Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 Vol 1. No 2. Maret 2019. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . Available at: e-journal. id/index. php/jbh Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah Rully Runturambi Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup runturambi@gmail. Abstract: Believers today are eager to explore the Bible, especially the New Testament, because they believed that the Old Testament is no longer valid in the lives of believers. The discussion in this paper examines the importance of the Decalogue and its application to believers in the present. The Ten Commandments are the culmination . of all the books, centers and themes of the extraordinary book that ever existed. The Ten Commandments are the basis of all Bible themes. The Ten Commandments are the highest foundation of God's law. Many verses in the Bible (Old and New Testament. are citation extensions of the Ten Commandments. God's command is a measure that enables us to know whether we are on the path that is in accordance with His desires or we are deviating. As John warned in 1 John 3: 4 "Everyone who sins, also violates God's law, because sin is a violation of God's law. " From the discussion it is known that the Ten Commandments of God are good news delivered to Israel and also to the Christian nowadays. The Ten Commandments are the good news that God has given us to do. What is meant by the good news is that the Ten Commandments, most of which are in the form of prohibitions or negative things, but behind that all God has good intentions, which are only shown to us believers today. Keywords: Happy. Kingdom of Heaven, poor before God Abstrak: Orang percaya pada masa kini cukup bersemangat mendalami Alkitab, dan pada umumnya yang dipelajari adalah Perjanjian Baru, karena berpandangan bahwa Perjanjian Lama tidak lagi berlaku dalam kehidupan orang percaya. Pembahasan dalam tulisan ini mengupas pentingnya Dasa Titah dan aplikasinya bagi orang percaya pada masa kini. Sepuluh Perintah merupakan puncak . dari seluruh kitab, pusat dan tema kitab yang sangat luar biasa yang pernah ada dan merupakan hasil dari yang kemudian dan tambahan-tambahannya. Sepuluh Perintah adalah merupakan dasar dari seluruh tema Alkitab. Sepuluh Perintah adalah dasar hukum Allah yang tertinggi. Banyak ayat-ayat dalam Alkitab (Perjanjian Lama dan Bar. merupakan perluasan kutipan dari Sepuluh Perintah. Perintah Allah adalah merupakan suatu ukuran yang memampukan kita untuk mengetahui apakah kita berada di jalan yang sesuai dengan keinginan-Nya atau kita sedang menyimpang. Sebagaimana yang diperingatkan oleh Yohanes di dalam 1 Yohanes 3:4 Ay Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah. Ay Dari pembahasan diketahui bahwa sepuluh perintah Allah adalah merupakan kabar baik yang disampaikan bagi Israel dan juga bagi orang percaya. Sepuluh Perintah Allah merupakan kabar baik yang Allah telah berikan kepada kita untuk dilaksanakan. Yang dimaksudkan dengan kabar baik adalah bahwa Sepuluh Perintah, yang sebagian besar di dalam setiap perintahnya berupa larangan atau hal yang negatif namun dibalik itu semua Allah mempunyai maksud yang baik, yang hanya ditujukkan bagi kita orang percaya pada masa kini. Kata kunci: berbahagia, kerajaan sorga, miskin di hadapan Allah CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 154 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah PENDAHULUAN Orang percaya pada masa kini cukup bersemangat mendalami Alkitab, dan pada umumnya yang dipelajari adalah Perjanjian Baru, karena Perjanjian baru menjelaskan pekerjaan Yesus Kristus, awal munculnya gereja, dan pengajaran-pengajaran para rasul kepada gereja. Tetapi seringkali orang Kristen masa kini lupa bahwa Alkitab yang ada pada masa Yesus dan gereja awal adalah kitab Perjanjian Lama. Latar belakang untuk pengajaran Yesus dan pengajaran para rasul pada masa itu adalah Perjanjian Lama. Roger Nicole mengatakan: Jelas bahwa penulis Perjanjian Baru, dan Tuhan kita sendiri, sangat dipengaruhi oleh Perjanjian Lama, sehingga mereka memakai kata-kata, cara ungkapan, dan kebenaran-kebenaran dari Perjanjian Lama dalam pengajaran dan penulisan mereka. Salah satu berita terpenting dari Perjanjian Lama adalah sepuluh perintah Allah yang diberikan oleh Allah sendiri kepada bangsa Israel di Sinai. Bagi orang percaya, pengajaran mengenai AuSepuluh Hukum,Ay AuDasa TitahAy atau AuSepuluh Perintah AllahAy bukanlah sesuatu yang baru, karena pernah didapat dari kelas katekese, khotbah-khotbah ataupun dari pembahasan Alkitab di gereja. Namun ternyata, banyak orang percaya yang hanya pernah AumendengarAy tetapi sesungguhnya belum AumengenalAy atau tidak tahu makna sepuluh perintah dan apa relevansinya bagi kehidupan mereka saat ini. Hal ini disebabkan karena saat ini jarang sekali gereja membahas atau mengkotbahkan tentang sepuluh perintah Allah, begitu juga di dalam membahas atau mengkotbahkan tentang Sepuluh Perintah Allah, begitu juga di dalam pertemuan pemahaman Alkitab. Sehingga timbul kesan seakan-akan Sepuluh Perintah tidak relevan lagi dalam kehidupan orang percaya masa kini. Hampir setiap orang percaya masa kini, yang tumbuh dan dibesarkan dengan pengajaran gereja yang baik, mempunyai pandangan yang negatif terhadap Sepuluh Perintah Allah dan bahkan serta merta menolaknya. Namun sebenarnya, apa yang mereka tolak tersebut hanyalah gambaran yang salah tentang konsep hukum Perjanjian Lama yang diciptakan oleh pemikiran-pemikiran keliru dan kesalahpahaman yang diturunkan generasi demi generasi. Ada orang yang menolak hukum Perjanjian Lama dengan alasan bahwa hukum Perjanjian Lama, termasuk Sepuluh Perintah adalah aturan-aturan orang Yahudi yang tidak relevan lagi untuk orang Kristen. Mereka beranggapan bahwa Kristus telah menggenapinya dengan Hukum Kasih. Tetapi ketika seorang Kristen ditanya tentang masalah pembunuhan misalnya, mereka akan segera mengacu kembali kepada Sepuluh Perintah Allah. Alasan lain, berawal dari penolakan gereja yang bisa ditelusuri dari sikap dan pemikiran tokoh-tokoh gereja masa post-apostolik . esudah para rasu. yang penuh dengan semangat permusuhan dan kebencian terhadap bangsa Yahudi. Hukum Taurat dan Sepuluh Perintah selalu dipandang sebagai suatu cara hidup legalistis, yang bersifat lahiriah dan kurang mempunyai nilai-nilai Roger Nicole. AuThe Old Testament in the New Testament,Ay dalam The ExpositorAos Bible Commentary, ed. Frank E. Gaebelein (Grand Rapids: Zondervan, 1. : 1, 617. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 155 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 METODE PENELITIAN Metode yang dipakai dalam penulisan ini diantaranya adalah metode penelitain induktif melalui studi pustaka teologi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dan Alkitab. Wellinton Pandensolang, mengatakan bahwa langkah tersebut dipandang relevan dan efektif untuk diterapkan demi menghindari kekeliruan dalam merumuskan suatu kesimpulan yang pada akhirnya menghasilkan pandangan yang menyimpang dari kebenaran yang diharapkan. Dasar Hukum bagi Israel Umberto Cassuto mengatakan bahwa Sepuluh Perintah merupakan hal yang terpenting dari pemberitaan dalam kitab Keluaran dan merupakan tema pokok dari keseluruhan kitab Keluaran. Sepuluh Perintah merupakan puncak . dari seluruh kitab, pusat dan tema kitab yang sangat luar biasa yang pernah ada dan merupakan hasil dari yang kemudian dan tambahan-tambahannya. 3 Sedangkan menurut Herbert Wolf. Sepuluh Perintah adalah merupakan dasar dari seluruh tema Alkitab. Ada dua jenis hukum dalam masa Perjanjian Lama, dan kedua jenis ini umumnya terdapat pada jaman Timur Tengah kuno yaitu : Pertama, hukum apodiktik, adalah hukum atau perintah yang berisi aturan-aturan yang mengikat. Hukum apodiktik ini bersifat positif maupun negatif. Sepuluh Perintah adalah salah satu contoh dari jenis hukum ini. Kedua, hukum kasuistik, adalah hukum atau perintah yang berdasarkan situasi tertentu. Hukum ini juga bersifat positif dan negatif, sebagai contoh hukum-hukum Musa, seperti contoh Keluaran 21:2-22. Sepuluh Perintah merupakan pusat perjanjian Musa (Sina. Kesepuluh Perintah dikenal juga dengan kesepuluh firman (Kel. 34:28. Ul. 4:13. 10:14. AydekalogAy dari bahasa Yunan. , perintah-perintah yang singkat dan jelas ini meringkaskan tuntutan-tuntutan hukum dan mewakili hukum moral untuk membedakannya dari hukum sipil atau hukum ritual. Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa keSepuluh Perintah hampir sama dengan ketentuan-ketentuan suatu persetujuan, suatu alasan lain bagi umat Israel untuk menaatinya dengan sepenuh hati. AyDitulisi oleh jari AllahAy (Kel. di atas dua loh batu, keSepuluh Perintah itupun disimpan di dalam tabut perjanjian sebagai suatu tanda pentingnya hukum-hukum tersebut. Kedua loh batu itu mungkin merupakan salinan, yang masing-masing berisi kesepuluh hukum itu. Akan tetapi, sebelum hukum-hukum itu dibacakan kepada bangsa Israel. Musa telah menghancurkan kedua loh batu itu ketika ia melihat bangsa itu sedang menyembah anak lembu emas (Kel. Dua loh batu yang baru dipahat dan ditulisi lagi ketika Musa kembali ke puncak gunung itu (Kel. Lebih lanjut Wolf menjelaskan bahwa ada perbedaan pendapat tentang cara yang tepat Wellinton Pandensolang. Argumentasi Teologis Tentang Parousia Berdasarkan 1 Tesalonika 4:13-15 dan Wahyu 19:6-20:15 (Tesis Th. Sekolah Tinggi Teologia InjiliIndonesia, 2. , 18. Umberto Cassuto. A Commentary on the Book of Exodus, translated by Israel Abrahams (Magnes Press: Reprinted English, ed. Jerusale. , 235. Herbert Wolf. Pentateukh, 206 CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 156 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah dalam membagi kesepuluh hukum itu di atas dua loh batu, namun semua setuju bahwa perintah-perintah yang awal berbicara tentang hubungan manusia dengan Allah, dan perintah-perintah yang kemudian menyangkut hubungan manusia dengan manusia sedangkan perintah untuk memelihara sabat bersifat transisi, karena sabat didasarkan atas perhentian Allah dari kegiatan mencipta pada hari ke tujuh dan pada waktu yang sama terjalin erat dengan hubungan antara tuan dengan budak, atau majikan dengan karyawan. Perintah berikutnya: hormatilah ayah dan ibumu (Kel. disebut di Efesus 6:2 sebagai Aysuatu perintah yang pentingAy dengan sebuah janji5 Menurut Jack S. Deere, sebagian besar para sarjana membagi Sepuluh Perintah ke dalam dua bagian besar yaitu. metode Yahudi yang disebut Philonic yang diambil dari nama ahli theologia Yahudi. Philo, membaginya ke dalam dua bagian besar. Orang-orang Yahudi percaya bahwa demikianlah Allah membaginya ke dalam dua loh batu. Orangorang Kristen dan Katolik yang mengikuti Agustinus dengan membaginya ke dalam tiga bagian pertama dan tujuh bagian terakhir. Dasar pembagian ini adalah karena ketiga perintah pertama berkaitan dengan hubungan manusia dengan Allah dan ketujuh terakhir berkaitan hubungan dengan sesama manusia . andingkan Mat. 22:36-. Beberapa ahli berpendapat bahwa setiap loh batu berisi Sepuluh Perintah sesuai dengan kebiasaan Timur Tengah di dalam membuat salinan dokumen perjanjian. Philip C. Johnson menjelaskan bahwa: gereja Protestan Lutheran mengikuti Agustinus dengan menempatkan ayat dua hingga enam sebagai perintah pertama dan membagi ayat tujuh belas menjadi dua bagian. Agama Yahudi (Yudaism. menempatkan ayat dua sebagai perintah pertama dan ayat ketiga hingga enam sebagai perintah yang Pembagian yang lebih awal dapat ditelusuri dari Yosefus pada abad pertama Masehi yang menempatkan ayat tiga sebagai perintah pertama dan ayat empat hingga enam sebagai perintah kedua. Pembagian ini didukung oleh semua gereja mula-mula pada gereja mula-mula dan tetap dipegang oleh gereja Ortodoks dan Reformed (Calvi. hingga saat 7 Di dalam penulisan ini, penulis menggunakan penomoran menurut Ortodoks dan Reformed. Perbedaan pembagian penomoran Sepuluh Perintah antara agama Yahudi. Katolik dan Protestan (Reforme. disajikan dalam tabel sebagai berikut:8 Wolf. Pentateukh, 20 Jack S. Deere "Deuteronomy," dalam The Bible Knowledge Commentary: Old Testament, pen. John Walvoord and Roy B. Zuck (Wheaton: Scripture Press Publications. Victor Books, 1. , 270. Philip C. Johnson, "Exodus,"dalam The Wycliffe Bible Commentary, pen. Charles F. Pfeiffer and Everett F. Harrison (Chicago: Moody Press, 1. , 69. Artikel: w. net/Commandments. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 157 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 Tabel Sepuluh Perintah Allah (Keluaran 20:1-. Agustinus Katolik dan Lutheran Origenes Ortodoks & Reformed Akulah TUHAN. Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Akulah TUHAN. Allahmu. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Akulah TUHAN. Allahmu. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Akulah TUHAN. Allahmu. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan menyebut nama TUHAN. Allahmu, dengan Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa Jangan menyebut nama TUHAN. Allahmu, dengan Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: Ingatlah dan kuduskanlah hari Tuhan. Jangan menyebut nama TUHAN. Allahmu, dengan Ingatlah dan kuduskanlah hari Tuhan. Yudaisme Hormatilah ayahmu dan Hormatilah ayahmu dan Jangan membunuh. Hormatilah ayahmu dan Jangan membunuh Jangan berzinah. Jangan membunuh. Jangan berzinah Jangan mencuri Jangan berzinah Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini isteri Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini apapun yang dipunyai sesamamu. Jangan mengingini apapun yang dipunyai sesamamu. Jangan mengingini apapun yang dipunyai sesamamu. Hukum-hukum Allah di dalam kitab Keluaran dibahas mulai dari Keluaran pasal sembilan belas hingga pasal dua puluh empat yang adalah merupakan bagian dari kasih Allah di dalam membangun hubungan pribadi dengan Israel yang nampak dari perlakuan istimewa terhadap Israel dibanding bangsa-bangsa lain. Dari sudut pandang formal, hukum Allah (Kel. 20:1-17. 2-:22-23:. sesungguhnya adalah bagian dari kisah kasih Allah di dalam membangun perjanjian dengan Israel di Sinai (Kel. 20-18-21. Secara umum, hal tersebut menunjukkan kelanjutan dari kisah Keluaran pasal satu hingga delapan belas dimana Allah dengan kasih-Nya mengambil inisiatif untuk mengadakan hubungan pribadi dengan umatNya, dengan demikian Israel mengetahui Yahweh sebagai Allah mereka (Kel. 6:6-7. Adalah penting untuk dicatat bagaimana Allah pertama kali membangun hubungan dengan Israel dengan menyelamatkan mereka dan kemudian CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 158 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah membangun hubungan melalui penjanjian dan hukum-hukum-Nya. Dengan kata lain, suatu hubungan dengan Allah dibangun tidak hanya melalui ketaatan Israel melakukan hukumhukum-Nya, tetapi dasar yang terutama dan pertama dari hubungan itu sendiri adalah suatu Hubungan Israel dengan Allah telah terjalin sebelum pemberian Sepuluh Perintah atau hukum Allah. Pemberian Sepuluh Perintah itu adalah merupakan suatu babak pembukaan yang menunjukkan bahwa Israel AutelahAy diselamatkan melalui hubungan pribadi dengan Allah, yang ditunjukkan melalui pernyataan: AuAkulah TuhanAAy(Kel. 9 Joe Sprinkle menegaskan juga bahwa hukum Allah tidak pernah dimaksudkan untuk membangun hubungan dengan Tuhan, sebaliknya hukum itu dimaksudkan untuk mengatur hubungan Israel dengan Allah yang sesungguhnya telah terjadi, selain itu Sepuluh Perintah juga dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi mereka yang telah Audiselamatkan. Ay Perjanjian Israel dengan Allah tidak terjadi karena mereka baik, karena sesungguhnya, mereka adalah orang yang keras kepala (Ul. Perjanjian itu juga tidak dilakukan karena mereka hebat, tetapi semata-mata karena Allah mengasihi mereka (Ul. 7:7-. Hubungan itu sendiri menyangkut anugerah, bukan hukum. Edy Peter menjelaskan bahwa perjanjian Israel dengan Allah melalui perjanjian Musa (Mosaic Covenan. adalah suatu perjanjian yang bersifat bersyarat supaya setiap orang yang percaya janji Allah yang diberikan kepada Abraham melalui perjanjian Abraham (Abrahamic Covenant ) tahu bagaimana mereka harus melakukan hukum-hukum Perjanjian Musa (Mosaic Covenan. secara keseluruhan memiliki tiga aspek yang mengatur kehidupan Israel. Pertama, perintah-perintah yang ditetapkan secara personal, yaitu bagaimana hidup berhubungan dengan Allah secara khusus (Kel 20:1-. Kedua, penghakiman secara sosial, yaitu bagaimana hidup berhubungan dengan orang lain secara khusus (Kel 21:1-24:. Ketiga, ordinansi penetapan kehidupan keagamaan mereka supaya umat itu tahu bagaimana menyembah Allah (Kel 24:12-31:. Perjanjian Musa (Mosaic Covenan. diberikan bukan untuk menggantikan perjanjian Abraham (Abrahamic Covenan. , tetapi fungsinya jelas seperti yang dijelaskan oleh Paulus. AuMaksudku ialah: janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji. tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karuniaNya kepada Abraham. Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran, sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu, dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantarAy (Gal. 3:17-. Artikel: w. net/Commandments. Joe M. Sprinkle. AuLaw and Narrartive in Exodus 19-24,Ay Journal of the Evangelical Theological Society. Jun 2004: 1. Edy Peter P. Teologi Perjanjian Versus Dispensasional (Jakarta: STTI Philadelphia. Cet. I), 98-99. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 159 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 Dari penjelasan Paulus tersebut menunjukkan bahwa hukum Taurat, perjanjian Musa (Mosaic Covenan. yang datang empat ratus tiga puluh tahun setelah perjanjian Abraham (Abrahamic Covenan. ditambahkan berdampingan dengan perjanjian Abraham (Abrahamic Covenan. supaya umat Israel tahu bagaimana harus hidup sampai Aubenih ituAy . he see. yaitu Kristus, datang dan membuat persembahan yang lengkap dan sempurna yang merupakan antitipe dari tipe korban yang ditekankan dalam perjanjian Musa (Mosaic Covenan. Hukum-hukum Allah, lebih berarti daripada sekedar penyelamatan, tetapi juga berarti sebagai alat untuk membantu Israel menjadi Auumat kudus,Ay terpisah bagi Allah (Kel. dan hal itu juga berarti adanya tuntutan perilaku yang kudus. Hukum Allah melarang setiap hal yang dapat merusak hubungan Israel dengan Allah . menyembah allah lain, kerusakan moral ). Hukum Allah mempromosikan hal-hal yang baik di dalam membangun hubungan dengan Allah . estival, sikap dan penyembahan yang benar, perilaku yang baik yang menyenangkan Alla. Dasar kewajiban Israel adalah mengasihi Allah (Ul. Hukum Allah didefinisikan sebagai suatu bentuk perilaku yang harus dilakukan dalam hal mengasihi Allah, dengan demikian kepatuhan kepada hukum adalah merupakan suatu ekspresi iman bagi umat dan setiap pribadi bangsa Israel. Hubungan pribadi dengan Allah menempati setiap saluran kehidupan melalui kesetiaan menanggapi Allah. Hal ini nampak bahwa setiap hukum Taurat terhisab ke dalam setiap aspek kehidupan. sosial, dan kehidupan beragama. Vurkuyl mengatakan bahwa, di dalam kitab Perjanjian Lama, hukum Taurat itu biasanya disebut AyTorah. Ay Kata Ibrani ini asalnya dari kata kerja AyHoraAy artinya: mengajar. Apabila bangsa Israel berhadapan dengan suatu putusan yang penting, maka dimintanya AyTorahAy dengan perantaraan seorang nabi atau imam: dan AyTorahAy disitu berarti Aypetunjuk, petunjuk ilahi, atau keputusan ilahi . andingkan 1 Sam. Yahweh. Allah bangsa Israel, tidak membiarkan umat-Nya berjalan sendiri pada jalan yang Ia memperhatikan soal-soal kehidupan umat-Nya itu. Ia memberi pimpinan di dalam masalah-masalah yang dihadapinya, di dalam kesukaran-kesukarannya, di dalam cobaan-cobaan dan godaan-godaan yang dialaminya. Lambat-laun seluruh petunjuk dan keputusan yang diberikan oleh Tuhan itu disebut Torah dan kemudian kata Torah itu dipakai untuk menyebutkan segenap Pentateukh, oleh sebab itu di dalam kitab-kitab itu, petunjuk-petunjuk Allah tadi dikodifikasikan . ihimpun menjadi sat. Di dalam Alkitab. Torah dipandang sebagai suatu anugerah kasih setia Tuhan. Sebagai tanda bukti bahwa Ia memelihara umat-Nya. Dalam kitab-kitab tafsir yang baru. Torah itu dibagi dengan berbagai cara, sesuai dengan bentuk kesusastraannya. Mengenai isinya, terdapat tiga golongan hukum-hukum dan perintah-perintah. Pertama, dekalog atau Sepuluh Perintah, yakni kesepuluh perintah Tuhan. Kedua, misypatim, yakni undang-undang hukum sipil yang mengatur kehidupan umat Tuhan sebagai AywarganegaraAy . eraturan-peraturan tentang janda dan yatim piatu. Sprinkle. Law and Narrartive, 2. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 160 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah orang-orang miskin, budak belian, orang-orang asing, orang-orang saki. Ketiga, khuqqim, yakni undang-undang yang berisi ketetapan-ketetapan tentang kebaktian. PEMBAHASAN Dasar Teologis Sepuluh Perintah Keluaran 20 ayat pertama dan kedua adalah merupakan pembukaan atau perkenalan atas seluruh Sepuluh Perintah, kedua ayat tersebut memiliki hubungan dengan tiga perintah Alan Cole menjelaskan bahwa ayat pertama memberitakan kepada kita bahwa Allah tidak hanya menuliskan perintah-perintah tersebut pada loh batu, tetapi Dia juga berbicara kepada Israel. Melalui perintah-perintah ini. Allah ingin kita mengetahui bahwa perintah-perintah tersebut bersumber dari Allah. Inspirasi dan penulisannya tentunya tidak dipertanyakan dari generasi ke generasi bangsa Israel yang mendengar pembacaan Sepuluh Perintah ini. Dalam ayat kedua. Allah Israel dibedakan dengan allah lain yang terlarang. Tindakan Allah di dalam sejarah Israel didasarkan atas hal yang diperintahkan-Nya. Allah pertamatama mengingatkan Israel bahwa Dialah Allah yang berperan dalam sejarah, mengubah sejarah dunia guna memenuhi janji-Nya kepada Abraham dan para bapa leluhur, dan yang membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir. Tidak ada allah lain yang mengendalikan sejarah, kedua. Allah bertindak dalam sejarah untuk memberikan berkat dan maksud yang khusus kepada Israel. Allah membebaskan umat-Nya dan membuatnya menjadi umat-Nya. Walter C. Kaiser menjelaskan, kata yang dipakai dalam ayat pertama ini adalah ykina. ('anoki. AuAkuAy, yang merupakan subyek orang pertama tunggal. Aku hw:hy. ,Yahweh, atau AuTUHANAy, yang merupakan sebutan dari Allah. Janji pembebasan Israel dari Mesir dikaitkan dengan nama Yahweh di dalam Keluaran 3:14 dan Keluaran 6:6. Sekarang janji itu telah menjadi kenyataan. Dia menyaksikan nama-Nya sekali lagi dengan memberikan hukum-hukum-Nya. Frase ini secara keseluruhan atau sebagian muncul di dalam Keluaran 15:26. 20:5,7,10,12 dan 23:19. tetapi tidak muncul lagi di dalam kitab Bilangan, sementara di dalam kitab Ulangan muncul dua ratus kali. Pernyataan selanjutnya adalah. Auyang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakanAy, menjadi suatu rumusan yang luar biasa di dalam Alkitab dan akan muncul nantinya sebanyak seratus dua puluh lima kali. Dengan pernyataan tersebut menunjukkan bahwa AuanugerahAy muncul sebelum perintah, hukum, ataupun kewajiban 15 Kata ganti AuengkauAy disini adalah tunggal, dengan demikian. Allah berfirman kepada seluruh umat Israel secara kolektif sebagai bangsa sekaligus kepada setiap 16 Dalam ayat kedua ini mengingatkan Israel bahwa TUHAN, yaitu Allah sendirilah yang telah memilih mereka dan membedakan mereka dari bangsa-bangsa lain yang ada di muka bumi. Dengan demikian mereka harus merespon kepada Allah untuk Verkuyl. Etika Kristen Bagian Umum (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. , 97-98. Alan Cole. Exodus: An Introduction and Commentary (Downers Grove: InterVarsity Press, 1. Kaiser. Old Testaments, 84-85 Robert M. Paterson. Tafsiran Kitab Keluaran (Jakarta: BPK Gunung Mulia. Cet. I, 2. , 262. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 161 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 memenuhi panggilan dalam hubungan dengan-Nya secara pribadi tanpa ada allah yang Itulah sebabnya hubungan perkawinan diumpamakan sebagai hubungan Allah dengan umat pilihan-Nya. Dalam keduanya, terdapat suatu hubungan pribadi yang terlibat. Kebebasan yang Allah berikan pada Israel adalah kebebasan untuk menyembah-Nya (Kel 4:. Permintaan tersebut kini dikodifikasikan dalam suatu perintah. Kata-kata ini juga mengingatkan kita bahwa pelayanan Israel dimotivasi oleh ucapan syukur atas apa yang telah Allah lakukan pada mereka. Perintah Pertama Perintah pertama, terdapat di dalam Keluaran 20:3 : AuJangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Ay Perintah pertama di dalam ayat ketiga ini merupakan dasar semua perintah yang lain. Disini terdapat tuntutan kesetiaan kepada Allah. Bahkan loyalitas demikian harus menjadi pusat seluruh kehidupan serta kelakukan mereka. Mereka harus beribadah kepada TUHAN saja dan dilarang beribadah kepada allah lain. Menurut Allan Cole dengan perintah ini Allah memerintahkan Israel untuk membangun suatu hubungan yang khusus antara diri-Nya dengan umat-Nya. 17 Sedangkan menurut Roy B. Zuck, perintah pertama ini membicarakan inti hubungan yang disyaratkan antara perjanjian seorang raja dengan bawahannya. Tuhan telah memilih dan melepaskan umat-Nya dari tuan yang lain (Mesi. , karena itu Dia menuntut kesetian mereka kepadaNya tidak bercabang. Aujangan ada allah lain dihadapan-KUAy . , adalah pernyataan yang pasti mengenai tuntutan untuk tunduk dan menyembah hanya kepada TUHAN. Melanggar perintah ini berarti menyangkali seluruh hubungan perjanjian itu, karena hal itu benar-benar merupakan pengkhianatan. Tetapi apakah artinya perintah tersebut bagi Israel? Apa yang ingin dihindari dari perintah tersebut? Bob Deffinbaugh menjelaskan ada beberapa alasan mengapa Israel diberikan perintah yang pertama ini : Pertama, dalam sejarah bangsa Israel, mereka seringkali cenderung melakukan penyembahan kepada para dewa orang kafir. Israel seringkali mencari cara untuk menyembah allah lain di samping TUHAN (Yahwe. Rahel mencuri barang-barang berhala ayahnya disaat mereka melarikan diri dari rumah (Kej. Israel hidup selama empat ratus tahun di Mesir, suatu bangsa yang memiliki banyak allah dan Israel cenderung terpengaruh untuk mengikutinya (Yos. 24:14. 1 Sam. Itulah sebabnya sehingga Israel ditawan karena mereka menolak Allah (Yeh. Kedua, memiliki allah lain selalu akan menyingkirkan Allah yang benar . andingkan Yos. 24:15-16, 20. 1 Sam. Israel tidak pernah tidak menolak Allah bersamaan dengan melakukan penyembahan kepada allah lain juga. Perjanjian Lama menunjukan secara konsisten bahwa dengan menyembah allah yang lain, maka secara langsung juga akan menyingkirkan Allah. Hubungan Israel dengan Allah bagaikan hubungan suami isteri yaitu Cole. Exodus, 153. Roy B. Zuck. A Biblical Theology of Old Testament (Teologia Alkitabih Perjanjian Lam. , (Malang: Gandum Mas, 2. , 60. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 162 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah suatu hubungan yang eksklusif yang tidak memberikan ruang kepada yang lainnya. Dengan demikian, di dalam Alkitab, penyimpangan kepada allah lain disebut sebagai persundalan dan perzinahan. Ketiga, memiliki allah lain adalah suatu bukti kurangnya iman seseorang. Inilah alasan mengapa memiliki allah lain adalah suatu tanda meninggalkan Allah. Perintah ini mengasumsikan bahwa banyak allah akan disembah dan bukan hanya satu. Alasan ini kembali kepada pemahaman teologi kaum pagan . bahwa suatu allah mempunyai kuasa atas hal tertentu . api terbata. Untuk mengatasi hal tersebut maka seseorang akan menyembah banyak allah. Dengan demikian disaat seseorang mulai meragukan kuasa Allah, allah yang lain akan diperlukan untuk meyakinkan si penyembah bahwa dia disediakan dan dilindungi oleh allahnya itu. Allah dengan demikian akan ditinggalkan disaat allah lain mulai disembah. Perintah ini dengan demikian menekankan kepada kita bahwa disaat kita mulai atau kurang mempercayai kuasa Allah dalam hidup kita, maka kita telah berhenti mempercayai-Nya dan pada waktu yang bersamaan kita telah beralih kepada allah lain. Perintah Kedua Perintah kedua terdapat di dalam Keluaran 20:4-6: Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku. TUHAN. Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. Ay Robert M. Paterson menjelaskan bahwa perintah kedua ini melarang orang Israel beribadah kepada TUHAN dengan cara yang tidak sesuai dengan sifat-Nya. Karena pada jaman kuno patung dianggap sebagai tempat berdiamnya allah yang diwakilinya. Hal ini berarti bahwa allah itu bersifat statis dan terbatas, bahkan dapat dikendalikan. Patungpatung cenderung menarik manusia sehingga dia berbidah kepada TUHAN seakan-akan sifat-Nya sama dengan sifat allah-allah kafir. Tanpa patung, manusia lebih terbuka terhadap TUHAN dan mengenal sifat-Nya yang sesungguhnya. Walter C. Kaiser menjelaskan dasar diberikan larangan ini adalah karena AuTUHAN. Allahmu, adalah Allah yang cemburuAAy, istilah AucemburuAy dalam bahasa Inggris. AujealousAy atau AuzealousAy God (Ibrani: 'el qanna' ) tidak dapat diartikan bahwa Allah adalah Allah yang cemburu dalam arti negatif, penuh kecurigaan, tidak suka melihat keberhasilan atau iri. Ketika istilah 'el qanna' dipakai untuk Allah, hal ini menunjukkan. menunjukkan kualitas dari karakter-Nya yang menuntut pengabdian penuh agar dapat mengenal secara benar siapa yang mereka sembah (Kel. 34:14. Ul. 4:24. 5:9. , kedua. Paterson. Keluaran, 266. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 163 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 menunjukkan sifat Allah yang tegas kepada setiap orang yang melawan-Nya (Bil. 25:11. Ul. 29:20. Mzm. 79:5. Yeh. 5:13. 16:38, 42. 35:11 Zef. , dan ketiga, menunjukkan kuasa yang Dia gunakan untuk menghakimi umat-Nya . Raj. 19:31. Yes. 9:7. 37:32. Yoel. 2:18. Zak. 1:14. Dengan demikian, kecemburuan adalah suatu ungkapan emosi yang olehnya Allah tergerak atau terdorong untuk bertindak atas apa saja yang menghalangi-Nya. Perintah Ketiga Perintah ketiga terdapat di dalam Keluaran 20:7: AuJangan menyebut nama TUHAN. Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Ay Walter C. Kaiser menyatakan bahwa perintah ini melarang orang Israel menggunakan kuasa nama TUHAN untuk tujuan yang tidak sesuai dengan sifat atau maksud-Nya. Nama TUHAN dinyatakan supaya orang dapat memuji Dia dan berseru kepada-Nya dalam doa. Juga menunjuk pada sifat-Nya yang kudus, etis, rahmani, dan yang bertindak secara berkuasa untuk melepaskan umat-Nya dari Supaya dapat memahami arti dari perintah ketiga ini, ada dua pengertian yang perlu diketahui yaitu : Pertama, pengertian mengenai konsep nama Allah dan kedua, pengertian dari kata Ausia-sia. Ay Keduanya dijelaskan oleh Kaiser: Auhal-hal apa sajakah yang melibatkan nama Allah ? nama-Nya melibatkan : pertama, natur-Nya, keberadaan dan pribadi-Nya (Mzm. 20:1. Luk. 24:27. Yoh. 1:12 band. Why. , kedua, pengajaran-pengajaran-Nya (Mzm. 22:22. Yoh. 17:6, . dan, ketiga, pengarahan etika dan moral-Nya (Mik. Kata Ausia-siaAy atau Aumaksud yang kosongAy dalam menyebut nama Allah adalah berarti : pertama, mengkonfirmasikan sesuatu yang bohong atau tidak benar, kedua, menahan sesuatu dalam pembicaraan atau doa, ketiga, mengekspresikan keheranan yang halus, dan keempat, menggunakan nama tersebut untuk suatu maksud yang tidak jelas tujuannya apakah dalam doa maupun konteks keagamaan. Di dalam Amsal 18:10 disebutkan bahwa Aunama TUHAN adalah menara yang kuat, kesanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. Ay21 Coert Rylaarsdam menjelaskan bahwa perintah ini tidak mengatakan bahwa bersumpah itu adalah dosa dan salah. Banyak sekali bagian di dalam kitab Ulangan, seperti Ulangan 6:13 menguatkan bahwa kita harus bersumpah demi nama-Nya. Tetapi sumpah yang demikian haru dilakukan sebagaimana yang dikatakan di dalam Yeremia 4:2 AuDan jika engkau bersumpah dalam kesetiaan, dalam keadilan dan dalam kebenaran: Demi TUHAN yang hidup!, maka bangsa-bangsa akan saling memberkati di dalam Dia dan akan bermegah di dalam Dia. Ay Kaiser. Old Testament, 86. Kaiser. Old Testament, 88. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 164 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah Perintah Keempat Perintah keempat terdapat di dalam Keluaran 20:8-11: AuIngatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN. Allahmu. maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu lakilaki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh. itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. Ay Bob Deffinbaugh menyatakan bahwa ada beberapa alasan mengapa Sabat menjadi pokok pembahasan utama, karena Sabat adalah salah satu dari perintah yang penting dari Sepuluh Perintah. Sabat adalah bagian dari perintah yang berkaitan dengan hubungan kita dengan Allah dan Sabat adalah juga merupakan perintah yang dipilih sebagai AutandaAy dari keseluruhan perjanjian Musa (Kel. Pelanggaran terhadap perintah ini akan berakibat kepada hukuman mati (Kel. Memahami arti Sabat akan memberikan nilai yang sangat berharga di dalam mempelajari, menafsirkan dan mengaplikasikan Kitab Suci. Perintah mengenai Sabat dimulai bersamaan dengan kelahiran bangsa Israel sebagaimana digambarkan di dalam kitab Keluaran. Terdapat dua bagian penting yang harus dipertimbangkan, karena bangsa Israel tidak akan diberikan suatu perintah ini tanpa ada yang mendasarinya. Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah Auperhentian Sabat Tuhan di dalam Kejadian 2:1-3 dan AuSabat perhentian IsraelAy yang berhubungan dengan pengumpulan mana di dalam Keluaran 16:22-30. Di dalam Kejadian 2:1-3 dikatakan: AuDemikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Ay (Kej 2:1-. Prinsip yang diberikan dari teks diatas adalah membangun suatu panduan yang menjadi dasar perintah Sabat. Panduan tersebut dibangun oleh Allah sendiri, yang berhubungan dengan masa tujuh hari penciptaan. Pekerjaan penciptaan telah diselesaikan dalam enam hari, pada hari ketujuh Allah beristirahat karena Dia telah menyelesaikan pekerjaan penciptaan-Nya. Kemudian Allah memberkati dan menguduskan hari tersebut karena pada hari tersebut Dia beristirahat. Teks tersebut memiliki tiga gagasan yang berbeda yang saling berhubungan yaitu: Pertama. Allah menyelesaikan pekerjaan-Nya menciptakan dunia. Kedua. Allah beristirahat pada hari ketujuh karena pekerjaan penciptaan-Nya telah diselesaikan. Ketiga. Allah memberkati dan menguduskan hari ketujuh karena Dia beristirahat pada hari tersebut. Perintah Kelima Perintah kelima terdapat di dalam Kel 20:12 : AuHormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN. Allahmu, kepadamu. Ay Robert Paterson mengatakan, kalau keempat perintah pertama mengenai kewajiban orang Israel terhadap Allah, maka perintah kelima adalah kewajiban orang Israel terhadap sesamanya CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 165 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 . esama manusi. Yang pertama dari perintah itu adalah perintah untuk menghormati ayah dan ibu sebagai sesama yang terdekat. Lebih lanjut Paterson mengatakan bahwa tujuan pokok dari perintah ini adalah bukan mengajar anak-anak kecil ataupun anak-anak muda . ara pemud. tentang sikap mereka terhadap orang tua mereka, tetapi lebih kepada mengajarkan anak-anak dewasa akan sikap mereka terhadap orang tua mereka yang telah lanjut usia dan yang kekuatannya sudah berkurang. Seorang Israel tidak bisa menilai rendah orang tua atau memperlakukan mereka secara keras, dan tidak bisa menolak memberikan makanan dan apapun yang dibutuhkan mereka atau memaksa orang tua meninggalkan rumah kediaman anaknya. Arti kata Auayah dan ibumuAy di ayat ini bisa diperluas sehingga termasuk semua keluarga yang sudah tua. Bob Deffinbaugh mengatakan bahwa pokok tentang menghormati orang tua adalah salah satu hal yang penting. Salah satu alasannya adalah bahwa baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru memerintahkan kita untuk menghormati orang tua kita. Perintah ini harus dianggap sebagai sesuatu yang serius bukan karena hanya Perjanjian Lama yang menyatakannya tetapi karena kewajiban untuk menghormati orang tua adalah salah satu yang diulangi dan ditekankan kembali di dalam Perjanjian Baru: AuHai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Ay (Ef. 6:1-. Dengan demikian, menghormati orang tua kita adalah suatu perintah yang tidak boleh kita abaikan. Alasan yang mendasari untuk mempelajari dengan seksama perintah kelima, yaitu menghormati orang tua, adalah karena perintah ini merupakan salah satu panggilan tertinggi dan tugas yang terbesar di dalam kehidupan manusia. Ada dua panggilan terbesar dalam kehidupan manusia, yang pertama adalah menghormati dan merawat orang tua dan yang kedua adalah panggilan untuk mengandung dan membesarkan anak, membawa mereka dari keadaan yang tak berdaya sejak dalam kandungan kepada keadaan menjadi mandiri dan dewasa. Perintah Keenam Perintah keenam terdapat di dalam Keluaran 20:13: AuJangan membunuh. Ay Dalam bahasa Ibrani terdapat tujuh kata yang berhubungan dengan AumembunuhAy. Walter C. Kaiser menjelaskan. kata yang diapakai disini adalah A( Aratsak. yang berhubungan dengan Aumembunuh musuhAy. Kata A Aini muncul empat puluh tujuh kali di dalam Perjanjian Lama dan merujuk kepada: membunuh untuk pembalasan (Bil. 35:27, . pembunuhan biasa . Raj. dan bahkan pembunuhan manusia oleh singa (Ams. Tetapi tidak termasuk pembunuhan binatang liar untuk makanan (Kej. membunuh untuk mempertahankan rumah dari pencuri (Kel. , pembunuhan yang tidak disengaja (Bil. , pelaksanaan hukuman mati oleh negara (Kej. atau pembunuhan di dalam peperangan. Paterson. Keluaran, 269. Kaiser. Old Testament, 90 CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 166 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah Menurut Kaiser, hukum pentatuk menunjukkan bagaimana perintah keenam Seseorang atau binatang yang menyebabkan kematian orang lain haruslah dihukum mati (Kel. 21:12, 28-. Di bagian hukum lainnya, ketika dua orang laki-laki dan menyebabkab seorang perempuan keguguran, maka janin tersebut dianggap sebagai mahluk hidup sehingga tindakan tersebut akan dianggap sebagai penghilangan nyawa manusia (Kel. 21:22-. Bob Deffinbaugh mengatakan bahwa bagi Allah memberikan hidup kepada manusia adalah merupakan bagian yang terutama dari segala karya-Nya (Kej. Allah terlibat secara nyata di dalam proses pemberian hidup kepada manusia. Dia memberikan nafas kehidupan kepada manusia. Hal ini berbeda dari cara Dia memberikan hidup kepada mahluk yang lainnya. Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya (Kej. Karena manusia adalah merupakan refleksi dari gambar dan rupa Allah . iciptakan menurut gambar dan rupa-Ny. , maka manusia berbeda, dan juga manusia menjadi hidup melalui cara yang berbeda dengan mahluk yang lainnya. Oleh karenanya, manusia tidak boleh atau merasa berhak untuk mengambil kehidupan . ermasuk dirinya sendir. sebagaimana dikatakan oleh Ayub bahwa TUHAN yang memberi. TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" (Ayb. Hidup itu AukudusAy memiliki arti: Pertama, karena hidup itu berasal dari Allah. Tak ada sumber hidup yang lain kecuali Dia. Allah yang hidup adalah Allah yang Kedua, hidup itu kudus sebab kehidupan adalah satu-satunya yang dikehendaki Allah dan bukan kematian atau kebinasaan. Dasar teologis inilah yang dapat menjelaskan secara tepat perlunya hukuman yang keras terhadap pembunuhan, sebab itu konsekuensi dari pembunuhan ini adalah hukuman mati, dan menerangkan hukuman yang berlaku universal serta pembalasan atas perbuatan tersebut yang juga berlaku di luar bangsa Israel. Mengapa hukuman itu diperlukan? Perintah Ketujuh Perintah ketujuh terdapat di dalam Keluaran 20:14: AyJangan berzinah. Ay Walter Kaiser menjelaskan, kata yang dipakai disini adalah na'aph atau AuberzinahAy, yang berlaku baik untuk laki-laki maupun perempuan. Karena hukuman untuk perbuatan zinah . ntara laki-laki dan perempuan yang telah menika. adalah hukuman mati (Ul. sementara hukuman perbuatan seks di luar nikah yang mengakibatkan hilangnya keperawanan seorang perempuan adalah pengenaan denda mengawini si perempuan ataupun dalam bentuk uang (Kel. 22:16-17. Ul. 22:23-. , dengan demikian maka perbuatan zinah dibedakan dari tindakan melakukan hubungan seks di dalam Perjanjian Lama. 24 Lebih lanjut Kaiser menyatakan bahwa. persoalan mengenai perzinahan tidak melulu menunjuk kepada menodai milik seseorang. tetapi hal ini juga menyangkut persoalan moral. Yusuf mengetahui bahwa dengan menerima tawaran isteri Potifar adalah Kaiser . The ExpositorAos, 425. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 167 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 merupakan dosa terhadap Allah dan juga terhadap Potifar (Kej. Di bagian lain. Abimelek menyebut perzinahan sebagai Audosa besarAy (Kej. Kejadian 2:23-24 adalah merupakan dasar yang kuat untuk monogami. Orang pertama yang menyimpang dengan melakukan poligami adalah Lamekh (Kej. yang menikahi dua orang wanita. Kasus seperti ini tidak banyak terjadi di masa Perjanjian Lama, sehingga jelaslah bahwa poligami adalah suatu bukti dari kejatuhan manusia ke dalam dosa. Setelah Lamekh. Abrahampun demikian (Hagar. Kej. 16:1-. Nahor (Reuma. Kej. 22:20-. , anak Esau. Elifas (Kej. 36:11-. Yakub, menikahi dua orang wanita bersaudara (Kej. 29:15-30. 30:1-. Esau memiliki tiga orang isteri (Kej. 26:34. 28:9. , dan Gideon juga mempunyai banyak isteri dan paling tidak satu orang gundik (Hak. 8:30-. Namun demikian, bentuk pernikahan yang paling umum di Israel adalah Di dalam keseluruhan kitab Samuel dan Raja-Raja satu-satunya kasus poligami adalah ayah Samuel dengan dua isterinya Hana dan Peninah . Sam. Raja-raja Israel dan Yehuda mengikuti yang dilakukan oleh pendahulu mereka yaitu Saul. Daud dan Salomo. Mengapa melakukan perzinahan hukumannya lebih berat . ukuman mat. dibandingkan dengan dosa seksual yang lainnya? Michael Eaton menjelaskan. AuHal ini jelas, karena hukum bangsa Israel sangat melindungi keutuhan keluarga. Perzinahan dianggap sebagai tindakan yang sangat dan bahkan paling buruk dibanding dengan tindakan pelanggaran seksual lainnya karena perzinahan memecah keutuhan suatu Dosa perzinahan ditempatkan setingkat dengan pembunuhan. karena perzinahan akan berakibat memecah keutuhan keluarga dan dengan demikian juga keutuhan bangsa. Dengan adanya perzinahan maka kehidupan keluarga akan guncang, yang berakibat kestabilan bangsa juga akan guncang. Ketabilan bangsa Israel sangat penting bagi Allah, oleh sebab itu pelanggaran terhadap perintah ini akan dikenakan hukuman mati. Ay26 Perintah Kedelapan Perintah kedelapan terdapat di dalam Keluaran 20:15: AyJangan mencuri. Ay Menurut Walter C. Kaiser, bahasa Ibrani yang dipakai disini adalah genob atau AumencuriAy. Yang dimaksud AumencuriAy disini adalah mengambil dari seseorang . ilik seseoran. ataupun dari suatu obyek. 27 Bob Deffinbaugh menjelaskan perintah ini menyatakan bahwa Allah memiliki segala sesuatunya di bumi maupun di sorga (Mzm. 24:1. , dan Dia bukan saja dapat memberikan tetapi juga Dia dapat menyingkirkannya. Dengan demikian, tidak boleh seorangpun yang berhak untuk mengambil secara paksa sesuatu yang bukan miliknya . Perintah ini bertujuan untuk melindungi hak milik setiap orang. Supaya tidak terjadi kerugian akibat ulah seseorang, hak milik semua orang dijamin dengan hukum ganti Kaiser. Old Testament, 92-23. Michael Eaton. Preaching Through The Bible. Exodus 1-20, (Tonbridge: Sovereign World, 2. Kaiser. The ExpositorAos, 425. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 168 Rully Runturambi: Aspek Teologis dan Aplikatif Dasa Titah rugi (Kel. 22:1-. Dalam pandangan bangsa Israel, segala kepunyaan seseorang menyatu dengan orang tersebut . Raj. 21:2-. , dengan demikian, semua miliknya merupakan representasi dari dirinya sendiri (Yos. 7:24-. Jadi mencuri milik seseorang berarti mencederai keutuhan pribadi orang itu . Sam. 11:1-27. 1 Raj. 21:1-. Karena itu bangsa Israel dilarang keras untuk mencuri milik kepunyaan seseorang. Perintah ini juga membicarakan hal penting mengenai hubungan penguasa dengan bawahannya: yaitu mengenai harta benda dan pengelolaan, serta pembagian yang pantas. Hal ini akan mempunyai makna yang jelas hanya jika orang mengakui bahwa semua bangsa . an khususnya Israe. adalah hamba yang mengabdi kepada Allah. Sang Pencipta dan Penebus yang telah memberikan semua harta itu, dan mengharapaan pengelolaan . yang masuk akan semua itu. Raja (Alla. tersebut bukan hanya membagibagikan lingkup wewenang dan tanggung jawab, melainkan juga telah memberi masingmasing bawahan itu sarana untuk melaksanakan maksud-Nya bagi mereka masing-masing di bumi. Karena itu, dengan mencuri maka orang paling tidak telah melakukan tiga macam dosa kepada Allah. Pertama, merampas dari orang lain sesuatu yang telah diberikan kepadanya dan kebutuhan-kebutuhan untuk melaksanakan penatalayanan atau pengelolaan atas semua itu, kedua, tidak dapat melakukan sendiri tugasnya berdasarkan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, dan ketiga, merusak maksud-maksud yang bijaksana dari Allah, yang telah memberi masing-masing orang sesuai dengan peran dan kemampuannya. Segala sesuatu, baik materi maupun bukan, adalah milik Allah dan harus dibagikan menurut kehendak-Nya. Perintah Kesembilan Perintah kesembilan terdapat di dalam Keluaran 20:16: AuJangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Ay Atau tepatnya berbunyi:AyJanganlah naik saksi sebagai saksi dusta terhadap sesama manusia. Ay C. Barth mengatakan bahwa perintah ini memperlihatkan dengan lebih jelas kepada kita latar belakang diberikannya perintah ini yaitu suatu perintah yang ditujukan khusus kepada orang-orang Israel yang dipanggil untuk menjadi saksi di muka pengadilan. Perintah ini selain merupakan larangan bersifat umum yang melarang untuk berbohong juga berkaitan dengan kesaksian palsu. Berkaitan dengan kesaksian palsu . , perintah ini menjadi sangat penting karena hidup matinya seorang terdakwa akan bergantung kepada kesaksian yang diberikan oleh perkataan saksi, oleh sebab itu perintah Allah ini melarang untuk bersaksi palsu . dengan sewenang-wenang kepada sesama Roy B. Zuck mengatakan bahwa walaupun kata AusesamaAy (Ibrani: re reyaA. sering menunjuk kepada orang yang tidak dikenal, atau bahkan juga orang asing (Kel. tetapi dalam rangka sebuah dokumen perjanjian kata itu jelas memaksudkan sesama orang Israel. Ungkapan ini merupakan bahasa teknis yang sah. Dalam hak praktisnya perintah ini Barth. Theologia, 328. CopyrightA 2019. Jurnal Teologi Berita Hidup. ISSN 2654-5691 . , 2656-4904 . | 169 Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol 1. No 2. Maret 2019 mengajarkan bahwa dalam pengadilan orang tidak boleh memberikan kesaksian palsu tentang pihak tertuduh (Kel. 23:1,7. Ul. 19:15-. Kata yang dipakai untuk AukesaksianAy adalah kata yang dipakai untuk ketentuan- ketentuan dari sebuah dokumen perjanjian di Israel dan masyarakat Timur Kuno. Dalam memberikan kesaksian tentang sesuatu perkara, menurut Hendrik Njiolah, bangsa Israel harus mengatakan kebenaran. Mereka tidak boleh membelokkan hukum dengan menyebarkan kabar bohong (Kel. 23:1-. Supaya tetap berpegang pada kebenaran, mereka sama sekali tidak boleh memihak baik kepada orang miskin (Kel. maupun kepada orang kaya (Kel. Dan untuk menjaga kekudusan nama TUHAN, mereka dilarang keras untuk berbohong, berdusta dan bersumpah palsu demi nama TUHAN (Im. 19:11-. Singkatnya, bangsa Israel harus menjauhkan diri dari segala dusta, dan tidak boleh merugikan orang benar yang tidak bersalah (Kel. Jika para saksi ternyata berbohong dan berdusta, mereka harus dihukum mati, karena mereka telah menodai kekudusan umat TUHAN (Ul. 19:16-. Perintah Kesepuluh Perintah kesepuluh terdapat di dalam Keluaran 20:17: AuJangan mengingini rumah jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu. Ay C. Barth menjelaskan bahwa, kata yang dipakai disini adalah A( eAkhama. yang berarti Aumengingini dengan sangatAy. Aumerindukan sekaliAy, atau Auiri hatiAy. Kata ini paralel dengan kata 'avah yang terdapat di dalam Ulangan 5:21 yang berarti Aumengingini sesuatu. Ay Perintah ini menjadi penting karena pemakaian kata kerja kata hW