Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. ISSN:2338- 7521 PERAN ANALISIS JABATAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKDA KABUPATEN PROBOLINGGO AMastina Maksin. A Rahma Wati. ANadila Iskina Maulaya Universitas Panca Marga Probolinggo123 E-mail: mastinamaksin@upm. idA, rahmafndi@gmail. comA, nadilahiskinamaulaya@gmail. Abstract The behavior pattern that society expects of someone in a particular position is what is meant by the term "role. " Job analysis frequently plays a significant role in an employee's performance within an institution or organization, particularly within the Regional Secretary of Probolinggo Regency. job analysis is a process that involves a series of activities like parsing, distinguishing, and arranging things so that they can be regrouped in accordance with particular criteria in order to eventually fill vacant positions in an organization or institution. An institution or organization's job analysis will make it simpler for them to assign them to particular positions, which will later have an impact on employees' performance. The quantity and quality of work performed by employees in accordance with their responsibilities is what determines their level of performance. The level of performance of employees, both individually and collectively, has an impact on the organization's success or failure. Performance is measured using instruments developed in studies that rely on performance measures in general and then translated into fundamental behavioral assessments. Keywords: Role. Job Analysis. Employee Performance PENDAHULUAN Dessler, 2003 mengatakan bahwa di era informasi, manajemen sumber daya manusia menunjukkan bahwa untuk meningkatkan mengembangkan budaya organisasi yang akan mendukung implementasi inovasi dan implementasi manajemen sumber daya Organisasi ini sangat bergantung pada sumber daya manusianya. Variabel penggerak hierarki utama adalah SDM. Organisasi akan terus eksis jika penyesuaian ini dilakukan secepat Titik fokus aset manusia dewan dalam siklus perubahan ini adalah untuk lebih mengembangkan eksekusi hierarkis yang menggabungkan pengembangan lebih lanjut kualitas bantuan, efisiensi untuk mencapai tujuan yang berwenang. Penataan jabatan dan sumber daya manusia di dalamnya merupakan salah satu aspek yang sangat krusial dalam pengembangan organisasi. Organisasi itu sendiri mendapat manfaat dari pengembangan Metode yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis persyaratan untuk suatu pekerjaan serta personel yang diperlukan untuk suatu pekerjaan dikenal sebagai analisis Hal ini dilakukan sedemikian rupa sehingga sumber daya manusia yang dipilih mampu melaksanakan pekerjaan dengan tepat. Organisasi berdasarkan output analisis pekerjaan, yang berupa spesifikasi pekerjaan dan deskripsi pekerjaan, karakteristik apa yang harus Sebagai dasar evaluasi kinerja pegawai, analisis jabatan Evaluasi kinerja ini biasanya dilakukan setahun sekali, namun semuanya kembali lagi pada kebijakan organisasi. Badan kepegawaian menaikkan posisi dan kelas Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. berdasarkan hasil evaluasi kinerja. Bagian penting dari analisis pekerjaan perusahaan adalah menentukan deskripsi pekerjaan dan persyaratan yang diperlukan untuk setiap Anggota beban kerja dan kepemimpinan akan diperjelas melalui analisis pekerjaan ini. Profesionalisme hanya dapat dikembangkan dengan batasan-batasan yang telah ditetapkan. Berdasarkan kemampuan dan latar belakang pendidikannya, analisis ini memberikan dasar yang realistis bagi karyawan untuk dapat bekerja secara efektif pada posisi tertentu. Dalam rangka penataan kelembagaan, pendidikan, dan pelatihan. Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah organisasi pemerintahan sebagai pedoman. Sekretaris daerah bertugas memimpin pemerintahan daerah, dan Sekretariat Daerah merupakan komponen pembantu dari kepemimpinan tersebut. Perumusan kebijakan dan koordinasi dinas daerah dan lembaga teknis menjadi tanggung jawab sekretaris Dalam menyusun mekanismee kerja suatu sistem pemerintahan, peran Sekretariat Daerah sangatlah penting. Organisasi berkualitas dan produktif untuk mengelola organisasinya dengan memperhatikan peran Sekretariat Daerah. karena orang dengan kualitas yang tepat diperlukan bagi organisasi untuk mencapai tujuannya. Tingkat pencapaian sasaran kerja pegawai atau tingkat pencapaian hasil kerja yang telah disusun dan dibatasi bersama oleh PNS dan penilai menjadi fokus evaluasi kinerja PNS secara sistematis. Penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil bukanlah penilaian terhadap kepribadian Pegawai Negeri Sipil atau bisa disebut juga PNS. diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja ISSN:2338- 7521 dengan produktif yang diperlukan untuk menggapai hasil kerja yang terbatas. Jika analisis pekerjaan yang akurat dan optimal dilakukan terlebih dahulu, upaya untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat menghasilkan hasil yang lebih baik. Khususnya dalam suatu organisasi yang memiliki banyak garis organisasi, seperti Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo. Sementara variabel spesifikasi pekerjaan (X. memiliki beberapa pengaruh tetapi tidak sepenuhnya dominan terhadap kinerja karyawan (Y), kinerja karyawan akan meningkat secara signifikan seiring dengan peningkatan persyaratan pekerjaan. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan bagaimana Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo menggunakan analisis jabatan dan batasanbatasannya terhadap kinerja pegawai. TINJAUAN PUSTAKA Analisis Kata bahasa Inggris "analysis," yang secara etimologis berasal dari bahasa Yunani kuno Analusis, adalah sumber kata analisis. Ada dua suku kata dalam kata Analusis "ana" yang berarti kembali dan "luein" yang berarti melepaskan atau mengurai. Kata itu berarti menguraikan lagi bila digabungkan. Menurut definisi asal kata, analisis adalah proses membedah subjek atau materi yang kompleks menjadi bagian-bagian komponennya untuk meningkatkan pemahaman. Oleh karena itu, secara umum konsep analisis adalah suatu rangkaian kegiatan, seperti mengurai, memisahkan, dan menyusun sesuatu untuk dipusatkan kembali dengan ukuran-ukuran tertentu dan kemudian mencari asosiasi-asosiasinya menguraikan implikasinya. Menurut sudut pandang yang berbeda, analisis adalah upaya untuk mengamati sesuatu secara mendalam Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. bagian-bagian komponennya atau menyusun bagian-bagian tersebut untuk penelitian lebih lanjut. Ada banyak kegiatan analisis dengan berbagai pendekatan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kebanyakan kasus, metode ilmiah digunakan untuk melakukan analisis. Jabatan Jabatan menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang. melakukannya akan menyebabkan posisi menjadi bumerang, yang dapat merusak citra organisasi atau pemerintah, bahkan bagi individu mandiri yang memegang posisi itu. Baru-baru ini, ada kasus di mana petugas bertentangan dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh petugas polisi yang sebenarnya dan dengan alasan yang tidak jelas. yang bersangkutan adalah kerabat DPR. Reputasi organisasi akan rusak akibat ketidakmampuan seseorang untuk mengisi mengakibatkan hilangnya kepercayaan publik Sekalipun dana atau jabatan berada pada posisi yang buruk, hal ini tentu akan diprioritaskan dan menjadi poin vital sebuah organisasi atau pemerintahan. Biasanya, sekretaris menempati posisi ini, dimana pekerjaan di bawahnya, yang mengatur alur kerja dari bawahannya, dan yang memastikan semua telah terpenuhi kebutuhannya masingmasing. Pentingnya suatu jabatan dapat dilihat dari seberapa banyak kegiatan yang dilakukannya dan seberapa jauh dan sempurna suatu jabatan. Kinerja Pegawai ISSN:2338- 7521 Hasil yang dicapai seorang karyawan dalam pekerjaannya sesuai dengan kriteria khusus pekerjaan tertentu dikenal sebagai Kinerja merupakan fungsi dari interaksi antara kemampuan dan motivasi, menurut Robbins . Karena kinerja individu seorang pegawai dalam suatu organisasi merupakan bagian dari kinerja organisasi dan dapat menentukan kinerja organisasi, maka kajian manajemen kinerja pekerja atau pegawai Pencapaian atau kegagalan pelaksanaan perwakilan yang telah dilakukan oleh asosiasi akan dipengaruhi oleh tingkat pelaksanaan pekerja secara eksklusif atau secara kolektif. Eksekusi . adalah cara berperilaku hierarkis yang langsung terkait dengan pengembangan barang dagangan atau penyampaian administrasi. Istilah "tugas" berasal dari pemikiran tentang aktivitas yang harus dilakukan pekerja (Gibson, 1. , sehingga kinerja sering dipandang sebagai Yukl menggunakan istilah yang lebih inklusif Bisnis, kepemimpinan, dan moral kerja merupakan komponen kinerja. Ada tiga aspek kemahiran: tindakan yang dilakukan seseorang di tempat kerja, hasil aktual atau hasil yang diperoleh pekerja, dan evaluasi terhadap hal-hal seperti komitmen, inisiatif, potensi kepemimpinan, dan moral di tempat kerja. Menurut Gibson . , kinerja adalah hasil kerja yang terkait dengan tujuan organisasi seperti kualitas, efisiensi, dan ukuran efektivitas lainnya. Kinerja mengukur seberapa efektif dan tepat seorang karyawan memenuhi persyaratan pekerjaan. Kinerja dianggap sebagai hasil yang bersifat kualitatif dan kuantitatif menurut definisi di atas. Tingkat kinerja karyawan individu dan kelompok berdampak pada keberhasilan atau kegagalan organisasi. Kinerja instrumen yang dikembangkan dalam studi Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. yang bergantung pada ukuran kinerja umum dan kemudian diterjemahkan ke dalam penilaian perilaku dasar yang dapat mencakup hal-hal berikut: kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, pendapat atau pernyataan yang diajukan, keputusan terkait pekerjaan, dan deskripsi pekerjaan. METODE PENELITIAN Eksplorasi pemeriksaan subyektif. Menurut Suryabrata . , tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menganalisis fakta-fakta daerah tertentu secara sistematis, faktual, dan akurat. Menurut Moleong Lexy J, metode kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami subjek penelitian secara holistik dan deskriptif dalam bentuk kata-kata dan bahasa, dalam latar alami yang unik, dan dengan menggunakan berbagai dari teknik ilmiah (Moleong, 2. Sebagai individu yang memiliki data, sumber data juga dikenal sebagai individu sumber daya memainkan peran penting dalam penelitian kualitatif. Karena penulis dan narasumber berada pada posisi yang sama, maka narasumber dapat memilih cara menyajikan informasi yang dimilikinya daripada hanya menanggapi apa yang diminta oleh penulis. Dalam penelitian kualitatif, sumber data manusia sebagai informan karena kedudukannya (Sutopo, 2. Dalam penelitiannya, informan adalah seseorang yang terlibat langsung dengan masalah penelitian dan benar-benar mengetahui cara Partisipan dalam penelitian ini antara lain: a. Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo yang menjadi key Ka, yang merupakan informan Subbagian Kinerja dan Reformasi Birokrasi. Ka. Analisis Jabatan dan Kelembagaan Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo c. Informan Tambahan. Lima PNS Setda Kabupaten Probolinggo. ISSN:2338- 7521 Solusi yang ada saat ini adalah deskriptif kualitatif dalam kajian analisis peran jabatan Sekretariat Kabupaten Probolinggo dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif. Praktik tersebut mencakup analisis data pemaknaan selain pengumpulan dan kompilasi data. Penelitian kualitatif ini menguji pengaruh analisis jabatan terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan teori Spenser dan Spenser. Sekda Kabupaten Probolinggo melakukan penelitian tentang pengaruh jabatan dan peran terhadap kinerja pegawai. Teori ini meliputi motivasi, karakteristik, persepsi diri, pengetahuan, dan Teori Ivancevich et. sebagai landasan bagi teori selanjutnya. Semuanya termasuk keterampilan komputer, keterampilan analitis, kemampuan membuat keputusan, dan kemampuan membangun Hal ini dimaksudkan agar para pegawai khususnya di Sekda Kabupaten Probolinggo pembagian tugas masing-masing jabatan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dan sejumlah teori. Peneliti juga mengetahui lebih dalam bagaimana Sekda Kabupaten Probolinggo melakukan dan membagi tugas, apakah sudah tertata dengan baik, dan apakah sudah ada kemajuan. masyarakat Kabupaten Probolinggo lebih percaya kepada masyarakat yang bekerja pada Sekda Kabupaten Probolinggo dan telah melakukan tugasnya dengan benar. METODE PENGUMPULAN DATA Metode pengumpulan data yang paling penting untuk penelitian lapangan adalah wawancara mendalam atau in-depth interview yang didukung dengan observasi dan Dalam tinjauan ini, motivasi di balik pertemuan tersebut adalah untuk mengadakan tanya jawab. Bukti tambahan diberikan dengan mengamati atau merekam Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. fenomena yang diselidiki (Sugiyono, 2. Pengamatan juga mengungkapkan kondisi obyektif daerah penelitian, khususnya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo. Sedangkan dokumentasi adalah proses mencari informasi tentang sesuatu atau variabel dalam bentuk catatan, transkrip, buku, majalah, agenda, dan lain sebagainya (Arikunto, 2. Strategi ini digunakan untuk mengumpulkan informasi yang terpisah dari pertemuan dan persepsi. Metode ini digunakan penulis untuk mengumpulkan data penelitian pendukung dari arsip dan Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo mengenai dampak analisis jabatan terhadap kinerja pegawai. Observasi, khususnya tata cara mengamati subjek penelitian. Hal ini dilakukan untuk melihat dampak analisis jabatan terhadap kinerja pegawai Kabupaten Probolinggo pada Sekretariat Daerah. Diskusi mendalam Pertemuan top-tobottom mengumpulkan informasi atau data secara mendapatkan informasi yang lengkap dan Wawancara ini dilakukan secara menyeluruh. Ponsel, foto, dan data adalah contoh alat pengumpulan data yang termasuk dalam dokumentasi. Dokumentasi. Suyanto . mengatakan bahwa studi dokumentasi dimaksudkan untuk digunakan dalam mengumpulkan suatu data penelitian untuk mempelajari, mendokumentasikan komponen penting dan dokumen resmi yang mempengaruhi lokasi penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Peranan Analisa Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Analisis pekerjaan adalah komponen manajemen sumber daya manusia yang paling Berdasarkan pekerjaan, organisasi akan dapat menentukan ISSN:2338- 7521 kualitas yang harus dimiliki seorang kandidat sebelum melamar suatu posisi. Selain itu, spesifikasi output dan deskripsi pekerjaan. Pemerintah dapat menggunakan analisis pekerjaan untuk melihat apakah karyawan menyadari tanggung jawab mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja dipengaruhi oleh pasca analisis. Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo diatur dalam Peraturan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Kedudukan. Susunan Organisasi. Tugas Dan Fungsi. Dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Dan Staf Ahli Kabupaten Probolinggo. Cita-cita luhur bangsa Indonesia yaitu masyarakat yang adil, makmur, mandiri, dan bermartabat diwujudkan melalui proses pelaksanaan pembangunan di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Probolinggo pada khususnya dan pembangunan daerah dan nasional pada umumnya. Bagian penting dari proses tersebut adalah mempermudah Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, dan kewenangannya secara lebih efektif. Untuk mewujudkan aparatur negara yang profesional dan memahami tugas dan fungsinya, penyelenggaraan pemerintahan harus efektif, efisien, stabil, dan dinamis. Alat yang dapat mengukur indikator sesuai dengan pelaksanaan tanggung jawab masing-masing negara dan pemerintah juga diperlukan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 53 Tahun 2014 tentang Aturan Khusus Penataan Pelaksanaan. Rincian Pelaksanaan. Strategi Pemeriksaan Laporan Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintah, dan Peraturan Menteri Nomor 29 Tahun 2014 Kerangka Tanggung Jawab Kelembagaan Penyelenggaraan Pemerintah. Keputusan Presiden mewajibkan setiap Instansi Pemerintah untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas, fungsi, dan perannya dalam mengelola sumber daya dan kebijakan yang dipercayakan Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. kepadanya sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan. Ini adalah salah satu komponen penyelenggara negara. Menurut Moekijat . , salah satu fungsi manajemen personalia adalah analisis pekerjaan, yang berhubungan dengan posisi dan kebutuhan individu untuk bekerja secara Oleh karena itu, masuk akal bahwa praktik manajemen personalia memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja Berdasarkan temuan penelitian dan observasi. Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo telah melaksanakan tugasnya sebagai koordinator seluruh satuan kerja perangkat daerah dan sebagai koordinator seluruh satuan kerja perangkat daerah untuk mendukung kebijakan kepala daerah sehingga tugas desentralisasi dan tugas pembantuan dapat dilaksanakan. Perumusan kebijakan, koordinasi pengelolaan keuangan daerah, koordinasi tugas instansi, penyusunan program kerja, dan pembagian tugas menjadi tanggung jawab sekretaris daerah. Izin untuk proyek pembangunan dan jenis izin lainnya berada di bawah wewenang sekretaris daerah. Posisi seseorang mempengaruhi usaha utama dan kapasitas serta komitmen yang harus diselesaikan. karena ada posisi yang berbeda untuk masing-masing. Analisis pekerjaan adalah komponen yang sangat strategis yang membantu memperjelas pekerjaan yang dilakukan karyawan bersama. Klasifikasi umum jabatan pekerjaan berbeda, menunjukkan bahwa ruang lingkup pekerjaan akan diperluas, meskipun tidak pasti bahwa jabatan yang sama akan memiliki efek yang Melalui analisis pekerjaan, anggota dan pemimpin akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang beban kerja. Beban kerja pada Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo sejalan dengan perilaku kerja, yang diartikan sebagai setiap tingkah laku, sikap, atau tindakan yang dilakukan oleh PNS yang tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan ISSN:2338- 7521 peraturan perundang-undangan. Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Aplikasi SIANJAB yang dikembangkan Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo merupakan Aplikasi Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja yang memudahkan dalam melakukan tabulasi dokumen ANJAB dan ABK masing-masing Peraturan MENPAN-RB No. menjadi dasar pengembangan aplikasi ini. Peraturan MENPAN-RB No. 33 Tahun 2011 tentang Analisis Jabatan Fungsional dan Jabatan Pelaksana Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo membuat aplikasi ini sebagai tanggapan atas Resolusi 25 Tahun 2016 tentang Jabatan Fungsional Pelaksana. Dalam pelaksanaan kelembagaan, manajemen, dan kepegawaian berbasis kinerja. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2005 mewajibkan setiap unit kerja pemerintah pusat dan daerah memiliki dan menyusun dokumen analisis jabatan. Bagian Organisasi Sekda Kabupaten Probolinggo membuat aplikasi yang memudahkan, cepat, efektif, dan efisien untuk membuat dokumen evaluasi jabatan (Evja. , dokumen analisis beban kerja (ABK), dan dokumen analisis jabatan (Anja. Dalam Peraturan Probolinggo : Bupati Kabupaten Kabupaten Probolinggo adalah daerah. Bupati Probolinggo adalah Bupati. Pemerintah Kabupaten Probolinggo adalah pemerintahan daerah. ASN atau bisa disebut juga Aparatur Sipil Negara adalah jabatan bagi pegawai pemerintahhdengan adanya perjanjian kerja yang dipekerjakan oleh lembaga pemerintah. Pegawaii Negeri Sipil (PNS) adalah suatu pegawai pemerintah Negarai Indonesia yang telah memenuhi syarat dan diangkat menjadi Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. pegawai tetap oleh PPK sebagai pegawai ASN untuk menjadi pejabat pemerintahan. Pegawai Negeri Sipil dengan Perjanjian Kerja atau disingkat pK adalah pegawai pemerintah Negara Indonesia yang telah melaksanakan tugas pemerintahan dalam waktu tertentu. Pejabat yang disebut dengan Pejabat Pembina Kepegawaian atau disingkat PPK bertugas membina kepengurusan ASN pada instansi pemerintah serta kenaikan pangkat atau jabatan, mutasi, dan pemberhentian pegawai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pejabat yang berwenang melakukan tata pemberhentian pegawai ASN sesuai dengan perundang-undangan Pejabat Berwenang atau disingkat PyB. Fungsi, tanggung jawab, wewenang, dan hak pegawai ASN dalam suatu unit organisasi dituangkan dalam suatu jabatan. Sekelompok jabatan tinggi di instansi pemerintah dikenal dengan Jabatan Pimpinan Tinggi. kedisiplinan pegawai ASN untuk menilai kualitas perusahaan. Nama dan jenjang jabatan pimpinan tinggi, administrasi, dan fungsional yang tercermin dalam struktur unit organisasi dari yang terendah sampai yang tertinggi disusun dalam Peta Jabatan. Proses pemrosesan, dan transformasi data pekerjaan menjadi informasi pekerjaan dikenal sebagai analisis pekerjaan. Analisis beban kerja adalah suatu cara pengelolaan yang dilaksanakan secara sistematis untuk mengetahui berdasarkan volume pekerjaan, seberapa efektif dan efisien kerja suatu organisasi. Beban kerja dan analisis pekerjaan, dengan informasi tentang posisi, sebuah: identitas dalam posisi. Nama jabatan. nomor posisi. daftar tugas atau deskripsi pekerjaan. persyaratan untuk posisi tersebut. deskripsi pekerjaan. Yang "jabatan kepengurusan" adalah sekelompok jabatan yang tugas dan tanggung jawabnya berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan publik. hasil pekerjaan. Jabatan fungsional adalah sekumpulan jabatan dengan keahlian dan keterampilan tertentu yang menjalankan tugas dan menjalankan fungsi yang berkaitan dengan jasa fungsional. Sekelompok pegawai ASN pada Jabatan Pelaksana membidangi aktivitas dalam pemerintah, dan suatu perubahan yang lebih Indeks Indeks Profesionalisme ASN ISSN:2338- 7521 alat dan persediaan. gadget yang berfungsi. persyaratan pekerjaan. kinerja di tempat kerja. kelas pekerjaan Beban Kerja dan Analisa Jabatan pada ayat 1,i digunakan untuk: Sebuah perencanaan kebutuhan pK dan pegawai negeri. Peneriman pK dan calon PNS. Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. penempatan pK dan PNS. kepengurusan pK dan PNS. pelatihan dan transfer PNS dan pK. pertumbuhan pK dan PNS. pemerintah dan pK. Gambaran tentang Ujian Jabatan dan Penyidikan Tanggung Jawab dalam Iklim Pemerintah Provinsi sebagaimana disinggung pada ayat . terekam dalam Tambahan II yang merupakan bagian penting dari Pedoman Dinas ini. Halangan Peranan Analisis Jabatan Berkenaan Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Menjumpai perjanjian pimpinan terhadap memanfaatkan secara maksimal dampak analisis jabatan terhadap kinerja pegawai. Dengan demikian, hal ini mempengaruhi kinerja perwakilan, dan ada juga beberapa pekerja yang tetap bekerja di tempat-tempat yang tidak sesuai landasan pendidikan atau keterampilan mereka sehingga mereka memiliki sedikit wawasan kerja. Analisis pekerjaan yang diterapkan harus sama dengan keahlian yang telah ditetapkan dengan menyempurnakan sistem analisis pekerjaan baik dari segi persyaratan pekerjaan maupun uraian pekerjaan. Dengan memasukkan Pedoman Beban Kerja dan Analisis Jabatan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 1 Tahun 2020, hal ini dapat diubah. Agar karyawan dapat melaksanakan tanggung menyatakan bahwa mereka harus memenuhi persyaratan posisi. Pemindahan, pemilihan, pengembangan, pemeliharaan, dan pemanfaatan sumber daya ISSN:2338- 7521 manusia untuk mencapai tujuan individu dan organisasi hanyalah beberapa tindakan penting yang harus diambil dalam hal ini. Untuk menghindari ketidaksesuaian dalam memberikan penilaian kepada calon pegawai agar dapat diketahui kebenarannya, maka faktor profesionalitas harus dijadikan salah satu persyaratan untuk menentukan pegawai dalam jabatan tertentu dan mampu menilai pengangkatan pejabat. terjamin dan dapat dilakukan secara adil untuk meningkatkan Probolinggo. Suatu hal yang akan dilakukan dengan lembaga pemerintah agar wawasan, pemerintah sesuai dengan jabatan yang akan Hanya beberapa orang yang bekerja di Pentingnya peningkatan kinerja pegawai agar lebih memperhatikan perubahanperubahan yang ingin diperluas oleh semangat kebijakan-kebijakan pemerintah untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada masyarakat dan memberikan peran yang lebih besar kepada pemerintah daerah. Perubahan ini akan berdampak pada kemampuan pegawai dalam menjawab tantangan di era globalisasi. Peningkatan kinerja pegawai merupakan hal yang harus dilakukan, meskipun sekretariat daerah masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya karena terbatasnya jumlah sumber daya manusia yang Kesenjangan kompetensi terjadi ketika ada disparitas antara kompetensi yang diperlukan dan yang disediakan. Masalah ini pantas diselesaikan karena akan berdampak signifikan terhadap kinerja karyawan. Pemanfaatan dasar analisis jabatan pada sekretariat daerah Kabupaten Probolinggo merupakan langkah pertama dalam penentuan pegawai dari segi mutu dan tolak ukur seleksi Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. pengarahan, penetapan target kinerja pegawai, dan peningkatan kompetensi pegawai. Dalam hal ini. Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo jelas menetapkan standarnya. ISSN:2338- 7521 menyatakan bahwa mereka harus memenuhi persyaratan posisi. UCAPAN TERIMAKASIH