Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 PELATIHAN PENGEMBANGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA UMKM IKAN ASIN W=R FAMILY Elvi Lastriani. Damri SM. Mira Rosmala. David Opel Alexander. Jasmar. S1 Manajemen. STIE Dharma Putra S1 Kewirausahaan S1 Bisnis Digital. STIE Dharma Putra Email : elvilastriani. pku@gmail. Abstrak Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan UMKM sebagai pondasi utama sektor perekonomian rakyat yang dilakukan untuk mendorong kemampuan kemandirian dalam berkembang pada masyarakat khususnya dalam sektor ekonomi. Perkembangan UMKM di Indonesia terus meningkat dari segi kualitasnya, hal ini dikarenakan dukungan kuat dari pemerintah dalam pengembangan yang dilakukan kepada para pegiat usaha UMKM. UMKM merupakan singkatan dari usaha mikro kecil menengah, dimana usaha atau bisnis umkm ini dilakukan oleh individu, kelompok, badan usaha kecil maupun rumah tangga. UMKM di Indonesia mulai ada sejak tahun 2015 dan Deklarasi Hari UMKM dibacakan pada hari UMKM ke-1 tanggal 12 Agustus 2016 yang bertempat di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Di Yogyakarta. Masyarakat nelayan pembuat ikan asin menyatu dalam kelompok usaha bersama yang diberi nama UMKM Ikan Asin W=R Family. UMKM Ikan asin W=R Family menampung seluruh produksi ikan asin yang diolah oleh masyarakat desa Teluk Rhu. Berbagai jenis ikan laut dijadikan ikan asin, mulai ikan kecil-kecil seperti ikan asin bulu ayam, ikan pakang sampai ikan laut yang besar-besar seeperti ikan parang, ikan belida, ikan Serta udang halus yang dikeringkan pun diolah oleh masyarakat. Bagaimana Cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada masyarakat Desa Teluk Rhu lewat UMKM Ikan Asin W=R Family? Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pada bulan September 2023 Tim LPPM STIE DHARMA PUTRA melaksanakan PKM ke Desa Teluk Rhu Rupat Utara, tepatnya ke UMKM Ikan Asin W=R Family. Merujuk dari permasalahan mitra di atas maka PKM ini berjudul AuPelatihan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pada UMKM Ikan Asin W=R FamilyAy. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan memberikan pelatihan berupa ceramah yang disampaikan narasumber dan dilanjutkan dengan dialog dan Tanya jawab. Peserta sangat respond dan antusias, pelatihan berjalan lancar dan sangat komunikatif terjadi komunikasi 2 arah. Selain ceramah juga langsung dilakukan pendampingan dalam pembuatan rancangan projek unit usaha baru. Kegiatan PKM seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Team PKM secara bertekad untuk tetap melakukan pendampingan sebagai konsultan apabila diperlukan oleh UMKM Ikan Asin W=R Family. Kata Kunci : Pelatihan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Abstract Indonesia, as a developing country, makes MSMEs the main foundation of the people's economic sector, which is done to encourage the ability of independence to develop in society, especially in the economic The development of MSMEs in Indonesia continues to increase in terms of quality, this is due to strong support from the government in the development carried out for MSME business activists. MSME is an abbreviation of micro, small and medium enterprises, where the MSME business is carried out by individuals, groups, small business entities and households. MSMEs in Indonesia began to exist in 2015 and the MSME Day Declaration was read on the 1st MSME Day on August 12 2016 which took place in the courtyard of the Provincial Cooperative and MSME Service Office in Yogyakarta. The fishing community that produces salted fish is united in a joint business group called UMKM Salted Fish W=R Family. The W=R Family salted fish UMKM accommodates all salted fish production processed by the Teluk Rhu village community. Various types of sea fish are made into salted fish, from small fish such as chicken feather salted fish, feed fish to large sea fish such as parang fish, belida fish, mackerel fish. And dried fine shrimp are also processed by the community. How to foster an entrepreneurial spirit in the people of Teluk Rhu Village through the W=R Family Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Salted Fish MSME? One of the Tri Dharmas of Higher Education is Community Service (PKM). September 2023, the LPPM STIE DHARMA PUTRA Team carried out PKM to Teluk Rhu Rupat Utara Village, specifically to the W=R Family Salted Fish UMKM. Referring to the partner problems above, this PKM is entitled "Entrepreneurial Spirit Development Training for W=R Family Salted Fish MSMEs". Community service activities (PKM) are carried out by providing training in the form of lectures delivered by resource persons and followed by dialogue and questions and answers. Participants were very responsive and enthusiastic, the training went smoothly and there was very communicative 2-way Apart from lectures, direct assistance was also provided in creating new business unit project designs. PKM activities like this can be carried out regularly either in the same location or in different locations targeting people who really need to help people improve their welfare. The PKM Team is determined to continue providing assistance as consultants if needed by the W=R Family Salted Fish MSMEs. Keywords: Entrepreneurial Spirit Development Training PENDAHULUAN Latar Belakang UMKM merupakan singkatan dari usaha mikro kecil menengah, dimana usaha atau bisnis umkm ini dilakukan oleh individu, kelompok, badan usaha kecil maupun rumah tangga. UMKM di Indonesia mulai ada sejak tahun 2015 dan Deklarasi Hari UMKM dibacakan pada hari UMKM ke-1 tanggal 12 Agustus 2016 yang bertempat di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Di Yogyakarta. Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan UMKM sebagai pondasi utama sektor perekonomian rakyat yang dilakukan untuk mendorong kemampuan kemandirian dalam berkembang pada masyarakat khususnya dalam sektor ekonomi. Perkembangan UMKM di Indonesia terus meningkat dari segi kualitasnya, hal ini dikarenakan dukungan kuat dari pemerintah dalam pengembangan yang dilakukan kepada para pegiat usaha UMKM. Dukunagn pemerintah ini sangat penting dalam mengantisipasi kondisi perekonomian ke depan serta menjaga dan memperkuat struktur perekonomian nasional. Era revolusi industry 4. 0 semakin menjadikan pengembangan kewirausahaan UMKM sebagai salah satu isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama, utamanya dalam memastikan pengembangan kebijakan yang kondusif dalam mendukung Indonesia maju. Kewirausahaan UMKM dilakukan dengan membangun sinergitas dalam pemetaan potensi kewirausahaan, menciptakan iklim kewirausahaan, menumbuhkembangkan kewirausahaan dan inkubasi kewirausahaan serta dukungan pembiayaannya. Terminologi kewirausahaan pertama kali muncul pada abad ke-18, dimana pada awal perkembangannya kewirausahaan menjadi motor pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Kunci utama perkembangan ekonomi adalah para innovator dan wiraswasta. Kemajuan ekonomi suatu masyarakat hanya bisa terwujud dengan adanya inovasi oleh para entrepreneur. Selain itu juga Visi Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong yang antara lain dijabarkan melalui peningkatan kualitas manusia, struktur ekonomi yang produkstif mandiri dan berdaya saing, dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan, menjadikan pengembangan kewirausahaan menjadi semakin strategis dalam memastikan visi dan misi Indonesia Maju dapat diakselarasikan capaiannya. Mengingat setiap tahunnya terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru atau anakanak muda yang baru memasuki pasar kerja, tentunya kebutuhan atas lapangan kerja baru harus disiapkan dan pengembangan kewirausahaan menjadi jawabannya. Kondisi objektif Desa teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Kegiatan PKM yang telah disusun rapi oleh team LPPM STIE Dharma Putra dilaksanakan di Pulau Rupat tepatnya di desa Teluk Rhu kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Riau yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Namun, seiring dengan sektor pariwisata mulai digalakkan dan menjadi perioritas dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara ditambah lagi pada tahun 2009 sektor pariwisata menempati rangking ketiga dalam hal penerimaan devisa negara, maka mulailah Provinsi Riau membenahi diri meningkatkan sektor pariwisatanya. Itulah sebabnya, banyak destinasi alam indah di Riau yang masih perawan dan belum terjamah. Salah satu surga tersembunyi ini adalah Pulau Rupat Utara di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Saat bertandang kesini, tengoklah Pantai Pesona yang memanjang dari timur ke barat dan berhadapan langsung dengan Tanjung Rusa di Port Dickson. Malaysia. Dari pantai Rupat Utara. Anda bisa melihat kapal-kapal nasional dan internasional yang melintas. Hal ini didukung keadaan laut yang memiliki kedalaman 10 hingga 30 meter. Pulau Rupat Utara memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer dengan kondisi pantainya yang sangat bersih. Pantai Pesona boleh dikatakan mirip dengan Pantai Sanur di timur Bali dengan pasir putih yang terbentang luas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk voli pantai dan cocok untuk berjemur, berenang, menyelam, bahkan Jika kondisi cuaca bagus di malam hari, akan terlihat cahaya-cahaya lampu di Port Dickson Malaysia. Dan menyusuri bagian dalam pulau, akan menjumpai kawasan ekologi dengan segudang keunikan. Selain Pantai Rupat nan menawan, terdapat satu pantai lain di Pulau Rupat yang tak kalah memesona. Yaitu Pulau Beting Aceh. Pulau ini adalah pulau kecil unik dengan pasir pantai berbisik yang berbunyi jika di Saat air laut surut, pulau yang bersebelahan dengan Pulau Babi itu akan menciptakan daratan pasir seluas lapangan bola. Selain wisata air, bahari dan pantai. Pulau Rupat Utara juga memiliki wisata budaya. Yaitu tarian Zapin Api, atau menari di atas bara api, yang merupakan tarian khas Melayu di Kabupaten Bengkalis, dan hanya bisa di temukan di Rupat Utara. Pulau Rupat Utara merupakan salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkalis. Riau. Terletak di utara Pulau Rupat. Kecamatan Rupat Utara terdiri dari 8 desa yaitu Tanjung Medang. Kadur. Putri Sembilan. Hutan Ayu. Suka Damai. Tanjung Punak. Teluk Rhu. Titi Akar, dan ibukota kecamatan Tanjung Medang. Berdasarkan data dari BPN Kabupaten Bengkalis, luas wilayah Kecamatan Rupat Utara adalah 628,50 Km dengan desa terluas yaitu Desa Titi Akar seluas 300,00 Km atau sebesar 47,73 persen dari luas Kecamatan Rupat Utara. Untuk meningkatkan sektor pariwisata. Pemkab Bengkalis kini sedang gencar mengupayakan program pengembangan wisata bahari dengan berbagai sarana penunjang seperti listrik, air bersih hingga keberadaan kamar mandi umumatau toilet dan penambahan gazebo. Terutama di pantai Tanjung Lapin desa Tanjung Punak dan Teluk Rhu. Selain itu. Pulau Rupat Utara juga merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011. Desa Teluk Rhu satu diantara 8 desa yang ada di kecamatan Rupat Utara,dengan luas desanya 8 KM2, jumlah penduduk 2493 jiwa. Batas wilayah Teluk Rhu sebelah Utara adalah Selat Malaka sebelah Selatan adalahTiti akar sebelah Timur adalahTanjung Punak dan sebelah Barat adalah Tanjung Medang. Desa Teluk Rhu merupakan daerah yang memiliki banyak hasil alam berupa hasil perikanan, peternakan, pertanian tanaman pangan, taman apotik hidup dan sejenisnya. Sebagian besar penduduk desa Teluk Rhu mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan. Selain itu hasil alam warga Teluk Rhu mempunyai perkebunan dan warga setempat juga memanfaatkan hasil alam dari hutan yang berupa arang. Teluk Rhu juga memiliki hasil bahan galian seperti Aluminium dan Pasir. Khusus hasil perikanan yang melimpah tidak ada kata ikan yang terbuang, maka masyarakat desa teluk rhu mengupayakan ikan-ikan hasil tangkapan nelayan diasinkan. Berbagai jenis ikan laut dijadikan ikan asin, mulai ikan kecil-kecil seperti ikan asin bulu ayam, ikan pakang sampai ikan laut yang besar-besar seeperti ikan parang, ikan belida, ikan tenggiri. Serta udang halus yang dikeringkan pun diolah oleh masyarakat. Masyarakat nelayan pembuat ikan asin menyatu dalam kelompok usaha bersama yang diberi nama UMKM Ikan Asin W=R Family. UMKM Ikan asin W=R Family menampung seluruh produksi ikan asin yang diolah oleh masyarakat desa Teluk Rhu. Permasalahan Mitra Bagi Indonesia pengembangan kewirausahaan menjasi suatu kewajiban mengingat saat ini tingkat kewirausahaan Indonesia baru mencapai 3,47%, lebih rendah dibandingkan negara-negara tetanggan, seperti Singapura dengan tingkat kewirausahaan 8,5%. Thailand dan Malaysia 4,5%. Padahal untuk mencapai negara maju setidaknya dibutuhkan minimal 4% dari proporsi jumlah penduduk. JUmlah UMKM tercatat di Indonesia pertahun 2023 adalah berjumlah 10 juta UMKM. Sementara jumalah penduduk Indonesia yang telah mencapai 278 juta jiwa, maka idealnya jumlah UMKM di Indonesia adalah harus melebih 11 juta UMKM. Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tahun 2021 tercatat memiliki 133 UMKM. Salah satu UMKM terdapat di kecamatan ini adalah UMKM W=R Family. Keberadaan UMKM W=R Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Family memberi sumbangan yang besar bagi perkembangan UMKM di desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Provinsi Bengkalis Riau. UMKM W=R Family banyak menampung pengusaha-pengusaha ikan asin baik yang bersifat pribadi maupun yang bersifat kelompok. Namun begitu keberadaan UMKM masih belum maksimal mendorong kewirausahaan dalam masyarakat desa Teluk Rhu Rupat Utara, mengingat potensi yang besar yang dimiliki Pulau Rupat ini. Terlebih Pulau Rupat memiliki banyak destinasi wisata terutama wisata Bahari nya. UMKM dikembangkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat Rupat Utara yang selaras dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Sektor pariwisata banyak membutuhkan fasilitas-fasilitas pendukung diantaranya penginapan, penyediaan makanan dan minuman, souvenir, oleholeh khas daerah Rupat, serta banyak lainnya. Tentunya segala penyediaan fasilitas-fasilitas penyokong tersebut dibutuhkan para entrepreneur lokal yang menciptakan berbagai inovasi produk memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Sehingga pariwisata di Pulau Rupat akan cepat berkembang dan ekonomi masyarakat pun akan meningkat secara otomatis. Oleh karena itu tugas UMKM lah untuk membangkitkan jiwa kewirausahaan masyarakat Pulau Rupat terutama masyarakat Desa Teluk Rhu dengan berbagai potensi alam yang sangat kaya. Bagaimana Cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada masyarakat Desa Teluk Rhu lewat UMKM Ikan Asin W=R Family? Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pada bulan September 2023 Tim LPPM STIE DHARMA PUTRA melaksanakan PKM ke Desa Teluk Rhu Rupat Utara. Merujuk dari permasalahan mitra di atas maka PKM ini berjudul AuPelatihan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pada UMKM Ikan Asin W=R FamilyAy METODE Bentuk Kegiatan Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh tim LPPM STIE DHARMA PUTRA berlangsung pada bulan September 2023 diadakan di UMKM Ikan Asin W=R Family yang berada di Desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Tema yang diusung adalah AuPelatihan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pada UMKM Ikan Asin W=R FamilyAy. Kegiatan PKM ini merupakan bentuk kegiatan Pelatihan dalam membangun jiwa kewirausahaan terutama pada UMKM. Adapun kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut : Kegiatan Persiapan, mencakup : Kegiatan survei awal di tempat pengabdian masyarakat yaitu UMKM Ikan Asin W=R Family dan menggali potensi masalah yang dapat dijadikan topik kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan. Permohonan izin dari LPPM STIE Dharma Putra kegiatan pengabdian masyarakat kepada UMKM Ikan Asin W=R Family yang diketuai. Penetapan jadwal kegiatan dan pengurusan administrasi. Persiapan peralatan dan bahan penunjang kegiatan pengabdian serta mil Kegiatan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat mencakup: Pembukaan dan perkenalan team PKM LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru yang diwakili oleh ketua team pelaksana kegiatan. Pembukaan dan Pengenalan berikut sambutan dari Ketua UMKM W=R Family. Pengenalan dan Konsultasi tentang Pelatihan dan pengembangan Jiwa Kewirausahaan dengan berinteraksi secara langsung kepada Pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family Desa teluk Rhu Rupat Utara. Sesi diskusi/tanya jawab dengan pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family. Penutupan kegiatan dengan melakukan sesi kegiatan berupa umpan balik dari Pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family Foto bersama dengan Pengurus dan anggota UMKM Ikan asin W=R Family Sasaran Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh team LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru mengusung topik tentang AuPelatihan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Pada UMKM Ikan Asin W=R FamilyAy. Adapun objek PKM ini adalah UMKM Ikan Asin W=R Family, berada di desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. UMKM ini terdiri dari seorang Ketua kelompok, 10 orang anggota termasuk Pengurus dan 2 orang Pembina. Jadi seluruh peserta pelatihan adalah sebanyak 13 orang. Seluruh peserta pelatihan selain diberi materi pelatihan tentang kewirausahaan, juga diberikan pendampingan dalam Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 pembuatan projek usaha baru yang sederhana dan sesuai dengan potensi, minat, dan kemampuan yang dimiliki setiap anggota. HASIL Output dan Outcome Output /outcome yang dihasilkandari kegiatan PKM yang telah terlaksana adalah : Setelah diberikan pemaparan topik tentang Kewirausahaan, terlihat peserta antusias dalam mendengarkan dan aktif bertanya mengenai Kewirausahaan, karena keinginan setiap anggota untuk memiliki usaha walaupun kecil-kecilan yang dapat menambah penghasilan mereka. Materi materi yang disampaikan merupakan materi simple dan aplikatif sehingga diharapkan audience tidak mudah lelah dan dapat berinteraksi secara aktif dengan para narasumber. Feed back yang didapatkan dari para peserta dapat dirangkum sebagai berikut: - Para peserta menjadi lebih memahami tentang Kewirausahaan dan peluang-peluang usaha apa saja yang dapat dikembangkan. - Semangat dan motivasi yang ditumbuhkan pada setiap anggota merupakan langkah awal untuk membangun jiwa kewirausahaan. - Memberikan konsultasi yang berkelanjutan dalam upaya pengembangan produk dan usaha. Mengevaluasi efektifitas kegiatan PKM yang dilakukan dengan melakukan kunjungan ulang untuk melihat sejauhmana keberhasilan program PKM. Sedangkan outcome yang didapatkan diantaranya Dengan adanya program-program PKM STIE Dharma Putra yang telah dilaksanakan diharapkan akan dapat mendatangkan manfaat bagi pelaku usaha dalam meningkatkan inovasi usaha yang pada akhirnya akan mendatangkan pasar-pasar baru yang berdampak bagi peningkatan pengurus dan anggota UMKM, terutama UMKM Ikan Asin W=R Family. Deskripsi Proses Kegiatan Kegiatan PKM dari LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru mengangkat materi tentang AyPelatihan dan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan pada UMKM IKan Asin W=R FamilyAy Sebelum kegiatan PKM dilaksanakan Ketua LPPM STIE Dharma Putra berkoordinasi terlebih dahulu dengan ketua kelompok usaha bersama mengenai izin, waktu dan tempat serta surat menyurat yang dianggap perlu. Selanjutnya, pengumpulan data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: . studi kepustakaan,(. urvey lokas. , dan . Focus Group Discussion. Setelah menemukan jadwal bersama dan izin yang diperoleh, maka selanjutnya Ketua dan beberapa pengurus UMKM W=R Family mengkoordinir seluruh anggota kelompoknya untuk acara pelatihan yang telah ditentukan tanggal dan waktunya, mulai dari mempersiapkan produk-produk sampai mempersiapkan tempat pelatihan. Persiapan kegiatan PKM ini memakan waktu 1 bulan hingga sampai ke waktu yang telah Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan. Tahapan kegiatan dilakukan untuk mengumpulkan data yang relevan dengan kegiatan pengabdian. Saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat team LPPM STIE Dharma Putra berlangsung. Nara sumber atau pemateri memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian mencoba membuka interaksi dua arah dengan mengenal lebih dekat anggota pelatihan. Diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan tentang internal UMKM Ikan Asin W=R Family. Kegiatan pemberian materi berlangsung selama kurang lebih 45 menit dan di akhir sesi pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah Kegiatan pelatihan ditutup dengan kegiatan foto bersama, seluruh dosen dan peserta pelatihan. Selama pelatihan berlangsung tidak ada mendapatkan halangan atau hambatan yang berarti. Pelatihan berjalan sangat lancar bahkan terasa waktu yang kurang sehingga banyak pertaanyaan-pertanyaan yang tidak sempat dijawab. Namun dari pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut, peserta pelatihan merasa puas dan paham dengan materi yang disampaikan. Pada tahap pelaksanaan terdiri dari : Tahap pertama yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengetahuan tentang apa itu Kewirausahaan, tujuan dan manfaat serta fungsi dan jenis-jenis kewirausahaan. Tabel 1. Rincian kegiatan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Hari / Tanggal Sabtu, 9 Mar 2022 00 Ae 10. Kegiatan Pemateri Sambutan Ceramah dan Tanya jawab 00 Ae 10. Pendampingan dan diskusi Ketua Tim Elvi Lastriani. SE. MM Damri SM. SE. MM David Opel A. SE. Mira Rosmala. SE. MM Jasmar. Tahap kedua yang dilakukan adalah pendampingan yang focus pada aktifitas perkenalan dan contoh kongkrit membangun sebuah usaha baru skala kecil atau rumahan, yang dapat menunjang ekonomi Tabel 2. Jadwal kegiatan HARI/TANGGAL JAM KEGIATAN NARASUMBER Jumat, 22 Sept 2023 00 Ae 09. Sabtu 23 Sept 2023 00 Ae 10. Minggu, 24 Sept 2023 Berangkat menuju Desa Teluk Rhu Rupat Utara Team LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru Damri SM. SE. MM Zuraida Pembukaan A Kata sambutan dari Ketua LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru. A Kata sambutan dari Ketua UMKM 00 Ae 12. 00 Pemaparan materi klpk 1 Elvi Lastriani Judul: pelatihan Damri SM pengembangan jiwa David OA kewirausahaan pada umkm Mira Rosmala ikan asin w=r family Jasmar 00 Ae 14. 00 ISHOMA 00 Ae 16. 00 Pemaparan materi II : Andri Pelatihan program Marwansyah pembuatan laporan Delvina donawati keuangan UMKM ikan asin Fajrig Arsyelan W=R family Irawan 00 Ae 10. 00 Pemaparan materi i: Yudho Wibowo peli Pelatihan pentingnya proses Indriaty system Frilla Degustia produksi untuk efektifitas Bayu SNR dan efisiensi kerja pada umkm ikan asin w=r Pemaparan Materi IV Israwati pebPembinaan pengelolaan Hermansyah manajemen usaha dan e- Nizamil Fadhly marketing pada umkm ikan Evi Suryati asin w=r family Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Gamabar 1. Dokumentasi kegiatan Keberlanjutan Program Kegiatan terlaksana dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan mengharapkan kegiatan pelatihan dapat berlanjut dengan pemberian materi yang lainnya terutama terkait dengan ekonomi bisnis dan usaha Untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan yang disampaikan mendapat apresiasi dan para peserta sangat bersyukur karena materi yang disampaikan tepat dan berguna dapat diaplikasikan dalam keseharian menjalankan usaha untuk kedepannya. Semangat jiwa Kewirausahaan harus terus dibangun dengan selalu diadakan pelatihan dan workshop, sehingga seluruh peserta dan juga seluruh masyarakat desa Teluk Rhu termotivasi untuk menciptakan usaha-usaha baru yang bisa membangkitkan ekonomi desa. Rekomendasi Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan evaluasi dan monitoring yang dilakukan maka rekomendasi yang kami ajukan bagi kegiatan ini Kegiatan serupa dilaksanakan secara kontinyu untuk meningkatkan semangat Kewirausahaan pada seluruh anggota UMKM Ikan Asin W=R Family dengan mengutamakan inovasi produk yang semakin dikembangkan, sehingga tercipta unit-unit usaha baru. PENUTUP Kesimpulan Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan UMKM sebagai pondasi utama sektor perekonomian rakyat yang dilakukan untuk mendorong kemampuan kemandirian dalam berkembang pada masyarakat khususnya dalam sektor ekonomi. Perkembangan UMKM di Indonesia terus meningkat dari segi kualitasnya, hal ini dikarenakan dukungan kuat dari pemerintah dalam pengembangan yang dilakukan kepada para pegiat usaha UMKM. Pelaksanaan PKM STIE Dharma Putra telah selesai dilaksanakan dan dari beberapa pengamatan dan feedback yang diterima oleh team cukup mendatangkan manfaat bagi UMKM Ikan Asin W=R Family. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan PKM ini diantaranya adalah : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai AuPelatihan dan Pengembangan Jiwa Kewirausahaan UMKM Ikan Asin W=R FamilyAy di Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan memberikan pelatihan berupa ceramah yang disampaikan narasumber dan dilanjutkan dengan dialog dan Tanya jawab. Peserta sangat respond dan antusias, pelatihan berjalan lancar dan sangat komunikatif terjadi komunikasi 2 arah. Selain ceramah juga langsung dilakukan pendampingan dalam pembuatan rancangan projek unit usaha Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 41-48 Saran Kegiatan PKM seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Team PKM secara bertekad untuk tetap melakukan pendampingan sebagai konsultan apabila diperlukan oleh UMKM Ikan Asin W=R Family. DAFTAR PUSTAKA