EFEKTIVITAS KOMPOSTER TAKAKURA DAN KOMPOSTER SEDERHANA DALAM PEMBUATAN KOMPOS SAMPAH ORGANIK Nurita1. Fahrul Islam2. Fajar Akbar2. Faisal Mubarak3 Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Mamuju Poltekkes Kemenkes Mamuju Puskesmas Palangisang Email: fahrulhasanuddin@gmail. Abstract: Garbage is an inseparable part of people's lives, especially in urban areas. waste is not handled properly and correctly from the source of waste, it will cause problems to health, social, economic and beauty. The purpose of this study was to determine the effectiveness of takakura composters and simple composters in making compost from organic samapah. This research was conducted at the Workshop of the Department of Environmental Health. Poltekkes. Ministry of Health. Mamuju. Type of research is experimental research to assess the effectiveness of takakura composters and simple composters in composting organic waste. Data obtained from the results of field analysis are processed and presented in the form of tables, to be further processed descriptively so that conclusions and suggestions can be drawn. Result: takakura composter has a composting time of 22 days, with a blackish-brown color, earthy smell, pH 7. 5, temperature of 29o C and moisture content of 49. 3% and 34%. As for the simple composter, it has a composting time of 28 days, with a blackish-brown color, earthy smell, pH 7, temperature of 28o C, and moisture content of 44% and 37%. Conclusion: takukara composters are better at composting compared to simple composters in terms of composting time. Keywords: Composter. Organic Waste. Takakura Abstrak: Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Sampah apabila tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber sampah, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi dan keindahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas komposter takakura dan komposter sedehana dalam pembuatan kompos dari samapah organik. Penelitian ini dilakukan di Workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Mamuju. Jenis penelitian adalah eksperimen untuk menilai efektivitas komposter takakura dan komposter sederhana dalam pembuatan kompos sampah organik. Data yang diperoleh dari hasil analisa lapangan diolah dan disajikan dalam bentuk tabel, untuk selanjutnya di olah secara deskriptif sehingga dapat ditarik kesimpulan dan saran. Hasil: komposter takakura memiliki waktu pengomposan selama 22 hari, dengan warna coklat kehitaman, bau seperti tanah, pH 7,5, suhu 29o C dan kadar air sebesar 49,3% dan Sedangkan untuk komposter sederhana memiliki waktu pengomposan selama 28 hari, dengan warna coklat kehitaman, bau seperti tanah, pH 7, suhu 28o C, dan kadar air sebesar 44% dan 37%. Kesimpulan: komposter takukara lebih baik dalam pengomposan dibandingkan dengan komposter sederhana dari segi waktu pengomposan. Kata kunci: Komposter. Sampah Organik. Takakura Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | oktober 2021 sebanyak 3. 725 m3 PENDAHULUAN Sampah setara dengan 631,16 ton, sedangkan yang tidak dapat terpisahkan dari pada bulan November 2021 sebanyak kehidupan masyarakat, terutama di 720 m3 setara dengan 637,09 ton, daerah perkotaan. Sampah apabila dengan jumlah petugas pengangkut tidak ditangani secara baik dan benar sampah sebanyak 124 orang (DLHK, dari sumber sampah, maka akan Kabupaten Mamuju rata-rata menghasilkan sampah 1,6 ton per hari keindahan (Widikusyanto, 2. Sepanjang tahun yang didominasi oleh jenis sampah limbah rumah tangga (Mappau & Salah berhasil dikelola dan 44,13% sampah yang masih tersisa karena belum organik rumah tangga agar tidak mencemari tanah, air, maupun udara Sampah 55,87% Direktur Novrizal adalah dengan cara pengomposan. mengatakan, pemerinta menargetkan Pengolahan sampah organik menjadi 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah pada tahun 2025. komposter takakura dan komposter Pendekatan yang dilakukan antara sederhana yang merupakan salah satu lain melakukan pembatasan sampah plastik dan mendaur ulang sampah organik seperti pemanfaatan sebagai Komposter pupuk kompos (Databooks, 2. Data KLHK Pengolahan Islam, 2. system aerasi yang sempurna dengan Kabupaten Mamuju pada tahun 2020 kecukupan sirkulasi udara untuk sebanyak 45,145 ton. Jumlah yang mensuplay kebutuhan oksigen bagi diangkut ke TPA Adi-adi pada bulan September 2021 sebanyak 3. 740 m3 dekomposisi bahan organik yang setara dengan 633,71 ton, pada bulan dikomposkan (Hartini et al. , 2. Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | keranjang dilaksanakan pada bulan Maret Ae Juni takakura merupakan pengomposan Objek penelitian adalah sampah Pengomposan dibutuhkan sebagai asupan penting Pengumpulan data dilakukan dengan melihat perbandingan waktu mekroorganisme yang menguraikan pengomposan, warna, bau, suhu, pH, sampah menjadi kompos. Media yang takakura dan komposter sederhana. Bahan menggunakan keranjang berlubang, penelitian ini adalah sampah sayur, di isi dengan bahan-bahan yang dapat daun kering, kotoran sapi, sekam padi, kompos jadi, dan bioaktivator E- Proses metode ini M4. Alat yang digunakan dalam diakukan dengan cara memasukkan sampah organik . dealnya sampah Tong organik tercaca. kedalam keranjang hitam, bantal sekam, pisau, dan kardus, pH meter, dan thermometer. dilakukan control suhu dengan cara pengadukan dan penyiraman air (Widikusyanto, 2. HASIL Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di workshop Jurusan BAHAN DAN METODE Kesehatan Poltekkes Jenis penelitian yang digunakan Mamuju Efektivitas adalah eksperimen. Penelitian ini di Metode Sederhana dalam Pembuatan Kompos Politeknik sampah Organik di perolah hasil Kesehatan Mamuju. Penelitian sebagai berikut. Takakura Dan Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | Metode Tabel 1. Hasil Pengukuran Komposter Takakura dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik No. Waktu Hari 1 Hari 4 Hari 7 Hari 9 Hari 14 Hari 17 Hari 22 Suhu 35 o C 31 o C 30 o C 28 o C 29 o C 29 o C Warna Hijau, coklat Hijau, coklat Coklat Muda Coklat Coklat Coklat Coklat kehitaman Berdasarkan tabel 1. Bau Busuk Busuk Bau Busuk Berkurang Bau busuk berkurang Berbau tanah Berrbau Tanah Berbau Tanah standar SNI 19-7030-2004 yang komposter takakura selama 22 hari berkisar antara 6,5 Ae 7,5, suhu mengalami perubahan dari hari ke maksimal 30o C, dengan warna coklat hari baik dari segi pH, suhu, warna kehitaman, dan tercium bau pada maupun bau pada kompos. Hingga kompos seperti bau tanah. kompos tersebut matang berdasakan Tabel 2. Hasil Pengukuran Komposter Sederhana dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik No. Waktu Hari 1 Hari 4 Hari 7 Suhu 32 o C 30 o C Warna Hijau, coklat Hijau, coklat Coklat Muda Hari 9 30 o C Coklat Muda Hari 14 Hari 17 Hari 22 Hari 24 Hari 28 29 o C 29 o C 29 o C 29 o C 28 o C Coklat Kehitaman Coklat Kehitaman Coklat Kehitaman Coklat Kehitaman Coklat Kehitaman Berdasarkan Bau Busuk Busuk Bau busuk sedikit Bau busuk sedikit Berbau tanah Berrbau Tanah Berbau Tanah Berbau Tanah Berbau Tanah maupun bau pada kompos. Hingga kompos tersebut matang berdasakan komposter takakura selama 28 hari standar SNI 19-7030-2004. mengalami perubahan dari hari ke hari baik dari segi pH, suhu, warna Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | PEMBAHASAN dari warna coklat sampai hitam Warna Kompos Warna kompos dari hari ke hari mengalami perubahan dari masih selama proses dekomposisi. Sehingga berwarna seperti sampah hingga mikroba tersebut bekerja dengan berwarna coklat muda dan akhirnya optimal dan menghasilkan warna menjadi warna coklat kehitaman yang coklat kehitaman. menandakan kompos itu telah matang Bau Kompos (Amalia & Widiyaningrum, 2. Bau pada kompos dari hari ke hari Berdasarkan SNI 19-7030-2004 mengalami perubahan dari yang salah satu ciri kompos yang telah awalnya berbau busuk hingga berbau matang kompos telah berwarna coklat Pada penelitian yang telah Berdasarkan SNI 19-7030- dilakukan, untuk komposter takakura 2004 kompos yang telah matang perubahan warna terjadi pada hari ke memiliki ciri bau seperti bau tanah. 7 yaitu warna kompos mulai berubah Pada (Rahmadanti menjadi warna coklat muda hingga dilakukan, untuk komposter takakura pada hari ke 22 kompos berubah menjadi warna coklat kehitaman, kompos tersebut berbau busuk hingga sedangkan pada komposter sederhana pada hari ke 14 bau tersebut berubah perubahan warna pada komposter menjadi berbau tanah hingga hari ke sederhana terjadi pada hari ke 7 22 baunya konstan yaitu masih berbau dengan warna coklat muda hingga pada hari ke 14 kompos ber angsur Ae sederhana yang pada awalnya berbau sehingga hal ini telah sesuai dengan tersebut berubah menjadi bau tanah standar SNI 19-7030-2004. hingga ke hari ke 28 baunya masih busuk hingga pada hari ke 14 bau Begitupun Kompos tetap sama yaitu berbau tanah, menghasilkan warna coklat sampai Perubahan warna yang terjadi dikatakan matang deri segi baunya. Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | Perubahan bau pada kompos Parameter pH menandakan telah terjadi proses Berdasarkan standar SNI 19- Bau yang dihasilkan 7030-2004 pH yang optimum untuk proses pengomposan berkisar antara berkurang dan bau busuk pada awal 6,5 Ae 7,5. Pada penelitian yang telah pengomposan akan digantikan oleh saya lakukan mengenai efektivitas bau tanah yang mengindikasikan komposter takakura dan komposter kompos telah matang . Dijelaskan sederhana dalam pembuatan kompos juga oleh Simarmata, . bahwa sampah organic, jumlah rata Ae rata pH bau menyengat pada kompos menjadi pada komposter takakura pada proses hilang saat kompos telah matang. pengomposan yaitu 7,6 dengan hasil Kondisi ini diduga bahwa di dalam proses dekomposisi mikroba mampu Sedangkan untuk komposter takakura memecah ikatan nitrogen jumlah rata Ae rata pengukuran pH bentuk amonia menjadi nitrogen pada proses pengomposan yaitu 7,6 juga dengan hasil akhir pH 7. 7,5. Nitrogen bebas dimanfaatkan oleh Nilai pH pada pengomposan juga mikroba sebagai unsur penyusun di jelaskan oleh Rahmadanti. , . protein tubuhnya. Bau menyengat bahwa pada saat proses pengomposan pada kompos setelah mengalami kisaran pH 5,5 Ae 8, memang sedikit netral menuju asam selama mikro Kondisi ini diakibatkan bahwa proses bahan organic. Kondisi ini akan sehingga kompos sudah tidak bau menjadi netral saat bahan kompos menyengat, ini menunjukkan bahwa proses pengomposan sudah berjalan Selama dengan baik sehingga kompos yang dekomposisi, akan berbentuk asam- berbau tanah dan harum sudah asam organik. Kondisi asam ini akan dikategorikan matang. mendekomposisi lignin dan selulosa pada bahan kompos. Selama proses Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | asam-asam organik tersebut akan dan akan semakin cepat pula proses menjadi matang biasanya mencapai Peningkatan suhu dapat terjadi dengan cepat pada tumpukan Suhu yang lebih tinggi dari Perubahan mikroorganisme dalam mendegradasi bahan organik (Ismaya et al. , 2. Parameter Suhu thermofilik saja yang akan tetap Berdasarkan SNI 19-7030-2004 Suhu maksimun pada kompos yaitu Pada bertahan hidup. Pada penelitian yang di lakukan oleh Simarmata, . dijelaskan jumlah rata Ae rata suhu pada proses pengomposan berkisar antara 28oC - mempunyai pengaruh baik karena 35o C dimana pada hari ke 4 mengalami peningkatan suhu yaitu . ikroba/ gulm. 35oC sehingga proses dekomposisi Jika pengomposan hanya berkisar kurang Pada hasil akhir diperoleh suhu dari 20AC, maka kompos dinyatakan 28o C. Sedangkan pada komposter sederhana jumlah suhu pada proses Kematangan kompos terjadi pengomposan berkisar antara 28o C - pada suhu 28o C -29o C . Suhu ini 32 o C di mana peningkatan suhu pada sama dengan suhu tanah dan telah hari ke 4 dengan suhu 32oC, dengan sesuai dengan persyaratan kompos hasil akhir 28o C. dengan begitu komposter takakura lebih baik dalam Kadar Air Berdasarkan SNI 19-7030-2004 dikarenakan semakin tinggi suhu (Badan Standardisasi Nasional, 2. pada proses pengomposan maka kadar air dalam kompos maksimun proses dekomposisi terjadi dengan Pada komposter takakura hasil pengukuran kadar air untuk bahan Semakin tinggi temperatur akan kompos mentah sebesar 49,3% dan semakin banyak konsumsi oksigen untuk pengukuran akhir kadar air Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | sebesar . jika tumpukan kompos terlalu lembab maka proses dekomposisi pengukuran kadar air bahan mentah sebesar 44% dan umtuk pengukuran di akhir sebesar 37%. Hal ini dikarenakan kandungan air akan menutupi rongga udara di Kadar air pada awal dan di akhir akan terhambat. Kekurangan oksigen mengakibatkan disebabkan karena pelepasan air dari mikroorganisme aerobik mati dan bahan organik dan karena proses perlindian pada masing Ae masing mikroorganisme anaerobik. Kadar air Kadar air dalam kompos bahan kompos berpengaruh terhadap sangat berpengaruh dalam proses metabolisme mikroba dan secara tidak langsung berpengaruh pada (Suwatanti & Widiyaningrum, 2. suplay oksigen. Apabila kadar air Waktu Pengomposan dibawah dari 50% aktivitas mikroba Pada akan mengalami penurunan 15%. sampah yang di komposkan pada hari Apabila kadar air lebih besar dari ke 14 telah mengalami penyusutan 50%, hara akan tercuci, volume udara dimana sampah sayurannya mulai mengalami penguraian, daun kering mulai mengalami penyusutan. Pada anaerobik yang menimbulakn bau tidak sedap. komposter takakura dikatakan telah matang dengan ciri Ae ciri kompos lakukan oleh Dwi, . bahwa telah berwarna coklat kehitaman dan kadar air yang optimal 44% - 55%. Apabila kadar air melebihi 60% maka dengan pH 7,5 suhu 29o C, kadar air volume udara berkurang, bau akan sebesar 49% dan 34% , sedangkan . arena Menurut membutuhkan waktu yang lebih lama Menurut Juanda dkk. yaitu matang pada hari ke 28 dengan Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia. Volume 4 Nomor 1. Juni 2023 | ciri Ae ciri kompos telah berwarna KESIMPULAN kehitaman pH 7, suhu 28o C, dan Waktu kadar air sebesar 44% dan 37%. komposter takakura selama 22 hari. Salah satu yang mempengaruhi sederhana selama 28 hari. Disarankan komposter takakura lebih cepat dalam untuk penelitian selanjutnya untuk proses pengomposan adalah suhu, melakukan penelitian terkait lama waktu pembuatan kompos dengan melakukan perbandingan perlakuan mencapai 35o C. Hal ini menunjukkan variasi penggunaan activator pada bahwa mikroba yang aktif adalah setiap kompos. mikroba mesofilik, yaitu mikroba yang hidup pada suhu antara 20 o C - DAFTAR PUSTAKA