Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 Pembuatan Pondok Belajar Untuk Kegiatan Pembelajaran Informal di Kampung Gadog Abdul Rokhman 1*). Gita Puspa Artiani 1. Desi Putri 1. Sriyono D Siswoyo 1. Yulisya Zuriatni 1. Rudina Okvasari 1 Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan. Institut Teknologi PLN. Cengkareng. Jakarta Barat. DKI Jakarta 11750. Indonesia Email: abdulrokhman@itpln. Received: 6 April 2022 | Accepted: 24 Desember 2022 | Published: 25 Desember 2022 ABSTRACT Education is the most substantial element that a country should have. Having good and proper education is right for all citizens, thus a country must provide it to all citizens without discrimination. Though government has been trying all their best to achieve such goal, there is still some areas that are not covered yet. Areas like remote and non-remote locations are the ones that feel the impact the They do not have surrounding facilities that can support their need for education. Some elementary schools and junior high are more than 5 km away, not to mention roads and ways to reach those schools are decrepit. Kampung Gadog is just one of them who has been struggling with these poor conditions. Hence, the aim of this activity and project is to build a proper learning facility called AuPondok BelajarAy that can support and provide better ways for children in Kampung Gadog to learn school subjects informally. Not only providing a place for informal school but Pondok Belajar can also be a place where locals meet up and conduct meeting to discuss social issues. Keywords: Informal Education. Learning Facility. Pondok Belajar. Locals Gathering. Social Issues ABSTRAK Pendidikan adalah hal paling substansial yang harus dimiliki sebuah negara. Memiliki pendidikan yang bagus dan layak adalah hak bagi seluruh warga, sehingga sebuah negara harus bisa menyediakannya kepada semua warga tanpa adanya diskriminasi. Walaupun pemerintah telah mengupayakan banyak hal untuk mencapai tujuan tersebut, masih terdapat beberapa area yang belum terjangkau seperti remote area dan non-remote area. Area-area tersebut adalah yang paling merasakan dampak dari ini. Mereka tidak memiliki fasilitas terdekat yang dapat membantu kebutuhan mereka akan pendidikan. Beberapa sekolah dasar dan sekolah menengah berjarak kurang lebih 5 km, belum lagi jalanan untuk mencapai sekolah-sekolah tersebut sudah tidak layak Kampung Gadog adalah salah satu dari sekian banyak lokasi yang telah berjuang keras dengan kondisi yang tidak layak tersebut. Maka, tujuan dari aktifitas dan proyek ini adalah untuk membangun fasilitas belajar yang layak yang disebut AuPondok BelajarAy serta dapat menyokong dan menyediakan berbagai cara yang layak bagi anak-anak di Kampung Gadog untuk mempelajari materi-materi sekolah secara informal. Tidak hanya sebagai tempat belajar informal. Pondok Belajar juga dapat menjadi tempat bagi para warga untuk berkumpul dan mendiskusikan isu-isu Kata kunci: Pendidikan Informal. Fasilitas Belajar. Pondok Belajar. Kumpul Warga. Isu-Isu Sosial Terang | 57 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan kebutuhan yang utama yang diperlukan oleh setiap warga negara Indonesia. Pendidikan yang pengelolaannya baik yang diselenggarakan oleh pemerintah biasanya menjangkau pada daerah-daerah yang dekat dengan pusat pemerintahan, daerah keramaian maupun daerah remote area. Namun bagi daerah yang memiliki letak geografis yang jauh di pedalaman . onremote are. , perlu adanya perhatian terhadap kondisi dan fasilitas pelayanannya. Perhatian tersebut dapat berupa penambahan fasilitas semacam pondok belajar yang nantinya bisa dipakai untuk kegiatan pembelajaran informal. Fasilitas adalah kunci untuk mendukung program pendidikan yang diinginkan secara efektif dan mengembangkan lingkungan belajar yang baik . Selain itu, juga dapat mendukung kegiatan belajar formal yang dalam proses pelaksanaan-nya bisa mendatangkan guru dari luar wilayah. Pembangunan fasilitas Pendidikan saat ini masih berkonsentrasi di daerah pusat khususnya ibukota dan sekitarnya, keadaan seperti ini sangat jauh dari apa yang dicita-citakan dalam tujuan Nasional Negara Indonesia . Penyediaan sarana dan prasarana dasar bagi suatu daerah di Indonesia paad umumnya hampir selalu tertinggal dengan kecepatan laju pertumbuhan penduduk . Salah satu daerah yang belum mendapatkan fasilitas yang baik adalah Kampung Gadog. Daerah Kampung Gadog yang teradapat di Desa Sukamahi. Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur Jawa Barat merupakan daerah dengan kondisi yang cukup jauh dari tempat-tempat fasilitas pendidikan. Secara geografis jarak kampung tersebut terhadap keberadaan Sedolah Dasar (SD) berjarak 5 km. Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjarak 3 km, dan untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) berjarak 6 km. Tentunya terkait jarak sekolah ini juga menjadi problem tersendiri bagi masyarakat yang kesulitan Sehingga perlu dipikirkan jika seandainya ada anak yang putus sekolah dapat diusulkan adanya program kejar Paket A. Paket B dan Paket C yang tentunya dibutuhkan bangunan yang sesuai. Demografi kependudukan Kampung Gadog menunjukkan jumlah Kepala Keluarga sekitar 100 KK. Berdasarkan jumlah tersebut, terdapat sejumlah anak usia SD sebanyak 20 orang. SMP sebanyak 30 orang dan SMA sebanyak 20 orang. Tentunya terkait jarak sekolah ini juga menjadi problem tersendiri bagi masyarakat yang kesulitan transportasi. Sehingga perlu dipikirkan jika seandainya ada anak yang putus sekolah dapat diusulkan adanya program kejar Paket A. Paket B dan Paket C yang tentunya dibutuhkan bangunan yang sesuai. Dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat, maka perlu adanya peningkatan taraf pendidikan baik itu formal ataupun informal. Selain itu, dengan semakin berkembangnya arus informasi maka perlu adanya sarana pembelajaran yang dapat mengimbangi arus tersebut. Hal itu dapat berupa pendidikan Al Quran dalam mempelajari bacaan Al QurAoan yang benar serta tulisan, juga dengan adanya kegiatan pendidikan agama yang lain. Adapun salah satu solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan pembangunan pondok Pondok belajar yang akan dibangun dapat menambah fasilitas belajar masyarakat untuk meningkatkan pembelajaran informal di kampung tersebut. Di samping untuk kegiatan belajar masyarakat, pondok belajar juga dapat dijadikan tempat pertemuan kegiatan kemasyarakatan lainnya seperti rapat-rapat tingkat RT . ukun tangg. RW (Rukun warg. maupun kegiatan keagaamaan Diharapkan dengan adanya pondok belajar, anak usia sekolah ini bisa memanfaatkan sarana tersebut untuk meningkatkan kegiatan keagamaan yang dibutuhkan. 58 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 METODE/PERANCANGAN PENGABDIAN MASYARAKAT Diagram Alir Kegiatan Flow Diagram yang dijadikan acuan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: Sifat dan Bentuk Kegiatan Metode Pelaksanaan secara umum terlihat pada diagram alir di atas. Penjelasan tahapan Pekerjaan Pembuatan Pondok Belajar tersebut meliputi: Tahapan persiapan/survei Survei ini dilakukan untuk meninjau lokasi dengan gambar DED (Detail Engineering Desig. yang telah dirancang oleh pengusul dari elemen masyarakat. Di samping itu untuk memeriksa perangkat /material apa saja yang harus dipasang di lokasi tersebut serta bagaimana situasi sekitar lokasi. Pengamatan situasi ini perlu antara lain untuk antisipasi mempermudah pengiriman material. Juga antisipasi kebutuhan peralatan kerja untuk mempermudah pekerjaan. Penentuan Posisi Pondok Belajar dan Pengukuran Posisi Pondok Belajar ditempatkan sedemikian sehingga mempunyai letak yang mudah dijangkau dan bisa berdekatan dengan rumah warga. Ukuran bangunan 5m x 7m yang diatur dengan melakukan pengukuran sesuai dengan kondisi lahan yang Persiapan dan pembelian material Apabila dari hasil survei diperoleh bahwa Daftar Kuantitas dan Harga (BOQ) telah diketahui, kebutuhan material dan perangkat segera dipesan. Jika ada koreksi atas BOQ, maka segera dilakukan pembahasan dengan mitra untuk disepakati melakukan koreksi seperlunya. Kebutuhan material/perangkat yang perlu dipersiapkan: bata, semen, pasir, batu kali, kerikil, besi baja, kayu untuk bekisting, dilakukan sebagai pertimbangan dalam pembuatan RAB. Pelaksanaan Pekerjaan konstruksi Metoda pelaksanaan Pekerjaan pembagunan Pondok Belajar ini terdiri dari pekerjaan yang akan dijelaskan berikut ini. A Pekerjaan Pondasi Pekerjaan pondasi yang akan dikerjakan pada pembangunan ini dengan tahaptahap pekerjaan sebagai berikut : o Pekerjaan pengukuran dan pemasangan bowplank o Pekerjaan Beton 1:3:5 Terang | 59 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 o Pekerjaan Pas. Bata 1 : 4 o Pekerjaan Pondasi staal. A Pekerjaan Beton dan Dinding Bata Pekerjaan Beton dan dinding Bata dikerjakan setelah pekerjaan pendahulu dari pekerjaan yang ada pada bagian pekerjaan beton dan dinding telah selesai Pada pembangunan ini dinding bata hanya dipasang kurang lebih 75 di atas dinding bata dipasang dinding anyaman bilah bambu. Pekerjaan Beton dan dinding yang akan dikerjakan dengan tahapAetahap pekerjaan sebagai berikut: o Memasang sloof di atas pondasi staal dan sepanjang pondasi batu kali . o Memasang kolom beton dengan ukuran yang direncanakan di atas pondasi batu kali dan sloof serta dinding bata yang akan dipasang nantinya. o Memasang dinding bata setinggi 75 cm dan stek besi lanjutan. o Memasang beton ring balok di atas dinding bata dan sebagai pengikat antara dinding bata dengan kolom. A Pekerjaan dinding anyaman bambu. Pekerjaan memasang bilik banyaman bilah bamboo yang sudah dianyam dengan lapisan luar dan dalam. Bilah yang dipakai berasal dipilih bagian kulit bamboo sehingga lebih kuat dan tahan terhadap air dan cuaca. Adapun urutan pekerjaan ini adalah: o Memasang batang kayu yang ditempelkan pada rangka bambu bulat sebagai struktur dinding. o Bilik anyaman bambu bagian dalam dipasang dengan memaku pada batang kayu yang sudah terpasang pada rangka bambu. Ulangi pekerjaan ini untuk memasang bilik anyaman bamboo bagian luar. Jadi dinding anyaman bamboo ini terdiri dari 2 lapisan, yaitu lapisan dalam dan lapisan luar. A Pekerjaan Kusen/Pintu Pelaksanaan pekerjaan Kusen / Pintu dikerjakan setelah pekerjaan dinding, dan lantai telah selesai dikerjakan. A Pekerjaan Lantai Pekerjaan lantai adalah pekerjaan pemasangan lantai campuran PC 1:4 yang pada lapisan atasnya di lapisi acian semen. Tahap pekerjaan finishing Pekerjaan ini adalah meliputi pemasangan daun pintu dan daun jendela. HASIL DAN PEMBAHASAN Sumber daya manusia dapat ditingkatkan dengan menciptakan fasilitas belajar yang cukup dan Fasilitas belajar adalah hal-hal yang berguna dan bermanfaat yang berfungsi untuk memudahkan suatu kegiatan. Fasilitas belajar yang lengkap akan memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti belajar mengajar, dan kegiatan sosial lainnya. Menurut The Liang Gie . , fasilitas belajar dapat dilihat dari dimana aktifitas tersebut Berdasarkan hal tersebut, maka fasilitas belajar dapat digolongkan menjadi dua, yaitu belajar di sekolah . dan di luar sekolah . Selain itu. Oemar Hamalik . mengatakan bahwa ada 3 hal yang perlud diperhatikan terkait fasilitas belajar yang meliputi, media . lat bantu belaja. , perlengkapan belajar, dan ruang belajar. Salah satu contoh upaya pembangunan fasilitas belajar di luar sekolah adalah dengan membangun pondok belajar. Dengan adanya pondok belajar 60 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menyelenggarakan pendidikan kecakapan hidup dan pembelajaran yang menyenangkan . Masyarakat di Kampung Gadog tidak memiliki fasilitas yang mumpuni untuk diadakannya kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu dibangunlah pondok belajar sebagai tempat adanya proses interaksi belajar mengajar. Ruang belajar yang baik dan serasi adalah ruang belajar yang dapat menciptakan kondisi yang kondusif, karena ruang belajar merupakan salah satu penunjang belajar yang efektif dan menjadi lingkungan belajar yang nantinya berpengaruh terhadap kegiatan dan keberhasilan kegiatan belajar . Selain dimanfaatkan sebagai sarana belajar, pondok belajar juga dapat dimanfaatkan oleh para warga untuk mendiskusikan isu-isu sosial terkini di lingkungan kampung tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Purwati . pemanfaatan fasilitas belajar yang memadai berpengaruh positif terhadap motivasi belajar. Motivasi belajar akan memaksimalkan hasil belajar peserta didik. Semakin tepat motivasi yang diberikan, maka semakin baik pula hasil belajar yang diperoleh. Gambar 1. Disain bangunan pondok Gambar 2. Proses pembangunan pondok Terang | 61 Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 Gambar 3. Peresmian penggunaan Bangunan Pondok Gambar 4. Pondok Belajar yang Telah Digunakan Oleh Masyarakat Kampung Gadog KESIMPULAN DAN SARAN Penyediaan fasilitas Pondok Belajar di Kampung Gadog telah dimanfaatkan bagi masyarakat sekitar untuk sarana belajar-mengajar informal maupun tempat bagi para warga mendiskusikan isu-isu sosial. Setelah proyek pembuatan pondok belajar ini selesai, dapat diamati bahwa anak-anak usia sekolah lebih giat belajar dan dapat menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan dengan lebih baik. Selain itu, para warga juga telah dapat memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan sosial. Keberadaan pondok belajar ini juga harus diimbangi dengan peran aktif masyarakat untuk menjaga dan mengoptimalkan penggunaan fasilitas tersebut. UCAPAN TERIMA KASIH Tim riset mengucapkan terima kasih kepada Kemenristek. Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Program Studi Teknik Sipil IT PLN. LPPM IT-PLN, mahasiswa serta masyrakat kampung Gadog yang telah mendukung sehingga pelaksanaan penelitian ini berlangsung lancer. 62 | Terang Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri Vol. No. Desember 2022 DOI: https://doi. org/10. 33322/terang. e-ISSN: 2655-5948 P-ISSN: 2655-5956 Hal. 57 - 63 DAFTAR PUSTAKA