Majalah Ilmiah UPI YPTK https://jmi-upiyptk. org/ojs Vol. No. Hal: 19-24 p-ISSN: 1412-5854, e-ISSN: 2502-8774 PIECES Framework dalam Analisis Penerapan Sistem Informasi Mutiana Pratiwi1A. Ulya Ilhami Arsyah2. Devia Kartika3. Rahmatul Husna Arsyah4 1, 2, 3 Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang mutiana_pratiwi@upiyptk. Abstract The application of information technology is currently widely used by agencies in carrying out various operational activities. This study tries to apply the PIECES Framework to the analysis of information systems. To implement it, it is necessary to test responses from users on an information system. The system to be tested is the information system of Mako Battalion 131 Braja Sakti. The information system used to support the performance of soldiers where the responsible in this case is part of the operations staff. In their service, the operations staff collect data from each company. The data is inputted into the onlinebased ANEV DATA system. The system will later be used in processing soldier certification data. PIECES focuses on 6 focus areas of analysis, namely performance, information and data, economy, control and security, efficiency, and service. The purpose of this study is the application of the PIECES Framework in analyzing the quality of the implementation of information systems to ensure the success targeted by the operations staff. This study uses interviews and observations as well as the distribution of questionnaires as a method of data collection. The results of this study indicate that the use of ANEV Data as an information system to improve performance gets an average result at the Performance level of 5. information and data level of 4. 76, economic indicator level of 5. Control indicator level of 4. 85, and efficiency level of and service satisfaction of 7. The value of the operation staff is very satisfied using the ANEV Data information Keywords: Information Systems. Analysis. Testing. PIECES Framework. ANEV Data. Abstrak Penerapan teknologi informasi saat ini banyak dimanfaatkan oleh instansi dalam menjalankan berbagai kegiatan Penelitian ini mencoba untuk menerapkan PIECES Framework pada analisis sistem informasi. Untuk menerapkannya di perlukan pengujian respon dari pengguna pada suatu sistem informasi. Sistem yang akan diuji adalah sistem informasi milik Mako Yonif 131 Braja Sakti. Sistem informasi ini digunakan untuk menunjang kinerja prajurit dimana yang bertanggun jawab dalam hal ini adalah bagian staf operasi. Dalam pelayanannya staf operasi menghimpun data dari masing-masing kompi. Data tersebut di inputkan kedalam sistem ANEV DATA berbasis online. Sistem tersebut nantinya akan digunakan dalam mengolah data sertifikasi prajurit. PIECES berfoku pada 6 fokus analisis yaitu performance, information and data, economy, control and security, efficiency, dan service. Tujuan penelitian ini adalah pengaplikasian PIECES Framework dalam menganalisa kualitas penerapan sistem informasi untuk menjamin keberhasilan yang sudah ditargetkan oleh staf operasi. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi serta pembagian kuisioner sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan ANEV Data sebagai sistem informasi untuk meningkatkan kinerja mendapatkan hasil rata-rata pada tingkat Performance sebesar 5. 20, tingkat information and data sebesar 4. 76, tingkat indikator economic sebesar 5. 20, tingkat indikator Control sebesar 4. 85, dan tingkat efeciency sebesar 4. 16 serta kepuasan service sebesar 7. Nilai tersebut staf operasi sangat puas menggunaka sistem informasi ANEV Data. Kata kunci: Sistem Informasi. Analisis. Pengujian. PIECES Framework. ANEV Data A 2021 Jurnal Majalah Ilmiah Menurut Ward & Peppard peran strategis sistem informasi adalah menyediakan informasi bagi Di era digital saat ini penerapan teknologi informasi manajemen eksekutif guna mendukung pengembangan dan penggunaan informasi merupakan kunci utama dan pelaksanaan strategi khususnya dimana informasi untuk lebih maju bagi sebuah instansi. Peran teknologi eksternal dan internal yang relevan terintegrasi dalam informasi harus mampu memenuhi kebutuhan suatu analisis . organisasi atau kebutuhan atas informasi dan sistem Proses penerapan sistem informasi tersebut untuk mendukung strategi bisnis suatu organisasi. Salah telah memunculkan tantangan dan hambatan bagi satu hasil dari pengembangan teknologi informasi yang lembaga publik dan birokrasi pemerintah untuk banyak dimanfaatkan oleh instansi untuk menjalankan mengambil upaya-upaya pemecahan masalah informasi berbagai kegiatan operasionalnya adalah sistem Pendahuluan Diterima: 06-05-2021 | Revisi: 08-06-2021 | Diterbitkan: 30-06-2021 | DOI: 10. 35134/jmi. Mutiana Pratiwi, dkk secara optimal . Informasi sangat dibutuhkan serta 0302/Wirabraja. Mako Batalyon saat ini sebagai penting dalam kesuksesan sebuah tujuan lembaga atau naungan Kompi Markas. C dan Kompi Bantuan perusahaan, maka dari itu kualitas informasi yang untuk menunjang penerapan pengelolaan sistem didapat akan mendapatkan tingkatan oleh lembaga- informasi data kemampuan prajurit, maka dari itu lembaga yang ada. Kualitas Informasi merupakan eselon yang bertanggung jawab di bagian tersebut karakteristik yang diinginkan dari output yang adalah Staf Operasi. Dalam pelayanannya Staf Operasi dihasilkan oleh sistem. Sebagai contoh adalah relavan, mengolah atau menghimpun data dari masing-masing dapat dimegerti , akurat, ringkas, lengkap, tepat waktu, kompi yang nantinya data tersebut di input kedalam dan berguna . Metode yang digunakan dalam sistem ANEV DATA yang berbasis online, serta juga analisa kualitas penerapan sistem infromasi salah dapat digunakan dalam mengolah data sertifikasi. satunya adalah menggunakan PIECES Framework Penerapan sistem informasi dalam proses pengolahan yang merupakan suatu panduan standar praktik data yang kurang baik akan menimbulkan ancaman seperti kejadian kehilangan, perusakan, pencurian, dan manajemen teknologi informasi. PIECES framework adalah kerangka yang dipakai penyadapan data penting organisasi. Langkah Ae langkah untuk mengklasifikasikan suatu problem, opportunities, perbaikan yang berkelanjutan terhadap kualitas dan directives yang terdapat pada bagian scope penerepan sistem informasi khususya pada proses definition analisis dan perancangan sistem. Dengan pengelolaan data kemampuan prajurit di harapkan akan kerangka ini, dapat dihasilkan hal-hal baru yang dapat mampu meminimalisir resiko ancaman di atas. Analisa kualitas penerepan sistem informasi menjadi pertimbangan dalam mengembangkan sistem dilakukan untuk menjamin keberhasilan yang sudah . PIECES terdapat enam buah variabel yang ditargetkan dan digunakan oleh Staf Operasional digunakan untuk menganalisis sistem informasi . , apakah teknologi informasi yang ada sudah digunakan sebaik-baiknya, yaitu: Performance . dimana dilakukan dengan untuk mengetahui mengetahui kinerja sebuah sistem, pemanfaatannya tidak digunakan dengan tepat maka apakah berjalan dengan baik atau tidak. Kinerja ini akan menimbulkan beberapa permasalahan atau dapat diukur dari jtemuan data yang dihasilkan dan kerugian seperti : data tidak terinput atau disalah seberapa cepat suatu data dapat ditemukan. Information gunakannya data, informasi yang tidak akurat karena and Data adalah sebuah temuan data pasti akan pada sistem ANEV DATA banyak data yang sifatnya dihasilkan sebuah informasi yang akan ditampilkan, rahasia dan sensitif. Untuk dapat melakukan perbaikan analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa kualitas sistem informasi maka Mako Yonif 131 Braja banyak dan seberapa jelas informasi yang akan Sakti khususnya bagian Staf Operasi tersebut terlebih dihasilkan untuk satu pencarian. Economic (Nilai dahulu harus mampu memahami tingkat pengelolaan Ekonomi. yaitu Analisis ini dilakukan untuk sistem informasi yang dimilikinya saat ini dan mengetahui apakah suatu sistem itu tepat diterapkan penerapan sistem informasi yang sangat signifikan pada suatu lembaga informasi dilihat dari segi finansial harus diimbangi dengan pengaturan dan pengelolaan dan biaya yang dikeluarkan. Hal ini sangat penting yang tepat sehingga kerugian atau ancaman yang karena suatu sistem juga dipengaruhi oleh besarnya mungkin terjadi dapat dihindari bahwa semua mampu biaya yang dikeluarkan. Selanjutnya ada Control and dicegah. Salah satu standar penting dan efektif untuk Security yaitu didalam suatu sistem perlu diadakan sebuah kontrol atau pengawasan agar sistem itu diterapkan adalah PIECES Framework. PIECES berjalan dengan baik. Analisis ini digunakan untuk Framework mengetahui sejauh mana pengawasan dan kontrol yang mengklasifikasikan suatu problem, opportunities, dan dilakukan agar sistem tersebut berjalan dengan baik. directives yang terdapat pada bagian scope definition Efficiency (Efisiens. yaitu sebuah sistem perlu analisa dan perancangan sistem. Dengan kerangka ini, dipertanyakan dalam kinerja dan alasan mengapa dapat dijadikan pertimbangan dalam pengembangan sistem itu dibuat. Sebuah sistem harus bisa secara sistem. Penelitian ini mengambil analisis keamanan dan efisien menjawab dan membantu suatu permasalahan integritas sistem informasi dengan menggunakan khususnya dalam hal otomasi. Analisis ini dilakukan pengukuran PIECES Framework untuk mendukung untuk mengetahui apakah suatu sistem itu efisien atau tujuan kinerja pelayanan tersebut. tidak, dengan input yang sedikit bisa menghasilkan Analisa kualitas penerapan sistem informasi sebuah output yang memuaskan. Terakhir ada Service menggunakan PIECES Framework dirasakan berguna (Pelayana. adalah Suatu sistem yang diterapkan akan untuk memberikan rekomendasi IT Governance guna berjalan dengan baik dan seimbang bila diimbangi meningkatkan kinerja TI layanan Staf Operasi yang ada dengan pelayanan yang baik juga. Analisis ini di Mako Yonif 131 Braja Sakti. Metode yang dilakukan digunakan untuk mengetahui bagaimana pelayanan. adalah dengan pengisian kuisioner, interview dan pengamatan langsung terhadap sistem informasi Mako Yonif 131 Braja Sakti adalah salah satu tersebut. Penelitian ini, diharapkan dapat tercapai Batalyon Infanteri di bawah komando korem efektivitas dan efisiensi system informasi manajemen Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 28 No. Mutiana Pratiwi, dkk yang terstruktur dan memberikan rekomendasi untuk 1-5 atau dari yang Ausangat tidak setujuAy. Autidak setujuAy, meningkatkan kualitas penerepan sistem informasi dan AunetralAy. AusetujuAy, dan sampai yang Ausangat setujuAy. menjadi referensi untuk meningkatkan peranan Pengolahan dan penganalisaan data yang diperoleh akan diproses dan hasil akhirnya nanti dihitung teknologi informasi yang lebih baik. berdasarkan perhitungan PIECES atau berdasarkan Penggunaan PIECES Framework untuk Tingkat Kematangan Teknologi Informasi (TKT). melakukan penganalisaan kualitas penerapan pada PIECES diperoleh dengan menghitung setiap jawaban sistem ANEV DATA yang digunakan oleh Staf yang diberikan oleh responden dikalikan dengan bobot Operasional, diharapkan sistem informasi yang telah setiap jawaban yang telah ditentukan kemudian dibagi kinerja dengan total pertanyaan. pengelolaan data pengelolaan data kemampuan prajurit. Tahapan selanjutnya adalah analisa sistem. Pada Selain itu dalam keamanan sistem dan pengelolaan data tahapan ini dilakukan untuk merancang sistem yang sistem informasi ANEV Data yang telah dianalisa akan dibuat. Kemudian tahapan perancangan peneliti sesuai standar PIECES Framework diharapkan dapat menggunakan Unifed Modeling Languange (UML) dikembangkan menjadi sistem yang lebih baik. sebagai tools dalam menjelaskan alur program untuk perhitungan kuesionernya. UML terdiri dari usecase Metodologi Penelitian diagram, class diagram, sequence diagram, activity diagram dan deployment diagram. Kerangka Penelitian Dalam melakukan penelitian agar mendapat hasil 2. 2 PIECES Framework PIECES Framework adalah kerangka yang seperti yang diharapkan, maka diperlukan kerangka kerja penelitian, dimana kerangka penelitian yang dilakukan digambarkan seperti Gambar 1 dibawah ini : pada bagian scope definition analisis dan perancangan sistem. Dengan kerangka ini, dapat dihasilkan hal-hal baru yang dapat menjadi pertimbangan dalam mengembangkan sistem. Dalam Pieces terdapat 6 variabel analisis yaitu : Performance. Information Data. Economics,Control and Security,Effeciency. Service. Tabel dibawah ini akan menjelaskan PIECES Framework yang akan digunakan dalam penelitian ini. Tabel 1. Domain PIECES Framework No Variabel Jumlah Pertanyaan Performance Information and Data 4 Economics Control and Security Efficiency Gambar 1. Kerangka Penelitian Service Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa ada beberapa tahapan didalam penelitian ini. Dimana Tabel 2. Skala Tingkat Kepentingan penelitian dimulai dari tahapan identifikasi masalah Piliham Jawaba Singkatan Skor dimaksud sebagai penegasan batas-batas permasalahan Sangat Setuju sehingga cakupan penelitian tetap pada tujuan awal. Setuju Selanjutnya tahap pengumpulan data dimana data yang Ragu-ragu dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder. Tidak Setuju Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan Sangat Tidak Setuju STS mempelajari dan menelaah sumber seperti buku, artikel ilmiah dan tulisan yang berhubungan dengan penelitian. Tabel 3. Rata-rata kepuasan dan kepentingan Sedangkan data primer diperoleh dari hasil wawancara Range Predikat Kepentingan Predikat dan analisis kuisioner yang dibagikan. Nilai Kepuasan Setelah data dikumpulkan, akan dilakukan analisis Sangat Tidak Penting Sangat Tidak terhadap data tersebut sesuai dengan standar kualitas Puas PIECES Framework. Hasil dari pengisian kuisioner Tidak Penting Tidak Puas dihitung berdasarkan skor yang ada yaitu skornya dari 1. Cukup Penting Cukup Puas Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 28 No. Mutiana Pratiwi, dkk Penting Sangat Penting Puas Sangat Puas Untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan sistem informasi, rumus yang digunakan menurut metode likert adalah : Average = Rata-rata tingkat kepuasan/kepentingan JS = Total Skor Kuisioner JK= Total Kusioner Pada tahapan ini akan dilakukan perhitungan data dari hasil kuesioner yang telah diminta sebelumnya dengan mengikuti langkahlangkah perhitungan yang ada pada metode PIECES Framework. 1 Karakteristik Responden Karakteristik responden digunakan untuk mengetahui keragaman dari responden berdasarkan jenis kelamin dan usia. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kondisi dari responden dan kaitannya dengan masalah dan tujuan penelitian. Karakteristik tersebut berdasarkan jenis kelamin dan usia. Hasil dan Pembahasan 3 Pemetaan Kuesioner Berdasarkan Indikator PIECES Framework Dalam mengatasi setiap permasalahan, sebelum Dalam analisis sistem ini adalah untuk menuju ke sasaran atau tujuan yang diinginkan, maka mengukur dan mengetahui tingkat kualitas perlu dilakukan analisa terhadap permasalahan yang penerapan teknologi informasi yang telah Analisa sistem dapat didefenisikan sebagai diterapkan pada Staf Operasional sesuai dengan penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam kinerja pelayanan sistem tersebut dan dianalisa bagian komponennya dengan maksud untuk berdasarkan PIECES Framework. mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan 4 Perhitungan Indikator PIECES Framework sehingga dapat diusulkan perbaikannya. Karena dengan Data yang terdapat pada tabel dibawah ini dilakukannya analisa sistem akan dapat memberikan merupakan hasil jumlah kuisioner yang telah diisi kemudahan di dalam perancangan dan pembangunan oleh responden berdasarkan indikator PIECES terhadap sistem yang akan dibangun. Framework, dimana untuk mencari rata- rata Dengan merencanakan perancangan terhadap sistem kepuasan atau kualitas nya , jumlah skor kusioner di yang akan dibangun diharapkan dapat meminimalisasi bagi dengan jumlah kusioner sehingga diperoleh masalah yang terjadi pada sistem yang akan dibangun, total masing-masing domain perindikator dari untuk itu perlu dianalisa secara ringkas tentang metode PIECES Framework. Berikut adalah hasil bagaimana prosedur dari aliran sistem informasi dari perhitungan rekapitulasi kuesioner perindikator PIECES dapat dijelaskan pada Tabel 1 berikut : Tujuan dari analisis sistem ini adalah untuk mengukur kualitas dan mengetahui tingkat kematangan Tabel 4. Tabulasi Kuisioner tingkat kepuasan teknologi informasi yang telah diterapkan Staf Average Predikat operasional pada sistem tersebut dan dianalisa Domain Kepuasan berdasarkan metode PIECES Framework. Performance 5. Sangat Puas Information 4. Puas 1 Analisa sistem yang sedang berjalan Data Menurut fenomena yang terjadi dengan Sangat Puas sistem informasi ANEV Data diantaranya Economics kemampuan prajurit yang kurang sosialisasi dalam Puas menggunakan pemberitahuan format data terbaru Control and 4. dan pelayanan-pelayanan lain yang masih Security Puas dikeluhkan oleh user. Penelitian menjelaskan bahwa Efficiency fenomena yang mendasari analisa kualitas penerapan sistem informasi tersebut diantaranya Service Sangat Puas adalah adanya kasus kehilangan data, kesalahan dalam pengambilan keputusan, kebocoran data, penyalahgunaan computer dan nilai investigasi TI Tabel 5. Tabulasi Kuisioner Tingkat Kepentingan yang tinggi tetapi tidak diimbangi dengan Domain Average Predikat pengembalian nilai yang sesuai. Kepuasan Performance 4. Penting 2 Analisa Hasil Perhitungan Information 4. Penting and Data Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 28 No. Mutiana Pratiwi, dkk Economics Penting Control and Security Efficiency Penting Penting Service Penting Gambar 2. Tampilan Home Admin Halaman Input Admin Gambar berikut merupakan tampilan dari halaman input data admin. Halaman ini digunakan oleh admin untuk menambah data admin dan pimpinan, tapi pimpinan diberi batasan aksesnya. Berdasarkan tabel diatas menjelaskan bahwa sistem informasi ANEV Data dilihat dari tingkat kepuasan pengguna berada pada level puas dan sangat puas. Sedangkan untuk tingkat kepentingan pengguna berada pada level penting. 5 Implementasi Sistem PIECES Framework Implementasi sistem merupakan suatu tahapan yang dilakukan setelah dibangun sebuah sistem. Tahapan ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan dapat digunakan dengan baik oleh Tahapan ini juga dilakukan untuk memeriksa apa saja batasan pada sistem yang diperlukan dalam mengoperasikan sistem ini. Setelah implementasi dilakukan, maka akan dilakukan pengujian interface dari sistem yang sudah dibuat. Pada tahapan pengujian tujuannya agar memeriksan apakah tampilan sistem sesuai dengan yang diharapkan dan berjalan dengan baik. Tampilan Halaman Depan Halaman ini dapat diakses oleh admin yaitu petugas atau staf operasional. Gambar 3. Tampilan Halaman Input Data Staf Operasional Tampilan Halaman Input Data Pengguna Gambar berikut adalah tampilan dari halaman input data pengguna yang telah mengisi kusioner. Halaman ini digunakan oleh admin untuk mengelola data pengguna dari jawaban responden yang telah mengisi Gambar 1. Tampilan Halaman Depan Halaman Home Admin Gambar berikut merupakan tampilan dari halaman home admin. Halaman ini menampilkan menu-menu yang dapat diakses oleh admin setelah melakukan login. Gambar 4. Tampilan Halaman Input Data Pengguna Tampilan Input Hasil Kuesioner Per Indikator Halaman ini digunakan oleh admin untuk mengelola data hasil kuesioner Staf Operasional di Mako Yonif 131 Braja khuusnya di bagian staf operasi Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 28 No. Mutiana Pratiwi, dkk Gambar 5. Tampilan input hasil kuesioner Kesimpulan . Berdasarkan dari hasil perhitungan data 50 orang pengguna sistem informasi ANEV Data dan analisis terhadap tingkat kepuasan dan kepentingan sistem tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sistem telah mampu untuk memberikan kepuasan pengguna dengan membantu pihak staf operasinal dalam menjalankan . tugasnya dengan baik. Segala permasalahan yang terjadi saat melakukan analisa data dapat ditangani dengan cepat menggunakan PIECES Framework. Dalam keamanan sistem dan pengelolaan data sistem informasi ANEV Data yang telah dikembangkan mejadi sistem yang lebih baik, akan tetapi tetap . diperlukan adanya perbaikan dan pengembangan lebih lanjut untuk menutupi kelemahan dan kekurangan yang terdapat pada sistem ANEV Data kedepannya. Daftar Rujukan . Yunis. Ibsah, and D. Arisandy. AuAnalisis Kesuksesan Penerapan Sistem Informasi Data Pokok Pendidikan ( DAPODIK ) pada SD Kabupaten Batu Bara,Ay J. SIFO Mikroskil, vol. 18, no. 1, pp. 71Ae82, 2017. Pratama. AuEvaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) Pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur,Ay J. Adm. Reform, vol. 4, no. 2, 2017. Supriyatna and V. Maria. AuAnalisa Tingkat Kepuasan Pengguna dan Tingkat Kepentingan Penerapan Sistem Informasi DJP Online dengan Kerangka PIECES,Ay Khazanah Inform. Ilmu Komput. dan Inform. , vol. 3, no. 2, p. 88, 2018, doi: 10. 23917/khif. Nurbojatmiko. Taufiqiya. Aziz. Shiddiq, and M. Musri. AuPenilaian Layanan Infrastruktur Seluler Berbasis Pengguna Menggunakan Framework Pieces,Ay Sebatik, pp. 165Ae171, 2014. Amaliah. Ahmad, and F. Rustan. AuAplikasi Metode Pieces Dalam Menganalisis Kualitas Layanan Pengguna Transportasi Online Maxim,Ay STABILITA J. Ilm. Tek. Sipil, 9, no. 1, pp. 35Ae44, 2021. Afrizal. AuPieces Framework Terhadap Analisis Dan Evaluasi Kepuasan Terhadap Aplikasi x Pada Pembelajaran AnakReferensi,Ay Inform. Ilmu Komput. , vol. http://dx. org/10. 52958/iftk. Pamungkas and Saifullah. AuEvaluasi Kualitas Website Program Studi Sistem Informasi Universitas PGRI Madiun Menggunakan Webqual 4. 0,Ay INTENSIF, vol. 3, no. 1, pp. 22Ae31, 2019, doi: https://doi. org/10. 29407/intensif. Supriyatna. Maria. Studi, and M. Informatika. Aukhazanah informatika Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna dan Tingkat Kepentingan Penerapan Sistem Informasi DJP Online dengan Kerangka PIECES,Ay J. Ilmu Komput. dan Inform. , vol. 3, no. 2, pp. 88Ae94, https://doi. org/10. 23917/khif. Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 28 No.