Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 CARITA: PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI SERIAL WEBTOON INTERAKTIF Berliana Amelia Aryanti Zain. Alfito De Vaga Mayavanny. Muhammad MaAosum Juniyanto. Oktavia Ayu Permata Program Studi Teknologi Informasi. Fakultas Teknologi Informasi dan Industri Institut Teknologi Telkom Surabaya Abstrak Carita adalah buku cerita digital berbasis Webtoon . artun animasi atau serangkaian strip komik yang diterbitkan secara onlin. yang berisi tentang cerita edukatif. Carita dilengkapi dengan audio yang akan dimainkan ketika pembaca sudah sampai ke bagian tertentu dalam Audio ini ditujukan untuk membantu anak usia dini yang belum lancar membaca. Carita juga dilengkapi gambar yang menarik, hal ini ditujukan untuk menarik minat anak untuk Selain itu Carita juga mempunyai fitur Ae fitur interaktif, seperti quiz pop-up yang akan muncul ketika pembaca menyentuh bagian tertentu dan fitur AR untuk meningkatkan interaksi pembaca. Carita juga memuat unsur Ae unsur budaya, dengan menggunakan tokoh Ae tokoh pewayangan sebagai karakter di dalam cerita dan menyisipkan berbagai cerita rakyat yang memiliki nilai moral secara tersirat dapat membuat anak berpikir dan menjadikan karakter anak menjadi lebih baik secara emosional dan juga tingkah laku. Sehingga anak memiliki keterampilan untuk hidup bermasyarakat secara harmonis. Melalui webtoon carita ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak usia dini serta memberikan nilai Ae nilai moral dalam budaya Indonesia. Kata Kunci: buku digital interaktif, pendidikan kreatif, usia dini, wayang, webtoon Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 PENDAHULUAN Latar Belakang Pendidikan karakter pada usia dini merupakan suatu upaya untuk menanamkan perilaku terpuji pada anak, seperti perilaku sebagai warga negara yang baik, perilaku berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan sekitar, dan perilaku dalam beribadah. Mengajarkan pendidikan karakter pada usia dini merupakan hal yang sangat penting karena hal tersebut bisa dijadikan sebagai bekal untuk nanti ketika terjun ke masyarakat, dan menjadikan karakter anak menjadi lebih baik secara emosional dan juga tingkah laku. Sehingga anak memiliki keterampilan untuk hidup bermasyarakat secara harmonis. Salah satu penanaman karakter pada anak dapat dilakukan melalui membaca. Membaca merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses Melalui membacalah berbagai ilmu pengetahuan, yang dapat mengantarkan pada kesuksesan, bisa kita dapatkan. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Artinya, dari 1. 000 orang Indonesia, hanya satu orang yang rajin membaca. Riset berbeda tentang minat membaca, yang bertajuk WorldAos Most Literate Nations Ranked, yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu. Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara. Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Mulai dari menanamkan kebiasaan untuk membaca sejak usia dini. Salah satu metode yang populer untuk meningkatkan minat baca anak adalah menggunakan audiobook. Pada umumnya audiobook yang beredar di pasaran berupa buku cetak dengan ukuran yang cukup tebal dan menggunakan pengeras suara dan baterai yang tertanam di dalamnya. Suara yang dikeluarkan oleh audiobook biasanya hanya berisi background music dari cerita tersebut seperti suara - suara alam . uara angin, suara ombak, dl. atau musik instrumental untuk menarik minat baca anak usia dini. Hanya beberapa audiobook juga menghadirkan audio dari dialog dari cerita. Audiobook memiliki kisaran harga yang kurang terjangkau bagi semua kalangan. Dimensi . dari audiobook ini-pun terbilang cukup besar sehingga akan menyulitkan anak-anak ketika CARITA yang berbasis webtoon akan lebih mudah dijangkau bagi semua kalangan karena mayoritas orang tua pasti memiliki gawai dan CARITA ini dapat diakses secara gratis melalui toko aplikasi yang ada di gawai tersebut. CARITA menghadirkan fitur yang lebih interaktif dan beragam untuk mendorong minat baca anak. Rumusan Masalah Bagaimana cara membuat Serial Webtoon yang Interaktif untuk meningkatkan minat baca anak usia dini Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Bagaimana cara membuat Serial Webtoon yang Interaktif untuk membangun karakter anak usia dini? Tujuan dan Manfaat Menanamkan pendidikan karakter pada anak usia dini. Meningkatkan minat baca pada anak usia dini. Meningkatkan kreativitas anak usia dini untuk dapat berimajinasi seusai alur cerita. Meningkatkan kemampuan anak usia dini untuk menarik kesimpulan melalui cerita dan menuangkannya pada pop-up quiz. Hipotesis H0 = Serial Webtoon Interaktif tidak dapat menggantikan audiobook yang ada. H1 = Serial Webtoon Interaktif dapat menggantikan audiobook yang ada. Rancangan Penelitian Diagram 1. 1 Rancangan Penelitian Tinjauan Pustaka Penelitian Sebelumnya Penelitian I - Ade Yustina et al . Penelitian pertama adalah penelitian yang dilakukan oleh Ade Yustina pada tahun 2019 dengan mengambil judul AuThe Transition of I La Galigo Epos into a Webtoon Serial as a Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Learning Media of Buginese Classical Literature Creation in the Digital Era Ay. Penelitian ini membahas mengenai pembelajaran sastra klasik bugis Epos I La Galigo yang diubah menjadi serial webtoon. dan menghasilkan kesimpulan bahwa webtoon dapat dijadikan media pembelajaran sastra klasik bugis yang efektif. Penelitian II - Alif H. et al . Penelitian pertama adalah penelitian yang dilakukan oleh Alif H. R pada tahun 2019 dengan mengambil judul AuLALA AND LILO : Buku Cerita Berbunyi sebagai Inovasi Metode Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Prasekolah Ay. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah kualitas audiobook yang beredar dipasaran tidak dapat memenuhi Penelitian ini menghasilkan suatu produk berupa sebuah buku cerita berbunyi dengan suara tiap dialog yang terdapat pada buku ini. Teori Audio Book Audiobook atau buku suara, merupakan buku cetak yang sajikan dalam versi audio Audiobook adalah salah satu alat teknologi yang digunakan untuk tujuan pedagogis dan telah diteliti oleh banyak peneliti. Dalam literatur ada beberapa penelitian yang menemukan buku audio berguna untuk proses belajar mengajar bahasa Di antara penelitian yang mendukung kegunaan buku audio untuk tujuan belajar-mengajar bahasa. O'Day . , mencatat beberapa cara tertentu yang audiobooks membantu peserta didik, termasuk meningkatkan tingkat pemahaman membaca, melayani siswa sebagai model membaca teks lancar dan meningkat kosakata akuisisi dan pengenalan kata kalangan mahasiswa. Anak Usia Dini Menurut Undang-Undang Sisdiknas tahun 2003. Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentan usia 0-6 tahun. Anak usia dini adalah anak kelompok anak yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat unik. Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini adalah usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Usia dini merupakan usia ketika anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Anak usia dini merupakan individu yang berbeda, unik, dan memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Pada masa ini stimulasi seluruh aspek perkembangan memiliki peran penting untuk tugas perkembangan selanjutnya. Menurut Beichler dan Snowman anak usia dini adalah anak yang berusia antara 3-6 tahun. Webtoon (Website Cartoo. Webtoon atau sering juga disebut webcomics, merupakan komik yang didistribusikan Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 lewat jaringan internet. Webtoon merupakan komik khas yang berasal dari Korea Selatan yang bisa kita baca dalam satu strip panjang . atu halaman websit. dan juga berwarna. Berbeda dengan manga . omik Jepan. yang biasanya hanya hitam putih. Pendidikan Karakter Pendidikan karakter sebagai upaya yang sungguh-sungguh untuk membantu seseorang memahami, peduli, dan bertindak dengan landasan inti nilai-nilai etis. Nilai etis tersebut yang ada pada grand teori pendidikan karakter yaitu dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa yang berarti religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung . Menurut Lickona pada bukunya yang berjudul Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility, ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan. Ketujuh alasan yang dimaksud adalah sebagai berikut. Cara terbaik untuk menjamin anak-anak . memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya. Cara untuk meningkatkan prestasi akademik. Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain. Persiapan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam. Berangkat dari akar masalah yang berkaitan dengan problem moral-sosial, seperti ketidaksopanan, ketidakjujuran, kekerasan, pelanggaran kegiatan seksual, dan etos kerja . yang rendah. Persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja. Pembelajaran nilai-nilai budaya yang merupakan bagian dari kerja peradaban. Augmented Reality Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, namun Augmented Reality hanya menambahkan atau melengkapi kenyataan. Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat Augmented Reality sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan kegiatan dalam dunia nyata. Selain menambahkan benda maya dalam lingkungan nyata. Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Augmented Reality juga berpotensi menghilangkan benda-benda yang sudah ada. Menambah sebuah lapisan gambar maya dimungkinkan untuk menghilangkan atau menyembunyikan lingkungan nyata dari pandangan pengguna. Misalnya, untuk menyembunyikan sebuah meja dalam lingkungan nyata, perlu digambarkan lapisan representasi tembok dan lantai kosong yang diletakkan di atas gambar meja nyata, sehingga menutupi meja nyata dari pandangan pengguna. Augmented Reality dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur. Augmented Reality juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam. METODE PENELITIAN Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Riset dan Pengembangan atau Research and Development (R & D). Metode riset dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah fokus pendefinisian, fokus pengembangan, pengujian media, dan pengujian efektivitas. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua kategori yaitu data kualitatif dan data Data kualitatif memiliki tanggapan, saran, dan kritik yang bersumber dari para ahli dan praktisi. Data kuantitatif berupa skor yang diperoleh dari angket penggunaan media pembelajaran pendidikan karakter berupa serial webtoon kepada anak usia 0-6 tahun. Lokasi Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan secara daring . Teknik Pengumpulan Data Dalam proses pengumpulan data, peneliti berperan sebagai instrumen utama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari : . pedoman pengisian angket yang digunakan pada saat studi pendahuluan, . pedoman pencatatan digunakan pada saat peneliti mengumpulkan data hasil survei media yang dilakukan oleh guru di sekolah, peneliti mencatat semua hal-hal yang dianggap penting, . angket yang diberikan kepada orang tua atau keluarga dari peserta didik untuk membandingkan tingkat keterjangkauan antara Audio books dan Webtoon, mengukur tingkat minat baca, . format penilaian ahli yang melibatkan ahli media pembelajaran yang digunakan menilai kelayakan media. Angket TEKNIK ANALISIS DATA Analisis data penelitian dikelompokkan menjadi analisis data kualitatif dan data Analisis data kualitatif terbagi menjadi tiga, yaitu . analisis data studi Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 pendahuluan, . analisis data uji pakar dan praktisi, dan . analisis data uji coba kepada calon Data berupa komentar, kritik, dan saran dianalisis melalui tahapan pengelompokan data berdasarkan ranah penelitian, interpretasi, refleksi, dan penarikan kesimpulan. Data kualitatif dianalisis dalam tiga tahap, yaitu . pengelolaan data, . analisis statistik, dan . hasil interpretasi. Ranah analisis meliputi konten, format, bahasa, grafik, dan implikasi media pembelajaran webtoon terhadap minat belajar bahasa dan budaya daerah. Data kuantitatif dianalisis dalam tiga tahap, yaitu: Pengolahan Data Analisis Statistik Interpretasi Hasil Data dianalisis secara statistik dengan angket untuk melihat pengaruh penggunaan media pembelajaran webtoon terhadap peningkatan minat baca dan kreativitas peserta didik. HASIL DAN PEMBAHASAN Frekuensi Membaca Anak/ Kerabat Responden dalam Satu Minggu Penelitian ini bertujuan untuk meningkat minat baca siswa dan menanamkan nilai moral budaya kepada anak usia dini. Untuk itu perlu bagi peneliti untuk mengukur minat baca anak. Tabel 3. 1 Hasil Survei Responden tentang Frekuensi Membaca Anak Responden dalam Satu Minggu No. Jawaban Responden Nilai 1 - 3 kali 4 - 6 kali 7 - 10 kali > 10 kali Tidak Pernah Lainnya (Belum bisa membaca, belum pernah meliha. Proses penghitungan rata-rata dengan menggunakan titik tengah dibantu dengan menggunakan tabel di bawah ini. Tabel 3. 2 Tabel Rata-Rata Hitung Data Berkelompok Rentang 0 kali 1 - 3 kali 4 - 6 kali 7 - 10 kali Titik Tengah . cuycn ) Frekuensi ceycn ) yceycn UI ycuycn Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Jumlah Dari tabel di atas diperoleh Dengan begitu dapat kita hitung rata-rata data berkelompok sebagai berikut. Perbandingan Tingkat Aksesibilitas antara Webtoon dan AudioBook Carita pada awalnya adalah inovasi pembaharuan audiobooks. Dimana Carita terinspirasi untuk membuat audiobook digital yang dapat membantu anak belajar membaca. Audiobook memiliki harga yang tidak dapat dijangkau / diakses untuk semua kalangan. Karena hal tersebut, peneliti ingin Carita memiliki tingkat aksesibilitas yang lebih tinggi dari pada Audiobook. Untuk membandingkan tingkat aksesibilitas antara webtoon dan audiobooks peneliti melakukan survei melalui angket. Dimana angket mengenai kepemilikan Audiobook mewakili variabel tingkat aksesibilitas dari Audiobook dan pengalaman membaca sebagai variabel tingkat aksesibilitas dari Webtoon. Dari hasil survei yang telah dilakukan peneliti menyimpulkan bahwa Webtoon memiliki tingkat aksesibilitas yang lebih tinggi daripada AudioBook. Hal ini dapat dibuktikan dari lebih banyak orang yang pernah membaca Webtoon daripada orang yang memiliki Audiobook. Tabel 3. 3 Hasil Survei Responden tentang Kepemilikan Audio Book Jawaban Responden Memiliki Nila Tidak Memiliki Tabel 3. 4 Hasil Survei Responden tentang Pengalaman Membaca Webtoon No. Jawaban Responden Pernah Tidak Nilai Cerita Webtoon CARITA Webtoon yang berjudul Carita menceritakan seorang anak bernama Cita yang terkena kutukan sehingga menjadikannya seekor babi dan Ia berpetualang untuk menjadi manusia Carita terdiri dari tiga seri cerita. Seri pertama, menceritakan tentang awal mula Cita Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 yang berpetualang melalui waktu. Seri kedua, bercerita tentang Cita yang berpetualang ke masa lampau dan terkena kutukan sehingga ia berubah menjadi babi. Cita berpetualang untuk mencari cara agar bisa kembali menjadi manusia, dalam petualangan itu Cita bertemu berbagai tokoh pewayangan dan melihat berbagai macam cerita rakyat yang membuat ia mendapatkan berbagai macam nasihat dan ilmu. Seri ketiga, menceritakan bagaimana menemukan cara agar Ia dapat berubah kembali menjadi manusia dan kembali pada waktunya. Setelah Ia dapat berubah kembali menjadi manusia. Ia mulai memperbaiki sikapnya sebagaimana yang Ia telah pelajari pada peteluangannya. Webtoon ini akan digunakan sebagai media pembelajaran pendidikan karakter pada siswa anak usia dini. Pendidikan karakter dalam bentuk webtoon ini akan menjadi media pembelajaran yang inovatif dan inspiratif. Webtoon sebagai media berbasis teknologi yaitu webtoon di era digital sangat cocok digunakan untuk meningkatkan minat baca dan menanamkan nilai moral dan budaya pada anak usia dini. Gaya Gambaran Gambar 3. 1 Opsi Pilihan Gaya Gambar Sumber : Line Webtoon Untuk gaya penggambaran cerita, peneliti melakukan survei terhadap 39 orang tua atau keluarga yang memiliki anak usia 0-6 tahun untuk menanyakan bagaimana gaya gambar yang lebih disukai oleh anak. Dari 39 responden kami, 2 orang tidak menjawab dikarenakan anak mereka tidak membaca komik digital. Suara mayoritas terdapat pada opsi keempat. Dari hasil, survei ini kami menyimpulkan bahwa anak - anak lebih menyukai gaya gambaran yang simpel dan jenaka. Tabel 3. 5 Hasil Survei Responden tentang Gaya Gambar Webtoon No. Jawaban Responden Opsi 1 Opsi 2 Opsi 3 Opsi 4 Nilai Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Tingkat Kepuasan Pembaca Dalam membaca sebuah cerita pasti pembaca akan merasa puas setelah membaca cerita Puas dalam hal ini berarti pembaca dapat menikmati cerita yang ada baik dari alur cerita, segi bahasa, maupun dari grafik atau gambar yang ada pada cerita. Tabel 3. 6 Hasil Survei Responden tentang Kepuasan dalam Membaca Webtoon Dibandingkan dengan Buku Fisik No. Jawaban Responden Nilai Lebih Puas Webtoon daripada Buku Fisik Lebih Puas Buku Fisik daripada Webtoon Dari survei yang peneliti lakukan, responden lebih menikmati membaca sebuah cerita melalui webtoon daripada membaca langsung dari buku fisik. Hal ini dapat dilihat dari angka pengisi kepuasan yang lebih besar pada webtoon daripada buku fisik. Genre Webtoon Untuk genre Webtoon, peneliti melakukan survei terhadap 39 orang tua atau keluarga yang memiliki anak usia 0-6 tahun untuk menanyakan genre apa yang digemari oleh anak. Dari 39 orang, hanya 2 orang saja yang memilih genre Fantasi. Sedangkan untuk suara mayoritas terdapat pada genre Kehidupan Sehari-hari (Slice of Lif. Dari survei ini, bisa disimpulkan bahwa anak-anak lebih suka membaca webtoon yang memiliki genre Kehidupan Sehari-hari (Slice of Lif. Tabel 3. 7 Hasil Survei Responden tentang Genre Webtoon yang sering dibaca No. Jawaban Responden Kehidupan Sehari-hari (Slice of Lif. Komedi Laga/ Aksi Horror Fantasi Nilai Hasil Wawancara Nama Narasumber Pekerjaan : Retno Mustikanigrum : Tenaga Pengajar PAUD Taman Ceria Tamanan (Tulungagung. Jawa Timu. Pendidikan karakter saat luring . uar jaringan / offlin. Mengamati melalui tingkah laku peserta didik secara langsung, ketika melakukan hal yang tidak benar diingatkan dengan kata-kata dan tingkah laku misal membuang tidak pada tempatnya, diingatkan dan diberi contoh, contoh lain ada anak yang menerobos atau mendahului saat antri cuci tangan, juga diingatkan. Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 Pendidikan karakter saat daring Lebih ke tanggung jawab anak . nak mau untuk mengerjakan tugas yang diberika. , tugas diberikan melalui WhatsApp serta pengumpulannya. Pembacaan cerita saat luring Dibacakan oleh guru, kemudian anak diminta menyebutkan tokoh dalam cerita, watak tokoh . aik atau jaha. , perilaku tokoh, tempat dan waktu cerita. Terkait Webtoon untuk pengganti cerita untuk pendidikan karakter Bisa saja dilakukan dengan bantuan orang tua untuk menceritakan cerita tersebut . ntuk anak usia <5 tahu. , untuk anak >5 tahun sudah banyak yang bisa membaca sendiri sehingga tidak perlu ditemani orang tua. Terkait kemudahan penggunaan, kemudahan akses, efektivitas Belum bisa memberi pendapat karena belum pernah dicoba di PAUD nya sendiri. Saran cerita webtoon Terkait dengan pembiasaan sehari hari, misalnya kebiasaan cuci tangan, adab makan . erdoa, tidak raku. , adab tidur . , adab sekolah . alam dan berpamitan kepada orang tu. , budaya tertib antri. Validasi Webtoon Hasil Uji Ahli dan Praktisi Kelayakan Konten Webtoon Kelayakan konten webtoon didukung oleh lima aspek, yaitu: kesesuaian konten Webtoon, kelengkapan isi, manfaat isi Webtoon, membangkitkan minat baca siswa, dan ketepatan isi Webtoon. Berdasarkan penilaian dari ahli dan praktisi, aspek-aspek dalam menentukan kelayakan konten webtoon CARITA mendapatkan penilaian sebagai berikut: Aspek kesesuaian konten, pada Webtoon Carita memperoleh nilai 4,5 dari 5 dengan kategori konten sesuai dengan materi pendidikan karakter. Aspek kelengkapan isi, memperoleh nilai 5 dari 5, karena sudah sesuai . da pembukaan, isi, penutup pada cerit. Aspek manfaat isi, webtoon mendapatkan nilai 4 dari 5, karena anak mengerti perubahan tokoh dari yang buruk menjadi baik. Aspek membangkitkan minat baca, mendapatkan nilai 4,5 dari 5, karena cerita yang dituliskan menarik. Aspek ketepatan isi. Webtoon Carita mendapatkan nilai 4,5 dari 5, karena cerita sudah sesuai dengan isi . erkait pendidikan karakte. Secara keseluruhan, nilai kelayakan konten pada Webtoon CARITA mendapatkan nilai Kumpulan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2021 Institut Teknologi Telkom Surabaya ISBN 978-623-94143-3-7 rata-rata 4,5 dari 5. Hasil Uji Ahli dan Praktisi tentang Kelayakan Bahasa Webtoon Kelayakan linguistik Webtoon didukung oleh aspek tertentu, yaitu: ketentuan penggunaan bahasa, komunikasi penggunaan bahasa, dan kesesuaian dengan pengembangan Berdasarkan penilaian dari ahli dan praktisi, aspek-aspek dalam menentukan kelayakan linguistik Webtoon CARITA mendapat penilaian sebagai berikut: Aspek ketentuan penggunaan bahasa mendapatkan nilai 4,5 dari 5, karena sudah sesuai penggunaannya untuk disampaikan pada anak usia dini. Aspek komunikasi penggunaan bahasa mendapatkan nilai 4,5 dari 5, karena bahasa yang digunakan mudah dimengerti anak usia dini. Aspek kesesuaian dengan pengembangan siswa mendapatkan nilai 5 dari 5, karena dapat membuat siswa lebih berkembang karakternya menjadi lebih baik. Secara keseluruhan, nilai kelayakan bahasa pada Webtoon CARITA mendapatkan nilai rata-rata 4,6 dari 5. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, penelitian dan pengembangan ini menghasilkan suatu produk webtoon dengan judul CARITA yang berisi konten untuk membantu mengembangkan sifat baik anak melalui pendidikan karakter yang terselip pada setiap cerita dalam CARITA ini. Cerita yang ada pada CARITA ini memiliki alur dan pesan yang sangat mendukung perkembangan karakter baik anak melalui tokoh-tokoh Webtoon yang dihasilkan telah diuji melalui uji coba ahli dan praktisi. Hasil uji ahli dan praktisi menunjukkan bahwa webtoon yang dihasilkan sangat layak dengan nilai rata-rata 4,5 dari segi konten, dari penyajian 4,6 dari segi kebahasaan. DAFTAR PUSTAKA