PROTOTIPE PENSORTIR PAKET BERDASARKAN BERAT, VOLUME DAN WILAYAH TUJUAN PADA JASA PENGIRIMAN BERBASIS RFID RC522. ARDUINO MEGA 2560 DAN VISUAL BASIC 2012 Hebran Calvin Kristanto1. Jusuf Bintaro2 dan Pitoyo Yuliatmjo3 1,2,3 Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta Email: 1calvinhebran@gmail. com, 2 jusuf. bintoro@gmail. com, 3pitoyo. yuliatmojo@gmail. AbstrakAi Prototipe penyortir paket terdiri dari 3 subsistem utama, yaitu subsitem input yang terdiri dari tombol ON/OFF, tombol Reset, sensor infrared, sensor ultrasonic, sensor loadcell dan RFID, subsistem proses menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai kontrol utama alat, dan subsistem output yang terdiri dari motor DC konveyor, motor DC pendorong, buzzer dan display pada perangkat komputer. Prototipe ini telah berhasil dibuat dan diuji untuk menyortir paket berdasarkan berat dan ukuran volume dengan baik. Prototipe ini juga dikendalikan oleh komputer, serta dapat melakukan pembayaran otomatis menggunakan kartu RFID. Kata Kunci: Prototipe. Sortir. Paket. Sensor Infrared. Sensor Loadcell. Sensor Ultrasonic. RFID. Arduino Mega 2560 AbstractAi The packet sorting prototype consists of three main subsystems, the input subsystem consisting of ON / OFF button. Reset button, infrared sensor, ultrasonic sensor, loadcell sensor and RFID, process subsystem using Arduino Mega 2560 microcontroller as the main control tool, and output subsystem Consisting of DC conveyor motor. DC motor pusher, speakers and display on a computer device. This prototype has been successfully created and tested to sort packets by weight and volume size well. This prototype is also controlled by the computer, and can make automatic payment using RFID card. Keywords: Prototype. Sorting. Package. Infrared Sensor. Loadcell Sensor. Ultrasonic Sensor. RFID. Arduino Mega 2560. PENDAHULUAN Kemajuan teknologi bidang jasa pengiriman saat ini sangatlah pesat, dikarenakan masyarakat yang lebih cenderung melakukan proses jual dan beli via online. Artinya, pembeli dan penjual tak harus tatap muka terlebih dahulu dalam proses jual Salah satu proses utama pada pengiriman sebuah paket adalah penyortiran paket. Penyortiran paket berguna untuk membedakan paket berdasarkan berat, volume, jenis dan tujuan Penyortiran paket tentu memerlukan ketelitian serta kecepatan pada prosesnya, hal ini dibutuhkan agar kerugian perusahaan dapat Namun pada umumnya proses penyortiran saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga sangat memungkinkan terjadinya kesalahan dan waktu yang lama pada prosesnya. Penentuan Input Kaki Arduino, input dan output dari sistem monitoring diletakkan seperti tabel berikut ini: TABEL 1 INPUT ARDUINO MEGA 2560 II. METODOLOGI PENELITIAN Perancangan Rangkaian Elektronika Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika Volume I No. April 2018 | 10 F. Perancangan Modul Sensor Infrared (IR) Obstacle Modul Sensor Infrared (IR) Obstacle digunakan sebagai pendeteksi keberadaan barang. Sensor inframerah ini menggunakan prinsip pantulan cahaya infrared sebagai penentu nilai nya. Perancangan Catu Daya Rangkaian Dalam perancangan sistem, rangkaian catu daya yang dibuat memiliki tegangan output antara lain: Tegangan 5 VDC untuk penggerak motor DC untuk slot CD Tegangan 3. 3 VDC untuk RFID Tegangan 24 VDC untuk penggerak utama Perancangan Rangkaian Relay Rangkaian relay ini terdiri dari 5 channel, yang masing-masing channel-nya digunakan sebagai saklar on/off pada motor DC yang dikendalikan oleh Arduino Mega 2560. gambar rangkaian Relay adalah sebagai berikut ini: Gambar 1. Rangkaian Relay Perancangan Sensor Load Cell (HX. Dalam perancangan alat digunakan sensor load cell tipe HX711 dengan tambahan modul HX711, kapasitas beban maksimum 5 kg. Gambar 4. Konfigurasi Modul Sensor Infrared (IR) Obstacle dengan Arduino Perancangan RFID TABEL 2 KONFIGURASI PIN RFID READER RC522 Perancangan Pemograman Arduino IDE Arduino IDE digunakan untuk membuat program alat pensortir barang berdasarkan berat, volume, wilayah tujuan pada jasa pengiriman yang terdapat pada inputan sensor untuk bagian mikrokontroler Arduino MEGA dan digunakan sebagai pengendali perangkat keras. Arduino Mega 2560 akan dihubungkan ke komputer dengan kabel USB dan komunikasi menggunakan port serial. Perancangan Visual Basic 2012 Gambar 2. Konfigurasi Sensor Load Cell dengan Arduino Perancangan Sensor Ultrasonik (HC-SR. Pemilihan HC-SR04 sebagai sensor jarak yang akan digunakan pada penelitian ini karena memiliki fitur sebagai berikut. kinerja yang stabil, pengukuran jarak yang akurat dengan ketelitian 0,3 cm, pengukuran maksimum dapat mencapai 4 meter dengan jarak minimum 2 cm, ukuran yang ringkas dan dapat beroperasi pada level tegangan TTL. Gambar 5. Tampilan Visual Basic 2012 Gambar 3. Konfigurasi Sensor Ultrasonik dengan Arduino Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika Volume I No. April 2018 | 11 i. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengujian Catu Daya Hasil Pengujian Sensor Loadcell TABEL 6 PENGUJIAN SENSOR LOAD CELL TABEL 2 HASIL PENGUJIAN CATU DAYA Hasil Pengujian Modul Sensor Infrared (IR) Obstacle TABEL 7 PENGUJIAN MODUL SENSOR INFRARED (IR) OBSTACLE Hasil Pengujian Rangkaian Driver Relay TABEL 3 PENGUJIAN HASIL RELAY TABEL 4 HASIL PENGUJIAN RELAY SAAT DINONAKTIFKAN Hasil pada pengujian pada driver relay memperlihatkan nilai tengangan yang dihasilkan akan bernilai 4,90 V - 4,93 V ketika kondisi HIGH dan 0 V ketika kondisi LOW pada driver relay. Tegangan yang dihasilkan tidak jauh berbeda dikarenakan kesamaan pada seluruh komponen Hasil Pengujian Sensor Ultrasonik TABEL 5 PENGUJIAN SENSOR ULTRASONIK Hasil pada pengujian pada sensor Infrared memperlihatkan nilai tengangan rata-rata yang dihasilkan akan bernilai 4,9 V ketika kondisi HIGH dan tegangan rata-rata 0,15 V ketika kondisi LOW pada sensor infrared. Hasil Pengujian Motor Servo TABEL 8 PENGUJIAN MOTOR SERVO Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika Volume I No. April 2018 | 12 G. Hasil Pengujian Motor DC TABEL 9 PENGUJIAN MOTOR DC berbasis RFID RC522. Arduino Mega 2560 dan Visual Basic 2012 dapat berjalan ketika seluruh subsistem dapat bekerja dengan baik. REFERENSI