Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Pembuatan Aplikasi Informasi Desa Wisata Berbasis Android Ayasha Noor Khalila1. Ahmad Setiadi2. Wahyutama Fitri Hidayat3 Universitas Bina Sarana Informatika123 10200081@bsi. id1, ahmad. ams@bsi. id2, wahyutama. wfh@bsi. Abstrak - Perkembangan teknologi informasi yang pesat memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menyebarkan informasi secara cepat dan luas terhadap objek tertentu. Pariwisata menjadi salah satu sektor penting yang dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui devisa yang dihasilkan. Desa wisata merupakan salah satu contoh dari pembangunan berkelanjutan atau biasa disebut dengan pembangunan berkelanjutan yang sudah menjadi agenda global. Banyaknya pengguna sistem operasi Android dan permintaan pasar, pengembangan aplikasi Android menjadi salah satu yang tercepat. Pemasaran produk seperti kerajinan masyarakat masih mengandalkan pengunjung atau wisatawan. Proses manajemen data wisata dan penyampaian informasi mengenai sarana desa wisata belum terintegrasi dengan pihak masyarakat. Dari latar belakang yang diangkat, penulis bertujuan mengembangkan aplikasi informasi desa wisata berbasis Aplikasi dapat digunakan untuk melihat informasi desa wisata serta memesan tiket untuk berkunjung ke tempat wisata yang dipilih. Aplikasi dibuat menggunakan Android Studio dengan SQLite sebagai database. Tujuan pembangunan aplikasi adalah sebagai media promosi desa wisata dan pemesanan tiket untuk pariwisata. Kata Kunci : Aplikasi. Informasi. Desa Wisata. Android Abstract - The rapid development of information technology provides an opportunity for everyone to disseminate information quickly and widely about certain objects. Tourism is an important sector that can help encourage economic growth through the foreign exchange generated. Tourism villages are an example of sustainable development or what is usually called sustainable development which has become a global agenda. With the large number of Android operating system users and market demand. Android application development is one of the fastest. Marketing of products such as community crafts still relies on visitors or tourists. The process of managing tourism data and conveying information regarding tourist village facilities is sometimes not yet integrated with the From the background raised, the author aims to develop an Android-based tourist village information application. The application can later be used to view tourist village information and order tickets to visit selected tourist attractions. The application was created using Android Studio with SQLite as the database. The purpose of developing the application is as a medium for promoting tourist villages and ordering tickets for tourism. Keywords: Aplication. Information. Tourism Village. Android PENDAHULUAN Dalam nasional, pariwisata menjadi salah satu sektor penting yang dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui devisa yang dihasilkan (Fitriyah et al. , 2. Indonesia memiliki banyak atraksi wisata, terutama wisata alam yang berpotensial untuk dikembangkan menjadi pasar yang sangat atraktif dan menguntungkan (Fitriyah et al. , 2. Berdasarkan mancanegara, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk bulan April 2024 sebesar 958 terdiri dari 887. 302 kunjungan atau 83,16% melalui pencatatan imigrasi dan 656 kunjungan atau 16,84% melalui pencatatan Mobile Positioning Data pada pintu masuk perbatasan. Jumlah ini mengalami pertumbuhan sebesar 23,23% dibandingkan bulan April 2023 yang berjumlah 865. ISSN: 2338-9761 (Onlin. Desa wisata merupakan salah satu contoh dari pembangunan berkelanjutan atau biasa disebut dengan sustainable development yang sudah menjadi agenda global. Pada saat ini penggunaan website sebagai sarana promosi wisata menjadi hal sangat penting (Reckard & Stokowski, 2. Proses pengenalan wisata desa dipengaruhi oleh teknologi informasi, contohnya yaitu melalui media sosial. Internet dirasa sangat membantu dalam memperoleh suatu informasi dalam satu wadah yang dapat memudahkan masyarakat atau wisatawan dalam mengakses informasi dan melakukan pemesanan (Hidayat et al. Namun tidak semua segi pengolahan wisata dilakukan menggunakan teknologi. Pemasaran masyarakat masih mengandalkan pengunjung atau wisatawan. Proses manajemen data wisata dan penyampaian informasi mengenai terintegrasi dengan pihak masyarakat (Umam. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Adanya perubahan digitalisasi tersebut harus didukung adanya sebuah sistem yangdapat menunjang promosi desa wisata berdasarkan pendekatan pengguna (Hidayat et , 2. Smartphone adalah telepon genggam atau telepon seluler pintar yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi canggih dan memiliki Pesatnya sebagian besar pengguna smartphone secara Smartphone tidak hanya sekadar alat komunikasi saja, namun smartphone juga memberikan berbagai kemudahan dalam kegiatan sehari-hari (Setyorini, 2. Sekarang ini, baik orang muda maupun dewasa sudah semakin familiar dan lekat dengan penggunaan smartphone (Qamaruzzaman et al. , 2. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan peneliti, tujuan dari penelitian ini yaitu merancang dan membangun aplikasi informasi desa wisata berbasis android. Dengan adanya aplikasi dapat digunakan untuk melihat informasi desa wisata serta memesan tiket untuk berkunjung ke tempat wisata yang dipilih. II. METODOLOGI PENELITIAN Metodologi Penelitian yang dilakukan mempengaruhi tahapan kegiatan penelitian. Dalam penelitian ini digunakan kerangka penelitian sebagai gambaran dari sistem yang akan dibuat. Berikut tahapan-tahapan prosedur Sumber : Penulis . Gambar 1. Kerangka Penelitian Observasi Untuk memahami kondisi dan kebutuhan nyata objek penelitian. Observasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai sistem pengumuman yang sedang berjalan serta kondisi fisik infrastruktur yang ada. Identifikasi Masalah Proses identifikasi masalah bertujuan untuk mengerucutkan tujuan penelitian. Hal ini bertujuan untuk menemukan permasalahan penelitian yang ada berdasarkan hasil observasi yang sudah dilakukan. Menentukan Tujuan Tahapan proses menentukan tujuan untuk melakukan pengelompokan kerja yang harus ISSN: 2338-9761 (Onlin. dilakukan dan diselesaikan sehingga dapat Studi Literatur Tahap studi literatur dilakukan review penelitian serupa yang sudah dipublikasikan sehingga dapat diketahui keterbaruan yang nantinya akan dihasilkan dari penelitian. Menentukan Model Penentuan Model dilakukan pemilihan model Software Development Life Cycle (SDLC) yang tepat berdasarkan perangkat lunak yang akan Hasil Hasil peneitian ini berupa perangkat lunak yang siap digunakan untuk mitra yang menjadi objek i. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian berupa perangkat lunak yang dapat difungsikan sebagai solusi permasalahan pada objek penelitian. Hasil penelitian disajikan berdasarkan alur penelitian pada gambar: Observasi Pada tahap observasi mengamati dan mempelajari sistem perekonomian desa wisata seperti produk atau sarana yang dimiliki sebuah desa wisata dan harga dari produk atau sarana yang ditetapkan oleh desa wisata Identifikasi Masalah Tahap identifikasi masalah ini peneliti menganalisa dan menentukan masalah yang dimiliki desa wisata seperti dibutuhkannya aplikasi yang dapat membantu proses pemesanan tiket dan pengelolaan data desa Menentukan Tujuan Penentuan tujuan penelitian ditetapkan dari masalah yang telah diidentifikasi dalam tahap Yaitu pembuatan aplikasi desa wisata berbasis android yang dapat digunakan pengguna untuk memesan tiket. Studi Literatur Pada tahap penelitian studi literatur, penulis mencari referensi penulisan yang digunakan sebagai pedoman untuk penelitian. Referensi penulisan berupa jurnal penelitian yang berkaitan dengan teknologi informasi, desa wisata, dan perancangan aplikasi berbasis Android. Penelitian yang terkait dengan sistem informasi (Ismail et al. , 2. Desa Labuaja memiliki tempat bersejarah, seni budaya, dan kerajinan masyarakat sebagai daya tarik wisata utama. Desa Wisata Labuaja mempunyai permasalahan dengan minimya media informasi khususnya akun media sosial Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta instagram milik pemerintah desa. Untuk mengatasi permasahalan tersebut, maka dibangun sistem informasi berupa website. Penelitian (Fathoni et al. , 2. membahas tentang Desa Kedungbenda yang memiliki potensi wisata yang beragam. Desa Kedungbenda merupakan sebuah desa yang terletak di Jawa Tengah. Permasalahan dalam penelitian ini disebabkan oleh adanya pandemi virus corona 2019 (COVID-. yang Untuk permasalahan tersebut dibuat sebuah website sistem informasi desa wisata. Penelitian yang terkait dengan sistem informasi berbasis android (Panji Rachmat Setiawan et al. , 2. Dalam penelitian tersebut dibahas mengenai Desa Wisata Blahbatu yang terletak di Bali. Desa Wisata Blahbatu memiliki permasalahan berupa kurangnya paparan terhadap masyarakat baik dalam Bali maupun luar Bali yang menyebabkan terhambatnya perkembangan Desa Wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibangun sistem informasi berbasis memperkenalkan objek wisata yang ada di Desa Blahbatu. Menentukan Model Penelitian Waterfall SDLC pengembangan aplikasi. Alasan digunakan model Waterfall adalah aplikasi yang akan dirancang berukuran kecil dan bersifat sederhana sehingga model Waterfall dianggap cocok untuk dijadikan kerangka pembangunan yang berguna untuk mendesain hubungan interaksi antara sistem dan pengguna sistem. Berikut gambar use case diagram dari aplikasi Desa Wisata. uc Use Case Desa Wisata Logout AextendA Login Daftar Akun Profile Member Melihat Informasi Desa Wisata Booking Sumber : Penulis . Gambar 3. Use Case Diagram Berdasarkan use case diagram Aplikasi Desa Wisata dibangun untuk dapat melihat informasi Desa Wisata pemesanan tiket untuk berkunjung ke Desa Wisata yang diinginkan pengguna. Berikut spesifikasi kebutuhan . ystem requiremen. dari aplikasi. Pengguna dapat mendaftar akun baru Member melakukan login Member dapat melihat profile Member dapat melihat informasi desa Member dapat melakukan booking Member dapat logout Desain Sumber: Rizal et al. Gambar 2. Model Waterfall Hasil Hasil dari penelitian berupa aplikasi android dengan rancangan sebagai berikut: Tahapan desain dilakukan perancangan antar muka aplikasi dengan menggunakan Integrated Development Enviroment (IDE) Android Studio digambarkan dengan wireframe dan mockup. Hasil desain antar muka dapat dilihat pada Gambar 4 sampai dengan Gambar 11. Analisis Analisa digambarkan menggunakan use case diagram ISSN: 2338-9761 (Onlin. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Gambar 6 menunjukan rancangan halaman utama diimana pada rancangan tersebut terdapat image view, text view dan button. Sumber : Penulis . Gambar 4. Rancangan Login Gambar 4 menunjukan rancangan halaman login diimana pada rancangan tersebut terdapat image view, text input, text view dan Sumber : Penulis . Gambar 7. Rancangan Halaman Profil Gambar 7 menunjukan rancangan halaman profil diimana pada rancangan tersebut terdapat text view. Sumber : Penulis . Gambar 5. Rancangan Daftar Akun Gambar 5 menunjukan rancangan halaman daftar akun diimana pada rancangan tersebut terdapat text input, text view dan button. Sumber : Penulis . Gambar 8. Rancangan Halaman Desa Wisata Gambar 8 menunjukan rancangan halaman desa wisata diimana pada rancangan tersebut terdapat toolbar dan text view. Sumber : Penulis . Gambar 6. Rancangan Halaman Utama ISSN: 2338-9761 (Onlin. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Coding Tahapan coding bertujuan rancangan yang sudah dibuat pada tahapan desain untuk dibuatkan dalam bentuk aplikasi berbasis Proses coding digunakan bahasa java dicontohkan pada Gambar 12 coding file Sumber : Penulis . Gambar 9. Rancangan Halaman Fasilitas Gambar 9 menunjukan rancangan halaman fasilitas diimana pada rancangan tersebut terdapat toolbar dan text view. Sumber : Penulis . Gambar 12. Coding Booking. Selain sebagai pembuatan aplikasi, tahapan pengkodean juga dibuat database dengan menggunakan SQLite. SQLite adalah sistem basis data ringan yang digunakan secara SQL database engine mandiri ini berjalan pada berbagai smartphone serta beberapa komputer (Pawlaszczyk & Hummert. Coding pembuatan database ditunjukan dengan Gambar 13. Sumber : Penulis . Gambar 10. Rancangan Halaman Pesan Gambar 10 menunjukan rancangan halaman pesan diimana pada rancangan tersebut terdapat text input, text view, dan button. Sumber : Penulis . Gambar 13. Coding SQLite Testing Tahapan testing digunakan metode pengujian black box testing. Responden yang digunakan pada pengujian ini diasumsikan sebagai pengguna baru. Jumlah respondeng yang digunakan sebanyak 5 orang. Proses pengujian mengsasilkan nilai valid pada setiap skenario Sumber : Penulis . Gambar 11. Rancangan Halaman Tentang Implementasi Ketika pengguna membuka aplikasi, akan tampil halaman login dimana pengguna memasukkan email dan password untuk menggunakan aplikasi. Gambar 11 menunjukan rancangan halaman tentang dimana pada rancangan tersebut terdapat toolbar dan text view. ISSN: 2338-9761 (Onlin. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Sumber : Penulis . Sumber : Penulis . Gambar 14. Implementasi Halaman Login Gambar 16. Implementasi Halaman Utama Jika pengguna belum memiliki akun maka pengguna dapat menekan tombol daftar disini untuk mendaftarkan diri. Pengguna dapat melihat informasi akun serta tiket yang telah dibooking dalam halaman Sumber : Penulis . Sumber : Penulis . Gambar 15. Implementasi Daftar Akun Gambar 17. Implementasi Halaman Profil Setelah melakukan login, pengguna akan diarahkan menuju halaman utama aplikasi. ISSN: 2338-9761 (Onlin. Ketika menekan tombol Desa Wisata, pengguna akan diarahkan menuju halaman desa yang berisi informasi mengenai Desa Wisata yang ada di Indonesia. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Sumber : Penulis . Sumber : Penulis . Gambar 18. Implementasi Halaman Desa Wisata Gambar 13. Implementasi Halaman Booking Terdapat tombol info yang akan menampilkan penjelasan mengenai aplikasi. Untuk melakukan booking, pengguna menekan desa yang ingin dikunjungi. Aplikasi kemudian akan menampilkan fasilitas yang dimiliki desa Sumber : Penulis . Gambar 13. Implementasi Halaman Tentang Jika pengguna selesai menggunakan aplikasi, pengguna dapat menekan tombol logout untuk keluar dari aplikasi. Sumber : Penulis . Gambar 19. Implementasi Halaman Desa Wisata Pengguna kemudian memilih fasilitas yang diinginkan, setelah ditekan maka tampil form Perawatan Perawatan berdasarkan pengujian unit jika ditemukan hasil tidak valid maka dilakukan perbaikan dimulai dari perbaikan aplikasi. Selain itu perawatan juga dilakukan secara periodik berdasarkan masukan-masukan dari pengguna. IV. KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini dengan adanya aplikasi desa wisata dapat digunakan untuk ISSN: 2338-9761 (Onlin. Vol. 13 No. 1 - Tahun 2025 Bianglala Informatika : Jurnal Komputer Dan informatika Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta melihat informasi mengenai secara detail yang ada di Indonesia. Dengan adanya fitur pemesanan tiket pariwisata, namun sistem dapat memudahkan calon wisatawan untuk melakukan rencana wisata. Aplikasi Desa Wisata hanya dapat digunakan untuk pengguna smartphone yang memiliki sistem operasi Android. Dengan kemudahankemudahan tersebut maka aplikasi yang berisi mempromosikan desa wisata yang ada di Indonesia. REFERENSI