Jurnal Basicedu Volume 4 Nomor 3 Tahun 2020 Halaman 690 Ae 695 JURNAL BASICEDU Research & Learning in Elementary Education https://jbasic. org/index. php/basicedu/index Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Motivasi Berprestasi Guru Ade Chandra1. Ahmad Sabandi2. Syahril3. Ahmad Zikri4 Universitas Negeri Padang. Sumatera Barat,Indonesia 1,2,34 E-mail: adechandra21@gmail. com1, sabandi@fip. id2, syahril@fip. id3, zikria79@yahoo. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan insentif terhadap prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan korelasi. Populasinya adalah guru-guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose Data penelitian berupa pengamatan terhadap perilaku kepala sekolah terhadap guru. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat kontribusi antara kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh sebesar 8,10% dan adanya kontribusi antara insentif dengan prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh sebesar 7,60%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terlihat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan insentif terhadap prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh. Kata kunci : kepemimpinan kepala sekolah, insentif, motivasi. Abstract This research was conducted to see the effect of school principal leadership and incentives on teacher achievement in SMP Negeri 1 Payakumbuh. This research is a type of quantitative research with correlation. The population is teachers in SMP Negeri 1 Payakumbuh. Sampling is done with the purpose of sampling. Research data in the form of observations of the behavior of the principal of the teacher. The results obtained showed that there was a contribution between the principal's leadership and the performance of teachers in SMP Negeri 1 Payakumbuh by 8. 10% and the contribution between incentives and teacher achievement in SMP Negeri 1 Payakumbuh amounted to 7. Based on the results of the study it can be concluded that the influence of the principal's leadership and incentives on teacher achievement in SMP Negeri 1 Payakumbuh is Keywords : principal's leadership, incentives, motivation. Copyright . Ade Chandra. Ahmad Sabandi. Syahril. Ahmad Zikri Corresponding author : Address : Air Tawar Padang Email : adechandra21@gmail. Phone : 089531307164 DOI: 10. 31004/basicedu. ISSN 2580-3735 (Media Ceta. ISSN 2580-1147 (Media Onlin. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Motivasi Berprestasi Guru - Ade Chandra. Ahmad Sabandi. Syahril. Ahmad Zikri DOI: 10. 31004/basicedu. PENDAHULUAN Bangsa yang maju berasal dari sumber daya Pendidikan yang bermutu, tidak hanya dilihat dari Hal ini berarti, majunya suatu bangsa output yang dihasilkan. Pendidikan tersebut harus terlihat dari kualitas atau tidaknya sumber daya mengacu pada berbagai input seperti tenaga manusia dari negara tersebut. Serta sumber daya pengajar, peralatan, buku, biaya pendidikan, manusia memiliki kedudukan penting dalam teknologi, dan input-input lainnya yang diperlukan mewujudkan negara yang maju (E. Mulyasa, dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendidikan Oleh karena itu, peningkatan terhadap bermutu juga dilihat dari proses pelaksanaan sumber daya manusia supaya berkualitas harus pendidikan di sekolah (Suwardana, 2. Pemerintah Untuk pengembangan pendidikan harus dilaksanakan jawab terhadap hal tersebut telah melakukan dengan mengacu pada empat pilar pendidikan berbagai upaya untuk mewujudkan sumber daya sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh manusia yang berkualitas tersebut. Salah satunya UNESCO, melalui upaya yang telah dilakukan adalah dengan dilaksanakan dengan mengacu pada empat pilar pendidikan yaitu learning to know, learning to do, berkualitas pula (Suwardana, 2. Aupengembangan learning to be, dan learning to live together. Pada Pendidikan yang berkualitas terselenggara dengan baik dengan didukung para guru yang mempelajari pengetahuan yang penting sesuai Guru merupakan salah satu komponen dengan jenjang pendidikan yang diikuti. Pada utama yang berpengaruh dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dikarenakan guru merupakan orang berada pada barisan pertama memadukan pengetahuan yang dikuasai dengan latihan . aw of practic. , sehingga terbentuk dipahami bahwa guru berperan penting dalam keterampilan yang memungkinkan peserta didik kesuksesan penyelenggaraan proses pendidikan memecahkan masalah dan tantangan kehidupan. (Endah & Hendrastomo, 2. Sementara dalam learning to be, peserta didik Dengan Pendidikan adalah upaya memanusiakan belajar secara bertahap menjadi individu yang manusia muda. Pengangkatan manusia muda ke utuh, memahami arti hidup, dan tahu apa yang taraf insani harus diwujudkan di dalam proses atau terbaik dan sebaliknya dilakukan agar dapat hidup upaya pendidikan. Pendidikan mempunyai peranan dengan baik. Akhirnya dalam learning to live yang sangat penting untuk menciptakan insan together, peserta didik dapat memahami arti hidup manusia yang cerdas, kompetitif, serta kreatifAy (Sufairoh, 2. Oleh karena itu, pembaharuan dalam dunia pendidikan perlu dilakukan untuk tentang adanya saling ketergantungan. Untuk itu. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Motivasi Berprestasi Guru - Ade Chandra. Ahmad Sabandi. Syahril. Ahmad Zikri DOI: 10. 31004/basicedu. profesional dalam bekerja ini juga terlihat dari diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang masih adanya guru yang enggan untuk merancang utuh, menyadari segala hak dan kewajiban, serta media pembelajaran yang variatif dan menarik menguasai ilmu dan teknologi untuk bekal (Safari, 2. , (Sumber: hasil pengamatan dan kelangsungan hidupnya (Unesco, 2. wawancara dengan koordinator wilayah/ MKKS). Mengingat begitu pentingnya peranan guru Kedua beberapa guru belum profesional terhadap dalam kesuksesan penyelenggaraan pendidikan, pekerjaan yang ditandai dengan kecenderungan maka berbagai upaya yang bertujuan untuk mereka untuk menunda-nunda atau melalaikan meningkatkan motivasi berprestasi guru pun juga terus dilakukan (Rahawarin & Arikunto, 2015. mengoreksi lembaran kerja siswa dan lebih Supardi, 2. Upaya yang dilakukan pemerintah memilih untuk ngobrol dengan rekan sejawat, dalam meningkatkan motivasi berprestasi guru ini selain itu rendahnya tanggung jawab guru terhadap adalah dengan memberikan penghargaan kepada pekerjaan ini juga dapat dilihat dari perilaku guru guru-guru yang berprestasi dalam bekerja, serta yang cenderung tidak acuh atau membiarkan siswa memberikan pembinaan kepada guru yang tidak berkeliaran pada saat proses pembelajaran sedang berprestasi (Dudung, 2018. Kartowagiran, 2. , berlangsung (Karweti, 2. Ketiga masih adanya selain itu peningkatan terhadap kesejahteraan, guru yang tidak melaksanakan pekerjaan dengan seperti dengan memberikan tunjangan dengan tujuan pasti, dimana hal ini terlihat dari sikap guru harapan guru tidak lagi mencari tambahan yang tidak memiliki prioritas dalam bekerja sehingga banyak terjadi penumpukan tugas atau semangat dalam melaksanakan tanggung jawabnya pekerjaan yang mendesak. Keempat tidak naik sebagai pendidik (Kistinawati et al. , 2. pangkat dan golongan, terhenti karena angka Meskipun berbagai upaya telah dilakukan menunda-nunda kredit, kebanyakan di pangkat guru pembina, golongan IV (Supriadi, 2. Kelima, ketika berprestasi guru, namun fenomena yang penulis kepala sekolah memberikan kesempatan untuk lihat di lapangan berdasarkan grand tour yang mengikuti lomba guru berprestasi, banyak diantara dilakukan di SMP Negeri Kota Payakumbuh pada guru yang menolak mengikuti dengan alasan tidak tanggal 11 Februari 2019 terindikasi bahwa sanggup, tidak berpengalaman, tidak percaya diri, motivasi berprestasi guru masih rendah . tidak cukup bahan dan lain sebagainya (Sabandi. Pertama terdapat beberapa guru yang tidak mengerti dalam menyusun RPP, silabus, media (Depdiknas. Melihat jabaran fenomena di lapangan pembelajaran yang disusun masih merupakan hasil berlangsung terus-menerus, maka dikhawatirkan fotokopi perangkat pembelajaran tahun ajaran akan berdampak negatif terhadap kualitas lulusan yang lampa. , selain itu beberapa guru kurang SMP Negeri Kota Payakumbuh. Sehingga peneliti Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Motivasi Berprestasi Guru - Ade Chandra. Ahmad Sabandi. Syahril. Ahmad Zikri DOI: 10. 31004/basicedu. Motivasi berprestasi guru (Y) motivasi berprestasi guru dan mencari faktor- Motivasi berprestasi guru adalah dorongan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi atau yang ada dalam diri guru untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dan mengatasi berprestasi guru dan seberapa-besar kontribusi faktor-faktor tersebut terhadap motivasi kerja guru Adapun indikator dari motivasi SMP Negeri Kota Payakumbuh. berprestasi guru adalah: . bertanggung jawab, . berani mengambil resiko, . METODE Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional . Kepemimpinan kepala sekolah ( karena penelitian ini bertujuan untuk melihat Kepemimpinan hubungan antara satu variabel dengan variabel kemampuan mempengaruhi, menggerakkan, yang lainnya (Creswell, 2016. Sugiono, 2. mengarahkan dan membimbing oleh kepala Variabel penelitian ini dibedakan atas sekolah terhadap guru untuk mencapai tujuan- kelompok yaitu variabel bebas dan variabel terikat. tujuan pendidikan. Indikator dalam penelitian Variabel bebas adalah kepemimpinan kepala ini adalah: . mempengaruhi guru, sekolah dan insentif, sedangkan variabel terikat menggerakkan guru, . mengarahkan guru, dan . membimbing guru. Dengan demikian penelitian ini akan mengungkapkan Pemberian insentif ( besarnya kontribusi kepemimpinan kepala sekolah Insentif adalah suatu imbalan yang diterima dan insentif terhadap motivasi berprestasi guru. pegawai sebagai balas jasa atas kerja atas Populasi penelitian ini adalah semua guru SMP produktifitas dan hasil kerjanya. Indikator Negeri di kota Payakumbuh tahun 2019 dengan pemberian Insentif terdiri atas: . pemberian jumlah populasi 303 orang (Sugiyono, 2. mendapatkan pujian, . kesempatan promosi. HASIL DAN PEMBAHASAN Variabel . ndependent Tabel 1. Daftar Guru Berdasarkan Masa Kerja penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah dan pemberian Insentif sedangkan variabel terikat Nama Sekolah Jmlh Populasi Masa Kerja . ependent variabe. adalah motivasi berprestasi. < 15 > 15 Definisi operasional masing-masing variabel dapat Thn Thn dijelaskan sebagai berikut: Jmlh SMPN 1 Pyk SMPN 2 Pyk SMPN 3Pyk SMPN 4 Pyk Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Motivasi Berprestasi Guru - Ade Chandra. Ahmad Sabandi. Syahril. Ahmad Zikri DOI: 10. 31004/basicedu. Dengan koefesien determinasi sebesar 0,076. SMPN 5 Pyk SMPN 6 Pyk SMPN 7 Pyk SMPN 8 Pyk terhadap prestasi guru sebesar 7,60%. Sumbangan SMPN 9 Pyk Efektif (SE) kontribusi insentif terhadap prestasi SMPN 10 Pyk Jumlah Dengan umur guru menjabat di payakumbuh. Jumlah semua guru SMP Negeri di kota Payakumbuh tahun 2019 dengan jumlah populasi 303 orang. simpulan dapat diambil antara lain sebagai berikut: Negeri kepala sekolah dengan prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh melalui persamaan garis regres i= 156,030,223 X1, dengan F= 5,057 dan sinifikansi 0,028<0,05. Dalam penelitian ini Terdapat kontribusi antara kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMP pertama, terdapat kontribusi antara kepemimpinan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dan <15 tahun sebanyak 7 orang guru. SIMPULAN Dengan masa kerja >15 tahun sebanyak 296 orang sebesar 7,42%. Pada tabel 1 menjelaskan guru berdasarkan Hasil kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dengan Payakumbuh 8,10%. Sumbangan Efektif (SE) prestasi guru sebesar 6,78%. Terdapat kontribusi antara insentif dengan prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh sebesar 7,60%. Sumbangan Efektif (SE) kontribusi insentif terhadap prestasi guru sebesar 7,42%. prestasi guru di SMP Negeri 1 Payakumbuh dengan r hitung = 0,285, dengan koefesien DAFTAR PUSTAKA