Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Volume 3 Nomor 1 (Desember 2. : 31-45 DOI: 10. 55076/didache. PANDEMI COVID-19 SUATU TANTANGAN KETAATAN REMAJA KRISTEN PADA PROTOKOL KESEHATAN Lydia Weniati Augustiana,1 Amos Neolaka,2 Maya Malau3 Sekolah Tinggi Teologi Moriah. Tangerang Email: lydiaaugustiana@gmail. Submitted: 28 Maret 2021 Revision: 7 Oktober 2021 Accepted: 20 Desember 2021 Abstract The purpose of the study was to determine the obedience of the community, especially Christian adolescents in the health protocol . The problem is the obedience of Christian adolescents in the Prokes, as the government's appeal to end Pandemic Covid-19. The method is a digital literature study. Data collection techniques through journal and ebook studies on adolescent obedience in health protocol and the impact of the Covid-19 pandemic which results in PPKM. Data analysis is descriptive qualitative with a matrix The results of the study are . of adolescent disobedience in prokes is quite high: hand washing 51. Wear a 60. 3% mask. Maintain a distance of 93. Needed parent assistance in his teenage children at Pandemic Covid-19. Featuring Pak at home when Pandemic Covid-19 is needed for the growth of adolescent faith. The anxiety of Christian teenagers in the Pandemic Covid-19 time includes a light category, because they have knowledge of Covid-19, good relations with the family and a good level of faith . The development of the spirit of elementary school children in the Pandemic Covid-19 period, increasing because children often follow prayers, worship, and discussions with parents while being confined at home. the activities of the sizes . hank Go. are very meaningful to reduce the symptoms of depression, stress, anxiety and loneliness of students. Therefore, educators need to provide assistance with efforts to reduce learning or lectures to students, so students are able to maintain emotional stability and can control depression, anxiety, stress and lonely symptoms. Keywords: covid-19 pandemics, obedience, teenagers, protocol health Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketaatan masyarakat khususnya remaja Kristen pada protokol kesehatan . Permasalahan adalah ketaatan remaja Kristen pada prokes, sebagai himbauan pemerintah mengakhiri pandemi Covid-19. Metodenya adalah studi pustaka digital. Teknik pengumpulan data melalui kajian jurnal dan e-book tentang ketaatan remaja pada protocol kesehatan dan dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan PPKM. Analisis data adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan matriks. Hasil penelitian adalah . Ketidaktaatan remaja pada prokes cukup tinggi: mencuci tangan 51,7%. memakai masker 60,3%. menjaga jarak 93,1%. Dibutuhkan pendampingan orangtua pada anak remajanya di saat pandemic Covid-19. Pengajaraan PAK di rumah saat pandemic Covid-19 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan iman remaja. Kecemasan remaja Kristen di masa pandemic Covid-19 termasuk kategori ringan, karena mereka memiliki pengetahuan tentang Covid-19, hubungan baik dengan keluarga dan tingkat pertumbuhan iman yang baik. Perkembangan spiritulitas anak usia SD di masa pandemic Covid-19, makin meningkat karena anak sering mengikuti doa, ibadah, dan diskusi bersama orangtua selama terkurung di rumah. Kegiatan kebersyukuran . engucap syukur pada Tuha. sangat bermakna untuk menurunkan gejala depresi, stress, kecemasan dan kesepian peserta didik. Karena itu tenaga pendidik perlu memberikan pendampingan dengan upaya penurunan beban belajar/perkuliahan kepada peserta didik, agar peserta didik mampu menjaga stabilitas emosi dan dapat mengendalikan depresi, kecemasan, stress dan gejala kesepian. Kata kunci: pandemi covid-19, ketaatan, remaja, protocol kesehatan Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen by https://jurnal. id/index. php/didache/ is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. 0 Internasional Namun, anak-anak tetap butuh berkumpul PENDAHULUAN Infeksi virus Corona disebut Covid-19 dengan teman-temannya karena semua anak (Corona Virus Disease 2. dan pertama kali mendambakan persahabatan yang tidak bisa ditemukan di kota Wuhan. China pada akhir direplikasi di rumah. 2 Lebih lanjut Cameron Desember menunjukkan bahwa banyak remaja sudah penyakit yang diidentifikasikan penyebabnya beradaptasi dengan aturan sosial baru ini, adalah virus Corona yang menyerang saluran mulai dari video call dengan teman hingga Virus ini menular dengan sangat nonton film ramai-ramai melalui netflix party. cepat dan telah menyebar ke hampir semua Meskipun demikian, yang berat bagi mereka negara, termasuk Indonesia, hanya dalam selain rasa bosan adalah kehilangan momen- waktu beberapa bulan. Lalu bagaimana momen penting seperti pesta ulang tahun. Covid-19? darmawisata, dan kelulusan. Saya tidak Pemerintah menghimbau agar masyarakat percaya hanya dalam tiga bulan menjalankan mentaati protokoler kesehatan . untuk prokes jarak sosial akan berdampak negatif memutus rantai penyebaran Covid 19. Remaja pada kelompok usia ini. Walaupun demikian. Kristen sebagai bagian dari masyarakat wajib Cameron . menyatakan pula bahwa mentaati prokes. Menurut Cameron. Covid- penting pendampingan dari orang tua secara 19 bisa menjadi kesempatan bagi keluarga baik bagi para remajanya, agar remaja tidak untuk memperlambat ritme kehidupan dan mengalami stres atau yang semacamnya di mempererat kembali hubungan orangtua atau masa Covid-19 ini. Karena anak remaja parents dengan anak . ransfer attitud. merupakan usia yang masih sangat labil dan Covid-19 Helen Davidson. "First Covid-19 case happened in November. China government records show-report. " The Guardian. Hongkong, 13 Maret https://w. com/world/2020/mar/13/ first-Covid-19-case-happened-in-november-chinagovernment-records-show-report. karena masih dalam masa pertumbuhan Cameron Caswell. AuPsikologi Perkembangan dan coach keluarga. Au Logoklikdokter. Tamara Anastasia, 11 May 2020. yang terus mengalami berbagai perubahan Di dalam Roma 13:1-2, tiap-tiap orang secara psikis. harus takhluk kepada pemerintah yang di Menurut Papalia dan Olds, masa remaja atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang adalah masa transisi perkembangan antara tidak berasal dari Allah. dan pemerintah yang masa kanak-kanak dan dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan Sedangkan Anna Freud . , di dalam melakukannya, akan mendatangkan hukuman Papalia dan Olds, berpendapat bahwa pada atas dirinya. Berdasarkan sabda Allah di atas masa remaja terjadi proses perkembangan memberikan arti bahwa semua orang Kristen yang hidup di dalam negara ini wajib Sebab dan berakhir pada usia awal dua puluh tahun. perubahan-perubahan Allah Allah. psykoseksual, dan juga terjadi perubahan kepada Pemerintah tanpa syarat. Kaitannya dalam hubungan dengan orang tua dan cita- dengan himbauan ketaatan pada prokes, tidak cita mereka, di mana pembentukan cita-cita ada alasan bagi siapapun termasuk remaja merupakan proses pembentukan orientasi Kristen untuk tidak mentaati himbauan dari masa depan. Anna Freud secara khusus Ketaatan kepada TUHAN harus membicarakan mekanisme pertahanan diri diwujud nyatakan dalam ketaatan kepada yang diterapkan oleh remaja. Lalu bagaimana Pemerintah. dengan para orangtua di rumah dalam mengisi keluarga menurut iman Kristiani merupakan masa pandemi Covid-19, dalam kaitannya salah satu hasil proses dari pendidikan yang dengan adanya himbauan pemerintah untuk dikerjakan oleh orang tua dalam upaya belajar di rumah, beribadah di rumah dan Jadi himbauan ketaatan pada Efesus 6:4 mengatakan, "Dan prokes yang diberlakukan selama Covid-19, para remaja Kristen hendaknya tidak perlu amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi menanggapi himbauan tersebut secara negatif didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Sebab Ketaatan anak-anak bapa-bapa. Memberikan Kristiani sudah sangat jelas bahwa Yesus orangtua menjadi teladan ketaatan bagi anak Kristus telah memberikan model ketaatan remaja di dalam keluarga. yang sempurna dan patut dituruti orang yang percaya kepada-Nya. Jurnal Studi Agama 21, no. https://doi. org/10. 20885/millah. Yoseti Gulo dan Widjaja Sugiri. AuPengaruh Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pelayanan Remaja Dalam Konteks Gereja Di Indonesia (The Influence of Christian Religion Education toward Teenagers Services in the Context of Churches in Indonesi. Ay QUAERENS: Journal of Theology Yudrik Jahya. Psikologi Perkembangan. (Jakarta: Kencana, 2. Marthin Steven Lumingkewas. Bobby Kurnia Putrawan. Susanti Embong Bulan. "The Meaning of Jesus' Identity and Mission in Mark 8: 31-38: A Reflection for God's People. " Millah: Menurut Profesor Meutia, hidup dengan sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. aturan prokes yang sekarang sudah ditetapkan Anak-anak pemerintah merupakan langkah awal yang dapat dilakukan oleh para remaja untuk termasuk dengan menutup sekolah dalam membantu menghentikan penyebaran virus rangka menerapkan social distancing. Agar corona di Indonesia. Para remaja juga harus aktivitas belajar anak tidak terganggu, pihak tahu bahwa ketidaktaatan pada aturan prokes sekolah dan orang tua perlu bersinergi dengan selama pandemi Covid 19, akan mendapatkan merencanakan e-learning yang matang untuk sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Setiap pendidikan mereka di rumah. Patut disyukuri sanksi yang diberikan akan diukur sesuai bahwa kehadiran era teknologi informasi, dengan pelanggaran yang dibuat. Antonio Pesenti, menciptakan iklim kebebasan berpendapat yang luar biasa. Semua orang bisa berbicara. keperawatan kritis intensif di Lombardy. Tetapi harus diwaspadai pula para remaja kita. Italia. mengatakan bahwa banyak sekali anak karena dengan pesatnya teknologi informasi, muda . yang dirawat di rumah sakit dengan gejala virus corona yang parah. membudayanya sosial media, terdapat banyak Bahkan, ancaman lain yang mengincar para remaja Menurut merupakan anak muda. Lebih lanjut dikatakan bahwa usia anak muda yang Amy Learmonth, dirawat berkisar antara 20 tahun. Beberapa Cognition. Memory, and Development Lab di dari mereka bahkan bisa mengalami gejala William Paterson University of New Jersey, sangat parah. Atas dasar itu, seluruh anak menjelaskan bahwa perkembangan sosial muda di dunia termasuk Indonesia diharapkan memiliki dampak penting di semua usia, tidak menganggap sepele penyebaran virus namun yang paling merasakan dampak social Covid 19 yang semakin masif. Pemerintah distancing adalah anak-anak dan para remaja. juga memberlakukan social distancing atau Amy yang merupakan Presiden dari Eastern Psychological Association kegiatan rutin harian tak lagi sama, baik bagi perkembangan sosial awal terjadi di sebagian orang tua maupun anak-anak. Peran orang tua besar keluarga. Akan tetapi ketika anak-anak bersosialisasi, maka teman sebaya menjadi and Christianity Studies 2, no. : 86-101. https://doi. org/10. 46362/quaerens. Meutia, di dalam Logoklikdokter. Tamara Anastasia, 11 May 2020. Antonio Pesenti . Kepala unit keperawatan kritis intensif di Lombardy. Italia. Logoklikdokter. Tamara Anastasia , 11 May 2020. Panduan. https://w. com/tren/read/2020/05/18/10 3200465/simak-panduan-protokol-kesehatanpencegahan-Covid-19-untuk-sambut-new?. berpengaruh dari pada keluarga. Selama masa Amy Learmonth . Psikolog dari Cognition. Memory and Development. Lab di William Paterson University of New Jersey. Diakses 20 May 2020. isolasi dan karantina wilayah berkepanjangan, bahkan tidak dapat berinteraksi, disadari atau anak remaja lebih rentan terhadap kecemasan, stres, dan mengalami perilaku kesehatan yang perkembangan sosial para remaja. Menjadi seorang remaja adalah hal Selanjutnya Hair, et yang tidak mudah. di masa pandemi Covid- menyatakan interaksi sosial pada remaja saat ini kurang baik karena kurangnya komunikasi Perkembangan sosial anak remaja akan berkembang bila terdapat interaksi antara sesama teman sebaya/teman sekolah. Hal ini Kemampuan komunikasi pada didukung Walgito, yang menyatakan bahwa remaja juga kurang berkembang karena lebih interaksi sosial adalah hubungan antara suka menyendiri, kurang nyaman untuk individu satu dengan individu lain, individu bersosialisasi dengan orang lain, serta merasa satu dapat mempengaruhi individu yang lain kurang diterima secara sosial. atau sebaliknya, sehingga terdapat hubungan Ruskandi Joseph Henokh, di dalam yang saling mempengaruhi. Hubert Bonner. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, dengan Social Psychology. AuKecemasan Remaja Masa interaksi sosial adalah suatu hubungan antara Pandemi Covid-19Ay, dikatakan sejak WHO dua atau lebih individu. Perilaku individu yang satu memengaruhi, mengubah atau global, semua aktivitas dan kegiatan yang memperbaiki kelakuan individu yang lain, biasanya dilakukan di luar rumah tiba-tiba atau sebaliknya. menjadi harus dilakukan dari rumah yang Sunaryo menyatakan interaksi sosial Covid-19 tentunya berdampak pada kecemasan semua adalah hubungan antara individu satu dan diperoleh adalah rata-rata remaja mengalami mempengaruhi individu lain atau sebaliknya, jadi terdapat hubungan yang saling timbal Kemudian OAoKeffe, et al menyatakan pandemic Covid-19 yang lebih baik, memiliki interaksi sosial sangat penting bagi remaja, hubungan yang baik dengan lingkungan dan karena apabila seorang remaja tidak memiliki keluarga, memiliki tingkat religiusitas yang kemampuan untuk berinteraksi sosial atau Akan menjadi kategori berat bila yang Hasil terjadi sebaliknya, yakni kurang memiliki Walgito B . Psikologi Sosial: Suatu Pengantar. Yokyakarta: Andi Offset. Bonner Hubert . Social Psychology: an interdisciplinary approach. New York: American Bookm. Online:http://kin. id/Display Data. aspx? pId=11097&pRegionCode=JIUNMA. Sunaryo . Psikologi untuk Keperawatan. Jakarta: Pen. Buku Kedokteran EGC. OAoKeffe, et. Clinical report-The impact of social media on children, adoles-cents and families. https://doi. org/10. 1542/peds. Hair, et al . AuThe continued importance of quality parent-adolescent relationships during late adolescenceAy. Journal of Research on Adolescence. 18, 187-200. pengetahuan Covid-19, sebaya mereka melalui berbagai platform religiusitas kurang baik. Latta Nigel. Indonesia berbagai acara, banyak remaja kehilangan beberapa momen besar di kehidupan mereka melakukan percakapan video dengan Jacinda Ardern (Perdana Menteri Selandia Bar. yang mengobrol dengan teman dan berpartisipasi di dilansir TVNZ. Ardern menyatakan dalam Saat ini, remaja menghadapi begitu banyak tantangan akibat pandemi Covid-19. Mereka belajar di sekolah. Akan tetapi, pandemi bersosialisasi, sehingga kehidupan mereka Covid-19 mendorong banyak sekolah untuk jauh dari kata normal. Covid-19 tidak asing lagi di telinga kita, sehingga para remaja tak lagi bisa berinteraksi telah dua tahun virus ini dan kita belum tahu langsung dengan teman sebaya mereka seperti kapan berakhirnya. Masyarakat yang tadinya berinteraksi dengan banyak teman ketika tersendiri bagi perdana menteri. Di Selandia sekarang menjadi bencana dunia. Sosial Baru sekolah-sekolah telah resmi ditutup 25 distancing yang digaungkan pemerintah juga Maret 2020 dan belum diketahui secara pasti tidak dianggap. Banyak masyarakat masih kapan institusi pendidikan akan beroperasi berkumpul dengan mengabaikan protokol secara normal. Dalam percakapan tersebut Hal ini menyebabkan peningkatan Latta Nigel menilai akses terhadap gawai . nstrumen semakin hari semakin banyak. Akan tetapi penting terhadap hubungan sosial antar masyarakat masih belum sadar terhadap Dikatakan bahwa tidak perlu terlalu bahaya virus ini. Sebenarnya pemerintah juga khawatir mengenai anak-anak remaja atau ia mengungkapkan bahwa sebagian remaja membutuhkan interaksi dengan teman mengkampanyekan protokol kesehatan, sosial sebaya, dan karena itu, penting bagi remaja distancing, pembatasan sosial beskala besar, untuk mendapatkan akses terhadap internet dan gawai selama mereka berdiam diri di Dengan kedua akses ini, remaja bisa Protokol kesehatan (Proke. , yakni menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, teman-teman Covid-19 Seperti atau PPKM dan new normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk Ruskandi Joseph Henokh . AuKecemasan Remaja pada masa Pandemi Covid19. Ay Jurnal Penelitian Perawat Profesional. Vol 3 No 3. Agustus 2021. Latta Nigel . Melalui percakapan video dengan Arden, seperti dilansir TVNZ. mengetahui ketaatan remaja Kristen terhadap . prokes dan tingkat kecemasan di rumah. Agar Pengajaran PAK yang dilaksanakan di rumah penelitian bermakna maka datanya berasal pada masa pandemic Covid-19 berpengaruh dari sumber yang benar dan akurat. sangat signifikan terhadap pertumbuhan iman Metode penelitian adalah studi pustaka. remaja Kristen. Kecemasan remaja Kristen Sumber data dari literatur digital, yaitu: pada masa pandemic Covid-19 termasuk artikel jurnal dan hasil telaah tentang ketaatan Aukategori ringanAy, karena mereka memiliki remaja pada protokol kesehatan . pengetahuan yang baik tentang Covid-19. Indikator yang difokuskan adalah kecemasan hubungan yang baik dengan keluarga, dan dan tingkat religiusitas remaja di rumah, tingkat pertumbuhan iman yang baik pula. Teknik Perkembangan spiritualitas anak . sia SD) di penelusuran literatur digital di internet. masa pandemic Covid-19, makin meningkat. Analisis data menggunakan analisis deskriptif sederhana berupa proporsi atau persentasi. bersama orang tua atau keluarga saat berdoa bersama, ibadah online bersama, sharing dan HASIL DAN PEMBAHASAN diskusi bersama selama terkurung di rumah. Hasil Berdasarkan hasil analisis data ketaatan Kegiatan . epresi, remaja khusus remaja Kristen pada prokes kecemasan, stress, maupun kesepian pada ditampilakan di atas, maka diperoleh temuan Bermakna semakin tinggi bersyukur penelitian yang menarik dan bisa diterapkan pada Tuhan semakin rendah gejala depresi, dalam kehidupan nyata sehari-hari, yakni: . cemas, stress dan kesepian. Tenaga Penyebab ketidakpatuhan remaja pada prokes pendidik agar memberikan pendampingan adalah akibat kurang pemahaman, kesadaran dan motivasi serta berita hoax dari medsos perkuliahan kepada peserta didik, sehingga . idak peserta didik mampu menjaga stabilitas emosi Covid-19 51,7%, memakai masker 60,3%, menjaga jarak 93,1%). Pendampingan orangtua pada kecemasan, stress dan gejala kesepian. anak remajanya selama pandemic Covid-19 Data yang diperoleh melalui kajian digital dideskripsikan dalam bentuk sederhana berupa narasi ilmiah untuk memudahkan hilangnya momen penting bersama dengan dalam membaca dan memahami makna data teman sebaya/sekolah. Peran orangtua yang telah ditemukan. Data kajian pustaka pada remaja selama Covid-19 sangat penting digital yang diperoleh adalah sebagai berikut dalam menyiapkan kebutuhan belajar di e-learning, jaringan/pulsa ini. Penelitian mengetahui tingkat kepatuhan remaja dalam mempererat kembali hubungan parent dengan menerapkan prokes pencegahan Covid-19 di Meski demikian, anak tetap butuh Lingkungan berkumpul dengan teman2nya karena semua Sangingloe. Tamalatea. Kabupaten Kecamatan Jeneponto. Jenis anak mendambakan persahabatan, yg tak bias Dikatakan deskriptif yang dilaksanakan pada Desember banyak remaja sudah beradaptasi dengan 2020 sampai Januari 2021. Populasi adalah aturan sosial baru ini, mulai dari video call, remaja di Lingkungan Sangingloe. Kecamatan nonton film bersama melalui Netflix party. Tamalatea. Sampelnya remaja 58 orang. Yang dirasa berat bagi mereka, selain rasa dipilih secara purposive sampling. Hasil bosan adalah kehilangan momen penting, seperti: pesta ulang tahun, wisata dan acara tanganAy. Tiga bulan jarak sosial akan sebanyak 48,3%, dan yang tidak patuh 51,7%. berdampak negatif pada kelompok usia ini. Remaja yang patuh menerapkan prokes: butuh pendampingan orangtua. 19 Masa remaja Aumemakai maskerAy, 39,7%, dan yang tidak adalah masa transisi perkembangan antara patuh 60,3%. Remaja yang patuh menerapkan masa kanak2 ke masa dewasa, pada umumnya prokes:Aymenjaga jarakAy, 6,9% dan yang tidak dimulai pada usia 12-13 tahun dan berakhir patuh 93,1%. pada usia awal dua puluh tahun. Anna Freud. Simpulan Aumencuci di dalam Papalia dan Olds, berpendapat bahwa pada masa remaja terjadi proses menerapkan prokes pencegahan Covid-19 di Lingkungan Sangingloe Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, disebabkan psykoseksual, dan juga terjadi perubahan dalam hubungan dengan orang tua dan cita- motivasi dan adanya berita-berita hoax yang cita mereka, di mana pembentukan cita-cita beredar di dunia maya yang memicu remaja merupakan proses pembentukan orientasi tidak percaya dan peduli akan bahaya Covid- masa depan. Kesempatan Lalu bagaimana dengan para parents di rumah dalam mengisi masa pandemi Covid19 ini dalam kaitannya dengan adanya himbauan pemerintah untuk diam di rumah. Artama Syaputra. Rif Atunnisa. Marlin Brigita L . Kepatuhan Remaja dalam Penerapan Prokes Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Sangingloe Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah. Vol 10 No 1 . Cameron Caswell. Ph. Psikologi Perkembangan dan coach keluarga. Logoklikdokter. Tamara Anastasia, 11 May 2020. belajar di rumah dan beribadah di rumah dan Himbauan ketaatan protokoler Papalia & Olds di dalam Yudrik Jahya. Psikologi Perkembangan. (Jakarta: Kencana, kesehatan yang diberlakukan selama masa Covid-19, para remaja Kristen sebetulnya janganlah bangkitkan amarah di dalam hati tidak perlu menanggapi himbauan ketaatan anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam protokoler kesehatan tersebut secara negatif ajaran dan nasihat Tuhan. 20 Hidup dengan aturan yang Dijelaskan bapa-bapa, telah ditetapkan merupakan Kristianinya sudah sangat jelas bahwa Yesus langkah awal yang bisa dilakukan oleh anak Kristus telah memberikan model ketaatan remaja untuk membantu hentikan penyebaran yang sempurna bagi para pengikutNya untuk virus corona di Indonesia. Anak muda, harus diikuti dalam kehidupan mereka (Roma 13:1- tahu bahwa melanggar aturan yang sudah 4. Efesus 6:. dibuat oleh pemerintah selama pandemi virus Di dalam kitab suci, tiap-tiap orang corona, akan menjebloskannya pada sanksi. harus takhluk kepada pemerintah yang di Dan, setiap sanksi akan diukur sesuai dengan atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tingkat pelanggarannya. 21 Banyak sekali anak tidak berasal dari Allah. dan pemerintah- muda yang dirawat di rumah sakit dengan pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. gejala virus corona yang parah. Hampir 50% Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia pasien di sana merupakan anak muda/remaja. melawan ketetapan Allah dan siapa yang Dikatakan bahwa usia anak muda yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman dirawat berkisar 20-30 tahun. Beberapa dari atas dirinya, karena pemerintah adalah hamba mereka mengalami gejala sangat parah. Atas Allah untuk kebaikanmu. Pemerintah adalah dasar itu, seluruh anak muda di dunia hamba Allah untuk membalaskan murka termasuk di Indonesia diharapkan tidak Allah atas mereka yang berbuat jahat. Semua menganggap sepele penyebaran virus Corona orang Kristen yang hidup di dalam negara yang semakin masif. manapun wajib menunjukan Pemerintah Perkembangan sosial memiliki dampak penting di semua usia, namun yang paling perundang-undangan yang berlaku di dalam merasakan dampak social distancing adalah negara tersebut tanpa syarat. Semua remaja anak-anak dan para remaja. Pemerintah Kristiani wajib tunduk pada Pemerintahan yang sah di dalam NKRI. Jadi dalam kaitan physical distancing selama pandemi. Peran dengan ketaatan protokuler kesehatan selama orang tua sangat dibutuhkan dalam situasi masa Covid-19, maka tidak ada alasan bagi remaja Kristiani untuk tidak taat, karena Tuhan Prof. Dr. Meutia, di dalam Logoklikdokter. Tamara Anastasia, 11 May 2020. Antonio Pesenti, kepala unit keperawatan kritis intensif di Lombardy. Italia. Logoklikdokter. Tamara Anastasia , 11 May 2020 Amy Learmonth. PhD. Psikolog dari Cognition. Memory and Development. Lab di William Paterson University of New Jersey. Diakses 20 May 2020. Pemerintah. Orang tua berperan dalam pembentukan kepribadian atau karakter dan spiritualitas seperti ini. Anak-anak harus diberi edukasi remaja beserta dengan faktor-faktor yang terkait langkah pencegahan penyebaran virus, mempengaruhi kecemasan pada masa Covid- termasuk dengan menutup sekolah dalam Hasil yang diperoleh adalah rata-rata rangka menerapkan social distancing. Agar remaja mengalami kecemasan pada kategori aktivitas belajar anak juga tidak terganggu, pihak sekolah dan orang tua perlu bersinergi kecemasan ringan biasanya memiliki tingkat dengan merencanakan e-learning yang matang pengetahuan terkait pandemic Covid-19 yang untuk pendidikan mereka di rumah. 23 Latta, lebih baik, memiliki hubungan yang baik melalui percakapan video dengan Arden, dengan lingkungan dan keluarga, memiliki seperti dilansir TVNZ. Diungkapkan remaja koping yang baik serta memiliki tingkat membutuhkan interaksi dengan teman sebaya. religiusitas yang baik. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk mendapatkan akses terhadap internet selama mengalami kecemasan pada kategori berat mereka berdiam diri di rumah. Dengan akses dan tingkat religiusitasnya akan menurun. Kehadiran Covid-19 membawa dampak besar berinteraksi dengan teman sebaya mereka pada segala aspek kehidupan manusia dan melalui berbagai platform media sosial. bahkan pada gereja. Gereja yang biasanya Ditutupnya melakukan ibadah di gedung gereja dengan berbagai acara, banyak remaja kehilangan tatap muka, kehadiran Covid-19 membawa beberapa momen besar di kehidupan mereka perubahan pada tata cara beribadah di gereja yakni ibadah di gedung berubah menjadi mengobrol dengan teman dan berpartisipasi di ibadah rumah, ibadah tatap muka berubah Mereka tidak dapat bersekolah dan bersosialisasi, sehingga kehidupan mereka dilakukan di Gereja HKI Resort Lubukpakam Namun, bila terjadi rata-rata Penelitian untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pendidikan agama Kristen yang dilakukan global, semua aktivitas dan kegiatan yang oleh gereja selama masa pandemic Covid-19 biasanya dilakukan di luar rumah tiba-tiba terhadap pertumbuhan iman pemuda. Metode menjadi harus dilakukan dari rumah yang yang digunakan adalah metode penelitian tentunya berdampak pada kecemasan semua kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Covid-19 Sejak WHO Remaja kalangan termasuk remaja. Teknik Penelitian ini bertujuan mengungkap- kan kondisi kecemasan yang dialami oleh Boiliu Fredik Melkias. Solmeriana Sinaga . AuPengaruh pembelajaran PAK terhadap pertumbuhan iman Pemuda Gereja Huria Kristen di masa pandemic Covid-19. Ay ac,id/index. php/MKFIS/artikel/ view/33643/0. Vol 20 No 2 . Latta, 2020. Ruskandi Joseph Henokh. AuKecemasan Remaja pada Masa Pandemi Covid-19. Ay Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 3, no. 3 (Agustus2. pengaruh pembeajaran pendidikan agama Perkembangan spiritual anak selama masa Kristen di masa pandemic Covid-19 terhadap pademi dapat meningkat seiring dengan pertumbuhan iman remaja atau pemuda. Hasil pendampingan dari orang tua ketika anak yang diperoleh adalah pengajaran Pendidikan melakukan ibadah online dan kejelasan Agama Kristen (PAK) di masa pandemi tentang apa yang diperoleh dalam ibadah Covid-19 (X) berpengaruh terhadap pertum- online tersebut. buhan iman pemuda (Y) di HKI Resost Lubukpakam adalah sebesar 0,817. Besarnya kontribusi yang diberikan oleh pengajaran kesehatan mental pada mahasiswa/remaja PAK di masa pandemic Covid-19 terhadap akhir di masa pandemi Covid. Metode pertumbuhan iman pemuda di HKI Resost penelitian adalah kuantitatif dengan teknik Lubukpakam adalah sebesar 54,4%. Hasil analisis korelasi. Teknik sampling yang penelitian adalah pengajaran PAK di masa Covid-19 Instrumen yang digunakan adalah adaptasi DASS-21 untuk mengukur distress psikologis. Hal ini terjadi karena terjalin skala kebersyukuran untuk mengukur rasa keakraban harmoni keluarga . rangtua, anak- anak, siapapun yang seruma. bersama Loneliness scale untuk mengukur kesepian. beribadah di rumah, saling sharing firman Penelitian ini bertujuan adalah convenience Hasil analisis UCLA-3 Tuhan, saling menasihati untuk memberi kebersyukuran berkorelasi dan signifikan kehidupan yang bermakna bagi diri sendiri dengan distress psikologis . epresi, kecema- dan komunitas. Penelitian ini bertujuan san, dan stres. maupun kesepian pada untuk mengetahui gambaran perkembangan Hal ini mengindikasikan bahwa spiritual anak dalam masa pandemi Covid-19 semakin tinggi kebersyukuran yang dimiliki dan bagaimana peran orangtua di dalamnya. oleh mahasiswa, maka semakin rendah gejala Metode penelitian adalah kuantitatif depresi, kecemasan, stress, dan kesepian yang dengan pendekatan survei dan instrumennya Hasil penelitian ini diharapkan dapat kuesioner online untuk pengambilan data. sebagai acuan untuk tenaga pendidik agar Sampelnya adalah 40 orangtua yang memiliki memberikan sosialisasi, pendampingan, dan anak usia SD. Hasil penelitian menunjukkan, 77,5% orang tua merasa bahwa anak mereka mengalami perkembangan spiritual selama masa pandemi ini, misalnya berdoa bersama. Fathoni Aryo Bima & Ratih Arruum Listiyandini . Kebersyukuran, kesepian, dan Distress Psikologis pada mahasiswa di Masa Pandemic Covid-19. Journal of Psychological Science and Profession 5. :11-19. UIN Sunan Gunung Djati Bandung & UNSW. Sydney. April 2021. Radjah Carolina L. Irene Maya Simon, & Artika Muliany Tindaon . AuPerkembangan spiritual anak usia SD dalam masa pandemi Covid-19. Ay Prosiding Seminar Nasional Kristen. Malang, 24 Juli 2020. ISBN:978-623-93947-7-6. menjaga stabilitas emosi mahasiswa mampu Penyebab tingginya ketidakpatuhan pada kesadaran, motivasi & berita-berita hoax dari medsos. Pembahasan Data yang telah dideskripsikan di atas. Cameron Caswell, menyatakan bahwa dianalis untuk menemukan jawaban terhadap agar remaja tidak bosan di rumah akibat masalah penelitian yakni ketaatan remaja hilangnya momen penting dengan teman Kristen pada prokes, yang memfokus pada sebaya atau sekolah, dibutuhkan pendam- indikator kecemasan dan tingkat religiusitas atau pertumbuhan iman remaja di rumah. interaksi harmoni antara mereka, artinya Ketaatan Yesus menurut Filipi 2:5-8 menjadi role model ketaatan bagi remaja Kristen anaknya sebagai remaja, terjalin cinta kasih dalam mentaati himbauan prokes selama masa yang mungkin belum didapatkan remaja pandemi Covid-19. Ketaatan remaja Kristen selama ini. Papalia dan Olds menyatakan pada prokes dilihat dari kehidupan remaja bahwa himbauan ketaatan pada prokes tidak selama pelaksanaan kampanye prokes, social menjadi hambatan atau masalah bagi remaja distancing, pembatasan sosial beskala besar Kristen, karena Yesus telah memberikan model ketaatan yang sempurna bagi para PSBB, kegiatan masyarakat atau PPKM dan new Antonio Pesenti, kepala unit Semua larangan kegiatan masyarakat keperawatan kritis intensif di Lombardy. menyatakan bahwa 50% pasien di Rumah dibatalkannya berbagai acara, ibadah di Sakit, mengalami gejala virus Covid-19 rumah, sekolah dari rumah, banyak remaja yang parah, terdiri dari remaja atau pemuda. Hal kehidupan mereka, seperti: mengobrol dengan ketidaktaatan pada prokes. teman sebaya, partisipasi di kelas, merayakan Amy Learmonth. menyatakan bahwa ulang tahun teman dan lainnya. peran orangtua sangat dibutuhkan, khusus Hasil analisis data ketaatan remaja menolong anak remajanya waktu belajar di Kristen pada prokes adalah sebagai berikut: rumah, menyiapkan kebutuhan e-learning. Artama Syaputra. Rif Atunnisa. Marlin pulsa internet dan kebutuhan lain. Latta. Brigita. menyatakan bahwa ketaatan pada melalui percakapan video dengan Arden. prokes: Aumencuci tanganAy, remaja yang menyatakan bahwa remaja membutuhkan taat/patuh 48,3%, remaja yang tidak patuh interaksi dengan teman sebaya, jika tidak 51,7% Aumemakai maskerAy, remaja yang patuh 39,7%. remaja yang tidak patuh kehidupan yang tidak normal. Oleh karena 60,3%. Aumenjaga jarakAy, remaja yang patuh itu penting bagi remaja untuk adanya 6,9%. remaja yang tidak patuh 93,1%. jaringan Fathoni Ratih menyatakan bahwa kegiatan kebersyukuran Ruskandi Joseph Henokh. Covid-19 berkorelasi yang signifikan dengan distress psikologis . epresi, kecemasan, dan stres. kecemasan remaja Kristen, namun hasil maupun kesepian pada mahasiswa. Hal ini penelitian menunjukkan bahwa terdapat memberikan pengertian bahwa semakin tinggi kecemasan ringan, karena remaja memiliki kebersyukuran maka semakin rendah gejala pengetahuan pandemi Covid-19 yang baik, depresi, kecemasan, stress dan kesepian yang dengan keluarga juga baik, dialami mahasiswa. Hasil penelitian ini tingkat pertumbuhan iman atau religiusitas diharapkan dapat menjadi acuan untuk tenaga yang baik, sebaliknya kurang baik bahkan pengetahuan pada Covid-19 dan hubungan perkuliahan kepada mahasiswa, sehingga dengan keluarga kurang harmonis. Boiliu Fredik Melkias dan Solmeriana Sinaga, menyatakan bahwa pengajaran PAK di masa mengendalikan depresi, kecemasan, stress, pandemic Covid-19 berpengaruh terhadap dan gejala kesepian. pertumbuhan iman pemuda sebesar 0,817. Besarnya KESIMPULAN pengajaran PAK terhadap pertumbuhan iman Berdasarkan temuan penelitian maka pemuda sebesar 54,4%. Artinya pengajaran simpulannya dirumuskan sebagai berikut ini. PAK Covid-19 . ketaatan remaja pada prokes, sangat tergantung pada pemahaman mereka tentang pertumbuhan iman pemuda. Penyebabnya bahaya pandemic Covid-19 yang benar, dan adalah terjalin keakraban harmonis antara menolak semua berita yang bertentangan anggota keluarga, beribadah bersama di rumah, saling sharing firman Tuhan, saling menasihati, untuk tetap harmonis walaupum pandemic Covid-19 sangat penting untuk harus menghadapi tantangan hidup yang kebutuhan e-learning dan jaringan internet Radjah, dkk. Pendampingan menyatakan bahwa serta membantu pengajaran PAK anak remaja perkembangan spiritual anak usia SD dalam di rumah. Perkembangan spiritualitas anak masa pandemic Covid-19, dari 40 orangtua remaja dan anak usia SD di masa pandemic anak SD yang diteliti, diperoleh hasil Covid-19, makin meningkat dan bertambah penelitian yang menunjukkan bahwa, 77,5% pertumbuhan iman, bila mengikuti kegiatan orang tua merasa bahwa anak mereka doa, ibadah online dan diskusi bersama mengalami perkembangan spiritual selama orangtua, serta menurunkan gejala depresi, kecemasan, stress, dan kesepian, manakala selalu melakukan kegiatan kebersyukuran beban belajar atau perkuliahan kepada peserta atau mengucap syukur pada Tuhan tentang didik, sehingga peserta didik mampu menjaga apapun yang dihadapi. stabilitas emosi dan mampu mengendalikan Akhirnya perlu tindakan bijak dari KEPUSTAKAAN