Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 DAMPAK PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA ALAM SALBE TERHADAP SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT (STUDI KASUS : NAGORI TOGU DOMU NAULI. KECAMATAN DOLOK PARDAMEAN. KABUPATEN SIMALUNGUN) Ramainim Saragih1 . Wahyunita Sitinjak2 . Inciana Napitu3 Dosen Fakultas Pertanian Universitas Simalungun Mahasiswa Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Simalungun Email: inciananapitu@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan kawasan wisata alam Salbe terhadap sosial dan ekonomi masyarakat di Nagori Togu Domu Nauli. Kecamatan Dolok Pardamean. Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang merupakan pelaku usaha wisata dan masyarakat lokal yang terdampak langsung oleh pengembangan wisata, dipilih secara purpose sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata alam Salbe membawa perubahan signifikan pada pola interaksi sosial, gaya hidup, serta peningkatan keterbukaan masyarakat terhadap budaya luar. Secara ekonomi, sekitar 12,09% peningkatan pendapatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar dari terciptanya lapangan kerja baru, dan diversifikasi sumber ekonomi yang mengurangi ketergantungan pada sektor Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan wisata alam Salbe memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat, namun juga menimbulkan Kata Kunci: Wisata Alam. Pengembangan. Dampak Sosial. Dampak Ekonomi ABSTRACT This study aims to determine the impact of the development of the Salbe nature tourism area on the social and economic aspects of the community in Nagori Togu Domu Nauli. Dolok Pardamean District. Simalungun Regency. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The research sample consisted of 30 respondents who are tourism business actors and local residents directly affected by tourism develompment, selected by purposive sampling. The results show that the development of the Salbe natural tourism are has brought significant changes to social interaction patterns, lifestyles, and increased community openness to external cultures. Economically, around 12,09% of the community experienced a direct increase in income due to the creation of new jobs and diversification of economic sources, which reduced depedence on the agricultural sector. This study concludes that the development of the Salbe natural tourism area has made a positive contribution to community welfare, but it also poses challenges. Keywords: Natural Tourism. Development. Social Impact. Economic Impact PENDAHULUAN Sektor pariwisata Indonesia berkembang pesat dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah, pemerintah This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 terus mendorong pengembangan pariwisata sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan masyarakat desa (Fauzi, 2. Menurut (Yoeti, 2. Pariwisata juga berperan sebagai alat pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Peningkatan ijalan isepanjang i12 ikm dari iSimpang iSalbe i(Kecamatan iDolok Pardamea. ike iPurba iPasir i(Kecamatan iHaranggaol iHorisa. , isetelah ipuluhan tahun, merupakan istrategi iyang itepat iuntuk imendorong ipariwisata idi iDanau iToba. Peningkatan ijalan iini imemperbaiki iakses idan imenyambungkan irute iSimpang Sonom ke iHaranggaol isepanjang i18 ikm. iPanorama iDanau iToba isepanjang i18 ikm idi iruas tersebut isangat imenakjubkan. Selama iini, ipariwisata ibelum iberkembang iakibat iburuknya iaksesibilitas selama ipuluhan itahun i(Di & Dolok, 2. Salah satu wisata alam yang sedang di kembangkan adalah Salbe Nagori Togu Domu Nauli. Dimana pengembangan pariwisata di Salbe ini didasarkan pada perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan yang jelas agar semua potensi yang dimiliki suatu daerah tujuan wisata dapat diberdayakan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun, pengembangan pariwisata membawa konsekuensi sosial dan budaya. Interaksi antara wisatawan dan masyarakat lokal dapat memicu perubahan nilai, pola interaksi sosial, dan gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak pengembangan kawasan wisata, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Kawasan wisata alam Salbe di Nagori Togu Domu Nauli merupakan salah satu destinasi wisata yang tengah berkembang di Kabupaten Simalungun. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Namun, sejauh mana dampak positif dan tantangan yang dihadapi masyarakat akibat pengembangan kawasan wisata ini masih perlu dikaji lebih mendalam. Berdasarkan permasalahan diatas maka penulis melakukan penelitian dengan rumusan Bagaimana dampak pengembangan kawasan wisata alam Salbe terhadap sosial Bagaimana dampak pengembangan kawasan wisata alam Salbe terhadap ekonomi Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dampak pengembangan kawasan wisata alam terhadap sosial. Untuk mengetahui dampak pengembangan kawasan wisata alam terhadap ekonomi Manfaat penelitian adalah Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan rekomendasi bagi pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat dalam mengembangkan kawasan wisata secara berkelanjutan serta memaksimalkan manfaat sosial dan ekonomi. LANDASAN TEORI Pengertian Wisata Alam Wisata idalam ibahasa iInggris idisebut itour iyang isecara ietimologi iberasal idari kata itorah i(Ibran. iyang iberarti ibelajar, itornus i. ahasa ilati. iyang iberarti ialat This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 untuk imembuat ilingkaran, idan idalam ibahasa iPerancis ikuno idisebut itour iyang berarti imengelilingi isirkuit. Wisata ialam iadalah ikegiatan irekreasi idan ipariwisata yang imemanfaatkan ipotensi isumberdaya ialam, ibaik idalam ikeadaan ialami imaupun setelah iada iusaha ibudidaya, isehingga imemungkinkan iwisatawan imemperoleh kesegaran ijasmaniah idan irohaniah, imen-dapatkan ipengetahuan idan ipengalaman iserta menumbuhkan iinspirasi idan icinta iterhadap ialam i(Alkalah, 2. Pengembangan Kawasan Wisata Pengembangan ikawasan iwisata ibertujuan iuntuk imenciptakan destinasi iyang menarik idan iberkelanjutan,idengan memperhatikan iaspek ifisik idan inon-fisik. iHal iini mencakup pemanfaatan ruang, ipemberdayaan imasyarakat, idan ipengembangan infrastruktur iyang imendukung ikegiatan ipariwisata. iPengembangan imerupakan isegala sesuatu ihal imengenai, tindakan dan inisiatif terkoordinasi demi menarik pengunjung wisata, imenyediakan isemua isarana idan iprasarana, ibarang idan ijasa iserta isemua fasilitas iyang idi iperlukan iguna imelayani ikebutuhan iwisatawan i(Ekologis et al. Adapun iFungsi iutama idari ikawasan iwisata isebagai iberikut i: Memperkenalkan, imendayagunakan, idan imenjagan nilai isejarah/ ibudaya ilokal idan keindahan ialam, . Mendukung upaya ipembukaan ilapangan ikerja iyang dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat setempat ,. Faktor - faktor iyang imendukung idan imenghambat ipengembangan ikawasan iwisata ialam: Faktor iyang iMendukung i . Potensi ialam i: iNagori iTogu iDomuiNauli imemiliki ipotensi ialam iyang ibaik, seperti ipantai idan ihutan iyang idapat idijadikan iobjek iwisata. Lokasi iStrategis i: ilokasi iyang istrategis, idekatidengan ipermukiman ipenduduk dan imudah idijangkau ioleh ipengunjung. Pemerintah iyang iaktif i: ipemerintah isetempat itelah imengadakan imusrembang . usyawarah iperencanaan ipembanguna. idan imengembangkan iwisata idi daerah itersebut. Fasilitas idan iinfrastruktur i: iadanya ifasilitas idan iinfrastruktur iyang memudahkan ipengembangan iwisata iseperti ijalan iyang ibaik. Faktor iyang iMenghambat . KurangnyaiDukungan iMasyarakat i: ikurangnya idukungan idari imasyarakat ilokal dapat imenjadi ihambatan idalam ipengembangan iwisata. Kurangnya ifasilitas i: ikurangnya ifasilitas iyang imemadai,iseperti akomodasiidan fasilitas irekreasi, idapatimenghambatipengembangan iwisata. Kurangnya iPromosi i: ikurangnya ipromosi iyang iaktif idapat imenyulitkan idalam menarik iwisatawan. Dampak Sosial Ekonomi Dampak isosial iekonomi iadalah iperubahan iyang iterjadi ipada imanusia idan masyarakat iyang idisebabkan ioleh iaktivitas ipembangunan, iyang imelibatkan iaspek sosial idan iekonomi isecara ibersamaan. iSosial iekonomi imenurut iAbdulsyani i. adalah ikedudukan iataupun iposisi iseseorang idalam ikelompok imanusia iyang ditentukan ioleh ijenis iaktivitas iekonomi, ipendapatan, itingkat ipendidikan, ijenis rumah This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 tinggal, idan ijabatan idalam iorganisasi. Dampak idari isuatu ikegiatan ipembangunan aspek isosial iekonomi dengan fokus pada inegara iberkembang imeliputi ibeberapa komponen iyang iditetapkan isebagai iindikator isosial iekonomi. iKomponen-komponen itu iantara ilain : i. ipenyerapan itenaga ikerja. terjadinya perubahan struktu ekonomi ditandai dengan munculnya berbagai kegiatan ekonomi yang baru muncu sebagai dampak dari pengembangan iseperti itoko, iwarung, irestoran, itransportasi idan ilain-lain. peningkatan ipendapatan imasyarakat. kesehatan imasyarakat. ipersepsi idan . laju pertambahan penduduk, dan lain isebagainya. Istilah iAySosialAy iberasal idari ibahasa iLatin iyaituiSocius, yangiartinya berkawan atau imasyarakat. iSosial imemiliki iarti iumum iyaitu ikemasyarakatanidala arti isempit mendahulukan ikepentingan ibersama iatau imasyarakati(Amiman et al. , 2. Sedangkan, iDampak iekonomi iadalah ipengaruh itidak ilangsungidari iobjek analisis terhadap ijumlah idan idistribusi ipendapatan, itingkat ipengeluaran,idanstruktur ekonomi. Dampak iekonomi imeliputi ipeningkatan ipendapatan, ipembukaanilapangan kerja, peningkatan iinvestasi, idan ipengembangan iinfrastruktur. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif. Artinya, melakukan penyesuaian antara teori dan realita yang ada dilapangan sehingga tersusun menjadi sebuah hasil dalam proses penelitian. Metodeianalisisidataiyangidigunakan idalam penelitianiini menggunakan penelitianideskriptifikualitatifiyang ibersifatimenggambarkan, memaparkan idan imenguraikan iobjek iyang iditeliti i(Safuridar & Andiny, 2. Tujuan dilakukan ianalisis idata iadalah iuntuk imemperoleh igambaran idari ihasil ipenelitian yang itelah idirumuskan idan idirangkum iserta idisusun idalam ibentuk tabel atau inarasi untuk imemudahkan ipemahaman idalam itujuan ipenelitian iuntuk imenarik ikesimpulan mengenai idampak ipengembangan ikawasan iwisata ialam iterhadap isosial idan ekonomi HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran iUmum iLokasi iPenelitian Penelitianiiniidilakukanididaerah SalbeiNagoriiToguiDomuiNauliiadalah salah satu dusun yangiterletakidiiKecamataniDolokiPardamean,iKabupaten Simalungun. Provinsi SumateraiUtara, iIndonesia. iTogu iDomuiNauliiberbatasan langsungidengan disebelahiselatanidanibarat,ikecamatanipurbaiberada iWilayahiiniiberadaipadaiketinggianisekitari1. iSecaraigeografis,inagoriniiterletakipadaikoordinat 2 58Ao30AyiLUidani98o50Ao0AyiBT. iDaerahiiniiterdiriidarii4idusun,iyaituiBunga-bunga. Salbe. Sipapaga,idaniSonom. iBerdasarkanidataiKantoriPangulu pada tahun 2025,iNagori ini memiliki iluasiwilayah i50km3 iyang imempunyai iJumlah ipenduduk laki - laki isekitar wargai761iJiwaisebanyaki215iKepalaiKeluargai(KK). Daerah Salbe iniimemiliki berbagai potensiiwisataiberbasisialam,idaniagrowisataiyangimulai berkembangiseiring dengan perbaikanijalan,ikhususnyairuasisimpang Sono Haranggaol yangimembukaipeluangipengembanganipariwisataidikawasanDanauiToba. This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 Pengembanganiwisataidi Salbe iNamun,idengan jalan,idiharapkanikawasaniiniidapatiberkembang iDimanaisekarangidiinagorini 13ipantaiiyang dikelolailangsungiolehimasyarakat,iyaitu:iPantai Poroporo,iPantai Arofan. Pantai iKIS (Kerikil iIndah iSalb. , iPantai iJesika, iPantai Ceria, iPantai iSalbe Nauli Beach, iPantai Alexia, iPantai iSalbeta. Paga iBangun Pantai Laura, iRomauly Hotmikev,iPantai iKasih, dan iPantai iSalbe. iSerta i2 itoko ikelontong yang isudah ilama iFasilitas iyang mulai idi ibangun iialah ijoglo/pondok idi tepi ipantai, icafy, homestay i. , idan fasilitas imemancing. Masyarakat ilokal yang ibekerja idi usaha iwisata iiniiadai11 orang. 1iorang diipantai iPoroporo,i3 orang d pantai Arofan, 1iorang diipantaiiSalbe Nauli Beach, i1 iorang ipantai iAlexia, i4 iorang di ipantai iLaura, dani1iorangidiiPagaiBangun. Perbedaan kondisi sebelum dan sesudah pengembangan kawasan wisata alam. Tabel 1. Matriks kondisi sebelum dan sesudah pengembangan Aspek Aksesibilitas Kuliner Kebersihan dan Sarana wisata Sebelum pengembangan Jalan menuju lokasi kurang baik, terbatas, dan sulit dijangkau Hanya warung tradisional, pilihan makanan terbatas Pengelolaan ruang hijau alami tidak terawat Belum ada spot foto atau wahana Pendapatan utama dari pertanian Ekonomi Promosi dan Belum dikenal luas, kunjungan wisatawan sangat minim Pemberdayaan Kegiatan ekonomi dan sosial Sumber: Data Primer Diolah, 2025 Sesudah pengembangan Jalan diperbaiki, akses lebih mudah, tersedia lahan parkir Pilihan makanan lebih banyak dan Pengelolaan sampah lebih baik, ruang hijau tertata Tersedia spot foto dan wahana wisata Bertambah dari usaha wisata Lebih dikenal, promosi meningkat, kunjungan wisatawan meningkat Terbentuk kelompok sadar wisata Hasil penelitian pengembangan kawasan wisata alam di Salbe ini memiliki manfaat langsung dan manfaat tidak langsung terhadap sosial dan masyarakat. Tabel 2. Matriks manfaat lansung dan tidak langsung yang dirasakan masyarakat Jenis manfaat Ekonomi Mafaat langsung - Peningkatan masyarakat dari usaha wisata - Bertambahnya lapangan kerja di sektor wisata - Sewa homestay . Sosial - Meningkatnya interaksi sosial dan wawasan masyarakat melalui kunjungan wisatawan - Meningkatnya rasa kebersamaan dan gotong royong dalam pengelolaan wisata - Peningkatan kesadaran terhadap Lingkungan Manfaat tidak langsung - Terciptanya peluang usaha baru di sektor pendukung - Efek ganda ekonomi . ultiplier effec. ke sektor lain seperti pertanian, perdagangan, dan jasa - Meningkatnya infrastruktur dan fasilitas umum oleh pemerintah - Konservasi alam dan pelestarian kawasan melalui program wisata - Pelestarian budaya dan tradisi lokal karena menjadi daya tarik - Edukasi This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 Sumber: Data Primer Diolah, 2025 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 masyarakat dan wisatawan Dampak Pengembangan Kawasan Wisata Alam Salbe Terhadap Sosial . Perubahan pola interaksi Hasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa imasyarakat ikini imengalami ipeningkatan dalam ikomunikasi, iterutama iantara imereka iyang iterlibat ilangsung idalam pengelolaan iwisata. iInteraksi iyang ilebih iintens iini itidak ihanya iterjadi iantar isesama warga, itetapi ijuga iantara imasyarakat ilokal idengan ipendatang iserta iwisatawan idari luar idaerah. iMasyarakat imenjadi ilebih iterbuka idan imenerima ikehadiran iorang iluar, yang isebelumnya idianggap iasing. iAmbang itoleransi idari imasyarakat ipenerima wisatawan iterhadap ipengembangan ipariwisata iditentukan ioleh itingkat ikerisauan iatau kemungkinan ihilangnya ijati idiri imereka i(Widari Ayu Diyah Sri, 2. Perubahan gaya hidup Pengembanganikawasan iwisata ialam idi iNagori iTogu iDomu iNauli itidak hanya imemberikan idampak ipada isektor iekonomi idan ilingkungan, itetapi ijuga membawaiperubahanisignifikaniterhadapigayaihidupidaninilai - nilai isosial imasyarakat. Globalisasiimenyentuhiseluruhiaspekikehidupanimanusia,isalahisatunyaiperubahanigayaih iBerkembangnyaiilmuipengetahuanidaniteknologiidiibidangikomunikasiidapatidikata kanimemacuimasyarakati(Saputri Berdasarkanihasiliwawancaraidenganiinforman,imenunjukkanibahwa interaksiiyangilebihiintensidengan iwisatawan idariiberbagai idaerah idanibudayailuar, sertaimeningkatnyaipenggunaanimediaisosial,itelahimempengaruhiipolaikehidupanimasya rakat ilokal, iterutama idi ikalangan igenerasi imuda. Kesadaran lingkungan Pengembangan ikawasan iwisata ialam idi iNagori iTogu iDomu iNauli itelah memberikanidampakiyangicukupisignifikaniterhadap itumbuhnya ikesadaran ilingkungan iPembangunanidesaimempunyaiiperananiyangisangatipentingidala m bidangilingkunganiyaituidapatimenggugah ikesadaran imasyarakat iakan ilingkungan secaraiberkelanjutani(Maulina iBerdasarkanihasil rsihan lingkungan,iterutamaidiisekitarilokasi iwisata. iKesadaran iiniitumbu seiring dengan meningkatnya ijumlah iwisatawan iyang iberkunjung, isehinggaimasyarakat idan ipelaku usaha iperlu imenciptakan ikesan ipositif iberupa ilingkungan iyang ibersih idan inyaman agar idestinasi iwisata itetap imenarik. Dampak Pengembangan Kawasan Wisata Alam Terhadap Ekonomi . Peningkatan pendapatan Berdasarkan hasil iwawancara, isebagianiinformanimenyatakan bahwaikehadiran wisatawanitelahimembukaiberbagaiipeluang ekonomiibaruiyang sebelumnya belum iMasyarakat ikini imulaiimengembangkan berbagaiijenisiusahaiberbasis wisata, seperti iwarung imakan, ikedai ikopi, itempat iparkir, ipenyewaanitikaridan hammock. Selain iitu, ibeberapa iwarga ijuga imemanfaatkan ilahan imereka idengan imenyewakan atauimembangunihomesta sederhanaisebagaiipenginapanibagipengunjung. Pengembangan This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 pariwisataidi Desa Wisataijuga ibanyakimembukaipeluangibaruibagiimasyarakat untuk imendapatipenghasilan itambahan iselainidari isektor ipertaniani(Hermawan, 2. Peluang kerja baru Ketersediaan ilapangan ikerja iakan iberpengaruh iterhadap ikesempatan ikerja dan usaha, semakin ibanyak ipeluang ikerja imaka ipengaruh ipositif iyang idiberikan olehiaktifitas dalamimenciptakanilapanganikerjaidanimengurangi itingkat ipengangguran semakin besari(Alim Irhamna, 2. iBerdasarkanihasiliwawancaraipeluangikerja ibanyak dimanfaatkaniolehikalanganipemudaiyangisebelumnyaimengalamiikesulitan memperoleh pekerjan idi idiluar idesa. Diversifikasi sumber ekonomi Diversifikasi tambahanikepadaipetani di daerah ipedesaanimelalui iwisatawan iyang imengunjungi idan membayariuntuk berpartisipasi dalamikegiataniwisatai(Siregar, 2. Berdasarkan hasiliwawancara,ibanyak imasyarakat iyang ikini imemadukan ikegiatan iutama isebagai petani idengan iaktivitas iekonomi ibaru iyang iberkaitan ilangsung idan itidak ilangsung dengan ipariwisata. Peningkatan infrastruktur Peningkatan ikualiltas iinfrastrukur iyang ilebih ibaik imemberikan idampak idan manfaat bagi ipengelola imaupun ipara ipengunjung i(Suraji et al. , 2. iJalan iyang sebelumnya berbatu idan isulit idilalui, iterutama isaat imusim ihujan, ikini itelah diperbaiki imenjadi aspal imemudahkan imobilitas imasyarakat idan iwisatawan. iHal iini tidak ihanya meningkatkanikenyamanan pengunjung, itetapi ijuga imemberikan imanfaat langsung bagi ikehidupan isehari-hari iwarga isetempat. iPeningkataniaksesijalan itersebut distribusiihasilipertanianikeipasar,imenurunkanibiayantransportasi,idan mempersingkatiwaktuitempuh, sehingga imeningkatkan inilai iekonomi iproduk pertanian. Tantantangan Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Alam Meskipun pengembangan ikawasan iwisata ialam idi iNagori iTogu iDomu iNauli memberikanidampakipositifibagiisosialidaniekonomiimasyarakat,iprosesiini dapatiberlangsung secaraiberkelanjutanidan merata imanfaatnya. Tantangan - tantangan dariiaspekiinternalimaupunieksternal,ibaik denganikapasitasimasyarakat, iinfrastruktur,ihingga dukungan ikelembagan. Keterbatasan sumber daya dan modal usaha Infrasruktur yang belum merata Masalah pengelolaan sampah dan lingkungan Minimnya dukungan kebijakan dan kolaborasi Perbedaan harga di wisata KESIMPULAN Berdasarkan ihasil ipenelitian iDampak iPengembangan iKawasan iWisata iAlam Terhadap iSosial idan iEkonomi iMasyarakat iNagori iTogu iDomu iNauli, idapat iditarik kesimpulan iyaitu: Pengembangan ipariwisata itelah imembawa iperubahan idalam ipola iinteraksi isosial, dan igaya ihidupisosialimasyarakatiNagoriiToguiDomuiNauli. iMeningkatnya interaksi This is an open access article distributed under the Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Regional Planning DOI : 10. 36985/mw0zdb07 E Ae ISSN : 2302 Ae 5980 Vol. 6 No 2 Agustus 2024 dengan iwisatawan idan ipemanfaatan imedia isosial itelahimendorong keterbukaan, inovasi, idan iadaptasi iterhadap ibudaya, imeskipuniperluidiwaspadai potensi ikonflik dan iperubahan inilai-nilai itradisional. Pengembangan ikawasan iwisata ialam itelah imemberikan ikontribusi inyata iterhadap ekonomiimasyarakatiNagoriiToguiDomu iNauli. iPeningkatan ipendapatan, penciptaan peluangikerjaibaru,idanidiversifikasiisumberiekonomiitelah ketergantunganimasyarakatipada sektoripertanianidanimeningkatkan kesejahteraan secara ikeseluruhan. DAFTAR PUSTAKA