Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jb e-upiyp tk. org/o j s Vol. No. Hal: 210-217 ISSN: 2502-6275 Kinerja Pegawai Ditinjau dari Kompetensi dan Kepemimpinan dengan Kompensasi sebagai Pemediasi Yona Gusfa YuheraA. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Universitas Putra Indonesia YPTK Padang yonagusfayuhera@gmail. Abstract The object of this research is the employee of the Kerinci Regency BKPSDM Office. The type of research used in this research is causality quantitative research, data collection method is by distributing questionnaires. The analytical technique used is multiple linear regression analysis with the help of the SPSS program. The sampling technique in this study used a saturated sample by analyzing 45 respondents. Based on the results of the analysis, it can be concluded that competence has a significant effect on compensation. Leadership has a significant effect on compensation. Competence is significant to employee performance. Leadership has no significant effect on employee performance. Compensation has a significant effect on employee performance. Competence has a direct effect on employee performance through compensation as an intervening Leadership has an indirect effect on employee performance through compensation as an intervening variable at the Kerinci District BKPSDM office. Keywords: Competence. Leadership. Employee Performance. Compensation Abstrak Objek dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor BKPSDM Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausalitas, metode pengumpulan data adalah dengan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan menganalisis 45 orang responden. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kompensasi. Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kompensasi. Kompetensi signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai melalui kompensasi sebagai variabel intervening. Kepemimpinan berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja pegawai melalui kompensasi sebagai variabel intervening pada kantor BKPSDM Kabupaten Kerinci. Kata kunci: Kompetensi. Kepemimpinan. Kinerja Pegawai. Kompensasi Journal of Business and Economics is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Instansi pemerintah terutama yang memberikan pelayanan harus terus- menerus melakukan pembaharuan dan inovasi pelayanan oleh pegawainya yang merupakan tugasnya. Selain itu, pengaruh perubahan yang terjadi akibat reformasi menuntut organisasi pemerintah untuk mengadakan inovasiinovasi guna menghadapi tuntutan perubahan dan berupaya menyusun kebijakan yang selaras dengan perubahan lingkungan. Suatu organisasi haruslah mampu menyusun kebijakan yang tepat untuk mengatasi setiap perubahan yang akan terjadi. Pada hakikatnya kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan standar dan kriteria yang ditetapkan untuk pekerjaan tersebut. Kinerja merupakan salah satu kumpulan total dari kerja yang ada pada diri pekerja atau tugas yang diberikan. Kinerja merupakan suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan, seseorang harus memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan. Kinerja merujuk pada tingkat keberhasilan dalam melaksanakan tugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jika tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan baik, maka kinerja dinyatakan baik dan sukses. (Mangkunegara, 2. menilai kinerja pegawai berkenaan dengan hasil pekerjaan yang dicapai pegawai dalam kurun waktu tertentu yang di ukur berdasarkan kuantitas maupun kualitas hasil kerja. Kinerja menurut (Robbins & Coulter, 2. adalah banyaknya upaya yang dikeluarkan individu dalam mencurahkan tenaga sejumlah tertentu pada pekerjaan. Diterima: 02-04-2022 | Revisi: 30-04-2022 | Diterbitkan: 31-05-2022 | doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Meurut Rivai . mendefinisikan kinerja sebagai kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang sepatutnya memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan keterampilan seseorang tidak cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelas tantang apa yang dikerjakan dan bagaimana Keberhasilan suatu organisasi sangat tergantung pada sumber daya manusianya, seberapa bagus program-program yang dibuat, tidak ada artinya tampa sumber daya yang berkualitas yang mengukir prestasi tinggi dalam setiap pelaksanaan kegiatan dan tugas yang diberikan kepadanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja menurut (Siagian, 2. antara lain daya tarik pekerjaan, upah . , kemauan dan perlindungan kerja, pengetahuan, lingkungan dan suasana kerja, harapan pengembangan karir, keterlibatan dalam kegiatan organisasi, perhatian dan kepemimpinan atasan. Menurut Bateman. Feris dan Strasser dalam (Dessler, 2. bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja antara lain : kemampuan, upaya, kesulitan tugas. Namun demikian sejumlah faktor dapat mempengaruhi kinerja seperti : perilaku, sikap, tindakan-tindakan rekan sekerja, bawahan atau pimpinan, kendalakendala sumber daya dan keadaan ekonomi (Rivai, 2. mengemukakan bahwa kinerja atau prestasi kerja dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya: kesanggupan individu. Dari beberapa hasil penelitian diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Hasil penelitian (Rahmayanti & Afandi, 2. menunjukkan bahwa kepemimpinan, motivasi, lingkungan kerja, dan kedisplinan terhadap kinerja karyawan. Penelitian (Kustrianingsih et al. , 2. menunjukkan motivasi kerja, kepemimpinan dan iklim organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Aspek lain yang mempengaruhi keberhasilan dari suatu organisasi ialah kepemimpinan. Tanpa kepemimpinan, aktivitas dalam suatu organisasi tidak akan teratur. Hal ini disebabkan karena setiap pemimpin dapat memberikan pengaruh terhadap bawahannya dalam menjalankan aktivitas-aktivitas Pola perilaku seorang bawahan akan banyak diwarnai oleh perilaku atasannya sebagai pemimpin karena mereka selalu berinteraksi. Dalam suatu organisasi, faktor kepemimpinan memegang peranan yang penting karena pemimpin itulah yang akan menggerakkan dan mengarahkan organisasi dalam mencapai tujuan serta memberikan motivasi kepada pegawainya, yang berdampak pada peningkatan kerja. Gaya kepemimpinan, pada dasarnya mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin (Almunawaroch et , 2. Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam suatu organisasi karena dianggap dapat memberikan pengaruh yang baik kepada pegawai untuk memaksimalkan pekerjaannya dan mencapai Tanpa kepemimpinan aktivitas-aktivitas suatu organisasi menjadi tidak teratur (Hafid, 2. Sedangkan menurut (Hutton, 2. kepemimpinan adalah suatu proses mempengaruhi orang lain untuk memahami dan menyetujui apa yang perlu dilakukan dan bagaimana cara melakukannya, dan proses memfasilitasi upaya individu dan kolektif untuk mencapai tujuan bersama. Faktor kompensasi juga dapat diidentifikasi dapat mempengaruhi disiplin kerja Pegawai. Kompensasi merupakan imbalan yang cukup dan adil sesuai dengan beban pekerjaan Pegawai. Sistem kompensasi yang baik akan sangat mempengaruhi disiplin kerja Pegawai. Suatu sistem kompensasi yang baik perlu didukung oleh metode secara rasional yang dapat menciptakan seseorang digaji atau diberi kompensasi sesuai tuntunan pekerjaannya. Kompensasi dapat diartikan sebagai imbalan yang diterima oleh Pegawai atas atas pekerjaan yang dilakukannya pada sebuah organisasi. dimana imbalan tersebut dapat berupa uang ataupun barang, baik langsung ataupun tidak langsung. Kompensasi dalam bentuk uang, artinya pekerja tersebut dibayar sejumlah uang kertal atas pekerjaannya. Sedangkan kompensasi dalam bentuk barang, artinya pekerja tersebut dibayar dengan barang tertentu atas jasanya. kompensasi sangat berhubungan dengan imbalan-imbalan finansial . inancial rewar. yang diberikan kepada seseorang atas dasar hubungan kerja. Biasanya kompensasi diberikan dalam bentuk finansial . Berdasarkan kajian teori dan, tinjauan penelitian terdahulu maka dapat dikemukakan kerangka pemikiran seperti gambar di bawah ini: Gambar 1. Kerangka Pikir Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga yaitu berupa dugaan kebenarannya, dengan data yang akan dikumpulkan melalui peneliti. Maka dugaan sementara dari peneliti adalah sebagai berikut: H1: H2: H3: H4: H5: H6: H7: Diduga kompetensi berpengaruh terhadap kompensasi pegawai BKPSDM Kabupaten Kerinci. Diduga kepemimpinan berpengaruh terhadap kompensasi pegawai BKPSDM Kabupaten Kerinci. Diduga kompetensi berpengaruh terhadap BKPSDM Kabupaten Kerinci. Diduga kepemimpinan berpengaruh terhadap BKPSDM Kabupaten Kerinci. Diduga kompensasi berpengaruh terhadap BKPSDM Kabupaten Kerinci. Diduga kompetensi berpengaruh terhadap BKPSDM Kabupaten Kerinci melalui kompensasi sebagai variabel Diduga kepemimpinan berpengaruh terhadap BKPSDM Kabupaten Kerinci melalui kompensasi sebagai variabel Kompensasi adalah suatu imbalan yang diberikan oleh organisasi kepada Pegawainya sebagai tanda balas jasa yang telah diberikan oleh pegawai terhadap organisasi. Indikator komensasi: upah. dan insentif. Kompetensi adalah kemampuan dan kemauan untuk melakukan sebuah tugas dengan kinerja yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan Indikator kompetensi adalah: pengetahuan. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja sama mencapai tujuan dan sasaran. dengan pemimpin yang baik akan tercipta komitmen kerja bagi pegawai dalam melaksanakan tugasnya, karena pimpinan mempunyai peranan yang vital dalam menciptakan komitmen. Indikator kepemimpinan: kepemimpinan otoriter. kepemimpinan delegatif. kepemimpinan partisipatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Kerinci sebanyak 45 Karena populasi kurang dari 100, maka penulis dalam penelitian ini menetapkan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel yaitu sebanyak 45 orang. Teknik analisis data terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, uji F dan uji t. Untuk mengetahui pengaruh langsung atau tidak langsung maka dugunakan analisis jalur dengan persamaan sebagai berikut: Metodologi Penelitian Tempat penelitian dilakukan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Kerinci. Waktu penelitian akan dilaksanakan bulan Februari 2022, namun beberapa persiapan telah dilakukan sebelumnya. Hal ini didasarkan berbagai faktor untuk pengumpulan data dalam penelitian, seperti kemudahan pengambalian data dan menghemat waktu serta tenaga yang digunaka. Variabel penelitian terdiri dari tiga macam yaitu variabel bebas . ndependent variabl. , variabel terikat . ependent variabl. dan variabel mediasi . ntervening variabl. Variabel bebas dilambangkan dengan (X). Variabel terikat dilambangkan dengan (Y) dan variabel intervening dilambangkan dengan (Z). Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini adalah kompetensi (X. dan kepemimpinan (X. Variabel terikat yang digunakan pada penelitian ini adalah kinerja pegawai (Y). Variabel intervening dalam penelitian ini adalah kompensasi (Z). Kinerja pegawai adalah suatu kerja yang dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi yang sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing untuk mencapai tujuan. Indikatornya: kualitas, kerjasama, tanggungjawab dan Keterangan: X1= Kompetensi X2= Kepemimpinan Kompensasi pZX1= Koefisien jalur kompetensi dan kompensasi pZX2= Koefisien pYX1= Koefisien jalur kompetensi dan kinerja pYX2= Koefisien jalur kepemimpinan dan kinerja a1= Faktor lain yang mempengaruhi kompensasi a2= Faktor lain yang mempengaruhi kinerja Hasil dan Pembahasan Tabel deskriptif menjelaskan variabel dependen (Y) yaitu Kinerja Pegawai dan variabel independen (X) yaitu kompetensi dan kepemimpinan, serta variabel intervening yaitu kompensasi. Hasil uji statistik deskriptif terdapat pada tabel 1 dibawah ini: Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif Minimum Maximum Mean Std. Deviation X1_Kompetensi X2_Kepemimpinan Z_Kompensasi Y_Kinerja Valid N . Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 23. Pada tabel di atas di lihat bahwa Kompetensi memiliki nilai terendah 36 dan nilai tertinggi 48 dengan nilai rata-rata 42,18. Kepemimpinan memiliki nilai terandah 16 dan tertinggi 32 dengan nilai rata-rata 42,91. Kompensasi memiliki nilai terendah 13 dan tertinggi 34 dengan nilai rata-rata 40,78. Kinerja Pegawai memiliki nilai terendah 14 dan nilai tertinggi 34 dengan nilai rata-rata 41,44. Data sudah terbebas dari gejala asumsi klasik sehingga dilanjutkan denga analisis regresi berganda dengan persamaan I dan persamaan II yang terdapat pada tabel 2, tabel 3, tabel 4 tabel 5, tabel 6 tabel 7 dan tabel 7. Hasil analisis jalur terdapat pada gambar 2. Tabel 2 Hasil Analisis Regresi Berganda Persamaan I Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 12,784 6,495 X1_Kompetensi 0,367 0,162 0,332 X2_Kepemimpinan 0,292 0,136 0,315 1,968 2,269 2,153 Sig. 0,056 0,028 0,037 Dependent Variable: Z_Kompensasi Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 23. Tabel 3 Hasil Analisis Regresi Berganda Persamaan II Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model (Constan. 1,680 Std. Error 4,505 Beta 0,373 Sig. 0,711 X1_Kompetensi X2_Kepemimpinan Z_Kompensasi 0,437 0,074 0,446 0,114 0,095 0,102 0,418 0,084 0,472 3,842 0,779 4,352 0,000 0,440 0,000 Dependent Variable: Y1_Kinerja Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 23. Tabel 4 Hasil Uji Koefisien Deteminasi Persamaan I Model R Square 0,557 0,311 Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 23. Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,278 2,783 Tabel 5 Hasil Uji Koefisien Deteminasi Persamaan II Model R Square 0,817 0,668 Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 23. Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,644 1,847 Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Gambar 2. Hasil Analisis Jalur Tabel 8 Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Hipotesis Pernyataan Signifikan Pembanding Keputusan Kompetensi 0,028 0,05 Ha Diterima signifikan terhadap Kompensasi Kepemimpinan 0,037 0,05 Ha Diterima signifikan terhadap Kompensasi Kompetensi 0,000 0,05 Ha Ditolak signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kepemimpinan 0,304 0,05 Ha Diterima terhadap Kinerja Pegawai Kompensasi 0,000 0,05 Ha Ditolak signifikan terhadap Kinerja Pegawai Hipotesis Pernyataan Pengaruh Tidak Pengaruh Keputusan Langsung Lansung Kompetensi berpengaruh tidak 0,416 0,157 Ha Ditolak langsung terhadap Kinerja Pegawai melalui Kompensasi Sebagai Variabel Intervening Kepemimpinan 0,084 0,148 Ha Diterima tidak langsung terhadap Kinerja Pegawai melalui Kompensasi Sebagai Variabel Intervening Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 23. ditolak dan Ha diterima untuk variabel Kompetensi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Dengan demikian, maka hipotesis diterima. Maka maka penulis dapat mengimplikasikan hal-hal sebagai dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompensasi. Hasil penelitian ini sejalan Pengaruh Kompetensi terhadap Kompensasi dengan penelitian yang dilakukan oleh (Aji. Hasil dari penelitian menemukan bahwa Kompetensi Suddin. , & Suseno, 2. yang menyatakan bahwa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi Kompensasi. Dibuktikan dengan nilai sig . < karyawan. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Ho Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kompensasi yang dilakukan oleh (Aji. Suddin. , & Suseno. Hasil bahwa 2. dan (Almunawaroch et al. , 2. yang Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan menyatakan bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap Kompensasi. Dibuktikan dengan nilai sig terhadap kinerja karyawan. < . Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Ho ditolak dan Ha diterima untuk variabel 6. Pengaruh Langsung dan Tak Langsung Kepemimpinan. Dengan demikian, maka hipotesis Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Melalui Maka dapat disimpulkan bahwa secara Kompensasi sebagai Variabel Intervening parsial variabel Kepemimpinan berpengaruh positif Hasil dari penelitian menemukan bahwa Kompetensi dan signifikan terhadap Kompensasi. Hasil penelitian berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Aji. Pegawai. Dibuktikan dengan nilai inderect effect < . Suddin. , & Suseno, 2. yang menyatakan direct effect atau 0,157 < 0,418, maka dapat dijelaskan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif terhadap bahwa Kompensasi tidak mampu berperan sebagai kompensasi karyawan. variabel intervening atau memediasi pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai. Hasil penelitian Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hasil dari penelitian menemukan bahwa Kompetensi (Aji. Suddin. , & Suseno, 2. yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja menyatakan bahwa kompensasi mampu memediasi Pegawai Dibuktikan dengan nilai sig . < . pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Ho ditolak dan Ha diterima untuk variabel Kompetensi. Dengan 7. Pengaruh Langsung dan Tak Langsung demikian, maka hipotesis diterima. Maka dapat Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai disimpulkan bahwa secara parsial variabel Kompetensi Kompensasi Variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Intervening Pegawai. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Hasil yang dilakukan oleh (Hafid, 2. , (Achmad et al. Kepemimpinan berpengaruh secara tidak langsung ke 2. dan (Baskoro. Widowati. Santoso. Kinerja Pegawai. Dibuktikan dengan nilai inderect kompetensi effect > direct effect atau 0,148 > 0,084, maka dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. dijelaskan bahwa Kompensasi mampu berperan sebagai variabel intervening atau memediasi pengaruh Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai. Hasil Pegawai penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Hasil bahwa oleh (Aji. Suddin. , & Suseno, 2. yang Kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan signifikan menyatakan bahwa kompensasi mampu memediasi terhadap Kinerja Pegawai Dibuktikan dengan nilai sig pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. > . Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Ho diterima dan Ha ditolak untuk variabel Kesimpulan Kepemimpinan. Dengan demikian, maka hipotesis Berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi hasil Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial penelitian dan pembahasan yang telah disampaikan variabel Kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan sebelumnya, maka dapat dikemukakan beberapa signifikan terhadap Kinerja Pegawai. kesimpulan dari hasil penelitian sebagai berikut: Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang 1. Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap dilakukan oleh (Baskoro. Widowati. Kompensasi BKPSDM Kabupaten Kerinci. Santoso, 2. , (Mogot et al. , 2. dan (Andayani & 2. Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Tirtayasa. Kompensasi BKPSDM Kabupaten Kerinci. kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai BKPSDM Kabupaten Kerinci. Pengaruh Kompensasi terhadap Kinerja 4. Kepemimpinan berpengaruh tidak signifikan Pegawai terhadap Kinerja Pegawai BKPSDM Kabupaten Hasil dari penelitian menemukan bahwa Kompensasi Kerinci. berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja 5. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Pegawai Dibuktikan dengan nilai sig . < . Kinerja Pegawai BKPSDM Kabupaten Kerinci. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka Ho ditolak dan 6. Kompetensi berpengaruh secara langsung terhadap Ha diterima untuk variabel Kompensasi. Dengan Kinerja Pegawai BKPSDM Kabupaten Kerinci demikian, maka hipotesis diterima. Maka dapat melalui Kompensasi sebagai variabel intervening. disimpulkan bahwa secara parsial variabel Kompensasi 7. Kepemimpinan berpengaruh secara tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja terhadap Kinerja Pegawai BKPSDM Kabupaten Pegawai. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Kerinci melalui Kompensasi sebagai variabel Hafid, . Pengaruh Kompetensi. Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Samsat Polewali Mandar. DeReMa Jurnal Manajemen. Vol 13 No. , 286Ae Daftar Rujukan Achmad. Umar. , & Budiman. Pengaruh Handoko. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. BPFE Yogyakarta. Motivasi Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai melalui Disiplin Kerja. Mirai Handoko T. Hani. Manajemen Sumber Daya Manusia edisi ke-dua. BPFE. Management, 3(No. , 92Ae119. Aji. Suddin. , & Suseno. Analisis Hasibuan. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara. Pengaruh Kepemimpinan dan Kompetensi terhadap Kinerja melalui Kompensasi sebagai Herlinawati. Pengaruh Motivasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Variabel Intervening (Survei pada Karyawan PT Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Jurnal Wahana Sun Sol. Jurnal Manajemen Sumber Manajemen, 1. Daya Manusia, 11. , 306Ae316. Almatrosshi. Singh. , & Farouk. Hutton. Critical Factors Explaining the Leadership Performance of High-Performing Determinants of Organizational Performance: A Principals. International Journal of Leadership Proposed Framework. Productivity in Education. Vol 21 No. , 245Ae265. Performance Management. Economic Journal. Irawan. Manajemen Sumber Daya Manusia. 65(No. , 844Ae869. STIA-LAN Press. Almunawaroch. Suddin. , & Lamidi. Pengaruh Kompensasi. Kepemimpinan. Kasmir. Ananlisis Laporan Keuangan. Grafindo Persada. Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai (Survei Pegawai Rumah Sakit Islam Kustrianingsih. Minarsih. , & Hasiolan. Pengaruh Motivasi Kerja. Amal Sehat Srage. Jurnal Ekonomi Dan Kepemimpinan dan Iklim Organisasi terhadap Kewirausahaan, 17(No. , 10Ae22. Kinerja Karyawan pada Dinas Pariwisata dan Andayani. , & Tirtayasa. Pengaruh Kebudayaan Kota Semarang. Journal of Kepemimpinan Budaya Organisasi dan Motivasi Management. Vol 2 No 2. terhadap Kinerja Pegawai. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen. Vol 2 No 1(ISSN 2623- Mangkunegara. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Remaja Rosdakarya. , 45Ae54. Baskoro. Widowati. Santoso. Marwanto. Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Dan Menakar Determinan Kinerja Karyawan. Jurnal Disiplin Kerja Prajurit di Satuan Kerja KRI X Manajemen Bisnis Dan Inovasi, 6. , 41Ae50. Armada RI Kawasan Timur. Jurnal Ilmu Bella. , & Maichal. Pengaruh Mindset. Ekonomi & Manajemen, 1(No. , 74Ae82. Kepemimpinan dan Nilai Keluarga terhadap Budaya Organisasi Perusahaan Keluarga. Maryadi. Pengaruh Organisasi. Kompensasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Disiplin Kerja DeReMa Jurnal Manajemen. Vol 13 No. , 121Ae Guru di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Jurnal JMP, 1(No . Chen. , & Miller. The Relational Perspective as a Business Mindset: Managerial Masngudi. Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi & Bisinis. Trianandra University Press. Implication for East and West. The Academy of Mathis. Robert L and Jackson. Management Perspective, 23. , 6Ae18. Manajemen Sumber Daya Manusia (J. Sadeli & DeCenzo. , & Robbins. Hie . Edisi . Salemba Empat. Fundamentals of Human Resource Management Moeheriono. Pengukuran Kinerja Berbasis . th Edit. John Wiley & Sons. Inc. Kompetensi. Raja Grafindo Persada. Dessler. Manajemen Sumber Daya Manusia. Mogot. Kojo. , & Lengkong. Prenhallindo. Pengaruh Gaya Kepemimpinan. Etos Kerja. Edison. Anwar. , & Komariyah. Kompetensi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Dan Karyawan pada PT PLN Cabang Manado. Perubahan Dalam Rangka Meningkatkan Jurnal EMBA, 7(No. Kinerja Pegawai Dan Organisasi. Alfabeta. Effendi. Asas Manajemen. PT Raja Grafindo Mulyadi. Manajemen Sumber Daya Manusia. In Media. Persada. Fahmi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Nawawi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Gadjah Mada University Press. Alfabeta. Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariete dengan Prawirosentono. Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja Karyawan. BPFE Program IBM SPSS 23 (Edisi . Badan Yogyakarta. Penerbit Universitas Diponegoro. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Yona Gusfa Yuhera. Elfiswandi Elfiswandi. Yulasmi Yulasmi Rahmayanti. , & Afandi. Analisis Pengaruh Kerja Dan Kinerja Karyawan. Jurnal Kepemimpinan. Motivasi. Lingkungan Kerja. Administrasi Bisnis, 40 . , 98Ae105. dan Kedisplinan Terhadap Kinerja Karyawan Siagian. Manajemen Sumber Daya (Studi Kasus: Operator Welding 1A. PT. XYZ Manusia. Bumi Aksara. Moto. Jurnal Optimasi Sist. Ind. Vol 13 No. Sigit. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan 556Ae561. Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan dengan Ridwan. , & Hamelinda. Pengaruh Gaya Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Kepemimpinan Motivasi Kerja dan Komitmen (Studi pada Hotel Berbintang di Yogyakart. Organisasi terhadap Kinerja Manajerial. Jurnal Journal E-Resource, 1(No. Manajemen Terapan Dan Keuangan, 6(No. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif dan 169Ae181. R&D. Alfabeta. Rivai. Manajemen Sumber Daya Manusia Thoha. Perilaku Organisasi. Rineka Cipta. untuk Perusahaan : Dari Teori ke Praktik. Raja Umar. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Grafindo Persada. Tesis. Rajawali. Robbins. , & Coulter. Perilaku Umniyyati. , & Martono. Pengaruh Organisasi (B. Trans . )). Salemba Empat. Budaya Organisasi. Efikasi Diri. Harga Diri Ruky. Sistem Manajemen Kinerja (Cetakan pada Kinerja Perawat. Management Analysis K. PT Gramedia Pustaka Utama. Journal, 6. , 173Ae182. Sarifah. , & Minarsih. Analisis Wahyuniardi. , & Nabahan. Pengaruh Pengaruh Kepemimpinan dan Pengembangan Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Karier terhadap Kinerja Pegawai melalui Organisasi terhadap Kepuasan Kerja serta Komitmen Organisasi. Journal of Management. Dampaknya pada Kinerja Karyawan. Jurnal 1(No. Teknik Industri. Vol 19 No(ISSN 1978-1. Sastrodiningrat. Perilaku Administrasi. 118Ae126. Karunika UT. Wibowo. Manajemen Kinerja. PT Raja Sedarmayanti. Sumber Daya Manusia dan Grafindo Persada. Produktivitas Kerja. Mandar Maju. Yukl. Kepemimpinan Dalam Organisasi Sekaran. Research Methods For Business . th ed. PT Indeks. (Metode Penelitian Untuk Bisni. Salemba Zainun. Manajemen dan Motivasi. PT Balai Empat. Pustaka 1982.