Jurnal Pelita Teknologi. Vol. 2025, pp. PELITA TEKNOLOGI Journal homepage: jurnal. id, p-ISSN: 2301-475X, e-ISSN: 2656-7059 Perancangan User Interface Website Surakartea Sebagai Media Promosi dan Branding Kedai Teh Surakartea Unggul Aida Syahran. Arif Ranu Wicaksono. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Univesitas Sebelas Maret. Surakarta. Indonesia arifranu@staff. Abstrak Informasi Artikel With the proliferation of coffee shops in Indonesia, especially in Surakarta, there is the Surakartea tea shop, which offers various processed tea products for the people of the city of Surakarta. In its efforts to introduce tea products and their benefits. Surakartea has used word-ofmouth promotion and social media as its main promotional media. however, over time, social media has limited features and In the period 2019 to 2023, website promotion media experienced an increase in the need for website existence. Data shows that the number of internet users in Indonesia continues to increase, and there is a shift in consumption from traditional sales patterns to website-based digital sales systems. In this research, the researcher created a design to design a website user interface (UI) for the Surakartea tea shop brand using the design thinking method. With the Surakartea website prototype user interface, it is hoped that the public can become a reference for the Surakartea coffee shop in developing its official website in the future so that it will be easy to promote products and other important information to the general public. Diterima: 9 Januari 2025 Direvisi: 13 Febuari 2025 Dipublikasikan: 27 Maret 2025 Keywords Website. User Interface. UI. Tea ISSN: p. 2301-475X e. Pendahuluan Budaya minum teh di Indonesia merupakan warisan dari berbagai pengaruh budaya dan tradisi. Teh tidak hanya menjadi minuman yang nikmat disantap tetapi juga memainkan peran sosial dan budaya yang penting dalam sehari-hari Indonesia. Budaya melibatkan adanya perbincangan santai dan berbagi cerita, melihat kebiasaan masyarakat Indonesia yang juga sering berkumpul dengan teman, keluarga, serta rekan kerja. Baik di waktu pagi, siang, sore, ataupun malam. Selain menjadi minuman yang populer, teh juga banyak dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional di Indonesia . Beberapa jenis teh herbal seperti teh jahe dan teh kunyit dipercaya memiliki manfaat kesehatan dan sering digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit. Cita rasa teh yang paling nikmat dan terkenal di Indonesia adalah teh dari Kota Solo. Jawa Tengah. Teh oplosan di Kota Solo terkenal dengan rasanya yang ginastel, yaitu legi . , panas, kenthel . , serta wasgitel, yang berarti wangi, sepet . , legi . , dan kenthel . Surakartea merupakan salah satu kedai teh di Kota Surakarta yang hadir dengan menawarkan teh sebagai sajian Berdiri sejak tahun 2020. Surakartea berlokasi di pusat kota Solo, tepatnya di dalam kawasan Keraton Solo. Surakartea menyediakan berbagai jenis teh dan artisan berkualitas tinggi yang telah dikenal baik di tingkat lokal maupun internasional^3. Selain terkenal karena produk yang berkualitas. Surakartea juga terkenal dengan nuansa Jawa yang klasik. Berbeda dengan kedai teh umum yang sederhana di pinggir jalan. Surakartea memiliki interior yang kental akan nuansa elegan klasik khas Jawa. Media sosial Instagram menjadi platform utama Surakartea dalam melakukan promosi dan branding. Layout dan desain pada akun Instagram Surakartea sudah terlihat senada dengan konsepnya yang elegan klasik khas Jawa. Sayangnya, konsep visual yang pencapaian dari tujuan penggunaan platform itu sendiri, yaitu sebagai media informasi dan promosi. Hal tersebut dikarenakan platform utama kegiatan branding mereka tidak memiliki cukup banyak fitur sehingga seluruh unggahan dari segala jenis informasi hanya bisa diakses dalam satu halaman. Oleh karena itu, informasi yang ingin disampaikan oleh Surakartea kepada audiens kurang tersampaikan dengan . Dari permasalahan di atas, peneliti melihat bahwa perlu adanya media informasi dan promosi baru berupa website yang menjadi platform resmi Perusahaan Surakartea. Dengan adanya website resmi Surakartea dapat meningkatkan kredibilitas brand dengan menunjukkan bahwa mereka serius dalam bisnis dan memberikan citra yang positif kepada calon pelanggan. Selain itu, website pribadi juga dapat memberikan kebebasan kepada brand diinginkannya, seperti kanal informasi, komunikasi, promosi, dll. Oleh karena itu, disusunlah perancangan ini dengan tujuan utama yaitu merancang user interface website Surakartea sebagai media informasi dan promosi. ISSN: p. 2301-475X e. II. Metodologi Metode perancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode design thinking. Design thinking dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO, sebuah konsultan desain yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi. Design thinking adalah proses untuk memahami pengguna, menantang asumsi, dan mendefinisikan kembali masalah untuk menemukan strategi dan solusi alternatif yang mungkin belum terlihat pada tingkat pemahaman awal. Dalam prosesnya, design thinking bersifat human centered atau berpusat pada pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan berbagai permasalahan yang kompleks. Design thinking dalam penjabarannya dibagi menjadi 5 tahapan yaitu Empathize. Define. Ideate. Prototype. Test . Gambar 1. Tahapan Design Thinking dilakukan akan tetapi untuk publikasi yang bersifat online dan terkesan formal seperti website belum Define dalam tahapan ini penulis malakukan observasi lapangan dan melakukan survey mengenai website yang sekiranya diminati oleh Survey ini melibatkan 30 orang reponden. Beberapa website yang dijadikan referensi antara lain id, tongtji. id, dan Didapatkan data 56,7% responden menyukai tampilan website tongtji. Bebrapa info lainnya yang didapatkan antara lain adalah website harus mencakup terkait informasi produk serta manfaat dari meminum ramuan teh yang disajikan. Ideate Berikut ini adalah peta situs dari website Surakartea, yang merupakan hasil penyesuaian dari beberapa website referensi serta analisis hasil observasi dan survei dari pendapat pemilik dan pelanggan kedai teh Surakartea. Home i. Hasil dan Pemabahasan Berikut langkah dalam perancangan Product About Me Articles Contact Us User Interface (UI) website profile Cafy Gambar 2. Peta Situs Website Surakartea Metode Surakartea Design Thinking Prototype dengan panduan peta situs Empathize dalam tahap ini peneliti sebelumnya, dibuatlah prototype user pemilik kedai tek surakartea yaitu Naufal Hanif asaifuddin dari hasil aplikasi online figma. Berikut ini wawancara disimpulkan bahwa adalah tampilan dari prototype user Surakartea memiliki kelemahan interface website Surakartea, yang dalam hal publikasi. Publikasi terdiri dari halaman Home. Product, menggunakan media social sudah About Us. Aticles. Contact Us. ISSN: p. 2301-475X e. Gambar 3. Prototype rancangan pada aplikasi figma. Gambar 4. Rancangan User Interface Surakartea pada halaman Home Gambar 5. Rancangan User Interface website Surakartea pada halaman Produk ISSN: p. 2301-475X e. Gambar 6. Rancangan User Interface website Surakartea pada halaman About Us Gambar 7. Rancangan User Interface website Surakartea pada halaman Articles ISSN: p. 2301-475X e. Gambar 8. Rancangan User Interface website Surakartea pada halman Contac Us Test dalam tahap ini dilakukan usability testing dilakukan dengan metode black box, dimana metode tersebut berfungsi untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak tanpa perlu mengetahui detail implementasi, struktur kode, dan jalur internal. Pada pengujian ini melibatkan 31 orang responden. Tabel 1. Kuesioner Usability Test No. Pernyataan User interface pada prototype website Surakartea dapat 7 diakses dengan cepat melalui Internet. User informasi yang ditampilkan 16 cukup lengkap User Surakartea mudah untuk 16 User Surakartea memiliki tampilan 15 desain yang baik dan menarik. Fitur-fitur yang ada dalam Surakartea berfungsi dengan STS ISSN: p. 2301-475X e. Tabel 2. Kode Penilaian Kode Keterangan Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju STS Sangat Tidak Setuju IV. Kesimpulan Setelah usability test dengan Teknik black box didapatkan data sebagai berikut: 77% responden menyatakan bahwa User interface pada prototype website Surakartea dapat diakses dengan cepat melalui Internet. 97% responden menyatakan bahwa user interface website informasi yang ditampilkan cukup lengkap. 87% responden menyatakan bahwa user interface website Surakartea mudah untuk digunakan. 97% responden menyatakan bahwa user website Surakartea memiliki tampilan desain yang baik dan 90% responden menyatakan bahwa Fitur-fitur yang ada dalam user Surakartea berfungsi dengan baik. Dari hasil pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa user interface pada prototype website Kedai Teh Surakartea layak digunakan sebagai panduan dalam mengmbangkan website resmi kedai teh Surakartea kedepannya sehingga bisa mendukung untuk media promosi dan branding Perusahaan. Daftar Pustaka