Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PEMBINAAN USAHA MANDIRI UNTUK MEMOTIVASI MINAT DAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA KELOMPOK KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN DESA BOJONGKULUR KABUPATEN BOGOR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP Ibnu Haris Nasution1. Ryani Dhyan Parashakti2. Agtovia Frimayasa3 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Corresponding author: ibnu. nasution@undira. Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat merupakan amanat dari Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk melaksanakan pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masyarakat secara kelembagaan melalui metodologi ilmiah sebagai serta tanggung jawab dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional. Kegiatan pengabdian pada masyarakat merupakan sebuah aktivitas suatu usaha mengintegrasikan kegiatan pendidikan melalui program pembelajaran perkuliahan yang diselenggarakan oleh dosen dan Pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nusantara melalui program edukasi ke masyarakat tentang bagaimana Membangun Potendi Kewirausahaan Kelompok Kampung Ramah Lingkungan Desa Untuk Meningkatkan Kuakitas Hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat mengambil lokasi di desa Bojongkulur Gunug Putri Kab Bogor. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Kampung Ramah Lingkungan Diterima : 05/03/2022 Desa untuk dapat berpikir kreatif dan inovatif berlandaskan kewirausahaan Direvisi : 23/05/2022 agar diperoleh nilai . dan keuntungan . yang lebih untuk dapat Dipublikasi : 31/05/2022 mendukung dan meningkatkan perekonomian masyarakat di lingkungan RW. 033 Desa Bojonglulur pada khususnya. Sehingga nantinya dipakai sebagai contoh kepada masyarakat sebagai alternatif usaha untuk memperoleh pendapatan tambahan. Secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Kata Kunci: Motivasi Minat. Kemampuan Berwirausaha. Kualitas Hidup Abstract: Community service is a mandate from the Tri Dharma of Higher Education to carry out the practice of science and technology in society institutionally through scientific methodology as well as responsibility in an effort to develop community capacity, so as to accelerate the growth rate of achieving national development goals. Community service activities are an activity of an effort to integrate educational activities through lecture learning programs organized by lecturers and students. Community service organized by Dian Nusantara University through an education program to the community on how to build the entrepreneurial potential of the Village Environmentally Friendly Village Group to improve the quality of life. The community service activity took place in Bojongkulur Gunug Putri village. Bogor Regency. The purpose of this activity is expected to be useful for Eco-Village to be able to think creatively and innovatively based on entrepreneurship in order to obtain more value and profit to be able to support and improve the community's economy in the neighborhood of RW. 033 Bojonglulur Village in particular. that later it will be used as an example to the community as an alternative business to obtain additional income. Indirectly, it has an impact on improving the quality of life and welfare of the community in Bojongkulur Village. Gunung Putri District. Bogor Regency. Keywords: Motivation Interest. Entrepreneurial Ability. Quality of Life Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 31 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Semakin maju suatu negara semakin banyak orang yang terdidik, maka semakin dirasakan akan pentingnya dunia wirausaha. Pembangunan akan lebih mantap jika ditunjang oleh wirausahawan yang berarti, karena kemampuan pemerintah sangatlah terbatas. Pemerintah tidak akan sanggup menggarap semua aspek pembangunan karena membutuhkan anggaran belanja yang besar, personalia, dan pengawasannya. Oleh sebab itu, wirausaha merupakan potensi pembangunan baik dalam jumlah maupun mutu. Sekarang kita menghadapi kenyataan bahwa jumlah wirausahawan di Indonesia masih sedikit dan mutunya belum bisa dikatakan baik/hebat, sehingga persoalan wirausahawan Indonesia merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan (Suharyadi et al. , 2. Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilaksanakan melalui kegiatan penyuluhan kewirausahaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program Pemerintah telah banyak digulirkan kepada masyarakat baik melalui Program UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarg. MUBR (Modal Usaha Bergulir bagi Remaj. , dan KBU (Kelompok Belajar Usah. , serta JPS (Jaringan Pengaman Sosia. Kemudian ada UED/K (Usaha Ekonomi Desa/Kecamata. , artinya sudah banyak dana yang digulirkan kepada masyarakat, tetapi karena pengetahuan generasi muda dan pengusaha masih kurang tentang Kewirausahaan maka dana-dana yang digulirkan Pemerintah itu tidak dapat terserap dengan optimal dan belum berkembang dengan maksimum mencapai sasarannya. Giatnya pemerintah mencanangkan sosilisasi dan pengenalan jiwa dan kegiatan kewirausahaan sejak usia dini, memberikan angin segar kepada setiap lini masyarakat untuk berlomba membuat usaha kreatif dan inovatif yang dapat dijual dan memberikan keuntungan atau profit yang tinggi. Kewirausahaan . adalah sikap kreatif, inovatif, berani mengambil keputusan dan bisa mengelola sesuatu sehingga menjadi lebih baik dan menguntungkan (P. Abas Sunarya. et al. , 2. Kewirausahaan saat ini tidak hanya dimiliki oleh bidang bisnis dan ekonomi saja, bisa menyasar semua aspek dan bidang dalam kehidupan masyarakat. Kata wirausaha atau pengusaha diambil dari bahasa Perancis AuentrepreneurAy yang pada mulanya berarti pemimpin music atau pertunjukan (Jhingan, 2. Istilah wirausaha sering dipakai tumpang tindih dengan istilah wiraswasta. Ada pandangan yang menyatakan wiraswasta sebagai pengganti dari entrepreneur sedangkan wirausaha sebagai pengganti dari entrepreneurship (Sumahamijaya, 1. Dalam ekonomi, seorang pengusaha berarti orang yang memiliki kemampuan untuk mendapatkan peluang keberhasilan. Pengusaha bisa jadi seorang yang berpendidikan tinggi, terlatih, dan terampil atau mungkin saja seorang buta huruf yang memiliki keahlian di bidangnya yang diperoleh dari pengalaman hidupnya bukan dari pendidikan formal pada umumnya. Menurut Kashmir . pengusaha mempunyai kriteria kualitas sebagai berikut : Berani memulai, artinya seseorang harus segera memulai paling tidak berpikir untuk memulai usaha dari hal-hal yang paling kecil Berani menanggung segala resiko, baik resiko kerugian, bangkrut atau resiko lainnya Bersifat optimistis dan penuh keyakinan bahwa usaha yang sedang dijalankannya akan memberikan hasil. Memiliki tanggung jawab yang besar terhadap usaha yang dijalankan. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 32 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Beberapa konsep kewirausahaan seolah identik dengan kemampuan para wirausahawan dalam dunia usaha . Padahal, dalam kenyataannya kewirausahaan tidak selalu identik dengan watak/ciri wirausahawan semata, karena sifat-sifat wirausahawan pun dimiliki oleh bukan wirausahawan. Wirausaha mencakup semua aspek pekerjaan, baik karyawan swasta maupun pemerintah (Singarimbun, 2. Wirausahawan adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide, dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang . dan perbaikan . hidup (Kasmir, 2. Kewirausahaan . muncul apabila seseoarang individu berani mengembangkan usaha-usaha dan ide-ide barunya. Proses kewirausahaan meliputi semua fungsi, aktivitas dan tindakan yang berhubungan dengan perolehan peluang dan penciptaan organisasi usaha (Suryana,2. Esensi dari kewirausahaan adalah orang yang mampu membaca dan menciptakan peluang di setiap perubahan. Sementara itu Kasmir . , mendefinisikan Kewirausahaan sebagai suatu sifat keberanian, keutamaan dalam keteladanan mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan diri. Entrepreneurship yang berhasil memulai dengan sebuah mimpi, kemudian direncanakan dengan pemikiran yang matang yang selanjutnya merealisasikan mimpi itu. Istilah kewirausahaan sangat spesifik berkaitan dengan sikap mental dalam melihat peluang usaha yang tak dilihat orang lain, berwawasan luas walaupun penuh resiko dan selalu menguntungkan . emberikan lab. Seorang wirausahawan penting mempunyai visi dan misi di lini usahanya. Hal ini merupakan kekuatan atau daya ampuh baik dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, personality, pengarahan, pelaporan, efesiensi . Berarti ada suatu sinergi dalam usaha karakteristik kewirausahaan, yaitu sebagai Cita-cita untuk maju Visi dan Misi menunjukkan sikap pribadi yang optimis dalam melihat suatu peluang yang berorientasi secara strategik dalam meraih visi dan misi dengan daya kemampuan yang kuat, yaitu: Berani menentukan resiko dalam sukses dan berfikir positif. Percaya diri Dorongan dari dalam diri sendiri tanpa menghiraukan pengaruh luar yang subjektif. Orentasi tertuju keluar, fikiran,perasan serta tindakan obyektif. Yakin akan kemampuan, kecerdasan, keahlian, selalu membangkitkan optimisme dalam mencari jalan keluar pada dampak hambatan yang bervariasi. Kuat dan Tahan Mental Dalam interaksi usaha, lingkungan adalah gelombang yang harus di tahan. Misal ada dua system ombak lingkungan yaitu longitudinal dan transversal. Wirausahawan sebagai sebuah bentuk konstruksi kapal yang mampu berhadapan dengan kedua ombak tersebut. Di mana untuk menikmati keberhasilan dalam usaha terbentang hambatan dan godaan. Normalnya wirausahawan secara luhur bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Naluri dan Intuisi yang Tajam Wirausahawan adalah figur, inovator bukan plagiator, figure pemimpin bukan pengekor. Ketajaman naluri dan intuisi selalu berproses sebagai latihan dan pengalaman sehingga selalu terbuka peluang bisnis. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 33 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Bertitik tolak dari hal-hal tersebut di atas maka kami merasa terpanggil untuk mengadakan Penyuluhan Kewirausahaan kepada ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Kampung Ramah Lingkungan Desa dalam rangka mengenalkan kewirausahaan dan menyadarkan potensi yanga ada di sekitar sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. METODE PENELITIAN Kerangka Pemecahan Masalah Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan dalam hal ini memberikan pelatihan ketrampilan dan pembekalan kewirausahaan. Tahap-Tahap Pengabdian Kepada Masyarakat Tahap Persiapan Tahap persiapan merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan kegiatan. Dalam tahap ini ada beberapa hal yang dilakukan yaitu: Pra Survei : Identifikasi Permasalahan dan Kebutuhan Mitra. Pembuatan Proposal : Pembuatan proposal yang menawarkan solusi untuk permasalahan dan kebutuhan mitra. Persiapan bahan pelatihan : Yaitu mempersiapkan bahan-bahan yang akan dipakai untuk pelatihan. Tahap Pelaksanaan Pelatihan Pada tahap pelaksanan dilakukan pelatihan kepada anggota Kampung Ramah Lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di balai Warga RW. 033 Desa Bojongkukur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Tahap Evaluasi Pelatihan Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab dan kuesioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta pengabdian terhadap pelatihan yang diberikan. Tahap Pembuatan Laporan Pada tahap akhir dibuat laporan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Rencana Pemecahan Masalah Dalam program ini, metode pemecahan masalah yang akan diterapkan adalah pendidikan kewirausahaan dengan penyuluhan, pembekalan dan pembinaan kemampuan untuk mengenal potensi yang ada di sekitar dan menjadikannya kegiatan bisnis yang dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup Kampung Ramah Lingkungan dan masyarakat Desa Bojongkulur pada umumnya. Pemberian contoh dan kasus bisnis kewirausahaan yang dapat memotivasi dan melahirkan ide dan jiwa kewirausahaan Kampung Ramah Lingkungan yang dapat dimulai dari tingkat rumah tangga maupun lingkup yang lebih luas. Khalayak Sasaran Kegiatan ini dilakukan di RW. 033 Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga dan para remaja yang bergabung dalam kelompok Kampung Ramah Lingkungan. Adapun yang menjadi instruktur dan narasumber dalam kegiatan ini adalah Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 34 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 dosen-dosen Program Studi Manajemen Fakultas Binis dan Ilmu Sosial Universitas Dian Nusantara. Metode Yang di Gunakan Metode kegiatan adalah dengan ceramah dan diskusi yang akan dilakukan oleh staf dosen yang memahami bidang ilmu ekonomi manajemen, khususnya berkaitan dengan Jika kebutuhan dana dirasa merupakan hal penting untuk merangsang untuk memulai kegiatan usaha pada kelompok Kampung Ramah Lingkungan, diusahakan diberikan bantuan dana seadanya yang memenuhi syarat dan ketentuan. Yang nantinya akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan dana dan usaha yang dilakukan, jika hasilnya memuaskan akan diberikan bantuan dana atau dicarikan sponsor dana dari pihak swasta. Sehingga nantinya hasilnya ingin dicapai adalah rasa ingin mencoba dari masyarakat lain, melihat kesuksesan dari penerima bantuan yang telah sukses mengelola dana bantuan dan menjalankan usaha . fek panutan atau conto. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu, 5 Februari 2022. Pengabdian Masyarakat merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan dalam setiap semester oleh para staf pengajar Universitas Dian Nusantara termasuk staf pengajar Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Presentasi pemaparan teori Ae teori tentang Usaha Kecil dan Peraturan Perundangan Presentasi tentang pengetahuan dasar dan motivasi kewirausahaan bagi peserta online baik ibu-ibu yang tergabung dalam Kampung Ramah Lingkungan RW. 033 (KRL RW. )maupun peserta lain diluar kelompok KRL RW. 033 tersebut Presentasi pemaparan teori Ae teori tentang Laporan Keuangan Menggunakan Microsoft Excel untuk memudahkan ibu-ibu Kampung Ramah Lingkungan dalam mengelola keuangan yang ada. Diberikan pengetahuan dasar dan latihan tentang Laporan Keuangan menggunakan Microsoft Excel dan simulasi praktek menggunakan Microsoft Excel Penyampaian materi secara lisan tentang Usaha kecil dan perundangannya disertai motivasi untuk mulai berwirausaha yang dibekali juga dengan pengetahuan dasar tata kelola keuangan yang sederhana dengan tujuan agar para peserta memahami langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok Kampung Ramah Lingkungan RW. 033 (KRL RW. pada khususnya dan warga Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor pada umumnya. Pemaparan tentang teori dan motivasi kewirausahaan disertai contoh aplikasi di lapangannya dengan tata kelola keuangan sederhana berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah antusiasnya peserta saat merespon kegitaan pengabdian yang Hal tersebut di lihat dari antusiasnya peserta dalam bertanya dan saling bertukar Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 35 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 1. Mei 2022 Page 31 - 37 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 pengalaman bagi anggota KRL RW. 033 yang sudah memulai usaha tetapi belum mempunyai bekal dan pedoman dalam memulai usahanya. Gambar 1. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat melalui online. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini secara umum sudah berjalan dengan baik berkat kerjasama serta dukungan berbagai pihak. Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan setelah kegiatan tersebut berlangsung, yaitu para peserta membutuhkan pendampingan secara kontinuitas setelah kegiatan ini, sebab masih banyak peserta belum memahami dan menguasai bagaimana memulai usaha dan penggunaan aplikasi tata kelola keuangan sederhana. Saran