Orang yang belum percaya tidak dapat melakukan hal ini. Kami yakin untukmengungkapkan kasih kita kepada Allah. Cara-cara itu adalah antara lain percaya, mentaati firman-Nya. Allah, bukan manusia, adalah tujuan dan pusat penyembahan kita. Jika penerapan prinsip berkhotbah, cara berkhotbah yang baik dan benar dalam memberitakan firman berpusat pada Allah dan mengandalkan Roh Kudus akan berdampak pada minat beribadah jemaat sehingga jemaat termotivasi untuk datang P-ISSN 2722-6190 dalam beribadah. Tentunya, pengkhotbah yang di harapkan adalah pengkhotbah yang memberitakan Firman Allah secara Alkitabiah, sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, antara lain memiliki kepribadian dan teladan yang baik, penuh dengan Roh Kudus, hidup Identitas ilahi yang begitu terwujud melalui kepribadian dan keteladanan sikap hidup pengkhotbah yang harus lahir baru, di penuhi Roh Kudus, mengasihi Tuhan Yesus dan jiwa-jiwa serta harus hidup dalam kesucian ini mejnadi faktor penting dalam menjembatani jemaat agar lebih bertumbuh imannya untuk semakin dewasa dalam Kristus. Untuk itu, setiap gereja harus lebih berupaya serta selektif menyediakan pengkhotbah yang akan memberitakan firman di gereja. DAFTAR PUSTAKA