Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. MODEL KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAYAH BERBASIS DIGITAL DI AL-MUSLIMUN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Revi Safitri1. Dedek Dhea Fitriana2. Suhaila3 E-mail: revisafitri03@gmail. com, dedekdhea31@gmail. suhailasuhaila00@gmail. Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe Abstrak Pengembangan dayah berbasis digital merupakan inovasi dalam pendidikan islam yang menggbungkan antara ilmu agama dan ilmu teknologi untuk mendukung kegiatan pembelajaran santri dalam melakukan perubahan dan memanfaatkan peluang dunia digital saat ini. Penelitian ini menggunakan penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik penelitian lapangan. Informan yang gunakan adalah kepala sekolah dan beberapa ustaz yang bertindak sebagai kooridnator akreditasi. Dari hasil pembahsan menjelaskan bahwa pengembangan dayah berbasis digital juga memberikan nilai lebih bagi santri yaitu mereka dapat memahami suatu hal pendidikan yang baru dengan menggabungkan nilai-nilai pendidikan agama dengan berinovasi teknologi. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa pengembangan dayah berbasis digital memilikiperan yang signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran santri, melalui penerapan teknologi dalm pendidikan, seperti pembelajaran digital dan ujian berbasis komputer, dayah dapat meperluas akses dan meningkatkan efektivitas Kata Kunci: Pengembangan Dayah. Digitalisasi Pendidikan. Integrasi Teknologi. Nilai Agama. Efektivitas Pembelajaran Abstract Digital-based dayah development is an innovation in Islamic education that combines religious knowledge and technological knowledge to support santri learning activities in making changes and utilizing the opportunities of today's digital world. This research uses descriptive qualitative research using field research techniques. The informants used were the principal and several ustaz who acted as accreditation coordinators. From the results of the discussion, it explains that the development of digital-based dayah also provides added value for santri, namely they can understand a new educational thing by combining religious education values with technological innovation. The conclusion can be drawn that the development of digital-based dayah has a significant role in improving the quality of education and learning of santri, through the application of technology in education, such as digital learning and computer-based examinations, dayah can expand access and increase the effectiveness of learning. Keywords: Dayah Development. Education Digitalization. Technology Integration. Religious Values. Learning Effectiveness Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Pendahuluan Pengembangan dayah berbasis digital merupakan konjungsi pendidikan yang menggabungkan ilmu agama dan ilmu teknologi untuk mendukung kegiatan pembelajaran santri dalam melakukan perubahan dan memanfaatkan peluang dunia digital saat ini. Selain itu, pengembangan dayah berbasis digital juga memberikan nilai utama bagi santri yaitu memberikan pemahaman kepada mereka hal pendidikan yang baru dengan menggabungkan nilai-nilai pendidikan agama dengan berinovasi Dalam konteks ini mengarahkan santri dalam sistem pendidikan digital dengan memanfaatkan segala teknologi yang tersedia untuk mempelajari pendidikan baik secara agama maupun pendidikan umum(Safitri. Marsidin. , & Subandi. Digitalisasi dalam bidang pendidikan menjadi faktor penting yang saling mendukung sesuai kebutuhan zaman. Unsur-unsur tersebut penting dan harus dilaksanakan secepatnya untuk menciptakan solusi demokratis dalam dunia Digitalisasi pendidikan hadir dikalangan dayah sebagai solusi utama dalam konteks perubahan zaman dalampengajaran peserta didik. Perubahan ini terjadi akibat munculnya covid-19, dimana digitalisasi menjadi jembatan ilmu pengetahuan yang dapat menggembangkan pendidikan sehingga proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan dapat berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, digitalisasi pendidikan dimaknai sebagai peluang untuk mencapai demokrasi di dunia Perkembangan digitalisasi pendidikan saat ini sangat mempengaruhi penggunaan teknologi yang berkembang pesat di zaman modern dan banyak menimbulkan dampak positif dan negative(Trisiana, 2. Era Revolusi Industri 4. 0 saat ini memberikan dampak yang signifikan terhadap persepsi dunia pendidikan. Meskipun dunia pendidikan telah terbiasa dengan pengajaran tatap muka selama beberapa tahun, kini kita melihat adanya perubaan persepsi terhadap pembelajaran yang dapat disampaikan dari jarak jauh melalui lembaga pendidikan dengan menggunakan sarana pembelajaran seperti Laptop, komputer, gadget, dan sarana pendidikan, lainnya (Muchlis. Christian. , & Sari, 2. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Menurut Effendi, digitalisasi pendidikan penerapan dan adaptasi teknologi yang penting dalam konteks kegiatan pembelajaran yang diperlukan untuk menghadapi perubahan tantangan di era globalisasi, perkembangan teknologi informasi berdampak terhadap proses pembelajaran dan prinsip manajemen pembelajaran (Nasution. , & Sutapa, 2. Digitalisasi pendidikan juga dengan dapat dipahami dengan kemampuan, pengetahuan, dan pemahaman dalam mempraktikkan secara kritis, kreatif, dan aman dalam menghadapi digitalisasi pendidikan dalam bidang Dengan kata lain, digitalisasi pendidikan juga merupakan kemampuan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk bekerja dan pembelajaran. Perkembangan kebijakan digital membawa banyak manfaat di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Manfaat yang dihasilkan adalah pelaksanaan digitalisasi pendidikan menghasilkan perubahan yang memungkinkan pendidikan untuk mengikuti perkembangan zaman. Menurut Mulyana, dengan diterapkannya digitalisasi di bidang pendidikan, pembelajaran apa pun bisa dengan mudah diterapkan di era teknologi saat ini (Mulyani. , & Haliza, 2. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di dayah agar setiap santri memperoleh wawasan lebih dalam tentang karya nya serta memperluas imajinasi santri. Digitalisasi pendidikan meningkatkan pembelajaran dan kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Karena, perubahan berkembang dengan cepat menjadikan santri harus mampu mengimbangi dan memanfaatkan perubahan tersebut, inovasi dalam sistem pendidikan diperlukan untuk keberhasilan dan efektivitas dalam proses pembelajaran(Ramdani. Rahmat. , & Fakhruddin. Sistem pendidikan yang dimakssud meliputi guru, santri, pembuat kebijakan, dan kurikulum. Sistem yang digabungkan menjadi digitalisasi pendidikan. Pembelajran yangmemungkinkan santri menemukan informasi tanpa batas(Alam. Azhar, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kebijakan dayah dalam memanfaatkan teknologi dalam pendidikan yang di terapkan di Pesantren Islamic Boarding School. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Terdapat beberapa penelitian yang telah meneliti tentang kebijakan dalam penerapan digitalisasi pendidikan, akan tetapi peneliti membahas dengan jelas dan menyebutkan bahwa pendidikan yang di laksanakan dengan menggunakan digital sangat efektif (Damayanti. , & Nuzuli, 2. Penelitian ini menjadi urgen penting untuk melakukan sebagai solusi dalam memafaatkan pendidikan berbasis digitalisasi di lembaga pendidikan yang saat ini sudah familiar dengan penggunaan digitalisasi yang diterapkan pada setiap sekolah atau di lembaga pondok pesantren(Gumelar, , & Dinnur, 2. Menurut hasil penelitian pengembangan digitalisasi pendidikan memberikan dampak yang spesifik serta membantu pengembangan pendidikan yang terjadi dipondok pesantren Al-Muslimun dan memberikan pengaruh keefektifan belajar santri dengan berbasis digital. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik penelitian lapangan. Informan yag digunakan adalah kepala sekolah dan beberapa uztaz/ uztazah yang berfungsi sebagai coordinator yang Pilihan untuk mengumpulkan data dari pondok pesantren l-muslimun di wilayah aceh utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari dua sumber yaitu. Sumber pertama berasal dari informan, data keseluruhannya dikumpulkan secara langsung serta pengumpulan data dari situasi dan kondisi lokasi. Penelitian yang digunakan juga melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi Sumber kedua, melalui kajian literature kepustakaan, yaitu teori tentang masalah yang dibahas dala penelitian ini. Hasil dan Pembahasan Pengembangan dayah merupakan suatu perubahan yang terjadi secara signifikan didalam lembaga pendidikan, memiliki kemampuan dalam meningkatkan mutu pendidikan belajar yang relevan. Pengembangan dayah juga meliputi perubahan dari segi metode pembelajaran yang harus dimiliki terhadap setiap kemampuan cara Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. berpikir secara kritis dan bersikap inovatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan belajar para santri(Rumata. , & Nugraha, 2. Digitalisasi pendidikan yang di terapkan di sekolah Swasta atau Negeri memiliki satu tujuan yang sama yaitu mampu meningkatkan keefektivitas, efisiensi, dan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Pengembangan digitalisasi pendidikan meningkatkan pembelajaran siswa dengan proses belajar mengajar yang lebih aktif dibandingkan dengan metode pembelajaran pada umumnya(Kuncahyono. Suwandayani. , & Muzakki, 2. Oleh karena itu, dengan menerapkan pembelajaran digital santri membutuhkan guru yang mampu memberikan pembelajaran yang lebih efektif mengenai pembelajaran yang memahami teknologi. Digitalisasi pendidikan juga mampu menerapakan teknologi bukan saja untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun juga meliputi dalam kegiatan proses administrasi, dan manajemen sekolah(Muslik, 2. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital membuat pembelajaran menjadi lebih mudah untuk guru untuk dalam menyampaikan semua topik pembelajaran. Dengan bantuan teknologi pembelajaran digital mempermudah setiap guru untuk mempengaruhi pekerjaan mereka lebih canggih sehingga guru dapat menggembangakan semua ide yang mereka dapatkan dari teknologi. Hal ini sesuai dengan hasil pendapat informan 1 yaitu Guru MTsS Al-Muslimun beliau Ausemenjak kami menerapkan pembelajaran penggunaan digital selama ini para guru sangat senang dan banyaknya kemudahan dalam mengakses segala materi pembelajaran untuk murid dan juga bisa menghemat waktu wakt belajar dikelas, biasanya kami gunakan hanya 2 sks ini bisa kami kalau ada waktu lebih bisa kami gunakan banyak menshering pelajaran lebih banyak artinya gak sempit waktu lagi dalam kegiatan belajar kamiAy Dari hasil wawancara maka penulis menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi pendidikan memberikan dampak yang positif, seperti memberikan guru mudah dalam mencari segala jenis informasi materi pembelajaran dan memiliki lebih banyak waktu dalam kegiatan belajar, maka pembelajaran yang berjalan sangat efektif. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Implementasi digitalisasi pendidikan memberikan dampak kualitas pembelajaran dan pengerapan metode pembelajaran yang memberikan banyaknya pengembangan melalui dengan penerapan teknologi digital, maka proses pengembangan pembelajaran di kelas lebih menarik bagi guru dan murid. Metode pembelajaran digitalisasi tidak hanya memberikan keefektifan belajara dikelas dengan singkatnya waktu namun juga memberikan dampak yang positif sesuai dengan perubahan zaman saat ini. Oleh karena itu, guru dan murid juga perlu adanya perubahan yang telaksana didalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan perkembangan zaman. Selanjutnya hal ini di lanjutkan oleh informan 2 selaku pimpinan sekolah yang mendukung penerapan pengembangan proses pembelajaran digital dengan kebijakan dayah saat ini: AuPendidikan berbasis digital telah kami terapkan dari tahun sebelum nya, tapi dulu penerapan nya hanya digitalisasi pendidikan ketika ujian saja. Kami memberikan waktu pengerjaan soal di laboratium dengan menggunakan komputer, tetapi beda lagi yang kami terapkan pembelajaran dalam tahun ini, mereka sudah mempraktikan belajar lebih sering masuk lab karena emang sesuai dengan mata pelajaran nta dan juga kami telah mengizinkan apabila memiliki laptop dirumah dibolehkan bawak tetapi simpannya sama pamong nya masing-masing. Makanya tahun ini pembelajaran digital tahun ini lebih kogniti dan masih banyak pembelajaran digitalisasi lainnya yang kami terapkanAy Beliau melanjutkan bahwa, proses pembelajaran berbasis digital yang telah diterapkan di madrasah Al-Muslimun di tahun sebelum nya yaitu hanya beberapa guru yang menerapkan pembelajaran menggunakan digitalisasi yaitu hanya diterapkan dengan kegiatan ujian yang dilaksanakan di laboaratium komputer. Pembelajaran lainya yang diterapkan ditahun sebelumnya hanya menerapkan pembelajaran menggunakan Power Point yang di tampilkan di kelas agar lebih mudah ditampilakan di ruang kelas belajar. Perubahan penerapan pembelajaran terjadi sesuai adanya perubahan kurikulum dan perkembangan pembelajaran berbasis digital. Pengembangan pembelajaran ditahun ini yaitu adanya tampilan pembelajaran menggunakan Power Point di kelas, pembelajaran mengunakan laptop atau Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. komputer yang terapkan untuk mengakses pembelajaran. Santri yang membawa laptop pribadi, setiap ruang kelas memiliki loker untuk menyimpan laptop pribadi selesai pemakaian tidak di perbolehkan untuk membawa ke asrama. Penerapan digitalisasi pendidikan lainya yaitu dengan ujian berbasis CBT. omputer based technolog. dan pendidikan madrasah Al-Muslimun juga telah menyediakan laboratium komputer yang dapat digunakan setiap dimulai nya jam pembelajaran, adanya tersedianya fasilitas laboratium bahasa, laboratium IPA. Tujuan penerapan digitalisasi pendidikan yaitu lebih mendalami ilmu teknologi kepada santri. Dalam artian santri lebih update dengan dunia teknologi tidak hanya mengenal ilmu agama saja tetapi juga mengenal ilmu teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan dayah berbasis teknologi terbagi dalam dua kategori: pelaksanaan pembelajaran digital di kelas, metode pengujian CBT. omputer based techonolog. dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan penerapan pembelajaran digital yang komprehensif dalam pengajan saat ini, sehingga pimpinan sekolah harus mendemonstrasikan penerapan digitalisasi pada dunia pendidikan(Prihatini. , & Muhid, 2. Tujuan pembelajaran digital juga bagi guru dan siswa dalam membangun budaya belajar yang baik dalam pengembangan pendidikan digital(Putra. , & Nugroho, 2. Empat sub tema utama yang ditentukan menurut hasil pembahasan ialah: Persepsi Kebijakan Dayah. Implementasi Digitalisasi Pendidikan. Strategi Pembelajaran Digitalisasi. Pelaksanaan Pembelajaran Digitalisasi. Persepsi Kebijakan Dayah Kebijakan dayah merupakan kebijakan yang dilaksanakan dalam lembaga pendidikan agama Islam yang berperan penting untuk pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan dayah tanpa harus menghilangkan karakteristik dayah (Shavab, 2. Artinya setiap lembaga pendidikan agama islam yang menerapkan pembelajaran digitalisasi tanpa harus mengurangi karakteristik budaya yang dimiliki pendidikan lembaga islam. Misalnya memberikan pembelajaran tes TOAFEL kepada santri melalui pendengaran pengucapan kalimat yang fashih daam berbahasa arab. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dan penerapan ilmu agama lainya yang dapat dinormalisasikan dengan digitalisasi Kebijakan dayah juga memiliki persepsi membangun karakter dan sikap santri dalam melakukan perubahan menjadi lebih baik(Julianto. Maichel Ruby. Menurut beberapa hasil penelitian menjelaskan bahwa kebijakan pengembangan pendidikan yang telah diterapkan pesantren Al-Muslimun saat ini adalah pesantren dengan basis boarding school. Pendidikan boarding school merupakan hal yang sangat mendidik bagi santri yaitu dengan mengikuti pembelajaran dengan menempati tinggal di asrama. Penerapan berbasis asrama kepada santri juga diajarkan dalam memahami bahasa asing seperti Arab dan Inggris agar dapat berlatih berbicara bahasa asing dengan lancar. Pengembangan kebijakan yang menjadi unggul dalam pendidikan di dayah Al-Muslimun ialah memliki tiga metode pembelajaran yaitu pembelajaran berbasis salafi, terpadu, dan tahfidz. Dari beberapa metode pembelajaran di atas maka penulis meneliti bagaimana bentuk pengembangan pendidikan yang di terapkan madrasah Al-Muslimun. Kebijakan dayah yang diambil adalah bagaimana melaksanakan pengembangan pendidikan berbasis salafi yang memiliki satu tujuan utam adalah untuk memberikan pemahaman kepada santri tentang pembelajaran kitab-kitab terdahulu sesuai dengan karakteristik pembelajaran yang diterapkan di pesantren. Pelaksanaan kebijakan pengembangan pendidikan berbasis salafiyah yang terapkan pada malam hari sesuai dengan jam pembelajaran yang telah ditentukan. Tujuan penerapan yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan pemahaman santri terhadap kajian ilmu-ilmu agama(Rahman. Arif, 2. Kebijakan pengembangan lainnya yang diterapkan yaitu dengan melaksanakana pengembangan pendidikan berbasis terpadu dengan tujuan mengajarkan kajian-kajian ilmu pembelajaran umum seperti ilmu ipa, matematika, bahasa inggris dan bahasa arab dan ilmu umum lainnya. Kebijakan pengembangan ini dilakukan untuk mengembangkan karekteristik santri lebih memiliki keunggulan dibidang ilmu Sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa santri memiliki keunggulan dibidang pendidikan umum dengan memberikan penampilan terbaik Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dengan mengikuti lomba olimpiade sains, dan mampu berkarya mengikuti pada konferensi ekstrakulikuler Jambore ke luar negeri. Artinya setiap santri memiliki pengetahuan yang lebih juga dibidang pendidikan umum, teknologi, dan ilmu agama serta memberikan keterampilan santri secara simultan(Rohman. , & Susilo. Kebijakan pengembangan pendidikan yang dilaksanakan santri dengan metode pembelajaran tahfidz yaitu dengan mengajarkan pendidikan tentang al-qurAoan dan Memberikan pemahaman kepada santri bahwa mereka dapat menghafal Al-Quran dengan baik dan dapat menyelesaikan Al-Quran 30 juz. Implementasi Digitalisasi Pendidikan Implementasi digitalisasi pendidikan pentingnya bagi setiap tenanga pendidik untuk melakukan pengembangan metode belajar. Metode pembelajaran yang diterapkan yaitu penting untuk mengikuti perubahan zaman yang familiyar saat ini yaitu menjadikan teknologi sebagai sarana pembelajaran dikelas (Sandi A. Arif Setia. Bambang Soedijono, 2. Dengan menerapkan metode pembelajaran seperti ini adanya pengembangan yang dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan belajar. Penyesuaian pembelajaran seperti ini banyak nya guru yang terdahulu tidak pernah menyesuaikan dengan pembelajaran teknologi maka pengembangan seperti ini yang dapat kita terapkan pada saat ini. Menurut hasil penelitian implementasi digitalisasi sistem pembelajaran berbasis teknologi komunikasi yang di terapkan Madrasah Al-Muslimun dengan metode ujian CBT yaitu santri diperbolehkan untuk mengakses segala pembelajaran dengan menggunakan laptop dan komputer. Perubahan yang terjadi di madrasah mulai meningkat dari tingkatan dasar ke tingkat lebih maju yang difasilitasi oleh bebrapa komponen teknologi komunikasi. Meskipun banyak sekolah masih menghadapi beberapa tantangan dalam proses pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi komunikasi, namun hal ini juga berlaku bagi madrasah Al-Muslimun yang mulai menerapkan metode pembelajaran berbasis Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Namun, hal ini yang diperlakukan sesuai dengan perubahan nya zaman dengan mengimplemtasikan dunia pendidikan menggunakan teknologi. Penggunaan digitalisasi disekolah yang menekankan peralihan global ke digital adalah salah satu kemudahan yang dihadapi para tenaga pendidik di era saat ini. Menurut dari beberapa penelitian banyak nya dari beberapa sekolah memilki kesadaran yang pesat untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pendidikan yang bermanfaat sangat tinggi dan sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan(Wijaya. Ning Karna, 2. Hal ini mencakup banyak nya informasi yang dapat diberikan kepada orang lain dengan suatu hal yang penting dalam menerapkan digital sebagai sarana kemahiran pengawas dalam bidang teknologi informasi. Pengembangan karakteristik santri melalui peningkatan pengawasan akademik online untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kepada guru(Darmawan. Silvana. Zaenudin. , & Effendi, 2. Digitalisasi pendidikan merupakan penerapan digital di sekolah yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan, seperti penerapan digital di administrasi sekolah, dan manajemen sekitar (Wulandari. Santoso, & Ardianti, 2. Tujuan penerapan dari digitalisasi pendidikan adalah untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas dalam pendidikan, serta meningkatkan ketercapaian yang lebih mudah terhadap sumber daya pendidikan(Ningsih. Widodo. , & Asrin, 2. Digitalisasi pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, dan melakukan kerja sama guru yang lebih efektif, meningkatkan ketercapaian sumber daya pendidikan(Nurbani. , & Permana, 2. Strategi Pembelajaran Digitalisasi Strategi pembelajaran yang sangat diperlukan di era digitalisasi adalah model pembelajaran pada umumnya. Selain itu, di era digital saat ini, guru juga perlu menerapkan dua model pembelajaran. Guru harus menyediakan materi pembelajaran secara online kemudian mengunduh dan memperlajarinya secara . Setelah meneriman soal online, guru melakukan kalaborasi antar pembelajaran online atau offline(Mander. Cohen. , & Pooley, 2. Hal ini Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. sejalan dengan bagaimana digitalisasi dapat diterapkan secara efektif di lembaga pendidikan dengan menerapkan metode pengajarannya anyak, sehingga efektif nya dalam melibatkan siswa dalam pengajaranya. Digitalisasi pendidikan mulainya berlaku ketika munculnya pandemi covid-19 yang lalu, sesuai dengan peraturannya pelakasanaan pembelajaran harus dilaksanakanakan melalui during di rumah. Namun hal ini berlaku ketika pandemic pembelajaran secara online dan berklenjutan hingga saat ini. Pelaksanan pembelajaran kembali setelah berakhirnya covid-19 dan menerapkanya kembali pengembangan model pembelajaran secara online yang lebih memantapkan metode pembelajaran(Kurnianingsih. Rosini. , & Ismayati, 2. Perkembangan digitalisasi pengajaran dalam bentuknya saat ini didukung oleh jaringan internet yang diperlukan agar setiap orang dapat belajar secara mandiri tanpa bimbingan seorang guru sungguhan. Namun, penerapan digitalisasi lebih efektif dalam pembelajaran dalam mematangkan wawasan. Stategi yang digunakan di era lebih efektif dalam pembentukan visi yang lebih luas(A. Datu. Tumurang & Sumilat, 2. Pelaksanaan Pembelajaran Digitalisasi Pelaksanaan pembelajaran digitalisasi merupakan suatu proses penggunaan digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pelaksanaan digital pendidikan memiliki tujuan penting untuk meningkatkan pembelajaran santri dengan menampilkan belajar lebih berkembang dan lebih bervariasi ilmu yang didapatkan. Penerapan digitalisasi pendidikan disetiap sekolah memberikan daya ketertarikan santri terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dilembaga pendidikan(Grafstrym, , & Lindman, 2. Kepemimpinan madrasah Al-Muslimun memberikan fasilitas yang tersedia untuk mudah dalam mengakses sumber daya pembelajaran dimadrasah melaui perangkat digital yang tersedia kepada santri dan tenaga pendidik. Pelaksanaan pembelajaran digitalisasi madrasah Al-Muslimun mewajibkan santri untuk menampilkan segala skill kemampuan mengenai yang saling berkaitan dengan pembelajaran (Ibrahim. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. & Wargahadibrata, 2. Pelaksanaan pembelajaran dalam konteks ini memberi dampak kepada santri agar memiliki banyak ketercapaian kemampuan belajar secara komprehensif terhadap sumber daya pendidikan (Ibrahim Fatwa Wijaya. Andrea Moro, n. Pengembangan penerapan konsep digitalisasi dalam pembelajaran yang membantu setiap tenaga pendidik dan santri memiliki sumber pembelajaran yang dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran(Anggrasari, 2. Berdasarkan hasil penelitian Merwe menemukan bahwa perkembangamn ilmu teknologi tidak bisa dihindari dikarenakan sesuai dengan perubahan zaman yang saat Inovasi teknologi yang memudahkan hidup manusia terlihat pada terhadap pascapandemi aktivitasnya di dunia digital. an der Merwe, 2. Pengembangan digitalisasi pendidikan juga penting adanya peningkatan kualitas pendidikan dalam konteks menghadapi tantangan era digital saat ini(AsyAoari. Dienaputra. Nugraha. Tahir. Rakhman. , & Putra, 2. Oleh karena itu, penting adanya upaya pengembangan yang efektif dalam mengatasi tantangan seperti saat ini dan memastikan bahwa setiap santri mendapatkan kualitas yang didapatkan serta memiliki daya tingkat pendidikan yang efektif(Dinata, 2. Menurut penelitian Ulum dan MunAoim yang mengungkapkan bahwa digitalisasi dayah merupakan pergeseran paradigma dan tantangan dalam mempertahankan kultur dayah(Fauzi Bakri, 2. Dalam pengertian setiap pengembangan yang terjadi di dayah memiliki nilai yang produktif dan penerapan pembelajaran digitalisasi memberikan peningkatan kemampuan pemahaman dalam kebijakan teknologi digital(Miketa. , 2. Untuk mengembangkan potensi siswa, maka guru sebagai pendidik juga harus mampu untuk mengintegrasikan dirinya dengan teknologi dalam kegiatan pembelajaran(Suryana. Aprina. , & Harto, 2. Hal ini juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendapatkan hasil pembelajaran yang efektif maka pembelajaran digital dapat di akses dimana saja dan tidak hanya di kelas yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan(Widianto, 2. Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Pengembangan Dayah Digitalisasi Pendidikan Menggabungkan Nilai Agama dan Ilmu Teknologi Fokus Terhadap Implementasi Digitalisasi Pendidikan Strategi pembelajaran Efektivitas belajar Spesifik Pengembangan Dayah Gambar 1: Pengembangan Dayah Berbasis Digital Menurut konsep menjelaskan bahwa pengembangan dayah berbasis digitalisasi pendidikan merupakan pembelajaran yang menggabungkan nilai agama dan nilai Penelitian diatas membahas pentingnya dalam lembaga pendidikan untuk mengganungkan nilai-nilai agama dengan inovasi teknologi dalam pendidikan dayah, menunjukkan bahwa pendekatan yang holistic dalam pengembangan dayah berbasis Fokus terhadap implemtasi digitalisasi memberikan dampak implementasi digitalisasi pendidikan di lembaga pendidikan agama islam, dengan menyoroti kebijakan, strategi pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran digitalisasi. Digitalisasi pendidkan yang diterapkan hanya menggunakan laptop / komputer untuk melaksanakan pembelajaran. Dampak spesifik penggembangan digitalisasi pendidikan memberikan dampak yang spesifik dari penggembangan digitalisasi pendidikan terhadap peningkatan efektivitas pembelajaran santri di pesantren al-muslimun, memberikan wawasan baru tentang efektivitas pembelajaran berbasis digital. Dampak pengembangan juga menyoroti terhadap penerapan pembelajaran santri berbahas arab dan bahasa inggris. Implikasi dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan pelaksanaan pengembangan kebijakan dayah pendidikan berbasis digitalisasi adalah dengan Model Kebijakan Pengembangan Dayah Berbasis Digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School Revi Safitri. Dedek Dhea Fitriana. Suhaila Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 157-173. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. melakukan peningkatan kualitas pendidikan yang dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan dengan penggunaan teknologi yang lebih efektif dan efisien, meningkatkan akses pendidikan, adaptasi dengan lingkungan digital, dan meningkatkan kamampuan guru(Rahayu. Mayasari. , & Huriawati, 2. Maka dengan penerapan digital di dalam dunia pendidikan guru-guru lebih komprehnsif dalam mencipatakan dunia yang lebih efektif(Bayram. , & Comek, 2. Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan pembahasan maka dapat disimulkan bahwa model kebijakan pembangunan Dayah nampaknya bersifat digital di Al-Muslimun Islamic Boarding School, dapat disimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan islam merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan efektivitas pembelajaran. Guru sebagai pendidik perlu mampu menintegrasikan diri dengan teknologi untuk menembangkan potensi santri. Implementasi digitalisasi pendidikan di lembaga pendidikan agama islam perlu memperhatikan kebijakan, strategi pembelajaran, dan pelaksanaan pemelajaran digitalisasi. Dengan fokus nilai agama dan ilmu teknologi, pengembangan dayah berbasis digital memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dn efktivits pembelajaran Daftar Pustaka